29 C
Medan
Monday, January 5, 2026

Koordinasi dengan Bupati Aceh Timur, LAZNAS AQL Peduli Luncurkan Program Pemulihan Pascabencana Berbasis Masjid

ACEH TIMUR, SUMUTPOS CO- Bencana alam yang melanda Aceh Timur dan sekitarnya mengundang Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) AQL Peduli untuk bergerak demi pemulihan pascabencana berbasis masjid. Guna memulai gerakan pemulihan Pascabencana berbasis masjid yang dilakukan LAZNAS AQL Peduli adalah berkoordinasi langsung dengan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si.

Pada pertemuan yang dilaksanakan pada Jumat (2/1/2026), Tim LAZNAS AQL Peduli dihadiri KH Bachtiar Nasir, selaku Pembina LAZNAS AQL Peduli dan Samade selaku Direktur LAZNAS AQL Peduli.

Pada pertemuan tersebut, Bachtiar Nasir menyampaikan, secara kondisional banyak infrastruktur masyarakat yang rusak, baik rumah, jalan, jembatan, fasilitas umum seperti rumah ibadah, rumah sakit, puskesmas, sarana dan prasana pendidikan baik negeri maupun swasta.

Dari pendataan yang sudah didapatkan oleh tim, Bachtiar menegaskan, LAZNAS AQL Peduli akan bergerak melaksanakan pemulihan yang difokuskan pada ‘Pulihkan Aceh dari Masjid’. Maksud dari program ini adalah pendekatan pemulihan masyarakat dengan menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, distribusi bantuan, pendidikan dan penguatan ekonomi umat.

Lebih lanjut di hadapan Bupati Aceh Timur, Bachtiar Nasir menegaskan, LAZNAS AQL Peduli ini memiliki komitmen mengawal Aceh Timur melalui, Pemulihan berbasis masjid, penguatan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi serta koordinasi erat dengan pemerintah daerah, BNPB, serta tokoh lokal. “Aceh bukan hanya dipulihkan infrastrukturnya, tetapi juga iman, ilmu, dan kemandirian ekonominya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan, bencana alam banjir di wilayah kami ini terjadi pada 26 November 2025, banjir ini akibat hujan deras yang melanda selama sepekan. Dampak banjir ini terparah dirasakan di Aceh Timur, sementara wilayah lain yang terdampak meliputi Aceh Utara, Bireuen, dan Aceh Tamiang, dengan karakter dampak dan penanganan yang berbeda-beda.

Dia menceritakan, sejak hari pertama, sebagai seorang bupati, yang berada di Aceh Timur melihat langsung kondisi lapangan dan memimpin penanganan bencana. Pada hari pertama, hampir seluruh Aceh Timur dilaporkan tenggelam. Evakuasi dilakukan menggunakan speedboat, termasuk penyelamatan lima warga Desa Seumali yang terjebak di atap rumah, di antaranya anak-anak.

“Kondisi diperparah oleh listrik dan jaringan internet yang terputus total, sehingga masyarakat bertahan hidup selama tiga hari dengan makanan seadanya. Sebagian warga tidak makan sama sekali karena ketakutan dan keterbatasan logistik,” kenangnya.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperkirakan masa pemulihan membutuhkan waktu hingga 3 (tiga) tahun dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp7,1 triliun, dan tercatat 57 korban meninggal dunia dan sejumlah desa harus direlokasi. “Saat ini program hunian sementara dan hunian tetap dari pemerintah masih terkendala persoalan lahan,” ucapnya.

Bupati Aceh Timur juga menyatakan, kebutuhan yang sangat mendesak untuk para korban bencana diantaranya adalah logistik pangan hingga Ramadhan, perlengkapan dapur, perlengkapan sekolah, tenda untuk sekolah dan puskesmas darurat, serta pembangunan mushalla yang hilang.

“Rumah warga yang rusak akan menjadi tanggung jawab pemerintah, sementara peran lembaga kemanusiaan diharapkan dapat memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat dan layanan sosial berbasis komunitas,” sebutnya.

