25.6 C
Medan
Monday, January 19, 2026

M Nuh Sebut Peran Guru Sangat Strategis dalam Edukasi Lingkungan

MEDAN, SumutPos.co- Banyak kalangan merasa prihatin dengan kondisi bangsa kita saat ini.
Banjir bandang dan longsor yang baru saja menimpa Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, adalah salah satu sorotan terkait kurang pedulinya anak bangsa kepada masalah lingkungan.

Beberapa titik di Aceh dan Sumatera Utara, sungai tertutup kayu akibat perambahan hutan yang ugal-ugalan, air mengalir di jalan raya, begitu juga kerusakan di bidang lain.

“Lalu muncul pertanyaan, dari mana kita mulai memperbaiki bangsa ini? Jawabannya adalah pendidikan. Di sinilah peran guru sangat strategis,” kata Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh MSP ketika menghadiri Workshop Pengembangan Potensi Guru dengan tema “Assesement Strength Typology (ST30)”, yang  diinisiasi Yayasan Cendikia Daya Guna di Rumah Makan Wong Solo, Jalan Gajah Mada Medan, Minggu (18/1/2026).

“Mudah-mudahan kegiatan yang diperuntukkan bagi para guru yang mulia ini, menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam upaya kita memperbaiki bangsa yang kita cintai ini,” harap Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara ini.

Sedangkan Penasehat Yayasan Cendikia Daya Guna Ustazah Dahriantini MA menjelaskan, tujuan dari digelarnya workshop ini adalah agar para guru lebih memahami kemampuan internalnya dalam melaksanakan proses belajar-mengajar. Sehingga mengajar bukan saja sebuah tugas mulia dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Tapi mengajar menjadi sesuatu yang menyenangkan dan mengasyikkan bagi guru. Karena guru yang mengenali sisi keunggulan dirinya, berupa potensi, bakat, dan kekuatan dirinya, dalam menjalankan peran sebagi guru. Diharapkan guru yang memiliki ‘self awareness’ akan lebih baik dalam berinteraksi dengan murid-muridnya,” jelas ustazah jebolan Pesantren Bangil Jawa Timur ini.

Adapun Workshop diikuti 29 orang guru dari berbagai sekolah di sekitar Kota Medan. Hadir sebagai narasumber dalam workshop ini diantaranya Rina Afrida, S.Psi. dan ibu Nur Hikmah Sari, S. PD. “Kegiatan ini rencananya akan terus dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan serupa yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan potensi para guru dalam melaksanakan tugas tugas mereka,” ucap Ustazah Dahriantini.

Sekedar diketahui Yayasan Cendikia Daya Guna adalah sebuah yayasan yang concern memperhatikan perkembangan pendidikan di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. (adz)

MEDAN, SumutPos.co- Banyak kalangan merasa prihatin dengan kondisi bangsa kita saat ini.
Banjir bandang dan longsor yang baru saja menimpa Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, adalah salah satu sorotan terkait kurang pedulinya anak bangsa kepada masalah lingkungan.

Beberapa titik di Aceh dan Sumatera Utara, sungai tertutup kayu akibat perambahan hutan yang ugal-ugalan, air mengalir di jalan raya, begitu juga kerusakan di bidang lain.

“Lalu muncul pertanyaan, dari mana kita mulai memperbaiki bangsa ini? Jawabannya adalah pendidikan. Di sinilah peran guru sangat strategis,” kata Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh MSP ketika menghadiri Workshop Pengembangan Potensi Guru dengan tema “Assesement Strength Typology (ST30)”, yang  diinisiasi Yayasan Cendikia Daya Guna di Rumah Makan Wong Solo, Jalan Gajah Mada Medan, Minggu (18/1/2026).

“Mudah-mudahan kegiatan yang diperuntukkan bagi para guru yang mulia ini, menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam upaya kita memperbaiki bangsa yang kita cintai ini,” harap Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara ini.

Sedangkan Penasehat Yayasan Cendikia Daya Guna Ustazah Dahriantini MA menjelaskan, tujuan dari digelarnya workshop ini adalah agar para guru lebih memahami kemampuan internalnya dalam melaksanakan proses belajar-mengajar. Sehingga mengajar bukan saja sebuah tugas mulia dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Tapi mengajar menjadi sesuatu yang menyenangkan dan mengasyikkan bagi guru. Karena guru yang mengenali sisi keunggulan dirinya, berupa potensi, bakat, dan kekuatan dirinya, dalam menjalankan peran sebagi guru. Diharapkan guru yang memiliki ‘self awareness’ akan lebih baik dalam berinteraksi dengan murid-muridnya,” jelas ustazah jebolan Pesantren Bangil Jawa Timur ini.

Adapun Workshop diikuti 29 orang guru dari berbagai sekolah di sekitar Kota Medan. Hadir sebagai narasumber dalam workshop ini diantaranya Rina Afrida, S.Psi. dan ibu Nur Hikmah Sari, S. PD. “Kegiatan ini rencananya akan terus dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan serupa yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan potensi para guru dalam melaksanakan tugas tugas mereka,” ucap Ustazah Dahriantini.

Sekedar diketahui Yayasan Cendikia Daya Guna adalah sebuah yayasan yang concern memperhatikan perkembangan pendidikan di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru