30 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1109

Terbukti Menganiaya, Mantan Mertua Divonis 1 Bulan

ANIAYA: Ellia dan Laila Umar, dua terdakwa kasus penganiayaan menjalani sidang putusan, Kamis (21/9/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua ibu rumah tangga (IRT) yang merupakan kakak beradik, Ellia Umar (51) dan Laila Umar (49) divonis bersalah atas penganiayaan terhadap Ketua DPAC Partai Demokrat Medan Perjuangan, Nazmi Natsir Adnan. Diketahui, korban Nazmi Natsir Adnan merupakan mantan menantu dari terdakwa Ellia Umar.

Dalam amar putusannya, hakim menilai kedua terdakwa yang merupakan warga Jalan Medan Area Selatan, Medan itu dinilai terbukti bersalah melanggar Pasal 352 KUHPidana yakni melakukan tindak pidana penganiayaan ringan.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Ellia Umar dan terdakwa Laila dengan pidana kurungan masing-masing selama 1 bulan,” kata hakim tunggal Lucas Sahabat Duha, di Ruang Cakra 7, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (21/9) sore.

Usai persidangan, kedua terdakwa tidak langsung dilakukan penahanan. Pihak penyidik sebagai penuntut umum dalam persidangan tindak pidana ringan tersebut malah membiarkan kedua terdakwa pergi begitu saja meninggalkan gedung PN Medan.

Aiptu D Siringo-ringo selaku penuntut umum dalam kasus tersebut ketika ditanya terkait tidak dilakukannya penahanan terhadap kedua terdakwa malah memilih bungkam.

Sementara itu, Ipda Wijaya selaku Panit Reskrim Polrestabes Medan mengatakan kedua terdakwa belum dilakukan penahanan. Sebab, salinan putusan belum keluar. Namun, Ia berjanji akan segera melakukan eksekusi terhadap kedua terdakwa.

“Kita akan segera melakukan eksekusi terhadap kedua terdakwa dan menyerahkan kepada pihak kejaksaan setelah salinan putusan kita terima,” ujarnya kepada wartawan di PN Medan.

Nazmi selaku korban menuturkan, peristiwa penganiayaan ini terjadi saat Nazmi Natsir yang selama lebih dari satu tahun tak bertemu putri kandungnya, sehingga berupaya untuk mencari putrinya. Sebab, pasca bercerai dengan istrinya, alamat rumah mantan istri dan tempat tinggal mertuanya berpindah-pindah, sehingga pada 18 Januari 2021, beliau mendapatkan info tentang keberadaan putri kandungnya di Jalan Manunggal, Medan Denai.

Pada 18 Januari 2021 sekira pukul 19.00 putri kandungnya tampak ada di atas sepeda motor bersama Laila, sedangkan Laila Umar sedang mengunci pagar rumah. Saat itulah Nazmi memanggil putrinya dan menggendongnya.

Tapi, Ia malah diteriaki culik anak dan Nazmi dipukul oleh kedua kakak beradik tersebut. Akhirnya, warga datang dan putri kandungnya terlepas dari gendongan Nazmi serta berpindah ke Ellia.

Sementara, menanggapi putusan hakim, Nazmi selaku korban merasa kecewa dengan pihak Polrestabes Medan yang membiarkan kedua terdakwa pergi begitu saja tanpa dilakukan penahanan.

“Tadi kan sudah ada putusan hakim, bahwasanya kedua terdakwa dijatuhi hukuman 1 bulan. Namun, pasca putusan tadi, kedua terdakwa dibiarkan saja lepas. Ketika kita minta penjelasan kepada penyidik selaku penuntut umum, malah diam tanpa memberikan penjelasan. Kalau memang ada prosedur lain dijelaskan, jangan hanya diam,” katanya.

Dirinya selaku korban juga kecewa kepada penyidik. Sebab, selain membiarkan kedua terdakwa lepas, malah penyidik langsung memborgol dirinya dengan dikawal petugas kepolisian dengan senjata laras panjang.

“Saya mohon keadilan untuk ini, pak Kapolri, pak Kapolda dan pak Kapolrestabes. Saya hanya perlu penjelasan dan keadilan. Sebab bukannya dapat penjelasan dari penyidik malah saya sebagai korban diseret-seret dengan tangan di borgol sampai tangan saya bengkak seperti ini, padahal saya ingin penjelasan kenapa kedua terdakwa tidak langsung dilakukan penahanan usai hakim memutuskan kedua terdakwa terbukti bersalah,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ia berharap agar pihak penegak hukum memberikan keadilan bagi dirinya.

“Saya berharap agar penegak hukum yakni Polrestabes Medan agar segera memberikan keadilan bagi saya dan segera melakukan eksekusi terhadap kedua terdakwa,” pungkasnya. (man)

Kades Sialang Muda Hanya Ingin Fokus Jalankan Program Kerja

Abdul Haris, Kepala Desa Sialang Muda, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang.

