Komisi III DPRD Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui pelatihan digitalisasi.
Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Faisal Arbie, menilai pelatihan strategi digital yang digagas melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) merupakan langkah tepat di tengah perkembangan zaman yang serba digital.
“Dunia terus bergerak ke arah digitalisasi, termasuk dalam pemasaran produk UMKM. Kita sangat mendukung pelatihan ini agar pelaku usaha mampu mengembangkan bisnisnya,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Menurutnya, digitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi, mulai dari kualitas produk hingga tampilan kemasan (packaging) agar lebih menarik di pasar online.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program tersebut. Evaluasi berkala dinilai perlu dilakukan agar manfaat pelatihan benar-benar dirasakan secara maksimal oleh para pelaku usaha.
“Ke depan, sosialisasi harus menjangkau hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar tidak ada kesenjangan informasi,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Diskop UKM Perindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, menjelaskan bahwa pelatihan digitalisasi telah dilaksanakan pada 27 Maret 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara online di tengah persaingan digital yang semakin ketat.
Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber profesional, termasuk trainer dari Lazada serta fotografer profesional yang memberikan materi terkait strategi pemasaran digital dan teknik visual produk.
Peserta tidak hanya diajarkan strategi berjualan online, tetapi juga dibekali kemampuan membuat konten visual yang menarik untuk memperkuat identitas brand di platform digital.
“Harapannya, UMKM di Kota Medan bisa bangkit kembali dan naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Hendra.
Dengan dukungan legislatif dan program pelatihan yang berkelanjutan, Pemko Medan optimistis pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan era digital sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah. (map/ila)

