Home Blog Page 1024

KADIN Sumut Sosialisasikan Peluang dan Tantangan Era Digital kepada Pelajar

WKU KADIN Sumut Indra Prawira ST MM (tengah) dan Kepala Sekolah SMAN 2 Lubukpakam, Deliserdang, Sari Manurung MPd (pakaian batik, kanan), bersama peserta kegiatan Literasi Digital baru-baru ini (26/10).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian kegiatan Digital Literacy Campaign dan Gerakan Indonesia Makin Cakap Digital, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumut menggelar kegiatan Literasi Digital di SMAN 2 LubukPakam, Kabupaten Deliserdang, Kamis (26/10/2023). Kegiatan dengan tema “Welcoming Gen Alpha : Change and Challenge in Digital Era” tersebut merupakan kolaborasi dengan Kementerian Kominfo Republik Indonesia dan Dinas Pendidikan Sumut.

Ketua Umum KADIN Sumut Firsal Ferial Mutyara, yang diwakili Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Indra Prawira menjelaskan, tujuan dilaksanakannya program tersebut adalah untuk memberikan wawasan sejak dini pada para pelajar tentang peluang dan tantangan di era digital, terutama di dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja.

“Di era digital bukan hanya kecakapan atau kemampuan digital yang penting. Hal yang tak kalah penting lainnya seperti budaya digital yang positif dan produktif, etika digital yang beradab, juga kewaspadaan terhadap keamanan digital”, jelas Indra Prawira yang juga merupakan Ketua Tim Literasi Digital Sumatera Utara.

Kegiatan ini dibuka oleh Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI Semuel A Pengerapan secara daring. Dalam sambutannya, Semuel mengingatkan, seiring bertambahnya pengguna teknologi digital, ada berbagai risiko muncul seperti penipuan online, hoax, cyber bullying, dan konten negatif lainnya.

“Hal ini harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas literasi digital yang mumpuni, agar pelajar dan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan produktif, bijak dan tepat guna,” tegas Semuel.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumatera Utara M Basir S Hasibuan MPd, Dosen UIN Bandung Cecep Nur Alam ST MT, serta influencer Vean Mardhika. Kegiatan diikuti sekitar 1.200 pelajar SMAN 2 Lubukpakam, Deliserdang secara luring dan lebih dari 30.000 pelajar SMA secara daring di Kabupaten Delserdang, Langkat, dan Kota Binjai. (adz)

Mahasiswa Internasional Berlomba di UMSU pada Festival Bulan Bahasa dan Kebudayaan

INTERNASIONAL: Mahasiswa internasional mengikuti lomba dengan menggunakan Bahasa Indonesia di UMSU.ISTIMEWA.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – SEJUMLAH mahasiswa internasional dari Amerika, Nowergia, Kolombia Jepang, Cina, Thailand, Kamboja hingga Malaysia antusias mengikuti lomba dengan menggunakan Bahasa Indonesia di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Kapten M Basri, Medan, Sabtu (28/10).

Lomba yang diselenggarakan Lembaga Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) UMSU itu bagian dari festival bulan bahasa dan kebudayaan internasional. Festival bertema ‘Merangkul Keberagamaan melalui Pelestarian Bahasa dan Cagar Budaya’ bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Ketua BIPA UMSU Dr Muhammad Arifin MPd mengatakan kegiatan ini dalam rangka memperingati bulan bahasa dan Sumpah Pemuda. Mahasiswa asing di UMSU mendapatkan apresiasi dari Balai Bahasa Sumatera Utara. ”Alhamdulillah, mahasiswa asing di UMSU juga pernah diundang menjadi pengisi acara dan mengikuti ujian UKBI,” ujarnya.

Sekretaris BIPA UMSU Dr Cut Novita Srikandi MHum menyanpaikan bahwa kegiatan ini melibatkan mahasiswa asing se-kota Medan. ”Kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk menjelajahi kebudayaan global,” kata Dr Cut Novita Srikandi MHum.

Peserta asal Colombia, Sara Henao sangat gembira bisa mengikuti lomba nyanyi berbahasa Indonesia yakni lagu Sempurna milik Andra ‘n The Backbone.

”Saya sangat senang bisa bernyanyi, tapi tadi sempat nervous saat tampil di atas panggung,” kata Sara yang sudah 12 tahun di Indonesia dan menyukai rendang.

Festival diisi dengan seminar kebahasaan dan kebudayaan yang dibawakan oleh dua pemateri yaitu Prof Wan Syaifuddin MA PhD (Pentingnya Budaya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing) dan Dr Andi Wate Polili MHum (Kiat Belajar BIPA yang Mudah dan Menyenangkan).

Kemudian dilanjutkan ragam perlombaan kebahasaan dan budaya. Ada lomba menyanyi lagu Bahasa Indonesia, pantun dan puisi. Selain itu, setiap mahasiswa internasional UMSU turut mempersembahkan parade kebudayaan dan menyanyikan lagu dari negara asal mereka.

Festival ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dari setiap kategori dan penampilan dari mahasiswa asal Kamboja dan Thailand. (dmp)

Capai Rp24 Miliar, Komisi III Dorong Pemko Kejar Potensi PPJ Hingga Rp40 Miliar Perbulan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH, menyebutkan bahwa upaya pihaknya di DPRD Kota Medan dalam mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus membuahkan hasil yang lebih baik. Salah satunya dari sektor Pajak Penerangan Jalan (PPJ).

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.16 Tahun 2011 tentang Pajak Penerangan Jalan di Jalan Pendidikan, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (28/10/2023) sore.

“Kita hitung pada saat itu, dan Alhamdulillah saat ini kita (Pemko Medan) bisa mendapatkan PAD dari Pajak Penerangan Jalan hingga Rp24 miliar perbulan,” ucap Mulia dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Polonia, Kelurahan Polonia Kelana, dan Dinas SDABMBK Kota Medan tersebut.

Namun, jelas politisi Partai Gerindra itu, capaian PAD dari sektor PPJ senilai Rp24 miliar perbulan tersebut belum membuat pihaknya berpuas hati. Sebab seharusnya, nilai potensi PAD dari sektor PPJ perbulan melebihi angka tersebut.

“Untuk itu sekarang kita kejar PLN, kita minta datanya, karena semua warga Kota Medan pengguna listrik PLN pasti kena pajak (penerangan jalan). Sementara saat ini masih ada sekitar 30 persen data PLN terkait warga Kota Medan pelanggan PLN yang belum diberikan ke kita, ini menjadi ‘permainan’ lama. Maka ini kita kejar, masalah PPJ ini, untuk meningkatkan PAD Kota Medan,” ujarnya.

Bila semua data tersebut telah rampung dan diterima, maka pihaknya meyakini bahwa PAD Kota Medan dari sektor PPJ akan dapat meningkat secara signifikan, yakni mencapai Rp30 hingga Rp40 Miliar.

“Dan kita yakini dalam satu bulan itu, potensi PAD dari sektor PPJ bisa diangka Rp30 Miliar hingga Rp40 Miliar,” katanya.

Dijelaskan Mulia, capaian PAD Kota Medan dari sektor PPJ senilai Rp24 miliar perbulan tersebut mendapatkan pujian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat KPK melakukan kunjungannya ke Kota Medan baru-baru ini.

“KPK salut, karena (Kota Medan) satu-satunya yang paling besar mendapatkan pajak retribusi di kabupaten/kota, itu hanya di Kota Medan. Kota Bandung saja (PAD PPJ) hanya sekitar Rp3 Miliar sampai Rp4 Miliar. Dan kita akan terus membantu menghitung dan mengawal berapa pajak yang harus dibayar PLN ke Kota Medan,” jelasnya.

Yang menjadi masalah hingga saat ini, sambung Mulia, masih banyak lampu-lampu jalan di Kota Medan yang tidak menyala meskipun masyarakat telah membayar PPJ lewat tagihan listrik ataupun token listrik yang dibelinya.

“Dan ini terus kita koordinasikan. Alhamdulillah sebagai contoh, baru-baru ini puluhan titik lampu jalan telah dipasang di Kelurahan Polonia,” sambungnya.

Mulia menegaskan, saat ini pihaknya di DPRD Kota Medan dan Pemko Medan hanya ingin memastikan bahwa semua pajak yang dibayarkan masyarakat harus dikembalikan untuk kepentingan masyarakat melalui program-program yang ada.

“Sebab pajak yang dibayarkan harus dapat dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya.

Pantauan Sumut Pos, kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh warga untuk menyampaikan berbagai keluhannya, mulai dari masalah bantuan sosial, bantuan pendidikan, dan berbagai aspirasi lainnya.

Menanggapi hal itu, Mulia pun mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkai. Selanjutnya, Mulia juga memberikan sejumlah informasi penting terkait program-program Pemko Medan yang saat ini tengah berjalan. (map)

Alween Ong Berbagi Kisah Inspiratif kepada Siswa SMK Mustafa

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, SMK Mustafa di Lidah Tanah, Serdang Bedagai menjadi lokasi pelaksanaan seminar yang menginspirasi, bertajuk “Mindset dan Cara Asik Memulai Usaha Digital.” Pemateri utama adalah Alween Ong, seorang wirausaha muda yang sukses di dunia digital.

Alween Ong, yang dikenal sebagai salah satu tokoh sukses dalam dunia bisnis digital membagikan kisah inspiratifnya kepada para siswa SMK Mustafa. Dalam seminar ini, ia berbicara tentang pentingnya memiliki mindset yang kuat dan kreatif dalam memulai usaha di era digital.

Menurut Alween Ong, kunci kesuksesan dalam dunia digital adalah ketekunan, berani mengambil risiko, dan berpikir out of the box. Ia juga memotivasi para siswa untuk selalu bertanya, belajar, dan tidak takut gagal, karena dari kegagalan kita bisa belajar lebih banyak.

Respons positif datang dari pemilik Yayasan Rabithah M.Pd, yang menyatakan bahwa Alween Ong adalah salah satu murid beliau ketika berada di Pondok Pesantren Alkautsar.

“Alween adalah siswa yang smart dan selalu bertanya. Kami sangat bangga melihat kesuksesannya dan semangatnya untuk terus belajar,” ujarnya, Sabtu (28/10/2023).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMK Mustafa, Yusli Fajar, SPd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya semangat pemuda dalam berkontribusi positif bagi bangsa dan negara, terutama dalam menghadapi tantangan zaman digital ini.

Seminar ini adalah hasil prakarsa dari Gerakan Kawan Awen dan Sahabat Sapriadi, yang berkomitmen untuk menginspirasi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan keterampilan di era digital.

Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan berharga tentang dunia bisnis digital, tetapi juga mengingatkan akan semangat Hari Sumpah Pemuda, di mana pemuda-pemudi Indonesia bersatu untuk mencapai cita-cita dan menghadapi masa depan dengan penuh semangat.

Alween Ong yang juga Caleg DPR RI Dapil Sumut 1 memiliki komitmen terhadap dunia pendidikan dan kewirausahaan, sehingga ia kerap berbagi edukasi wirausaha , baik bagi anak muda maupun UMKM. (ila)

Rangkaian Munas X, IKWI Sumut Ikuti Seminar Nasional di Jakarta

Ketua IKWI Sumut Hj Fadia Achri Yulan atau Beby bersama Julia Tarigan dan Hartati Rangkuti (seragam hijau) saat mengikuti seminar nasional rangkaian kegiatan Munas X IKWI di Jakarta

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian kegiatan Munas (Musyawarah nasional) X tahun 2023 IKWI (Ikatan Keluarga Watawan Indonesia), digelar seminar nasional, Jumat (27/20/2023), diikuti seluruh pengurus provinsi termasuk IKWI Sumatera Utara, di Hotel Menara Peninsula Jakarta.

IKWI Sumut langsung dipimpin ketuanya Hj Fadia Achri Yulan didampingi sekretaris Julia Tarigan sebagai peserta dan Hartati Rangkuti yang merupakan bendahara sebagai peninjau dalam rangkaian kegiatan Munas X IKWI di Jakarta.

Fadia yang akrab disapa Beby itu menyebutkan, IKWI Sumut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Munas X, diantaranya seminar nasional terkait permasalahan kelistrikan.

Selain itu, dalam kegiatan musyawarah nasional akan dilakukan pertanggungjawaban Ketua IKWI Pusat periode 2018-2023 Ny Indah Kirana Atal S Depari selama satu periode memimpin IKWI.

“Kita akan mendengarkan laporan pertanggungjawaban, baik menyangkut program kegiatan maupun kegiatan lainnya selama kepemimpinan ibu Indah Atal S Depari. Sepertinya yang hadir tidak hanya IKWI Sumut, tapi juga IKWI provinsi lainnya di tanah air,” ujar Beby.

Seminar nasional ini mengambil tema penggunaan listrik yang hemat dan aman, dibuka langsung oleh Ketua IKWI Pusat periode 2018-2023 Ny Indah Kirana Atal S Depari antara lain menyatakan, seminar nasional ini akan memiliki dampak positip kepada peserta.

Bertindak sebagai narasumber dalam seminar nasional Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia tersebut Pandu Prastiani merupakan Manager komunikasi dan tanggung jawab sosial PLN unit induk distribusi Jakarta Raya.

Dalam materinya, Pandu Prastiani mengungkapkan, dalam penggunaan listrik yang hemat, ibu-ibu IKWI harus cerdas, dalam penghematan energi listrik, terutama dalam rumah tangga ibu-ibu hampir setiap saat berhubungan kelistrikan.

Pandu Prastiani juga mengatakan, jika ibu-ibu kekurangan daya, kini PLN punya solusi dengan menggunakan teknologi digitalisasi.

“Melalui handphone, ibu-ibu yang ingin menambah daya dapat dilakukan, tanpa harus datang ke kantor PLN. Kemudahan-kemudahan pelayanan terus dilakukan untuk pelanggan,” ujarnya. (rel/sih)

Camat: Lubukpakam Sekarang Benar-benar Wonderfull

KUNKER: Kunjungan kerja Bupati bersama Wabup Deliserdang; Ashari Tambunan (kiri) dan HM Ali Yusuf Siregar (kanan) di Convention Hall, Uncle Sam’s, Jalan Diponegoro, Kelurahan Lubukpakam Pekan, Kecamatan Lubukpakam, Kamis (26/10).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Kecamatan Lubukpakam menghormati keberadaan Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati (Wabup), HM Ali Yusuf Siregar. Selama kepemimpinan keduanya telah banyak pembangunan yang ada merupakan ikon-ikonnya Kabupaten Deliserdang.

“Orang Pakam sekarang bisa berlagak-lagak di luar Deliserdang, karena kami punya Taman Buah, Masjid Agung, convention hall, museum daerah, plaza kuliner, kolam renang, manasik haji dan semuanya ada di Kecamatan Lubukpakam,” ungkap Camat Lubukpakam, Drs Syahdin Setia Budi Pane dalam laporannya pada kunjungan kerja (kunker) bupati bersama Wabup di Convention Hall, Uncle Sam’s, Jalan Diponegoro, Kelurahan Lubukpakam Pekan, Kecamatan Lubukpakam, Kamis (26/10).

Kebanggaan warga Lubukpakam lainnya, sambung Camat, bupati merupakan warga Kecamatan Lubukpakam, yang tinggal di Desa Tanjunggarbus 1, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang. “Kebanggaan kami juga ketika bapak blusukan ke pedagang-pedagang yang kadang tanpa protokoler menyapa dengan pedagang,” ucap camat lagi.

Sekarang, Lubukpakam benar-benar wonderful (wonderfull) karena semua elemen terangkum dalam satu ikatan, yaitu Lubuk Pakam Rumah Kita. Semua elemen masyarakat Lubukpakam sudah sepakat dengan jargon tersebut. “Kita wajib menjaganya. Begitu juga umat beragama di sini. Artinya, Lubukpakam ini melaksanakan apa yang menjadi visi-visi yaitu religius rukun dalam kebhinekaan,” ajak Camat.

Lubukpakam, kata camat lagi, merupakan pusat kuliner. Di malam hari, di sepanjang Jalan Sutomo, Diponegoro, sampai Sudirman, berbagai usaha kecil menengah (UKM) berdiri. Hal itu menunjukkan maju dan pesatnya pembangunan di Kota Lubukpakam.

“Saya berbangga menjadi Camat Lubukpakam, karena ternyata dari luar Sumatera Utara, banyak datang untuk bersekolah di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Medistra. Dengan adanya kampus dan ribuan mahasiswa, maka bertambahlah kegiatan masyarakat, khususnya di bidang tempat tinggal dan kuliner,” urai Camat.

Hal senada disampaikan Kepala Desa (Kades) Pagar Merbau III, Budi Cahyadi mewakili kades dan lurah se-Kecamatan Lubukpakam. “Kami mewakili pemerintah desa dan kelurahan sangat bangga dengan Bapak Bupati Deliserdang sebagai orangtua kami. Di saat ini, sudah banyak pembangunan di Kabupaten Deliserdang, khususnya di Kecamatan Lubukpakam. Sangat banyak perubahan untuk Deliserdang dan membuat masyarakatnya maju dan sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan,” utaranya.

Dari uraian camat dan Kades Pagar Merbau III tersebut, juga diamini Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan. Ashari merasa bangga tinggal sebagai warga Kecamatan Lubukpakam. “Jadi warga Lubukpakam membuat saya bangga. Berbagai kemajuan kita capai bersama di Kecamatan Lubukpakam. Untuk itu, izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya,” kata Ashari.

Di samping pencapaian yang telah diraih, Ashari memahami cita-cita menjadikan wilayah Deliserdang dan Lubukpakam maju dan sejahtera, dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan masih belum sepenuhnya tercapai.

“Saya bersyukur dan bangga dalam perjalanan pelaksanaan berbagai tugas, saya merasa selalu mendapat dukungan. Berkat dukungan yang diberikan berbagai kemajuan telah kita capai dalam waktu sembilan setengah tahun. Masih banyak kegiatan yang ingin kita lakukan, tapi masih belum bisa kita wujudkan. Mohon izin, itu sepenuhnya karena keterbatasan kemampuan saya sebagai Bupati Deliserdang yang juga merupakan manusia biasa,” cetus Bupati.

Rangkaian acara diadakan pada kunker, antara lain penyerahan bantuan sertipikat tanah (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deliserdang, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Pekerja Rentan, tali asih dari Baznas Deliserdang kepada bilal mayit dan penggali kubur, dan lainnya. (btr/azw)

Polisi Bekuk Tersangka Narkoba

PAPARKAN: Tersangka pemilik sabu-sabu yang ditangkap polisi, di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai dipaparkan Polres Sergai, Rabu (25/10) lalu. Istimewa/Sumut Pos.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Satnarkoba Polres Serdangbedagai (Sergai) mengamankan seorang pria terduga pelaku narkotika jenis sabu-sabu di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, Rabu (25/10) lalu.

Kasatnarkoba Polres Sergai, AKP Juriadi melalui Kasi Humas Polres Sergai, Ipda Brimen mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat tentang seringnya terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu-sabu, di Kelurahan Tempel atau Kampung Tempel, Kecamatan Perbaungan.

“Pelaku yang diamankan berinisial K (32), warga Dusun IV, Desa Jatimulia, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti diduga sabu-sabu sebanyak 1,50 gram,” ujarnya, Jumat (27/10).

Dijelaskannya, pada saat hendak diamankan tersangka K membuang barang bukti sabu-sabu dengan menggunakan tangan kanan tepat di atas tanah yang berjarak 1 meter dari tersangka.

Hasilnya, lanjut Brimen, dari atas tanah tersebut petugas menemukan barang bukti, berupa satu plastik klip diduga berisikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,50 gram, serta satu unit sepeda motor. “Saat ini tersangka sudah kita amankan di Mapolres Sergai guna proses sidik lebih lanjut,” tutupnya.

Dalam konteks ini, Ipda Brimen menyampaikan imbauan Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta SIK, agar warga terlibat aktif dalam menjaga dan mengawasi lingkungan sekitarnya guna mencegah terjadinya tindak pidana. “Apabila mengetahui ada terjadi tindak pidana, baik terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba, tindak kejahatan jalanan, begal, genk motor, pencurian, maupun tindak pidana lainnya, agar segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat, atau dapat menghubungi call center Polres Sergai 110, dan WA layanan polisi Polres Sergai di nomor 0811-6124-110, agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (dwi/azw)

Rumah Tahanan Kabanjahe Dimonev

MENGECEK: Kadivpas Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut, Rudy Fernando Sianturi, saat mengecek dapur Rutan Kabanjahe.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara (Sumut), Rudy Fernando Sianturi, melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan Negara ( Rutan) Kelas 2B Kabanjahe, Kamis (26/10) pagi.

Kedatangan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut ini, disambut hangat oleh Kepala Rutan Kelas 2B Kabanjahe Chandra Syahputra Tarigan, dan pejabat struktural, serta jajaran pegawai. Kunjungan ini merupakan monitoring dan evaluasi (monev) dalam rangka penguatan tugas dan fungsi pada Rutan Kelas 2B Kabanjahe.

Kemudian, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut didampingi Karutan dan pejabat struktural, melakukan peninjauan ke beberapa area Rutan Kabanjahe. Dimulai dari pengecekan dapur, meninjau kebersihan, kualitas, dan ketersediaan makanan untuk warga binaan.

Selanjutnya meninjau fasilitas kesehatan, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut mengecek kondisi warga binaan yang sedang sakit, serta berpesan agar petugas terus memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada warga binaan.

Dalam arahannya, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut mengajak seluruh jajaran Rutan Kabanjahe untuk selalu bekerja dengan hati dan memberikan pelayanan yang baik kepada warga binaan maupun masyarakat.

Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut juga memberikan motivasi dan semangat kerja mengenai 3 kunci pemasyarakatan maju, yakni deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergi dengan aparat penegak hukum, serta back to basic. “Tunjukkan kemampuan dan kinerja dengan terus menerus belajar mengembangkan diri menjadi lebih baik dengan tetap menjalankan SOP. Dengan begitu, kita akan mampu wujudkan Kementerian Hukum dan HAM semakin PASTI dan berAKHLAK, dengan bekerja secara cepat, tepat, ikhlas, dan hasilnya akuntabel,” ungkap Rudy.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Rutan Kelas 2B Kabanjahe, Chandra menyampaikan ucapan terima kasih, atas kunjungan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut, dalam rangka monev penguatan tugas dan fungsi kepada petugas.

“Terima kasih kepada Bapak Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut, atas kunjungannya. Tentunya semua arahan dari bapak sangat bermanfaat dan memotivasi kami, seluruh jajaran, agar terus meningkatkan diri menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (deo/saz)

Ahli: Pemilik Aset adalah Pemilik Uang

Sidang Kasus Penggelapan dengan Terdakwa Zainal Muttaqin kembali digelar di PN Balikpapan, Kamis (26/10) kemarin. (Dokumentasi Prokal.co)

BALIKPAPAN, SUMUTPOS.CO – Dua ahli dihadirkan Jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang kasus penggelapan dengan terdakwa mantan bos Jawa Pos Zainal Muttaqin di PN Balikpapan, Kamis (26/10) kemarin. Yang pertama adalah ahli hukum pidana Profesor Muhammmad Arief Sugiarto.

Pada sidang kemarin, Profesor Muhammad Arief Sugiarto yang hadir lewat virtual, dimintai keterangan terkait kepemilikan barang dari kacamata hukum. Muhammad Arief berpendapat, barang yang dibeli tidak dengan menggunakan uang pribadi, maka secara substansi barang tersebut bukan milik yang bersangkutan.

Begitu juga jika seseorang membeli sebuah barang dengan uang perusahaan, maka barang tersebut secara substansi milik perusahaan, bukan pribadi.

JPU lantas memberikan sebuah ilustrasi kasus, di mana sebuah perusahaan membeli sebuah aset seperti tanah dan menyertifikatkan tanah itu. Namun, perusahaan menggunakan nama orang lain atau direksi pada sertifikat karena sudah menjadi kebiasaan perusahan.

Uang yang digunakan adalah uang perusahaan, namun nama yang tertera dalam sertifikat adalah nama orang lain atau direksi. Karena sertifikat adalah milik perusahaan, maka sertifikat disimpan di dalam brankas perusahaan.

Jaksa lalu meminta pendapat terkait kasus tersebut. Siapa yang berhak atas aset dan sertifikat tersebut.

Ahli lantas menerangkan pendapatnya. Bahwa pemilik sertifikat adalah orang yang namanya tertera dalam sertifikat. Ini secara legal yuridis. Namun, secara de facto pemiliknya adalah yang memiliki uang.

“Jika pemilik uang ingin memiliki sertifikat itu maka harus dilakukan balik nama,” jelas Muhammad Arief. (rel/sih)

Telkomsel Semangat Indonesia: Inspirasi untuk Berkontribusi Membuka Semua Peluang Kemajuan Negeri

Bersamaan dengan perayaan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2023, Telkomsel menghadirkan “Telkomsel Semangat Indonesia” yang semakin menegaskan posisi perusahaan dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan bangsa dan negara yang diaktualisasikan dengan semangat menghubungkan bangsa, menciptakan terobosan, menggerakkan kemajuan, berbagi harapan, serta menjaga bumi Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai semangat ini dapat diakses melalui https://www.telkomsel.com/semangatindonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO  Semangat Indonesia yang berlandaskan pada nilai luhur kebinekaan dan Pancasila yang menjunjung tinggi nilai berkeadilan, gotong royong, kepedulian, berinovasi, dan keberlanjutan menjadi inspirasi semangat Telkomsel untuk secara konsisten membuka semua peluang kemajuan negeri melalui berbagai capaian inovasi, inisiatif, dan aksi nyatanya.

Bersamaan dengan momentum Hari Sumpah Semuda pada 28 Oktober 2023, “Telkomsel Semangat Indonesia” menjadi inspirasi yang semakin menegaskan posisi perusahaan dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan bangsa dan negara yang diaktualisasikan ke dalam semangat Telkomsel untuk senantiasa dan berkelanjutan menghubungkan bangsa, menciptakan terobosan, menggerakkan kemajuan, berbagi harapan, dan menjaga bumi Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Semangat yang diusung Telkomsel selalu terinspirasi dari semangat bangsa Indonesia, di mana kami berkomitmen untuk terus menghubungkan bangsa melalui pemerataan konektivitas digital berteknologi terkini, menciptakan terobosan melalui inovasi dan implementasi teknologi yang terbarukan, menggerakkan kemajuan melalui pemanfaatan seluruh aset dan kapabilitas perusahaan, berbagi harapan melalui inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang inklusif, serta upaya bersama menjaga bumi Indonesia melalui inisiatif bisnis berkelanjutan dalam menjaga lingkungan hidup untuk keberlangsungan generasi mendatang.

“Telkomsel Semangat Indonesia” sendiri lebih dari sebuah manifesto, hal ini juga menjadi langkah nyata dari komitmen Telkomsel untuk konsisten berkontribusi bagi bangsa dan negara dalam memberdayakan masyarakat hingga penjuru negeri agar memberi dampak positif dengan terus berkembang di setiap fase kehidupan.”

Mengusung Semangat Menghubungkan Bangsa, Telkomsel terus mengakselerasi pemerataan dan kesetaraan konektivitas digital hingga pelosok negeri dengan membangun BTS 4G/LTE lebih dari tiga ribu titik di Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), menuntaskan pengalihan (upgrade) seluruh BTS 3G ke jaringan 4G/LTE di 504 kota/kabupaten, membangun lebih dari 220 site BTS Merah Putih di daerah yang memiliki tantangan geografis, serta memperluas jaringan 5G dengan menggelar lebih dari 470 unit BTS 5G pada 48 kota di Indonesia. Langkah nyata tersebut turut mendorong pencapaian trafik payload mobile broadband pelanggan hingga lebih 8,7 juta TB atau tumbuh 9,4 persen. Kini, lebih dari 228.000 unit BTS 4G/LTE dan 5G telah melayani 97 persen wilayah populasi Indonesia dan menguasai 65 persen total payload (mobile dan fixed) pengguna broadband di seluruh Indonesia.

Melalui Semangat Menciptakan Terobosan dengan ragam inovasi untuk negeri juga telah dibuktikan Telkomsel melalui implementasi inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) terbesar dan terlengkap pertama di Indonesia melalui kesuksesan seluruh proses integrasi layanan IndiHome ke ekosistem bisnis Telkomsel yang dilakukan hanya dalam periode tiga bulan, termasuk meluncurkan Produk Telkomsel One sebagai keberlanjutan inisiatif FMC dengan layanan broadband tanpa batas dan seamless, satu bulan sejak bergabungnya IndiHome ke Telkomsel.

Telkomsel juga terus memperkuat dan meningkatkan kapabilitas platform digital layanan MyTelkomsel sebagai one-stop digital solution dengan pemutakhiran teknologi UI/UX dan fitur gamifikasi yang lebih user friendly, hingga integrasi layanan asisten virtual pelanggan “Veronika” dengan teknologi dari Microsoft Azure OpenAI Service untuk memberikan pengalaman layanan pelanggan yang semakin nyaman dan personal bagi pelanggan.

Terinspirasi Semangat Menggerakan Kemajuan agar tetap relevan dan adaptif seiring perkembangan zaman, Telkomsel konsisten mendorong pertumbuhan bangsa dan kemajuan ekosistem digital Indonesia melalui optimalisasi pemanfaatan keunggulan aset serta kapabilitas perusahaan melalui inisiatif yang inovatif. Hal tersebut diimplementasikan antara lain dengan mendirikan INDICO yang menjadi anak usaha pada sektor digital sekaligus holding company yang menaungi sejumlah anak perusahaan dari emerging portofolio bisnis vertikal Telkomsel di sektor digital, seperti Fita (health-tech), Kuncie (edu-tech), dan Majamojo (gaming), dan Digital Food Ecosystem (DFE) di sektor agrikultur. Kemudian Telkomsel juga menghadirkan penjaringan inovasi digital solution karya anak bangsa melalui Program Telkomsel Corporate Accelerator (Tinc) dan melalui anak usaha Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang bergerak di bidang permodalan ventura untuk mendukung pendanaan dan pemberdayaan startup Tanah Air.