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Dalam beberapa hari terakhir, warga Desa Sialang Muda, Kecamatan Hamparan Perak, beramai ramai menggeruduk Kantor Camat Hamparan Perak, terkait dengan penyalahgunaan jabatan dan dugaan penyelewengan dana desa yang dilakukan oleh Kepada Desa Sialang Muda, Abdul Haris.

Terkait dengan pernyataan tersebut, Abdul Haris menganggap bahwa itu adalah risiko menjalankan tugas negara.

“Dari semua tuntutan tersebut, belum ada bukti konkret yang saya terima,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Sialang Muda, Jalan Protokol, Desa Sialang Muda, Kecamatan Hamparan Perak, Jumat (22/09/2023).

Abdul Haris mengatakan, massa yang di melakukan aksi tersebut, adalah orang orang barisan sakit hati, atau disebut orang orang pendukung calon kepala desa selain dirinya waktu mengikuti Pilkades 2022.

“Itu adalah orang di barisan sakit hati, ketika calon mereka kalah dalam mengikuti Pilkades 2022 kemarin, dan itupun, mereka tidak mendukung saya kemarin, tetap saya rangkul dan siap mendukung dan membangun Desa Sialang Muda,” ucapnya.

Abdul Haris mengaku terkejut dengan masyarakat yang menuntutnya. Karena, dirinya baru seumur jagung memimpin desa. Apalagi, saat dilantik, dirinya banyak ditinggalkan pekerjaan rumah.

“Saya tidak akan melanjutkan permasalahan ini lebih jauh, karena akan mengumbar aib kepala desa sebelumnya,” ungkap Kades termuda se Kabupaten Deliserdang ini.

Abdul Haris memilih untuk lebih fokus dalam menjalankan program kerja desa daripada harus berkecamuk dengan opini-opini negatif.

“Intinya program program kerja yang akan saya buat, pastinya lebih mengedepankan potensi anak muda, meskipun Desa Sialang Muda hanya punya dua dusun, dengan jumlah penduduk sekitar 350 jiwa,” tutupnya. (mag-1/ram)

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, Jokowi Kagum Fasilitas SMKN Jateng

INISIATIF GANJAR: Presiden Joko Widodo bersama Ganjar Pranowo berkunjung ke SMKN Jateng di Semarang pada Rabu (30/8).

SUMUTPOS.CO – PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) kepincut dengan keberadaan SMKN Jawa Tengah (Jateng) di Kota Semarang yang telah meringankan warga kurang mampu. Jokowi siap menerapkan konsep sekolah itu ke ranah nasional di provinsi lain.

SMKN Jateng merupakan sekolah gratis untuk siswa miskin meliputi asrama, sera-gam, makan-minum, serta biaya sekolah. Sekolah ini diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah waktu itu, Ganjar Pranowo. Sejak kali pertama berdiri pada 2014, sekolah asrama gratis khusus siswa miskin itu telah meluluskan ribuan siswa. Total sudah ada tujuh angkatan dengan 1.837 orang lulusan.

“Saya kira ini sebuah inisiatif yang sangat bagus dari Gubernur Jateng. Ini dulunya BLK, digeser menjadi SMK, dan khusus untuk keluarga yang tidak mampu,” kata Jokowi saat berkunjung ke SMKN Jateng di Semarang, Rabu (30/8).

Menurut Presiden, ada dua alasan yang membuatnya kepincut SMK Jateng. Pertama, itu bagus untuk keluarga yang tidak mampu dan tidak dipungut biaya. Justru sekolah dibiayai semua oleh Pemerintah Provinsi Jateng, meliputi seragam, sepatu, makan, hingga boarding school yang sangat bagus.

“Kedua, saya melihat sarana dan prasarana, kalau saya melihat SMK di provinsi lainnya jauh lebih bagus mesin-mesinnya, CNC sampai ke mesin dasar semua ada,” tambahnya.

Kemudian, lanjut Jokowi, lulusannya juga telah dihubungkan (link) ke semua industri. Selain itu juga, ada kursus bahasa Jepang untuk lulusan yang mendapatkan beasiswa melanjutkan pendidikan di Jepang. Jokowi menilai hal ini bagus untuk penanganan kemiskinan. “Nanti saya akan perintah Mendikbud untuk datang ke sini. Dievaluasi lagi agar bisa diperluas ke provinsi lain,” tambahnya.

Siswa SMKN Jateng Yunita Indriyani Kurnia mengaku terbantu karena bisa sekolah di SMKN Jateng. Dengan bersekolah di SMK Jateng, diharapkan bisa membantu ekonomi keluarga.”Harapannya, semoga SMK lebih maju lagi walaupun jabatan Gubernur Jateng Pak Ganjar Pranowo telah usai. Semoga Pak Ganjar bisa menjadi Presiden Indonesia,” ucapnya.

