JEPANG-Tim rowing Indonesia kembali menambah medali perak Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah finis kedua pada nomor men’s quadruple sculls di Nagaragawa International Regatta Course, Gifu, Jepang, Kamis (24/9).
Kuartet Ihram, Rendi Setia Maulana, Febrian, dan Memo menyelesaikan perlombaan 2.000 meter dengan catatan waktu lima menit 47,90 detik.
Indonesia sempat membuka perlombaan dengan meyakinkan setelah menjadi yang tercepat pada 500 meter pertama lewat catatan 1 menit 25,36 detik.
Namun, China yang diperkuat Mu Xiaolong, Zhang Xiuli, Xue Hao, dan Ou Zhiwei mengambil alih pimpinan pada 1.000 meter dengan waktu 2 menit 52,02 detik.
Indonesia berada tepat di belakang China dengan 2 menit 52,50 detik atau hanya terpaut 0,48 detik.
Memasuki 1.500 meter, China memperlebar jarak setelah mencatat 4 menit 19,30 detik, sementara Indonesia tetap menjaga posisi kedua dengan 4 menit 21,46 detik.
Kuartet Merah Putih kemudian mencoba memangkas jarak pada 500 meter terakhir. Indonesia mencatat split 1 menit 26,44 detik, lebih cepat dibandingkan China yang membukukan 1 menit 26,73 detik.
Upaya tersebut belum cukup untuk mengejar China yang menyentuh garis finis dalam 5 menit 46,03 detik. Indonesia harus puas dengan medali perak setelah hanya terpaut 1,87 detik.
Medali perunggu diraih Uzbekistan melalui Shakhboz Kholmurzaev, Davrjon Davronov, Mekhrojbek Mamatkulov, dan Pavel Sorin dengan catatan waktu 5 menit 48,96 detik.
Jepang finis keempat dengan 5 menit 51,97 detik, diikuti India 5 menit 52,17 detik dan Korea Selatan 5 menit 52,47 detik.
Perak tersebut menjadi medali kedua rowing Indonesia pada hari yang sama setelah Rafiq Wijdan Yasir/Ali Mardiansyah finis kedua pada nomor lightweight men’s double sculls dengan catatan 6 menit 23,41 detik. (bbs/net)

