Author Archives: Admin-1 Sumut Pos

Puas Dapat Layanan Terbaik, Nasabah Ini Miliki 29 Polis Manulife

‎Foto: Istimewa
BERBINCANG: (Dari kiri) Direktur & Chief Marketing Officer Manulife Indonesia Novita J Rumngangun, & Chief Operanting Hans De Waal, Presdir & CEO Jonathan Hekster, dan Direktur & Chier Legal & Complience Officer Apriliani Siregar (kanan) berbincang-bincang seusai memberikan bunga apresiasi kepada dua nasabah istimewa yaitu  Yovita Gunawan dan Emiryzard Shah Khaled Hilman.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menjaga kepercayaan nasabah bisa menjadi kunci sukses sebuah perusahaan. Hal itu jugalah yang terjadi pada perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia). Kinerja positif yang diraih tiap tahunnya, tidak lepas dari keberhasilan perusahaan menjaga kepercayaan nasabah.

“Nasabah harus menjadi yang terutama. Jangan lihat dari hasil laba dulu, tetapi pikirkan dulu apa yang diperlukan nasabah,” ujar Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia, Jonathan Hekster, saat memberikan apresiasi kepada dua nasabah Manulife Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Hekster yang didampingi jajaran direksi Manulife Indonesia lainnya memberikan tanda apresiasi kepada Yovita Gunawan (41) dan Emiryzard Shah Khaled Hilman (18 tahun). Kedua nasabah itu merupakan nasabah unik Manulife Indonesia. Yovita merupakan nasabah yang memiliki polis Manulife terbanyak, yakni 29 polis. Sedangkan Emir, sapaan akrab Emiryzard, adalah pemegang polis termuda di Manulife Indonesia.

Hekster menjelaskan, kekuatan bisnis Manulife Indonesia adalah untuk memastikan kapabilitas pembayaran klaim kepada nasabah. Sepanjang 2018, Manulife Indonesia membayar klaim ke nasabah sebesar Rp 5,5 triliun. “Jangan sampai saat nasabah mengalami bencana, kita tambah lagi dengan ketidakpastian,” tutur Hekster.

Ternyata, apa yang disampaikan Hekster, diamini baik oleh Yovita dan Emir. Keduanya mengaku puas dengan layanan yang diberikan Manulife Indonesia, terutama dalam kepastian klaim. Bahkan, saking puasnya, Yovita membeli 29 produk proteksi Manulife untuk ia dan keluarganya. Tak hanya soal klaim, tetapi layanan dan kejujuran Manulife Indonesia yang membuatnya puas.

Yovita mengisahkan, ia memiliki polis pertamanya tahun 1998 yakni produk Darma Prodana. Produk proteksi kesehatan dan investasi itu ternyata sangat menguntungkan, hanya beberapa kali bayar, imbal hasilnya cukup besar. Setelah itu ia mengambil produk lainnya. Pernah suatu ketika ia harus menjalani operasi, ternyata tidak sampai 12 hari, klaimnya cair. Begitu juga ketika saya masuk rumah sakit, tetapi tidak memiliki waktu klaim dan mengurus administrasi klaim di rumah sakit, ternyata dibantu agen asuransi Manulife hingga seluruhnya selesai dan klaim dibayar dalam dua pekan.

“Saya bilang ke agen, Manulife bagus, kalau ada produk bagus lainnya beritahu ke saya, ternyata memang produk-produknya bagus. Sekarang ini, mungkin saya sudah punya semua produk Manulife,” ujarnya sambil tertawa.

Yovita mengaku beberapa kali ditawari rekannya untuk membeli produk asuransi dari perusahaan lain. Namun, karena ia sudah mengalami pengalaman yang baik dengan Manulife, ia sulit pindah ke yang lainnya. “Pernah ada kawan saya yang ikut asuransi lain, mengalami kecelakaan. Ia kehilangan satu jari tangannya. Ternyata klaimnya ditolak. Asuransinya itu hanya mengcover untuk kehilangan satu tangan. Saya dengar yang seperti itu membuat saya takut,” keluh Yovita sedih.

Makanya, saat mendapat kemudahan klaim di Manulife, Yovita semakin memiliki ketetapan hati. Malah, ia terus menambah kepesertaannya di Manulife. Produk terakhir yang ia beli adalah produk Manulife Prime Assurance (MPA), produk proteksi premium untuk individu high net-worth (HNW) atau kalangan menengah atas. Hanya membayar Rp 150 juta per tahun selama 10 tahun, ia mendapat perlindungan senilai Rp 25 miliar. Bahkan, ia dengan mudah klaim saat melakukan rawat jalan.

FIFGROUP Gerebeg Medan Targetkan Omzet Rp2 Miliar

Foto: Dame/Sumut Pos
Gerebeg Medan: Bayu Adityo Cahyo Amri, NMC Marketing Officer FIFGROUP, didampingi rekannya Arif Wira Perdana dan Hendro Ferdianto, dan Reza, di sela-sela acara Gerebek Medan di Manhattan Mall Medan, Minggu (19/5). gerebek Medan menargetkan pengajuan pembiayaan hingga Rp2 miliar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – FIFGROUP Gerebeg Medan yang berlangsung sejak 13-19 Mei di di Manhattan Mall Medan, menargetkan omzet sebesar Rp2 miliar. Pameran dan promo oleh 4 Brand Services dari FIFGROUP itu diwarnai pengundian doorprice berhadiah.

“Hingga saat ini, sudah tercapai sekitar 80 persen dari target Rp2 miliar tersebut. Dari FIFASTRA yang melayani kredit sepeda motor baru merek Honda saja, sudah tercapai hampir Rp900 juta selama seminggu pameran. Target 350 sepeda motor, sudah tercapai 190 motor,” jelas Bayu Adityo Cahyo Amri, NMC Marketing Officer FIFGROUP, didampingi rekannya Arif Wira Perdana dan Hendro Ferdianto, serta staf Markom, Soraya, di sela-sela acara Gerebek Medan di Manhattan Mall Medan, Minggu (19/5).

Ia menjelaskan, PT Federal International Finance atau yang disebut dengan FIFGROUP –anak perusahaan dari PT Astra International Tbk–, menyelenggarakan roadshow FIFGROUP Gerebeg 6 Kota secara serempak di Bogor, Medan, Makassar, Surabaya, Bandung, dan Pekanbaru.

“Ada promo dari 4 Brand Services dari FIFGROUP yaitu FIFASTRA dengan layanan pembiayaan motor baru, SPEKTRA dengan layanan pembiayaan perabot elektronik dan perabot rumah tangga, DANASTRA dengan layanan pembiayaan multiguna di mana pengunjung dapat mengajukan pembiayaan untuk modal usaha, pendidikan, kesehatan, modal nikah dan lainnya, dan AMITRA dengan layanan pembiayaan haji,” jelas Bayu.

Arif Wira menambahkan, promo pembiayaan untuk sepeda motor Honda dari FIFASTRA yakni potongan angsuran satu bulan, dari 30 bulan kredit menjadi hanya 29 bulan. Angsuran 36 bulan menjadi 35 kali bayar.

Sementara untuk SPEKTRA untuk pembiayaan perabot elektronik dan perabot rumah tangga , cukup membayar DP Rp200 ribu sudah membawa produk pulang ke rumah, dan mendapat potongan angsuran 25 ribu per bulan.

“Sedangkan untuk  DANASTRA untuk pembiayaan multiguna, pengunjung dapat mengajukan pembiayaan minimal Rp2 juta dan maksimal Rp30 juta. Setiap pengajuan mendapat botol minum tumbler dan medical kit, serta potongan angsuran sebesar Rp15 ribu per bulan. Proses mudah, satu jam dana langsung cair,” jelasnya.

Foto: Dame/Sumut Pos
Gerebeg Medan: Staf Markom FIFGROUP, Soraya, dan rekannya Rini, di sela-sela acara Gerebek Medan di Manhattan Mall Medan, Minggu (19/5). Gerebek Medan diwarnai doorprize berhadiah.

Untuk AMITRA dengan layanan pembiayaan haji, nasabah cukup mendaftar dengan DP 0 persen, langsung mendapat kursi untuk berangkat haji. “Sedangkan kalau pembiayaan umroh, nasabah bisa langsung berangkat, setelahnya baru bayar angsuran,” katanya.

Menurutnya, seluruh proses pengajuan pembiayaan untuk keempat brand tersebut sangat mudah.

Untuk seluruh konsumen yang sudah mengajukan pembiayaan sejak pameran digelar, mendapat kupon undian yang diundi Minggu malam ini. Doorprize berhadiah antara lain kulkas, mesin cuci, televisi, seterika, dan sebagainya.

“Respon masyarakat sangat antusias. Mayoritas konsumen yang mengajukan merupakan nasabah baru, mencapai 70 persen dari total nasabah,” kata Bayu.

FIFGROUP Gerebeg Medan digelar menyambut ulangtahun ke 30 PT Federal International Finance.

“FIFGROUP melalui 4 lini bisnisnya siap memberikan layanan dan produk terbaik bagi pengunjung. Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat dan juga kemudahan dalam memiliki barang impian warga kota Medan,” Justin Munthe, Branch Manager FIFGROUP Medan 1, dalam rilisnya yang diterima Sumut Pos. (mea)

Inalum Bukukan Laba Bersih USD 77 Juta

Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos
LABA BERSIH: Executive Advisor PT Inalum (Persero), Oggy A. Kosasih, mengungkapkan selama tahun 2018, Inalum telah membukukan laba bersih sekitar USD 77 juta. Hal ini dikatakannya usai berbuka puasa dengan pimpinan media dan para jurnalis di JW Marriott pada Jumat, (17/5/2019).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai Holding Industri Pertambangan sejak 27 November 2017 dan berhasil mengambil alih 51,23% saham PT. Freeport Indonesia pada 2018 lalu, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) telah membukukan laba bersih sekitar USD 77 juta, selama tahun 2018.

“Sedangkan dari sisi operasional, selama tahun 2018 telah mampu mengoperasikan sebanyak 4 turbin PLTA Sigura-gura dan 4 turbin PLTA Tangga dengan ketinggian muka air danau Toba pada level rata-rata 903,48 meter. Rata-rata tungku peleburan yang beroperasi sebanyak 481 tungku,” kata executive advisor PT Inalum (Persero), Oggy A. Kosasih, usai berbuka puasa dengan pimpinan media dan para jurnalis di JW Marriott, Jumat (17/5).

Di kesempatan itu, Oggy A. Kosasih, mengatakan untuk capaian dari sisi produksi, inalum juga juga mampu memproduksi alumunium batangan sebanyak 219.306 ton dan produk diversifikasi (bullet dan Alloy sebanyak 22.737 ton.

Selama periode Januari sampai dengan April 2019, Inalum juga mampu memproduksi alumunium batangan sebanyak 76.926 ton atau 36,8% dari total target RKAP 2109 sebesar 208.911 ton  dan produksi diversifikasi sebanyak 6.027 ton. Atau 16% dari total target RKAP 2019 sebesar 37.615 ton.

“Selama 2019, Inalum mengoperasikan sebanyak 4 turbin PLTA Sigura-gura dan 4 turbin PLTA tangga dengan ketinggian muka air danau Toba pada level rata-rata 903,9 M dan peleburan yang beroperasi sebanyak 492 tungku,” jelasnya.

Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos
LABA BERSIH: Executive Advisor PT Inalum (Persero), Oggy A. Kosasih, memaparkan kinerja Inalum usai berbuka puasa dengan pimpinan media dan para jurnalis di JW Marriott pada Jumat, (17/5/2019).

Dari sisi penjualan, tahun 2018 Inalum telah menjual aluminium batangan sebanyak 228 ribu ton lebih dan produk diversifikasi sebanyak 17 ribu ton lebih. Sedangkan Januari sampai dengan April 2019, Inalum telah menjual aluminium batang sebanyak 73 ribu ton lebih atau 35,2% dari target 208,911 ton.

Capaian lainnya bukan hanya di bidang bisnis. Inalum juga sukses dalam berkomitmen peduli terhadap sosial. Di mana Inalum telah menyalurkan dana PKBL dan CSR pada tahun 2018 mencapai Rp31,9 miliar, dan Januari- April 2019 mencapai Rp12, 5 miliar.

“Dalam kesempatan ini, Inalum mengharapkan dukungan dari berbagai pihak terutama insan pers, sehingga operasional Inalum dalam berjalan dengan lancar dan aman,” kata Kosasih.

Acara berbuka puasa dengan media ini dihadiri juga oleh ketua PWI Sumut, serikat perusahaan pers, ketua komisi informasi publik Sumut, pimpinan dan penanggung jawab media cetak dan elektronik, seta jajaran pejabat dan staf PT Inalum (Persero).  (rel/tri)

Seruduk Warga Hingga Tewas, Maling Mobil Diamuk Massa di HM Joni

Foto: Lela/Sumut Pos
Kerumunan: Polisi berjaga di lokasi tabrakan yang dikerumuni warga di HM Joni, Jumat (17/5) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  Seorang maling mobil kritis dihajar warga di Jalan HM Joni, Kecamatan Medan Area, tak jauh dari Museum Negeri Sumut, Medan, Jumat (17/5) malam. Dia dihajar warga karena menyeruduk warga hingga tewas.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sebelumnya pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut, baru saja mencuri satu unit mobil Avanza hitam di kawasan Jalan Jermal 15, Kecamatan Medan Denai.

Seorang saksi mata, Syaiful menceritakan, pelaku memang telah dikejar oleh warga sejak dari Jalan Jermal 15. Di tengah pelariannya, pelaku juga diketahui menabrak sejumlah warga yang melintas di depannya.

“Ada sekitar 5 orang yang ditabrak. Saya juga tadi hampir kena,” ungkapnya.

Tabrakan pertama terjadi di Simpang Jalan Bromo. Kemudian pelaku menabrak seorang lagi di Simpang Jalan AR Hakim/Bakti, dan terakhir di Simpang Jalan Halat.

“Korbannya yang paling parah, satu orang ibu meninggal. Ibu ini ditabrak usai salat tarawih ketika dia jalan kaki,” terangnya.

Namun pelarian pelaku akhirnya terhenti ketika mobil yang diduga dilarikannya itu menabrak mobil yang terparkir di Jalan HM Joni. Warga sekitar pun marah, lalu menghajar dan merusak mobil yang dilarikan pelaku.

“Saat saya sampai di sini, mobil sudah hancur karena di hajar warga,” pungkasnya.

Senada, menurut warga lainnya, Irwan, satu korban tabrakan tewas. Korban tersebut ialah ibu-ibu yang ditabrak usai pulang salat tarawih tadi.

“Korban sudah dibawa ke RS Madani. Meninggal ibu itu. Saya yang bawa dia tadi ke rumah sakit,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan sumber lain di lokasi, usai menabrak mobil yang terparkir, warga yang marah pun sempat membalikkan mobil pelaku. Sementara pelaku babak belum dihajar warga yang mengamuk.

“Kondisinya parah, soalnya ramai sekali yang memukulinya. Saat ini pelaku sudah dibawa polisi, mungkin ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar seorang warga lainnya.

Petugas dari Polsek Medan Kota, Polsek Medan Area, dan Polrestabes Medan masih berupaya melakukan evakuasi terhadap mobil pelaku. Wakapolsek Medan Kota AKP S Simaremare enggan berkomentar. “Jangan saya. Nanti saja tanya sama pihak Polrestabes,” ucapnya singkat. (Dek)

Laba Manulife Naik 170 Persen Menjadi Rp2,6 Triliun

Foto: Istimewa
FOTO BERSAMA: (Dari kiri) Direktur & Chief Operating Officer Manulife Indonesia Hans De Waal, Direktur & Chief Marketing Officer Novita J Rumngangun, Presiden Direktur & CEO  Jonathan Hekster, saat berfoto bersama.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) meraih pertumbuhan signifikan selama 2018. Hal itu cukup mengejutkan di tengah kondisi perekonomian nasional pada 2018 yang penuh tantangan.

“Kami menyadari tahun 2018 penuh tantangan. Namun kami berhasil melewatinya dengan baik dan mempertahankan posisi kami sebagai perusahaan asuransi terkemuka di pasar. Ini bukti komitmen kami dalam mengedepankan kepentingan nasabah serta memberikan layanan yang baik dan inovasi di tahun 2018,” kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Jonathan Hekster, dalam jumpa pers paparan kinerja Manulife Indonesia di Jakarta, Kamis (16/5).

Hadir pada kesempatan itu sejumlah jajaran manajemen Manulife Indonesia dan juga Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Hekster menjelaskan, posisi kinerja yang kuat selama 2018 itu terlihat dari laba tahun berjalan yang tumbuh 170% dari tahun 2017 menjadi Rp 2,6 triliun. Hasil positif itu disebabkan pertumbuhan pendapatan premi bersih, beban perusahaan yang lebih rendah, dan pergerakan suku bunga selama 2018 itu.

Pendapatan premi bersih meningkat 4% menjadi Rp 9,2 triliun. Selain itu, kata Hekster, jumlah ekuitas juga menguat sebesar 4% menjadi Rp 11,5 triliun. Padahal, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2017 & 2018, ekuitas pasar asuransi secara keseluruhan menurun 18%.

“Hasil ini semakin memperkuat posisi Manulife Indonesia sebagai salah satu perusahaan asuransi terpercaya serta dapat diandalkan di industri,” tutur Hekster.

Kinerja bisnis Manulife Indonesia yang kuat itu cukup mengejutkan di saat kondisi industri asuransi jiwa tengah mengalami perlambatan.

Akhir Februari lalu, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebutkan, pendapatan premi industri asuransi jiwa sepanjang 2018 merosot 5% dari Rp 195,72 triliun pada 2017 menjadi Rp 185,88 triliun.

Total premi bisnis baru tercatat Rp 117,38 triliun pada 2018, sedangkan 2017 jumlahnya Rp 127,88 triliun.

Penurunan pendapatan premi diduga karena minat masyarakat membeli produk asuransi tak sebesar tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Bersama AAJI Maryoso Sumaryono mengakui, penurunan minat masyarakat terhadap produk asuransi dipengaruhi pengetahuan mereka mengenai asuransi. Makanya, masih diperlukan sosialisasi demi menumbuhkan literasi keuangan di masyarakat khususnya terkait produk proteksi asuransi jiwa.

Menurut Hekster, kinerja kuat yang diraih Hekster karena Manulife memfokuskan pada kepuasan nasabah. “Kepentingan nasabah yang menjadi utama. Kekuatan bisnis kami untuk memastikan kapabilitas pembayaran klaim kepada nasabah,” ujar dia.

Sepanjang 2018, kata Hekster, pihaknya membayar klaim ke nasabah sebesar Rp 5,5 triliun, atau Rp 15 miliar setiap harinya, dan Rp 626 juta setiap jamnya.

“Komitmen Manulife Indonesia untuk terus berfokus pada kebutuhan nasabah juga terlihat dari perolehan total klaim yang dibayarkan sepanjang 2018 ini,” papar dia.

Ia menambahkan, wujud kecintaan terhadap nasabah juga dilakukan melalui inisiatif Customer Relationship Management (CRM). Lewat CRM, Manulife senantiasa memberikan prioritas utama kepada nasabahnya. Komitmen ini sejalan dengan Angka Kepuasan Nasabah atau Net Promoter Score (NPS) Manulife Indonesia 2018 yang meningkat delapan poin dibandingkan 2017. Angka itu, tambah Hekster, menjadi indikator utama sebagai perusahaan asuransi yang selalu mengedepankan kepentingan dan kepuasan nasabah.

“Angka NPS yang telah dicapai Manulife merupakan bukti jika kami fokus dalam memberikan layanan terbaik dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Melihat pencapaian tersebut, kami optimistis kinerja Manulife akan semakin kuat,” ungkap Jonathan Hekster.

Hekster melanjutkan, Manulife Indonesia terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah melalui berbagai program di antaranya Customer Relationship Management (CRM), sebuah platform self ‎service digital, serta kemudahan pembayaran klaim. CRM membantu Manulife mengelola dan mengumpulkan data nasabah, yang merupakan kunci untuk memperkenalkan inovasi yang memudahkan hidup nasabah.

“Kepuasan nasabah menjadi titik fokus kami. Ada dua juta nasabah Manulife Indonesia. Kami lakukan survei terkait net promoter score, tiap tahun terus naik. Boleh dibilang, kami market leader terhadap NPS dari 60 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia. Artinya, nasabah menilai kami tepat, adil, dan benar,” papar Hekster.

Terkait ketidakpastian kondisi ekonomi nasional di 2019, Hekster mengaku tetap optimistis. Apalagi, kesadaran masyarakat akan asuransi kian tinggi, terutama setelah adanya BPJS. Potensi asuransi di Indonesia sangat besar, peningkatannya bisa 20-30 persen tiap tahun. Itu hanya mengacu pada daya beli masyarakat Indonesia. Secara makro, walaupun ada ketidakpastian, diyakini industri asuransi bisa tumbuh dua digit.

“Kami sudah 33 tahun di Indonesia, sudah mengalami banyak pilkada dan pemilu. Kami sudah analisa, apakah event pemilu berdampak atau tidak. Bulan pemilu memang ada dampak. Tetapi secara setahun, rata-rata tidak ada pengaruh negatif, makanya saya tetap optimistis,” papar dia.

Pada kesempatan itu, Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Legowo Kusumonegoro juga memaparkan kinerja perusahaannya yang terus membaik.

“Terlepas dari dinamika di pasar modal global dan Indonesia, MAMI juga menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan yang terlihat pada jumlah aset kelolaan dan jumlah investor kami yang meningkat,” kata Legowo.

Ia menjelaskan, selama 2018, dana kelolaan MAMI meningkat menjadi Rp 68,1 triliun dan lebih dari 16.400 investor telah bergabung menggunakan solusi investasi MAMI.

Dalam menjalankan peran sebagai perusahaan penyedia solusi perlindungan keuangan, Manulife didukung lebih dari 7.000 tenaga pemasar profesional dan 1.000 karyawan.

Mereka berperan penting serta berkontribusi dalam mendukung Manulife Indonesia yang beroperasi lebih dari 33 tahun untuk melakukan inovasi layanan dan melindungi lebih banyak lagi keluarga Indonesia.

Saat ini Manulife didukung beragam jalur distribusi telah menjangkau dan melayani nasabah yang mencapai hingga lebih dari 2,5 juta jiwa. Nasabah tersebut terdiri atas berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kalangan mapan atau dikenal dengan sebutan High Nett Work (HNW) hingga kalangan bawah. (gus)

Sihar Sitorus: Amanah Ini Akan Saya Jaga!

Sihar Sitorus dalam acara buka bersama awak media cetak, elektronik, radio, televisi, dan online, di Medan, Kamis (16/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terpilih sebagai caleg DPR RI dari Dapil Sumut Dua dari PDIP, Sihar PH Sitorus, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mempercayainya sebagai wakil rakyat.

“Terima kasih banyak untuk masyarakat yang mempercayai saya. Amanah ini akan terus saya jaga. Diskusi-diskusi kita dalam pertemuan-pertemuan kita selama ini akan terus saya perjuangkan,” kata Sihar yang juga pengusaha asal Sumatera Utara, dalam acara buka bersama awak media cetak, elektronik, radio, televisi, dan online, di Medan, Kamis (16/5).

Sihar Sitorus melenggang lolos ke senayan dengan meraup suara tertinggi di Sumut (sesuai rekap KPU Sumut), dengan meraih 185.128 suara dari dapil 2 Sumut. Bahkan secara nasional, suara Sihar Sitorus menempati posisi ke-18 dan posisi ke-8 di internal calon legislatif dari PDI Perjuangan.

“Perolehan suara tersebut tak lain karena kerja keras seluruh struktur Tim Sukses pemenangan dari semua tingkatan. Juga berkat blusukan-blusukan yang saya lakukan di 19 Kabupaten/Kota di Sumut,” kata Sihar.

Ia mengatakan, dirinya melakukan blusukan selama tujuh bulan, dan menempuh hingga 20 ribu kilometer. Durasi kunjungannya pun ada yang berulang kali, seperti di daerah Tobasa, Tapanuli Utara, dan Labuhanbaturaya.

“Daerah-daerah yang saya kunjungi tidak hanya di perkotaan. Malah daerah yang saya kunjungi berulangkali adalah daerah pedesaan, yang harus ditempuh dengan angkutan Rakyat Banting Tulang (RBT). Tak jarang saya menginap di rumah penduduk karena sudah kemalaman,” cetusnya sembari tersenyum.

Sihar yang mengakui dulunya termasuk anak manja, mengakui pengalaman menempuh perjalanan hingga ribuan kilometer itu, justru jadi pelajaran dan melatih tubuhnya agar tidak kaget lagi jika nantinya blusukan ke masyarakat.

“Terimakasih untuk dukungan selama ini. Baik dari masyarakat maupun media. Saya harapkan dukungan untuk lima tahun ke depan. Agar aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat tegas terwakili. Ini menjadi momentum untuk ikut menentukan arah pembangunan,” cetusnya.

Sihar menegaskan, ketika dirinya sudah bertugas nanti di DPR RI, ia akan memperioritaskan pengembangan daerah-daerah tertinggal yang pernah dikunjunginya. “Saat blusukan kemarin, banyak masukan yang kita terima dari masyarakat. Masukan-masukan inilah nantinya yang akan diperjuangkan,” katanya.

Sementara itu, Ustadz Syahrul Effendi, caleg DPRD Sumut dari PDIP yang lolos ke kursi DPRD Sumut dari daerah Tabagsel, mengatakan PDIP mengucapkan terima kasih kepada Sihar Sitorus, yang telah menyumbangkan suara yang cukup signifikan untuk PDIP.

“PDIP selalu membawa nilai-nilai kebangsaan dalam kiprahnya, agar bangsa ini jangan tercabik-cabik,” kata caleg yang meraih 45 ribu suara dari Tabagsel ini.

Untuk itu, ia mengimbau seluruh pihak agar merekatkan kembali tali persatuan di antara masyarakat. (rel/mea)

BPN Prabowo-Sandiaga Tolak Hasil Penghitungan Pilpres 2019, KPU: Enggak Ada Masalah

Komisioner KPU Ilham Saputra.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tidak ambil pusing dengan sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga yang menolak hasil penghitungan surat suara Pilpres 2019.

KPU tetap melanjutkan kerja dan merampungkan penghitungan manual Pilpres 2019 untuk pemilihan dalam negeri hingga 22 Mei nanti. “Enggak ada masalah,” kata Komisioner KPU Ilham Saputra ditemui wartawan di kantornya, Selasa (14/5).

BPN Prabowo – Sandiaga menilai rangkaian Pilpres 2019 diwarnai kecurangan. Hal itulah yang membuat BPN Prabowo – Sandiaga menolak hasil penghitungan.

Ilham mengatakan, pihak yang merasa dicurangi selama rangkaian Pilpres 2019 punya hak melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Nantinya, Bawaslu yang akan menilai ada atau tidaknya kecurangan di Pilpres 2019.

“Prinsipnya begini. kalau ada ditemukan indikasi kecurangan dilaporkan kepada lembaga terkait, misalnya, kepada Bawaslu. Jadi, Bawaslu yang memproses,” ungkap dia.

KPU, kata Ilham, membuka diri terhadap laporan pihak tertentu atas indikasi kecurangan di Pilpres 2019. Dia yakin, Bawaslu akan menindaklanjuti laporan dari pihak yang merasa dicurangi di Pilpres 2019.

“KPU sampai saat ini membuka diri terhadap hal-hal yang diindikasikan penyelenggara pemilu itu melakukan kecurangan, silakan saja dilaporkan. Ada yang sudah ditindaklanjuti oleh Gakkumdu, ada yang juga sudah diberikan rekomendasi pemungutan suara ulang oleh Bawaslu,” ungkap dia.

Sebelumnya, Ketua BPN Prabowo – Sandiaga, Djoko Santoso menolak hasil penghitungan suara manual Pilpres 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Djoko menilai rangkaian Pilpres 2019 diwarnai dengan dugaan kecurangan.

“Kami BPN Prabowo – Sandiaga bersama-sama rakyat Indonesia yang sadar demokrasi, menolak hasil perhitungan suara dari KPU RI yang sedang berjalan,” kata Djoko ditemui di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5).

Djoksan, sapaan akrab Djoko Santoso mengaku sudah menyampaikan surat ke KPU terkait dugaan kecurangan dalam Pilpres 2019. Dalam surat itu, Djoksan meminta KPU melakukan audit terhadap penghitungan suara.

“Substansinya agar KPU menghentikan penghitungan suara pemilu yang curang secara terstruktur, sistematis, dan masif,” ungkap Djoksan. (mg10/jpnn)

Kesal Dinasihati, Pecandu Narkoba Bunuh Ayah Kandung

Tikam-Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Haga Juakta Sembiring (30), warga Pasar I Gang Inpres, Lingkungan V Belarakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menikam ayah kandungnya, Sempurna Sembiring (57), hingga tewas karena kesal dinasihati, Senin (13/5/2019).

Peristiwa sadis ini terbongkar saat warga sekitar mendengar ada keributan di dalam rumah pelaku. Merasa curiga, warga melapor ke kepala lingkungan yang diteruskan ke Polsek Kuala. Polisi langsung mendatangi lokasi dan bertemu dengan pelaku. Di lokasi, polisi menemukan Sempurna tewas dan mengeluarkan banyak darah.

“Sejak 2010 pelaku sudah menjadi pecandu narkoba. Hasil introgasi, pelaku mengakui perbuatannya. Dia kesal karena sering dinasihati korban,” kata Kapolsek Kuala AKP Armansyah Harahap, Selasa (14/5/2019).

Padahal, kata Armansyah, korban selalu datang ke rumah pelaku membawakan lauk-pauk untuk makan siang dan malam pelaku. Korban memperlakukan pelaku dengan baik dan sabar, meski petuahnya selalu dibantah anaknya.

Pelaku ditahan, sedangkan jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut di Medan untuk diautopsi. “Pelaku sudah kita tahan, kita sedang meminta keterangan sejumlah saksi. Selesai autopsi, jenazah korban rencananya hari ini akan dibawa keluarga ke rumah duka,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuala AKP Andri Siregar. (mei/kps)

Kasek Dipulangkan, 3 Pejabat K3S Langkat Jadi Tersangka

Foto: Polda Sumut
Suasana saat OTT Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu di ruang kelas 1 B, SD Negeri 050765 Lingkungan IV, Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat terkait dugaan korupsi pengutipan dana BOS. Dari OTT ini, petugas mengamankan 16 orang beserta barang buktinya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ditreskrimum Polda Sumatera Utara ( Sumut) menetapka tiga tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengutipan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD Negeri se-Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumut.

Sebelumnya, pihak kepolisian melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 16 orang, yang terdiri dari 13 kepala sekolah di Langkat dan 3 orang dari kelompok kerja kepala sekolah (K3S).

“Dari 16 orang yang terjaring, 3 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, yakni Nurmalinda Bangun (Ketua K3S), Bakhtiar (Sekretaris K3S), dan juga Agus Prayitno (Bendahara K3S),” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumut Kombes Rony Samtana, Selasa (14/5/2019).

Sementara itu, 13 kepala sekolah sudah dipulangkan dan statusnya masih sebagai saksi. Menurutnya, dengan proses penyidikan yang masih berlangsung, tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan pemanggilan kembali 13 kepala sekolah itu.  “13 kepala sekolah itu dipulangkan, karena mereka ini kan yang dipunguti,” katanya.

Rony menambahkan, dalam kasus ini pihaknya akan memanggil pihak-pihak lain yang diduga terlibat untuk dimintai keterangannya. “Termasuk Kepala dinas. Semua pihak lah yang diduga terlibat akan kita panggil untuk mendudukkan bagaimana sebenarnya perkaranya,” katanya.

Ketiga tersangka keberadaanya sekarang ini berada di Mako Brimob Polda Sumut karena ruang tahanan di Mapolda Sumut penuh.

Diberitakan sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan OTT di ruang kelas 1 B SD Negeri 050765 Lingkungan IV, Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Kamis (9/5/2019). Dalam OTT ini, 16 orang diamankan, masing-masing atas nama Nurmalinda Bangun (Ketua K3S), Bakhtiar (Sekretaris K3S), Agus Prayitno (Bendahara K3S), Kaswono (Kepsek SDN 054943), Asniwati (Kepsek SDN 056635), Ahdinah (Kepsek SDN 056636), dan Hasnah (Kepsek SDN 050767).

Kemudian Rosida Hutabalian (Kepsek SDN 056023), Luhur Sihite (Kepsek SDN 057226), Mula Tua Siregar (Kepsek SDN 054948), Kaneria Sitorus (Kepsek SDN 056026), Heriyandi (Kepsek SDN 054945), Estermina Sitanggang (Kepsek SDN 050770), Nelpida (Kepsek SDN 057225), H. Yuna Seriati (Kepsek SDN 056024), serta Sarono (Kepsek SDN 053992).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WIB kepolisian memperoleh informasi ada pengutipan kepada semua kepsek SD negeri yang ada di Kecamatan Gebang oleh K3S Kecamatan Gebang dengan cara mengumpulkan para kepala sekolah SD negeri se-Kecamatan Gebang.

“Mereka dikumpulkan untuk melakukan pembayaran uang administrasi setelah dana BOS Triwulan I cair dan masuk ke rekening masing-masing sekolah,” sebutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Langkat Syaiful yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui duduk masalah dan dipersangkakan perihal apa. “Kita hormati proses hukum dengan mengindahkan asas praduga tak bersalah. Kan belum tentu mereka bersalah,” katanya, Jumat (10/5/2019). (kps)

Prabowo-Sandi Unggul 102.988 Suara di Kota Medan

KBERPELUKAN: Pasangan Capres, Jokowi dan Prabowo saling berpelukan usai mengikuti debat pertama di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (12/5/2019) dini hari menyatakan, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno menang di Kota Medan.

Dari 21 kecamatan di Kota Medan, Prabowo-Sandiaga memperoleh 645.209 suara, sedangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapatkan 542.221 suara.

Ketua KPU Medan Agussyah Ramadani Damanik mengatakan, rekapitulasi sementara di 12 kecamatan, Prabowo-Sandiaga sudah unggul di sembilan kecamatan yaitu Medanperjuangan, Medan Timur, Medanlabuhan, Medantembung, Medanmaimun, Medanmarelan, Medanbelawan, Medanamplas dan Medanarea.

Sementara itu, Jokowi-Ma’ruf unggul di Kecamatan Medanpetisah, Medanpolonia, dan Medanbaru. “Perolehan suaranya, pasangan calon 02 sebanyak 351.752 suara, dan pasangan calon 01 sebanyak 261.579 suara,” kata Agussyah, Minggu petang.

Pihaknya sudah menyelesaikan penghitungan suara di 21 kecamatan dengan kecamatan terakhir yang direkapitulasi adalah Medandenai.

Sebelum mengesahkan hasilnya, KPU Medan sudah melakukan sinkronisasi terhadap perbedaan yang muncul saat rekapitulasi. Pihaknya juga telah melakukan koreksi data di Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Tidak mempengaruhi perolehan suara. Di Kota Medan, pasangan nomor urut 02 unggul dari 01,” ujarnya.

Berikut rinciannya:

Medan Belawan:

Jokowi-Ma’ruf 20.444

Prabowo-Sandiaga 28.334

 

Medan Amplas:

Jokowi-Ma’ruf 22.789

Prabowo-Sandiaga 39.680

 

Medan Area:

Jokowi-Ma’ruf 22.146

Prabowo-Sandiaga 38.196

Kekuatan Informasi, Kunci Berhasilnya Program KKBPK

Foto: Istimewa
BERDIALOG: Anggota DPR RI berdialog dengan seorang peserta sosialisasi, di Lingkungan Sibuaya, Labuhanbatu, belum lama ini.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sejak awal pelaksanaan program KB tahun 1970 sampai sekarang dan bahkan waktu mendatang, kekuatan informasi merupakan faktor kunci kelangsungan keberhasilan Program Badan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Hal itu disampaikan Kabid Adpin BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah MPHR, pada sosialisasi Advokasi dan KIE oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Sumut bersama mitra kerja, di Lingkungan Sibuaya, Labuhanbatu, belum lama ini. Turut hadir Anggota DPR RI, DR Saleh Partaonan Daulay MAg, MHum, MA, sebagai mitra kerja.

Advokasi dan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) yang dilakukan secara intensif dan terarah dan tepat sasaran, merupakan salah satu kegiatan kunci mengubah sikap, perilaku dan sistem nilai.

“Melalui sarana modern, materi KIE dapat dikemas dalam bentuk film, drama, iklan, PSA (Public Service Advertising) serta pertunjukan bagi masyarakat,” tutur Rabiatun Adawiyah.

Pemerintah juga telah menetapkan beberapa indikator, seperti penurunan angka kelahiran total (total fertility rate/TFR) dari 2,6 menjadi 2,28 anak per wanita, meningkatkan pemakaian alat/obat kontrasepsi, dan menurunkan kebutuhan ber-KB yang tidak terlayani dari 11,4 persen menjadi 9,91 persen.

Sasaran tersebut, sambungnya, tidak mungkin akan tercapai jika hanya mengandalkan BKKBN. Tetapi perlu dukungan dari dinas-dinas lain, TNI/Polri, dunia pendidikan, dunia usaha, tokoh budaya, tokoh agama, tokoh perempuan, pemerintah desa, LSM, media massa dan pihak-pihak lainnya. (rel)

BKKBN Sumut Gelar Advokasi KIE di Karo

Foto: Istimewa
PEMENANG: Perwakilan BKKBN Sumut dan Anggota DPR RI diabadikan bersama warga pemenang hadiah, di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, belum lama ini.

KARO, SUMUTPOS.CO – Program Keluarga Berencana (KB) Nasional telah menunjukkan keberhasilan yang diakui secara internasional. Terbukti dengan ditunjuknya Indonesia sebagai salah satu Central of Excelent (Pusat Unggulan) dalam bidang Kependudukan KB dan Kesehatan Reproduksi (KR).

“Salah satu media telah dilakukan dalam menyampaikan informasi program KB kepada masyarakat antara lain melalui Advokasi KIE Program Badan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” jelas Kabid Litbang BKKBN Sumut, Dra T Lafalinda MPd, pada sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, belum lama ini.

Informasi, lanjut Lafalinda, selalu dibutuhkan dan erat hubungannya dengan pelaksanaan program KB baik bagi masyarakat, pelaksana maupun para pengelola program. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kegiatan Advokasi dan KIE dapat ditempuh melalui berbagai even kegiatan dengan memanfaatkan fasilitas teknologi elektonik yang memungkinkan diakses masyarakat secara lebih luas.

Turut hadir Anggota DPR RI, H Ansory Siregar LC, sebagai mitra kerja.

Dalam sambutannya Ansori menegaskan dukungan pemerintah terhadap program pengendalian penduduk.

Untuk memeriahkan kegiatan, politisi PKS ini mengajak warga peserta sosialisasi berdialog. Panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah menarik untuk dibawa pulang. (rel)

2018, PTAR Salurkan 1,25 Juta USD untuk CMP

Foto: Istimewa
BUKBER: Direktur External Relation PT AR, Linda Siahaan, memberi sambutan dalam acara buka puasa bersama awak media, di Medan, Jumat (10/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources (PTAR) telah memasuki tahun ketujuh operasionalnya semenjak penuangan emas pertama pada 24 Juli 2012 lalu.

“Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat lingkar tambang, sejak proyek dimulai PT Agincourt Resources telah secara aktif mendukung pengembangan masyarakat di area sekitar Tambang Emas Martabe, untuk memastikan masyarakat setempat merasakan secara langsung manfaat kehadiran kami. Dukungan ini berfokus pada 15 desa setempat di sekitar tambang yang dikategorikan sebagai Desa Lingkar Tambang atau Directly Affected Villages (DAVs), meskipun beberapa program memberikan manfaat lebih luas ke daerah,” kata Direktur External Relation PT AR, Linda Siahaan, dalam acara buka puasa bersama awak media, di Medan, Jumat (10/5).

Program pengembangan masyarakat diberi nama Community Management Plan (CMP) PTAR, yang diluncurkan tahun 2016. CMP menyediakan suatu kerangka kerja untuk pelaksanaan program pengembangan masyarakat oleh PTAR hingga tahun 2022. Tahun 2018, PTAR mengeluarkan $1,25 juta untuk program-program yang mendukung pelaksanaan CMP,” kata Linda.

Angka itu merupakan tambahan, selain dividen yang dibayarkan kepada pemerintah kabupaten dan provinsi.

CMP menargetkan lima bidang utama bagi dukungan pengembangan masyarakat selama jangka waktu lima tahun, yaitu kesehatan, pendidikan, usaha lokal dan pembangunan ekonomi, infrastruktur umum, dan hubungan masyarakat.

Foto: Istimewa
BUKBER: Katarina Siburian Hardono, Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, memberi sambutan dalam acara buka puasa bersama awak media, di Medan, Jumat (10/5).

Beberapa program CSR yang akan dilanjutkan adalah operasi katarak gratis bagi masyarakat setempat. “Hingga saat ini sebanyak 7.131 orang telah menjalani operasi secara cuma-cuma sejak dimulainya program ini di tahun 2011,” kata Linda.

Kemudian PTAR juga memberikan beasiswa Martabe Prestasi di mana tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 170 siswa SD hingga Mahasiswa di Batangtoru dan Muara Batangtoru.

Adapun pemegang saham mayoritas PTAR sejak awal Desember 2018 adalah PT. Danusa Tambang Nusantara (95%), yang dimiliki PT. United Tractors Tbk (60%) dan PT. Pamapersada Nusantara (40%). Sementara 5% saham lainnya dipegang oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui PT. ANA.

Acara bukber dihadiri Katarina Siburian Hardono, Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources dan Ketua PWI Sumut, Hermansyah SE. (mea)

Cegah Pengangguran dan Kemiskinan dengan KB

Foto: Istimewa
SOSIALISASI: Perwakilan BKKBN Sumut dan anggota DPR RI diabadikan bersama peserta sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Siantar Estate, Kabupaten Simalungun, belum lama ini.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI, H Ansory Siregar LC, mengapresiasi BKKBN Sumut atas pelaksanaan sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Siantar Estate, Kabupaten Simalungun, belum lama ini.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan pentingnya pengendalian jumlah penduduk untuk mencegah persoalan baru. Seperti angka pengangguran, pernikahan dini, dan kemiskinan. “Pengendalian jumlah penduduk ini bisa dilakukan dengan mengatur jarak melahirkan dan mengikuti program KB,” ujarnya.

Kabid Litbang BKKBN Sumut, Dra T Lafalinda MPd, dalam sambutannya menekankan pentingnya program KB bagi keluarga. Karena dengan ber-KB, akan melahirkan generasi yang berkualitas.

“Kehamilan ini harus direncanakan. Karena kalau direncanakan akan dirawat dengan baik. Suami yang mengelus perut istri saat hamil merupakan cara berkomunikasi dengan anak. Selain itu, gizi ibu yang sedang hamil juga harus diperhatikan,” katanya.

Untuk memeriahkan kegiatan sosialisasi, panitia menyiapkan berbagai macam hadiah kepada para peserta. (rel)

Lagi, Asian Agri Bangun 3 PLT Biogas di Sumut

Foto: Istimewa
PLTBg: Head Mill & Engineering Asian Agri, James Sembiring (kanan), dan Humas Asian Agri, Lidia Silitonga, menjelaskan soal pembangunan PLTBg, Kamis (9/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Asian Agri telah membangun total 10 Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Sumatera. Tiga di antaranya sedang dalam tahap pembangunan di Sumatera Utara. Sebelumnya, Asian Agri telah membangun sebanyak tujuh PLTBg di Sumut, Riau dan Jambi.

“Tujuh PLTBg yang sudah beroperasi terdiri dari dua unit di Sumut (Asahan dan Negeri Lama Labuhanbatu), dua unit di Jambi, dan tiga unit di Riau. Sementara tiga PLTBg yang tahun ini sedang dibangun di Sumut dan akan segera beroperasi, yakni di Gunung Melayu 2 di Asahan, Aek Nabara dan Tanjung Selamat di Labuhanbatu,” ujar Head Mill & Engineering Asian Agri, James Sembiring, dalam Ngopi Pintar bareng Humas Asian Agri, Lidia Silitonga, saat acara Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asian Agri Group dengan Insan Pers Sumut, di Medan, Kamis (9/5).

Adapun kapasitas ketiga PLTBg itu antara 1 – 2,2 megawatt (MW). “‌Ke depannya, PLTBg akan dikembangkan hingga 10 unit lagi, sesuai target perusahaan membangun sebanyak 20 unit PLTBg hingga 2020,” kata James.

Foto: Istimewa
FOTO BERSAMA: Manajemen Asian Agri, foto bersama usai bukber di Medan, Kamis (9/5).

Pembangunan PLTBg yang bahannya bersumber dari limbah cair/POME (Palm Oil Mill Effluent) dari PMKS (Pabrik Minyak Kelapa Sawit) itu membuktikan komitmen Asian Agri peduli dengan lingkungan. “Pembangunan PLTBg itu sekaligus memenuhi kebutuhan energi secara mandiri dan membantu pasokan ke PLN,” ujar James.

Energi listrik yang dihasilkan PLTBg digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik PMKS milik Asian Agri sekitar 30 persen. Sisanya 70 persen atau di kisaran 1.500 Kwh, disalurkan ke masyarakat melalui kerja sama dengan PLN. “Investasi pembangunan PLTBg itu sekitar 6 juta dolar AS per unit,” cetusny.a

PLTBg berkapasitas maksimal 2,2 MW itu membutuhkan limbah setidaknya 1.800 meter kubik. Pembangunan PLTBg ini sebagai wujud Asian Agri mendukung program pemerintah dalam pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Meski ada unsur bisnis, tetapi pengembangan PLTBg Asian Agri lebih utama kepada penjagaan dan peningkatan penjagaan lingkungan,” katanya. (mea)

BKKBN Sumut Sosialisasikan Program KKBPK di Asahan

Foto: Istimewa
DIABADIKAN: Perwakilan BKKBN Sumut dan Anggota DPR RI diabadikan bersama warga peserta sosialisasi, di Desa Suka Makmur Mandoge, Kabupaten Asahan, belum lama ini.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sosialisasi advokasi dan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) kembali hadir di Desa Suka Makmur Mandoge, Kabupaten Asahan, belum lama ini.

Pada kesempatan itu Kabid Latbang BKKBN Sumut, Dra T Lafalinda MPd memaparkan Program Badan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Turut hadir Anggota DPR RI, H Ansory Siregar LC, sebagai mitra kerja BKKBN.

Menurut Lafalinda, Advokasi dan KIE yang dilakukan secara intensif dan terarah dan tepat sasaran merupakan salah satu kegiatan kunci mengubah sikap, perilaku dan sistem nilai.

Adapun media Advokasi dan KIE terdiri dari poster, factsheet, umbul-umbul, leaflet dan stiker. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kegiatan Advokasi dan KIE dapat ditempuh melalui berbagai even kegiatan dengan memanfaatkan fasilitas teknologi elektronik yang memungkinkan diakses masyarakat secara lebih luas.

“Pemerintah juga telah menetapkan beberapa indikator, seperti penurunan angka kelahiran total (total fertility rate/TFR) dari 2,6 menjadi 2,28 anak per wanita, meningkatkan pemakaian alat/obat kontrasepsi dan menurunkan kebutuhan ber-KB yang tidak terlayani dari 11,4 persen menjadi 9,91 persen,” ujar Lafalinda.

Sasaran tersebut, sambungnya, tidak mungkin akan tercapai jika hanya mengandalkan BKKBN. Tetapi perlu dukungan dari dinas-dinas lain, TNI/Polri, dunia pendidikan, dunia usaha, tokoh budaya, tokoh agama, tokoh perempuan, pemerintah desa, LSM, media massa dan pihak-pihak lainnya.

Seluruh tamu undangan yang hadir tetap semangat. Pasalnya panitia menyiapkan doorprize di penghujung acara. (rel)

Alat Reproduksi Harus Dijaga, Baik Fisik dan Fungsi

Foto Istimewa
HADIAH Perwakilan BKKBN Sumut dan Anggota DPR RI menyerahkan hadiah kepada warga peserta sosialisasi, di Desa Sei Kemah, Sei Dadap, Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Desa Sei Kemah, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan antusias mengikuti sosialisasi Advokasi dan KIE yang digelar BKKBN Sumut bersama mitra kerja DPR RI Tahun 2019. Acara dimulai dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars KB.

Kabid Latbang BKKBN Sumut, Dra T Lafalinda MPd mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi Desa Sei Kemah. Khususnya dalam mewujudkan 8 fungsi keluarga.

Lafalinda menambahkan dalam materinya bahwa alat reproduksi harus dijaga, dipelihara baik fisik dan fungsinya dengan cara perencanaan dan pengendalian keluarga.

Kehadiran Anggota DPR RI, H Ansory Siregar LC, membuktikan support pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga di Labura.

“Dua anak cukup tapi tetap harus ada perencanaan. Harapan masyarakat bisa menjadi duta-duta KB di masa datang,” harapnya. (rel)

Advokasi dan KIE Gerakkan Program KB

Foto: Istimewa
BERSAMA: Warga diabadikan bersama anggota DPR RI dan perwakilan BKKBN Sumut, usai sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Desa Mancang Selesai, Kecamatan Selesai, Langkat, belum lama ini.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut menggelar kegiatan Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra Kerja tahun 2019 di Desa Mancang Selesai, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, belum lama ini.

Turut hadir anggota DPR RI, H Ansory Siregar LC, sebagai mitra kerja dan Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR sebagai Kabid Adpin BKKBN Sumut.

Acara sosialisasi yang dihadiri ratusan warga ini juga digelar berbagai kegiatan hiburan. Di antaranya berupa pertunjukan kesenian, serta pembagian dooprize berhadiah sepeda gunung, kompor gas, dispenser, dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah MPHR, mengatakan, kegiatan sosialisasi advokasi dan KIE ini bertujuan meningkatkan dukungan dalam pergerakan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga di Sumut.

“Di samping itu, juga bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan keterpaduan mitra kerja dalam melakukan Advokasi dan KIE dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pembinaan ketahanan keluarga,” ucap Rabiatun Adawiyah.

Program KKBPK ini, katanya melanjutkan, sangat penting bagi keluarga, karena dapat melahirkan generasi yang berkualitas. “Program ini bukan hanya untuk perempuan, tapi juga untuk pria, karena setiap kehamilan bisa direncanakan,” ujarnya.

Sementara itu, H Ansory Siregar LC menambahkan, DPR RI terus berkomitmen untuk mendukung program KKBPK. Sebab program ini juga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keluarga berencana, serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program KB.

