Author Archives: Admin-1 Sumut Pos

Banjir Sentani: 104 Warga Meninggal Dunia

ANTARA FOTO/GUSTI TANATI
Sejumlah warga melihat rumah yang rusak akibat banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (17/3/2019). Jumlah korban bencana banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3/2019) malam kemarin, terus bertambah menjadi 104 orang meninggal.

JAYAPURA, SUMUTPOS.CO – Korban banjir di Sentani, Jayapura, Papua, terus bertambah. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga Rabu (20/3), tercatat sebanyak 104 orang meninggal dunia.

Dia memerinci,  97 orang korban di Kabupaten Jayapura dan tujuh  di Kota Jayapura. “Belum semua korban berhasil diindentifikasi,” kata Sutopo, Rabu (20/3).

Sutopo menjelaskan, ada 40 korban meninggal dunia yang belum diidentitikasi sehingga Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw memutuskan akan dimakamkan secara massal Kamis (21/3).

“Pemakaman massal diputuskan setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pihak gereja yang dituangkan dalam bentuk tertulis. Pemda Jayapura sudah menyiapkan lahan dan kendaraan untuk pemakaman massal,” paparnya.

Sutopo menambahkan, sebanyak 79 orang masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian sesuai dengan laporan masyarakat yang menyatakan anggota keluarganya belum ditemukan.

“Sebanyak 160 orang luka-luka di mana 85 orang luka berat dan 75 orang luka ringan,”  jelasnya.

Pengungsi juga terus bertambah. Tercatat 9.691 orang mengungsi yang tersebar di 18 titik pengungsi. Bertambahnya jumlah pengungsi karena rasa trauma dan takut akan adanya banjir bandang susulan mengingat hujan masih sering turun di wilayah Jayapura.

Bertambahnya pengungsi ini menyebabkan beberapa tempat pengungsian penuh dan kondisinya tidak nyaman. Selain itu juga menyulitkan dalam distribusi bantuan.

“Untuk itu, sesuai kesepakatan dalam rapat koordinasi di Posko Tanggap Darurat, dari 18 titik pengungsian yang ada saat ini akan dikumpulkan menjadi enam titik pengungsi agar memudahkan distribusi bantuan,” paparnya.

Pendataan kerusakan bangunan akibat bencana juga terus dilakukan. Tercatat 375 rumah rusak berat. Lima unit ibadah rusak berat.

Delapan sekolah rusak berat. Sebanyak 104 unit ruko rusak berat. Empat  jembatan rusak berat. Kemudian, empat ruas jalan rusak berat dan kerusakan bangunan lainnya. (boy/jpnn)

Kunjungi Hutan Bakau di Sumut Bareng Ilmuwan USU

Foto: Istimewa
HUTAN BAKAU: Wakil Dubes Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn, mengunjungi hutan bakau di Sumut, Rabu (20/3/2019).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Dubes Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn, mengunjungi hutan bakau di Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (20/3/2019). Dalam kunjungan itu, Rob Fenn bersama ilmuwan Universitas Sumatera Utara (USU) yang sedang meneliti perlindungan hutan bakau bekerjasama dengan ilmuwan Aberystwyth University di Britania Raya.

“Perlindungan hutan bakau penting untuk mengurangi efek-efek dari bencana alam, perubahan iklim, dan mendorong industri perikanan,” kata Rob Fenn saat mengunjungi hutan bakau yang direhabilitasi oleh komunitas lokal, bekerjasama dengan dua ilmuwan dari USU Medan dan ilmuwan Inggris.

Kedua peneliti USU tersebut adalah Dr Irda Safni (mengerjakan riset peningkatan produksi padi di bawah kemitraan Kemenristekdikti dan British Council) dan Dr Muhammad Basyuni (mengerjakan riset ekosistem hutan bakau di bawah kemitraan DIPI/LPDP dan UK Research and Innovation).

Sedangkan penelitian hutan bakau di Sumatera Utara yang dilakukan oleh Dr Mohammad Basyuni dari USU dan Dr Peter Bunting dari Aberystwyth University mendapatkan dana riset sebesar 11,5 miliar rupiah.

Adapun pendanaan rehabilitasi hutan bakau tersebut berasal dari Newton Fund dan DIPI & LPDP. Newton Fund adalah dana bantuan pemerintah Inggris untuk kemitraan UK-Indonesia Science & Technology Partnership, yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam perekonomian dan sosial.

Melalui kerjasama Newton Fund ini, Inggris bekerjasama dengan beberapa lembaga pendanaan riset seperti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Foto: Istimewa
Peneliti USU yang menerima bantuan dana riset dari Newston Fund, akan meneliti mengenai hutan bakau di Indonesia.

Selain meneliti mengenai hutan bakau, para peneliti yang menerima dana dari Newton Fund tersebut, juga akan mempelajari bagaimana meningkatkan produksi padi di Sumatra Utara melalui keasaman tanah.

Usai mengunjungi USU dan hutan bakau, Rob Fenn juga dijadwalkan bertemu dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Kamis (21/3), untuk berdiskusi aspek-aspek kerjasama di bidang pendidikan, investasi, teknologi dan lingkungan.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama pemerintah Inggris dan pemerintah provinsi Sumatera Utara.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn mengatakan: “Dengan potensi yang gemilang dari Sumatera Utara, banyak kesempatan dapat kita gali untuk kerjasama yang lebih erat. Melalui kerjasama di bidang riset, saya berharap Inggris dapat membangun lebih banyak kolaborasi dengan Sumatera Utara dan berkontribusi untuk pembangunan ekonomi dan kemakmuran masyarakatnya. Inggris menanam investasi di Indonesia sebesar 1,7 triliun rupiah untuk mendukung iklim bisnis dan mengembangkan teknologi digital. Melalui program second cities, kami ingin memastikan bahwa dampak dari dukungan yang kami berikan dapat juga dirasakan oleh wilayah-wilayah di luar Jakarta.”

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, mengatakan: “Sebuah kebanggaan bagi kami bahwa para peneliti Sumatera Utara berhasil mendapatkan pendanaan dari kemitraan riset dan inovasi pemerintah Inggris dan Indonesia. Kesempatan ini tidak hanya akan membantu mengembangkan potensi dan kapasitas para periset, tapi juga berdampak nyata – baik dalam peningkatan produksi padi dan perlindungan hutan bakau, hingga ke pengembangan ekowisata yang memacu perekonomian daerah Sumatera Utara.” (rel/mea)

Inggris Minati Kerjasama Bidang Riset & Teknologi dengan Sumut

Wakil Dubes Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn (kanan).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Negara Inggris berminat menjalin kerjasama dengan Sumatera Utara, di bidang pendidikan, investasi, teknologi dan lingkungan.

Untuk membicarakan hal itu, Wakil Dubes Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn, berkunjung ke Medan pada hari ini dan besok, Rabu-Kamis (20-21/3/2019). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama pemerintah Inggris dan pemerintah provinsi Sumatera Utara.

