DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi menandai satu tahun masa kepemimpinan Bupati Ir Vickner Sinaga dan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala dengan rapat kerja bersama seluruh pemerintah desa se-Kabupaten Dairi.
Kegiatan yang digelar di Gedung Balai Budaya, Sidikalang, pada Jumat (20/2/2026) ini menjadi ajang evaluasi kinerja satu tahun sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa.
Rapat kerja dibuka langsung oleh Bupati Vickner didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala. Hadir dalam kesempatan itu seluruh jajaran organisasi perangkat daerah, kepala desa, perangkat desa, camat, serta perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati Vickner menekankan bahwa satu tahun pertama kepemimpinan merupakan waktu untuk bekerja, berbenah, dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke desa-desa.
“Satu tahun kepemimpinan kami adalah waktu untuk bekerja, berbenah, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan masyarakat. Fokus kita tetap mengutamakan gotong-royong, kesetiakawanan sosial, dan merawat bumi. Semua yang kita lakukan ini adalah dari Dairi untuk Dairi, untuk provinsi, untuk NKRI, dan untuk dunia,” kata Vickner.
Dalam kesempatan itu, Bupati Vickner memaparkan sejumlah capaian selama setahun terakhir. Sektor pertanian diperkuat untuk meningkatkan ketahanan pangan, pelayanan kesehatan ditingkatkan melalui program Universal Health Coverage (UHC), dan program penanaman satu juta pohon terus berjalan dengan realisasi sekitar 62 ribu pohon.
Selain itu, percepatan penyaluran bantuan sosial dan penerapan digitalisasi administrasi di pemerintahan menjadi fokus penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Rapat kerja dilanjutkan dengan pemaparan dari beberapa narasumber. Kepala Bappeda Romedi Bangun, membahas penyelarasan dan sinkronisasi perencanaan antara pemerintah kabupaten dan desa.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Iwan Taruna Berutu, menyampaikan perkembangan Koperasi Merah Putih. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjelaskan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 dan mekanisme penyalurannya.
Pemaparan dari Inspektorat terkait pengawasan keuangan desa dan tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan juga disampaikan, diikuti informasi dari BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan mengenai perlindungan sosial bagi masyarakat desa.
Selain itu, rapat kerja dirangkai dengan penyerahan Paralegal Justice Award 2025 kepada Kepala Desa Sigambir-gambir, Lesny Purba, dan Kepala Desa Maju, Peronika Siregar. Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM ini diberikan bagi kepala desa yang berperan sebagai juru damai dalam menyelesaikan sengketa secara non-litigasi, sekaligus mendorong terciptanya desa sadar hukum.
Bupati Vickner berharap capaian satu tahun kepemimpinan ini menjadi pijakan untuk melanjutkan program strategis demi mewujudkan Kabupaten Dairi yang tangguh, maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Ia menekankan bahwa program pembangunan harus menyentuh masyarakat hingga ke tingkat desa agar kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan dapat benar-benar dirasakan.
Rapat kerja ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Dairi dan pemerintah desa untuk memperkuat kolaborasi, memastikan transparansi pengelolaan program, dan mempercepat pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah kabupaten.
Semua pihak diharapkan berperan aktif agar capaian positif selama satu tahun pertama kepemimpinan dapat terus berlanjut dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. (rud/ila)

