31 C
Medan
Tuesday, March 17, 2026

Brio Terobos Pasar Kaget Binjai, Tabrak Zig-zag Empat Warung, Sopir Wanita Positif Narkoba dan Tak Miliki SIM

BINJAI – Suasana ramai di Pasar Kaget Jalan Ahmad Yani, Minggu (15/3/2026) malam mendadak berubah panik setelah sebuah Honda Brio bernomor polisi BK 1796 RAA melaju tak terkendali dan menabrak sejumlah warung serta pengunjung yang sedang berada di lokasi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota itu, menyebabkan sedikitnya lima orang mengalami luka ringan. Selain itu, empat warung yang berada di pinggir jalan mengalami kerusakan cukup parah.

Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Binjai yang melakukan penyelidikan mengungkap fakta bahwa pengemudi mobil berinisial W, seorang perempuan, terindikasi positif narkotika jenis amfetamin.

Kasi Humas Polres Binjai Junaidi, mengatakan hasil tes awal menunjukkan adanya indikasi penggunaan narkotika pada pengemudi tersebut. “Sopir Honda Brio terindikasi positif narkotika dan saat ini Satlantas Polres Binjai sedang berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Binjai terkait tindak lanjut atas hasil positif tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Selain diduga berada di bawah pengaruh narkotika, polisi juga menemukan bahwa pengemudi mobil tersebut tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A.

Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika mobil Honda Brio melaju dari arah Simpang Tikun menuju Simpang Jalan Kartini. Namun saat tiba di kawasan pasar malam tersebut, pengemudi diduga melamun sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi.

Akibatnya, mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menghantam steling jualan yang berada di pinggir jalan. Kendaraan itu kemudian bergerak zig-zag dan kembali menabrak beberapa warung serta pengunjung yang sedang berada di sekitar lokasi.

“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mobil melamun sehingga menginjak pedal gas dan menabrak steling jualan yang ada di pinggir jalan, kemudian menabrak pekerja warung hingga pengunjung,” jelas Junaidi.

Benturan keras membuat bagian depan mobil Honda Brio ringsek. Kendaraan tersebut kini diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian.

Akibat kejadian tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka ringan. Mereka adalah Wahyudi Syahputra (47), Astria Nina (30), Fitra Ramadhan (34), Mohammad Reza (28), dan Jhon Alfredo Sinurat (24).

Para korban sempat mendapat perawatan setelah kejadian. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Binjai, Novriko Sijabat, mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasus kecelakaan tersebut.

“Kami juga melimpahkan perkara W kepada Satresnarkoba untuk didalami karena positif narkotika tersebut. Namun perkara lalu lintas yang dialami tetap berjalan beriringan,” ujarnya.

Sementara itu, KBO Satresnarkoba Polres Binjai Jun Fredy Sembiring, mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait hasil tes narkotika terhadap pengemudi tersebut.

Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan rehabilitasi jika memenuhi syarat.

“Kami menerima pelimpahan dari Satlantas untuk ditindaklanjuti bagaimana rekomendasi BNN, apakah dapat dilakukan rehabilitasi atau tidak terhadap sopir tersebut,” ujarnya.

Salah satu korban sekaligus pemilik kedai yang ditabrak, Reza, mengatakan mobil tersebut sudah melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menabrak warung miliknya.

Menurutnya, mobil itu lebih dulu menabrak kedai di bagian ujung sebelum akhirnya bergerak zig-zag dan menghantam beberapa warung lainnya.

“Dari ujung sudah ngebut. Kami tidak tahu dia mabuk atau apa, tapi seperti tidak sadar. Pertama nabrak kedai di ujung, lalu zig-zag sampai menabrak sekitar empat kedai,” ungkap Reza.

Ia juga menceritakan bahwa beberapa pengunjung yang sedang menikmati makanan di kedainya sempat berusaha menyelamatkan diri ketika mobil tersebut datang dengan kecepatan tinggi.

Namun karena laju kendaraan sangat cepat, salah satu pengunjung bahkan sempat terseret mobil sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya.

Akibat kejadian itu, beberapa kedai di Pasar Kaget Binjai rusak dan aktivitas perdagangan malam sempat terhenti. Reza memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai puluhan juta rupiah.

