28 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1086

UPT Barantin Belawan Periksa Kesehatan Babi yang akan Dikirim ke Kalbar

PERIKSA: Petugas di Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Indonesia (UPT Barantin) di Belawan lakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 1.000 ekor babi.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Untuk menjamin kesehatan babi asal Simalungun, Sumatera Utara, petugas di Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Indonesia (UPT Barantin) di Belawan lakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 1.000 ekor babi.

Kepala UPT Barantin Belawan, Lenny Hartati Harahap, menyatakan setelah babi yang akan dikirim dinyatakan dalam keadaan sehat, selanjutnya akan diterbitkan sertifikat pengirimannya ke Singkawang, Kalimantan Barat.

“Hingga bulan September 2023, kami telah lakukan fasilitasi pengiriman babi asal Sumatera Utara sebanyak 2 kali dengan total 2.000 ekor dan semuanya telah dijamin kesehatannya,” ucap Lenny dalam rilisnya yang diterima Sumut Pos, Sabtu (30/9/2023).

Menurutnya, setelah pengiriman ke dua dengan perkiraan nilai ekonomi mencapai Rp7,7 miliar ini, diawal Oktober nanti rencananya juga akan ada jadwal pengiriman 1.000 ekor babi lagi.

Sebelum dilalulintaskan, Lenny menerangkan bahwa media pembawa babi ini telah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis, seperti surat rekomendasi pemasukan dari daerah tujuan, sertifikat veteriner, bebas PMK (Penyakit mulut dan Kuku), bebas penyakit ASF (African Swine Fever), dan CSF/hog Cholera serta memiliki hasil pemeriksaan laboratorium, ujarnya.

Dikarenakan aktivitas lalulintas babi yang rutin dilakukan, akan dilakukan monitoring evaluasi tindakan karantina hewan di IKH (Instalasi Karantina Hewan) milik PT Allegrindo Nusantara yang dipimpin langsung oleh Kepala UPT Barantin di Belawan.

Lanjut Lenny, standar bio security yang diberlakukan PT.Allegrindo sudah memenuhi protokol kesehatan. Tamu atau petugas yang akan masuk ke kandang harus melalui protokol yang khusus, yaitu mencuci tangan dengan sabun, mengganti pakaian dan sepatu khusus ke kandang, serta melewati area khusus penyemprotan disinfektan menuju kandang.

“Standar bio security ini merupakan salah satu cara mengurangi potogen (penyebab penyakit dan virus) pada hewan agar tidak tertular,” tutupnya. (mag-1/ram)

BKM Baiturrahmat dan Majelis Taklim As-Surur Peringati Maulid Nabi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baiturrahmat Lingkungan VII Kelurahan Harjosari II Medan Amplas bersama Majelis Ta’Lim As-Surur Medan memperingati hari besar Islam Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1445 H / 2023 M (Maulid Arbain), Sabtu (23/9) malam.

Acara dikemas dengan Qosidah (hadroh) pembacaan kitab Maulid, pembacaan ayat suci Alquran, ceramah singkat dari Ustad Akhdar Bunayya dan Ustad Mashuddin serta kajian Kitab oleh Abuya Al Ustad Muhammad Ridwan Al Hafiz serta ditutup dengan doa.

Peringatan Maulid tahun ini mengangkat tema “Perkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Kegiatan Sehari-hari” yang di pusatkan di Simpang Bajak IV Harjisari II Medan Amplas dan disambut dengan masyarakat yang sangat meriah.

Kepala Lingkungan VII Harjosari II, M Muhady, SAg saat memberikan kata sambutan mewakili tuan rumah di acara tersebut, mengucapkan selamat datang serta terimakasih banyak kepada ustad dan para santri serta para ulama yang telah hadir untuk memeriahkan acara tersebut.

“Kami warga Bajak IV, Lingkungan VII, khususnya BKM Baiturrahmat mengucapakan banyak terimakasih kepada para undangan yang telah hadir di acara ini sehingga begitu meriah dan semangat buat panitia penyelenggara yang sudah menyiapkan tempat serta jamuan untuk para tamu Allah,” ujar Muhady. (zan/ila)

FK USU Gelar Peka-Pangan di Puskesmas Tanjung Beringin

Ketua Tim Pengabdian Maayarakat dr Sri Amelia MKes bersama Anggota Nenni Dwi Aprianti Lubis SP MSi dan Dr dr Delyuzar MKed (PA) SpPA (K), di Puskesmas Tanjung Beringin, Serdangbedagai (Sergai). Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menggelar kegiatan Pemetaan Kebersihan dan Perilaku Aman Pangan (Peka-Pangan) sebagai solusi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Beringin, Serdangbedagai (Sergai), pada 8 September 2023 lalu.

Tim Pengabdian Masyarakat yang turun langsung dalam kegiatan tersebut, yakni Ketua dr Sri Amelia MKes, Anggota Nenni Dwi Aprianti Lubis SP MSi, Fahrurrozi Lubis BIT MScIT dan Dr dr Delyuzar MKed (PA) SpPA (K)

“Kami turun lapang pertama kali ke desa Pekan Tanjung Beringin, Sergai dan langsung bertemu Kepala Puskesmas drg Sherlyta Mutia. Selain itu juga menemui kader kesehatan di Puskesmas Tanjung Beringin,” ujar Ketua Tim dr Sri Amelia MKes kepada wartawan di Medan, Jumat (29/9).

Adapun, lanjut dr Sri Amelia, kader kesehatan berjumlah 8 orang yang dikoordinir oleh Sarmila Saragih. Pada kesempatan itu dilakukan sosialisasi mengenai kuesioner yang akan diisi masyarakat setempat, terdiri dari 15 dusun terkait Peka-Pangan.

“Dengan harapan data yang terkumpul melalui kuesioner, dianalisis, dan pada akhirnya dapat diketahui apa permasalahan di tiap-tiap dusun, sehingga dapat disusun peta permasalahan pangan di setiap dusun dan pada akhirnya promosi kesehatan di masa mendatang akan lebih tepat sasaran tergantung permasalahan di tiap-tiap desa,” tandasnya. (dwi/tri)

Murni Teguh Luncurkan Aplikasi Heart and Stroke

TEKAN TOMBOL: Penekanan tombol saat launching oleh Presiden Komisaris PT Murni Sadar Tbk Tjhin Ten Chun, Presdir DR dr Mutiara, Direktur Operasional MTMH dr Jong Khai, Wadir MTMH dr Bangbang Buhari, dan lainnya.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) meluncurkan aplikasi Heart and Stroke, Jumat (29/9). Launching aplikasi Heart & Stroke Murni Teguh ini menjadi acara utama dalam memperingati Hari Jantung Sedunia 2023.

Peluncuran aplikasi tersebut ditandai dengan penekanan tombol oleh Presiden Komisaris PT Murni Sadar Tbk Tjhin Ten Chun, bersama Presiden Direktur DR dr Mutiara, MHA, MKT; Direktur Operasional MTMH dr Jong Khai, MARS; Wadir MTMH dr Bangbang Buhari, MKM, Perwakilan Yayasan Jantung Indonesia Prof dr Sutomo Kasiman SpJP (K), Perwakilan Perdosi (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf) Indonesia – Medan Prof Dr dr Kiking Ritarwan, Sp. S(K), MKT dan mewakili Wali Kota Irfan, SKM di Aula MTMH Medan.

Dr Mutiara menuturkan, aplikasi Heart and Stroke Murni Teguh ini bisa membantu masyarakat mendapatkan penanganan cepat jika mengalami gejala penyakit jantung dan stroke.

Diharapkan, aplikasi tersebut dapat memberikan penanganan jantung & stroke dalam masa periode emas (golden period) sehingga dapat mengurangi angka kematian dan kecacatan akibat serangan jantung atau stroke.

“Golden period atau waktu terbaik penanganan penyakit stroke hanya berlangsung 4,5 jam pertama untuk mengurangi risiko kematian dan kecacatan permanen. Kalau penyakit jantung, golden period itu 90 menit pertama setelah munculnya gejala serangan jantung. Untuk itu, kita harapkan aplikasi ini dapat memberikan penanganan jantung & stroke dalam masa periode tersebut,” kata Mutiara.

Aplikasi Heart & Stroke ini dapat diunduh lewat play store dan app store. Masyarakat yang mengunduh aplikasi ini dapat melakukan konsultasi dan sharing lokasi penjemputan ambulans.

“Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, pada tahap awal rumah sakit akan mengirimkan perawat yang menggunakan sepeda motor ke lokasi. Di situ perawat akan melakukan rangkaian pemeriksaan, penanganan pertama serta berkonsultasi dengan tim dokter. Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, selanjutnya rumah sakit akan mengirimkan ambulance beserta dokter dan perawat lalu dibawa ke HCU RS Murni Teguh,” imbuhnya.

Berkaitan dengan aplikasi ini, pihak MTMH menyiapkan sejumlah tenaga medis, baik dokter umum, spesialis jantung hingga saraf dan perawat. “Ke depan rumah sakit MTMH akan bekerja sama dengan rumah sakit jejaring sehingga masyarakat bisa disupport untuk mendapatkan penanganan lebih cepat,” pungkasnya.

Disamping kegiatan tersebut, Murni Teguh Memorial Hospital membentuk Tim Acute Care dan bekerjasama dengan PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Medan agar dapat memberikan perawatan gawat darurat terbaik.

Presiden Komisaris PT Murni Sadar Tbk Tjhin Ten Chun mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan yang cukup mendukung segala kegiatan MTMH. “Harapannya, kami bisa terus melayani masyarakat untuk itu kami perlu dukungan pemerintah,” katanya singkat.

Perwakilan Yayasan Jantung Indonesia Prof. dr. Sutomo Kasiman SpJP (K) mengapresiasi peluncuran aplikasi Heart and Stroke Murni Teguh tersebut. “Aplikasi ini bisa mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga masyarakat yang mengalami gejala sakit jantung dan stroke lebih cepat tertangani,” imbuhnya.

Sebab, berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2021, kematian akibat penyakit jantung mencapai angka 17,8 juta kematian atau satu dari tiga kematian di dunia setiap tahun disebabkan oleh penyakit jantung. Selain itu, berdasarkan data dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di dunia tahun 2019, kematian akibat penyakit jantung dan stroke menempati posisi pertama dan kedua. Kasus kematian penyakit jantung selama 2019 mencapai 9, 14juta, sedangkan kasus kematian penyakit stroke mencapai 6,55 juta.

Sepanjang 2022, kasus penyakit katastropik yang paling banyak ditemukan di Indonesia adalah penyakit jantung (15,5 juta kasus), kanker (3,2 juta kasus), stroke (2,5 juta kasus). Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 menunjukan tren peningkatan penyakit jantung yakni 0,5 persen pada 2013 menjadi 1,5 persen pada 2018.

Perwakilan Pemko Medan Irfan, SKM juga mengucapkan terimakasih kepada manajemen MTMH karena meluncurkan aplikasi tersebut. Dia berharap, dengan peluncuran aplikasi tersebut, makin banyak masyarakat yang bisa diselamatkan dari kematian dan kecacatan akibat penyakit tidak menular tersebut. (ila)

Pemko Medan Siapkan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu, Tersedia 125 Kuota

Khoiruddin Rangkuti.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk perhatian di dunia pendidikan, Pemko Medan melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyediakan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu yang menempuh pendidikan Diploma III, IV dan Strata 1 di Kota Medan.

Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, mengatakan waktu pendafataran beasiswa tersebut akan dibuka pada tanggal 4 hingga 5 Oktober 2023 dengan kuota 125 mahasiswa.

“Pendaftarannya secara online di portal www.aplanboster.pemkomedan.go.id/masyarakat/beasiswa. Bagi mahasiswa yang ingin mendaftar dapat membuka portal itu. Dan saya tegaskan, beasiswa ini untuk mahasiswa yang kurang mampu,” ucap Khoiruddin, Jumat (29/9).

Adapun syarat-syaratnya, kata Khoiruddin, mahasiswa tersebut harus memiliki KTP Kota Medan serta tidak sebagai penerima beasiswa baik dari universitas dan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah.

“Mahasiswa tersebut harus masih aktif dan mengikuti kuliah di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Untuk perguruan tinggi negeri, mahasiswa tersebut harus memiliki Indeks Prestasi (IP) 3,0. Sementara perguruan swasta harus memiliki IP n 3,25,” ujarnya. Setelah melengkapi persyaratan tersebut, sambung Khoiruddin, mahasiswa diminta untuk melengkapi berkas lainnya berupa data pribadi dan surat pengajuan yang dikirimkan melalui portal yang tersedia.

“Setelah diunggah, semua berkas yang masuk akan kita verifikasi. Setelah dinyatakan lulus, mahasiswa yang bersangkutan akan kita pangil lewat e-mail untuk datang ke kantor Dinsos Medan dan tidak bisa diwakilkan. Oleh sebab itu, terus ikuti segala informasi yang berkembang,” katanya.

Saat disinggung apa beda beasiswa yang disediakan Disdikbud dan Dinsos, Khoirudinnya menyebut bahwa program yang ada di Dinsos adalah program untuk mahasiswa kurang mampu. Sementara, beasiswa yang disiapkan Disdikbud Kota Medan disiapkan untuk mahasiswa yang berprestasi.

“Bedanya disitu. Terkait ada informasi nama penerimanya sudah ditentukan itu tidak benar, semua lewat proses verifikasi. Kalau memang layak dan kuotanya masih ada, semua punya peluang untuk mendapatkannya,” ungkapnya.

Khoiruddin menyebutkan, bahwa program beasiswa ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh Pemko Medan.

“Ini tahun ketiga. Jadi misalnya di tahun-tahun sebelumnya ada mahasiswa yang sudah mendapatkan beasiswa, tahun ini tetap bisa dapat lagi, asalkan memenuhi persyaratan,” pungkasnya. (map/ila)

Poldasu Ungkap Jaringan Internasional Perdagangan Satwa Dilindungi

DIAMANKAN: Ditreskrimsus Poldasu mengamankan pelaku perdagangan satwa dlindungi. dwi/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Subdit Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimsus Polda Sumut) mengungkap jaringan internasional perdagangan satwa yang dilindungi, di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (27/9) dini hari.

Dari pengungkapan jual beli satwa yang dilindungi itu, diamankan seorang terduga yang menjadi kurir bernama Reza Heryadi (35) dengan barang bukti 2 ekor Orang Utan jantan dan betina yang diperkirakan masih berusia 5 bulan.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pengungkapan jual beli satwa yang dilindungi jaringan internasional itu bekerja sama dengan Kementerian LHK Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser. “Ada dua ekor Orang Utan yang dilindungi berhasil diselamatkan,” katanya, Jumat (29/9).

Hadi menerangkan, pengungkapan perdagangan satwa yang dilindungi itu masih dalam penyelidikan Subdit IV Tipidter Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut untuk menangkap pelaku dan jaringan lainnya

“Pengungkapan ini hasil kerjasama kita dengan agency dari Wildlife Justice Commission. Sementara untuk barang bukti dua ekor Orang Uta sudah dititip dan dirawat di BKSDA Prov. Sumut,” pungkasnya. (dwi/ila)