Siswa peserta kursus Bahasa Jepang Hilmy Nur Aditiyawan menerangkan, dia merupakan lulusan SMK Jateng yang saat ini menempuh kuliah beasiswa di Jepang.”SMK Jateng sangat bermanfaat karena saya dari keluarga pas-pasan. Harapan kami sekolah full beasiswa ini bisa diangkat sebagai program nasional,” lanjutnya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengaku senang dan terharu, karena lulusan SMKN Jawa Tengah menjadi rebutan perusahaan-perusahaan dalam merekrut tenaga kerja. Selain itu juga mampu menembus seleksi masuk perguruan tinggi.

“Saya senang karena lulusan SMKN Jateng sudah 70 persen terserap di dunia kerja. Bahkan ada beberapa yang zooming karena sudah bekerja di luar negeri. Ada yang ke Jerman dan juga diterima di perguruan tinggi,” tuturnya.

Layak Dicontoh SMKN di Sumut

Menanggapi keberadaan SMKN Jawa Tengah (Jateng) di Kota Semarang, yang telah meringankan warga kurang mampu, Pengamat Pendidikan dari Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Dr Khairil Ansari MPd mengungkapkan bahwa SMKN Jateng layak dicontoh oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumut. Khairil mengungkapkan banyak yang bisa ditiru atau dicontoh terkait dengan sistem yang diterapkan SMKN Jateng. Apa lagi, keberadaan sekolah berkualitas untuk masyarakat tidak mampu sangat diperlukan.

Khairil juga mengakui kualitas SMKN Jateng sangat bagus. Ditambah lagi, para lulusan sekolah menjadi incaran bagi perusahaan di tanah air dan luar negeri. ‘’Sekolah ini khusus untuk keluarga yang tidak mampu. Kemudian, lulusannya siap bekerja di perusahaan. Ini sistem sekolah sangat baik,” kata Khairil. Karena itu, Khairil mendorong agar Sumut dapat segera melakukan realisasi menghadirkan sekolah seperti SMKN Jateng ini. (rel/gus/tri)

Harga Tiket Laga PSMS Naik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan bakal melakoni laga kandang pertama dengan menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Teladan, Minggu (24/9/2023) mulai pukul 15.30 WIB. Panitia pertandingan bakal menjual tiket dengan harga mengalami kenaikan dari musim lalu.

Manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang mengatakan, tiket berlaku untuk penonton tribun Barat, Utara, Selatan, dan Timur. Hanya tribun VIP dan VVIP tidak dijual tiketnya.

“Untuk tribun VVIP dan VIP diberikan untuk sponsor seperti Pegadaian, Bank Mandiri dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), ” ujar Mulyadi, Jumat (22/9).

Mulyadi mengatakan, manajemen PSMS Medan memutuskan harga tiket naik sedikit dibanding Liga 2 musim lalu. Namun, harga tiket relatif sama dengan harga tiket pertandingan PSDS Deliserdang melawan PSPS Riau di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, pekan lalu.

Sementara itu, khusus untuk klub suporter, seperti juga sebelumnya, ada potongan harga diberikan.

“Harga tiket sama dengan laga PSDS di Lubukpakam. Kita sesuaikan supaya sama dengan Lubukpakam. Suporter akan ada diskon agar bisa memenuhi stadion pada pertandingan kandang perdana,” ucap Mulyadi.

Di sisi lain, masyarakat Kota Medan diharapkan bisa memberikan dukungan terhadapi PSMS Medan dengan datang ke stadion untuk memberikan dukungan dan semangat.

“Untuk warga Kota Medan dan sekitarnya, diharapkan meramaikan dengan datang ke stadion. Mari kita dukung sama-sama PSMS Medan, insya Allah kita bisa mendapatkan tiga poin menghadapi Persiraja,” ungkapnya.

Tiket tribun Selatan dan Utara dijual seharga Rp25.000. Untuk tribun Timur seharga Rp40.000. Sedangkan tribun Barat dijual seharga Rp60.000. (dek)

Danau Toba Rally 2023: Komitmen Dukung Hadirnya WRC 2025

LEPAS: Pj Gubsu Hassanudin didampingi Pembina IMI Sumut Musa Rajekshah dan Ketua IMI Sumut Harun Mustafa Nasution melepas peserta Danau Toba Rally 2023. (IST)

TOBA, SUMUTPOS.CO – Danau Toba Rally 2023 yang merupakan Seri IV Asia Pasific Rally Championship (APRC) dan Seri III Kejurnas resmi dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin di The Kaldera Toba Nomadic Escape, Desa Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Jumat (22/9) sore.

Hassanudin mengaku bangga atas diselenggarakan event sport tourism, yakni rally di kawasan Danau Toba. Apalagi, ia mendukung hadirnya kejuaraan reli di Danau Toba, khususnya World Rally Championship (WRC) di Tahun 2025 mendatang.

“Saya berbangga hati saat pertama kali disampaikan oleh Pak Ijeck dan Pak Harun beberapa hari sebelum berangkat ke sini terkait kegiatan reli di Danau Toba. Komitmen saya sebagai Pejabat Gubernur Sumatera Utara memberikan komitmen untuk mendukung kegiatan ini hingga kejuaraan reli dunia bisa hadir kembali di Provinsi Sumatera Utara ini,” ucap Hasanuddin.

Hasanuddin mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendorong event ini, menjadi cara efektif mengenalkan Danau Toba sebagai satu kekayaan terbesar Provinsi Sumut.

“Sumatera Utara punya anugerah luar biasa, Danau Toba. Danau Toba ini milik dunia, banyak cara untuk menduniakan Danau Toba salahsatunya dengan menggelar event seperti ini. Sehingga saya atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Sumatera Utara berterima kasih kepada panitia dan semua pihak yang sudah membawa kejuaraan reli sampai di Danau Toba,” jelas Hassanudin.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, mengajak semua kepala daerah khususnya di kawasan Danau Toba, seluruh stakeholder dan masyarakat untuk mendukung dan memanfaatkan event ini.

“Saya mengajak kepada para kepala daerah di kawasan Danau Toba, teman-teman semua dan masyarakat mari kita sambut, mari kita dukung dan mari kita manfaatkan Kejuaraan reli ini. Apa yang bisa kita lakukan, kita dukung untuk mensukseskan ini,” tandas Hassanudin.

Sementara itu, Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut Musa Rajekshah menyambut baik komitmen Pj Gubsu Hasanuddin. Kehadiran WRC di Sumut, menurutnya tidak bisa terwujud tanpa dukungan pemerintah daerah juga pemerintah pusat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Hasanuddin dan khususnya Bapak Jokowi yang sudah menyampaikan dukungannya. Ketua IMI Pusat Bapak Bamsoet juga telah bertemu President Federasi Automotif Internasional (FIA) dan melakukan penandatanganan agreement Tahun 2025 Indonesia salah satu seri kejuaraan dunia reli,” ujar Ijeck, panggilan akrab Musa Rajekshah.

Lanjut Ijeck, bersama dengan IMI Sumut pihaknya berkomitmen untuk terus mengelar Kejuaraan reli di Sumatera Utara baik lokal, nasional hingga internasional sebagai upaya mendukung kemajuan pariwisata Sumut.

“Kita bersama IMI Sumut tetap komit untuk melaksanakan reli karena Sumut ini sudah jadi ikon reli bagi pereli nasional juga internasional. Apalagi kita juga ambil kawasan Danau Toba sebagai lokasi acara, jadi peserta senang, penonton senang dan semoga ini bisa mendorong pariwisata kita Danau Toba,” katanya.

Sedangkan Ketua IMI Sumut Harun Mustafa Nasution mengatakan rally Danau Toba 2023 merupakan kejuaraan bergengsi di Indonesia sehingga pebalap yang ikut kejuaraan ini menunjukan skill terbaik untuk menjadi juara. Kejuaraan ini merupakan cikal bakal untuk kejuaraan dunia di Indonesia yang akan diadakan Tahun 2025. Apalagi pada bulan Nopember akan menggelar kejuaraan Asia Pasifik yang akan dihadiri Presiden Republik Indonesia

“Mudah-mudahan kita berdoa bersama sama-sama mendukung agar kejuaraan tersebut terlaksana dengan baik semua sesuai dengan kita harapkan bersama. Kegiatan rally digelar di Danau Toba sekaligus untuk mendukung skala prioritas di Danau Toba dan kejuaraan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” paparnya.

Kejuaraan memperlombakan 9 SS (Spesial Stage) yang tersebar di Negeri Dolok, Huta Tonga dan Gorbus, dengan jarak tempuh total 111,35 km. Lomba berlangsung dua hari Sabtu dan Minggu. Hari 1 Sabtu berlangsung 5 SS sepanjang 58,30 dan hari kedua Minggu 4 SS lagi berjarak 53,05 km.

Pereli asal Kalimantan Timur Ryan Nirwan yang mengandalkan Toyota GR Yaris menjadi unggulan pertama dengan memakai nomor pintu 2 dan dilepas pertama, disusui andalan tuan rumah Musa Rajekshah di atas Skoda Fabia (no pintu 3).

Pereli senior Ricardo Gelael (DKI/Citroen C3) dilepas ketiga disusul H Atuy Fathurrahman (Kalsel/Skoda Fabia ) dan favorit juara Seal Gelael (DKI/Hyundai i20).

Hadir dalam acara Chief Stewart FIA Mr Wayne Scoot, APRC President Mr Vicky Chandok, Bupati Toba Poltak Sitorus, Bupati Samosir, Vandiko T Gultom, Bupati Pakpak Bharat, Franch Bernhard Tumanggor.(dek)

Langganan CubMu via MyTelkomsel Sekarang dan Dapatkan Tambahan Kuota MAXstream

Langganan CubMu via Aplikasi MyTelkomsel bisa nonton puas tanpa batas setiap saat di CubMu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – CubMu, platform tayangan streaming dari Transvision semakin melebarkan sayapnya. Guna memudahkan para pelanggan dalam menyaksikan beragam tayangan hiburan secara langsung maupun penayangan ulang dari channel TV pilihan hingga berbagai konten hiburan Video On Demand (VOD), CubMu by Transvision bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, yaitu Telkomsel melalui aplikasi MyTelkomsel yang diresmikan pada 20 September 2023. Kerja sama ini menawarkan para pelanggan untuk membeli paket langganan CubMu melalui MyTelkomsel. Selain bisa nonton CubMu sepuasnya, pelanggan juga bisa mendapatkan tambahan kuota MAXstream untuk tetap eksis di dunia online.

Transvision melalui CubMu dan Telkomsel memiliki semangat yang sama dalam memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mewujudkan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam menikmati tayangan yang menghibur. Melalui inovasi baru ini, CubMu dan Telkomsel meningkatkan kepuasan para pelanggan untuk menikmati hiburan digital yang berkualitas dengan cara yang mudah. Cukup dengan membuka MyTelkomsel, lalu klik belanja, klik paket kuota hiburan, klik CubMu, pilih jenis paket CubMu yang diinginkan, lalu klik berlangganan.

“Transvision berterima kasih kepada Telkomsel yang sudah membuka peluang kerja sama ini. Harapan kami, kerja sama antara CubMu dan Telkomsel akan membawa perubahan yang semakin mempermudah pelanggan Telkomsel untuk mendapatkan pilihan hiburan baru dari CubMu, dan memberikan benefit lebih kepada para pelanggan CubMu berupa tambahan kuota secara cuma-cuma,” ujar Brando Tengdom selaku Direktur Marketing & Sales Transvision.

Brando menyambut baik sinergi dari CubMu dan Telkomsel ini dengan harapan yang optimis untuk hasil positif ke depan bagi kedua belah pihak karena harga yang diberikan sangat bersaing dan sangat menguntungkan bagi yang hendak berlangganan.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana menjelaskan, “Telkomsel sebagai digital lifestyle enabler secara konsisten terus menghadirkan ragam produk dan layanan gaya hidup digital yang inovatif bagi para pelanggan bersama dengan para stakeholders. Sebagai upaya mendukung kehadiran ragam hiburan digital berkualitas bagi masyarakat, Telkomsel bekerja sama dengan Transvision dalam membuka peluang pengalaman akses gaya hidup digital yang semakin inklusif melalui MyTelkomsel. Ke depan, kami berharap kolaborasi bersama Transvision melalui CubMu dapat semakin mengakselerasi kemajuan Indonesia dengan pemanfaatan teknologi terkini.”

Menarik kan? Upgrade saluran hiburanmu sekarang juga dengan berlangganan CubMu via MyTelkomsel untuk mendapatkan bonus yang lebih banyak! Setiap saat, setiap waktu, bersama CubMu. Nonton puas tanpa batas. Jangan lupa registrasi CubMu di bit.ly/RegisterCubMu lalu kunjungi tsel.id/cubmupack untuk pilih paket CubMu dengan kuota tambahan dengan harga terjangkau hanya untukmu!.(rel)

Tokopedia Bagikan Tren Penjualan Kopi di Indonesia

Minat masyarakat terhadap minuman kopi lokal meningkat, transaksi kopi literan di Tokopedia meningkat lebih dari 2,5 kali lipat di semester I 2023.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kopi yang merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia, memiliki ragam jenis yang semakin populer dan digemari masyarakat. Pertama kali dibudidayakan sejak masa kolonial Belanda pada 1696, budidaya kopi di Indonesia terus berkembang di berbagai pulau dan membentuk budaya minum kopi di kalangan orang tua hingga anak muda.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, produksi kopi Indonesia mencapai 794,8 ribu ton pada 2022, meningkat sekitar 1,1 persen dibandingkan 2021. Ini menjadikan Indonesia sebagai penghasil biji kopi ke-3 terbesar di dunia dan menunjukkan peranan penting industri kopi dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tokopedia, sebagai perusahaan teknologi Indonesia sekaligus bagian dari Grup GoTo, terus berupaya untuk menciptakan ekosistem yang mempermudah pelaku usaha lokal di industri kopi untuk memulai dan mengembangkan bisnisnya. Hal ini juga dilakukan guna mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya seperti minuman kopi secara lebih mudah.

“Seiring dengan berkembangnya industri kopi di Indonesia, minat masyarakat terhadap minuman kopi lokal juga terus meningkat. Berdasarkan data internal, penjualan kopi literan di Tokopedia meningkat lebih dari 2,5 kali lipat pada semester I 2023 dibandingkan semester I 2022,” ungkap Kepala Divisi Corporate Affairs Tokopedia, Rizky Juanita Azuz.

Besarnya animo masyarakat terhadap terhadap cita rasa kopi khas Indonesia juga tecermin di berbagai wilayah di Indonesia. Di periode yang sama, Tokopedia mencatat Kabupaten Luwu Timur (Sulawesi Selatan), Kabupaten Lombok Utara (Nusa Tenggara Barat), Kab. Klungkung (Bali), Kab. Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan), dan Kota Gunungsitoli (Sumatera Utara) menjadi beberapa wilayah dengan kenaikan tertinggi transaksi kopi di Tokopedia dengan peningkatan rata-rata hampir 2 kali lipat.

Dengan cita rasa dan karakteristik yang unik, Indonesia memiliki beragam jenis kopi lokal yang tersebar di seluruh nusantara. Berikut beberapa jenis kopi khas Indonesia.

Pertama, Kopi Gayo, Memiliki ciri khas rasa yang cenderung manis dengan aroma rempah yang cukup kuat, Kopi Gayo merupakan jenis kopi yang ditanam di tanah Gayo, yang dekat Danau Tawar, Aceh. Seiring dengan popularitasnya, Kopi Gayo sempat mendapat penghargaan Fair Trade Certified dari organisasi Internasional Fair Trade Coffee pada tahun 2010. Salah satu pelaku UMKM lokal yaitu Tadi Pagi Roastery, menjual berbagai pilihan produk kopi Gayo, seperti Gayo Golden Wine, Sunda Gayo Blend dan berbagai pilihan produk lainnya.

Kedua, Kopi Kintamani, Kopi Kintamani merupakan kopi yang berasal dari Provinsi Bali. Kopi eksotis ini mempunyai ciri khas aroma citrus yang bercampur dengan rasa pahit alami. Cita rasa citrus dan fruity dari biji kopi Kintamani muncul karena ditanam di lahan yang berdekatan dengan perkebunan jeruk. Empo Coffee Roastery, salah satu UMKM di Tokopedia menyediakan beragam pilihan produk kopi Kintamani. Salah satu produk terlarisnya adalah Kopi Arabika Bali Kintamani Arabica Coffee Bean.

Ketiga, Kopi Toraja, Kopi dari perkebunan tanah Toraja ini juga tidak kalah lezat dengan jenis kopi lokal lainnya. Terkenal dengan tingkat keasaman yang relatif tinggi, cita rasa unik yang didapat dari kopi Toraja berasal dari pascapanen kopi. Say Something Coffee adalah UMKM lokal di bidang kopi yang menyediakan beberapa variasi kopi Toraja, seperti Caramel Tamarillo dan Orange Nut Brownie. Memadukan rasa klasik dari kopi Toraja dengan rasa unik dari cokelat, karamel, kacang-kacangan, kopi ini cocok untuk dinikmati setiap hari.

Selanjutnya yang keempat, Kopi Liberika Rangsang Meranti, Kopi yang juga dikenal dengan kopi gambut ini tumbuh subur di tanah gambut yang sebenarnya susah sekali ditanami. Dengan aroma khas cokelat dan rasa yang unik, Liberika Meranti akan meninggalkan perpaduan rasa nangka, cokelat, dan manis yang didominasi oleh nangka. Little Sweet Liberica merupakan salah satu produk unggulan dari Arutala Coffee, salah satu UMKM penjual kopi Liberika yang tersedia dalam berbagai pilihan bentuk.

dan yang terakhir, Kopi Bajawa. Dibudidayakan di Bajawa, Nusa Tenggara Timur, kopi yang masuk dalam varietas kopi arabika ini memiliki ciri khas rasa kacang-kacangan, sensasi manis, dengan aroma herbal yang harum. Second Step Coffee, UMKM asal Bekasi ini menyediakan berbagai pilihan produk kopi Bajawa. Salah satunya adalah produk Kopi Robusta Flores Bajawa Coffee Bean Espresso Roast Beans. (rel/tri)

Meryl Saragih Dukung Kapolda Sumut Prioritaskan Pemberantasan Narkoba

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penggunaan dan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di Indonesia, semakin memprihatinkan. Bahkan, Sumatera Utara masuk dalam 10 besar provinsi yang jumlah kasus narkoba terbanyak berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Indonesia Drug Repots 2023.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agung Setya Imam Effendi pun berkomitmen akan menuntaskan pemberantasan yang masuk dalam lima program prioritasnya. Di mana Polda Sumut serta Polres jajarannya telah melakukan penindadakan terhadap pelaku jaringan narkoba di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan data yang diperoleh pada 19 September 2023, Polda Sumut dan Polres jajaran mengungkap 35 kasus tindak pidana narkoba di Sumatera Utara. Dari pengungkapan kasus narkoba itu sebanyak 50 orang diamankan dengan rincian pemakai 8 orang dan pelaku jaringan narkoba sebanyak 42 orang.

Barang bukti yang ikut disita berupa sabu seberat 2,057 kg, 102,96 gram dan pil ektasi 2 butir. Tak hanya itu, uang senilai Rp4.568.000 hasil dari transaksi narkoba juga disita, kendaraan sepeda motor sebanyak 6 unit, handphone 22 unit, timbangan digital 7 unit serta bong alat hisap sabu sebanyak 4 unit.

Komitmen Kapolda Sumut itu diapresiasi Anggota DPRD Sumut Fraksi PDI Perjuangan, Meryl Rouli Saragih. “Kita mendukung penuh langkah Kapolda Sumut dalam memberantas narkoba yang sebagai program prioritasnya,” kata Meryl dalam siaran persnya yang diterima Sumut Pos, Jumat (22/9/2023).

Meryl mengatakan, peredaran Narkoba di Sumut terutama di Medan sudah dalam taraf mengkhawatirkan, karena sudah masuk ke seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat bahkan sudah masuk ke ranah keluarga. Tak heran, pemakai dana pelaku peredaran narkoba yang ditangkap sepasang suami-istri.

“Jika demikian, maka Indonesia sedang darurat narkoba bukan hanya isapan jempol semata akan tetapi ancaman tersebut nyata adanya. Untuk itu seluruh elemen masyarakat ikut turun tangan dan menjadi pelopor dalam memberantas narkoba,” ujar Meryl yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut tersebut.

Ketua Bapemperda DPRD Sumut ini juga mengungkapkan, selain penanggulan narkoba dilakukan secara komprehensif dan tidak boleh parsial misal hanya dengan melakukan penangkapan kepada pengguna dan pengedar, tetapi juga dengan tindakan prefentiv atau pencegahan terutama dikalangan anak muda dan milenial.

“Anak Muda merupakan kelompok yang rawan menjadi korban penyalahgunaan Narkoba, dan perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Pencegahan harus dilakukan secara masif dan sistemik bukan hanya ceramah dan penyuluhan akan tetapi harus dibarengi dengan memberikan ruang berekspresi bagi anak muda supaya bisa mengembangkan bakat dan kreativitas yang bisa berdampak positif untuk semua orang,” pungkas Meryl yang duduk di komisi A bidang pemerintahan DPRD Sumut tersebut. (adz)

Dosen USU Inisiasi Perwujudan Lingkungan Sehat Mental di Medan Sunggal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kesehatan mental merupakan tujuan ketiga dari 17 tujuan yang tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs). WHO mendefinisikan, kesehatan mental sebagai keadaan yang memungkinkan individu menyadari potensi dirinya, mengatasi tekanan normal pada hidupnya, produktif, dan dapat berkontribusi dalam komunitas.

Kasus kesehatan mental di Indonesia cenderung bertambah. Kondisi ini tidak sejalan dengan pelayanan yang belum merata di Indonesia, sehingga diperlukan upaya lain untuk mewujudkan kesehatan mental pada masyarakat Indonesia. Kesehatan mental sebagai permasalahan nasional pada dasarnya dapat ditangani di level lingkungan tempat tinggal (neighborhood).

Hal ini yang menjadi fokus dalam pengabdian Dosen USU yang digelar di Kecamatan Medan Sunggal. Mitra dalam pengabdian ini adalah Puskesmas Medan Sunggal yang membawahi salah Posyandu yang terletak di Kelurahan Sunggal.

Tim Pengabdian Dosen USU ini terdiri dari Ridhoi Meilona Purba SPsi MSi, Arliza Juairiani Lubis MSi Psikolog, Filia Dina Anggaraini MPd, dan Ir Morida Siagian MURP PhD. Tim peneliti dengan ragam latar belakang keilmuan yaitu dari psikologi sosial, psikologi klinis, psikologi pendidikan dan teknik arsitektur, berkolaborasi dengan Kepala Bagian Puskesmas DR H Indra Gunawan, Lurah Sunggal Siti Arnisah SE, dan Kepala Lingkungan IX Kelurahan Sunggal Bonando Siagian SE, serta kader-kader dari puskesmas dan posyandu menginisiasi pembentukan kelompok referensi yang kemudian menyebut dirinya Perkumpulan Anak dan Remaja Bersatu (PARB).

Hal ini dilakukan berdasarkan hasil diskusi dengan para stakeholder untuk memulai pilot project pada satu lingkungan dengan program sehat mental bagi anak dan remaja. Kelompok PARB ini terdiri dari anak dan remaja dari Lingkungan IX Kelurahan Sunggal, yang setiap minggunya dibina oleh tim pengabdi hingga mampu mengambil peran melakukan perbaikan di lingkungannya, di level neighborhood.

Seluruh stakeholder mengambil peran juga untuk mendukung berjalannya pengabdian ini, baik dalam mempersiapkan tempat, pengumuman hal-hal penting, kordinasi dengan para orang tua anak dan remaja yang tergabung dalam PARB, serta banyak hal lain yang diperlukan. Bahkan kepala lingkungan IX,
Kedatangan tim pengabdian mendapat respon yang positif dari dengan antusiasme anak dan remaja PARB.

Terlihat dari kehadiran yang konsisten dari sebagian besar peserta, dan selama kegiatan berlangsung mereka sangat aktif dan terlihat riang. Rata-rata peserta yang hadir 20-23 orang anak dan remaja, disertai dengan beberapa orang tua dan kader.

Kegiatan pengabdian masih akan berlanjut pada penguatan pengetahuan dan ketrampilan kesehatan mental, yang juga akan dilaksanakan setiap minggunya hingga pertengahan November 2023. Dalam diskusi lanjutan, diketahui bahwa para stakeholder berharap bahwa tim pengabdi dapat berkelanjutan membina anak dan remaja di lingkungan mereka.

Anak dan remaja PARB juga berharap mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan berhasil di masa yang akan datang, dan membawa perbaikan lingkungan yang lebih lagi di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka, yaitu Lingkungan IX Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara. (rel/adz)

Progres Penataan Medan Belawan Bahari Capai 9,1 Persen, Warga Bersyukur Lingkungannya Ditata Bagus

TINJAU: Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nunung Nuryartono dan Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Kementerian PUPR, Edward meninjau ke lokasi penataan kawasan Medan Belawan Bahari, Kamis (21/9/2022).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penataan Kawasan Medan Belawan Bahari dan penanganan kemiskinan ekstrem yang dilakukan oleh Kementerian PUPR saat ini progresnya sudah mencapai 9,1 persen. Konsep penanganan secara terintegrasi tersebut mencakup  perbaikan/peningkatan kualitas rumah, penataan kawasan, dan pembangunan pintu air serta pompa.

 Guna memastikan penataan berjalan maksimal, Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nunung Nuryartono dan Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Kementerian PUPR, Edward meninjau ke lokasi penataan kawasan Medan Belawan Bahari, Kamis (21/9/2022).

 Saat tiba di Kantor Lurah Belawan Bahari, Bobby Nasution melihat gambar progres pelaksanaan pembangunan yang telah dikerjakan. Direncanakan penataan yang berlangsung dari bulan Juli 2023 ini akan selesai di akhir bulan Desember 2023.

 Dengan berjalan kaki, Bobby Nasution bersama Deputi Kemenko PMK dan Direktur Perumahan PUPR menyusuri jalan yang akan ditata. Terlihat sebagian pemasangan saluran drainase sudah selesai. Penataan kawasan Medan Belawan Bahari ini menggunakan anggaran sebesar Rp 18,95 Milyar.

 Dalam peninjauan tersebut, Bobby Nasution juga menyempatkan berbincang dengan warga yang tinggal di kawasan tersebut. Bobby Nasution pun meminta agar warga dapat mendukung program ini dan meminta maaf jika selama pengerjaan aktivitas warga terganggu.

 “Saya harap warga disini mendukung ya penataan kawasan yang dilakukan Kementerian PUPR. Saya juga memohon maaf jika selama pengerjaan aktivitas warga terganggu,” Kata Bobby Nasution.

 Kemudian Bobby Nasution berharap penataan kawasan Medan Belawan Bahari ini dapat segera selesai sehingga penanganan kemiskinan ekstrim di wilayah ini juga dapat teratasi.

 “Kita semua berharap perbaikan kawasan ini dapat selesai di akhir tahun 2023 sesuai dengan perencanaan, agar penanganan kemiskinan ekstrim di kawasan Belawan Bahari juga segera teratasi sehingga kehidupan warga disini lebih baik,” ujar Bobby Nasution yang hadir didampingi Kadis Perkimtaru Endar Sutan Lubis, Kepala Bappeda Benny Iskandar, Kadis SDABMBK Topan Ginting dan Camat Medan Belawan Yoga Budi Pratama Irawan.

 Suha Tiopan Panggabean, warga Kelurahan Bahari, mengaku mendukung penataan kawasan Medan belawan bahari. Menurutnya penataan ini nantinya menjadikan lingkungan tempat tinggalnya tertata rapi kan bagus. Artinya warga disini dapat beraktivitas sehari-hari dengan lancar. Sebab sebelum mendapatkan sentuhan dari pemerintah daerah tersebut kumuh dan kotor.

 “Dengan adanya penataan kawasan ini kami sangat beruntung dan bersyukur. Sebab diperbaikinya tempat tinggal kami merasa tertolong dari berbagai aktivitas baik itu sekolah anak maupun berdagang,” ujarnya.

 Dijelaskan Suha, sebelum adanya program penataan kawasan Medan belawan Bahari ini, lingkungan tempat tinggalnya sangat kumuh apalagi ketika terjadi banjir anak-anak yang ingin pergi sempat dengan terpaksa harus di gendong sampai ke tempat yang lebih aman.

 “Kondisi kumuh seperti ini sudah lama terjadi. untuk banjir rob dalam rentang waktu 10 hari, 3 atau 4 hari pasti ada terjadi pasang air laut. Saat ini juga kita rasakan semakin  tahun semakin naik debit air banjir rob,” ujarnya.

 Suha menilai program penataan kawasan Medan Belawan bahari ini dapat menolong dirinya dan warga lainnya beraktivitas. “Selain memperlancar aktivitas warga, penataan kawasan Medan Belawan Bahari ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

 Seperti diketahui Penataan Kawasan Medan Belawan Bahari yang terintegrasi dengan penanganan kemiskinan ekstrim merupakan kolaborasi dari Kementerian PMK, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan dan Pemko Medan.

 Konsep penanganan secara terintegrasi tersebut mencakup konsep perbaikan/peningkatan kualitas rumah, penataan kawasan, pembangunan pintu air, pompa dan penyediaan air bersih serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). (rel)