Sekitar pukul 00.30 WIB, mobil Honda Brio yang menabrak sejumlah warung akhirnya dievakuasi dari lokasi kejadian oleh petugas kepolisian. “Harapannya kalau bisa pelakunya dihukum dan bertanggung jawab atas kerugian yang kami alami,” pungkas Reza. (ted/ila)

BINJAI – Suasana ramai di Pasar Kaget Jalan Ahmad Yani, Minggu (15/3/2026) malam mendadak berubah panik setelah sebuah Honda Brio bernomor polisi BK 1796 RAA melaju tak terkendali dan menabrak sejumlah warung serta pengunjung yang sedang berada di lokasi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota itu, menyebabkan sedikitnya lima orang mengalami luka ringan. Selain itu, empat warung yang berada di pinggir jalan mengalami kerusakan cukup parah.

Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Binjai yang melakukan penyelidikan mengungkap fakta bahwa pengemudi mobil berinisial W, seorang perempuan, terindikasi positif narkotika jenis amfetamin.

Kasi Humas Polres Binjai Junaidi, mengatakan hasil tes awal menunjukkan adanya indikasi penggunaan narkotika pada pengemudi tersebut. “Sopir Honda Brio terindikasi positif narkotika dan saat ini Satlantas Polres Binjai sedang berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Binjai terkait tindak lanjut atas hasil positif tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Selain diduga berada di bawah pengaruh narkotika, polisi juga menemukan bahwa pengemudi mobil tersebut tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A.

Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika mobil Honda Brio melaju dari arah Simpang Tikun menuju Simpang Jalan Kartini. Namun saat tiba di kawasan pasar malam tersebut, pengemudi diduga melamun sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi.

Akibatnya, mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menghantam steling jualan yang berada di pinggir jalan. Kendaraan itu kemudian bergerak zig-zag dan kembali menabrak beberapa warung serta pengunjung yang sedang berada di sekitar lokasi.

“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mobil melamun sehingga menginjak pedal gas dan menabrak steling jualan yang ada di pinggir jalan, kemudian menabrak pekerja warung hingga pengunjung,” jelas Junaidi.

Benturan keras membuat bagian depan mobil Honda Brio ringsek. Kendaraan tersebut kini diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian.

Akibat kejadian tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka ringan. Mereka adalah Wahyudi Syahputra (47), Astria Nina (30), Fitra Ramadhan (34), Mohammad Reza (28), dan Jhon Alfredo Sinurat (24).

Para korban sempat mendapat perawatan setelah kejadian. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Binjai, Novriko Sijabat, mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasus kecelakaan tersebut.

“Kami juga melimpahkan perkara W kepada Satresnarkoba untuk didalami karena positif narkotika tersebut. Namun perkara lalu lintas yang dialami tetap berjalan beriringan,” ujarnya.

Sementara itu, KBO Satresnarkoba Polres Binjai Jun Fredy Sembiring, mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait hasil tes narkotika terhadap pengemudi tersebut.

Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan rehabilitasi jika memenuhi syarat.

“Kami menerima pelimpahan dari Satlantas untuk ditindaklanjuti bagaimana rekomendasi BNN, apakah dapat dilakukan rehabilitasi atau tidak terhadap sopir tersebut,” ujarnya.

Salah satu korban sekaligus pemilik kedai yang ditabrak, Reza, mengatakan mobil tersebut sudah melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menabrak warung miliknya.

Menurutnya, mobil itu lebih dulu menabrak kedai di bagian ujung sebelum akhirnya bergerak zig-zag dan menghantam beberapa warung lainnya.

“Dari ujung sudah ngebut. Kami tidak tahu dia mabuk atau apa, tapi seperti tidak sadar. Pertama nabrak kedai di ujung, lalu zig-zag sampai menabrak sekitar empat kedai,” ungkap Reza.

Ia juga menceritakan bahwa beberapa pengunjung yang sedang menikmati makanan di kedainya sempat berusaha menyelamatkan diri ketika mobil tersebut datang dengan kecepatan tinggi.

Namun karena laju kendaraan sangat cepat, salah satu pengunjung bahkan sempat terseret mobil sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya.

Akibat kejadian itu, beberapa kedai di Pasar Kaget Binjai rusak dan aktivitas perdagangan malam sempat terhenti. Reza memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai puluhan juta rupiah.

Sekitar pukul 00.30 WIB, mobil Honda Brio yang menabrak sejumlah warung akhirnya dievakuasi dari lokasi kejadian oleh petugas kepolisian. “Harapannya kalau bisa pelakunya dihukum dan bertanggung jawab atas kerugian yang kami alami,” pungkas Reza. (ted/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru