Home Blog Page 1014

Dosen Polmed Tingkatkan Produksi dan Pengelolaan Keuangan UMKM

Dosen Polmed melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan meningkatkan produksi dan pengelolaan keuangan salah satu UMKM. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) meningkatkan produksi dan pengelolaan keuangan UMKM. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Adapun dosen yang melakukan pengabdian, M Rikwan Effendi S Manik SE ME, Siti Asnida Nofianna SS MHum, Drs Kusumadi MT, dan Rizki Syahputra SE MSi. Sedangkan UMKM yang menjadi sasaran, salah satunya Medan Outdoor Equipment di kawasan Jalan Rawa Cangkuk IV, Komplek Puri Bromo Asri, Medan Denai. UMKM ini bergerak di bidang usaha penjualan tenda offroad.

Ketua tim pengabdian, M Rikwan Effendi S Manik menjelaskan, upaya meningkatkan produksi dengan memberikan sejumlah peralatan pendukung usaha. Peralatan yang diberikan berupa mesin jahit tenda, bor duduk, mesin las dan mesin potong.

Tak hanya peralatan, pelaku usaha tersebut juga diberikan pelatihan cara penggunaannya untuk memastikan pemanfaatan secara efektif. “Dengan adanya kelengkapan peralatan ini, efisiensi produksi meningkat dan UMKM dapat merespon permintaan pasar lebih cepat dan lebih efisien,” ujar Rikwan, Selasa (31/10/2023).

Dia mengungkapkan, sebelum adanya peralatan tersebut, kemampuan produksi UMKM ini hanya mampu menghasilkan dua tenda dalam satu bulan. Namun, setelah adanya peralatan ini ternyata dapat memproduksi empat tenda offroad dalam satu bulan. “Dengan demikian, terjadi sebuah peningkatan yang signifikan. Hanya saja, UMKM tersebut membutuhkan tenaga kerja agar dapat berproduktivitas secara lebih baik lagi,” ungkap Rikwan.

Setelah hasil produksi meningkat, lanjut dia, tim pengabdian membimbing pelaku usaha ini melakukan branding terkait dengan produknya. Tim memberikan sebuah pelatihan kecil sehubungan dengan upaya untuk meningkatkan kemampuan daya beli yang dimiliki konsumen. “Strategi branding yang terarah diterapkan dengan dukungan tim pemasaran. Kami membantu UMKM untuk membangun identitas merek yang kuat, serta memberikan pelatihan tentang pemasaran digital dan peningkatan kehadiran online. UMKM kini memiliki profil online yang lebih menarik dan konsisten, menciptakan hubungan yang lebih baik dengan pelanggan dan meningkatkan kepercayaan konsumen,” terang Rikwan.

Lebih jauh dia mengatakan, tim pengabdian juga memberikan bimbingan dalam upaya peningkatan nilai jual produk. “Melalui analisis pasar yang cermat, kami berhasil mengidentifikasi potensi peningkatan nilai jual produk UMKM ini. Perubahan desain produk dan peningkatan kualitas telah diterapkan, sehingga menghasilkan produk yang lebih menarik bagi konsumen. Karena itu, workshop dan pelatihan teknis dilakukan untuk memastikan pekerja UMKM mampu mengimplementasikan perubahan ini dengan baik dan memahami pentingnya standar kualitas tinggi,” sebutnya.

Rikwan menuturkan, selain aspek produksi dan pemasaran, tim pengabdian turut memberikan pemahaman mendalam tentang pengelolaan keuangan. Pemahaman ini diberikan lewat workshop intensif mengenai manajemen keuangan, seperti memberikan pemilik UMKM pengetahuan praktis dalam mengelola pendapatan, pengeluaran, dan perencanaan keuangan jangka panjang. “Dengan penekanan pada efisiensi pengeluaran dan alokasi dana yang cerdas, UMKM dapat mengoptimalkan sumber daya finansial mereka, menciptakan dasar yang kuat untuk pertumbuhan bisnis berkelanjutan,” tandasnya. (rel/azw)

Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Perlu Ditambah, DPRD Medan Berencana Revisi Perda No.5/2015

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan bersama Pemko Medan mengaku terus berkomitmen untuk menekan angka kemiskinan. Salah satunya, dengan memperhatikan besaran alokasi anggaran penanggulangan kemiskinan yang disisihkan dari pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Golkar, M Rizki Nugraha SE, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah ke-X Perda Kota Medan No.5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Garu I, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Senin (30/10/2023) sore.