Rob Fenn dijadwalkan bertemu dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah untuk berdiskusi aspek-aspek kerjasama di bidang pendidikan, investasi, teknologi dan lingkungan.

Rob Fenn juga akan bertemu dengan dua peneliti Indonesia di Universitas Sumatera Utara
(USU) yang berkolaborasi dengan para peneliti Inggris dalam skema kerjasama Newton Fund. Newton Fund adalah dana bantuan pemerintah Inggris untuk kemitraan UK-Indonesia Science & Technology Partnership, yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam perekonomian dan sosial.

Melalui kerjasama Newton Fund ini, Inggris bekerjasama dengan beberapa lembaga pendanaan riset seperti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Kedua peneliti tersebut adalah Dr Irda Safni (mengerjakan riset peningkatan produksi padi di bawah kemitraan Kemenristekdikti dan British Council) dan Dr Muhammad Basyuni (mengerjakan riset ekosistem hutan bakau di bawah kemitraan DIPI/LPDP dan UK Research and Innovation). Penelitian hutan bakau di Sumatera Utara yang dilakukan oleh Dr Mohammad Basyuni dari USU dan Dr Peter Bunting dari Aberystwyth University mendapatkan dana riset sebesar 11,5 miliar rupiah.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn mengatakan: “Dengan potensi yang gemilang dari Sumatera Utara, banyak kesempatan dapat kita gali untuk kerjasama yang lebih erat. Melalui kerjasama di bidang riset, saya berharap Inggris dapat
membangun lebih banyak kolaborasi dengan Sumatera Utara dan berkontribusi untuk pembangunan ekonomi dan kemakmuran masyarakatnya. Inggris menanam investasi di
Indonesia sebesar 1,7 triliun rupiah untuk mendukung iklim bisnis dan mengembangkan
teknologi digital. Melalui program second cities, kami ingin memastikan bahwa dampak dari
dukungan yang kami berikan dapat juga dirasakan oleh wilayah-wilayah di luar Jakarta.”

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, mengatakan: “Sebuah kebanggaan bagi kami bahwa para peneliti Sumatera Utara berhasil mendapatkan pendanaan dari kemitraan riset dan inovasi pemerintah Inggris dan Indonesia. Kesempatan ini tidak hanya akan membantu mengembangkan potensi dan kapasitas para periset, tapi juga berdampak nyata – baik dalam peningkatan produksi padi dan perlindungan hutan bakau, hingga ke pengembangan ekowisata yang memacu perekonomian daerah Sumatera Utara.” (rel)

Pengumuman Hasil SNMPTN Dimajukan Jadi 22 Maret

Para siswa yang mengikuti SNMPTN, beberapa waktu lalu. 

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akan mengumumkan hasil seleksi jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) pada Jumat, 22 Maret 2019.

Dimajukannya jadwal pengumuman ini, menurut Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto, karena proses seleksi jalur SNMPTN sudah bisa diselesaikan lebih cepat.

“Agar bisa memberi kesempatan bagi siswa yang tidak lolos SNMPTN untuk mendaftar UTBK (Ujian Tes Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk PTN) gelombang satu maka pengumuman hasil seleksi jalur SNMPTN dimajukan menjadi Jumat, 22 Maret pukul 16.00 WIB,” ungkap Budi dalam pernyataan resminya, Selasa (19/3).

Mengenai penutupan pendaftaran UTBK gelombang satu dan pembukaan pendaftaran (UTBK) tahap dua, LTMPT sudah menetapkan jadwal.

Berdasarkan mekanisme pendaftaran dan pembayaran UTBK yang hanya berlaku selama 1×24 jam, maka perlu diperhatikan beberapa hal.

Di antaranya, pertama pendaftaran UTBK gelombang satu akan ditutup pada Minggu, 24 Maret pukul 22.00 WIB.

Kedua adalah pembukaan pendaftaran UTBK gelombang dua akan dimulai pada Senin, 25 Maret, pukul 10.00 WIB dan akan ditutup pada Senin, 1 April pukul 22.00 WIB.

“Kami berharap para peserta bisa menyimak jadwal ini dengan baik. Jangan sampai terlewat waktunya,” tandas Budi. (esy/jpnn)

Bandara Bukit Malintang Berkapasitas 500 Ribu Penumpang

Serah terima sertifikat tanah Bandara Bukit Melintang kepada Menhub.

MANDAILING NATAL, SUMUTPOS.CO – Pembangunan Bandara Bukit Malintang sudah bisa dimulai karena telah memenuhi persyaratan administratif dan teknis pembangunan bandara berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor KP 1278 tahun 2018.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga telah menyerahkan sertifikat tanah kepada Kemenhub.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan target-target dengan adanya Bandara Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal. Pertama, adalah memperluas konektivitas di wilayah NKRI.

Budi juga ingin dengan adanya bandara ini, nantinya akan mendorong sektor pariwisata dan perekonomian di Kabupaten Mandailing Natal. “Target dibangunnya bandara ini satu adalah mempersatukan NKRI dan tercipta konektifitas yang baik. Kemudian yang kedua adalah mendorong sektor pariwisata, karena turis pasti akan datang ke sini dikarenakan banyak keindahan yang ada di sini. Terakhir, agar ada peningkatan kapasitas ekonomi dari Kabupaten ini,” papar Budi.

Nantinya bandara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal ini akan dibangun dengan panjang runway 1.600 m dan terminal penumpang dengan kapasitas 500 ribu penumpang per tahunnya.(chi/jpnn)

Tambang Emas Martabe Komit Perkuat Petani Lokal

Foto: Dame/Sumut Pos
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Pramana Triwahjudi, saat menjadi pembicara dalam orientasi lanjutan bagi media tentang pertambangan Indonesia dan dunia yang digelar PT Agincourt Resources di Parapat, Senin (11/3/2019).

PARAPAT, SUMUTPOS.CO – Sejak beroperasi penuh tahun 2013 hingga kini, Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources di Batangtoru, Tapanuli Selatan, telah turut serta menggerakkan perekonomian masyarakat Batangtoru, hingga Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli  Selatan. Umur Tambang Emas Martabe sendiri diprediksi hingga tahun 2033. Berpeluang beroperasi lebih lama jika ditemukan cadangan deposit emas lainnya yang layak ditambang.

Lantas, bagaimana perekonomian masyarakat setempat nantinya, jika misalnya 15 tahun lagi Tambang Emas Martabe ditutup karena mineral berharga di bumi Batangtoru tidak lagi layak tambang?

“Ya, Tambang Emas Martabe telah menyikapi hal itu. Karena itu perusahaan komit menyejahterakan masyarakat desa lingkar tambang selama perusahaan tambang beroperasi. Sekaligus menyiapkan masyarakat untuk mandiri pascapenutupan tambang di masa mendatang., dengan berperan serta mengembangkan ekonomi lokal,” kata Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Pramana Triwahjudi, dalam orientasi lanjutan bagi media tentang pertambangan Indonesia dan dunia yang digelar PT Agincourt Resources selaku pengelola Tambang Emas Martabe di Parapat, Senin (11/3/2019) lalu.

Pengembangan ekonomi lokal, menurut Pramana, dilakukan dengan memperhatikan jenis mata pencaharian masyarakat sehari-hari. “Misalnya, dari 12 desa lingkar tambang di Kecamatan Batangtoru dan 3 desa di Kecamatan Muara Batangtoru yang berpopulasi sekitar 23 ribu penduduk, ternyata 77 persen di antaranya adalah petani. Selebihnya pedagang 13 persen, dan sektor jasa 10 persen. Melihat komposisi itu, kita memprioritaskan program unggulan di bidang pertanian,” jelas Pramana.

Pilihan itu diambil untuk menghindari masyarakat ‘terkejut badan’ jika dilatih dengan program unggulan yang bukan bidangnya sehari-hari.

Di bidang pertanian, Tambang Emas Martabe memfasilitasi program penangkaran padi seluas 7 hektare, pengembangan beras organik seluas 4 hektare, budidaya jagung pipil seluas 28 hektare, dan sistem budidaya beras konvensional.

“Banyak hal yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh petani Batangtoru, namun sekarang jadi program unggulan di sana. Misalnya program pertanian beras organik, terbukti hasil panen bisa dua kali lipat dibanding budidaya beras yang mereka gunakan sebelumnya. Selain itu, petani bisa menjual beras organik dengan harga dua kali lipat dibanding beras biasa. Konsepnya zero chemical, dipadu kemasan yang baik. Jadi petani mendapat keuntungan dua kali lipat hanya dengan memperbaiki sistem pertanian dan pemasaran,” katanya.

Foto: Dame/Sumut Pos
DISKUSI PANEL: Tiga dari empat pembicara dalam orientasi lanjutan bagi media tentang pertambangan Indonesia dan dunia yang digelar PT Agincourt Resources di Parapat, Senin (11/3/2019) lalu, saat diskusi panel. Dari kiri: Guru Besar Teknik Pertambangan ITB, Prof Dr. Ir. Irwandy Arief, MSc, mantan Direktur Teknik Lingkungan Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Mangantar S Marpaung, dan Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Pramana Triwahjudi. Dan Cepi Septiadi (kanan) selaku moderator.

Untuk pembibitan padi, petani juga dilatih budidaya yang baik. Misalnya jika saat padi ditanam ada padi yang tumbuh lebih tinggi  dibanding ‘teman-temannya’, petani harus mencabut dan membuangnya. Tujuannya, agar bibit yang dihasilkan tidak rusak dan tidak terkontaminasi bibit jenis lain. Nantinya, bibit itu dijual dengan menyertakan sertifikat baku mutu.

Tambang Emas Martabe juga melatih petani membudidayakan tanaman holtikultura sesuai daya dukung daerah setempat. Antara lain penanaman semangka seluas 0,5 hektare, pisang seluas 2 hektare, kunyit seluas 5 hektare, kelapa hibrida 1.000 pohon, dll. Penanaman holtikultura ini difokuskan di dua desa lingkar tambang, sebagai Kawasan Rumah Pangan Lestari untuk mewujudkan penganekaragaman pangan.

Selain pertanian, Tambang Emas Martabe juga memandirikan masyarakat dengan pengembangan perikanan. Yakni budidaya lele sebanyak 20 kolam, budidaya ikan tawar, dan penangkaran ikan jurung.

“Selebihnya, kami mengembangkan sejumlah UKM, yakni Minimarket Sahata, Rumah Kue Bagasta, Rumah Kompos Comapro, dan mendampingi hingga terbentuk 6 koperasi.  Kami juga melatih warga di bidang manajemen keuangan, mekanik LV, pallete craft, dll. Selain itu, kita melatih potensi usaha baru di bidang produk palet, serbuk palet, dan batik,” jelasnya.

Selain bidang pertanian, Tambang Emas Martabe juga memandirikan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur publik, dan identitas sosial dan budaya.

“Mungkin hasilnya belum terlalu signifikan. Tapi semua itu adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap dinamika kehidupan masyarakat. Proyek tanggung jawab sosial perusahaan ini memberi nilai tambah di wilayah di mana kami bekerja, mengembangkan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan. Kami berharap, semua program ini bermanfaat bagi banyak orang dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Provinsi Sumatera Utara,” kata Pramana. (mea)

Tahun Ini, Pemerintah Rekrut 250 Ribu CPNS dan PPPK

Ribuan orang mengikuti tes calon pegewai negeri sipil (CPNS)-Ilustrasi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tahun ini, pemerintah akan merekrut 250 ribu CPNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Formasi itu terdiri dari 150 ribu PPPK dan 100 ribu CPNS.

Formasi 150 ribu PPPK ini terbagi dalam dua tahap. Untuk tahap pertama sudah berlangsung dan tinggal menunggu pengumuman kelulusan. Sedangkan tahap dua, dilaksanakan pascapilpres 2019.

“Sekalian saya umumkan di depan anggota DPR, pemerintah tahun ini akan merekrut 250 ribu PPPK dan CPNS. Ini untuk memenuhi kekurangan SDM di instansi pemerintah,” kata MenPAN-RB Syafruddin dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Senin (18/3).

Pada kesempatan sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, nantinya rekrutmen PPPK akan dilaksanakan lebih dulu dibandingkan CPNS. Alasannya, pelamar PPPK lebih banyak dibandingkan CPNS.

“Kalaupun rekrutmen dibuka pascapilpres, tapi pelaksanaannya tidak bersamaan. Yang lebih dulu direkrut adalah PPPK karena pelamarnya banyak banget,” tuturnya.

Mengenai formasi PPPK, lanjut Bima, harusnya sisa 75 ribu. Namun, dalam rekrutmen tahap satu, dari 75 ribu formasi yang disiapkan, hanya terisi 50 ribuan. Sehingga sisa formasi itu akan ditambahkan dalam rekrutmen tahap dua. (esy/jpnn)

Pria Asal Deliserdang Curi Uang Kotak Amal di Bali

dok Polresta Denpasar
Polsek Kawasan Laut Benoa amankan barang bukti dan tersangka kasus pencurian kotak amal Masjid Bahari Benoa pada Jumat (15/3/2019).

BALI, SUMUTPOS.CO – Seorang oknum anak buah kapal (ABK) asal Deli Serdang, Sumatera Utara berinisial AL (28), mencuri kotak amal Masjid Bahari di kompleks Pelabuhan Benoa, Bali.

Namun, aksi tak terpujinya itu harus dibayar mahal. AL harus mendekam sementara di tahanan Mapolsek KP3 Pelabuhan Benoa.

“Pelaku kami tangkap saat sembunyi di dalam kapal,” ujar Kapolsek KP3 Benoa Ni Made Sukerti seperti dilansir Radar Bali (Jawa Pos Group), Senin (18/3).