Menurutnya, jumlah penduduk harus dikendalikan. Jika tidak, maka satu rumah akan diisi oleh 3-4 kepala keluarga. Dan tentunya, kondisi ini akan berpengaruh terhadap perekonomian, termasuk keluarga. “Jadi, jumlah penduduk harus dikendalikan agar hidup itu enak,” pungkasnya. (rel)

Asian Agri Manfaatkan Sisa Olahan Kelapa Sawit

Acara Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asian Agri Group dengan Insan Pers Sumut, di Medan, Kamis (9/5).

MEDAN, SUMUTPOS,CO – Sejalan dengan upaya mendukung pencapaian UNSDGs –dalam hal keberlanjutan–, Asian Agri mengambil peran dalam bio-ekonomi, dengan memanfaatkan limbah padat dan cair – sisa olahan kelapa sawit.

“Dari proses pengolahan tandan buah segar (FFB) menjadi minyak sawit (crude palm oil/CPO) akan juga menghasilkan limbah padat berupa cangkang (shell), serabut (fiber), dan tandan kosong sawit (EFB). Setengah dari jumlah limbah padat tersebut merupakan tandan kosong sawit,” kata Ir Supriadi, perwakilan manajemen Asian Agri, dalam acara Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asian Agri Group dengan Insan Pers Sumut, di Medan, Kamis (9/5).

Jumlah limbah padat itu, kata dia, sangat besar bila mengingat jumlah buah sawit segar yang diolah terus meningkat dari waktu ke waktu. Demikian pula kapasitas dari industri pengolahan minyak sawitnya. Maka saat ini terdapat potensi limbah yang siap untuk dimanfaatkan menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomi tinggi. Satu di antaranya adalah bio-pellet –yang juga dapat diberikan kepada petani mitra kami yang mengusahakan budidaya sapi.

“Pemanfaatan limbah tandan kosong sawit yakni dengan mengirimkan kembali tumpukan limbah tersebut ke areal perkebunan dan menggunakannya sebagai mulsa dan pupuk alami,” ungkapnya.

Terobosan baru yang juga dilakukan Asian Agri yaitu memanfaatkan limbah cair – Palm Oil Mill Effluent untuk menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan, yang juga merupakan langkah nyata Asian Agri untuk mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim yang disebabkan oleh emisi dari bahan bakar fosil.

Pengelolaan limbah cair Palm Oil Mill Effluent (POME) sebelumnya dimanfaatkan hanya untuk land application sebagai substitusi pupuk, menjaga kelembaban tanah dan menahan erosi di kebun sawit.

“Pada intinya, Asian Agri akan fokus untuk menjaga produksi yang berkualitas, serta memastikan kegiatan terlaksana secara efisien dan optimal dengan berorientasi pada keberlanjutan.

Dan untuk mewujudkan rencana dan komitmen tersebut, kami berharap sahabat-sahabat kami, insan pers Sumatera Utara akan terus mendampingi, mendukung dan mengingatkan kami akan keberlanjutan industri kelapa sawit yang kita cintai bersama,” tutupnya. (mea)

Asian Agri Dukung Peremajaan Kebun Sawit & Bibit Unggul Asli

Buat Sawit-Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini usia sebagian besar tanaman kelapa sawit petani dan perusahaan sudah mencapai usia tua – rata-rata di atas 25 tahun. Hal ini menyebabkan penurunan produktivitas. Guna menjaga kelangsungan suplai dan kualitas minyak mentah kelapa sawit atau CPO, Asian Agri bersama petani dan dengan dukungan pemerintah, berusaha meningkatkan produksi crude palm oil dan turunannya melalui program peremajaan pada tanaman sawit yang sudah tua.

“Peremajaan kelapa sawit merupakan salah satu upaya dalam prinsip keberlanjutan atau sustainability. Karena selain banyak tanaman yang sudah tua dan kurang produktif. Program peremajaan juga diperlukan untuk merehabilitasi tanaman yang tidak tumbuh sehat karena pengelolaan yang kurang baik, terserang penyakit antara lain yang disebabkan Ganoderma. Dan penggunaan bibit palsu atau bibit yang tidak tersertifikasi,” kata Ir Supriadi, perwakilan manajemen Asian Agri, dalam acara Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asian Agri Group dengan Insan Pers Sumut, di Medan, Kamis (9/5).

Berbicara tentang pemilihan benih atau bibit kelapa sawit berkualitas, ada beberapa hal penting yang perlu untuk diperhatikan. Yakni bibit asli bersertifikasi – karena menyangkut masa tanam sepanjang 25 hingga 30 tahun.

“Sampai saat ini masih ada petani yang terjebak menggunakan bibit palsu. Maraknya promosi dan penjualan melalui media online juga perlu disikapi secara cermat, karena seringkali klaim keberhasilan tanaman tidak didukung data riset/fakta di lapangan,” cetusnya.

Menurutnya, di sinilah pentingnya pengawasan dan tindakan tegas pihak berwenang terhadap peredaran benih sawit palsu, yang marak dijual melalui situs jual beli online. Peran media massa juga turut membantu mengedukasi para pekebun akan hal ini.

“Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut (dan juga masalah teknis lainnya di lapangan seperti penanaman dan pemeliharaan) adalah melalui bentuk kemitraan untuk mendukung dan mendampingi para petani dalam mengelola kebun termasuk dalam memilih bibit yang merupakan salah satu faktor kunci yang mempengaruhi produktivitas kebun petani untuk jangka 25 tahun mendatang. Sosialisasi mengenai bibit palsu, dengan mengajarkan petani untuk mampu mengidentifikasi bibit asli dan palsu,” kata Supriadi.

Komitmen Kemitraan One to One pun memungkinkan Asian Agri turut mendampingi petani meremajakan kebun mereka secara optimal. Sebagai salah satu contoh, Asosiasi Petani Swadaya Petapahan Maju Bersama di Riau, berhasil memperoleh penghargaan kategori kelompok tani dengan produktivitas kebun tertinggi yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo pada acara 14th Indonesian Palm Oil Conference pada Oktober 2018 di Bali.

“Dengan umur tanaman 9 hingga 10 tahun dan rotasi panen 3 kali sebulan, kebun asosiasi petani tersebut mampu mencapai hasil rata-rata 22,16 ton/ha/tahun pada masa penilaian Januari –September 2018, dengan perkiraan produktivitas di akhir tahun mencapai 30 ton/ha/tahun,” jelasnya.

Sejalan dengan program peremajaan kelapa sawit yang didukung pemerintah, Asian Agri menghimbau petani agar membeli benih dari sumber benih yang bersertifikat, di antaranya benih yang diproduksi oleh PT Tunggal Yunus Estate (benih Topaz).

Yang paling penting untuk dipahami adalah bagaimana potensi produktivitas bibit dan kesesuaiannya dengan kondisi agroklimat sehingga bisa menghasilkan hasil produksi lebih tinggi. Dalam hal ini Topaz telah teruji dan terbukti memberikan produktivitas yang lebih tinggi dan adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan.

“Asian Agri juga menyediakan benih unggul Topaz GT yang moderat tahan ganoderma. Saat ini ganoderma masih menjadi penyakit kelapa sawit yang sangat ditakuti petani karena bila jamur ini menyerang akan sangat sulit dikendalikan penyebarannya. Namun penyebarannya bisa kita cegah secara dini dengan teknik pengendalian penyakit terpadu (Integrated Disease Management) sebagaimana diterapkan Asian Agri,” katanya. (mea)