“Di dalam Perda No.5 Tahun 2015 ini disebutkan, bahwa Pemko Medan wajib menyisihkan 10 persen dari total PAD yang ada,” ucap Rizki dalam kegiatan yang turut dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Medan Amplas, Mustaqim Siregar, Lurah Harjosari I, Sahara Harahap, dan Koordinator PKH, Wiwin Prabudi Lubis tersebut.

Namun belakangan, kata Rizki, angka 10 persen yang dimaksud dinilai tidak lagi relevan untuk dapat menanggulangi kemiskinan di Kota Medan. Sehingga, perlu dilakukan penambahan anggaran.

Dengan begitu, DPRD Kota Medan akan mendorong untuk dilakukannya revisi terhadap Perda No.5 Tahun 2015, yakni penambahan minimal persentase yang harus disisihkan dari PAD untuk penanggulangan kemiskinan di Kota Medan.

“Minimal 10 persen dari PAD kita nilai belum cukup, setidaknya butuh tambahan 10 persen lagi untuk menanggulangi masalah kemiskinan di Kota Medan. Jadi minimal, Kota Medan harus menyisihkan 20 persen dari total pendapatannya untuk mengatasi masalah kemiskinan ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Rizki, pemerintah wajib memenuhi hak-hak dasar warga negaranya, termasuk pemerintah kota. Diantaranya hak di bidang pelayanan kesehatan, ketersediaan perumahan yang layak, pendidikan yang berkualitas, dan lain-lain.

“Dan selama ini 10 persen dari PAD itu jelas tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar warga tidak mampu di Kota Medan. Untuk itu, kita mendorong agar Perda ini segera direvisi agar hak-hak dasar setiap warga Kota Medan dapat terpenuhi,” ujar Anggota Komisi III DPRD Medan tersebut.

Selama ini, sambung politisi Partai Golkar itu, banyak warga miskin di Kota Medan yang mengeluh karena tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal sejatinya, warga tersebut telah masuk ke dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun karena terbatasnya anggaran, tidak semua warga yang masuk di DTKS bisa mendapatkan bantuan.

“Kita harapkan dengan direvisinya Perda tersebut, maka akan lebih banyak warga yang tertolong, sehingga angka kemiskinan di Kota Medan bisa ditekan secara maksimal,” pungkasnya. (map)

Pembunuh Warga Aceh Imam Masykur, 3 Oknum TNI Terancam Hukuman Mati dan Dipecat

SIDANG: Tiga terdakwa Terdakwa kasus dugaan penculikan, pemerasan, penganiayaan, dan pembunuhan Imam Masykur menjalani sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (30/10).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Terdakwa kasus dugaan penculikan, pemerasan, penganiayaan, dan pembunuhan Imam Masykur terancam hukuman mati. Itu terungkap dalam sidang pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (30/10).

Oleh oditur militer yang menangani perkara tersebut, Praka Riswandi Manik (RM), Praka Heri Sandi (HS), dan Praka Jasmowir (J) didakwa melanggar pasal berlapis yang tertuang dalam surat dakwaan.

Dalam sidang kemarin disampaikan bahwa para terdakwa telah melanggar pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, pasal 338 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, pasal 351 ayat (3) KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan pasal 328 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. “Ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup atau paling singkat hukuman 20 tahun,” terang Kepala Oditurat Militer Jakarta Kolonel Kum Riswandono.

Bertindak sebagai oditur dalam sidang tersebut Letkol Chk Upen Jaya Supena, oditur pendamping Letkol Laut (H) I Made Adnyana, dan Letkol Kum Tavip Heru Marsono. Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Kolonel Chk Rudy Dwi Prakamto serta Hakim Anggota Letkol Chk Idolohi, dan Mayor Kum Aulisa Dandel tersebut mulai berjalan sekitar pukul 10.00. Sidang tersebut berlangsung terbuka untuk umum.

Melalui sidang tersebut terungkap beberapa fakta terkait dengan penculikan, pemerasan, penganiayaan, dan pembunuhan Imam Masykur. Di antaranya, perencanaan penculikan dan pemerasan Imam.

Fakta itu terungkap lewat komunikasi yang dilakukan oleh Praka RM dengan Praka J dan Praka HS. Sehari sebelum menculik Imam, mereka saling bertelepon. Meski sempat menolak, Praka RM akhirnya mengiyakan ajakan Praka J dan Praka HS.

Prajurit TNI AD yang berdinas di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) itu yang kemudian meminta tebusan kepada Ibunda Imam, Fauziah. Dalam surat dakwaan perkara bernomor Sdak/196/X/2023 tersebut diungkapkan bahwa Fauziah berusaha menghubungi putranya melalui telepon genggam. Namun yang mengangkat dan berbicara adalah Praka RM. “Kemudian terdakwa I (Praka RM) mengancam saksi III (Fauziah),” kata oditurat militer.

Ancaman yang dilayangkan oleh Praka RM jelas dan tegas. Terdakwa meminta uang tebusan Rp50 juta. “Kalau tidak sayang ke anak ibu, saya bunuh dan saya buang anak ibu,” ucap oditurat militer menirukan ancaman yang disampaikan oleh Praka RM.

Meski sudah memohon dan mengaku Imam berasal dari keluarga tidak mampu, para terdakwa tidak peduli. Pada Sabtu, 12 Agustus 2023, mereka menghabisi nyawa Imam dan membuang korban sesuai ancaman.

Usai sidang pembacaan surat dakwaan kemarin, Kepala Oditurat Militer Jakarta Kolonel Kum Riswandono menyatakan bahwa Praka RM, Praka J, dan Praka HS bukan hanya terancam sanksi pidana sebagaimana pasal yang sudah didakwakan oleh oditur militer, mereka juga bakal dipecat dari TNI. Itu sesuai dengan komitmen institusi militer yang tidak mentolerir perbuatan melawan hukum. “Sudah pasti akan diikuti hukuman pemecatan,” tegasnya. (syn/jpg/ila)

Ganjar Dorong Ketersediaan Fasilitas Kesehatan yang Merata

SIDAK LAYANAN: Ganjar Pranowo rutin melakukan kunjungan ke beberapa puskesmas saat menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah. Foto: Dok. Humas Pemprov Jateng.

SUMUTPOS.CO – CALON presiden (capres) Ganjar Pranowo berbicara mengenai ide dan gagasannya terkait sektor kesehatan. Menurut gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut, kesehatan merupakan sebuah hal penting dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Untuk mewujudkan SDM yang unggul, kata Ganjar, diperlukan sebuah akses kesehatan yang merata. Karena itu, jika terpilih menjadi presiden, Ganjar berharap bisa mewujudkan program satu desa satu puskesmas.

“Infrastruktur kesehatan harus merata. Saya katakan bahwa kalau satu desa, ada satu puskesmas, dan ada satu dokter. Maka nanti akan jadi terjadi perkembangan luar biasa di dunia kedokteran,” ujar Ganjar dalam acara diskusi Jaringan Indonesia (Jari) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/10).

Ganjar melanjutkan, untuk sekarang ini ketersediaan fasilitas kesehatan masih belum merata di Indonesia. Bahkan, jumlah dokter juga masih kurang. Hal inilah membuat masyarakat Indonesia akhirnya lebih memilih pergi ke luar negeri untuk menjalani pengobatan.