Menurut Kompol Sukerti, pelaku beraksi pada Jumat (15/3) pagi. Saat itu dengan menyamar hendak bersembahyang, pelaku mengambil kotak amal masjid. Setelah menguras isi kotak amal, pelaku langsung kabur.

Setelah mendapat laporan takmir masjid, polisi langsung bergerak. “Tim bergerak bersama saat melakukan penangkapan terhadap pelaku karena pelaku tergolong nekat untuk antisipasi pelaku melompat ke laut,” katanya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 1.076.000, obeng, dan dua buah kotak amal mesjid.

Saat ini pelaku resmi ditahan polisi dan tengah dilakukan penyidikan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (rb/mus/mus/JPR)

18-31 Maret, Medan Great Sale Diikuti 500 Pelaku Usaha

Asisten Umum Setda Kota Medan, Renward Parapat, membuka Medan Great Sale 2019 di Emerald Garden Hotel, Senin (18/3). Medan Great Sale 2019 tahap I digelar 18-31 Maret 2019.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pesta diskon terbesar di Kota Medan, bertajuk Medan Great Sale 2019 resmi dibuka Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin,S. MSi, MH diwakili Asisten Umum (Asmum) Setda Kota Medan Renward Parapat, di Emerald Garden Hotel, Senin (18/3). Medan Great Sale 2019 tahap I digelar 18-31 Maret 2019.

Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini Medan Great Sale menggandeng Grab dan Angkasa Pura II untuk turut terlibat dalam memeriahkan pesta diskon ini.

Pembukaan ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan Asmum bersama Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan, General Manajer PT. Angkasa Pura II Cabang Kuala Namu Bayu Iswantoro,Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, dan Perwakilan Dandim 0201/BS.

Wali Kota Medan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asmum mengatakan, Kota Medan kini tengah gencar dibangun sebagai Kota Wisata terus berbenah baik dari segi objek pariwisata maupun dari segi event  yang dapat menarik pengunjung wisata ke kota yang sering dijuluki Tanah Deli ini. Salah satu strateginya adalah dengan menggelar pesta diskon yang melibatkan asosiasi dan para pelaku industri pariwisata serta ekonomi kreatif yang dikenal dengan Medan Great Sale.

“Pemko Medan memang sedang berupaya menjadikan Kota Medan sebagai Kota Wisata. Medan Great Sale ini merupakan salah satu langkah inovasi Dinas Pariwisata untuk mewujudkan hal tersebut. Nantinya akan banyak penawaran dan paket promo menarik dari berbagai merchant, pusat perbelanjaan, hotel, restoran, tempat wisata, dan industri serta usaha jasa lainnya,” ujar Renward.

Lebih lanjut, Renward menyampaikan, bahwa Medan Great Sale ini dilakukan untuk menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kota Medan. Karena  kunjungan wisata  tahun ini ditargetkan lebih kurang 300.000 wisatawan, dan Pemko Medan berkomitmen untuk mencapai target tersebut bahkan harus lebih banyak lagi yang berkunjung ke Medan.

“Target kunjungan wisatawan ini dapat terwujud jika kita semua para stakeholder pariwisata dapat bekerja sama dalam mempromosikan dan membuat kegiatan yang dapat menarik perhatian wisatawan. Melalui Medan Great Sale yang nantinya akan dilaksanakan dua kali yakni  18-31 Maret dan 1-14 Juli 2019 diharapkan kunjungan wisata akan meningkat,” kata Renward.

Selain untuk menarik kunjungan wisata, Medan Great Sale ini juga menjadi wadah pengembangan promosi produk-produk industri wisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Medan. Sehingga ke depannya akan semakin memacu para pelaku industri wisata seperti pelaku UKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya.

“Saya berharap dengan adanya gelaran Medan Great Sale ini membawa manfaat kepada para pelaku industri wisata, ekonomi kreatif dan UMKM yang ada di Kota Medan,” pungkas Renward.

Senada dengan Renward, Kepala Dinas Parwisata Kota Medan, Drs. Agus Suriyono mengatakan event Medan Great Sale 2019 ini merupakan program yang memberikan diskon kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan. Great sale tahun ini lebih mengedepankan sektor pariwisata dan digitalisasi ekonomi kreatif.

“Lebih dari 500 pelaku usaha mengikuti event Medan Great Sale ini, dengan adanya event ini kita berharap dapat mendatangkan lebih banyak wisatawan ke kota Medan dan para pelaku usaha yang terlibat dalam event ini memproleh manfaat sehingga dapat menggerakan ekonomi kerakyatan.”harap Agus Suriyono.

Disamping itu, kehadiran Medan Great Sale ini, lanjut Agus, lebih mengedepankan sektor wisata dan digitalisasi ekonomi kreatif. Dimana era industri 4.0 yang saat ini memang lekat dengan dunia digital. Untuk itu semua sektor khususnya industri wisata dan ekonomi kreatif harus turut berkembang ke arah industri 4.0.

“Untuk itu mendukung hal tersebut, Medan Great Sale tahun ini Dinas Pariwisata menggandeng Grab dan Angkasa Pura II untuk mendukung dan memeriahkan Medan Great Sale agar semakin semarak. Saya berharap warga Kota Medan maupun wisatawan dapat menikmati gelaran Medan Great Sale Tahun 2019 ini,” ungkap Agus. (rel)

11.000 Lowongan Kerja BUMN Diperpanjang Hingga 24 Maret

Fizkes
Ilustrasi mencari pekerjaan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Seharusnya dibuka mulai 8 Maret hingga 17 Maret 2019, pendaftaran 11.000 lowongan kerja di 110 badan usaha milik negara ( BUMN), diperpanjang hingga 24 Maret 2019.

Dalam menyelenggarakan kegiatan ini, Kementerian BUMN menggandeng Forum Human Capital Indonesia (FHCI). Yang berminat mengikuti program ini bisa langsung mendaftar di portal rekrutbersama.fhcibumn.com.

“Sobat, terima kasih atas antusiasnya mengikuti #rekrutbersamaBUMN ini. Ada kabar gembira nih, pendaftaran dibuka sampai tanggal 24 Maret 2019,” demikian bunyi cuitan akun Twitter resmi FHCI, @fhcibumn pada Senin (18/3/2019).

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, program rekrutmen bersama BUMN yang baru dilaksanakan tahun ini terbuka untuk 11.000 posisi di 110 perusahaan BUMN. Rini mengatakan, 11.000 posisi tersebut terbuka untuk semua lulusan, dari SLTA/SMK, vokasi, S1, hingga S2.

“Mulai tahun ini untuk pertama kali kami lakukan rekrutmen bersama karena menyadari betul, BUMN jumlahnya banyak dan yang ikut sama-sama rekrutmen ini ada 110 perusahaan, dan sebetulnya keseluruhan BUMN itu ada 143 perusahaan,” ujar Rini ketika secara resmi membuka rekrutmen bersama BUMN di Lampung, Jumat.

