28 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1085

FK USU Gelar FGD Pencegahan Stunting di Sergai

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FK USU dr Fitriyani Nasution MGizi SpGK(K) bersama Anggota Tim Dra Merina Panggabean MMedSc, dr Ariyati Yosi MKed (DV) SpKK (K), Dr dr Dwi Rita Anggraini MKed (PA) SpPA dan para peserta, di Desa Nagur Pane, Kecamatan Sipispis, Sergai. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menggelar Diskusi Kelompok Terarah (FGD) dan penilaian status gizi wanita usia reproduktif dalam pencegahan stunting, dalam rangka pemberdayaan wanita usia reproduktif dalam pencegahan stunting, di Desa Nagur Pane, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), pada Jumat (8/9) dan Minggu (10/9).

Hal ini bertujuan, melalui pemberdayaan wanita usia subur sebagai agen perubahan, diharapkan agar angka kejadian stunting di Desa Nagur Pane dapat dicegah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FK USU dr Fitriyani Nasution MGizi SpGK(K), Anggota Tim Dra Merina Panggabean MMedSc, dr Ariyati Yosi MKed (DV) SpKK (K), Dr dr Dwi Rita Anggraini MKed (PA) SpPA serta 10 orang tim penggerak PKK dan 50 orang wanita usia reproduktif.

Ketua Tim FGD FK USU dr Fitriyani Nasution MGizi SpGK (K) mengatakan, dosen dan mahasiswa FK USU melalui pendanaan dari LPPM USU melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Skim Mono Tahun Reguler 2023, berupa edukasi dan penilaian status gizi pada wanita usia reproduktif yang dilaksanakan, di Aula Kantor Desa Nagur Pane pada Minggu (10/9).

Sebelumya, lanjut dr Fitriyani juga telah dilaksanakan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion, FDG) pada Jumat, 8 September 2023, dipandu fasilitator Nenni Dwi Aprianti Lubis SP MSi dan dr Sri Amelia MKes membahas mengenai segala permasalahan kesehatan masyarakat di Desa Nagur Pane, khususnya terkait stunting.

“Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, di antaranya perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta peningkatan sanitasi dan akses air bersih,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (1/10).

Selain itu, tambahnya, faktor ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan dan kurangnya pemberdayaan perempuan serta masalah degradasi lingkungan juga seringkali menjadi masalah non kesehatan yang kemudian menjadi akar dari masalah stunting.

“Peran pemerintah desa sebagai wakil pemerintah di desa sangat penting dalam menanggulangi stunting di wilayahnya. Desa diharapkan dapat membuat program-program yang inovatif dalam mengatasi stunting di wilayahnya sesuai dengan kemampuan sumber daya dan keuangan yang ada di desa,” imbuhnya.

Dikatakannya, PKM menjadi salah satu kegiatan tri darma perguruan tinggi yang dapat membantu para kader sebagai perpanjangan tangan petugas kesehatan dan orang tua dalam membantu mencegah angka kejadian stunting.

Pihaknya berharap, pelaksanaan kegiatan tersebut dapat meningkatkan rasa kepedulian dosen dan mahasiswa terhadap permasalahan masyarakat dan mampu memberdayakan mereka untuk meningkatkan kesehatan.

“Edukasi stunting yang dilakukan mahasiswa FK USU yang tergabung dalam Standing Committee on Reproductive Health including AIDS (SCORA) Pema FK USU, yang diketuai Yasmin Puspita Maharani ini meliputi edukasi gizi untuk anak, seluruh keluarga dalam perilaku hidup bersih serta sehat yang harus dijalankan oleh keluarga dan seluruh anggota masyarakat agar tercipta lingkungan yang sehat.

Menurut dr Fitriyani, pengetahuan ibu secara tidak langsung mempengaruhi status kesehatan ibu, janin yang dikandung dan kualitas bayi yang akan dilahirkan.

“Selain itu juga dilaksanakan penilaian status gizi pada Wanita usia reproduktif mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan pemeriksaan Hb. Seluruh rangkaian kegiatan ini disambut baik oleh Masyarakat dan pemerintah daerah setempat yang ditunjukkan dengan partisipasi untuk hadir dan mengikuti acara,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nagur Pane Kecamatan Sipispis, Sergai, Firman Simatupang mengungkapkan, bahwa pembinaan dilakukan guna mengetahui upaya apa saja yang telah dilakukan di desa untuk mengatasi stunting.

“Upaya yang telah dilakukan tersebut, seperti pemberian makanan tambahan, pemantauan tumbuh kembang anak secara teratur, dan revitalisasi kader posyandu. Hal ini memberikan manfaat yang besar bagi desa kami,” ujar Firman. (Dwi)

Warga Manfaatkan Yankes TMMD Ke-118 Kodim 0201/Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelayanan kesehatan dilokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-118 Kodim 0201/Medan mencuri perhatian warga.

Masyarakat yang berdomisili tidak jauh dari lokasi pembuatan Bronjong kawat sepanjang 300 meter dan tingkat Bronjong sebanyak 9 tingkat, memanfaatkan fasilitas sarana serta personil kesehatan, Sabtu (30/9).

Pelayanan bantuan kesehatan (bankes) TMMD digelar dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat, memberikan pengobatan dengan cuma-cuma, serta menerima konsultasi terkait keluhan kesehatan yang disampaikan warga.

Keberadaan personil Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) I/BB ini juga guna memperhatikan kesehatan prajurit TNI yang melaksanakan pembangunan Bronjong tersebut.

Dibekali alat peralatan kesehatan dan juga 1 unit mobil ambulance, personil Kesdam I/BB bersiaga melakukan tugas pokok demi kelancaran TMMD ke-118 Kodim 0201/Medan. (rel/tri)

Komunitas Tuli Apresiasi Aksi Civitas Ganjar Dukung Peran Disabilitas Wujudkan Kemajuan Bangsa

Civitas Ganjar saat menggelar sosialisasi budaya tuli dan pengenalan dasar bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) untuk kaum milenial di Cradle Event Space, Jalan Iskandar Muda Nomor 127 Medan, Sabtu (30/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komunitas Hak Tuli Inklusif Fitra Rachman Kurniawan mengapresiasi sukarelawan Alumni Muda Universitas Sumatera Utara dan Universitas Riau (USU-Unri) atau Civitas Ganjar yang telah mendukung peran disabilitas dalam kehidupan bangsa.

Hal tersebut ditunjukkan Civitas Ganjar dengan menggelar sosialisasi budaya tuli dan pengenalan dasar bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) untuk kaum milenial di Cradle Event Space, Jalan Iskandar Muda Nomor 127, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (30/9).

“Saya alhamdulillah baru pertama kali datang ke acara ini. Keren, sukarelawan Civitas Ganjar luar biasa keren,” kata Fitra melalui penerjemah bahasa isyarat.

Dalam kegiatan tersebut Komunitas Hak Tuli Inklusif menjadi pemateri. Para milenial dikenalkan istilah-istilah budaya tuli, sistem bahasa isyarat di Indonesia, hingga peran penting cahaya dan sentuhan bagi penyandang tuli.

Tak hanya mempelajari budaya tuli dan istilah-istilahnya, para milenial juga diajari dasar-dasar BISINDO secara langsung. Mereka diperkenalkan dengan gerak isyarat yang menunjukkan huruf, susunan kalimat, hingga ungkapan-ungkapan seperti ‘terima kasih’.

Fitra pun berterima kasih kepada Civitas Ganjar yang sudah menggerakkan kegiatan dengan tema ini. Fitra berharap teman-teman tuli turut dapat meningkatkan kompetensi untuk mendukung kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.

“Semoga tahun depan negara Indonesia bisa inklusif. Teman-teman disabilitas mampu dan mau membangun Indonesia yang inklusif,” katanya.

Di sisi lain, Fitra meyakini Ganjar Pranowo dapat memimpin Indonesia menjadi negara yang semakin inklusif dengan kepemimpinan humanis dan menyetarakan. Hal itu bisa dilihat dari track record Ganjar selama memimpin Jawa Tengah (Jateng) sebagai Gubernur dua periode.

“Semoga Bapak Ganjar urusannya lancar dan tetap peduli, membantu, serta mendukung kita teman-teman disabilitas,” harap Fitra.

Sementara Koordinator Wilayah Civitas Ganjar Sumut Berry Sitohang menyebut anak-anak muda mesti menjadi generasi terdepan untuk mendukung dan mendorong kesetaraan terhadap penyandang disabilitas di Indonesia dalam berbagai lini kehidupan bangsa.

Pasalnya anak muda adalah generasi penerus yang memegang arah Indonesia ke depan. Sebab itu Berry menyebut kepedulian terhadap penyataraan disabilitas dan upaya mewujudkan Indonesia lebih inklusif mesti dimulai dari sekarang.

“Apalagi sosok yang kita teladani, Pak Ganjar sendiri memang sangat peduli dari track recordnya kepada kaum disabilitas, salah satunya kaum bisu dan tuli. Pak Ganjar itu sangat memerhatikan mereka dan sering menyerap aspirasi teman-teman disabilitas,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, kata Berry, Civitas Ganjar juga turut mempromosikan kelas bahasa isyarat tersertifikasi yang kerap diadakan komunitas tuli agar perwujudan Indonesia yang lebih inklusif bisa didorong kaum milenial dan anak-anak muda masa kini.

“Ke depannya kami pasti akan menjangkau komunitas-komunitas lainnya, khususnya komunitas yang belum bisa terjangkau sebelumnya dan kita akan kenalkan sosok Pak Ganjar, kita cocokan dengan visi-misinya, dan kita akan bekerja sama untuk membangun Indonesia yang lebih maju,” pungkas Berry. (rel/tri)

Berikan Informasi dan Edukasi Pertanian Secara Cepat, Polbangtan Medan Luncurkan CoS EaSy

Polbangtan Medan Luncurkan CoS EaSy.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pertanian (Kementan) RI, melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan meluncurkan aplikasi Community Services and Extension for Agriculture System (CoS EaSy), berlangsung di Aula Gedung Kampus Polbangtan Medan, Jumat (29/9) kemarin.

Aplikasi ini, untuk mengoptimalkan pelayanan kepada petani dan penyuluh dalam memberikan informasi dan edukasi bidang pertanian secara cepat. Dalam peluncuran aplikasi tersebut, juga dilaksanakan sosialisasi Badan Usaha Pertanian Kampus (BUPTK) Polbangtan Medan yang merupakan cikal bakal untuk menyongsong terbentuk Badan Layanan Umum (BLU).

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini. Turut hadir dalam kegiatan tersebut stakeholder Polbangtan Medan yaitu perwakilan dari dinas terkait, sejumlah petani dan penyuluh serta para dosen dan pegawai Polbangtan Medan.

Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini mengatakan aplikasi CoS EaSy dapat digunakan oleh BUPK juga untuk saran promosi produk maupun transaksi jual beli. Didukung sejumlah fitur sebagai tempat konsultasi bagi pelaku pertanian yaitu petani maupun masyarakat yang tertarik pada pertanian.

“CoS EASy dapat digunakan untuk memperoleh informasi dalam mengatasi masalah pengelolaan usaha tani, dan juga informasi2 lain yang terkait dengan faktor-faktor pendukung dalam budidaya seperti iklim, pemasaran dan lainnya,“ ucap Yuliana, dalam keterangan tertulis, Minggu 1 Oktober 2023.

Yuliana, menjelaskan bahwa sebagai tempat konsultasi, Polbangtan Medan menyiapkan para pakar yang akan memberikan solusi terhadap masalah yang ditanyakan oleh petani maupun pecinta pertanian.

“Layanan konsultasi ini diharapkan dapat membantu petani yang lokasinya tidak terjangkau untuk didatangi oleh tim pakar, sehingga semua permasalan dapat diatasi dengan cepat,” katanya.

Dengan adanya aplikasi ini, kata Yuliana, salah tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat bisa efisiensi pelaksanaannya dengan berinteriksa dengan para petani secara cepat dan lebih meluas.

Faisal, salah satu petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Paya Geli Berkahl mengatakan dengan adanya aplikasi ini sangat terbantu dengan kegiatan pertanian yang dilakukan oleh kelompoknya.

“Saya sudah menggunakannya dan kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan yang diberikan Polbangtan Medan. Mudah-mudahan produksi tani kami bisa meningkat dari yang biasanya,” tutur Yuliana.

Sementara, BUPTK dibentuk untuk menindak lanjuti arahan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo yang menginginkan Polbangtan berfungsi tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tapi juga sebagai unit bisnis sekaligus inkubator agribisnis yang nanti akan menghasilkan pebisnis pertanian muda.

“Tujuannya, agar profil lulusan sebagai seorang job creators, dapat difasilitasi memelalui BUPK,” kata Menteri Syahrul.

Harapan yang sama dikemukakan oleh Kepala Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi pada kesempatan terpisah yang mengatakan salah satu kunci suksesnya pembangunan pertanian adalah dengan menerapkan smart farming.

Dedi Nursyamsi mengajak untuk memanfaatkan Alsintan guna mempercepat proses produksi, dan manfaatkan internet of things agar lebih praktis, mudah dan cepat.

“Smart Farming adalah pertanian cerdas, yang dilakukan orang cerdas dan cara cerdas serta menggunakan varietas tinggi bermutu,” kata Dedi.(gus)

Upacara Hari Kesaktian Pancasila Pemko Medan Berlangsung Khidmat

UPACARA: Suasana upacara Hari Kesaktian Pancasila Pemko Medan di halaman Kantor Wali Kota, Minggu (1/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila Pemko Medan di halaman Kantor Wali Kota, Minggu (1/10). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota H. Aulia Rachman dan diikuti oleh segenap pimpinan perangkat daerah lingkungan Pemko Medan.

 “Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran, dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Demikian salah satu poin pembacaan Ikrar yang dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala itu menyebutkan, sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila

sebagai Ideologi Negara.

 Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi

Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan

Republik Indonesia. Ikrar ini ditandatangani oleh Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani Atas Nama Bangsa Indonesia, di Jakarta 1 Oktober 2023.

 Upacara ini berlangsung singkat namun penuh khidmat. Prosesi diawali dengan penghormatan umum kepada inspektur upacara dipimpin oleh komandan upacara, Camat Medan Tuntungan Hendra Arjudanto.

Setelah itu seluruh peserta upacara mengheningkan cipta dipimpin inspektur upacara yang selanjutnya juga membacakan Teks Pancasila.

 Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, Pembacaan Naskah Ikrar, dan Doa. Pada bagian akhir, dikumandangkan lagu Garuda Pancasila dan Andhika Bhayangkari.    Usai upacara seluruh peserta sarapan bersama. Suasana kekeluargaan di lingkungan Pemko Medan pun merebak pagi itu. (rel)

Tips Memilih Deterjen Laundry yang Tepat, Beli di Promo 10.10 Blibli Lebih Murah

Laundry-Ilustrasi. (Sumber: Pixabay.com)

SUMUTPOS – Memilih deterjen laundry yang tepat bisa mendukung bisnis Anda sehingga dapat meraup banyak keuntungan. Untuk mendapatkan detergen yang sesuai untuk usaha laundry gampang-gampang susah karena harus menjamin kepuasan pelanggan namun tetap menguntungkan.

Saat ini jenis detergen khusus untuk bisnis laundry cukup banyak. Sebenarnya hal ini memudahkan bagi Anda untuk mendapatkan produk sesuai keinginan, namun karena banyak yang mengklaim produknya terbaik, justru sering membuat bingung pemilik usaha yang akan menggunakannya.

Tips Memilih Deterjen Laundry yang Tepat

Tips memilih deterjen laundry yang tepat bisa membantu Anda untuk mendapatkan produk yang harganya ekonomis namun mampu membersihkan kotoran dan menjaga pakaian pelanggan tetap lembut dan harum. Selain itu, detergent tersebut harus aman untuk mesin.

Ketepatan dalam memilih sabun atau deterjen untuk laundry akan berpengaruh pada reputasi usaha yang Anda jalankan. Semua pelanggan menginginkan pakaian yang bersih, rapi dan wangi. Jika hal itu bisa Anda berikan, maka tidak susah mencari pelanggan dan mengembangkan usaha laundry. Untuk mendapatkan detergent terbaik, bisa ikuti tips berikut:

1.      Tentukan deterjen bubuk atau cair

Pertama Anda perlu menentukan akan menggunakan detergen cair atau bubuk karena keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan. Detergent cair lebih mudah larut dan meresap pada setiap helai benang cucian sehingga mudah bersih. Sedangkan deterjen bubuk lebih sulit larut, bahkan jika salah dalam penggunaan bisa meninggalkan sisa pada cucian.

Keunggulan deterjen bubuk harganya lebih terjangkau daripada deterjen cair. Detergent cair juga mudah tumpah atau terbuang karena tempatnya bocor.

2.      Cek merk deterjen tersebut

Merk detergent mewakili kualitas dari produk tersebut. jangan memilih deterjen dari merek yang belum terjamin karena tergiur dengan harga yang jauh lebih murah. Jika ternyata tidak bisa membersihkan dengan sempurna justru akan membuat pelanggan kecewa dan tidak mau menggunakan jasa laundry Anda lagi.

3.      Minta sampel

Produsen deterjen yang menyediakan produk khusus untuk laundry tidak jarang melakukan pemasaran langsung ke pemilik usaha, atau tidak melalui toko. Pada saat dihubungi oleh produsen tersebut, jangan lupa untuk meminta sampel. Bandingkan kualitas dan harga produk tersebut dengan deterjen dari merk lain untuk mendapatkan yang terbaik.

4.      Pertimbangkan harga

Harga dari produk deterjen sangat berpengaruh pada biaya operasional dan keuntungan usaha yang Anda jalankan. Karena itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan produk tersebut Anda harus mempertimbangkan harganya dengan baik.

Meski demikian, Anda harus ingat bahwa harga murah akan lebih baik sebab kualitas dan kemampuannya dalam membersihkan kotoran pasti berbeda. Cara yang tepat adalah membandingkan dari berbagai pertimbangan, baik harga, kualitas dan lainnya.

5.      Seberapa banyak busa yang dihasilkan

Seberapa banyak busa perlu Anda pertimbangkan karena busa tersebut yang mengikat kotoran sehingga bisa keluar dari serat kain. Namun Anda juga harus ingat bahwa jika busanya banyak, Anda perlu membilasnya beberapa kali sehingga boros air dan listrik.

Setelah mempertimbangkan dan menentukan pilihan jenis detergent, saatnya untuk berbelanja. Anda bisa mendapatkan berbagai pilihan detergent untuk laundry di Blibli. Blibli merupakan marketplace yang menyediakan produk untuk kebutuhan keluarga maupun bisnis dengan harga kompetitif.

Agar lebih hemat, Anda bisa berbelanja pada saat promo 10.10 di Blibli sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau. dengan berbelanja deterjen laundry di Blibli, bisnis yang Anda kelola akan semakin maju dan mendatangkan banyak keuntungan. (Rel)

Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan Melalui Micro Targeting

TERBUKTI EFEKTIF: Ganjar Pranowo menerapkan strategi micro targeting untuk menurunkan tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Tengah. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SALAH satu kebijakan yang bisa ditiru untuk menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem di suatu daerah adalah dengan menerapkan strategi micro targeting.

Yakni, mendata secara langsung warga miskin, kemudian mengintervensi dengan berbagai program penurunan kemiskinan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), corporate social responsibility (CSR), serta filantropi.

Seperti yang pernah dilakukan oleh Ganjar Pranowo selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode.Ganjar mengaku telah melakukan berbagai upaya penurunan angka kemiskinan secara serius, dan menyasar beberapa daerah seperti Brebes, Pemalang, Grobogan, Demak, dan Wonogiri.

Berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan, terdapat 923 desa yang masuk dalam zona kemiskinan. Untuk itu, dia mengajak para kades memiliki pusat data, tentang warga yang benar-benar membutuhkan penanganan. Dia meminta para kades mendata jumlah warga miskin ekstrem, hamil, serta hamil dengan risiko tinggi.

“Kita bereskan sampai level mikro yakni di desa. Maka kita minta kades untuk mendata, camat supervisi, dan akan dikompilasi di kabupaten,” ujarnya.

Dari data yang terkumpul tersebut, Pemprov Jateng melakukan berbagai intervensi. Selain program reguler seperti pembenahan rumah jadi layak huni, Ganjar juga mendorong perusahaan berperan menyerap tenaga dari warga miskin. Pasalnya, banyak Perusahaan yang ternyata membutuhkan pekerja tidak terampil.

“Kawan-kawan dari Disnaker dan Investasi, kita minta cek ke perusahaan di wilayahnya, untuk menerima pekerja dari keluarga miskin. Kalau butuh pelatihan, pemerintah siap fasilitasi. Tapi kalau butuh unskilled mau training sendiri pun akan lebih baik,” paparnya.

Berbagai program pengentasan kemiskinan juga telah dibuat Pemprov Jateng. Sejak masa kepemimpinannya pada 2013 hingga 2023, pihaknya telah menggelontorkan bantuan keuangan provinsi ke desa lebih dari Rp8 triliun.

Pada 2023 ini saja, tercatat sekitar Rp1,7 triliun.“Maksud saya, agar ini dikelola dengan baik sehingga nanti kualitasnya bagus, tidak ada temuan yang keliru begitu dan bisa berjalan,” kata Ganjar.

Menurut dia, pemerintah provinsi akan terus melakukan percepatan penurunan angka kemiskinan ekstrem. Termasuk dalam hal ini adalah penanganan stunting. Mengingat kemiskinan ekstrem memang menjadi perhatian nasional.”Secara keseluruhan angka kemiskinan meningkat saat pandemi, hampir di semua tempat,” ujar Ganjar.

Karena itu, Ganjar mencoba menggenjot semua sumber daya agar dikeluarkan, tidak hanya dari dana desa, dan APBD provinsi/kota/kabupaten, tapi juga potensi lain untuk dimanfaatkan.

“Ada Baznas, CSR, filantropi, atau kelompok masyarakat yang kemarin terjun ke desa-desa. Ada yang mau bantu renovasi rumahnya saja, bantu jambannya saja, air bersihnya saja. Itu partisipasi mesti kita buka,” beber Ganjar.

Pengamat Sosial Medan Utara FISIP UMSU, Dr.Siti Hajar. M.SP mengatakan, secara tata kelola daerah untuk penurunan angka kemiskinan, strategi Micro Targeting ini menjadi solusi yang tepat bagi daerah yang termasuk zona kemiskinan, apalagi daerah tersebut termasuk wilayah ekstrem yang berdasarkan pendataan daerah rawan, baik secara sosial, dan ekonomi. Siti Hajar mencontohkan untuk di Medan, strategi micro targeting cocok diterapkan pada kawasan Medan Utara yang merupakan daerah rawan pada kasus stunting dan kemiskinan sesuai dengan data lokus stunting tahun 2022.

Tetapi penerapannya harus berkolaborasi dengan berbagai pihak sebagai stakeholder yang mendukung penerapan kebijakan ini sehingga pelaksanaannya dapat maksimal dilakukan.

‘’ Strategi micro targeting ini juga bisa menjadi solusi bagi permasalahan sosial yang sering dihadapi oleh masyarakat, terutama premanisme dan kriminalisasi yang disebabkan oleh faktor kemiskinan,’’ ucapnya. (rel/wir/mag-1)

Pemko Medan Sambut Baik Anugrah Musik Medan 2023

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Yuda P Setiawan SSTP, MSP bersama Ketua DPC PAPPRI Medan Dr Sayed Faisal SH, MH saat Conference Pers AMM 2023 di Kopi Jolo, Jalan Cik Ditiro Medan, Sabtu (30/9)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menciptakan musik Medan jadi barometer musik nasional, Pemko Medan dukung pelaksanaan Anugerah Musik Medan (AMM) 2023.

“Anugerah Musik Medan 2023 bukan festival, namun penghargaan tertinggi buat musisi Medan,” kata Ketua DPC PAPPRI Medan Dr Sayed Faisal SH, MH dalam Conference Pers AMM 2023 di Kopi Jolo, Jalan Cik Ditiro Medan, Sabtu (30/9) malam.

Apalagi, sambungnya, Medan adalah kota yang telah terbukti mampu menghasilkan musisi dengan nilai saing hingga kancah internasional.

“AMM 2023 merupakan salah satu bukti keseriusan Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada anak muda kreatif, untuk mengembangkan diri sehingga bisa diangkat di kancah nasional dan internasional, ” jelas dia.

Dalam kesempatan ini, hadir mewakili Wali Kota Medan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Yuda P Setiawan SSTP, MSP. Kata Yuda, AMM 2023 adalah pemberian apresiasi Wali Kota Medan untuk musisi atau pencipta lagu di Medan.

“Wali kota beri kesempatan kepada pelaku kreatif lainnya untuk bersaing di tingkat nasional dan internasional. Dan terimakasih kasih kepada PAPPRI sehingga kegiatan akan terlaksana pada 10 hingga 12 November 2023,” ungkapnya.

Ketua DPC PAPPRI Medan kembali menambahkan, dalam pelaksanaan kegiatan PAPPRI menyatu ke pemerintah di setiap daerah. Lantaran tanpa dukungan pemerintah program-program musisi lokal tidak akan berjalan.

“AMM ini salah satu program dengan awarding tertinggi kepada musisi Medan. Melalui award ini, bisa memberi penghargaan yang lebih tinggi ke musisi. Sehingga musisi lokal bisa merasa lebih dihargai, sehingga lebih semangat untuk membangun kreativitas di Medan,” tuturnya.

Apalagi, sambung Sayed, sekarang berkarya lebih gampang untuk mencari income melalui platform digital.

Sayed menjelaskan, sejak pendaftaran dibuka pada Mei 2023 lalu, sudah 80 musisi mendaftarkan karyanya. Hingga penutupan pendaftaran 15 Oktober 2023, panitia berharap mendapatkan minimal 100 musisi.

“Syarat mendaftar AMM ini adalah musisi dengan KTP Medan, jadi saat ini kita terbentur dengan sistem administrasi. Tidak sedikit musisi kecewa dengan syarat ini, karena banyak musisi dari luar yang tertarik ikut serta, ” bebernya.

Musisi, sambung Sayed, bisa memilih 15 kategori musik, diantaranya pop, rock, balad serta cadas.

Kata dia, karya-karya yang disubmit akan dinilai oleh kurator dari PAPPRI dan luar PAPPRI. Antara lain Hansen Teo, Teuku Rio juga Yogi Wasta.

“Dan ditahap penyaringan akan dinilai oleh PAPPRI pusat, antara lain Dicky Dharmawan, Marshel, Andre Hehanusa. Once Mekel pun akan memberikan pendapatnya,” ucap Sayed.

Musisi indie ber-KTP Medan, bisa langsung submit karyanya melalui website www.amm-awards.com, atau bisa dapatkan informasi melalui media sosial amm.awards atau kanal website resmi Dinas Pariwisata Kota Medan. (rel/tri)

Wagino, Petani asal Simalungun dapat Hadiah Mobil dari Undian BRI

TERIMA: Wagino menerima hadiah utama berupa 1 unit mobil Honda all New BRV dari program Panen Hadiah Simpedes BRI semester II.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Rasanya seperti mimpi disiang hari, seorang petani Wagino (66) warga Pondok Bengkok, Desa Bah Sarimah, Kecamatan Negeri Dolok, Kabupaten Simalungun mendapatkan hadiah utama dari Undian BRI cabang Kota Tebingtinggi sebuah Mobil Honda All New BRV dari program Panen Hadiah Simpedes BRI semester I tahun 2023.

Ditemui di BRI Cabang Kota Tebingtinggi Jalan Sutomo, Wagino mengaku serasa tidak percaya kalau dirinya mendapatkan hadiah mobil, sedangkan untuk mengemudikan mobil tahun tinggi tidak pernah terpikirkan.

“Namanya orang kampung, tidak percaya mendapat mobil undian dari BRI, selama ini menabung di program Simpedes di BRI Unit Negeri Dolok hanya untuk menyimpan uang dan tidak terpikirkan hadiah yang di undi,” jelas Wagino, Sabtu (30/9/2023).

Menurut Wagino, memang diakuinya, dirinya sering menabung di simpanan Simpedes hampir setiap bulannya, setiap menabung dirinya mendapatkan kupon untuk diundi. “Memang tidak nyakin hadiah mobil ini saya dapat, mungkin ini mukjizat dari Allah SWT yang memberikan hadiah mewah sebuah mobil,” ujar Wagino.

Wagino juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Cabang BRI Kota Tebingtinggi yang sudah memberikan hadiah tanpa ada pungutan biaya lain. “Saya tetap menabung di BRI, selain pelayanannya cepat dan tidak dipersulit ketika berurusan dengan pihak BRI Cabang Kota Tebingtinggi,” jelasnya.

Manager Bisnis Mikro (MBM) BRI Kantor Cabang Tebingtinggi, Aller Sinaga membenarkan adanya seorang nasabah dari BRI Unit Nagari Dolok berhasil menerima hadiah utama berupa 1 unit mobil Honda all New BRV dari program Panen Hadiah Simpedes BRI semester II yang sudah sudah di terima langsung oleh orangnya langsung atas nama Wagino pada hari Sabtu 17 Juni 2023.

Penyerahan hadiah utama dan hadiah-hadiah lainnya berupa puluhan barang-barang elektronik, seperti 4 unit sepeda motor kepada para penang ini juga di saksikan langsung oleh Dinas Sosial Kota Tebingtinggi, Notaris dan pihak Kepolisian.

“Penarikan undian Simpedes dilaksanakan dua kali dalam setahun untuk para nasabah tabungan Simpedes yang bernama program panen hadiah Simpedes BRI. Setiap periode pengundian untuk nasabah tabungan Simpedes wilayah Kerja BRI Kantor Cabang (Kanca) Tebingtinggi meliputi, Kota Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Batubara dan Kabupaten Simalungun,” ungkap Aller.

Menurut Aller, sedangkan untuk mendapatkan peluang hadiah sangat besar, dimana setiap nasabah tabungan Simpedes yang memiliki saldo sebesar Rp100.000 bisa langsung mendapatkan 1 kupon undian.

“Nasabah yang saldonya di atas ratusan ribu, maka semakin banyak kupon undian yang akan di terima. Kesempatan untuk bias menang itu sangat besar, karena setiap nasabah yang memiliki saldo Rp 100.000, langsung dapat satu kupon, jadi kalau jumlah saldonya semakin banyak, maka semakin banyak kupon yang akan diterima,” tutup Aller. (ian/ram)

M Nuh Sebut Danau Toba sebagai Anugerah Illahi yang Wajib Dikelola dengan Baik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Danau Toba merupakan danau terluas di Indonesia, sekaligus danau vulkanik terbesar di dunia, adalah karunia Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa. Danau dengan ukuran panjang 100 km, lebar 30 km, dengan kedalaman 508 m, serta area permukaan 1.130 km persegi itu, merupakan salah satu dari 5 destinasi super prioritas Indonesia yang ditetapkan pemerintah pada 2021.

Tapi publik dikagetkan, ketika Danau Toba mendapatkan kartu kuning dan terancam dikeluarkan dari UNESCO Global Geopark, karena minimnya aksi yang dilakukan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) Provinsi Sumatera Utara.
Kalau dalam dua tahun tidak dilakukan langkah nyata, UNESCO akan memberikan kartu merah, yang artinya status Global Geopark Danau Toba dicabut.

Hal ini menjadi tema pembicaraan pada pertemuan Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (30/9/2023). Anggota DPD RI asal Sumatera Utara Muhammad Nuh hadir dalam kegiatan tersebut.

“Danau Toba adalah karunia Illahi di Sumatera Utara. Pemerintah Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan delapan daerah kabupaten di sekitar Dana Toba (Toba, Simalungun, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Karo, Pakpak Bharat dan Dairi), harus berupaya bersama dan bersinergi untuk kemajuan daerah wisata kebanggaan masyarakat Sumatera Utara ini,” kata Muhammad Nuh melalui pesan tertulisnya, yang diterima Sumut Pos, Sabtu (30/9) sore.

Pada acara yang merupakan bagian dari kegiatan rapat kerja keempat KMDT ini, turut memberikan masukan Prof Dr M Suyanto MM, Rektor Amikom Yogyakarta yang dikenal sebagai pakar dan praktisi ekonomi kreatif.
Prof Suyanto menyarankan agar masyarakat di sekitar Danau Toba dilatih dalam pengembangan ekonomi kreatif untuk mempercepat kebangkitan ekonomi. “Dan ini merupakan jawaban nyata atas lampu kuning yang diberikan UNESCO,” katanya.

Dalam bahasa agama, kata Muhammad Nuh, kita semua khusus pemerintah dan masyarakat di sekitar Danau Toba, harus mensyukuri nikmat dan karunia Ilahi yang luar biasa itu, dengan mengelolanya secara baik dan benar. “Bukankah Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa mengingatkan kita dengan firman-Nya: Jika kamu mensyukuri (nikmat dan karunia Allah SWT) , maka akan ditambah dengan nikmat dan keberkahan yang lain. Tetapi jika kamu kufur (tidak bersyukur secara benar), sesungguhnya siksa-Ku (Allah SWT) betul-betul keras.
Semoga Allah SWT membimbing kita semua. Aamin,” pungkas Nuh. (adz)