32 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1061

Harga Daging Ayam di Medan Naik hingga Rp3.000 per Kilogram

POTONG: Pedagang saat memotong daging ayam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Harga daging ayam di Kota Medan mengacu kepada Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), yang mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak libur akhir pekan lalu.

Dari pantauan PIHPS, Senin (9/10), harga daging ayam mengalami kenaikan hingga Rp3.000 per kilogram di Pasar Tradisional Brayan. Sementara di sejumlah pasar lainnya, terjadi kenaikan Dari Rp1.000 hingga Rp2.000.

“Mengacu pada indeks produksi pada September lalu, memang terlihat ada potensi harga daging ayam mengalami kenaikan di Oktober ini. Dan kenaikan harga saat ini, terjadi di saat mengalami penurunan belanja masyarakat untuk daging ayam. Ditambah dengan adanya penurunan produksi yang terlihat dari kinerja indeks bulan lalu,” ungkap Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin, Senin (9/10).

Saat ini, lanjut Gunawan, harga daging ayam ditransaksikan di kisaran Rp31.000 hingga Rp33.000 per kilogram di sekitaran Kota Medan.

“Dan pada awal Oktober 2023 ini, sejumlah harga bahan baku input produksi juga mengalami kenaikan. Harga pakan ternak terpantau naik sekitar Rp100 per kilogram. Dan kenaikan ini juga terjadi berbarengan dengan kenaikan harga jagung,” tuturnya.

Dan dari hasil perhitungan indeks produksi daging ayam pekan lalu, sambungnya, juga mengalami penurunan. Karena itu, menurut Gunawan, hal tersebut menyisakan kemungkinan juga adanya kenaikan harga daging ayam November mendatang.

“Jadi besar kemungkinan kenaikan harga saat ini berpeluang untuk bertahan, bahkan ada potensi mengalami kenaikan lanjutan,” jelasnya.

Dari hasil pantauan di pasar, kenaikan harga daging ayam saat tidak disebabkan oleh gangguan distribusi, atau permainan spekulan. Karena kenaikan harga dimulai dari kenaikan biaya input produksi.

“Tantangan pengendalian harga daging ayam ke depan cukup rumit. Karena peternak dihadapkan dengan penurunan konsumsi, ditambah dengan kenaikan biaya input produksi,” pungkas Gunawan. (ika/saz)

Bersama XFORCE dan New Delica Mini, All-new Triton Raih Good Design Award 2023 Jepang

PAMERKAN: Mitsubishi Motors saat memamerkan XFORCE, All-new Triton, dan New Delica Mini.

SUMUTPOS.CO – Mitsubishi Motors Corporation (Mitsubishi Motors) mengumumkan, Mitsubishi XFORCE bersama All-new Triton, New Delica Mini, yang merupakan super height wagon kei-car (kei-car kategori kendaraan microcar di Jepang), baru-baru ini, telah memenangkan penghargaan bertajuk ‘Good Design Awards 2023’ yang diselengarakan oleh Japan Institute of Design Promotion, atau institut desain promosi Jepang.

Mitsubishi Motors telah berupaya menciptakan desain yang khas dan unik berdasarkan filosofi desain Robust & Ingenious. Sekaligus berkomitmen dalam memberikan keandalan dan kegembiraan kepada pelanggan yang berlandaskan pada nilai-nilai utama, yakni kekuatan dinamis, ketahanan serta fungsionalitas, dengan terus berevolusi dan berprogres maju seiring waktu.

Adapun ketiga model baru tersebut, yakni XFORCE, Triton, dan Delica Mini, terpilih sebagai pemenang Good Design Award, karena mewujudkan nilai khas Mitsubishi Motors yang mencerminkan filosofi desain sekaligus mengekspresikan konsep desain masing-masing.

Mitsubishi XFORCE

Untuk diketahui, XFORCE tidak dijual di Jepang. XFORCE merupakan sebuah compact SUV yang menawarkan kenyamanan dan kepraktisan termasuk kabin yang lapang dan ruang penyimpanan serba guna yang seimbang secara manufer, ukuran bodi yang ringkas dan dapat bermanuver, serta pengendalian jalan yang memungkinkan pengendaraan aman dan terjamin dalam berbagai cuaca atau kondisi jalan. Berdasarkan konsep desain silky & solid, desainnya menampilkan gaya SUV autentik yang penuh gaya namun kokoh, serta interior dengan nuansa canggih dan mutakhir.

Sebagai informasi, XFORCE telah melakukan World Premeire pada ajang GIIAS 2023 di Indonesia. XFORCE telah mendapatkan respons yang sangat positif. Sejak diperkenalkan di GIIAS, XFORCE telah mencatat pemesanan lebih dari 2.000 unit. Selanjutnya XFORCE akan diproduksi di pabrik perakitan Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang terletak di Bekasi, Jawa Barat. Dan dijadwalkan untuk dipasarkan di negara-negara ASEAN lainnya, Asia Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah, dan juga Afrika.

Mitsubishi All-new Triton

Untuk diketahui, All-new Triton dijual sebagai L200 di beberapa pasar. Di Jepang, dijadwalkan diluncurkan pada awal 2024 mendatang. All-new Triton adalah truk pickup berbobot satu ton yang memadukan esensi Mitsubishi Motors, dengan menawarkan pengendaraan yang aman dan nyaman serta memberikan ketenangan pikiran dalam berbagai cuaca dengan kondisi jalan di seluruh dunia. Berdasarkan konsep desain Beast Mode, All-new Triton memiliki aura mengesankan yang mengekspresikan ketangguhan dan kekuatan yang dibutuhkan sebuah truk pickup, serta ketangguhan dan kelincahan khas model Mitsubishi. Interiornya dirancang untuk meningkatkan kepraktisan dengan mempertimbangkan penggunaan profesional.

Mitsubishi New Delica Mini

Delica Mini baru adalah kei-car wagon super tinggi yang menyandang nama minivan Delica dengan memadukan interior lapang dan performa berkendara yang bertenaga. Mengusung tema desain Daily Adventure, Delica Mini menampilkan styling mirip SUV yang memberikan kesan berkendara bertenaga seperti Delica dan kabin fungsional yang nyaman untuk penggunaan outdoor maupun sehari-hari.

Sebagai informasi, Good Design Award telah menjadi satu-satunya sistem evaluasi dan penghargaan desain yang komprehensif di Jepang, sejak didirikan sebagai Sistem Pemilihan Produk Desain yang Baik pada 1957 silam. Selama 60 tahun terakhir, gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan industri dan gaya hidup Jepang melalui desain, dan jumlah total penghargaan yang diberikan telah mencapai lebih dari 50.000. Saat ini, penghargaan ini telah berkembang menjadi penghargaan desain global yang diikuti oleh banyak perusahaan dan organisasi dari seluruh dunia, dan Tanda G, yang merupakan simbol penghargaan tersebut, dikenal luas sebagai tanda keunggulan desain. (rel/saz)

Oreo Wafer Berkolaborasi dengan Petualangan Sherina 2, Ciptakan Momen Keseruan Bersama

Jumpa pers OREO Wafer X Petualangan Sherina 2.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seiring bertambahnya usia, seringkali kita terjebak dalam kesibukan dan rutinitas sehari-hari yang membatasi waktu untuk berkumpul, apalagi membangun petualangan seru bersama keluarga.

Padahal, keseruan dalam bertualang bisa menjadi penyegaran di tengah padatnya kesibukan, sekaligus menjadi momentum yang tepat untuk membangun kedekatan antar anggota keluarga, agar bisa saling memahami satu sama lain dan menciptakan kenangan bersama.

Memahami hal tersebut, OREO Wafer berkolaborasi dengan Petualangan Sherina 2 mengajak keluarga Indonesia untuk menciptakan keseruan dan momen menyenangkan bersama di tengah padatnya aktivitas, sekaligus menghadirkan Petualangan OREO Wafer.

Dian Ramadianti selaku Senior Marketing Manager Mondelez Indonesia menjelaskan bahwa sebagai brand snack favorit, OREO Wafer telah menjadi bagian tak terpisahkan yang selalu hadir melengkapi setiap momen
kebersamaan dan keceriaan keluarga Indonesia.

“OREO Wafer berharap kolaborasi dengan film Petualangan Sherina 2 ini dapat menginspirasi keluarga Indonesia untuk senantiasa menciptakan keseruan dan lebih
banyak momen petualangan bersama guna menghadirkan keceriaan dan membangun kedekatan antar keluarga,” jelas Dian.

Sherina Munaf selaku pemeran utama film Petualangan Sherina 2 pun mengakui bahwa petualangan seru bersama merupakan langkah yang tepat untuk membangun kedekatan, seperti halnya Sherina dan Sadam dalam Film Petualangan Sherina 2.

“Tentunya perpisahan bisa membuat kita merasa asing dengan seseorang, Namun, melalui momen keseruan dan kisah petualangan bersama akhirnya Sherina dan Sadam bisa kembali membangun kedekatan. Keseruan bertualang kembali ini sama seperti semangat OREO Wafer yang senantiasa menciptakan keseruan, serta petualangan yang bisa mendekatkan kembali, bahkan ketika sudah tidak bertemu lama,” ungkap Sherina.

Derby Romero selaku pemeran utama dalam film Petualangan Sherina 2 pun mengungkapkan bahwa film Petualangan Sherina 2 ini berhasil membangkitkan sisi nostalgia dalam dirinya dalam melakukan petualangan seru bersama Sherina, sejak Petualangan Sherina 1.

“Sisi nostalgia ini tentu juga bisa dirasakan oleh penonton kami yang saat ini mungkin juga sudah berkeluarga dan memiliki anak untuk mengambil sisi positif akan pentingnya melakukan petualangan seru bersama apapun bentuknya, sejalan dengan semangat OREO WAFER,” jelas Derby.

OREO Wafer percaya bahwa keceriaan bisa hadir melalui momen menyenangkan penuh petualangan bersama orang terdekat.

“Petualangan seru bisa dilakukan dengan banyak cara dan tidak harus di tempat jauh ataupun mahal. Oleh karena itu, aktivitas apapun tentu bisa menjadi petualangan seru selama dilakukan bersama, seperti menonton film seru Petualangan Sherina 2 yang ditemani dengan ngemil bersama OREO Wafer dan juga mengikuti keseruan Petualangan OREO Wafer yang menghadirkan kesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik dengan berburu OREO Wafer,” ungkap Dian.

OREO Wafer mengajak keluarga Indonesia untuk mengikuti keseruan Petualangan OREO Wafer dengan berburu varian produk OREO Wafer apa saja di toko terdekat mulai 1 September hingga 31 Oktober 2023.

Mekanismenya sangat mudah, yaitu dengan mengirimkan gambar OREO Wafer ke nomor WhatsApp 0812-6888-1259 (atau dengan memindai kode QR pada kemasan) untuk ditukar dengan nomor undian.

Semakin banyak jumlah pembelian maka peluang menang semakin tinggi. Jangan lewatkan peluang besar untuk memenangkan berbagai hadiah menarik yang akan diundi dua mingguan, mulai dari iPhone 14, Nintendo Switch, merchandise eksklusif OREO Wafer X Petualangan Sherina 2 hingga memenangkan hadiah utama tiket Meet & Greet bersama Sherina & Sadam (Derby Romero).(gus)

Ganjar Tekankan Pentingnya Regulasi dan Pendampingan bagi Pelaku UMKM

BERBAGI PENGALAMAN: Ganjar Pranowo saat menjadi mentor pengusaha se-Banten di Remaja Kuring Resto Tangerang, Banten, pada 24 September 2023.

SUMUTPOS.CO – Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo, berbicara tentang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), saat menjadi mentor pengusaha se-Banten di Remaja Kuring Resto Tangerang, 24 September 2023 lalu. Menurut Ganjar, pemerintah harus terlibat dan berpihak sepenuhnya kepada para pelaku UMKM.

“Rata-rata yang hadir ini adalah pengusaha kecil. Tadi ide-idenya bagus. Beberapa persoalan disampaikan. Mulai dari mempermudah akses modal sampai adaptasi market saat memasuki era digital,” ungkap Ganjar, yang merupakan mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) 2 periode.

Ganjar juga menjelaskan pentingnya kehadiran pemerintah untuk terus mengembangkan UMKM di tengah maraknya perdagangan online berbasis media sosial (medsos).

“Saya rasa, intervensi pemerintah, ketika pasar rakyat kemudian agak berubah drastis seperti sekarang ini, memang harus terlibat. Tidak boleh setengah-setengah,” tegasnya.

Pria berambut putih itu, mengatakan, satu cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk membela UMKM, yakni harus ada kepastian hukum yang jelas. Hal itu akan bisa mengatur, satu di antaranya tentang kemudahan dalam memperolah perizinan usaha.

“Kalau segala hal yang berkaitan dengan UMKM itu diatur dengan baik, maka hasilnya juga pasti baik. Tanpa birokrasi yang berbelit dan tanpa kolusi. Para pengusaha tentu senang bisa mendapatkan kemudahan izin dan penegakannya berjalan adil. Mereka akan senang dan menjalankan usahanya dengan nyaman,” tutur Ganjar.

Tak kalah penting, lanjut Ganjar, pemerintah harus melakukan pembinaan bagi pelaku UMKM. Misalnya, peningkatan kualitas produk, pembukuan, packaging, hingga marketing yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, pemerintah harus melatih mereka untuk berkoperasi.

“Umpama tadi pedagang bakso, problemya suplai daging, bawang merah, cabe, itu menjadi problem terus-terusan. Maka, yang mesti dilakukan adalah membuat Koperasi. Dengan adanya Koperasi tersebut, pedagang bisa mempunyai unit usaha, pengadaan daging, unit usaha cabe, unit usaha bawang, dan lainnya,” jelasnya.

Pemerintah dan UMKM harus bekerja sama dan selalu membuat terobosan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Dengan begitu supply and demand kebutuhan masing-masing pelaku usaha, bisa terpenuhi dengan baik.

“Kalau perlu mereka bekerja sama dengan kelompok tani (poktan). Selanjutnya menjaga kontinuitas,” imbuh Ganjar.

Saat menjabat sebagai Gubernur Jateng, Ganjar telah melakukan berbagai terobosan untuk memajukan UMKM. Berbagai program dan kebijakan pemerintah telah dibuat agar UMKM ‘naik kelas’. Di antaranya, membantu mempromosikan produk UMKM melalui program Lapak Ganjar, memfasilitasi pelatihan bagi pelaku UMKM, dan juga memfasilitasi sertifikasi halal. Ganjar juga membantu pelaku UMKM untuk mengakses permodalan dengan menggandeng pihak perbankan.

Menanggapi hal ini, seorang pelaku UMKM di Kota Medan, menuturkan, regulasi yang dibutuhkan adalah yang memihak kepada UMKM.

“Tentunya (regulasi) yang memihak kepada kami sebagai pelaku UMKM. Dengan itu, kami nantinya mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam menjalankan UMKM ini,” jelas Adek, seorang pedagang ayam kremes di Jalan Cemara, Kelurahan Kota Matsum 2, Kecamatan Medan Area, Senin (9/10).

Untuk itu, Adek pun berharap, pemerintah dapat terlibat sepenuhnya untuk pengembangan UMKM.

“Saya sangat setuju dengan apa yang disampaikan Pak Ganjar. Pemerintah harus memberikan perhatian dan bimbingan lebih kepada para pelaku UMKM. Mulai dari peningkatan kualitas produk, marketing, dan sebagainya,” pungkasnya. (wir/jpg/ika/saz)

Ratusan Guru Lulus Observasi dan Tenaga Teknis Eks K2 Minta Diprioritas

HONORER: Ketua DPRD Medan, Hasyim SE bersama Sekretaris Komisi II DPRD Medan, Wong Chun Sen saat bertemu dengan guru honorer dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Medan, Senin (9/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan guru honorer dan tenaga teknis sekolah di Kota Medan menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kota Medan. Aspirasi tersebut ditampung langsung oleh Ketua DPRD Medan, Hasyim SE bersama Sekretaris Komisi II DPRD Medan, Wong Chun Sen dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Medan, Senin (9/10/2023).

Dalam RDP tersebut, turut hadir Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Sutan Tolang Lubis.

“Total ada sebanyak 507 tenaga guru, yaitu guru kelas yang sudah lolos observasi, kami minta supaya guru-guru ini diusulkan dan diprioritaskan agar segera diangkat menjadi guru PPPK,” ucap Ketua Forum Guru Tidak Tetap (FGTT) Kota Medan, Rahma.

Dikatakan Rahma, bukan tanpa alasan para guru tersebut harus segera diangkat menjadi guru PPPK. Pasalnya, para guru tersebut sudah dinyatakan lulus ujian formasi TA 2022 golongan TP (Tidak Penempatan).

“Mereka sudah lulus ujian dan observasi pada formasi TA 2022 lalu. Untuk itu, mereka harus segera diprioritaskan untuk diangkat menjadi guru PPPK,” ujarnya.

Tak hanya itu, sambung Rahma, Pemko Medan juga diminta untuk segera membuka formasi untuk 56 tenaga teknis sekolah yang belum juga diangkat sebagai PPPK.

“Kalau pemda yang lain membuka formasi untuk tenaga teknis, kenapa Pemko Medan tidak. Untuk itu kita meminta agar Pemko Medan segera membuka formasi untuk mereka, agar ke-56 tenaga teknis ini bisa segera diangkat sebagai PPPK,” katanya.

Pemko Medan juga diminta agar melihat RUU ASN dari sisi positif untuk kepentingan para guru honor dan renaga teknis sekolah. Diharapkan, setiap aturan yang ada tidak mempersulit guru dan tenaga teknis untuk diangkat menjadi PPPK. Sebaliknya, payung hukum tersebut diharapkan bisa memudahkan mereka untuk diangkat menjadi PPPK.

“Lalu kami juga meminta agar Pemko Medan segara membuka formasi untuk guru PJOK,” tuturnha.

Mendengar keluhan para guru, Ketua DPRD Medan, Hasyim SE meminta Pemko Medan, dalam hal ini BKPSDM Kota Medan agar segera memprioritaskan para guru dan tenaga teknis yang dimaksud agar segera diangkat menjadi PPPK.

Usai pertemuan itu, Sutan Tolang Lubis mengatakan, tahun ini Pemko Medan buka formasi PPPK sebanyak 705 orang, diantaranya 608 tenaga guru dan 97 tenaga kesehatan.

“Masalah pengangkatan PPPK, tentunya kita tetap akan mengikuti mekanisme yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Usai rapat, Ketua FGTT Kota Medan berharap agar DPRD Medan terus mengawal Peraturan Pemerintah (PP) terkait agar tidak merugikan para guru dan tenaga teknis sekolah dengan memprioritaskan mereka yang telah mengabdi lama, termasuk para eks K2.

“Kita berharap DPRD Medan dapat terus mengawal drafnya agar tidak ada poin yang merugikan para guru dan tenaga teknis sekolah,” pungkasnya.
(map/ram)

Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Berikan Penyuluhan Kamseltibcar Lantas di Dermaga Bandar Deli

EDUKASI: Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ketertiban dan etika berlalu lintas dengan kegiatan penyuluhan Kamseltibcar (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran) Lantas kepada warga yang berada di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Senin (9/10/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ketertiban dan etika berlalu lintas dengan kegiatan penyuluhan Kamseltibcar (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran) Lantas kepada warga yang berada di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Senin (9/10/2023).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Lantas Polres Pelabuhan Belawan IPDA B.P.Manurung merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama para penumpang KM Kelud dan keluarganya, tentang tata tertib berlalu lintas. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan-aturan lalu lintas dan pentingnya keselamatan dalam berkendara.

Selama penyuluhan, Ipda B.P. Manurung menjelaskan berbagai aspek terkait lalu lintas, termasuk penggunaan helm, penggunaan seatbelt, penggunaan lampu kendaraan, dan tindakan-tindakan keselamatan lainnya. Penyuluhan ini juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya pelanggaran lalu lintas dan dampaknya terhadap keselamatan pribadi dan masyarakat umum.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Pittor Gultom ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya berlalu lintas yang aman dan tertib.

“Kita semua memiliki peran dalam menjaga keselamatan di jalan raya, dan dengan bersama-sama mematuhi aturan, kita dapat menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan Kamseltibcar Lantas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perilaku berlalu lintas masyarakat. Selain itu, kepolisian juga siap untuk memberikan bantuan dan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan dalam hal keselamatan berlalu lintas.(mag-1/ram)

Barak Narkoba dan Judi Bebas Beroperasi di Wilkum Polsek Binjai

TEMBAK IKAN: Seorang pemain sedang bermain judi jenis mesin tembak ikan di barak yang berdiri di wilayah hukum Polsek Binjai, yang diduga milik seorang pria berinisial T.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Para ibu rumah tangga merasa gerah dan geram dengan keberadaan barak narkoba dan judi di wilayah hukum Polsek Binjai, persisnya di Jalan Umum Pasar 7, Dusun II, Desa Tandamhilir II, Hamparanperak, Deliserdang.

Informasi dirangkum, barak narkoba dan judi ini berdiri dikelilingi perkebunan sawit. Lokasinya disebut aman-aman saja dan diduga tak pernah tersentuh oleh aparat penegak hukum.

“Sejak 3 bulan lalu barak narkoba dan lokasi perjudian ini hadir. Dampaknya, masyarakat dan remaja sebagai generasi penerus bangsa,” ujar masyarakat yang enggan menyebut identitasnya karena alasan keamanan, Senin (9/10/2023).

Masyarakat meminta agar Polsek Binjai yang memiliki wilayah hukum dan Polres Binjai, menindak barak narkoba serta judi tersebut. “Karena barak narkoba ini ada, sering terjadi pencurian di tempat kami. Bahkan dampak lain, ada anak yang berani menampar orang tuanya sendiri,” bebernya.

Selain barak, tempat ilegal yang diduga milik seorang pria berinisial T ini juga menerima gadaian motor maupun HP. Sayangnya, masyarakat yang resah tidak berani melakukan aksi protes.

Alasannya, masyarakat takut diintervensi oleh sekelompok orang yang diduga preman di lokasi tersebut. Sebab, preman tersebut diduga dipekerjakan oleh pemilik usaha ilegal tersebut.

Sumber menambahkan, sudah ada motor yang digadaikan ke sana demi mengisap sabu. Diduga barak di sana juga menjual narkotika jenis sabu.

Liciknya lagi, sambung sumber, anak-anak yang pengangguran, dipekerjakan di sana. “Pengelola barak memperkerjakan anak-anak di sini, supaya aman usahanya. Akibatnya, remaja di sini jadi kecanduan,” urainya.

Warga lainnya juga mengaku prihatin dengan adanya barak narkoba dan lokasi perjudian tersebut. Sebab, menurut mereka, saat ini banyak masyarakat yang hidup pas-pasan malah terseret mesin judi sembari menkonsumsi sabu sabu.

“Kami minta kepada Polres Binjai agar segera memberantas tempat laknat itu. Lokasi itu merupakan tempat perusak dan penghancur bangsa. Bayangkan saja, ada beberapa orang anak yang sanggup menampar ibunya akibat pengaruh narkoba dan judi,” ujar warga lainnya yang juga enggan disebutkan namanya.

Untuk masuk kedalam lokasi tersebut, pengunjung harus melalui 2 pos yang dibuat oleh pengelola barak. “Kalau mau masuk pasti diawasi sama yang jaga. Apalagi yang masuk itu orang asing, biasanya pengelola barak itu memvideokan secara diam-diam,” urai warga sekitar, seraya menambahkan bahwa lokasi yang dimaksud setiap harinya selalu ramai didatangi para penikmat narkoba

Emak emak di lokasi juga mengancam akan melakukan aksi unjukrasa bila aparat penegak hukum tidak segera menertibkan dan menutup barak narkoba serta lokasi perjudian tersebut. Terpisah, Kapolsek Binjai, AKP Budiadin yang dikonfirmasi malah meminta foto sebagai bukti bahwa ada barak narkoba dan judi yang bebas beroperasi di wilayah hukumnya.

“Coba foto kami mau lihat, benar atau tidak,” tulisnya melalui layanan pesan singkat WhatsApp.

Setelah dikirim bukti foto, Kapolsek Binjai menjawab bahwa lokasi itu tidak ramai dikunjungi orang.

“Gak ada pemainnya pun (barak narkoba dan judi), paling 1 orang,” pungkasnya. (ted/ram)

Sekda Binjai Pimpin Apel Gabungan

PIMPIN: Sekretaris Daerah Kota Binjai, Irwansyah Nasution memimpin apel gabungan yang dilaksanakan di Balai Kota, Senin (9/10/2023).Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kota Binjai, Irwansyah Nasution memimpin apel gabungan yang dilaksanakan di Balai Kota, Senin (9/10/2023). Penyelenggara apel kali ini dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Binjai.

Dalam bimbingannya, dia menyampaikan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, negara harus memajukan kesejahteraan umum melalui penyelenggaraan perumahan serta kawasan permukiman. Hal tersebut demi mewujudkan pemenuhan hak warga negara atas tempat tinggal yang layak dan lingkungan yang sehat, aman, serasi, teratur serta menjamin kepastian bermukim.

Menurut dia, Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Binjai bersama pihak terkait seperti Baznas, terus berupaya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dengan memberikan pemenuhan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat Kota Binjai.

“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara Kota Binjai yang telah berkontribusi dalam hal pengumpulan zakat, infaq dan sedekah yang saudara berikan melalui Baznas Kota Binjai,” katanya.

Belakangan ini curah hujan di Kota Binjai dan daerah lainnya di Sumatera Utara mengalami peningkatan. Karena itu wajib menjadi perhatian dan kewaspadaan bersama.

Dalam hal ini BPBD Kota Binjai diminta untuk meningkatkan kewaspadaannya terutama di daerah atau jalur sungai yang selama ini berpotensi terhadap terjadinya banjir. Juga kepada Camat dan Lurah khususnya di wilayah yang rentan dengan banjir, untuk terus melakukan pemantauan dan mengajak warga untuk tetap waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan, parit serta gorong-gorong agar tidak menimbulkan genangan ataupun luapan air di musim penghujan ini.

“Kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Binjai, diminta agar tetap terus bekerja dengan penuh semangat dan etos kerja yang tinggi. Karena perlu disadari bersama bahwa citra dan martabat serta keberhasilan program Pemerintah Kota Binjai ditentukan oleh tingkat kedisiplinan para aparatur sipil negara,” pungkasnya. (ted/ram)

Pembaruan Sanksi Hukum Pidana: Menuju Pendekatan Yang Lebih Adil dan Efektif di Indonesia

Nurul Qoedatul Khairiyah Siregar, SH

Oleh: Nurul Qoedatul Khairiyah Siregar, SH (227005119/Pembaharuan Hukum Pidana/Magister Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara)

SISTEM hukum pidana di Indonesia adalah bagian penting dari upaya negara untuk menjaga ketertiban, keadilan, dan perlindungan hak-hak individu. Namun, seiring berjalannya waktu, perubahan sosial, dan tantangan yang berkembang, terdapat kebutuhan mendesak untuk memperbarui sanksi hukum pidana di Indonesia. Artikel ini akan membahas mengapa pembaruan sanksi hukum pidana di Indonesia sangat penting dan menguraikan langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk mencapai pendekatan yang lebih adil dan efektif dalam sistem hukum pidana.

1. Pemahaman Proporsionalitas Hukuman
Salah satu langkah penting dalam pembaruan sanksi hukum pidana di Indonesia adalah memastikan pemahaman yang lebih baik tentang proporsionalitas hukuman. Terlalu sering, hukuman yang dijatuhkan di Indonesia tidak sebanding dengan pelanggaran yang dilakukan, yang dapat mengakibatkan ketidakadilan yang jelas. Reformasi harus melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap hukuman yang lebih adil, dengan mempertimbangkan tingkat pelanggaran, niat pelaku, dan dampak sosial.

2. Alternatif untuk Penjara
Pembaruan sanksi hukum pidana di Indonesia juga harus mencakup eksplorasi lebih banyak alternatif untuk penjara. Penjara bukanlah solusi yang efektif untuk semua pelanggaran, dan Indonesia memiliki masalah serius dengan penjara yang penuh sesak. Program rehabilitasi, pengawasan elektronik, dan layanan masyarakat harus lebih banyak digunakan untuk menghindari penahanan yang berlebihan dan mempromosikan reintegrasi yang sukses.

3. Pencegahan Kejahatan yang Lebih Baik
Selain menghukum, pembaruan sanksi hukum pidana di Indonesia harus mencakup pendekatan yang lebih proaktif terhadap pencegahan kejahatan. Ini melibatkan investasi dalam pendidikan, pelatihan keterampilan, akses ke pekerjaan yang layak, dan dukungan bagi individu yang berisiko terlibat dalam kejahatan. Pencegahan adalah kunci untuk mengurangi tingkat kejahatan dan mengurangi beban sistem pidana.

4. Pemulihan dan Restorasi
Reformasi sanksi hukum pidana di Indonesia juga perlu memperhatikan peran pemulihan dan restorasi dalam sistem hukum. Program restoratif memungkinkan pelaku dan korban untuk berbicara dan mencari solusi bersama, yang dapat membantu memulihkan kerusakan yang disebabkan oleh kejahatan dan mempromosikan pertobatan yang nyata.

5. Transparansi dan Akuntabilitas
Sistem hukum pidana yang adil di Indonesia harus didasarkan pada prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. Masyarakat harus dapat mempercayai bahwa sistem ini beroperasi dengan jelas dan adil. Ini dapat dicapai melalui audit independen, pemantauan eksternal, dan kebijakan yang transparan terkait etika dalam penegakan hukum.

KESIMPULAN
Pembaruan sanksi hukum pidana di Indonesia adalah suatu keharusan untuk mencapai keadilan yang lebih adil dan efektif. Ini memerlukan kerja sama antara pemerintah, lembaga hukum, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat. Dengan mengedepankan pemahaman yang lebih baik tentang proporsionalitas hukuman, menggali alternatif untuk penjara, mendorong pencegahan kejahatan, memprioritaskan pemulihan dan restorasi, serta menegakkan transparansi dan akuntabilitas, Indonesia dapat menciptakan sistem hukum pidana yang lebih baik, yang tidak hanya memberikan sanksi yang sesuai tetapi juga berusaha untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan adil. (*)

Masyarakat Lawang Melepas Tiga Putra Terbaik Maju Pileg 2024

DIABADIKAN : Ikatan Keluarga Lawang (IKL) melepas 3 (tiga) putra terbaik untuk maju pileg 2024 yakni H Nasril Bahar (Tanjung) SE, Dr H Dedi Iskandar (Chaniago) Batubara SSos SH MSP dan M Faisal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ikatan Keluarga Lawang (IKL) melepas 3 (tiga) putra terbaik untuk maju sebagai kandidat dalam kontestasi Pemilihan Legislatif tahun 2024. Pelepasan ini dilakukan dalam acara Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad Yayasan Ikatan Keluarga Lawang di Masjid Taqwa Lawang jalan Gedung Arca Gang Sehat, Minggu (08/10/2023) kemarin.

Sekretaris Yayasan Ikatan Keluarga Lawang, Syukri Efendi ST Khatib Rajo Mangkuta mengatakan pelepasan putra terbaik ini dilakukan sebagai bentuk komitmen moril dan wujud perjuangan keluarga besar masyarakat perantau asal Lawang di Sumatera Utara atas keikutsertaan tiga putra terbaiknya dalam kontestasi Pileg 2024.

Ketiga putra terbaik keluarga Lawang tersebut adalah H Nasril Bahar (Tanjung) SE maju untuk periode kelima di DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Sumut III meliputi Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Batubara, Kabupaten Asahan, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Tanah Karo, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat. Saat ini H Nasril Bahar SE masih menjabat sebagai Anggota Komisi VII DPR RI.

Putra terbaik berikutnya yakni Dr H Dedi Iskandar (Chaniago) Batubara SSos SH MSP yang maju untuk periode ketiga dalam pemilihan anggota DPD RI Pileg 2024 dari Sumatera Utara. Saat ini Dedi Iskandar Chaniago Batubara juga menjabat sebagai Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara.

Berikutnya M Faisal yang maju untuk periode kedua sebagai Caleg DPRD Sumut dari Dapil Sumut I meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Area, Medan Denai, Medan Kota, Medan Tembung, Medan Timur, Medan Perjuangan, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Belawan. Saat ini M Fasil masih menjabat sebagai anggota Komisi E DPRD Sumut.

“Ketiga orang keturunan masyarakat asal Lawang Sumbar ini merupakan putra terbaik yang akan diperjuangkan secara total oleh keluarga besar masyarakat Lawang agar dapat kembali terpilih menjadi wakil di legislative baik tingkat provinsi maupun pusat,” ujar Syukri.

Dijelaskan Syukri, masyarakat asal Lawang tersebar di berbagai kota di Sumatera Utara yang umumnya berprofesi sebagai pedagang dan pelaku usaha dan pekerja sektor informal.
“Masyarakat asal Lawang terkenal sebagai salah satu suku yang terkenal pedagang yang ulet dan pekerja keras sehingga bias eksis merantau bersama keturunannya di Sumatera Utara,” jelas Syukri. (rel)