Dalam rekrutmen bersama kali ini, 11.000 posisi yang dibuka terbagi atas 9.000 posisi untuk rekrutmen umum, 1.000 posisi rekrutmen khusus disabilitas, dan 1.000 rekrutmen lain khusus kawasan timur Indonesia. Perencanaan rekrutmen ini sudah dilakukan sejak lebih dari satu tahun lalu, dimulai dari identifikasi kebutuhan setiap BUMN, kemudian kebutuhan industri, hingga kompetensi serta lokasi kerja. (akhdi/kps)

Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sentani Capai 73 Orang

ANTARA FOTO/GUSTI TANATI
Sejumlah warga melihat rumah yang rusak akibat banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (17/3/2019). Jumlah korban bencana banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3/2019) malam kemarin, hingga data yang masuk pada Minggu sore, terus bertambah menjadi 63 orang.

TIMIKA, SUMUTPOS.CO – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Jayapura mencapai 73 orang. Berdasarkan sumber data Posko Induk Penanggulangan Bencana di Kantor Bupati Jayapura, hingga Minggu (17/3/2019) pukul 20.00 WIT, untuk korban tewas akibat banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura berjumlah 66 orang.

Sedangkan korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Ampera, Kotamadya Jayapura berjumlah tujuh orang. Korban yang belum ditemukan berjumlah 43 orang yang tersebar di Kampung Milimik Sentani berjumlah 34 orang, Kompleks Perumahan Inauli Advent 6 orang, dan Doyo Baru 3 orang. Sementara untuk jumlah pengungsi mencapai 4.153 jiwa.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah. Personil TNI/Polri dikerahkan di setiap titik yang dianggap sebagai tempat terparah dan terdapat korban jiwa guna melakukan pencarian.

“Anggota masih terus melakukan pencarian para korban yang belum ditemukan dan untuk korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Bhayangkara dan untuk korban luka-luka masih dirawat di beberapa rumah sakit seperti RS Yowari Sentani, RS Dian Harapan Waena dan RS Bhayangkara Jayapura,” ujar Kamal, dalam keterangan tertulisnya, Minggu malam. (irsul/kps)

Jokowi Sambangi Lokasi Bom Bunuh Diri di Sibolga

Presiden Jokowi menyambangi lokasi ledakan bom di rumah terduga teroris Abu Hamzah di Sibolga, Sumatera Utara.

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengunjungi lokasi ledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara. Kedatangannya untuk menemui ratusan warga yang kehilangan rumah akibat ledakan tersebut.

Usai meresmikan pelabuhan, Jokowi menyambangi lokasi ledakan di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas. Dia didampingi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk dan politikus senior Golkar kelahiran Sibolga, Akbar Tanjung.

Dengan pengamanan standar untuk level presiden, Jokowi dan rombongan menelusuri gang sempit ke lokasi yang berada di tengah pemukiman padat. Setelah berjalan sekitar 100 meter baru terlihat kerusakan akibat ulah seorang teroris perempuan itu.

Rumah pelaku yang merupakan sumber ledakan, kini sudah jadi tanah lapang. Sementara puluhan rumah di sekitarnya rusak parah.

Di tengah tanah lapang itu Jokowi mendengarkan penjelasan Wali Kota Syarfi Hutahuhuruk tentang dampak ledakan. Menurut Syarfi, total ada 161 rumah terdampak.

Setelah meninjau lokasi ledakan, Jokowi mendatangi posko tanggap darurat BNPB. Ratusan warga korban ledakan sudah menunggunya di tempat itu.

Pada kesempatan itu Jokowi menyerahkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp 1 miliar kepada para korban. Dia pun menjanjikan perhatian khusus dari pemerintah pusat.

“Saya akan perintahkan Menteri Sosial ke sini,” ujarnya.

Seperti diketahui, bom meledak di Sibolga pada Rabu (13/3) dini hari. Bom diledakkan Solimah, istri teroris Abu Hamzah. (dil/jpnn)

Jokowi Terhipnotis Goyang Sigale-gale

Prayugo Utomo/ JawaPos.com
Warga berebut untuk bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat Pagelaran Lintas Budaya, Lintas Etnis Provinsi Sumatera Utara di Stadion Teladan, Medan, Sabtu malam (16/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak Jumat petang (16/3), seputaran Stadion Teladan, Kota Medan begitu sesak. Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir dalam Pagelaran Lintas Budaya, Lintas Etnis Provinsi Sumatera Utara.

Kawasan itu macet total. Banyaknya kendaraan warga yang diparkir di pinggir jalan menyebabkan akses menyempit. Kemacetan bahkan terasa sampai jalan-jalan tikus.

Warga dari berbagai daerah memang sudah datang ke kandang PSMS itu sejak sore. Jumlahnya semakin membludak menjelang azan Magrib. Pintu gerbang stadion disesaki antrean. Mereka yang mau masuk ke dalam harus melalui pemeriksaan ketat dari pasukan pengamanan presiden (paspampres).

Selepas Magrib, acara dimulai. Lampu sorot mulai memancar ke berbagai arah.

Sekitar pukul 19.30 WIB, rombongan Jokowi tiba. Jokowi tampak gagah dengan balutan busana teluk belanga Melayu berwarna hitam. Warnanya begitu hidup. Makin gemerlap dengan aksen benang berwarna emas. Di kepalanya tersemat Tengkolok. Kain songket yang dijadikan ikat kepala.

Busana yang dipakai Jokowi ternyata sama dengan yang dipakainya saat menjalani prosesi pemberian gelar bangsawan Kesultanan Deli, Oktober tahun lalu. Dia disematkan gelar Tuanku Seri Indra Utama Junjungan Negeri.

Makna gelar yang diberikan adalah harapan agar Jokowi senantiasa menjadi pemimpin yang baik. Gelar yang disematkan termasuk gelar tertinggi bangsawan di kesultanan.

Iriana juga tampak cantik dengan balutan busana Melayu berwarna ungu. Lengkap dengan selendang berwarna terang.

Seperti biasa, Jokowi menjadi rebutan bersalaman dan berswafoto. Untuk menuju panggung saja, rombongan tampak kesulitan. Sebab harus menerobos lautan manusia.

Di panggung utama, Jokowi disuguhi tarian berbagai etnis. Senyum semringah terpancar di wajah Jokowi saat boneka gale-gale mulai bergoyang. Menari dengan rancak. Pandangan Jokowi tampak fokus, seolah-olah terhipnotis dengan penampilan tarian khas Batak Toba itu.

Ditambah lagi alunan musik khas daerah Toba yang semakin menyemarakkan acara. Kakek dari Jan Ethes Sri Narendra itu tampak begitu menikmati jalannya acara.

Usai beberapa pertunjukan, Jokowi berpidato. Dia mengapresiasi pertunjukan yang disuguhkan.

Mertua Bobby Afif Nasution itu mengatakan, pertunjukan itu adalah buah dari kekayaan perbedaan etnis di Indonesia. Hal membanggakan buat Indonesia yang punya beragam budaya.

