
JAKARTA, SUMUTPOS.CO โ Setelah Jero Wacik ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam medio 2-4 September 2014, ada 42.190 percakapan dari 10.423 pengguna akun di media sosial yang membicarakan Jero Wacik.
โMaka topik โKPK tetapkan JeroWacik Tersangkaโ masuk dalam urutan 10 besar trending topic dunia pada Rabu 3 September 2014,โ kata Founder PoliticaWave, Yose Rizal, seperti dilansir dari Rakyat Merdeka Online (grup Sumut Pos), Sabtu (6/9).
Pada hari itu, ungkap Yose, Jero Wacik pun menjadi salah seorang tokoh yang namanya banyak diperbincangkan di sosial media dengan beragam topik yang terkait dengan status tersangkanya tersebut. Desakan agar Jero Wacik segera mundur dari jabatannya sebagai menteri ESDM menjadi salah satu topik utama yang banyak dibicarakan oleh netizen.
โNamun yang lebih menarik adalah perhatian dan keprihatinan netizen atas kasus korupsi yang terus terjadi di negara ini, apalagi JeroWacik adalah menteri ketiga yang ditetapkan jadi tersangka kasus korupsi di era pemerintahan SBY ini,โ demikian Yose.
Sedikit mengilas kembali, Jero disangka melanggar Pasal 12 huruf e atau Pasal 23 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHP. Ia diduga melakukan pemerasan terkait dengan jabatannya. Pasca dilantik sebagai menteri ESDM, Jero meminta tambahan dana operasional menteri. Sebab plafon yang diterimanya tidak mencukupi.
Atas permintaan Jero, jajaran di lingkungan Kementerian ESDM telah memberikan dana sepanjang 2011 sampai dengan 2013 sebesar Rp 9,9 miliar. Dana Rp 9,9 miliar itu diduga digunakan Jero untuk kepentingan pribadi, pihak ketiga, dan pencitraan.
Selain hal itu, salah satu modus yang dilakukan Jero untuk memperbesar dana operasional menteri (DOM) adalah dengan mengadakan rapat fiktif. Disinggung soal rapat itu, Juru Bicara ESDM Saleh Abdurahman mengaku menyerahkannya kepada proses hukum. โItu sangkaan, dibuktikan di pengadilan. Untuk masalah hukum kita serahkan ke KPK,โ kata Saleh usai diskusi โKorupsi di Pusaran Migasโ di Cikini, Jakarta, Sabtu (6/9).
Saleh menyatakan, banyak rapat yang diikutinya selama bekerja di ESDM. Namun ia mengaku tidak mengetahui besaran anggaran rapat. โSaya enggak tahu itu, ada standarnya di APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),โ ujarnya.
Menurut Saleh, apabila suatu rapat batal dilaksanakan maka anggaran untuk rapat itu akan dikembalikan. โAnggaran tidak tersalur itu dikembalikan ke negara, harusnya gitu,โ tandasnya.
Terkait hal yang bersifat pribadi, Saleh mengatakan bahwa Jero merupakan sosok yang sederhana. โโSaya lihat beliau (Jero) sederhana. Misalnya kalau saya jalan dengan beliau itu, dia makan enggak pilih tempat. Beli sate enggak ada masalah. Baju dan mobil enggak menggunakan yang sangat mahal,โ kata Saleh usai diskusi โKorupsi di Pusaran Migasโ di Cikini, Jakarta, Sabtu (6/9).
Selain itu, Saleh menyebut Jero sebagai sosok yang memiliki unsur humanisme yang begitu besar. Ia juga menganggap Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut merupakan seorang motivator.
โSetiap rapat pimpinan beliau beri motivasi kepada kita untuk bekerja keras dan raih target yang kita punya secepat-cepatnya, jangan terlambat, do your best,โ ujar Saleh.
Dikatakan Saleh, Jero juga memiliki kedekatan dengan media. Kedekatan ini memudahkan untuk mensosialisasikan kegiatan Kementerian ESDM kepada masyarakat.
โโPak Jero Wacik harus kita akui sangat dekat dengan media. Sederhana argumentasi beliau semua kegiatan kita harus diketahui masyarakat agar masyarakat juga ikut mengawasi kegiatan kita,โ tandasnya.
Karenanya Saleh mengatakan bahwa apa yang etrjadi di Kementrian ESDM sekarang ini bukan sebuah bentuk demoralisasi.
Saleh menyebut pihaknya sudah melakukan pembenahan semenjak mantan Sekjen ESDM Waryono Karno ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Salah satu pembenahannya terkait dengan proses lelang. โContoh kasus, kita sangat teliti dalam mengusulkan lelang. Sekarang kontrolnya ketat,โ ujar Saleh.
Menurut Saleh, dalam proses lelang, Kementerian ESDM meminta pengawasan dari Irjen. โHal ini, lanjut dia, dilakukan untuk menghindari terjadinya penyelewengan.
โโPersoalan lelang sudah sesuai. Kita sudah sangat prudence. Itu hikmah buat kita supaya tidak terjadi lagi ke depan,โ tandas Saleh.
Selanjutnya, Saleh tidak mau berandai-andai soal sangkaan yang dialamatkan pada Jero Wacik. Termasuk, soal rekanan mana saja yang dimintai fulus oleh menteri asal Bali itu. Pihaknya memilih untuk menunggu jalannya persidangan supaya jelas dengan yang disebut sebagai pemerasan dan penyalagunaan wewenang itu.
Begitu juga terkait dengan anggapan bahwa Jero Wacik meminta bawahannya untuk melakukan pemerasan. Seperti mantan Sekjen ESDM Waryono Karno yang disebut-sebut sebagai kasir Jero Wacik. Saleh menjawab diplomatif bahwa seorang menteri pasti memberi arahan yang sesuai undang-undang dan tidak melanggar konstitusi.
Juru Bicara KPK Johan Budi S.P mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami siapa saja yang menjadi kaki tangan Jero untuk memuluskan niatnya. Satu yang bisa dipastikan adalah adanya keterlibatan orang dalam. โYang diduga dipaksa mengumpulkan dana ada dari internal Kementerian ESDM,โ terangnya.
Sementara Wakil Ketua Busyro Muqoddas mengatakan sektor Migas memiliki pajak yang sangat besar. Tentu fakta tersebut sangat menguntungkan bagi negara. Tidak mau kecolongan oleh para mafia Migas, dia mengatakan KPK akan masuk untuk memberikan pencegahan korupsi.
Lembaga pimpinan Abraham Samad itu dipastikan tidak berhenti pada penetapan Jero sebagai tersangka. Tapi, โmerawatโ Kementerian ESDM supaya benar-benar bersih dari praktik korupsi. โDokumen-dokumen di kementerian akan kami mengkaji dan dalami. Kalau ada unsur fraud (korupsi, red) dibenahi,โ tegasnya.
Seperti diketahui, Jero disangka melanggar Pasal 12 huruf e atau Pasal 23 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHP. Ia diduga melakukan pemerasan terkait dengan jabatannya. (rmo/adk/gil/dim/gun/bil/jpnn)