33 C
Medan
Wednesday, July 17, 2024

Marussia Masih Tetap Yakin

BANBURY-Tim Formula One (F1) Marussia tetap optimis menatap musim belapan 2013 meski tampil tanpa pebalap andalannya Timo Glock.
Direktur olahraga Marussia, Graeme Lowdon mengatakan kalau keputusan berani dari timnya tersebut bisa menjadi langkah awal yang bagus jelang dimulainya musim 2013.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Marussia memutus kontrak Glock yang sejatinya baru berakhir pada 2014 mendatang. Keputusan tersebut tak terlepas dari buruknya performa Glock, yang hanya finis di posisi 20 pada klasemen akhir pembalap F1 musim 2012 lalu. Marussia sendiri finis hanya di posisi 11 klasemen akhir konstruktor.

“Keputusan sulit ini bisa menjamin masa depan tim. Setiap orang di Banbury telah bekerja keras pada mobil 2013 ini, dan kami pikir, ini akan menjadi langkah besar,” ujar Lowdon kepada Autosport, Minggu (27/1).

“Semua kru tetap antusias menyambut musim baru. Hal utama adalah, kami tak sabar untuk segera melakukan tes demi mengetahui bagaimana performa mobil ini. Dan, saya pikir, semuanya juga penasaran bagaimana kami menjalani musim (2013) ini, karena kami telah bekerja dengan sangat keras,” sambungnya.

Lowdon juga mengatakan kalau kerja sama yang dibangun ditimnya ini diharapkan membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan. “Ini merupakan permainan tim, semua anggota kru telah berusaha, dan kami sangat mengharapkan (hasil terbaik),” pungkas Lowdon, yang juga berprofesi sebagai businessman.

Menghadapi F1 musim depan, Marussia baru memiliki Max Chilton, yang pada musim 2012 lalu, berlaga di ajang GP2, dan sempat menjadi test driver pada GP Abu Dhabi. Sementara itu, satu slot untuk pembalap lainnya belum ada yang mengisi. (bbs/jpnn)

BANBURY-Tim Formula One (F1) Marussia tetap optimis menatap musim belapan 2013 meski tampil tanpa pebalap andalannya Timo Glock.
Direktur olahraga Marussia, Graeme Lowdon mengatakan kalau keputusan berani dari timnya tersebut bisa menjadi langkah awal yang bagus jelang dimulainya musim 2013.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Marussia memutus kontrak Glock yang sejatinya baru berakhir pada 2014 mendatang. Keputusan tersebut tak terlepas dari buruknya performa Glock, yang hanya finis di posisi 20 pada klasemen akhir pembalap F1 musim 2012 lalu. Marussia sendiri finis hanya di posisi 11 klasemen akhir konstruktor.

“Keputusan sulit ini bisa menjamin masa depan tim. Setiap orang di Banbury telah bekerja keras pada mobil 2013 ini, dan kami pikir, ini akan menjadi langkah besar,” ujar Lowdon kepada Autosport, Minggu (27/1).

“Semua kru tetap antusias menyambut musim baru. Hal utama adalah, kami tak sabar untuk segera melakukan tes demi mengetahui bagaimana performa mobil ini. Dan, saya pikir, semuanya juga penasaran bagaimana kami menjalani musim (2013) ini, karena kami telah bekerja dengan sangat keras,” sambungnya.

Lowdon juga mengatakan kalau kerja sama yang dibangun ditimnya ini diharapkan membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan. “Ini merupakan permainan tim, semua anggota kru telah berusaha, dan kami sangat mengharapkan (hasil terbaik),” pungkas Lowdon, yang juga berprofesi sebagai businessman.

Menghadapi F1 musim depan, Marussia baru memiliki Max Chilton, yang pada musim 2012 lalu, berlaga di ajang GP2, dan sempat menjadi test driver pada GP Abu Dhabi. Sementara itu, satu slot untuk pembalap lainnya belum ada yang mengisi. (bbs/jpnn)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/