Lantaran sedang musim Pemilu, dia kembali mengingatkan kepada masyarakat agar perbedaan pilihan tak sampai memicu konflik.

“Saya tahu sejarah di Sumut, tidak ada yang namanya perpecahan, tidak ada yang namanya perbedaan. Oleh sebab itu jangan sampai karena urusan pilihan bupati, wali kota, gubernur, dan presiden, kita merasa tidak sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” pesan Jokowi.

Dia juga menyebut Sumatera Utara adalah miniatur Indonesia. “Di sini ada suku Batak, Karo, Mandailing, ada suku pakpak. Ada suku Melayu, ada suku Noas, ada etnis Tionghoa dan India,” lanjutnya.

Mantan Wali Kota Solo itu juga mengajak masyarakat untuk datang ke TPS pada 17 April mendatang. Sebab partisipasi masyarakat menentukan nasib Indonesia lima tahun mendatang. (yugo/JPC)

Kenaikan Gaji PNS Paling Tinggi Rp300 Ribu

Ilustrasi PNS. Pemerintah memasikan ada kenaikan gaji untuk PNS. Kenaikan itu nilai tertingginya mencapai Rp 300 ribu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Aturan terkait kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) akhirnya terbit. Yakni, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019. Dalam PP tersebut, dipastikan bahwa kenaikan gaji PNS sebesar 5 persen. Kenaikan gaji pokok PNS tersebut bervariasi. Mulai Rp 81.500 hingga Rp 300.900.

Berdasar PP yang diteken 13 Maret tersebut, kenaikan gaji PNS tahun ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan abdi negara. Pencairan gaji baru PNS selama Januari-Maret 2019 akan dirapel dan dibayarkan secara penuh pada April. Aturan lebih detail terkait kenaikan gaji PNS tersebut akan dimuat dalam peraturan menteri keuangan (PMK). “PMK ini menjadi petunjuk teknis,” kata Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

Pengamat ekonomi Bhima Yudhistira menilai, keputusan Presiden Jokowi menaikkan gaji PNS menjelang pemilu menunjukkan bahwa itu merupakan kebijakan populis. Dia menyebutkan, di awal pemerintahan, Jokowi berjanji bahwa APBN akan diarahkan untuk belanja infrastruktur yang produktif. Kenyataannya, menjelang Pemilu 2019, belanja pegawai justru naik 22 persen dan belanja barang naik 18,4 persen dalam periode yang sama. Sementara itu, belanja modal yang berkaitan dengan infrastruktur turun 9,25 persen.

Bhima mempertanyakan dampak kenaikan gaji PNS terhadap perekonomian domestik. “Naiknya gaji PNS belum mampu mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara nasional,” lanjutnya. (ken/c10/fal)

Pecahan JAD, Kelompok Sibolga Beraksi tanpa Perintah

Rumah yang dikontrak terduga teroris di Sibolga, dijaga aparat kepolisian.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Jaringan Ansharut Daulah (JAD) ternyata terpecah. Diperkirakan sejak 2016 lalu terbentuk jaringan baru bernama Jamaah Anshar Daulah Khilafah Nusantara (JADKN).

“Iya terpecah. Antara JAD dan JADKN. Tadinya satu kelompok,” kata Pengamat Terorisme Al Chaidar Abdul Rahman Puteh, seperti dikutip dari JawaPos.com, Minggu (17/3).

Ia menerangkan, anggota JADKN lah yang belakangan ditangkap aparat Kepolisian. Salah satunya, Husain alias Abu Hamzah yang diciduk di Sibolga, Sumatera Utara.

Ciri dari jaringan JADKN yakni melakukan aksi secara tunggal atau lonewolf. Mereka juga melakukannya tanpa perintah.

Sebab bisa dibilang, jaringan ini tidak memiliki pemimpin seperti JAD yang dulu di bawah hirarki Aman Abdurrahman. “Polanya lonewolf. Tanpa hirarki yang ketat,” ungkap Al Chaidar.

Lalu, ciri khas lain dari JADKN yakni melibatkan keluarga dalam aksi teror. Bahkan tak segan-segan mereka melakukan aksi bom bunuh diri melibatkan istri dan anak-anak.

Seperti yang dilakukan Solimah, istri Abu Hamzah yang memilih bom bunuh diri ketimbang menyerah ke tangan aparat keamanan usai suaminya ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Jika ditarik ke belakang, ada pula aksi bom di Surabaya dengan pelibatan serupa.

“Ya, inilah yang kita sebut familial suicide terrorism atau familial suicide bombing. Bom bunuh diri sekeluarga,” beber Al Chaidar.

Bom bunuh diri satu keluarga ini katanya, merupakan ciri-ciri aksi yang dilakukan ISIS (Negara Islam di Iraq dan Suriah). “Ini adalah ciri bom ISIS,” imbuhnya.

Dan hal ini yang menjadi pembeda antara JAD dan JADKN. “Aman Abdurrahman (pemimpin JAD) tidak setuju dengan bom bunuh diri yang melibatkan anak-anak dan istri,” pungkas Al Chaidar. (desyinta/JPC)

Polisi Dalami Asal Bahan Peledak Uppang

Tim Gegana meledakkan 3 kg bahan peledak milik terduga teroris, di Sibolga, Kamis (14/3/2019).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Bahan peledak yang dimiliki kelompok Husein alias Abu Hamzah alias Uppang di Sibolga, mencapai 300 kg. Hal tersebut menjadi tanda tanya besar dari mana kelompok itu bisa mendapatkan bahan peledak tersebut. Karena itu, Polri diminta mendorong peningkatan pengawasan jual beli bahan peledak. Mulai bahan peledak siap pakai hingga berbagai bahan campurannya.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan, Densus 88 Antiteror masih mendalami asal muasal bahan peledak tersebut. Bisa jadi ada pemasok bahan peledak untuk kelompok Abu Hamzah. “Tidak menutup kemungkinan,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan pengawasan terhadap jual beli bahan peledak sangat penting. Apabila pembelian bahan peledak terdeteksi sejak awal, tentu upaya pencegahan lebih cepat dilakukan. “Makanya kami kaji untuk mengetahui apa solusinya,” ucapnya.

Sementara itu, pengamat terorisme Al Chaidar menjelaskan, selama ini bahan peledak atau zat kimia yang bisa diracik untuk menjadi bahan peledak memang dijual bebas. “Sebenarnya bukan bahan peledak, tapi bisa digunakan untuk menjadi bahan peledak,” paparnya.

Karena itu, lanjut dia, menjadi penting untuk mendata setiap orang yang membeli bahan peledak atau bahan yang bisa diracik menjadi bahan peledak. “Setiap pembelian perlu untuk menyertakan identitas sehingga dapat diawasi,” jelasnya.  (idr/far/c17/git)

Banjir Sentani: 50 Orang Tewas, Puluhan Luka-luka

Sebuah mobil terjungkap, dalam banjir bandang di Sentani, Jayapura. Hingga Minggu siang, tercatat ada 50 orang meregang nyawa.

SENTANI, SUMUTPOS.CO – Evakuasi korban banjir bandang di Sentani Kabupaten Jayapura, Papua terus dilakukan. Jumlah korban terus bertambah, 50 orang dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, dari 50 orang meninggal dunia, 38 jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua, tujuh jenazah di RS Marthin Indey, dan lima jenazah di RS Yowari.

“Sebanyak 49 korban sudah berhasil diidentifikasi sedangkan satu jenazah masih dalam proses identifikasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (17/3).

Sementara itu, 59 orang luka-luka dirujuk ke PKM Sentani, RS Bhayangkara, dan RS Yowari. Dinas Kesehatan Jayapura dan Dinas Kesehatan Papua mengkoordinir penanganan tim medis bagi korban.

Evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban diintensifkan untuk mencari korban. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan belum semua daerah terdampak dijangkau karena tertutup pohon, batu, lumpur, dan material banjir banjir bandang.

Menurutnya, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang.

‘Kepala BNPB bersama unsur dari Kementerian/Lembaga hari ini berangkat ke Sentani untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada Pemda Jayapura dan Papua,” pungkas Sutopo. (JPC)

Jokowi Ingin Ekspor CPO Dilakukan dari Pelabuhan Sibolga

Presiden Jokowi meresmikan Pelabuhan Sibolga, di Sibolga Sumut, Minggu (17/3/2019).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 pada Minggu, (17/3). Dalam kesempatan itu, turut hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana, serta jajaran Direksi Pelindo 1 dan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutahuruk.

Pelindo 1 telah menyelesaikan seluruh pengembangan Pelabuhan Sibolga. Hal itu meliputi, penataan terminal multipurpose termasuk perluasan dermaga untuk petikemas dan general cargo; perluasan dermaga ferry 400 m2; pembangunan container yard; perkuatan dermaga; trestle; dan breasting dolpin; serta pemasangan crane dermaga (fix crane).

Selain itu, juga dilakukan penataan Terminal Penumpang dan pembangunan skybridge dengan panjang 150 meter. Yang mana skybridge itu menghubungkan dermaga ferry dengan terminal penumpang yang bertujuan untuk meningkatlan keselamatan penumpang karena jalur penumpang terpisah dari jalur kendaraan. Pengembangan Pelabuhan Sibolga secara keseluruhan sudah mencapai 100 persen.

“Saya menyambut baik penyelesaian penataan Pelabuhan Sibolga yang dilengkapi dengan menambah fasilitas. Sehingga bisa mengakomodir peningkatan jalur logistik barang dan jasa. Harapannya, nanti kita bisa menambah fasiilitas storage CPO (Crude Palm Oil). Sehingga ekspor langsung CPO melalui Pelabuhan Sibolga,”terang Presiden RI, Joko Widodo.

Ia melanjutkan, dengan penataan Pelabuhan Sibolga yang memiliki lokasi strategis, mampu meningkatkan perekonomian khususnya untuk masyarakat sekitar.

Ground breaking pengembangan Pelabuhan Sibolga ini, dilakukan pada tahun 2016. Saat itu, Presiden Joko Widodo hadir secara langsung melakukan ground breaking. Dan saat ini, pengembangan telah selesai 100 persen, Pelabuhan Sibolga siap digunakan.

Sebagai Pelabuhan Pengumpul, Pelabuhan Sibolga telah dilengkapi dermaga Multipurpose dengan panjang keseluruhan 153 meter yang memiliki panjang tambatan 405 meter. Dermaga ini mampu disandari empat kapal sekaligus atau maksimal ukuran kapal 6.000 GT, kedalaman kolam 6-7 MLWS dan luas lapangan penumpukan 6.061 m2. Saat ini, dermaga Pelabuhan Sibolga dapat menampung petikemas hingga 20 ribu TEUs/tahun yang sebelumnya hanya mampu menampung sebanyak 7 ribu TEUs/tahun.

Untuk menunjang kualitas dan kecepatan pelayanan bongkar muat, Pelabuhan Sibolga juga didukung dengan peralatan bongkar muat berupa 1 unit Fix Crane dengan kapasitas 40 Ton. Fix Crane itu mampu meningkatkan produktivitas bongkar muat dari rata-rata 15 Box/Crane/Hour (BCH) menjadi 25 BCH untuk peti kemas dan general cargo dari 60 ton/jam menjadi rata-rata 120 ton per jam, serta 1 unit reachstaker.

Menteri BUMN, Rini Soemarno dalam kesempatan itu mengungkapkan, terus mendorong BUMN untuk terus meningkatkan perannya. Terutama dalam meningkatkan pemerataan ekonomi melalui ketersediaan infrastruktur pelabuhan yang memadai.

“Saya bangga pengembangan pelabuhan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi telah dilakukan oleh Pelindo 1. Pelabuhan Sibolga saat ini sudah jauh lebih bagus dibandingkan dengan sebelumnya, fasilitas sudah memadai. Semoga ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa,” ungkap rini Soemarno.

Dengan pengembangan Pelabuhan Sibolga ini, diharapkan mampu menekan biaya logistik arus barang yang melewati Pelabuhan Sibolga. Dengan Fasilitas yang telah disediakan, diharapkan mampu memudahkan penumpang pengguna transportasi laut dan pengoperasian fix crane dalam menjalankan aktivitas bongkar muat barang untuk kegiatan ekspor impor.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi optimis Pelabuhan Sibolga akan membawa dampak positif secara nasional. “Pelabuhan Sibolga ini diharapkan mampu menjadi contoh pelabuhan yang bagus, indah, dan produktif yang berada di Pantai Barat Sumatera,” jelas Budi Karya Sumadi.

Lebih lanjut, Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana mengungkapkan, dengan pengembangan Pelabuhan Sibolga, saat ini telah terjadi peningkatan kinerja pelayanan. Hal itu terlihat dari peningkatan arus barang dimana jumlah bongkar muat peti kemas tahun 2018 mencapai 7.105 TEUs meningkat dibandingkan periode tahun 2017 sebesar 6.739 TEUs.

“Sementara untuk layanan penumpang, jumlah total penumpang yang memanfaatkan jasa pelabuhan selama 2018 mencapai tujuh puluh tiga ribu delapan puluh lima orang. Meningkat tiga puluh empat koma delapan puluh persen jika dibanding tahun 2017 sebesar lima puluh empat ribu dua ratus lima belas orang,” tambah Bambang Eka Cahyana.

Penataan Terminal Penumpang Pelabuhan Sibolga dengan luas keseluruhan 2.786 m2, mampu menampung sebanyak 500 orang. Jumlah yang meningkat jika dibandingkan dengan terminal penumpang lama yang hanya mampu menampung 80 orang.

Terminal Penumpang ini mengusung konsep modern dengan sentuhan etnik yang diharapkan mampu menjadi icon baru bagi Kota Sibolga. Serta dapat menjadi pintu gerbang dalam mendukung peningkatan potensi sektor kepariwisataan terutama di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias dan daerah disekitarnya.

Pelabuhan Sibolga juga diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi/industri dan hasil tambang, transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera Utara.

“Pengembangan kapasitas layanan Pelabuhan Sibolga yang kami lakukan ini merupakan wujud dukungan kami atas visi Nawacita serta konsep membangun dari pinggiran yang ditetapkan Pemerintah. Kami optimis, ke depan, Pelabuhan Sibolga mampu membawa multiplier effect yang luar biasa bagi perekonomian. Sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara khususnya dan Indonesia bagian Barat,” tutup ” tandas Bambang Eka Cahyana. (rel/budi)

Pembangunan Bandara di Madina Segera Dimulai

istimewa
Bandara Internasional Silangit di Tapanuli Utara-Ilustrasi. Dalam waktu dekat, Bandara Bukit Malintang di Kabupaten Mandailing Natal, akan dibangun

MANDAILING NATAL, SUMUTPOS.CO – Pembangunan Bandara Bukit Malintang di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara akan segera dilaksanakan.

Pembangunan tersebut bisa dimulai karena bandara ini telah memenuhi persyaratan administratif dan teknis pembangunan bandara berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor KP 1278 tahun 2018, tentang penetapan lokasi Bandar Udara Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga telah menyerahkan sertifikat tanah kepada Kemenhub.

“Kalau saya lihat tanah sudah diserahkan, kami antusias untuk melaksanakannya dan Inshaa Allah akhir 2021 selesai,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat peninjauannya ke titik lokasi pembangunan bandara, Sabtu (16/3).

Bandara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal ini akan dibangun dengan panjang runway 1.600 m dan terminal penumpang dengan kapasitas 500 ribu penumpang per tahunnya.

“Memang kami rencanakan untuk bisa didarati oleh pesawat ATR 72, sehingga panjang  runway 1.600 meter, serta bangunan terminal nya kira-kira untuk kapasitas 500 ribu penumpang dalam setahun,” jelasnya. (chi/jpnn)

Debat

Oleh : Dahlan Iskan

Menarikkah debat calon wakil presiden nanti malam?

Kalau topik debatnya bisa diubah tentu kejadian di Selandia Baru lebih aktual. Juga sangat mendasar. Bagaimana seorang teroris memakai kamera di tubuhnya. Menyiarkan secara live aksinya: memarkir mobil, membuka bagasi, mengambil senjata api, memasuki masjid, menembaki jemaah yang lagi salat Jumat. Semua dilakukannya dengan tenang. Sampai 49 jemaah meninggal dunia.

Bagaimana teroris itu memosting seluruh rencananya. Cukup detil. Bahkan menyiarkan lewat medsos saat-saat keberangkatannya. Menuju masjid yang disasarnya.

Tentu KPU tidak akan mengubah topik. Sudah terlanjur dibocorkan kisi-kisinya.

Maka kita akan mengikuti debat cawapres nanti dengan prihatin.

Keduanya tentu akan berebut menarik simpati. Teror di masjid Selandia Baru itu akan jadi pembuka.

Saya kenal dua-duanya. Kyai Ma’ruf Amin, cawapresnya Pak Jokowi itu, adalah komisaris Bank Nusumma. Saat saya menjadi direktur utamanya. Kami sering rapat yang dipimpin Gus Dur. Yang saat itu menjadi komisaris utama Nusumma.

Kyai Ma’ruf juga sering ikut rapat kabinet. Di zaman Pak SBY sebagai presiden. Beliau anggota dewan pertimbangan presiden. Saya sebagai sesuatu di situ. Kami sering bertegur sapa. Sebelum sidang. Kadang sesudahnya. Atau saat sama-sama ke musala di dekat ruang sidang.

Sandiaga Uno, cawapresnya Pak Prabowo, juga saya kenal. Sesama pengusaha. Dan sesama penggemar olahraga. Bahkan saya mengenalnya sejak ia masih di awal karirnya. Itu pernah saya ungkapkan di layar TV. Agak panjang lebar. Sebelum saya tahu ia akan jadi cawapres. Dan tentu diungkapkan juga oleh Sandi sendiri. Saat ia jadi cawapres.

Kyai Ma’ruf Amin tentu lebih unggul dalam bersilat lidah. Seorang kyai, apalagi kelas beliau, sudah terlatih bicara di depan publik. Tanpa teks. Pun tanpa persiapan.

Kyai sekelas beliau sangat mahir dalam ilmu mantiq. Tahu cara berdiplomasi. Piawai dalam mengelak. Pandai dalam membuat tamsil. Bahkan, dalam kadar tertentu, juga pandai dalam menyelipkan humor.

Hanya saja di kalangan ulama Kyai Ma’ruf tergolong sangat serius. Kebalikan dengan Kyai Said Agil Siraj. Ketua Umum NU itu. Yang humornya hampir sebanyak Gus Dur.

Kyai Ma’ruf bukan jenis kyai sufi. Bukan kyai tarekat. Yang lebih banyak diam. Yang lebih banyak mendengar. Yang tidak tergiur kedudukan. Yang tidak mau bicara vokal.

Beliau tergolong kyai publik. Bahkan kini jadi kyai politik. Ambisinya menjadi cawapres saja sudah menunjukkan di kelas mana keulamaannya.

Dari situ saya menduga Kyai Ma’ruf akan memenangkan debat nanti.

Saya kan juga tahu Sandi. Pengusaha itu jarang yang pandai bicara. Pandainya cari uang. Atau memimpin perusahaan.

Maka bagi Sandi harusnya akan lebih menonjolkan gestur tubuhnya. Mimik wajahnya. Yang bisa lebih menarik simpati. Untuk menutupi kekurang ahliannya berdiplomasi.

Tentu ada beberapa pengusaha yang pandai bicara. Seperti Ciputra. Atau Mochtar Riady. Yang kalau berbicara bukan main menariknya. Dan bukan main berbobotnya.

Inilah debat Utara-Selatan. Yang satu sangat tua. Satunya sangat muda. Yang satu ulama, satunya pengusaha. Yang satu berpendidikan pesantren, satunya Amerika.

Tapi semua itu sebenarnya tidak penting. Yang esensi adalah: apakah seorang wapres akan benar-benar ‘dipakai’ oleh presidennya nanti.

Kita semua tahu bagaimana Wapres Jusuf Kalla kecewa saat berpasangan dengan pak SBY. Merasa kurang dipakai.

Publik juga tahu bagaimana Pak JK bahkan sudah kecewa sejak di minggu pertamanya dengan pak Jokowi. Juga karena tidak dipakai.

Kita tentu tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Itu bagian dari rahasia mereka berdua. Mungkin saja pak SBY yang duluan kecewa dengan pasangannya itu. Mungkin juga pak Jokowi yang justru kecewa sejak minggu pertamanya.

Kelak mereka pasti akan menulis memoar. Sesuai dengan masing-masing versinya.(dahlan iskan)

 

Foto: CGTrader dan Kricom