Kota Tebingtinggi Tiru Inovasi RSUD Wonosobo, Iman Bidik Peningkatan Layanan Kesehatan

TEBINGTINGGI-Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satunya melalui studi tiru tata kelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026).

Kunjungan yang dipimpin Wali Kota Tebingtinggi, H Iman Irdian Saragih tersebut difokuskan pada penguatan manajemen rumah sakit, pemanfaatan teknologi digital, serta inovasi pelayanan kesehatan yang diterapkan RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo.

Kedatangan rombongan Pemko Tebingtinggi disambut Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, bersama jajaran pemerintah daerah setempat di Pendopo Bupati Wonosobo, Jalan Merdeka No 1, Wonosobo Timur.

Wali Kota Tebingtinggi, H Iman Irdian Saragih mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk menggali pengalaman dan mempelajari strategi pengelolaan rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan aplikasi digital di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Sistem tersebut dinilai mampu membantu pekerjaan manajemen, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta mempermudah proses klaim rumah sakit.

Pemko Tebingtinggi berharap inovasi yang telah diterapkan di rumah sakit tersebut dapat menjadi referensi bagi RSUD dr H Kumpulan Pane dalam mengembangkan sistem pelayanan yang lebih efektif, modern, dan berkualitas.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyambut baik kunjungan jajaran Pemko Tebingtinggi. Ia berharap studi tiru tersebut dapat memperkuat hubungan antardaerah sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik.

Usai pertemuan di pendopo, rombongan melanjutkan peninjauan langsung ke RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Dalam kunjungan itu, rombongan mempelajari tata kelola manajemen, sistem pelayanan kesehatan, hingga optimalisasi pemanfaatan ruang rumah sakit.

RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo diketahui pernah meraih penghargaan sebagai salah satu RSUD dengan inovasi terbaik pada 2024. Meski berdiri di atas lahan sekitar 1,1 hektare, rumah sakit tersebut dinilai mampu mengoptimalkan ruang yang tersedia untuk menunjang pelayanan.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen RSUD dr H Kumpulan Pane, khususnya dalam melakukan pembenahan tata ruang dan renovasi bangunan. Optimalisasi gedung yang ada menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan suasana pelayanan yang lebih baik tanpa harus mengubah struktur utama bangunan.

Turut hadir dalam rombongan, Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi, Ny Hj Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Ketua Dewan Pengawas RSUD dr H Kumpulan Pane dr Fitri Sari Saragih, anggota Dewan Pengawas dr Sara Bintang Saragih, dan Noviriany Lubis.

Hadir pula Direktur RSUD dr H Kumpulan Pane drg Lili Marliana, Wakil Direktur Pelayanan Herita Amalia Sari Asih, serta Wakil Direktur Umum dan Keuangan Ayu Zurlaini. (zan/azw)

TEBINGTINGGI-Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satunya melalui studi tiru tata kelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026).

Kunjungan yang dipimpin Wali Kota Tebingtinggi, H Iman Irdian Saragih tersebut difokuskan pada penguatan manajemen rumah sakit, pemanfaatan teknologi digital, serta inovasi pelayanan kesehatan yang diterapkan RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo.

Kedatangan rombongan Pemko Tebingtinggi disambut Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, bersama jajaran pemerintah daerah setempat di Pendopo Bupati Wonosobo, Jalan Merdeka No 1, Wonosobo Timur.

Wali Kota Tebingtinggi, H Iman Irdian Saragih mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk menggali pengalaman dan mempelajari strategi pengelolaan rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan aplikasi digital di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Sistem tersebut dinilai mampu membantu pekerjaan manajemen, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta mempermudah proses klaim rumah sakit.

Pemko Tebingtinggi berharap inovasi yang telah diterapkan di rumah sakit tersebut dapat menjadi referensi bagi RSUD dr H Kumpulan Pane dalam mengembangkan sistem pelayanan yang lebih efektif, modern, dan berkualitas.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyambut baik kunjungan jajaran Pemko Tebingtinggi. Ia berharap studi tiru tersebut dapat memperkuat hubungan antardaerah sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik.

Usai pertemuan di pendopo, rombongan melanjutkan peninjauan langsung ke RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Dalam kunjungan itu, rombongan mempelajari tata kelola manajemen, sistem pelayanan kesehatan, hingga optimalisasi pemanfaatan ruang rumah sakit.

RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo diketahui pernah meraih penghargaan sebagai salah satu RSUD dengan inovasi terbaik pada 2024. Meski berdiri di atas lahan sekitar 1,1 hektare, rumah sakit tersebut dinilai mampu mengoptimalkan ruang yang tersedia untuk menunjang pelayanan.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen RSUD dr H Kumpulan Pane, khususnya dalam melakukan pembenahan tata ruang dan renovasi bangunan. Optimalisasi gedung yang ada menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan suasana pelayanan yang lebih baik tanpa harus mengubah struktur utama bangunan.

Turut hadir dalam rombongan, Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi, Ny Hj Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Ketua Dewan Pengawas RSUD dr H Kumpulan Pane dr Fitri Sari Saragih, anggota Dewan Pengawas dr Sara Bintang Saragih, dan Noviriany Lubis.

Hadir pula Direktur RSUD dr H Kumpulan Pane drg Lili Marliana, Wakil Direktur Pelayanan Herita Amalia Sari Asih, serta Wakil Direktur Umum dan Keuangan Ayu Zurlaini. (zan/azw)

Artikel Terkait


Terpopuler

Artikel Terbaru