Damkar
Cegah Stunting

Pemko Medan Kebut Pematangan Lahan untuk PSEL, Groundbreaking Ditarget Januari

Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memacu persiapan pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pematangan lahan menjadi fokus utama saat ini untuk memastikan seluruh persyaratan teknis terpenuhi sebelum proyek memasuki tahap pembangunan.

Pemko Medan menargetkan groundbreaking fasilitas PSEL dapat dilaksanakan pada awal Januari mendatang. Untuk mengejar target tersebut, Pemko memastikan kesiapan lahan sekaligus melakukan penyesuaian terhadap spesifikasi teknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Pj Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi saat mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam Diskusi Teknis Rencana Pematangan Lahan PSEL di Balai Kota Medan, Sabtu (26/9/2026).

Erfin mengatakan, Pemko Medan sejak awal memberikan perhatian penuh terhadap proyek tersebut. Selain menyiapkan lahan, Pemko juga telah mempersiapkan pembiayaan yang diperlukan untuk mendukung tahapan pembangunan.

“Sejak awal, Bapak Wali Kota berulang kali mengingatkan kami untuk memberikan perhatian penuh pada proyek ini. Kami di Pemko Medan sudah menyiapkan pembiayaan dan ketersediaan lahannya. Fokus utama kami adalah memastikan Pemko Medan benar-benar siap mendukung penuh saat groundbreaking nanti,” ujar Erfin.

Menurut Erfin, pengelolaan sampah merupakan bagian dari urusan wajib pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, percepatan pembangunan PSEL dinilai membutuhkan kesiapan dari seluruh aspek, termasuk kondisi dan spesifikasi lahan.

Ia menekankan, proses pematangan lahan tidak bisa dilakukan sekadar mengejar waktu. Setiap pekerjaan harus mengacu pada kriteria teknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat agar tidak menimbulkan kendala pada tahapan pembangunan selanjutnya.

“Kami terus berkoordinasi supaya aspek-aspek spesifikasi dari pematangan lahan ini sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan pemerintah pusat,” katanya.

Diskusi teknis tersebut dihadiri Asisten Deputy Ekonomi Sirkuler dan Dampak Lingkungan Kemenko Pangan RI Rofi Al Hanif, Director of Technical and Operations Danantara Dimas Adi Wibowo serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemko Medan.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis pematangan lahan sekaligus menyelaraskan langkah antara Pemko Medan dan pihak terkait. Pembahasan ini diharapkan dapat memperjelas kebutuhan pekerjaan di lapangan sehingga proses persiapan tidak menghambat target pembangunan.

Erfin mengatakan, Pemko Medan ingin memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Dengan kesiapan lahan dan dukungan pembiayaan yang telah disiapkan, Pemko berharap proyek PSEL dapat segera memasuki tahapan pembangunan fisik.

“Fokus utama kami adalah memastikan Pemko Medan benar-benar siap mendukung penuh saat groundbreaking nanti,” tegasnya.

Pembangunan PSEL diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Medan. Sampah yang selama ini menjadi persoalan pelayanan perkotaan diarahkan untuk dikelola sekaligus dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Karena itu, Pemko Medan menilai koordinasi sejak tahap persiapan menjadi penting agar proyek strategis tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui diskusi teknis yang dilakukan, Pemko Medan berharap seluruh pihak memiliki kesepahaman mengenai standar pematangan lahan serta tahapan yang harus diselesaikan menjelang groundbreaking.

“Kami berharap melalui diskusi teknis ini dapat melahirkan rumusan dan keputusan bersama demi menjamin keberhasilan proyek strategis energi bersih ini di Kota Medan,” pungkas Erfin. (map/ila)

Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memacu persiapan pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pematangan lahan menjadi fokus utama saat ini untuk memastikan seluruh persyaratan teknis terpenuhi sebelum proyek memasuki tahap pembangunan.

Pemko Medan menargetkan groundbreaking fasilitas PSEL dapat dilaksanakan pada awal Januari mendatang. Untuk mengejar target tersebut, Pemko memastikan kesiapan lahan sekaligus melakukan penyesuaian terhadap spesifikasi teknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Pj Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi saat mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam Diskusi Teknis Rencana Pematangan Lahan PSEL di Balai Kota Medan, Sabtu (26/9/2026).

Erfin mengatakan, Pemko Medan sejak awal memberikan perhatian penuh terhadap proyek tersebut. Selain menyiapkan lahan, Pemko juga telah mempersiapkan pembiayaan yang diperlukan untuk mendukung tahapan pembangunan.

“Sejak awal, Bapak Wali Kota berulang kali mengingatkan kami untuk memberikan perhatian penuh pada proyek ini. Kami di Pemko Medan sudah menyiapkan pembiayaan dan ketersediaan lahannya. Fokus utama kami adalah memastikan Pemko Medan benar-benar siap mendukung penuh saat groundbreaking nanti,” ujar Erfin.

Menurut Erfin, pengelolaan sampah merupakan bagian dari urusan wajib pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, percepatan pembangunan PSEL dinilai membutuhkan kesiapan dari seluruh aspek, termasuk kondisi dan spesifikasi lahan.

Ia menekankan, proses pematangan lahan tidak bisa dilakukan sekadar mengejar waktu. Setiap pekerjaan harus mengacu pada kriteria teknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat agar tidak menimbulkan kendala pada tahapan pembangunan selanjutnya.

“Kami terus berkoordinasi supaya aspek-aspek spesifikasi dari pematangan lahan ini sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan pemerintah pusat,” katanya.

Diskusi teknis tersebut dihadiri Asisten Deputy Ekonomi Sirkuler dan Dampak Lingkungan Kemenko Pangan RI Rofi Al Hanif, Director of Technical and Operations Danantara Dimas Adi Wibowo serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemko Medan.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis pematangan lahan sekaligus menyelaraskan langkah antara Pemko Medan dan pihak terkait. Pembahasan ini diharapkan dapat memperjelas kebutuhan pekerjaan di lapangan sehingga proses persiapan tidak menghambat target pembangunan.

Erfin mengatakan, Pemko Medan ingin memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Dengan kesiapan lahan dan dukungan pembiayaan yang telah disiapkan, Pemko berharap proyek PSEL dapat segera memasuki tahapan pembangunan fisik.

“Fokus utama kami adalah memastikan Pemko Medan benar-benar siap mendukung penuh saat groundbreaking nanti,” tegasnya.

Pembangunan PSEL diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Medan. Sampah yang selama ini menjadi persoalan pelayanan perkotaan diarahkan untuk dikelola sekaligus dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Karena itu, Pemko Medan menilai koordinasi sejak tahap persiapan menjadi penting agar proyek strategis tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui diskusi teknis yang dilakukan, Pemko Medan berharap seluruh pihak memiliki kesepahaman mengenai standar pematangan lahan serta tahapan yang harus diselesaikan menjelang groundbreaking.

“Kami berharap melalui diskusi teknis ini dapat melahirkan rumusan dan keputusan bersama demi menjamin keberhasilan proyek strategis energi bersih ini di Kota Medan,” pungkas Erfin. (map/ila)

Artikel Terkait

Damkar
Cegah Stunting

Terpopuler

Artikel Terbaru