KARO-Hujan deras menyebabkan tanah longsor yang menutup seluruh badan jalan penghubung Desa Barusjahe menuju Desa Serdang, tepatnya di kawasan Tambak Sukat, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Selasa (20/10).
Pembersihan material tanah dan rumpun bambu dilakukan bersama personel Polsek Barusjahe, pemerintah setempat, warga, serta menggunakan alat berat. Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Barusjahe dan sekitarnya pada Senin (19/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Material longsoran menutupi seluruh badan jalan sehingga akses kendaraan tidak dapat melintas.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Barusjahe, Aiptu Erik Depari dan Briptu Danta Sinaga, turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan Camat Barusjahe Rion Ginting dan Kepala Desa Barusjahe Daut Tarigan.
Bersama warga dan pemerintah setempat, personel kepolisian melakukan gotong royong membuka akses sementara bagi pejalan kaki sembari menunggu penanganan menggunakan alat berat. Sekitar pukul 18.00 WIB, alat berat mulai membersihkan material tanah dan rumpun bambu yang menutupi jalan. Setelah pembersihan dilakukan, akses kembali dapat dilalui, meskipun permukaan jalan masih berlumpur.
Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pekerjaan Umum melakukan guna memulihkan akses transportasi dan mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Meski akses telah terbuka, masyarakat diminta tetap berhati-hati saat melintasi lokasi, terutama ketika hujan turun, karena kondisi jalan yang masih berlumpur berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Kapolsek Barusjahe AKP Budi Edwin M. Naibaho mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi jalan yang membahayakan atau terjadi bencana alam, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
Pembersihan sisa material dan pemantauan kondisi jalan akan terus dilakukan bersama pihak terkait untuk memastikan akses penghubung kedua desa tersebut dapat digunakan dengan aman. (deo/ila)