Masih banyak masyarakat yang tidak percaya terhadap fasilitas kesehatan yang ada di Indonesia.”Padahal kita butuh fasilitas kesehatan dan dokter, tapi banyak yang tidak percaya pada tenaga kita sendiri. Akhirnya mereka pergi ke Penang (Malaysia), ke Singapore,” ungkap Ganjar.

Selain itu, di beberapa daerah fasilitas kesehatan setara puskesmas masih sangat jarang, kalaupun ada jaraknya cukup jauh. Karena itu, masih ada masyarakat yang berobat ke dukun.”Kita semua harus sepakat untuk kedepan membangun fasilitas kesehatan yang memadai,” tuturnya.

Seiring membangun sarana prasarana, Ganjar bertekad akan membenahi sistem pendidikan kedokteran di Indonesia. Sampai saat ini, imej sekolah kedokteran adalah sulit dan sangat mahal. “Saya punya pengalaman mendampingi perguruan tinggi yang ingin mengusulkan dibukanya prodi kedokteran. Itu sulitnya minta ampun. Padahal kita masih kekurangan dokter, harusnya ini bisa dipermudah,” lanjutnya.

Selain masalah fasilitas kesehatan dan ketersedian dokter, Ganjar juga memberikan perhatian terhadap isu kesehatan mental (mental health). Dalam beberapa kesempatan, Ganjar menegaskan pentingnya negara hadir untuk mengurangi problem yang banyak diderita oleh kalangan anak muda itu.

“Menghadapi bonus demografi, hal yang tidak boleh dilupakan adalah persoalan kesehatan mental. Ini persoalan yang sangat penting diselesaikan, tapi masih banyak yang belum peduli soal ini,” kata Ganjar.

Pasalnya, data menunjukkan bahwa saat ini 16,5 juta anak muda di Indonesia mengalami masalah mental. Sebanyak 2,45 juta lainnya bahkan sudah mengalami gangguan mental dan harus menjalani perawatan.”Ini persoalan serius. Saya ketemu dengan anak-anak yang cerita, banyak lho yang sampai bunuh diri, memakai narkoba dan lainnya,” ucapnya.

Pengamat Kesehatan Kota Medan, Dr Indra Janis mengapresiasi Program Satu Desa Satu Puskesmas yang dicanangkan Calon Presiden (capres), yang juga mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dua periode, Ganjar Pranowo. Menurutnya, hal itu dapat memudahkan masyarakat untuk menjangkau fasilitas kesehatan (faskes), terutama bagi pengidap penyakit akut, orang jompo dan ibu hamil yang sulit untuk perjalanan jauh. “Dengan adanya Puskesmas di setiap desa, masyarakat dapat terbantu dan terlayani dengan baik,” ujarnya kepada Sumut Pos di Medan, Senin (30/10).

Menurutnya, penambahan Puskesmas di tiap desa juga perlu disertakan dengan kualitas dan kuantitas yang baik serta memadai agar masyarakat terlayani secara merata. “Integritas serta kesejahteraan para dokternya dan tenaga medisnya juga perlu diperhatikan,” pungkasnya. (wir/dwi)

Tips agar Terhindar dari Kolesterol Tinggi

SUMUTPOS.CO – Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak, dan lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh.

Kolestrol adalah lemak yang terdapat di dalam aliran darah atau sel tubuh yang sebenarnya dibutuhkan untuk pembentukan dinding sel dan sebagai bahan baku beberapa hormon. Namun apabila kadar kolestrol dalam darah berlebihan, maka bisa mengakibatkan penyakit, termasuk penyakit jantung koroner dan stroke.

Nah untuk pencegahannya, diperlukan menghentikan faktor gaya hidup yang tidak sehat dan merubahnya secara perlahan dan bertahap menjadi pola hidup yang sehat; dapat membantu menurunkan angka kolesterol.

