32 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1079

Caleg Alween Ong Siap Menginspirasi Sumut I

PKS: Alween Ong (tengah) saat bergabung ke PKS, beberapa waktu lalu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemilihan legislatif mendatang akan menjadi momen penting dalam pembentukan masa depan wilayah Sumatera Utara. Alween Ong, seorang caleg muda untuk DPR RI dan wirausaha sukses dari PKS, memiliki visi dan misi yang jelas dan konkret untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi provinsi ini.

“Visi saya adalah untuk meningkatkan kemajuan ekonomi, kesejahteraan sosial, pendidikan yang lebih baik, kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan di Sumatera Utara,” kata Alween Ong yang mecalonkan diri sebagai caleg untuk Dapil Sumut I meliputi daerah pemilihan Deliserdang, Serdang Begadai, dan Tebing Tinggi ini, Selasa (3/10/2023).

Untuk mewujudkan visinya, Alween Ong memiliki sejumlah misi yang ditargetkan, yaitu pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan pendidikan, akses kesehatan yang lebih baik, kebijakan lingkungan berkelanjutan, transparansi dan akuntabilitas, serta mendengarkan dan berinteraksi dengan masyarakat.

Dia percaya bahwa Sumut memiliki potensi besar untuk berkembang dan memberikan kesejahteraan kepada seluruh masyarakatnya. Karenanya, Alween Ong bertekad untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan produktivitas dan pemasaran produk UMKM, menciptakan peluang kerja dan meningkatkan peluang investasi dalam sektor-sektor yang berpotensi.

Tak hanya itu, Alween Ong berkomitmen untuk mendukung program-program sosial yang membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk program bantuan sosial dan perlindungan anak-anak.

Sedangkan kesejahteraan sosial, Alween Ong berkomitmen untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, fasilitas umum sesuai dengan universal design juga termasuk peningkatan akses percepatan infrastruktur dan aksesibilitas di seluruh wilayah Sumut. “Saya akan mendorong pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih baik dan meningkatkan akses masyarakat ke layanan kesehatan yang terjangkau,” ucapnya.

Tak kalah pentingnya soal kemajuan pendidikan, Alween Ong ingin melihat pendidikan yang lebih baik di Sumut dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah serta peningkatan akses ke pendidikan tinggi. Ia akan berjuang untuk alokasi anggaran yang lebih besar untuk pendidikan dan memastikan bahwa setiap anak di Sumut 1 memiliki akses yang setara dan berkualitas ke pendidikan. “Pendidikan yang bersifat inklusi dan mendorong terbukanya pendidikan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat terutama difable,” ujarnya.

Alween Ong juga mendukung inisiatif keberlanjutan lingkungan, termasuk pelestarian alam dan pengurangan dampak perubahan iklim di Sumut. Alween Ong akan menjadi pendukung aktif dalam memperkenalkan kebijakan yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan pelestarian alam di Sumut 1.

“Selain itu, saya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, meluncurkan kampanye kesadaran masyarakat, menjadi pengadvokat dapil Sumut 1 di tingkat nasional, dan aktif dalam proses pembuatan kebijakan dan legislasi yang memengaruhi Sumatera Utara,” jelasnya.

Dengan visi yang kuat, misi yang jelas, dan rencana tindakan konkret, Alween Ong bertekad untuk membawa perubahan yang positif dan nyata melayani masyarakat dengan integritas dan dedikasi.

“Saya juga akan menjadi orang pertama yang secara transparan memberi informasi aktivitas dan aliran dana reses, sosper serta program-program pemerintah dan gerakan kawan awen,” tambahnya.

Sebagai caleg muda dan wirausaha sukses, Alween Ong yang maju dari Daerah Pemilihan Sumut I ini yakin bahwa Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk berkembang dan memberikan kesejahteraan kepada seluruh masyarakatnya. (ila)

Dokter: Penyebab Kemandulan Bukan Karena Air Galon

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Air galon guna ulang dipastikan bukan penyebab kemandulan dan gangguan kesehatan lainnya. Hal tersebut diungkapkan Dokter kandungan dr. Abraham Andy Gustavry, Sp.OG, M.Kes guna menjawab isu terkait bahaya BPA dalam Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon guna ulang.

“Butuh penelitian lebih lanjut dan tentunya tanpa didasari oleh data dan fakta, informasi-informasi tersebut tentunya tidak betul,” kata Abraham.

Abraham mengatakan bahwa AMDK yang sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dipastikan aman. Artinya, kualitas air dan kemasan pangan tersebut sudah terjamin karena sudah melewati prosedur berlapis.

“Intinya suatu air kemasan yang beredar apalagi bermerek tentunya sudah melalui prosedur yang ketat dari BPOM sehingga pasti aman,” kata Anggota perkumpulan ginekologi Indonesia (POGI) ini.

Menurutnya, korelasi antara AMDK guna ulang dan kemandulan masih butuh penelitian lebih lanjut. Dia meminta agar masyarakat tidak mudah termakan dengan isu yang masih sumir dan tidak memiliki dasar yang jelas.

Dia juga meminta agar semua pihak menghentikan penyebaran isu hoaks tersebut. Praktisi medis dari RS Patria IKKT ini melanjutkan, hal itu mengingat kemandulan tidak disebabkan meminum air kemasan tertentu.

Dia menjelaskan, penyebab kemandulan bermacam-macam bisa dari suami atau istri atau keduanya. Dari istri sendiri penyebabnya juga tentu berkaitan dengan pertama alat reproduksinya, misalnya saluran telurnya tersumbat karena infeksi bisa, karena endometriosis bisa juga, atau tumor seperti miom dan lain-lain.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan ini juga belum pernah mendapatkan keluhan satupun dari pasien yang mengaku mandul akibat meminum AMDK galon guna ulang. Artinya, sambung dia, tidak ada korelasi antara meminum air galon guna ulang dengan kemandulan.

“Sampai sejauh ini yang dibilang kasus mandul karena kemasan galon, selama saya praktek selama 15 tahun ini sih nggak ada tuh,” katanya.

Dia mengungkapkan kalaupun mengonsumsi AMDK dengan kualitas yang kurang baik memang tidak akan menyebabkan kemandulan namun menimbulkan gangguan lain. Seperti, gastritis, gastroenteritis ataupun diare, tergantung daripada mikroorganisme yang mencemari air tersebut.

“Misalkan mikroorganisme yang ada di air minum itu tercemar oleh ecoli atau kotoran manusia, kalau masuk ke lambung dia bisa menyebabkan radang usus, tentunya larinya kepada diare, bukan mandul,” katanya.

Sebelumnya, Pakar polimer Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Zainal Abidin memastikan AMDK galon guna ulang berbahan polycarbonate (PC) yang mengandung unsur BPA aman untuk dikonsumsi.

“Itu sudah dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan Sentra Teknologi Polimer (STP)–BPPT Serpong,” kata Ahmad Zainal Abidin.

Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB itu menjelaskan bahwa hasil penelitian menunjukkan kalau tidak ada satu sampel pun dari galon guna ulang yang diteliti itu mengandung BPA di atas ketentuan maksimum sehingga bisa membahayakan kesehatan manusia.

Dia menegaskan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir mengonsumsi air dari galon isi ulang. Hal ini berkaitan dengan munculnya kampanye negatif yang disebarkan ke masyarakat oleh pihak tertentu guna menebarkan ketakutan di tengah publik.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sebelumnya juga telah menegaskan bahwa air kemasan galon isi ulang aman untuk digunakan, baik oleh anak-anak dan ibu hamil. Menurutnya, isu-isu seputar bahaya penggunaan air kemasan air guna ulang merupakan berita bohong.

“Air kemasan galon guna ulang aman. Itu (isu bahaya air kemasan galon guna ulang) hoaks,” katanya.

Dosen dan Peneliti di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) Nugraha Edhi Suyatma mengatakan, hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih kemasan pangan itu adalah faktor keamanannya. Sedang faktor berikutnya yang juga sangat penting diperhatikan adalah produknya.

Dia melanjutkan bahwa dalam hal AMDK, galon guna ulang berbahan polycarbonate (PC) memiliki banyak keunggulan dibandingkan dari berbahan PET yang biasa digunakan galon sekali pakai. Plastik PC lebih fleksibel, sehingga lebih tahan dari risiko pecah/retak.

Plastik PC juga memiliki ketahanan gores dan ketahanan benturan yang lebih baik dengan suhu transisi gelas (Tg) yang lebih tinggi sehingga tahan untuk dicuci dengan suhu panas antara 60-80 derajat celcius dengan penyikatan menggunakan sikat plastik tanpa menyebabkan kerusakan pada permukaan kemasan.

Pemilihan kemasan itu juga tergantung pada target umur simpan dari produk pangannya. Dia mencontohkan untuk produk-produk snack seperti kentang atau singkong, kalau masa simpannya kurang dari satu bulan, itu cukup dengan menggunakan kemasan plastik Polypropylene (PP) yang bening. Tapi, kalau masa simpannya itu 3 bulan atau lebih, harus dipilih bahan kemasan yang bisa melindungi agar gas, uap air, dan oksigen yang masuk seminimal mungkin. Karena, snack adalah makanan yang rentan terhadap uap air dan oksigen dan ada resiko tengik

Artinya, memilih kemasan itu tidak sembarangan dilakukan. Ada alasannya kenapa perusahaan makanan atau minuman itu menggunakan kemasan untuk produk-produk mereka.

“Dan soal keamanannya, itu kan sudah ada aturannya dari BPOM bahwa kemasan yang digunakan itu harus food grade,” katanya. (ila)

Dua Yayasan Inisiasi Pembentukan SK Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Yayasan Cahaya Bersama Rakyat (YCBR) Kota Binjai dan Yayasan Mentari Meraki Asa menggelar Pertemuan Tindak Lanjut Komunitas dan Pemangku Kepentingan untuk Optimalisasi Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan TBC di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat pada hari Selasa-Rabu, 26-27 September 2023, di Median Cafe Binjai.

Pertemuan yang dilakukan selama dua hari itu dibuka langsung oleh dr Sugianto, Sp.OG, Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai yang juga dihadiri oleh dr Hendry Iskandar Pane selaku Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Pimpinan Yayasan Mentari Meraki Asa Sumatera Utara, perwakilan OPD Kota Binjai dan Kabupaten Langkat , perwakilan fasilitas layanan kesehatan pemerintah dan swasta kota Binjai dan Kab. Langkat dan masih banyak lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, dr. Sugianto dalam sambutannya mengatakan, tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu dari banyak masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Indonesia menempati posisi kedua setelah india dengan estimasi kasus sebanyak 969.000 dengan kematian sebanyak 93.000 jiwa.

Katanya, pada tahun 2023 ini, Kota Binjai sendiri diberikan target yang tinggi yaitu target penemuan terduga TBC sebanyak 14.002 orang, dan target penemuan pasien TBC sebanyak 2.881 kasus. Sebagai upaya untuk mencapai target TB yang lebih tinggi dan meningkatkan kualitas pelayanan TBC, tentu saja Dinas Kesehatan tidak mampu bekerja sendiri.

Dibutuhkan koordinasi dalam pelaksanaannya, baik antara pemerintah dan swasta, antara tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya serta bergandengan tangan lintas wilayah dengan Kabupaten Langkat tentunya.

Staff Program Yayasan Cahaya Bersama Rakyat (YCBR), M. Arifuddin Bone mewakili sambutan komunitas menjelaskan peran dan kontribusi komunitas dalam penanggulangan TBC, serta harapan dan dukungan para pemangku kepentingan yang hadir untuk bersama-sama mengelimintasi TBC di Kota Binjai dan Kab. Langkat.

“Penanggulangan TBC di kota Binjai bukan hanya tugasnya para nakes (tenaga Kesehatan) atau tugasnya Dinas Kesehatan tapi adalah tugas kita bersama, kami dari komunitas juga berperan dalam melakukan kegiatan sosialisasi, investigasi Kontak dan skrining kepada masyarakat, baik itu di Kota Binjai maupun di Kabupaten Langkat. Bapak dan Ibu para pemangku kepentingan perwakilan dari berbagai OPD, kami berharap kita dapat menyusun strategi bersama berkolaborasi untuk menuntaskan penyakit TBC di Kota Binjai sesuai dengan Peraturan Presiden No. 67 Tahun 2021,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, selain membahas tentang regulasi penguatan dan optimalisasi pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) untuk layanan TBC, output utama yang diharapkan adalah adanya SK Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.

Pertemuan yang dilakukan oleh komunitas yayasan Cahaya Bersama Rakyat Kota Binjai dan Yayasan Mentari Meraki As ini dimaksudkan agar tercipta harmonisasi peran baik pihak internal maupun pihak eksternal Dinas Kesehatan, sehingga pelaksanaan pelayanan kepada pasien TBC berjalan efektif dan efisien dalam rangka pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) layanan TBC yang merupakan salah satu indikator kinerja wali kota Binjai maupun Bupati Kabupaten Langkat.

Sementara Koordinator Kesehatan Dirjen Bangda Kemendagri, Arifin Effendy Hutagalung, SE., MM, juga memberikan pemaparan terkait Evaluasi Kebijakan dan Pemantauan capaian SPM di Sumut tahun 2022 dan Upaya Kementrian Dalam Negeri dalam mendorong Pemerintah Daerah untuk meningkatkan Capaian SPM tahun 2023.

Sebagaimana diketahui dalam perpres No 67 tahun yang mencakup Target dan Strategi Nasional Eliminasi TBC, Pelaksanaan Strategi Nasional Eliminasi TBC, Tanggung Jawab Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Dalam Eliminasi TBC, Koordinasi Percepatan Penanggulangan TBC, serta Peran Serta Mayarakat Dalam Eliminasi TBC.

“Kemendagri telah mengeluarkan surat edaran (SE) dalam mendukung percepatan penanggulangan TBC di daerah, sehingga perlu adanya komitmen, penyiapan anggaran untuk TBC, meningkatan askes layanan TBC dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) Pusat dan menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dr. Alwi Mujahid, M.Kes juga turut hadir dalam memberikan materi tentang Kebijakan dan Pemantauan SPM TBC dalam Meningkatkan Kontribusi Eliminasi TBC di Indonesia.

“Kematian bisa disebabkan karena TBC. Ada sebanyak 144.000 pertahun orang yang meninggal karena TBC, dan sering terkena pada orang yang daya tahan tubuhnya rendah. Kegiatan skrining ke kampus- kampus, ke siswa sekolah-sekolah, karyawan/buruh, maupun ke pegawai-pegawai baik di provinsi maupun di kab/kota selama ini sudah berjalan dan harus terus dilakukan” pungkasnya.

Menurut beliau program yang berjalan selama ini sudah baik karena melibatkan banyak peran lintas sektor. “SK Percepatan Eliminasi TB di Sumut melibatkan semua OPD, sehingga di Kabupaten/Kota juga harus begitu,” ujarnya.

Sehingga pada kesempatan ini, para OPD yang hadir juga akan dilibatkan dalam program peningkatan kapasitas SPM layanan TBC, seperti yang disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Kominfo yang mengatakan akan bersedia untuk mendukung dengan bentuk mewadahi penyebarluasan informasi TBC. Sementara Bappeda bersedia mengawal isu TBC dalam pembahasan anggaran di tahun 2024.

Dinas Sosial juga mengatakan akan memfasilitasi bantuan KIS untuk penderita TBC yang kurang mampu. Dinas Ketenagakerjaan sendiri akan mensosialisasikan kepada pihak pengusaha untuk bisa melakukan kegiatan sosialisasi ke perusahaan atau pabrik yang ada di Kota Binjai dan Langkat.

Sementara Kementrian Agama Kota Binjai menyampaikan akan melibatkan penyuluh agama, karena penyuluh itukan langsung ke masyarakat, jadi ketika turun ke lapangan saat melakukan penyuluhan agama maka bisa berkolaborasi dengan kader komunitas untuk penyuluhan terkait TBC ini.

Begitu juga dengan Dinas Pendidikan yang siap bekerja sama dalam melakukan sosialisasi TBC ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Binjai. Serta peran dari perwakilan bagian Sekretariat Daerah Kota Binjai yang mengatakan akan mengawal terbitnya SK Tim Percepatan dan Penanggulangan Tuberkulosis di Kota Binjai. (ila)

DPRD Medan Minta Pemko Gratiskan PBB Bagi Warga Kurang Mampu dan Pelayan Masyarakat

Anggota DPRD Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan melalui Anggota Panitia Khusus (Pansus) Retribusi Daerah, Mulia Syahputra Nasution SH MH, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk lebih memperhatikan nasib warga kurang mampu serta warga yang berstatus sebagai pelayan masyarakat di Kota Medan.

Pemko Medan didorong agar tidak hanya memberikan perhatian berupa bantuan sosial bagi warga kurang mampu maupun honor bagi pelayan masyarakat, akan tetapi juga diminta untuk dapat meringankan beban mereka melalui kebijakan menggratiskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada warga yang dimaksud.

Politisi muda Partai Gerindra itu menilai, kebijakan penggratisan PBB bagi masyarakat Kota Medan yang berstatus sebagai warga kurang mampu dan pelayan masyarakat akan sangat berdampak pada kesejahteraan hidup mereka.

“Warga tidak mampu tidak hanya butuh bantuan, tapi juga butuh kebijakan yang bersifat meringankan beban hidup mereka sehingga mereka bisa lebih mudah menggapai kesejahteraan. Untuk itu, kita mendorong agar Pemko Medan dapat menggratiskan PBB bagi warga kurang mampu dan pelayan masyarakat,” ucap Mulia, Selasa (3/10/2023).

Dijelaskan Mulia, adapun yang dimaksud sebagai warga kurang mampu adalah seluruh masyarakat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sementara adapun kategori yang masuk dalam pelayan masyarakat, yakni bilal mayit, penggali kubur, guru maghrib mengaji, guru sekolah minggu, dan lain-lain.

“Faktanya masih cukup banyak warga yang masuk dalam DTKS tapi belum juga mendapatkan bantuan. Itu salah satu sebabnya mengapa semua masyarakat yang masuk dalam DTKS perlu mendapatkan keringanan berupa penggratisan PBB,” ujarnya.

Dikatakan Mulia, begitu juga dengan warga yang berstatus sebagai pelayan masyarakat. Honor yang mereka terima dinilai masih sangat kecil bila dibandingkan dengan dedikasi mereka untuk melayani masyarakat.

“Artinya, sangat layak apabila para pelayan masyarakat ini juga diberikan keringanan berupa penggratisan PBB. Dengan begitu, kita berharap honor mereka yang terbilang kecil tersebut bisa lebih bermanfaat untuk kehidupan mereka sehari-hari,” katanya.

Sejatinya, sambung Mulia, DPRD Kota Medan sangat mendukung penuh langkah Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perolehan pajak dan retribusi daerah. Apalagi, PAD merupakan sumber utama untuk melakukan percepatan pembangunan di Kota Medan.

Akan tetapi, Pemko Medan juga dinilai harus memandang pentingnya pembangunan perekonomian masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu agar bisa lebih memiliki daya beli dalam kehidupannya sehari-hari.

“Pembangunan itu sangat penting, namun pemberdayaan masyarakat merupakan poin terpenting dari esensi pembangunan itu sendiri,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Anggota Komisi III tersebut, saat ini pihaknya di Pansus Retribusi Daerah sedang melakukan pembahasan secara mendalam terkait Retribusi Daerah Kota Medan. Termasuk, mendorong Pemko Medan agar dapat mengeluarkan kebijakan penggratisan PBB bagi warga kurang mampu dan pelayan masyarakat.

“Kita jangan khawatir PAD akan menurun karena kebijakan penggratisan PBB bagi warga kurang mampu, sebab masih banyak potensi-potensi PAD lainnya yang belum digali secara optimal. Kita akan terus mendorong agar PBB di Kota Medan dapat digratiskan bagi warga kurang mampu dan pelayan masyarakat, atau paling tidak mendapatkan pengurangan sebesar 70 persen,” pungkasnya. (map/ram)

Dishub Medan Tetap Turunkan Personel untuk Atasi Kemacetan di Jalan Kapten Sumarsono

MACET: Personel Dinas Perhubungan Medan saat mengatur kendaraan untuk mengurai kemacetan di Jalan Kapten Sumarsono, Medan, Selasa (3/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menurunkan sejumlah personelnya untuk mengatur lalulintas dalam mengatasi situasi kemacetan yang terjadi di Jalan Kapten Sumarsono simpang Jalan Karya, Medan.

Diketahui, kemacetan pada ruas jalan yang berstatus sebagai jalan nasional itu terjadi akibat adanya penggalian tanah sebagai bagian dari proyek penanaman pipa.

Pantauan di lokasi, alat berat berikut tanah galian tampak menutup ruas jalan dari arah Helvetia menuju Pulo Brayan sehingga ruas jalan dari arah sebaliknya, yakni dari Pulo Brayan menuju Helvetia harus dibagi secara bergantian untuk kendaran dari arah berlawanan yang mengakibatkan kemacaten.

“Kemacetan terjadi sejak kemarin (Senin) sore sampai saat ini. Untuk itu dari kemarin sore kita langsung menurunkan personel ke lokasi kemacetan guna mengatur kelancaran lalulintas,” ucap Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT kepada Sumut Pos, Selasa (3/10/2023).

Dikatakan Iswar, selain mengatur lalulintas, pihaknya juga telah meminta kepada para pekerja proyek di lapangan untuk tidak meletakkan timbunan tanah di badan jalan.

“Kita sudah minta kepada pekerja di lapangan supaya tanah galian tidak ditimbun di badan jalan,” ujarnya.

Iswar pun memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau dan membantu kelancaran arus lalulintas di daerah tersebut meskipun kawasan Jalan Kapten Sumarsono tidak berstatus sebagai jalan kota. Ditambah lagi, pekerjaan penggalian pipa tersebut bukan merupakan bagian dari proyek Pemko Medan.

“Sesuai instruksi Pak Wali, kelancaran arus lalulintas di Kota Medan harus terus diperhatikan demi kenyamanan masyarakat Kota Medan, khususnya pengguna jalan,” katanya.

Iswar pun mengimbau agar masyarakat dapat memilih jalur-jalur alternatif guna menghindari Jalan Kapten Sumarsono simpang Jalan Karya tersebut.

“Kita imbau kepada masyarakat agar sebisa mungkin menghindari kawasan tersebut guna terhindar kemacetan. Personel kita di lapangan akan siap mengarahkan,” pungkasnya.
(map/ram)

Tak Terbukti atas Kasus Gudang Solar Ilegal, 2 Terdakwa Divonis Bebas

SOLAR ILEGAL: Majelis hakim membacakan putusan terhadap kedua terdakwa kasus solar ilegal secara virtual, Senin (2/10/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktur PT Almira Nusa Raya (ANR) Edy dan Parlin selaku karyawan PT ANR divonis bebas hakim. Kedua terdakwa dinilai tidak terbukti bersalah atas kasus gudang solar ilegal, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (2/10/2023).

Majelis hakim diketuai Oloan Silalahi dalam amar putusannya menyatakan, tidak sependapat dengan penuntut umum dimana terdakwa tidak terbukti melanggar Pasal 55 angka 9 Pasal 40 paragraf 5 bagian keempat bab 3 UU 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja yang telah ditetapkan menjadi UU sesuai UU No 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU Jo Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHPidana.

“Menyatakan terdakwa Edy dan Parlin tidak terbukti sebagaimana dakwaan penuntut umum. Membebaskan para terdakwa dan memerintahkan penuntut umum mengeluarkan terdakwa dari tahanan,” tegas hakim.

Selain itu, hakim juga memerintahkan untuk memulihkan harkat dan martabat terdakwa. Menanggapi putusan hakim, jaksa penuntut umum (JPU) Nelson Victor langsung mengajukan kasasi.

Sebelumnya, JPU menuntut kedua terdakwa masing-masing 6 tahun penjara, denda Rp50 juta, subsider 3 bulan kurungan.

Diketahui, kasus bermula ketika terdakwa AKBP Achiruddin mendatangi saksi Kasim untuk meminta bantuan mencarikan mobil box untuk usaha.

Selanjutnya, Kasim menghubungi terdakwa AKBP Achiruddin dan mengatakan bahwa ada yang menjual mobil box merk Daihatsu Delta dengan kesepakatan harga Rp38 juta.

Lalu, mobil box itu dimodifikasi oleh terdakwa untuk usaha pengangkutan minyak konden/minyak sulingan yang berada di Pangkalan Berandan atau Aceh yang dipergunakan untuk alat angkut dalam kegiatan pembelian BBM jenis solar bersubsidi dari berbagai tempat di daerah Kota Medan sekitarnya termasuk Deliserdang dan Kota Binjai.

Lebih lanjut, bahan bakar jenis solar bersubsidi dibeli dari SPBU-SPBU di daerah tersebut dengan harga Rp6,500 per liter, kemudian diangkat dan dibawa ke gudang penyimpanan milik PT Almira Nusa Raya yang berlokasi di Jalan Karya Dalam, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia.

Bahwa selanjutnya, penyidik Polda Sumut melakukan penindakan dan menemukan gudang solar tersebut serta menemukan barang-barang seperti tank fiber, pompa solar, dan tangki yang berisikan minyak jenis solar.

Sementara, badan usaha atau masyarakat dilarang melakukan penimbunan atau penyimpanan serta penggunaan jenis BBM tertentu yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (man/ram)

Bank Muamalat Bersinergi dengan Universitas Padjadjaran

Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam lingkup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pemanfaatan produk perbankan.

Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, pihaknya bangga dapat bersinergi dengan Unpad yang merupakan salah satu universitas terkemuka di Indonesia. Kerja sama ini adalah wujud komitmen perseroan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat melalui dukungan perguruan tinggi.

“Bank Muamalat telah lama menjadi mitra Unpad. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya yang terkait dengan keuangan syariah. Selain itu, kami juga memiliki beragam produk dan layanan yang dapat mengakomodir kebutuhan di ruang lingkup akademis dan dapat dimanfaatkan oleh civitas akademika Unpad baik pengajar, staf, mahasiswa, hingga alumni,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama ini, Bank Muamalat akan mendukung pengembangan layanan perbankan untuk sistem keuangan di Unpad secara menyeluruh. Di samping itu, mahasiswa tingkat akhir Unpad juga dapat mengikuti program magang di Bank Muamalat melalui program MIKO (Muamalat Indonesia Kompeten).

Kedua instansi juga akan berkolaborasi dalam program Minterin yaitu berupa seminar yang diberikan oleh praktisi perbankan kepada mahasiswa, Gerakan Bersih Masjid di lingkungan kampus Unpad dan kerja sama UPZ (Unit Pengumpul Zakat).

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini akan dikembangkan menjadi kegiatan kolaborasi untuk memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Kegiatan yang dapat dikolaborasikan ke depannya antara lain pengumpulan dana wakaf untuk pembangunan RSPTN atau Rumah Sakit Khusus Kanker Unpad, pengelolaan dana pensiun, dan penyalur gaji pegawai.

“Kami mengapresiasi sejumlah dukungan dari Bank Muamalat kepada Unpad selama ini, di antaranya adalah bantuan terkait pendidikan dan riset. Semoga kerja sama ini dapat menjadi pembuka untuk sinergi yang lebih luas lagi kedepannya,” pungkasnya. (rel/ram)

Hadiri HUT ke-25 PSMTI, Hary Tanoe Sebut Ganjar Kian Disukai Masyarakat

HADIR: Bacapres Partai Perindo, Ganjar Pranowo berfoto bersama Dewan Kehormatan Senior, Harry Tanoesoedibjo dan pengurus PSMTI pada acara HUT ke-25 PSMTI, di Jakarta, Senin (2/10/2023).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Gelaran perayaan hari ulang tahun ke-25 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) berlangsung meriah di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (2/10/2022). Terlebih, acara ini dihadiri oleh Bacapres Republik Indonesia 2024-2029 Ganjar Pranowo yang disambut gegap gempita oleh peserta yang hadir pada HUT ke-25 PSMTI.

Pada kesempatan itu, Dewan Kehormatan Senior Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) yang juga Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan antusiasme yang luar biasa dan sambutan hangat terhadap sosok Ganjar Pranowo kian tinggi.

Hary memaparkan animo masyarakat terhadap Ganjar tidak hanya datang dari masyarakat Tionghoa, tetapi juga dari semua kalangan masyarakat.

“Saya juga melihat animo masyarakat, semua suku, golongan, agama semakin luar biasa. Jadi, saya melihatnya memang hebat, semakin hari semakin sangat disukai, sangat digemari oleh masyarakat dari semua golongan, suku, dan agama,” kata Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoesoedibjo berharap PSMTI bisa terus bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa pandang bulu. “Banyak masyarakat kita yang perlu dibantu dan saya sangat berharap PSMTI kalau melakukan kegiatan sosial tanpa pandang bulu. Tanpa melihat etnis, agama ataupun suku. Pokoknya siapa yang layak dibantu, maka perlu dibantu, sehingga NKRI itu betul-betul kuat dan solid,” ujarnya.

“Selamat ulang tahun ke-25 PSMTI! Semoga bisa menjadi bagian penting dalam membangun negara yang kita cintai, negara Indonesia,” kata Hary.

Pada perhelatan itu, Ganjar disambut antusias dan dielu-elukan serta didoakan menjadi pemimpin masa depan Indonesia.

Sejak tiba di lokasi, Ganjar langsung dikerumuni ribuan pengurus dan peserta perayaan HUT PSMTI dari berbagai daerah di Tanah Air. Mereka berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama.

“Selamat datang capres tercinta kita, Pak Ganjar Pranowo. Terima kasih Pak Ganjar sudah mau datang ke acara kami,” kata beberapa tokoh Tionghoa menyambut kedatangan Ganjar.

Teriakan ‘Ganjar Presiden’ juga sempat menggema saat Ganjar berjalan menembus massa menuju panggung acara.

Ganjar dengan ramah melayani foto bersama dan lantas naik ke atas panggung untuk bergabung bersama Kepala KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta dan para tokoh Tionghoa Indonesia terkemuka. Ganjar bahkan diberi kehormatan menerima kue pertama dari PSMTI.

“Kalaulah kemudian pemerintah yang biasa menjadi fasilitator bisa menjaga, mau moderasi terus-menerus, terbayangkan tidak kalau kita mau lompat jadi negara besar? Tidak terlalu sulit, tidak akan terlalu sulit,” kata Ganjar dalam sambutannya.

“Karena pasti kontribusi bapak ibu yang selama ini sudah ada, tinggal kita kolaborasikan dengan yang lain dan tentu mimpi besar bangsa ini akan kita wujudkan dengan dasar yang sangat kuat, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Ganjar.

Ganjar menilai masyarakat Tionghoa sudah berpartisipasi dan berkontribusi besar dalam membangun bangsa.

Ia juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat hari jadi. “Selamat ulang tahun ke-25 untuk PSMTI. Tentu 25 tahun bukan waktu yang pendek untuk sebuah organisasi. Saya merasakan bahwa hari ini saya berkumpul dengan orang-orang yang selalu hadir demi kemaslahatan bersama,” kata Ganjar.

Dia mengajak masyarakat bersama-sama bergandengan tangan untuk berkolaborasi dan sekaligus selalu menjaga kerukunan.

Ganjar optimistis kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan dengan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Ganjar juga mengajak warga Tionghoa dan masyarakat luas untuk terus berkontribusi membangun Indonesia ke depan.

Ditekankan pula oleh Ganjar Pranowo, yang juga merupakan Bacapres Partai Perindo ini untuk merawat kerukunan dan persatuan di Tanah Air.

“Mari kita jaga kerukunan dengan memoderasi agar kita kemudian tidak saling membedakan, apakah itu karena sukunya, agamanya, rasnya, golongannya agar kita sama-sama merasa sebagai bangsa Indonesia. Itu yang paling penting untuk sekarang kita dorong,” ucap Ganjar.

Penghargaan untuk Kevin Sanjaya

Pada HUT ke-25 PSMTI tersebut, atlet muda pebulu tangkis dunia Kevin Sanjaya Sukamulyo meraih penghargaan apresiasi kategori kreativitas seni kebudayaan bidang olahraga.

Cegah Radikalisme, Polres Sergai Gelar FGD bersama Tokoh Masyarakat

BERSAMA: Wakapolres Sergai Kompol DC Aritonang bersama perwakilan Tokoh Masyarakat se Serdangbedagai berfoto bersama di Aula Mapolres Sergai. ( fad)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Polres Serdangbedagai (Sergai) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Tokoh masyarakat se Serdangbedagai dalam rangka mencegah Radikalisme di wilayah hukum Polres Sergai,di Aula Patriatama Polres Sergai Seirampah, Senin (2/10/2023).

Kapolres Sergai, AKBP Oxy Yudha Pratesta diwakili Wakapolres Kompol DC Aritonang saat membuka kegiatan meminta para peserta untuk menjaga keutuhan NKRI, dan tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks.

“Semoga, penjelasan dari narasumber nanti dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua,” katanya.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Nurul Azizah selaku ketua tim mengatakan teroris adalah musuh bersama. Oleh karenanya, ia mengajak untuk mencegah faham radikalisme dan menjaga keutuhan NKRI .

“FGD Kontra Radikal ini merupakan program Kapolri, yang juga upaya preventif untuk mencegah faham radikalisme,” katanya.

Nasir Abbas, mantan anggota terorisme yang bertindak sebagai narasumber dalam FGD tersebut menyampaikan sebagai mantan anggota Jamaah Islamiyah, ia sangat bersyukur ditangkap dan disadarkan melalui program deradikalisasi untuk memahami ajaran agama Islam yang sebenarnya

“Saya berasal dari Singapura dan mantan Pimpinan Jamaah Islamiyah yang sudah pernah berperang di Afganistan. Dan saya mempengaruhi orang untuk menjadi pelaku bom bunuh diri dan mengajak orang berjihad,” ujarnya.

Nasir Abbas menyebut dirinya adalah contoh yang salah, dan meminta para peserta untuk tidak mencontoh dirinya. “Saya sangat menyesal melakukannya. Karena di umur 18 tahun, saya sudah meninggalkan keluarga pergi ke Afganistan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika kelompok terorisme seperti, JI, JAD, ISIS, NI, dan HTI, ingin menegakkan negara Islam sesuai dengan khilafah dengan jalan berjihad memerangi negara Indonesia.

“Untuk itu, kita harus memperkokoh Negara Indonesia dan NKRI harga mati,” tegasnya.

Dengan tema “Terorisme adalah musuh kita bersama”, FGD dihadiri Kasubbag Renmin Humas Polda Sumut AKBP Gatot Hendro Hartono, Kabag Ops Polres Sergai Kompol LS Siregar, Kasat Intelkam AKP Siswoyo, Kasat Binmas AKP R Panjaitan, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut B Manullang, Kabid SMP Dinas Pendidikan Sergai Maryam, serta diikuti pengurus FKUB Sergai, para tokoh agama, Bhabinkamtibmas Polres Sergai dan Babinsa Kodim 0204/DS, serta pelajar. (fad/ram)

Telkomsel Luncurkan “Orbit Star G1”, Modem Wifi Orbit Paling Terjangkau

Telkomsel meluncurkan Orbit Star G1, modem wifi dengan layanan internet rumah terbaru yang semakin terjangkau dengan harga Rp 399.000 yang memberikan ragam nilai tambah termasuk paket data Orbit sebesar 150 GB selama enam bulan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel meluncurkan modem wifi Orbit Star G1 terbaru yang semakin terjangkau dengan paket data yang bernilai tambah. Inisiatif ini merupakan keberlanjutan dari upaya nyata Telkomsel dalam mendukung percepatan adopsi layanan internet rumah nirkabel untuk segmen rumah tangga (household)

Telkomsel Orbit hadir untuk mempertegas konsistensi perusahaan sebagai leading convergence services baik di rumah maupun di luar rumah yang senantiasa membawa kemudahan akses internet untuk memaksimalkan pengalaman gaya hidup digital, yang didukung cakupan konektivitas digital berteknologi jaringan terkini 4G/LTE terluas dan berkualitas andal dari Telkomsel.

Orbit Star G1 hadir dengan harga Rp 399 ribu, dengan nilai tambah yang termasuk paket data Orbit sebesar 150 GB selama enam bulan, dan dapat digunakan sejak aktivasi pertama kali. Orbit Star G1 dapat terkoneksi dan digunakan secara bersamaan hingga 32 perangkat, dan dapat diperoleh dengan mudah melalui www.myorbit.idofficial store Telkomsel dan Orbit di berbagai e-Commerce, GraPARI, serta mitra outlet Telkomsel terdekat. Pelanggan juga akan mendapatkan garansi perangkat Orbit Star G1 selama 2 tahun.

Strategic Advisor Home Wireless Access Product and Pricing Telkomsel, Lemen Koh mengatakan, “Dengan semangat menghadirkan inovasi terdepan, Telkomsel berkomitmen untuk mendorong percepatan adopsi pemanfaatan layanan internet rumah di Indonesia melalui ragam solusi atas kebutuhan akses digital masyarakat segmen keluarga. Melalui hadirnya Orbit Star G1 yang kini lebih terjangkau, kami meyakini dapat memberikan kemudahaan pengalaman layanan internet rumah berkualitas yang semakin merata dan setara yang didukung teknologi broadband terdepan 4G/LTE andal dan stabil dari Telkomsel, guna mengoptimalkan dan meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia, khususnya segmen household.”

Modem wifi Orbit Star G1 juga tersedia dalam paket bundling dengan beberapa merek smart home appliances dari Ezviz, Philips, dan Xiaomi, di antaranya seperti Orbit Star G1 + Smart WiFi LED, Orbit Star G1 + Smart CCTV Camera, dan Orbit Star G1 + WiFi Extender yang akan semakin melengkapi pengalaman smart home solution yang nyaman di mana peralatan dan perangkat dapat dikontrol secara otomatis dari jarak jauh dari mana saja dengan koneksi internet paling andal dari Telkomsel Orbit. Perangkat Orbit Star G1 bundling smart home appliances dapat diperoleh dengan harga mulai dari Rp 459 ribu.

Telkomsel Orbit juga menghadirkan promo potongan harga khusus sebesar Rp 100 ribu untuk perangkat lainnya, yakni Orbit MiFi N1 yang kini dapat diperoleh dengan harga Rp 499 ribu yang bisa diperoleh melalui laman www.myorbit.id hingga 31 Oktober 2023. Guna melengkapi paket video streaming lain yang sudah ada sebelumnya seperti Catchplay+, Disney+ Hotstar, Lionsgate Play, Prime Video, Vidio, & WeTV, Telkomsel Orbit kini juga menghadirkan paket hiburan Netflix dengan tiga varian paket, yakni Netflix Basic, Netflix Standard, dan Netflix Premium yang bisa dinikmati oleh pelanggan dengan harga mulai dari Rp 77 ribu per bulan dan akan mendapatkan kuota Orbit sebesar 6 GB. Paket Orbit Entertainment Netflix bisa didapatkan melalui Aplikasi MyOrbit.

“Sukses dengan langkah strategis integrasi IndiHome ke Telkomsel beberapa waktu lalu, Telkomsel terus menegaskan komitmen untuk memperluas pasar home broadband bagi para pelanggan di segmen rumah tangga (household) atau keluarga. Dengan diluncurkannya layanan internet rumah nirkabel terbaru Orbit Star G1 yang semakin terjangkau, kami berharap dapat memperluas segmen pasar di sejumlah daerah yang belum terjangkau oleh jaringan fiber optic, sehingga akan saling melengkapi layanan IndiHome. Dengan seluruh inisiatif yang telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan home broadband, diharapkan semua pelanggan di seluruh wilayah Indonesia dapat menggunakan layanan internet rumah berkualitas yang juga dapat mengakselerasi digitalisasi dan pertumbuhan ekonomi di setiap wilayah Indonesia,” tutup Lemen.

Dengan menggunakan Telkomsel Orbit, pelanggan juga dapat membayar kuota sesuai kebutuhan, tanpa perlu membayar biaya langganan, mengaktivasi modem secara mandiri, dan melakukan kontrol penggunaan internet melalui aplikasi MyOrbit. Informasi lebih lengkap mengenai beragam keunggulan layanan Telkomsel Orbit dapat diakses melalui website www.myorbit.id.(rel)