28 C
Medan
Friday, April 4, 2025

Hercules Nahas di Medan Diakui Sudah Uzur

Foto: dok/JPNN Tubagus Hasanuddin.
Foto: dok/JPNN
Tubagus Hasanuddin.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO โ€“ Pesawat Hercules nahas yang jatuh di permukiman warga di Medan, Sumatera Utara diakui merupakan pesawat tua. Hal itu disampaikan Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin.

Menurut mantan Sesmil era Presiden Megawati Soekarnoputri ini, Hercules C-130 itu merupakan pesawat yang diproduksi tahun 1954 di Amerika Serikat dan tiba di Indonesia tahun 1959-1960.

Bahkan, pesawat tipe short ini menurutnya sudah dua kali ganti mesin di Singapura. โ€œJadi seperti apapun, misalnya dioverhold tapi framenya bisa crag. Ini bisa diselidiki seperti apa, tapi memang sudah uzur, sudah waktunya diganti,โ€ katanya di gedung DPR Jakarta, Selasa (30/6).

Insiden ini menurut politikus yang akrab disapa Kang TB itu, menunjukkan bahwa peralatan Angkatan Udara (AU) harus direnovasi dengan menggantinya pakai produk baru meski hanya dalam jumlah sedikit.

โ€œHarus beli jangan ada lagi hibah yang lebih mahal. Beli meski jumlahnya sedikit tapi kondisi baru dan ada TOT sehingga ada nilai tambah untuk PT DI (Dirgantara Indonesia),โ€ jelasnya. (fat/jpnn)

Foto: dok/JPNN Tubagus Hasanuddin.
Foto: dok/JPNN
Tubagus Hasanuddin.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO โ€“ Pesawat Hercules nahas yang jatuh di permukiman warga di Medan, Sumatera Utara diakui merupakan pesawat tua. Hal itu disampaikan Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin.

Menurut mantan Sesmil era Presiden Megawati Soekarnoputri ini, Hercules C-130 itu merupakan pesawat yang diproduksi tahun 1954 di Amerika Serikat dan tiba di Indonesia tahun 1959-1960.

Bahkan, pesawat tipe short ini menurutnya sudah dua kali ganti mesin di Singapura. โ€œJadi seperti apapun, misalnya dioverhold tapi framenya bisa crag. Ini bisa diselidiki seperti apa, tapi memang sudah uzur, sudah waktunya diganti,โ€ katanya di gedung DPR Jakarta, Selasa (30/6).

Insiden ini menurut politikus yang akrab disapa Kang TB itu, menunjukkan bahwa peralatan Angkatan Udara (AU) harus direnovasi dengan menggantinya pakai produk baru meski hanya dalam jumlah sedikit.

โ€œHarus beli jangan ada lagi hibah yang lebih mahal. Beli meski jumlahnya sedikit tapi kondisi baru dan ada TOT sehingga ada nilai tambah untuk PT DI (Dirgantara Indonesia),โ€ jelasnya. (fat/jpnn)

Artikel Terkait

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Terpopuler

Artikel Terbaru