25 C
Medan
Friday, January 9, 2026

TNI Bantu Warga Perbaiki Tanggul Pascabanjir di Langkat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Koramil 07/Stabat Kabupaten Langkat bersama warga sekitar melaksanakan perbaikan tanggul yang kembali jebol di Langkat, pada Sabtu (13/12) kemarin, akibat hujan deras. Tanggul ini jebol pascabanjir yang melanda wilayah tersebut beberapa hari sebelumnya.

Perbaikan tanggul dilakukan Minggu (14/12), untuk mencegah banjir susulan yang berpotensi mengancam pemukiman warga. Pekerjaan dilakukan secara bergotong royong dengan menebalkan tanggul menggunakan material tanah dan pasir.

Warga Desa Stabat Lama menyambut baik bantuan TNI dan turut aktif dalam proses perbaikan. Kepala Desa Stabat Lama, M Rasid menyampaikan apresiasinya atas kepedulian TNI dan pihak terkait.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu memperbaiki tanggul pasca banjir,” ungkap Rasid.
Terpisah, Kapendam I/Bukit Barisan (BB), Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan, kegiatan Babinsa di wilayah binaan merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kepedulian bersama terhadap keamanan dan ketertiban wilayah,” katanya, Minggu (14/12) sore.

Sebelumnya, Kodim 0203/Langkat melalui Koramil 09/Hinai terus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir, pada Jumat (12/12) kemarin di Dapur Lapangan Pasar 4,5 Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Bantuan tersebut dioperasikan untuk menyiapkan sarapan, makan siang, dan makan malam bagi masyarakat serta personel yang bertugas di lapangan.

Kegiatan memasak dilakukan secara kolaboratif antara personel TNI dan warga pengungsi, sehingga proses distribusi makanan menjadi lebih cepat dan efektif. Saat pendistribusian, masyarakat langsung menikmati makanan di tenda dapur lapangan sesuai kebutuhan keluarga masing-masing.

Menanggapi hal itu, Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan, dapur lapangan ini hadir untuk memastikan warga terdampak banjir tetap terpenuhi kebutuhan pangannya.

“Kolaborasi TNI dan masyarakat juga mempercepat proses pelayanan di lapangan,” pungkasnya. (dwi/saz)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Koramil 07/Stabat Kabupaten Langkat bersama warga sekitar melaksanakan perbaikan tanggul yang kembali jebol di Langkat, pada Sabtu (13/12) kemarin, akibat hujan deras. Tanggul ini jebol pascabanjir yang melanda wilayah tersebut beberapa hari sebelumnya.

Perbaikan tanggul dilakukan Minggu (14/12), untuk mencegah banjir susulan yang berpotensi mengancam pemukiman warga. Pekerjaan dilakukan secara bergotong royong dengan menebalkan tanggul menggunakan material tanah dan pasir.

Warga Desa Stabat Lama menyambut baik bantuan TNI dan turut aktif dalam proses perbaikan. Kepala Desa Stabat Lama, M Rasid menyampaikan apresiasinya atas kepedulian TNI dan pihak terkait.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu memperbaiki tanggul pasca banjir,” ungkap Rasid.
Terpisah, Kapendam I/Bukit Barisan (BB), Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan, kegiatan Babinsa di wilayah binaan merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kepedulian bersama terhadap keamanan dan ketertiban wilayah,” katanya, Minggu (14/12) sore.

Sebelumnya, Kodim 0203/Langkat melalui Koramil 09/Hinai terus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir, pada Jumat (12/12) kemarin di Dapur Lapangan Pasar 4,5 Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Bantuan tersebut dioperasikan untuk menyiapkan sarapan, makan siang, dan makan malam bagi masyarakat serta personel yang bertugas di lapangan.

Kegiatan memasak dilakukan secara kolaboratif antara personel TNI dan warga pengungsi, sehingga proses distribusi makanan menjadi lebih cepat dan efektif. Saat pendistribusian, masyarakat langsung menikmati makanan di tenda dapur lapangan sesuai kebutuhan keluarga masing-masing.

Menanggapi hal itu, Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan, dapur lapangan ini hadir untuk memastikan warga terdampak banjir tetap terpenuhi kebutuhan pangannya.

“Kolaborasi TNI dan masyarakat juga mempercepat proses pelayanan di lapangan,” pungkasnya. (dwi/saz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru