33 C
Medan
Wednesday, July 17, 2024

Pembuktian Raja Ibukota

Foto: Kombinasi
Antonine Griezmann (kiri) dan Cristiano Ronaldo (kanan).

MADRID, SUMUTPOS.CO – Gebyar Derbi Madrileno saat ini sudah setara dengan el clasico. Rivalitas Real Madrid melawan tetangganya Atletico Madrid dalam lima belakangan melahirkan banyak drama. Atletico dengan gaya sepak bola cepat dan pertahanan solid membuat Real kesulitan dalam beberapa pertemuan terakhir. Sejak era Diego Simeone, Los Colchoneros, julukan Atletico, bermetaforfosis dari tim kelas dua menjadi tim level satu Spanyol serta Eropa.

Sedang Real yang kini ditangani Zinedine Zidane menjelma sebagai tim yang elegan. Meski tumpuan lini serangnya masih BBC (Gareth Bale-Karim Benzema-Cristiano Ronaldo) namun pemain-pemain muda seperti Alvaro Morata, Isco, juga Marco Asensio mulai menggeliat.

Karena itu Derbi Madrileno edisi ke-214 malam ini (8/4) di Santiago Bernabeu akan jadi pembuktian siapa sesungguhnya raja ibukota. Dalam rekam jejak pertemuan keduanya yang berumur 89 tahun itu, Real unggul dengan meraih kemenangan 109 kali.

Nah, pertandingan Real lawan Atletico kali ini memegang peran penting bagi penentuan gelar La Liga di akhir musim. Real yang duduk di posisi teratas klasemen berselisih dua angka dari penguntit terdekatnya, Barcelona (71-69).

Kalau terjegal di tangan Atletico, maka Real siap-siap menghadapi kudeta dari Barca. Namun dengan catatan Barca sanggup menang atas Malaga dini hari nanti (9/4).

Zidane memang perlu mengatur siasat dan memeras kemampuan otaknya lebih dari laga-laga sebelumnya. Memang dalam tiga laga terakhir Zidane versus Diego Simeone, Zidane menang dua kali dan kalah sekali.

Cuma jangan lupakan juga rekor Simeone dalam lima laga terakhir Derbi Madrileno seandainya dilangsungkan di Santiago Bernabeu. Simeone menang dua kali, seri dua kali, dan kalah sekali. Bahkan sejak menangangi Atletico, Simeone meraih 75 persen dari 100 persen keseluruhan poin yang diperebutkan.

Foto: Kombinasi
Antonine Griezmann (kiri) dan Cristiano Ronaldo (kanan).

MADRID, SUMUTPOS.CO – Gebyar Derbi Madrileno saat ini sudah setara dengan el clasico. Rivalitas Real Madrid melawan tetangganya Atletico Madrid dalam lima belakangan melahirkan banyak drama. Atletico dengan gaya sepak bola cepat dan pertahanan solid membuat Real kesulitan dalam beberapa pertemuan terakhir. Sejak era Diego Simeone, Los Colchoneros, julukan Atletico, bermetaforfosis dari tim kelas dua menjadi tim level satu Spanyol serta Eropa.

Sedang Real yang kini ditangani Zinedine Zidane menjelma sebagai tim yang elegan. Meski tumpuan lini serangnya masih BBC (Gareth Bale-Karim Benzema-Cristiano Ronaldo) namun pemain-pemain muda seperti Alvaro Morata, Isco, juga Marco Asensio mulai menggeliat.

Karena itu Derbi Madrileno edisi ke-214 malam ini (8/4) di Santiago Bernabeu akan jadi pembuktian siapa sesungguhnya raja ibukota. Dalam rekam jejak pertemuan keduanya yang berumur 89 tahun itu, Real unggul dengan meraih kemenangan 109 kali.

Nah, pertandingan Real lawan Atletico kali ini memegang peran penting bagi penentuan gelar La Liga di akhir musim. Real yang duduk di posisi teratas klasemen berselisih dua angka dari penguntit terdekatnya, Barcelona (71-69).

Kalau terjegal di tangan Atletico, maka Real siap-siap menghadapi kudeta dari Barca. Namun dengan catatan Barca sanggup menang atas Malaga dini hari nanti (9/4).

Zidane memang perlu mengatur siasat dan memeras kemampuan otaknya lebih dari laga-laga sebelumnya. Memang dalam tiga laga terakhir Zidane versus Diego Simeone, Zidane menang dua kali dan kalah sekali.

Cuma jangan lupakan juga rekor Simeone dalam lima laga terakhir Derbi Madrileno seandainya dilangsungkan di Santiago Bernabeu. Simeone menang dua kali, seri dua kali, dan kalah sekali. Bahkan sejak menangangi Atletico, Simeone meraih 75 persen dari 100 persen keseluruhan poin yang diperebutkan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/