Lebih lanjut, dia berharap kepada LAZNAS AQL Peduli untuk tidak sungkan dalam berkoordinasi dalam menjalankan misi kemanusiaannya membantu pemulihan pascabencana, tentunya Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sangat berterima kasih atas bantuan dan kontribusinya dalam menghadirkan Program Pemulihan dari Masjid. “Semoga program ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya, apalagi ini dipimpin langsung oleh KH Bachtiar Nasir, yang sangat kami hormati dan sungguh sangat membuat kami bersemangat dalam menuntaskan pembangunan pascabencana,” pungkasnya. (adz)

ACEH TIMUR, SUMUTPOS CO- Bencana alam yang melanda Aceh Timur dan sekitarnya mengundang Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) AQL Peduli untuk bergerak demi pemulihan pascabencana berbasis masjid. Guna memulai gerakan pemulihan Pascabencana berbasis masjid yang dilakukan LAZNAS AQL Peduli adalah berkoordinasi langsung dengan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si.

Pada pertemuan yang dilaksanakan pada Jumat (2/1/2026), Tim LAZNAS AQL Peduli dihadiri KH Bachtiar Nasir, selaku Pembina LAZNAS AQL Peduli dan Samade selaku Direktur LAZNAS AQL Peduli.

Pada pertemuan tersebut, Bachtiar Nasir menyampaikan, secara kondisional banyak infrastruktur masyarakat yang rusak, baik rumah, jalan, jembatan, fasilitas umum seperti rumah ibadah, rumah sakit, puskesmas, sarana dan prasana pendidikan baik negeri maupun swasta.

Dari pendataan yang sudah didapatkan oleh tim, Bachtiar menegaskan, LAZNAS AQL Peduli akan bergerak melaksanakan pemulihan yang difokuskan pada ‘Pulihkan Aceh dari Masjid’. Maksud dari program ini adalah pendekatan pemulihan masyarakat dengan menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, distribusi bantuan, pendidikan dan penguatan ekonomi umat.

Lebih lanjut di hadapan Bupati Aceh Timur, Bachtiar Nasir menegaskan, LAZNAS AQL Peduli ini memiliki komitmen mengawal Aceh Timur melalui, Pemulihan berbasis masjid, penguatan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi serta koordinasi erat dengan pemerintah daerah, BNPB, serta tokoh lokal. “Aceh bukan hanya dipulihkan infrastrukturnya, tetapi juga iman, ilmu, dan kemandirian ekonominya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan, bencana alam banjir di wilayah kami ini terjadi pada 26 November 2025, banjir ini akibat hujan deras yang melanda selama sepekan. Dampak banjir ini terparah dirasakan di Aceh Timur, sementara wilayah lain yang terdampak meliputi Aceh Utara, Bireuen, dan Aceh Tamiang, dengan karakter dampak dan penanganan yang berbeda-beda.

Dia menceritakan, sejak hari pertama, sebagai seorang bupati, yang berada di Aceh Timur melihat langsung kondisi lapangan dan memimpin penanganan bencana. Pada hari pertama, hampir seluruh Aceh Timur dilaporkan tenggelam. Evakuasi dilakukan menggunakan speedboat, termasuk penyelamatan lima warga Desa Seumali yang terjebak di atap rumah, di antaranya anak-anak.

“Kondisi diperparah oleh listrik dan jaringan internet yang terputus total, sehingga masyarakat bertahan hidup selama tiga hari dengan makanan seadanya. Sebagian warga tidak makan sama sekali karena ketakutan dan keterbatasan logistik,” kenangnya.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperkirakan masa pemulihan membutuhkan waktu hingga 3 (tiga) tahun dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp7,1 triliun, dan tercatat 57 korban meninggal dunia dan sejumlah desa harus direlokasi. “Saat ini program hunian sementara dan hunian tetap dari pemerintah masih terkendala persoalan lahan,” ucapnya.

Bupati Aceh Timur juga menyatakan, kebutuhan yang sangat mendesak untuk para korban bencana diantaranya adalah logistik pangan hingga Ramadhan, perlengkapan dapur, perlengkapan sekolah, tenda untuk sekolah dan puskesmas darurat, serta pembangunan mushalla yang hilang.

“Rumah warga yang rusak akan menjadi tanggung jawab pemerintah, sementara peran lembaga kemanusiaan diharapkan dapat memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat dan layanan sosial berbasis komunitas,” sebutnya.

Lebih lanjut, dia berharap kepada LAZNAS AQL Peduli untuk tidak sungkan dalam berkoordinasi dalam menjalankan misi kemanusiaannya membantu pemulihan pascabencana, tentunya Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sangat berterima kasih atas bantuan dan kontribusinya dalam menghadirkan Program Pemulihan dari Masjid. “Semoga program ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya, apalagi ini dipimpin langsung oleh KH Bachtiar Nasir, yang sangat kami hormati dan sungguh sangat membuat kami bersemangat dalam menuntaskan pembangunan pascabencana,” pungkasnya. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru