MTMH Borong Tiga Diamond PERSI 2026, Layanan Jantung, Kanker dan Saraf Diakui Nasional

Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) meraih tiga penghargaan Diamond Excellence Award dalam Pemeringkatan Rumah Sakit Tingkat Nasional (National Hospital Ranking) 2026 yang diselenggarakan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Penghargaan yang diberikan di Jakarta pada 8 Oktober 2026 tersebut mencakup tiga bidang pelayanan, yakni jantung, kanker, dan saraf.

Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Dr dr Mutiara, MHA, MKT, DABRM, DABLM, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat. Kami sangat senang ketika upaya yang kami lakukan ini mendapat apresiasi dari masyarakat,” ujar Mutiara dalam konferensi pers perolehan tiga Diamond Excellence Award PERSI Award 2026 di Aula MTMH Medan, Kamis (15/10/2026).

Mutiara menjelaskan, penilaian PERSI Award tidak hanya berfokus pada fasilitas dan kecanggihan peralatan medis di MTMH. Aspek tersebut hanya mencakup 15 persen dari keseluruhan komponen penilaian. Audit kinerja, pencapaian, serta pengalaman/apresiasi masyarakat dalam menerima pelayanan menjadi hal utama dalam penilaian tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PERSI, para dokter, dan Tim PERSI Award MTMH serta seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan layanan kesehatan di MTMH. Kami akan terus berupaya mempertahankan keunggulan ini dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Mutiara.

Dikatakan Mutiara, untuk mendukung peningkatan layanan tersebut, MTMH juga terus menjajaki kerja sama dengan vendor dalam pengembangan dan penyediaan peralatan medis berteknologi canggih.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan MTMH, dr Bangbang Buhari, MKM, menegaskan, komitmen manajemen MTMH dalam melengkapi peralatan medis serta memberikan pelatihan berkelanjutan kepada tenaga kesehatan.

Penilaian PERSI Award terhadap rumah sakit, lanjut Bangbang, mencakup sejumlah aspek, mulai dari sumber daya manusia (SDM), peralatan kesehatan, jenis layanan, jumlah kasus yang ditangani, hingga hasil pelayanan dan pengalaman pasien.”Ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kita,” kata Bangbang.

Bangbang juga mengakui masih terdapat tantangan dalam pengembangan layanan, terutama terkait adanya formularium obat yang telah ditetapkan. “Untuk pelayanan pasien BPJS Kesehatan, kita juga harus mengikuti formularium yang telah ditetapkan, ada obat-obatan untuk pasien kanker tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, ini salah satu kendala dalam mengembangkan pengobatan,” ujar Bangbang.

Karena itu, kata Bangbang, diperlukan inovasi agar rumah sakit tetap dapat menghadirkan layanan unggulan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan medis berteknologi maju.

Sedangkan Direktur MTMH, dr Tuan Juniar Situmorang, MKes, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga mutu pelayanan rumah sakit. “Menjaga mutu pelayanan harus dilakukan secara konsisten. Hal ini mencakup kualitas SDM, kepatuhan terhadap protokol, serta ketersediaan dan kesiapan peralatan medis. Ini semua dilakukan oleh manajemen MTMH,” kata Tuan.

Sementara itu, Ketua Program Studi PPDS RSPPU Jantung, dr Nizam Zikri Akbar, SpJP(K), FIHA, mengatakan, pihaknya terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien.

Di tempat terpisah, Ketua PERSI Sumatera Utara dr Syaiful Sitompul, mengapresiasi capaian Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) yang meraih tiga Diamond Excellence Award PERSI 2026 untuk layanan jantung, kanker, dan saraf.

“PERSI wilayah Sumut selaku pembina RS di Sumut mengapresiasi apa yang sudah diraih MTMH. Harapan kita, RS Murni Teguh dapat mempertahankan ini, dan RS Murni Teguh juga menjadi pusat rujukan untuk tiga layanan ini bagi provinsi tetangga yaitu Aceh dan Sumbar,” ujar Syaiful.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi MTMH untuk terus menjaga konsistensi mutu pelayanan, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta mengembangkan layanan medis yang berorientasi pada keselamatan pasien.

Syaiful berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi rumah sakit, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Peningkatan mutu pelayanan, lanjutnya, perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui evaluasi, inovasi, dan komitmen seluruh unsur rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Program National Hospital Ranking PERSI 2026 menggunakan tiga komponen penilaian, yakni kesiapan struktur rumah sakit sebesar 15 persen, audit klinis 60 persen, serta pengalaman dan hasil pelayanan pasien sebesar 25 persen.

Penilaian tersebut meliputi kesiapan tenaga kesehatan, fasilitas dan peralatan medis, kepatuhan terhadap protokol klinis, serta pengalaman pasien selama menerima pelayanan.

Tiga penghargaan yang diraih MTMH menjadi pengakuan atas upaya pengembangan layanan spesialistik yang didukung tenaga medis, fasilitas kesehatan, sistem pelayanan terintegrasi, serta peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Pada layanan jantung, MTMH menyediakan pelayanan mulai dari pemeriksaan diagnostik, tindakan intervensi kardiovaskular, hingga bedah jantung. Layanan tersebut didukung fasilitas Cardiac Catheterization Laboratory (Cath Lab), ruang perawatan intensif jantung atau CVCU, serta layanan ekokardiografi.

MTMH juga menjalankan program CODE STEMI sejak 2023 untuk mempercepat dan mengoordinasikan penanganan pasien serangan jantung akut, khususnya akibat penyumbatan pembuluh darah koroner.

Sementara itu, layanan kanker mencakup deteksi dan diagnosis, pemeriksaan patologi anatomi, kemoterapi, radioterapi, tindakan pembedahan, hingga perawatan paliatif.

Pelayanan tersebut didukung fasilitas seperti Linear Accelerator (LINAC), brakiterapi, ruang kemoterapi, dan pemeriksaan imunohistokimia. Penanganan pasien dilakukan melalui kolaborasi multidisiplin untuk menentukan rencana perawatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Di bidang saraf, MTMH mengembangkan layanan penanganan gangguan neurologis, khususnya stroke, melalui sistem respons kegawatdaruratan 24 jam dengan program CODE STROKE.

Layanan ini didukung tenaga medis multidisiplin, fasilitas diagnostik seperti CT Scan dan MRI, perawatan intensif, serta rehabilitasi medik.

Kecepatan penanganan menjadi salah satu aspek penting dalam pelayanan stroke untuk mengurangi risiko kerusakan otak dan kecacatan jangka panjang.

Dalam kegiatan press conference itu juga, Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk Dr dr Mutiara, MHA, MKT, DABRM, DABLM menyerahkan penghargaan kepada dokter, Tim PERSI Award dan pegawai lainnya yang telah berupaya mendukung pengembangan layanan kesehatan jantung, saraf dan onkologi di MTMH.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur MTMH dr Tuan Juniar Situmorang, Mkes, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Bangbang Buhari, MKM, dr. Prima Heptayana Nainggolan, SpN, FNR, dr. Nizam Zikri Akbar, Sp.JP(K), FIHA; dan dr. Fernando Silalahi, Sp.B, Subsp. Onk. (ila)

Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) meraih tiga penghargaan Diamond Excellence Award dalam Pemeringkatan Rumah Sakit Tingkat Nasional (National Hospital Ranking) 2026 yang diselenggarakan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Penghargaan yang diberikan di Jakarta pada 8 Oktober 2026 tersebut mencakup tiga bidang pelayanan, yakni jantung, kanker, dan saraf.

Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Dr dr Mutiara, MHA, MKT, DABRM, DABLM, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat. Kami sangat senang ketika upaya yang kami lakukan ini mendapat apresiasi dari masyarakat,” ujar Mutiara dalam konferensi pers perolehan tiga Diamond Excellence Award PERSI Award 2026 di Aula MTMH Medan, Kamis (15/10/2026).

Mutiara menjelaskan, penilaian PERSI Award tidak hanya berfokus pada fasilitas dan kecanggihan peralatan medis di MTMH. Aspek tersebut hanya mencakup 15 persen dari keseluruhan komponen penilaian. Audit kinerja, pencapaian, serta pengalaman/apresiasi masyarakat dalam menerima pelayanan menjadi hal utama dalam penilaian tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PERSI, para dokter, dan Tim PERSI Award MTMH serta seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan layanan kesehatan di MTMH. Kami akan terus berupaya mempertahankan keunggulan ini dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Mutiara.

Dikatakan Mutiara, untuk mendukung peningkatan layanan tersebut, MTMH juga terus menjajaki kerja sama dengan vendor dalam pengembangan dan penyediaan peralatan medis berteknologi canggih.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan MTMH, dr Bangbang Buhari, MKM, menegaskan, komitmen manajemen MTMH dalam melengkapi peralatan medis serta memberikan pelatihan berkelanjutan kepada tenaga kesehatan.

Penilaian PERSI Award terhadap rumah sakit, lanjut Bangbang, mencakup sejumlah aspek, mulai dari sumber daya manusia (SDM), peralatan kesehatan, jenis layanan, jumlah kasus yang ditangani, hingga hasil pelayanan dan pengalaman pasien.”Ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kita,” kata Bangbang.

Bangbang juga mengakui masih terdapat tantangan dalam pengembangan layanan, terutama terkait adanya formularium obat yang telah ditetapkan. “Untuk pelayanan pasien BPJS Kesehatan, kita juga harus mengikuti formularium yang telah ditetapkan, ada obat-obatan untuk pasien kanker tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, ini salah satu kendala dalam mengembangkan pengobatan,” ujar Bangbang.

Karena itu, kata Bangbang, diperlukan inovasi agar rumah sakit tetap dapat menghadirkan layanan unggulan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan medis berteknologi maju.

Sedangkan Direktur MTMH, dr Tuan Juniar Situmorang, MKes, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga mutu pelayanan rumah sakit. “Menjaga mutu pelayanan harus dilakukan secara konsisten. Hal ini mencakup kualitas SDM, kepatuhan terhadap protokol, serta ketersediaan dan kesiapan peralatan medis. Ini semua dilakukan oleh manajemen MTMH,” kata Tuan.

Sementara itu, Ketua Program Studi PPDS RSPPU Jantung, dr Nizam Zikri Akbar, SpJP(K), FIHA, mengatakan, pihaknya terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien.

Di tempat terpisah, Ketua PERSI Sumatera Utara dr Syaiful Sitompul, mengapresiasi capaian Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) yang meraih tiga Diamond Excellence Award PERSI 2026 untuk layanan jantung, kanker, dan saraf.

“PERSI wilayah Sumut selaku pembina RS di Sumut mengapresiasi apa yang sudah diraih MTMH. Harapan kita, RS Murni Teguh dapat mempertahankan ini, dan RS Murni Teguh juga menjadi pusat rujukan untuk tiga layanan ini bagi provinsi tetangga yaitu Aceh dan Sumbar,” ujar Syaiful.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi MTMH untuk terus menjaga konsistensi mutu pelayanan, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta mengembangkan layanan medis yang berorientasi pada keselamatan pasien.

Syaiful berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi rumah sakit, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Peningkatan mutu pelayanan, lanjutnya, perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui evaluasi, inovasi, dan komitmen seluruh unsur rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Program National Hospital Ranking PERSI 2026 menggunakan tiga komponen penilaian, yakni kesiapan struktur rumah sakit sebesar 15 persen, audit klinis 60 persen, serta pengalaman dan hasil pelayanan pasien sebesar 25 persen.

Penilaian tersebut meliputi kesiapan tenaga kesehatan, fasilitas dan peralatan medis, kepatuhan terhadap protokol klinis, serta pengalaman pasien selama menerima pelayanan.

Tiga penghargaan yang diraih MTMH menjadi pengakuan atas upaya pengembangan layanan spesialistik yang didukung tenaga medis, fasilitas kesehatan, sistem pelayanan terintegrasi, serta peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Pada layanan jantung, MTMH menyediakan pelayanan mulai dari pemeriksaan diagnostik, tindakan intervensi kardiovaskular, hingga bedah jantung. Layanan tersebut didukung fasilitas Cardiac Catheterization Laboratory (Cath Lab), ruang perawatan intensif jantung atau CVCU, serta layanan ekokardiografi.

MTMH juga menjalankan program CODE STEMI sejak 2023 untuk mempercepat dan mengoordinasikan penanganan pasien serangan jantung akut, khususnya akibat penyumbatan pembuluh darah koroner.

Sementara itu, layanan kanker mencakup deteksi dan diagnosis, pemeriksaan patologi anatomi, kemoterapi, radioterapi, tindakan pembedahan, hingga perawatan paliatif.

Pelayanan tersebut didukung fasilitas seperti Linear Accelerator (LINAC), brakiterapi, ruang kemoterapi, dan pemeriksaan imunohistokimia. Penanganan pasien dilakukan melalui kolaborasi multidisiplin untuk menentukan rencana perawatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Di bidang saraf, MTMH mengembangkan layanan penanganan gangguan neurologis, khususnya stroke, melalui sistem respons kegawatdaruratan 24 jam dengan program CODE STROKE.

Layanan ini didukung tenaga medis multidisiplin, fasilitas diagnostik seperti CT Scan dan MRI, perawatan intensif, serta rehabilitasi medik.

Kecepatan penanganan menjadi salah satu aspek penting dalam pelayanan stroke untuk mengurangi risiko kerusakan otak dan kecacatan jangka panjang.

Dalam kegiatan press conference itu juga, Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk Dr dr Mutiara, MHA, MKT, DABRM, DABLM menyerahkan penghargaan kepada dokter, Tim PERSI Award dan pegawai lainnya yang telah berupaya mendukung pengembangan layanan kesehatan jantung, saraf dan onkologi di MTMH.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur MTMH dr Tuan Juniar Situmorang, Mkes, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Bangbang Buhari, MKM, dr. Prima Heptayana Nainggolan, SpN, FNR, dr. Nizam Zikri Akbar, Sp.JP(K), FIHA; dan dr. Fernando Silalahi, Sp.B, Subsp. Onk. (ila)

Artikel Terkait



Terpopuler

Artikel Terbaru