Pola Makan Teratur, membatasi diri untuk makan makanan kurang sehat seperti biskuit, keju, susu, fast food yang mengandung tinggi gula dan lemak. Dan mengganti asupan makanan yang rendah gula dan lemak misalnya susu skim, nasi merah, sayuran dan buah-buahan. Makanan-makanan rendah kolesterol ini membantu Anda menurunkan kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah. Anda dapat mengkonsumsi makanan penurun kolesterol dan buah penurun kolesterol untuk membantu menjaga kadar kolesterol Anda tetap normal.

Olahraga dan Bergerak, Rajin berolahraga dan bergerak dapat mencegah kolesterol tinggi di dalam darah. Anda hanya perlu berolahraga selama 30 menit dalam lima hari per pekan untuk membantu menurunkan berat badan dan mencegah tersumbatnya pembuluh arteri.

Ketiga hal ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Anda guna mencegah risiko terserang kolesterol tinggi yang bisa mengakibatkan komplikasi penyakit mematikan seperti jantung dan stroke, diabetes, dan tekanan darah tinggi.(han)

Januari-September 2023, Indosat Bukukan Pendapatan Rp37,4 Triliun

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchinson, Vikram Sinha.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Selama Januari hingga September 2023,
Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) (“Indosat”, “IOH”, atau “Perseroan”) kembali mencatatkan kinerja keuangan yang solid dan signifikan pada total pendapatan dan EBITDA secara Year-on-Year (YoY).

Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2023 (9B23), Indosat membukukan total pendapatan sebesar Rp37,4 triliun, meningkat 8,5% YoY, didorong oleh beragam lini bisnis mulai dari Selular, MIDI, dan Fixed Telecom. Kombinasi dari pertumbuhan pendapatan dan optimalisasi biaya, berdampak pada peningkatan EBITDA sebesar 24,0% YoY menjadi Rp17,4 triliun dan menghasilkan marjin EBITDA yang mencapai 46,6% di 9B23. Adapun Laba Periode Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk mencapai Rp2,7 triliun. Lewat capaian ini, Indosat mencatat rekor baru dengan membukukan laba bersih positif selama sebelas kuartal berturut-turut.

Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan pihaknya dapat mencatatkan kinerja keuangan dan operasional yang kuat selama 9B23, termasuk membukukan laba bersih positif selama sebelas kuartal berturut-turut.

“Kinerja kami didorong oleh komitmen menjadi yang terbaik, strategi Go-to-Market yang terencana, serta fokus tak tergoyahkan untuk memberikan marvelous experience bagi pelanggan. Skala dan kinerja ini memungkinkan kami untuk menggapai tujuan yang lebih besar, yakni menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa,” ujarnya.

Komitmen Indosat dalam memberikan pengalaman digital kelas dunia terus berjalan lewat penawaran produk yang simpel dan transparan, serta diiringi perluasan jaringan. Hal ini dititikberatkan pada pelanggan berkualitas tinggi dan meluncurkan penawaran digital baru untuk meningkatkan konsumsi pengguna.

Memberdayakan Indonesia secara digital
Indosat terus mewujudkan tujuan besarnya, yaitu menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa.

Indosat semakin memperkuat jaringan 4G di wilayah Nusa Tenggara di Indonesia Timur, memperluas inklusi digital dan membuka peluang tak terbatas bagi masyarakat. Jaringan Indosat kini telah menjangkau lebih dari 80% populasi di seluruh Nusa Tenggara, dengan penambahan pemancar jaringan (site) yang meningkatkan kapasitas mobile internet hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Indosat terus memperluas jaringannya ke wilayah pedesaan yang belum terlayani di Indonesia Timur dalam rangka menutup kesenjangan digital.

Indosat juga telah meluncurkan kemitraan baru dengan International Telecommunication Union (ITU) dan Digital Transformation Centres Initiative (DTCI) untuk memperkuat literasi digital dan memfasilitasi pelatihan keterampilan digital bagi masyarakat terpencil dan kurang terlayani di Indonesia. Kemitraan merupakan pilar utama dari pendekatan Indosat untuk memberdayakan Indonesia secara digital. Bersamaan dengan itu, Indosat mengumumkan kemitraan baru dengan Cisco untuk memperkenalkan kursus pelatihan keamanan siber Cisco Networking Academy ke dalam program pelatihan IDCamp Indosat yang sukses setiap tahunnya.

