30 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1059

INALUM dan EGA Selesaikan Percontohan Tungku Pot Upgrading: Siap Menuju Produksi Double Capacity

KUALA TANJUNG, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium atau INALUM bersama Emirates Global Alumina (EGA) mengumumkan penyelesaian 5 (lima) tungku peleburan yang sudah diperbaharui dengan menggunakan teknologi dari EGA. Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar INALUM dalam meningkatkan produksi hingga double capacity.

Direktur Utama INALUM Danny Praditya menyebutkan bahwa kolaborasi INALUM-EGA telah berhasil menghasilkan tungku peleburan yang lebih modern sehingga target INALUM untuk memproduksi hingga double capacity bisa terpenuhi.

“EGA sebagai perusahaan aluminium global yang berada di Uni Emirat Arab memiliki keahlian di bidang teknologi modern di sektor peleburan aluminium. Keahlian tersebut membuat INALUM menjadikan EGA sebagai mitra kolaborasi dalam peningkatan kapasitas produksi aluminium di Kuala Tanjung. Selanjutnya kami akan mengevaluasi hasil ini untuk tahap berikutnya dari proyek yang lebih luas, selaras dengan Nota Kesepahaman yang telah disepakati untuk meningkatkan kemitraan antara Indonesia dan UEA” ujar Danny.

Penyelesaian tungku percontohan merupakan bagian awal dari rencana besar INALUM dalam pengembangan 298 tungku di Potlines 1 dan Potlines 3 di Smelter Kuala Tanjung. Menargetkan peningkatan daya energi dari 195ka ke 215ka, dan diperkirakan bisa meningkatkan produksi hingga 10%.

Pengembangan 5 tungku telah menghabiskan waktu 1,5 tahun dengan pengerjaan meliputi pembuatan desain tungku dan pengimplementasiannya. Pembangunan juga mencakup perbaikan signifikan pada struktur atas (kerangka untuk anoda dan busbar) dan potshell, serta menggabungkan Sistem Kontrol Tungku milik EGA yang lebih modern sehingga bisa memaksimalkan produksi sekaligus mengurangi konsumsi energi dan emisi lingkungan.

Chief Executive Officer EGA Abdulnasser Bin Kalban menyebut bahwa EGA sebagai salah satu perusahaan peleburan aluminium terbesar di dunia menyebut bahwa keberhasilan lima tungku ini merupakan tonggak penting bersejarah dalam penerapan teknologi peleburan yang lebih modern di INALUM dan berharap bisa menjadi langkah awal dalam kolaborasi lanjutan dengan INALUM dan Indonesia pada khususnya.

“Keberhasilan penyelesaian permulaan pot percontohan ini merupakan tonggak penting baik dalam proyek kami untuk menyebarkan pengetahuan teknologi EGA di Indonesia, dan potensi kemitraan kami yang lebih luas. dengan INALUM. Tim teknologi EGA memiliki rekam jejak kesuksesan selama puluhan tahun, menciptakan nilai bagi EGA tidak hanya di UEA tetapi juga secara internasional,” ujar Abdulnasser.

INALUM memilih berkolaborasi dengan EGA terkait teknologi DX+ Ultra karena EGA telah mengembangkan teknologi peleburan aluminiumnya sendiri selama lebih dari 30 tahun., dimana Tteknologi tersebut telah dianggap sebagai teknologi yang paling efisien di industri aluminium global. EGA adalah perusahaan industri UEA pertama yang melisensikan teknologi proses intinya secara internasional, melalui kesepakatan dengan Aluminium Bahrain pada tahun 2016. Selain itu, kolaborasi ini juga dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab dalam bidang teknologi dan investasi.

EGA dan INALUM juga telah menandatangani perjanjian terpisah yang memberikan kesempatan kepada EGA untuk memiliki hak eksklusif dalam penyediaan teknologi peleburan aluminium DX+ Ultra miliknya dalam rangka perluasan pabrik peleburan Kuala Tanjung, jika hasil studi dan kajian telah membuktikan bahwa perluasan pabrik peleburan Kuala Tanjung dengan menggunakan teknologi yang dimiliki oleh EGA terbukti layak secara teknis ataupun ekonomis.

Selain itu, dalam perjanjian tersebut INALUM memberikan hak kepada EGA untuk mendapatkan penawaran terlebih dahulu untuk memiliki saham dalam proyek perluasan tersebut atau menyerap sebagian besar produk yang berhasil diproduksi dari proyek tersebut. Dalam pelaksanaan proyek perluasan ini, INALUM akan berupaya untuk mendapatkan tarif listrik yang kompetitif dan akan memprioritaskan penggunaan dari sumber energi terbarukan. Sebagai informasi, saat ini Smelter INALUM di Kuala Tanjung menggunakan energi listrik yang berasal dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yaitu PLTA Siguragura dan PLTA Tangga yang berada di Paritohan, Sumatera Utara.

Proyek ini juga menjawab kebutuhan INALUM dalam hal peningkatan produksi, tetapi juga merupakan bagian dari misi perusahaan dalam meningkatkan kinerja tungku dengan tetap menjaga performa dan lebih efisien dalam hal penggunaan energi. Transformasi teknologi ini meningkatkan kinerja tungku melalui peningkatan stabilitas operasional dan peningkatan efisiensi saat ini hingga 95 persen.

Selain proyek bersama EGA, INALUM juga melakukan beberapa aksi korporasi lain dalam rangka peningkatan kapasitas produksi sebagai respon atas tingginya potensi pasar aluminium nasional yang saat ini memiliki permintaan hingga 1 juta ton. Proyek-proyek tersebut antara lain, Proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi yang akan selesai pada tahun 2023, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung yang ditargetkan akan meningkatkan kapasitas produksi di tahun 2024-2025 dan Proyek Diversifikasi Aluminium Remelt IAA.(rel)

bank bjb Tawarkan ORI024, Semakin Menarik dengan Tenor hingga 6 Tahun

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – bank bjb kembali menjadi Sub Mitra Distribusi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel ORI024 melalui produk bjb Obligasi Ritel. Khusus penawaran kali ini, pemerintah memberikan dua pilihan tenor yang dapat dipilih oleh investor yaitu tenor tiga tahun (ORI024-T3) dan enam tahun (ORI024-T6) .

bank bjb, sebagai bank yang aktif mendorong pembangunan Indonesia, turut serta ambil bagian sebagai Sub Mitra Distribusi ORI024. Obligasi ini ditawarkan sebagai bentuk investasi yang aman dan menguntungkan bagi seluruh warga negara Indonesia.

Penawaran ORI024 ini rencananya akan digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan keuangan negara dengan target sekitar Rp20 triliun. SBN ini memberi kesempatan kepada masyarakat ikut serta berpartisipasi membantu pemerintah membiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Penawaran ORI024 telah dibuka mulai dari 9 Oktober 2023 sampai dengan 2 November 2023 dan akan didistribusikan pada 8 November 2023. ORI024-T3 akan jatuh tempo tanggal 15 Oktober 2026 dan ORI024-T6 jatuh tempo tanggal 15 Oktober 2029.

Pemerintah memberikan penawaran kupon fixed rate menarik untuk ORI024. ORI024-T3 memiliki tingkat kupon 6.10% p.a sedangkan ORI024-T6 memiliki tingkat kupon 6.35% p.a. Semakin panjang tenor yang dipilih, semakin tinggi kupon yang diperoleh.

Kupon ini lebih menarik dari SBN ritel sebelumnya dengan rate di atas 6% atau lebih tinggi dari beberapa SBN sebelumnya. Dari sisi pembelian, pemerintah juga memberi keleluasaan dengan nilai sangat terjangkau mulai dari Rp1 juta hingga maksimal Rp5 miliar untuk ORI024-T3 dan maksimal Rp10 miliar untuk ORI024-T6.

Sesuai jadwal, Pemerintah akan membayar kupon ORI024 per tanggal 15 setiap bulannya, dengan pembayaran kupon pertama ORI024 pada 15 Desember 2023.

Menariknya, bagi nasabah bank bjb atau masyarakat yang akan melakukan transaksi melalui bank bjb, akan mendapatkan cashback menarik. Cashback berupa saldo tabungan yang akan ditransfer ke rekening nasabah maksimal 30 hari kalender setelah settlement ORI024.

ORI024 ini ditawarkan kepada investor individu melalui sistem online e-SBN dengan alamat infobjb.id/sbn.

Widi Hartoto Corporate Secretary bank bjb menyebutkan, ada empat tahap untuk pembelian ORI024, yaitu tahap registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran, dan settlement. Informasi lebih lanjut tentang SBN dapat diakses melalui infobjb.id/obligasiritel.

Diketahui, obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau korporasi berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar kupon obligasi dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan. Hal ini sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002.

Keuntungan investasi obligasi adalah adanya imbal hasil atau return yang lebih bersaing dibandingkan dengan produk deposito. Kemudian memberikan pendapatan yang tetap berupa kupon obligasi. Juga adanya potensi keuntungan atas penjualan obligasi. Namun yang terpenting adalah investasi aman dengan pengembalian pokok 100% pada saat jatuh tempo.

Namun, produk ini juga memiliki beberapa risiko pasar yang harus diketahui. Diantaranya adanya potensi keuntungan maupun kerugian akibat faktor ekonomi yang mempengaruhi pasar keuangan, seperti perubahan tingkat suku bunga, nilai tukar, dan harga obligasi.

Sebagai produk negara dan bukan produk bank bjb, perseroan dalam hal ini hanya bertindak sebagai Sub Mitra Distribusi. Setiap pilihan atas produk Obligasi yang dibeli (calon) Investor merupakan tanggung jawab dan keputusan (calon) Investor sepenuhnya, termasuk apabila (calon) investor memilih jenis produk yang tidak sesuai dengan profil risiko (calon) investor. (rel/sih)

FWP Sumut dan BPODT Gelar Diskusi Pembangunan Pariwisata Danau Toba di TCR

Kunjungan Media dan Diskusi Terpumpun di Kawasan Toba Caldera Resort, Kabupaten Toba.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

TOBA, SUMUTPOS.CO  – Toba Caldera Resort (TCR) di Desa Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, tengah terus dikembangkan oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Kawasan TCR ini, dikembangkan di lahan tepi Danau Toba seluas 386,72 hektar.

Berbagai fasilitas dipersiapkan di lahan The Kaldera Toba Nomadic Escape, seperti Glamour Camping (Glamping), Bobocabin, kafe, points UMKM, points Jokowi hingga wahana bermain anak-anak lainnya.

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Divisi Umum BPODT, Mosanda Tampubolon dalam kegiatan Kunjungan Media dan Diskusi Terpumpun di Kawasan TCR, Selasa (10/10). Kegiatan ini, diikuti 40 wartawan tergabung dalam Forum Wartawan Unit Pemprov (FWP) Sumut.

“Kawasan TCR ini, dibuka 4 April 2019, dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya,” ucap Mosanda kepada wartawan.

Dalam kegiatan ini, dihadiri juga Kepala Divisi Komunikasi Publik BPODT, Nelson Lumban Toruan, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BPODT, Deti Silaban dan Ketua FWP Sumut, Zulkifli Harahap.

Mosanda mengungkapkan bahwa di lahan TCR ini, akan dibangun fasilitas lainnya, seperti hotel, parking hub dan wahana wisata dengan melibatkan investor nasional dan asing. Sehingga, kawasan ini dapat berkembang maju seperti Kawasan Wisata Nusa Dua di Bali.

“Disini kami ada beberapa investor ikut serta melakukan pengelolaan bisnis. Disini ada restoran, dengan menyewakan lahan dan bagi hasil. Ada parking hub dan fasilitas lainnya,” ucap Mosanda.

Mosanda mengatakan bahwa kawasan TCR ini, semakin terkenal di tanah air dan internasional. Pasca kunjungan Presiden RI, Joko Widodo pada 30 Juli dan viral dengan ada spot foto Jokowi.

Lanjut, Mosanda mengungkapkan BPODT merupakan Satuan Kerja (Satker) dari Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Dengan memiliki dua fungsi tugas, yakni pertama pengelola lahan Toba Kaldera Resort. Pihaknya, bisa membangun, pengembangan, evaluasi di lahan ini.

“Kedua, kordinatif dengan melakukan kordinasi dengan stekholder di Danau Toba, seperti melakukan kordinasi dengan 8 Bupati dan 1 Gubernur dalam pengembangan Danau Toba ini,” tandasnya.

Kepala Divisi Komunikasi Publik BPODT, Nelson Lumban Toruan, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari puluhan jurnalis yang bertugas di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut di kawasan TCR.

“Mitra strategis adalah wartawan, untuk menyampaikan informasi ada disini. Kami dari BPODT mengucapkan terima kasih atas kedatangan di Kaldera Toba. Kirim salam bapak Dirut BPODT, Jimmy B Panjaitan dan jajaran. Mereka sedang, menjalani tugas diluar dari Kantor yang ada di Toba ini. Kami bangga menyambut kedatangan bapak/ibu kesini,” jelas Nelson.

Sementara itu, Ketua FWP Sumut, Zulkifli Harahap juga mengucapkan terima kasih atas sambutan dari BPODT dan jajaran di Kawasan TCR ini. Kedepannya, diharapkan ada kolaborasi antara jurnalis dengan stekholder dalam pengembangan Danau Toba.

“Terima kasih BPODT, yang sudah bersedia menerima dan menyambut kita, dari Forum Wartawan Unit Pemprov Sumut. Dalam kesempatan ini, kita 40 orang. Ini program Pemprov Sumut difasilitasi Dinas Kominfo Sumut, untuk datang kesini. Untuk mengetahui program apa saja yang sudah dan akan dilakukan kedepannya,” kata Zulkifli.(rel)

Dukung Industri Lokal, Epson Tingkatkan Jumlah Produk yang Bersertifikat TKDN

BERSAMA: Manajemen Epson Indonesia foto bersama.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Epson telah memperkenalkan berbagai produk baru yang secara resmi telah tersertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Beragam produk ini meliputi scanner, printer dan tinta.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia telah menginisiasi TKDN yang melalui peraturan terbarunya No 12 tahun 2021 bahwa TKDN menjadi upaya standarisasi yang bertujuan untuk memperkuat struktur industri dalam negeri. Dengan demikian, ketergantungan terhadap produk impor dapat terus berkurang secara bertahap. Kemenperin RI menetapkan nilai TKDN rata-rata mencapai sebesar 46,3% pada tahun 2020 dan diharapkan dapat meningkat menjadi 50% pada tahun 2024.

Sebagai merek global yang beroperasi di Indonesia, Epson Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan produk berkualitas dengan kandungan lokal yang tinggi yang memenuhi persyaratan standar TKDN. Hal ini juga sejalan dengan tujuan kami untuk berkontribusi kepada negara tempat kami beroperasi, melalui dukungan terhadap industri lokal dengan inovasi teknologi kami, dan dalam prosesnya, memberdayakan masyarakat dan komunitas lokal.

Untuk memenuhi standar nilai TKDN, Epson Indonesia telah menciptakan produk dengan persentase komponen dalam negeri yang tinggi, termasuk bahan material yang berasal dari Indonesia, tenaga kerja yang terdiri dari warga negara Indonesia, dan bahan yang dimiliki dan berasal dari Indonesia.

Selain produk, ada faktor lain untuk memenuhi persyaratan sertifikasi seperti bobot manfaat perusahaan (BMP) yang mencakup faktor atau kegiatan yang dilakukan oleh Epson sehubungan dengan kontribusi kepada masyarakat Indonesia. Dalam hal ini Epson terbukti telah memenuhi semua persyaratannya dengan melakukan beberapa kegiatan CSR seperti pelepasan penyu dan tukik di Banyuwangi oleh Epson Indonesia, penghijauan hutan di Kalimantan oleh Indonesia Epson Industry dan Transplantasi Terumbu Karang oleh Epson Batam yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, serta berkontribusi pada Usaha Kecil & Menengah & Jaringan Purna Jual.

Komitmen Epson Indonesia untuk memaksimalkan kandungan lokal dalam produksinya telah menghasilkan lebih dari 20 produk bersertifikasi TKDN dari printer, scanner hingga tangki tinta Epson.

Pencapaian sertifikasi ini merupakan hasil dari kehadiran Epson di Indonesia selama lebih dari dua dekade, termasuk pendirian dua pabrik: PT Indonesia Epson Industry di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang memiliki lebih dari 10.000 karyawan dan PT Epson Batam di Kota Batam, Kepulauan Riau yang juga memiliki lebih dari 4.000 karyawan.

Masing-masing pabrik ini telah berkontribusi dalam memproduksi produk-produk Epson yang bersertifikasi TKDN, sehingga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Produk Unggul Bersertifikasi TKDN, Cerminkan Kualitas Karya Anak Bangsa Lebih dari 20 produk Epson yang bersertifikasi TKDN telah lulus verifikasi oleh PT Surveyor Indonesia di bawah mandat Kementerian Perindustrian.

Beberapa produk Epson yang telah memiliki sertifikat TKDN antara lain scanner DS-1630 dan printer M15180. Kedua produk tersebut diproduksi oleh pabrik di Indonesia dan didistribusikan ke seluruh Indonesia dan dunia.

Scanner DS-1630 berukuran 45 cm x 31,8 cm dengan ketebalan 12,1 cm, sehingga ringkas dan hemat tempat apabila diletakkan di meja kerja.

Meskipun ukurannya kecil, scanner warna ini dapat memindai dengan cepat dan memiliki kapasitas kertas hingga 50 lembar. Scanner ini juga dilengkapi dengan adaptor AC built-in untuk meminimalkan ketidakrapian kabel.

Dalam hal ketajaman gambar atau teks yang dipindai, scanner DS-1630 dikenal dengan keunggulannya. Scanner ini dapat meningkatkan kejernihan teks pada dokumen yang dipindai, baik berwarna, skala abu-abu, maupun hitam putih. Pemindai ini juga dapat menghapus latar belakang untuk membuat dokumen lebih mudah dibaca, fitur yang sangat penting ketika memindai dokumen dua sisi.

Produk bersertifikasi TKDN lainnya adalah printer EcoTank M15180 yang masuk dalam kategori printer multifungsi. Printer ini memenuhi kebutuhan pencetakan monokrom dan berfungsi sebagai pemindai, mesin fotokopi, atau mesin faks. Printer ini cocok untuk keperluan bisnis, menghasilkan cetakan yang tajam, bersih, dan tahan air berkat tinta pigmen berkualitas tinggi.

Printer EcoTank M15180 beroperasi dengan Teknologi Bebas Panas yang tidak menggunakan panas selama proses pencetakan, sehingga menghemat penggunaan listrik. Model ini juga memungkinkan kecepatan pencetakan hingga 25 gambar per menit (ipm). Dengan kecepatan ini, printer EcoTank M15180 dapat meningkatkan produktivitas pencetakan.

Sebagai produk bersertifikasi TKDN, scanner DS-1630 dan printer M15180 telah diproduksi dengan komponen yang sebagian besar berasal dari dalam negeri, diproduksi oleh tenaga kerja bangsa dengan menggunakan peralatan yang dibuat atau dimiliki di Indonesia.

Dengan demikian, komitmen Epson untuk mencapai nilai TKDN yang optimal telah menghasilkan produk-produk luar biasa yang memberdayakan sumber daya dan tenaga kerja lokal. Selain itu, Epson Indonesia telah memberikan kesempatan kepada para pelanggannya untuk berkontribusi langsung terhadap perkembangan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di tanah air.

Langkah Epson untuk memberikan nilai positif bagi perusahaan dan pelanggan, serta upaya konsisten untuk memenuhi standar nilai TKDN, sejalan dengan kampanye regional Epson “Engineered for Good” di Asia Tenggara. Epson terus berupaya untuk memanfaatkan teknologi yang ringkas, efisien, dan tepat guna untuk memberdayakan Masyarakat dan menciptakan dunia yang lebih baik.

Mari bergabung dalam Gerakan ini, bersama-sama kita dukung penggunaan produk bersertifikasi TKDN, memastikan bahwa produk-produk ini memberikan dampak positif bagi Indonesia secara keseluruhan, serta masyarakat Indonesia secara khusus. Bersama Epson, kita membangun masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan untuk negeri ini. (rel/ram)

Pemkab Sergai Hibahkan Lahan untuk Jadi Pos Polisi

TINJAU: Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersma Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, saat meninjau lahan di Dusun IV Desa Suka Damai Kecamatan Sei Bamban.

SERGAI, SUMUTPOS.CO- Pemkab Serdangbedagai mendukung penuh program Polres Sergai dengan komitmen kuat untuk meningkatkan layanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sergai dengan menghibahkan Lahan untuk dijadikan Pos Polisi.

Hal tersebut terungkap saat Bupati Sergai, Darma Wijaya bersama Kapolres Sergai, AKBP Oxy Yudha Pratesta SIK meninjau lokasi lahan yang potensial untuk mendirikan Pos Polisi, Senin (9/10/2023).

Bupati Darma Wijaya mengatakan, bahwa Kabupaten Sergai, yang memiliki 17 kecamatan, 12 diantara masuk dalam wilayah hukum Polres Sergai. Tetapi, hanya memiliki 7 Polsek.

“Akibatnya, beberapa Polsek harus melayani 2-3 kecamatan,” kata Bupati Darma Wijaya.

Bupati Darma Wijaya mengungkapkan Pemkab Sergai akan menghibahkan lahan seluas sekitar 2 hektar di Dusun 4 Desa Sukadamai Kecamatan Sei Bamban.

Keputusan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kades Sukadamai dan masyarakat setempat untuk memudahkan pelayanan Kepolisian.

AKBP Oxy mengatakan, langkah ini menunjukkan Pemkab Sergai dan Polres berkomitmen untuk meningkatkan layanan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polres Sergai siap menghadirkan perubahan besar dengan mendirikan Pos Polisi baru yang lebih dekat dengan masyarakat, memastikan keamanan dan ketertiban terjaga dengan baik,” ungkapnya. (fad/ram)

Terkait Beras yang Diduga Sintetis, Pemko Binjai Tegaskan Hanya Fasilitator

Ilustrasi beras.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menanggapi isu beras diduga sintetis yang dibeli masyarakat pada kesempatan Gerakan Pasar Murah yang digelar di Kelurahan Berngam, Binjai Kota. Melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Binjai ditegaskan bahwa kegiatan Gerakan Pasar Murah tersebut bukan digelar oleh pemko.

Artinya, Pemko Binjai diduga buang badan menyoal hal tersebut dan menegaskan, pihaknya hanya fasilitator. “Dinas Ketapang hanya fasilitasi saja,” ujar Kadis Ketapang, Ralasen Ginting, Selasa (10/10/2023).

Menurut dia, beras yang dijual pada kesempatan Gerakan Pasar Murah berasal dari Badan Urusan Logistik (Bulog). “Beras yang dijual di pasar murah adalah beras dari Bulog dan beras yang dari Bulog, lagi diperiksa oleh Satgas Pangan Provinsi bersama pihak terkait. Mengenai isu beras plastik yang viral, kita masih menunggu hasilnya,” kata dia.

Polres Binjai juga tengah menyelidiki dugaan beras sintetis tersebut. Bahkan, penyidik Unit Ekonomi Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai juga sudah mengambil sampel daripada beras tersebut.

“Saksi-saksi juga sudah kita periksa dan sampel beras sudah diambil untuk dibawa ke laboratorium, untuk dilakukan pengujian,” jelas Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi.

Terpisah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Binjai menanggapi dugaan beras sintetis tersebut. Wakil rakyat Kota Binjai menyarankan agar Pemko Binjai segera bertindak.

“Saya meminta kepada pemerintah kota agar melakukan sidak, baik di grosir maupun di kilang-kilang. Hal itu agar masyarakat dapat memperoleh kepastian terkait kabar yang beredar tersebut,” kata Ketua DPRD Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra.

Politisi Partai Golkar ini juga menyarankan agar aparat penegak hukum melakukan penyelidikan hingga penyidikan, jika kabar dugaan beras sintetis ini benar. “Saya juga khawatir, ada rasa was-was yang akhirnya menjadi momok bagi saya,” tukasnya.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 2 menit menampilkan seorang ibu-ibu protes terhadap nasi dari hasil beras yang dibelinya di Gerakan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota Binjai di Kelurahan Berngam, Binjai Kota. Ibu tersebut membanding dua nasi yang dikepal seperti bola.

Satu nasi berasal dari beras bulog yang dibelinya pada kesempatan Gerakan Pasar Murah dan satu nasi lainnya berasal dari kilang. “Kalau yang ini (beras bulog) kayak lebih padat, kalau yang ini (dari kilang) dilihat dari teksturnya lebih agak lembek, benyek gitu,” ujar seorang wanita dalam video tersebut.

Dalam video ini, ibu tersebut juga melempar kepalan kedua nasi ke arah lantai. “Ha membal dia yang beras Bulog, dicurigai. Kalau ini beras yang dari kilang, tidak,” sambungnya. (ted/ram)

Masuki Tahun ke-5, Gojek Perluas Edukasi Anti-Kekerasan Seksual Bagi Mitra Gojek di Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gojek, unit bisnis on-demand service dari Grup GoTo, menegaskan kembali komitmennya untuk menciptakan ruang publik yang aman bagi mitra driver selama beroperasi sehari-hari. Konsisten sejak 2018, Pelatihan Anti Kekerasan Seksual kembali dihadirkan Gojek sebagai upaya edukasi untuk mitra driver sebagai agen pelopor dalam menciptakan ruang aman di publik dan telah diikuti ratus ribuan mitra driver baik secara tatap muka maupun daring sejak awal dilaksanakan.

Berkolaborasi dengan organisasi Di Jalan Aman Tanpa Pelecehan (DEMAND), bagian dari Koalisi Ruang Publik Aman, pelatihan Anti Kekerasan Seksual kali ini diselenggarakan untuk mitra Gojek di 13 Kota, dengan modul pelatihan khusus ‘Kenali dan Hindari Pelecehan Seksual’ dan ‘Cara Melapor Kasus Pelecehan Seksual’ yang dibawakan secara tatap muka. Selain DEMAND, materi pelatihan untuk mitra-mitra di Medan ini juga disampaikan oleh Sierly Anita Gafar, Direktur LBH Apik Medan. Pelatihan ini digelar di Kantor Gojek Medan, dan diikuti oleh mitra baik dari layanan roda dua maupun roda empat.

Sahli Adrian Fauzi Area Head Gojek Sumatra Bagian Utara menjelaskan “Kekerasan dan pelecehan seksual menjadi perhatian serius kami, Gojek tidak mentolerir dan akan menindak tegas segala bentuk kekerasan seksual yang mengancam keamanan serta kenyamanan baik mitra driver maupun pelanggan di ekosistem Gojek. Lewat pelatihan ini, mitra Gojek tak hanya diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menciptakan ruang publik yang aman sehingga terhindar dari jenis-jenis kekerasan seksual, namun juga sebagai pihak yang aktif membantu korban apabila melihat kasus tersebut.”

Pelatihan ini juga merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Nol Hambatan (zero barriers) Grup GoTo, di mana Gojek berkomitmen untuk memberikan ruang aman serta mengeliminasi seluruh hambatan terhadap akses, pertumbuhan, serta peluang semua pihak dalam ekosistem Grup GoTo.

Seiring hadirnya Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Nomor 12 Tahun 2022 (UU TPKS) sebagai payung hukum dari penanganan kasus kekerasan seksual di Indonesia, Gojek turut memperdalam modul pelatihan offline maupun online dalam bentuk Tips Pintar di aplikasi GoPartner yang digunakan mitra driver agar sesuai dengan konteks sosial dan hukum terkini. Tak hanya sosialisasi UU TPKS, pelatihan kali ini juga membahas edukasi seputar kekerasan seksual, informasi layanan bantuan, serta tips dan trik menciptakan ruang aman di ruang publik dengan metode B.A.N.T.U.

Sebagai partner strategis untuk pelatihan anti-kekerasan seksual sejak 2020, Program Director DEMAND Anindya Restuviani menjelaskan “Hadirnya UU TKPS nomor 12 tahun 2022 memberikan jaminan perlindungan bagi korban kekerasan seksual sekaligus mendorong perlunya edukasi lebih luas mengenai bentuk-bentuk tindak pidana kekerasan seksual dengan melibatkan berbagai pihak untuk menciptakan Indonesia bebas dari kekerasan seksual. Gojek konsisten menciptakan budaya #AmanBersamaGojek ke dalam ekosistemnya untuk memberikan ruang aman kepada mitra driver maupun pelanggan. Lewat pelatihan tatap muka yang dilakukan rutin dan modul yang terus dikembangkan, diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran para mitra driver namun juga bermanfaat bagi keluarga, kerabat, konsumen, dan masyarakat sekitar ketika melihat maupun menjadi korban kekerasan seksual.”

Sebelumnya penelitian dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menemukan bahwa Gojek telah menjadi layanan transportasi online yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia, dengan rasa aman menjadi prioritas dari para pengguna layanan transportasi online. Lebih lanjut, mitra driver Gojek dinilai paling baik dalam berkendara dan bisa memberikan rasa aman bagi pengguna layanan transportasi online dibandingkan pelaku industri lainnya, terutama dari sisi komitmen mitra driver untuk berkendara dengan baik dan aman, menghindari perbuatan pelecehan seksual, dan menjaga keamanan data pelanggan.

Apresiasi ini tidak lepas dari ragam upaya dari Gojek, salah satunya melalui ragam pelatihan yang secara konsisten telah diadakan sejak 2018 dengan ragam topik. Selain pelatihan tatap muka, Gojek juga terus menyediakan pelatihan berbasis online yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun melalui fitur Tips Pintar di aplikasi mitra driver. Tingginya antusiasme mitra driver dibuktikan dengan ragam modul Tips Pintar yang telah diakses sebanyak lebih dari 14 juta kali oleh hampir 1 juta mitra driver.

Dari pilar teknologi, Gojek memastikan keamanan mitra, salah satunya melalui fitur pengenalan wajah (facial recognition), penyamaran nomor (number masking) maupun tombol darurat di aplikasi GoPartner. Pilar Proteksi hadir memberikan perlindungan komprehensif lewat layanan unit darurat Gojek yang berperspektif korban, dengan hotline driver care yang terbuka untuk laporan selama 24/7 penuh, ambulans khusus di beberapa kota, penyediaan asuransi perjalanan maupun asuransi tambahan lewat program Swadaya. Seluruh pilar tersebut didukung aturan penggunaan layanan yang ketat didukung oleh Tata Tertib Gojek (TARTIBJEK) yang tidak mentoleransi berbagai bentuk kekerasan seksual. (rel/sih)

STIKes Mitra Husada Gelar PKM Implementasi Labor Dance pada Ibu Bersalin

LABOR DANCE: Tim PKM STIKes Mitra Husada Medan tentang implementasi labor dance pada ibu bersalin kala I di klinik bersalin/PMB Kelurahan Kwala Bekala.ISTIMEWA.

SUMUTPOS.CO – STIKes Mitra Husada Medan sebagai penyelenggara pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang unggul dalam bidang kesehatan dengan service excellent, maka STIKes Mitra Husada Medan sebagai pemberi asuhan kebidanan yang service excellent memanfaatkan Iptek melalui upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak.

Dalam hal peningkatan profil lulusan care provider, communicator, community leader, researcher maka Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (PKM STIKes) Mitra Husada Medan telah memenangkan dana hibah dari Kemdikbukristek tahun anggaran 2023. STIKes Mitra Husada Medan berkolaborasi dengan Klinik Bersalin di Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor untuk kegiatan PKM dengan implementasi labor dance pada ibu bersalin kala I.

Kegiatan ini diketuai Ester Simanullang, STr.Keb, Bd, M.Kes, PhD (dosen Prodi Kebidanan Program Sarjana) dengan tiga anggota dosen yaitu Retno Wahyuni, STr.Keb, M.Tr.Keb (Prodi Kebidanan Program Sarjana), Lasria Simamora, SST, MKM (Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi) dan Nur Azizah, SST., MKM (Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga). Dan dua mahasiswa Angelina br Simbolon dan Cindy Julia br Sinaga.

Pengabdian berlangsung Juli hingga Oktober 2023 pada Klinik Bersalin Pera, Klinik Bersalin Mama Mia, Klinik Bersalin Boloni dan Klinik Bersalin Elvi Diana di Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi labor dance kepada pimpinan klinik bersalin, ibu bersalin dan keluarga menggunakan materi seperti leaflet dan standard operational prosedure pelaksanaan labor dance pada kala I persalinan.

Persalinan adalah proses pengeluaran bayi, air ketuban dan plasenta yang bisa dilakukan oleh pelayanan kesehatan seperti bidan pada klinik dan praktik bidan mandiri. Petugas kesehatan akan menolong persalinan seperti bidan yang harus memberikan asuhan selama persalinan kala I, II, III dan IV. Pada kala I, perlunya perhatian bidan yang lebih, mengingat proses pembukaan serviks sampai pembukaan lengkap.

Selama pelaksanaan pengabdian masyarakat, pimpinan klinik bersalin dan ibu bersalin merespon dengan baik, tertarik dan antusias terhadap pelaksanaan pengabdian masyarakat terkait labor dance.
”Ini sangat luar biasa, mempercepat proses pembukaan serviks dan penurunan bagian terbawah janin,” tutur salah seorang pimpinan klinik di Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor.

Pimpinan klinik bersalin juga mendukung pelaksanaan labor dance pada proses persalinan dan labor dance berkelanjutan pada pasien bersalin. Setelah tampak dampak yang positif setelah dilakukannya labor dance selama Kala I persalinan.

Ibu bersalin menyerukan ketidakkhawatirannya lagi akan melewati persalinan anak kedua nantinya. ”Kalau ada labor dance, saya tidak takut lagi hamil anak kedua karena bisa melahirkan nanti dengan labor Dance,” seru Ibu Tumangger.

Selain itu Ibu Jeremi sebagai ibu yang telah mengikuti labor dance pada kala I menyatakan bahwa labor dance recommended.

Hasil pengabdian masyarakat ini adalah turunan dari hasil penelitian dosen STIKes Mitra Husada Medan yang selalu mengukir dan mengasah ilmu pengetahuan khususnya menurunkan angka kesakitan dan kematian pada ibu bersalin.

Ketua PKM mengucapkan terima kasih kepada Kemdikbukristek Lembaya Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I dan kepada STIKes Mitra Husada Medan yang telah mendukung pengabdian yang berjalan.

Ia juga menyampaikan terima kasih juga kepada pimpinan klinik bersalin Kelurahan Kwala Bekala, tim pengabdian dan ibu bersalin yang telah menyukseskan kegiatan ini. (dmp)

Melalui Masjid Mandiri, Bobby Nasution Ingin Bentuk Jati Diri dan Peradaban Lebih Baik

FOTO BERSAMA: Wali Kota Medan Bobby Nasution, Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah dan lainnya foto bersama di acara peresmian Pondok Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Haji Anif Jalan Petunia V, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (10/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri peresmian Pondok Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Haji Anif Jalan Petunia V, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (10/10/2023).

 Saat menghadiri peresmian itu, Bobby Nasution menyampaikan secara rinci tujuan dilaksanakannya program Masjid Mandiri.

 Dijelaskan Bobby Nasution, melalui program ini, masjid tidak hanya tempat ibadah saja, tapi juga sebagai sentra aktivitas masyarakat, baik itu pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial maupun politik.

 “Selain mengembangkan dan memajukan ekonomi umat, tujuan program Masjid Mandiri ini juga untuk membangun peradaban Islam yang berawal dari masjid,” kata Bobby Nasution.

 Tidak itu saja, melalui Masjid Mandiri, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga ingin menjadikan masjid sebagai tempat pendidikan dan pengajaran. Apalagi, imbuhnya, awal mula dibentuknya program Masjid Mandiri ini merupakan hasil diskusinya dengan para alim ulama.

 “Kita tentu paham masjid adalah sebuah rumah ibadah, namun melalui masjid kita juga dapat membentuk jati diri yang lebih dan membuat peradaban baik itu kegiatan sosial maupun ekonomi. Hal ini tentunya selaras dengan didirikannya pesantren ini untuk membentuk SDM yang unggul dengan berlandaskan Alquran sebagai sumber ilmu agama guna mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045,” paparnya.

 Di hadapan keluarga besar almarhum Haji Anif, alim ulama, tokoh masyarakat serta unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan, menantu Presiden Joko Widodo ini selanjutnya mengungkapkan, Provinsi Sumut merupakan peringkat pertama di Indonesia  tertinggi dalam penyalahgunaan narkoba. Sedangkan Kota Medan, lanjutnya, tingkat pertama penyalahgunaan narkoba di Sumut.

 Tentunya ini, kata pria lulusan Institut Pertanian Bogor itu, menjadi permasalahan yang harus diketahui sehingga bisa mencari solusi dari permasalahan tersebut guna mewujudkan Indonesia Emas 2045 tersebut.

 Salah satu cara yang harus dilakukan, kata Bobby Nasution, menjadikan generasi penerus yang unggul mulai sejak dini. “Itu harus dimulai dari sekarang. Generasi penerus harus punya karakter yang berlandaskan Alquran dan  agama,” terangnya.

 Kemudian, Bobby Nasution sangat mengapresiasi apa yang dilakukan keluarga almarhum Haji Anif. “Ini sangat luar biasa, apalagi ini merupakan wasiat beliau sebelum meninggalkan kita semua. Bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga bagi  seluruh umat Muslim. Meskipun bangunan fisiknya ada di Provinsi Sumut, saya berharap lulusannya dapat mengamalkan ilmu tersebut hingga ke seluruh dunia,” harapnya.

 Di kesempatan itu, Bobby Nasution selanjutnya  berjanji akan memperbaiki jalan di sekitar pesantren sebagai bentuk dukungan Pemko Medan. “Insha Allah dalam bulan ini, Pemko Medan melalui dinas terkait akan mengaspal ulang jalan sekitar pesantren. Kalau bisa Minggu depan sudah dikerjakan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan para  santri,” ujarnya

 Sementara itu, Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah  menyampaikan, peletakan batu pertama pembangunan pesantren ini dilakukan  16 Oktober 2020 bersama dengan Bobby Nasution. Dimana pada saat itu, suami Ketua TP PKK Kota Medan ini belum menjadi Wali Kota Medan.

 “Alhamdulillah hari ini kita bersama Bapak Wali Kota Medan akan meresmikan Pondok Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Haji Anif. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Hj Dastel Meri yang telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun pesantren. Saya berharap generasi bangsa harus semakin baik, mereka yang kelak mengelola negara ini,” harapnya. (rel)

Dugaan Korupsi Dishub Binjai, Rekanan Dituntut 4 Tahun

SIDANG: Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di PN Tipikor Medan.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Persidangan perkara dugaan korupsi di Dinas Perhubungan Kota Binjai, sudah mencapai tahap penuntutan yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Binjai. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Medan, terdakwa Chandra Surya Atmaja selaku rekanan, dituntut 4 tahun kurungan penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan penjara.

Dalam amar tuntutan jaksa, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi. Namun sidang kali ini sedikit berbeda.

Terdakwa yang masuk buron atau sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), menjalani sidang secara in absentia atau tidak hadir dalam persidangan tanpa alasan yang sah. “Terdakwa CSA dituntut pada Jum’at (6/10) lalu oleh JPU Hendra Rasyid Nasution yang juga selaku Kasi Pidsus, Emil Nainggolan, dan Anrinanda Lubis selaku Kasubsi pada Seksi Tindak Pidana Khusus yang menangani perkara tersebut,” ujar Kajari Binjai, Jufri melalui Kepala Seksi Intelijen, Adre Wanda Ginting, Selasa (10/10/2023).

Dia menguraikan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan subsider. “Oleh karena itu, terdakwa Chandra Surya Ajmata dijatuhi hukuman pidana penjara selama 4 tahun dengan perintah supaya terdakwa ditahan dan denda sebesar Rp100 Juta subsider 6 bulan kurungan penjara,” ujar Adre.

Atas tuntutan yang telah dibacakan JPU terhadap perkara tindak pidana korupsi pengadaan CCTV pada Dinas Perhubungan Kota Binjai tersebut, Kajari Binjai, Jufri turut menyampaikan bahwa, tuntutan yang dibacakan telah sesuai dengan fakta persidangan selama ini. Dan tinggal menunggu putusan dari majelis hakim apakah vonis yang akan dijatuhkan sama dengan tuntutan JPU, atau lebih rendah atau mungkin juga lebih tinggi.

“Sidang akan dilanjutkan pada hari Jumat 20 Oktober 2023 dengan agenda pembacaan putusan atau vonis dari majelis makim Pengadilan Tipikor Medan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kejari Binjai juga menetapkan tersangka terhadap mantan Kepala Dishub Binjai, Syahrial selaku Pengguna Anggaran (PA) dan Direktur CV Tunas Asli Mulia berinisial CSA. Karena masih buron, berkas JP juga sudah diseret ke meja hijau Pengadilan Negeri Tipikor Medan untuk disidangkan tanpa yang bersangkutan.

Dugaan korupsi ini pada 4 kegiatan masing-masing Pengadaan CCTV PTZ senilai Rp199.100.000 dengan rekanan CV Agata Inti Mulia, pemeliharaan video kontroler senilai Rp199.221.000 oleh CV Tunas Asli Mulia, persiapan lahan pool bus Rp179.000.000 oleh CV Tunas Asli Mulia, pemeliharaan perangkat pengaman bus Rp47.575.000 dengan rekanan CV Agata Inti Mulia serta adanya kegiatan serupa yang dimasukan dalam item perangkat pengaman bus yakni pembelian 50 unit ban dalam, ban luar dan selendang ban untuk Bus Trans Binjai.

Akibat ulah para tersangka, negara dirugikan Rp388.978.739. Ini berdasarkan penghitungan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut. (ted/ram)