JAKARTA – Suasana grid Grand Prix Miami berubah hening pada Sabtu (2/5). Jelang sprint dimulai, seluruh elemen Formula 1 baik pembalap, kru dan ofisial memberikan penghormatan terakhir kepada Alex Zanardi.
Mantan pembalap Formula 1 yang kemudian beralih menjadi atlet Paralimpiade itu wafat pada usia 59 tahun pada Jumat (1/5).
Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali memimpin sesi mengheningkan cipta. “Saya sangat sedih atas kepergian sahabat saya, Alex Zanardi,” ujar Domenicali dikutip dari Motorsport.
“Dia adalah pribadi yang benar-benar inspiratif, baik sebagai manusia maupun atlet. Saya akan selalu mengingat kekuatan luar biasanya.”
Ya, Zanardi memang sosok inspiratif di dunia motorsport. Pembalap asal Italia tersebut kehilangan kedua kakinya akibat kecelakaan hebat di Lausitzring, Jerman, pada 2001 dalam ajang CART. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghentikan kariernya.
Dia beralih ke handcycling dan memenangkan empat medali emas serta dua perak di Paralimpiade 2012 dan 2016. (jpc/tri)
JAKARTA – Suasana grid Grand Prix Miami berubah hening pada Sabtu (2/5). Jelang sprint dimulai, seluruh elemen Formula 1 baik pembalap, kru dan ofisial memberikan penghormatan terakhir kepada Alex Zanardi.
Mantan pembalap Formula 1 yang kemudian beralih menjadi atlet Paralimpiade itu wafat pada usia 59 tahun pada Jumat (1/5).
Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali memimpin sesi mengheningkan cipta. “Saya sangat sedih atas kepergian sahabat saya, Alex Zanardi,” ujar Domenicali dikutip dari Motorsport.
“Dia adalah pribadi yang benar-benar inspiratif, baik sebagai manusia maupun atlet. Saya akan selalu mengingat kekuatan luar biasanya.”
Ya, Zanardi memang sosok inspiratif di dunia motorsport. Pembalap asal Italia tersebut kehilangan kedua kakinya akibat kecelakaan hebat di Lausitzring, Jerman, pada 2001 dalam ajang CART. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghentikan kariernya.
Dia beralih ke handcycling dan memenangkan empat medali emas serta dua perak di Paralimpiade 2012 dan 2016. (jpc/tri)