Indosat optimis bahwa bisnis memiliki peran penting dalam menciptakan dunia lebih baik dan lebih berkelanjutan. Indosat juga terus mengembangkan berbagai inisiatif di bawah kerangka kerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). Perusahaan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi emisi dan konsumsi energi, termasuk melalui pemasangan panel surya, baterai yang efisien, dan mode sleep cell di seluruh jaringan BTS.

Sejalan dengan itu, Indosat terus memperkuat program-program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, termasuk IDCamp dan SheHacks, yang memperluas inklusi dan kesetaraan digital dan gender. Terakhir, Indosat juga secara aktif memperkuat sistem privasi dan perlindungan data untuk memastikan bahwa sistem tersebut memenuhi standar tertinggi dan selaras dengan komitmen perusahaan untuk menjadi yang terbaik.

“Kami optimis telah berada di jalur yang tepat untuk mentransformasi Indosat dari perusahaan telco menjadi techco, dan memimpin transformasi digital di industri ini. Dengan semangat Gotong Royong, kami akan melanjutkan perjalanan tanpa batas dalam memberdayakan Indonesia dan mendukung Indonesia berada di garis depan dalam perjalanan transformasi digital di kawasan Asia Tenggara,” pungkas Vikram. (rel/ram)

Truk Galian C Anjlok di Jembatan Batangserangan Langkat

ANJLOK: Truk membawa material galian c anjlok di Jembatan Batangserangan.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Kondisi Jembatan Batangserangan yang memprihatinkan akhirnya makan korban. Satu unit truk yang mengangkut material diduga dari pantai galian c jenis batu, anjlok di jembatan tersebut.

Truk tersebut nyaris terjun ke aliran Sungai Batangserangan dari Jembatan Sei Air Tenang pada Senin (30/10/2023).

Kasi Humas Polres Langkat, AKP S Yudianto membenarkan adanya peristiwa truk material galian c anjlok di jembatan tersebut.

“Polsek Padangtualang sudah melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas akibat mobil dump truk yang membawa galian c berisikan batu anjlok di Jembatan Titi Besi Sei Tenang,” katanya.

Akibat peristiwa ini, kata dia, kemacetan terjadi. Dia menambahkan, Polsek Padangtualang sudah mengurai kemacetan tersebut.

“Antisipasi kemacetan dengan melakukan buka tutup terhadap kendaraan roda 2 dan roda 4 sehingga arus lalu lintas menjadi lancar kembali, sembari menunggu truk yang anjlok dievakuasi,” urainya.

Dia menambahkan, Polsek Padangtualang sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Langkat dan Kecamatan Padangtualang. “Dan juga berkoordinasi dengan pihak perbaikan jembatan yang mana dilaksanakan oleh PT SMJ,” kata dia.

Hasil koordinasi, menurut dia, PT SMJ akan menyampaikan kepada vendor untuk melakukan perbaikan kembali jembatan tersebut agar keselamatan dan kelancaran arus lalulintas berjalan lancar. “Dalam hal penanganan ini, prioritas utama pihak Polres Langkat segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan jembatan, untuk kelancaran arus lalulintas, sesuai dengan program prioritas pimpinan Polri untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat di ruang publik,” bebernya.

Sementara, masyarakat mengamini, kondisi jembatan itu kian memprihatinkan karena truk yang mengangkut material galian c bertonase lebih. “Kami sudah muak, kami biarkan aja jembatan ini putus. Toh diperbaiki, masih juga melintas truk-truk melebihi tonase,” kata masyarakat sekitar, Regar.

“Kemana pemerintah daerah, apa karena sudah dapat upeti dari pengusaha, sehingga kondisi jembatan ini dibiarkan begitu saja. Syukur dum truk tidak nyempulung ke sungai, masih terperosok saja,” tambahnya.

