29 C
Medan
Sunday, June 23, 2024

Pj Gubsu Harap Semua Pihak Tenang Menunggu Keputusan KPU

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) diminta sabar dan mengikuti seluruh proses yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam penghitungan suara atau rekapitulasi hasil Pemilu tahun 2024.

Hal itu, disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin kepada wartawan, Kamis (15/2/2024). Ia mengatakan pelaksanaan Pemilu 2024, di Sumut berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan Pemilu 2024 di Sumut hingga saat ini berjalan baik. Tentang hasilnya kita tunggu hasil penghitungan resmi KPU,” sebut Hassanudin.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, meminta seluruh kepala daerah di 33 Kabupaten/Kota di Sumut serta semua pihak terkait untuk terus menjaga suasana kondusif dan tenang, hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.

Meski beberapa lembaga survei telah menayangkan hasil penghitungan cepat atau quick count, Hassanudin berpesan kepada semua pihak untuk tetap tenang menunggu hasil penghitungan resmi KPU RI, untuk pemilihan presiden maupun legislatif.

“Sebaiknya semua pihak tenang, menunggu keputusan KPU. Proses-proses untuk menjamin penghitungan resminya juga masih berlangsung dan masih perlu partisipasi aktif masyarakat mengawal proses itu berlangsung kondusif,” jelasnya.

Hassanudin juga meminta para kepala daerah untuk senantiasa mengantisipasi segala potensi kerawanan yang terjadi hingga tahapan Pemilu selesai. Menurutnya, tahapan pemungutan suara bukanlah akhir dari tahapan Pemilu, masih ada beberapa tahapan hingga penetapan hasil Pemilu.

Hassanudin juga mengapresiasi seluruh kepala daerah bersama dengan Forkopimda telah bersama-sama menjaga kondusivitas hingga saat ini. Ia merasakaan bagaimana kepala daerah secara serius dan fokus menjaga kondusivitas.

“Saya berterima kasih kepada para kepala daerah yang telah menjaga kondusivitas hingga saat ini, memang peran kita semua sangat diperlukan guna menjaga Pemilu berjalan aman damai dan lancar, sinergi merupakan kunci utama kesuksesan Pemilu,” kata Hassanudin.

Sementara itu, Kapolda Sumut Agung Setya Imam Effendi juga mengapresiasi seluruh pihak yang melakukan langkah konkret, sehingga pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman dan damai. Meski begitu, Kapolda juga mengharapkan seluruh stakeholder di daerah untuk terus menjaga kondisi tersebut. Mengingat tahapan Pemilu belum usai.

Untuk itu diperlukan mitigasi dari seluruh pihak untuk menghadapi seluruh potensi atau risiko yang bisa saja terjadi. “Kita perlu melakukan mitigasi yang baik untuk menjaga kondusifitas yang telah ada,” kata Imam.

Senada juga disampaikan Pangdam I Bukit Barisan Mochamad Hasan. Ia meminta seluruh pihak untuk melakukan langkah antisipatif, guna menjaga kondusivitas. Pangdam juga meminta seluruh pihak untuk menggandeng media dalam menjaga kondusivitas.

“Karena rekan media menjadi ujung tombak kita untuk menjaga kondusivitas di daerah kita masing-masing,” tandas Hasan.(gus/ram)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) diminta sabar dan mengikuti seluruh proses yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam penghitungan suara atau rekapitulasi hasil Pemilu tahun 2024.

Hal itu, disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin kepada wartawan, Kamis (15/2/2024). Ia mengatakan pelaksanaan Pemilu 2024, di Sumut berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan Pemilu 2024 di Sumut hingga saat ini berjalan baik. Tentang hasilnya kita tunggu hasil penghitungan resmi KPU,” sebut Hassanudin.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, meminta seluruh kepala daerah di 33 Kabupaten/Kota di Sumut serta semua pihak terkait untuk terus menjaga suasana kondusif dan tenang, hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.

Meski beberapa lembaga survei telah menayangkan hasil penghitungan cepat atau quick count, Hassanudin berpesan kepada semua pihak untuk tetap tenang menunggu hasil penghitungan resmi KPU RI, untuk pemilihan presiden maupun legislatif.

“Sebaiknya semua pihak tenang, menunggu keputusan KPU. Proses-proses untuk menjamin penghitungan resminya juga masih berlangsung dan masih perlu partisipasi aktif masyarakat mengawal proses itu berlangsung kondusif,” jelasnya.

Hassanudin juga meminta para kepala daerah untuk senantiasa mengantisipasi segala potensi kerawanan yang terjadi hingga tahapan Pemilu selesai. Menurutnya, tahapan pemungutan suara bukanlah akhir dari tahapan Pemilu, masih ada beberapa tahapan hingga penetapan hasil Pemilu.

Hassanudin juga mengapresiasi seluruh kepala daerah bersama dengan Forkopimda telah bersama-sama menjaga kondusivitas hingga saat ini. Ia merasakaan bagaimana kepala daerah secara serius dan fokus menjaga kondusivitas.

“Saya berterima kasih kepada para kepala daerah yang telah menjaga kondusivitas hingga saat ini, memang peran kita semua sangat diperlukan guna menjaga Pemilu berjalan aman damai dan lancar, sinergi merupakan kunci utama kesuksesan Pemilu,” kata Hassanudin.

Sementara itu, Kapolda Sumut Agung Setya Imam Effendi juga mengapresiasi seluruh pihak yang melakukan langkah konkret, sehingga pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman dan damai. Meski begitu, Kapolda juga mengharapkan seluruh stakeholder di daerah untuk terus menjaga kondisi tersebut. Mengingat tahapan Pemilu belum usai.

Untuk itu diperlukan mitigasi dari seluruh pihak untuk menghadapi seluruh potensi atau risiko yang bisa saja terjadi. “Kita perlu melakukan mitigasi yang baik untuk menjaga kondusifitas yang telah ada,” kata Imam.

Senada juga disampaikan Pangdam I Bukit Barisan Mochamad Hasan. Ia meminta seluruh pihak untuk melakukan langkah antisipatif, guna menjaga kondusivitas. Pangdam juga meminta seluruh pihak untuk menggandeng media dalam menjaga kondusivitas.

“Karena rekan media menjadi ujung tombak kita untuk menjaga kondusivitas di daerah kita masing-masing,” tandas Hasan.(gus/ram)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/