25.6 C
Medan
Sunday, June 16, 2024

Pupuk Kecintaan Terhadap Budaya

Ratusan ibu-ibu persatuan Dharma Wanita Pemko Medan terlihat antusias dalam rangkaian acara peringatan Hari Kartini yang digelar di Gedung Serba Guna Kota Medan Jalan Rotan Proyek Petisah Medan.

HADIAH : Ketua Dharmawanita Pemko Medan Nurhaida Pardamean memberi hadiah kepada pemenang lomba busana adat melayu. //ANITA/sumut pos
HADIAH : Ketua Dharmawanita Pemko Medan Nurhaida Pardamean memberi hadiah kepada pemenang lomba busana adat melayu. //ANITA/sumut pos

Ibu-ibu yang tergabung dalam ibu-ibu kecamatan dan ibu-ibu SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) mengenakan busana adat Melayu.
“Kegiatan ini sebenarnya memang pertemuan bulanan Dharma Wanita Pemko Medan. Sekaligus juga kami merayakan hari Kartini yang ke- 134. Ibu Kartini ini kan tidak bisa kita lupakan jasanya yang berantusias kepada wanita. Sehingga, terciptalah emansipasi wanita yang sekarang sama derajatnya dengan laki-laki,” ujar Nurhaida Pardamean Siregar selaku Ketua Tim Penggerak Dharma Wanita Pemko Medan disela-sela berlangsungnya kegiatan tersebut.

Lanjut istri dari Kepala Dinas Kebersihan Pemko Medan Pardamean Siregar ini, pihaknya juga melakukan lomba busana melayu. Diikuti dari pihak kecamatan 21 orang dan SKPD 35 orang. “Tahun lalu kami mengambil tema perlombaan busana Kartini. Tahun ini pakaian daerah adat Melayu. Semoga ini dapat menciptakan kebersamaan dan melestarikan budaya dan seni meneruskan cita-cita pahlawan wanita Indonesia yakni RA Kartini,” ucapnya seraya menambahkan tema acara yang diusung, ‘Dengan Semangat Kartini Dan Persaudaraan Mari Kita Lestarikan Budaya Bangsa’.

Perempuan yang mengenakan kebaya dan jilbab berwarna pink tersebut mengharapkan dengan kegiatan dan program ini banyak kemajuan yang tercipta.

“Ini kan juga sebagai kegiatan yang mempererat hubungan sesama wanita Kota Medan yang sesuai dengan mottonya Semoga Hari Ini Lebih Baik Dari Hari Kemarin, Dan Hari Ini Esok Lebih Cerah Dari Hari Ini,” tukas perempuan yang hobby masak ini.
Sementara itu, salah satu perwakilan Dharma Wanita dari RSU Pirngadi Medan terlihat sangat senang mengenakan pakaian pengantin adat Melayu berwarna hijau keemasan.

“Ini merupakan bentuk memeriahkan Hari Kartini. Semoga perempuan-perempuan Indonesia bangkit dan mencinta budayanya sendiri,” katanya tersenyum. (mag-12)

Ratusan ibu-ibu persatuan Dharma Wanita Pemko Medan terlihat antusias dalam rangkaian acara peringatan Hari Kartini yang digelar di Gedung Serba Guna Kota Medan Jalan Rotan Proyek Petisah Medan.

HADIAH : Ketua Dharmawanita Pemko Medan Nurhaida Pardamean memberi hadiah kepada pemenang lomba busana adat melayu. //ANITA/sumut pos
HADIAH : Ketua Dharmawanita Pemko Medan Nurhaida Pardamean memberi hadiah kepada pemenang lomba busana adat melayu. //ANITA/sumut pos

Ibu-ibu yang tergabung dalam ibu-ibu kecamatan dan ibu-ibu SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) mengenakan busana adat Melayu.
“Kegiatan ini sebenarnya memang pertemuan bulanan Dharma Wanita Pemko Medan. Sekaligus juga kami merayakan hari Kartini yang ke- 134. Ibu Kartini ini kan tidak bisa kita lupakan jasanya yang berantusias kepada wanita. Sehingga, terciptalah emansipasi wanita yang sekarang sama derajatnya dengan laki-laki,” ujar Nurhaida Pardamean Siregar selaku Ketua Tim Penggerak Dharma Wanita Pemko Medan disela-sela berlangsungnya kegiatan tersebut.

Lanjut istri dari Kepala Dinas Kebersihan Pemko Medan Pardamean Siregar ini, pihaknya juga melakukan lomba busana melayu. Diikuti dari pihak kecamatan 21 orang dan SKPD 35 orang. “Tahun lalu kami mengambil tema perlombaan busana Kartini. Tahun ini pakaian daerah adat Melayu. Semoga ini dapat menciptakan kebersamaan dan melestarikan budaya dan seni meneruskan cita-cita pahlawan wanita Indonesia yakni RA Kartini,” ucapnya seraya menambahkan tema acara yang diusung, ‘Dengan Semangat Kartini Dan Persaudaraan Mari Kita Lestarikan Budaya Bangsa’.

Perempuan yang mengenakan kebaya dan jilbab berwarna pink tersebut mengharapkan dengan kegiatan dan program ini banyak kemajuan yang tercipta.

“Ini kan juga sebagai kegiatan yang mempererat hubungan sesama wanita Kota Medan yang sesuai dengan mottonya Semoga Hari Ini Lebih Baik Dari Hari Kemarin, Dan Hari Ini Esok Lebih Cerah Dari Hari Ini,” tukas perempuan yang hobby masak ini.
Sementara itu, salah satu perwakilan Dharma Wanita dari RSU Pirngadi Medan terlihat sangat senang mengenakan pakaian pengantin adat Melayu berwarna hijau keemasan.

“Ini merupakan bentuk memeriahkan Hari Kartini. Semoga perempuan-perempuan Indonesia bangkit dan mencinta budayanya sendiri,” katanya tersenyum. (mag-12)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/