Terpisah, Kadis PUPR Sumut, Marlindo Harahap menjelaskan, perbaikan jembatan yang telah makan korban ini sudah diusulkan. Kata dia, perbaikan dilakukan tahun 2024 mendatang.

Dia mengakui, adanya perbaikan yang dilakukan oleh swasta. “Perbaikan dilakukan swadaya pengusaha SMJ atas persetujuan Dinas PUPR. Truk sudah kami imbau melalui spanduk, agar mengurangi beban muatan kendaraan yang lewat dan sudah ada surat Pak Sekda ke Bupati Langkat,” kata dia.

Kepada masyarakat, dia memohon untuk bersabar. Sebab, pembangunan atau perbaikan jembatan ini dilakukan pada 2024 mendatang.

“Kerusakan jembatan itu karena selama ini yang lewat (truk galian c) melebihi tonase yang dipersyaratkan. Kita harapkan jangan ada kecelakaan lagi. Truk yang terbalik itu, bannya masuk ke trotoar jembatan membawa material batu yang sangat berat,” pungkasnya.

Jembatan ini merupakan penghubung Kecamatan Padangtualang dengan Batangserangan. Selain itu, jembatan ini merupakan penghubung menuju tempat wisata Tangkahan. (ted/ram)

Wawako Binjai Jadi Pembina Upacara Hari Sumpah Pemuda

PEMBINA: Wawako Binjai, Rizky Yunanda Sitepu menjadi pembina upacara.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Wakil Wali Kota Binjai, Rizky Yunanda Sitepu memimpin sekaligus bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan apel balai kota, Senin (30/10/2023). Penyelenggara Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda adalah, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Binjai dan diikuti oleh para pimpinan OPD, kepala badan, kepala bagian, ASN dan Nlnon ASN di Lingkungan Pemko Binjai.

Adapun tema dari Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023 yaitu, Bersama Majukan Indonesia, dengan logo HSP ke-95 yang bermakna membentuk stilasi barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi, ragam warna menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya. Heterogenitas tersebut sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia.

Rizky yang bertindak sebagai pembina upacara membacakan sambutan Menpora. Dia menyampaikan, setiap pemuda perlu mempunyai visi, misi dan peran strategis untuk 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat berlari lebih cepat.

Strategi paling ampuh adalah dengan tolong-menolong lintas generasi dan gotong royong lintas sektor. Sebab, kerja kolaboratif ini sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan dan juga sesuai dengan Perpres Nomor 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan agar Implementasi Koordinasi Lintas Sektor tersebut efektif menuju pencapaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).

“Pada momen Hari Sumpah Pemuda ini, kita harus canangkan kebulatan tekad semua stakeholder, baik kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, organisasi kepemudaan, komunitas serta elemen-elemen lain. Mari kita jadikan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 ini sebagai momentum membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan negeri. Semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita,” serunya.

Upacara ini juga dirangkai dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada Pemuda Berprestasi Tahun 2023. Di antaranya Husnul Washilah Siregar dari SMA Negeri 5 Kota Binjai mendapat Juara I Cerita Pendek Kategori SMA Lomba Konten Kreatif dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023 Tingkat Nasional, Ambia Pane dari STAI-Al-Ishlahiyah Kota Binjai mendapatkan Juara II Kejuaraan BeatBox Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023, Endi Septyan dari SMA Negeri 2 Kota Binjai sebagai Pasukan Pengibar Bendera Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023, M Irvan Pranswanda dari SMK Yayasan Perguruan Ibu Sugiarti (YPIS) Maju Binjai sebagai Pasukan Pengibar Bendera Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023, Naila Raihan Tsabitah dari SMA Negeri 2 Kota Binjai sebagai Pembawa Baki pada Pasukan Pengibar bendera Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023, dan Vina Dwi Anjani dari SMA Negeri 6 Kota Binjai sebagai Pasukan Pengibar Bendera Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023. (ted/ram)