26 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1113

KA Perintis Datuk Belambangan Berhenti Operasi Sementara

LAYAN: KA Perintis Datuk Belambangan saat melayani penumpang.(Ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan Kementerian Perhubungan RI, secara resmi menghentikan sementara operasional perjalanan Kereta Api (KA) Perintis Datuk Belambangan, terhitung mulai 1 September 2023, lalu.

“Memohon maaf kepada pelanggan KA khususnya masyarakat wilayah Tebing Tinggi-Lalang atas pemberhentian sementara operasi KA Datuk Belambangan ini,” ucap Manager Humas Divre I Sumut, Anwar Solikhin kepada wartawan, Rabu (20/9).

Pada kesempatan yang sama, Anwar membantah pemberhentian sementara KA Perintis Datuk Belambangan karena sepi penumpang.

“Bukan karena penumpang sepi, kalau penumpang banyak rombongan anak-anak sekolah,” sebut Anwar menjawab pertanyaan wartawan Harian Sumut Pos.

Anwar menjelaskan bahwa pemberhentian sementara layanan perjalanan KA Datuk Belambangan ini, disebabkan karena alasan operasional. Karena, masih dilakukan evaluasi berkelanjutan bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan Kementerian Perhubungan RI.

“PT KAI Divre I Sumut bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan Kementerian Perhubungan RI memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pelanggan atas pemberhentian sementara layanan perjalanan KA Perintis Datuk Belambangan. Saat ini operasional KA Datuk Belambangan masih dalam evaluasi, dan untuk waktu kembali dioperasikannya akan kami infokan lebih lanjut,” jelas Anwar.

KA Perintis Datuk Belambangan pertama kali resmi beroperasi pada Desember 2022 dan melayani perjalanan KA dengan relasi Stasiun Tebing Tinggi-Stasiun Lalang (PP), dengan total jarak tempuh perjalanan sekitar 35 KM.

“Kereta api ini menggunakan rangkaian Ekonomi Premium dan mempunyai kapasitas tempat duduk sebanyak 240 seat,” ucap Anwar.

Adapun stasiun yang dilewati KA Datuk Belambangan antara lain, Stasiun Tebing Tinggi-Laut Tador – Bandar Tinggi – Tanjung Gading – Lalang. Dengan beroperasinya KA Datuk Belambangan ini maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan DJKA telah membangun dua stasiun baru, yakni Tanjung Gading dan Lalang.(gus/ram)

Tahun Depan ASN dan Anggota DPRD di Binjai Pakai Kartu Parkir

PARKIR; Seorang jukir sedang berjaga kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai meluncurkan inovasi baru bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke 53 tahun. Ini terungkap dalam apel gabungan yang dipimpin Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, Senin (18/9/2023).

Peluncuran inovasi baru yang dilakukan oleh Dishub Binjai ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik. Inovasi dimaksud adalah rencana penerapan Kartu parkir khusus berlangganan yang direncanakan pada tahun 2024 mendatang.

Penerapan kartu parkir ini untuk memudahkan pemungutan retribusi parkir dengan menggunakan sistem pembayaran bulanan dengan beberapa keuntungan yang akan didapatkan oleh pengguna.

Kepala Bidang Lalu Lintas (Kabid Lalin) Dishub Binjai, Arif Sihotang menjelaskan secara umum untuk sementara terkait inovasi tersebut.

“Kartu parkir ini sasaran utamanya di awal untuk ASN dan anggota dewan. Secara umum mereka bayar bulanan untuk kartu tersebut sebesar Rp50 ribu kalau tidak salah,” kata Arif ketika dikonfirmasi, Rabu (20/9/2023).

Kegunaan kartu parkir ini bagi si pemilik adalah dapat melakukan parkir tanpa dipungut biaya lagi oleh juru parkir (jukir). “Dengan menunjukkan kartu ini, mereka bebas parkir, mau 5 kali atau 10 kali. Tapi kartu parkir ini tidak berlaku di wilayah parkir khusus. Seperti parkiran Binjai Mall,” kata dia.

Lantas kapan program ini menyasar kepada masyarakat? Arif menjawab, aturannya sedang dikaji ulang.

“Inovasi baru ini lahir seiring dengan ditetapkannya Ranperda Pajak Daerah menjadi perda. Namun karena ranperda baru disahkan, jadi saat ini sedang menunggu persetujuan dari provinsi terkait penerapannya. Artinya perda baru yang disahkan harus dibawa ke provinsi untuk dievaluasi dulu,” urai mantan Kabid Trantib Satpol PP Kota Binjai.

Selain itu, Dishub Kota Binjai juga akan melaksanakan revitalisasi terminal Tipe C Pasar Tavip Kota Binjai. Pada apel ini, Pemko Binjai juga memberikan penghargaan kepada kepala sekolah dan guru.

Mereka adalah, Syahfrizal Tarigan, Ismanda dan Muhammad Ilham Nuransari, yang turut serta dalam kegiatan Dishub Kota Binjai. Penghargaan juga diberikan kepada 2 siswa SMA Negeri 1 Kota Binjai yaitu Fachriansyah Putra Helmi dan Muhammad Auzan Ikhsan Al-Rasyid yang terpilih untuk mewakili Provinsi Sumatera Utara pada seleksi pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas tingkat nasional di Jakarta pada tanggal 11 September 2023 sampai 14 September 2023 lalu.

Rangkaian apel ini juga digabung dengan Pemberian Tali Asih kepada 20 orang para anggota Korpri yang akan purna tugas. “Terima kasih kepada para anggota korpri yang akan purna tugas atas pengabdian dan dedikasinya untuk masyarakat Pemerintah Kota Binjai,” tukas Wali Kota Binjai, Amir Hamzah. (ted/ram)

AKP Rachmat Aribowo Pimpin Satreskrim Polres Langkat

Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Rachmat Aribowo.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – AKP Rachmat Aribowo akan memimpin Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat dalam pekan ini. Kekosongan jabatan yang sempat diisi oleh pelaksana harian ini akhirnya terjawab.

Sebelum duduk sebagai orang nomor satu di Satreskrim Polres Langkat, perwira pertama (pama) yang akrab disapa Bowo ini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Simalungun. Jabatan Kasat Reskrim Polres Langkat adalah kali kedua diamanahkan kepada pama jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2012 tersebut.

Dirangkum dari berbagai sumber, Bowo lahir di Medan, 1 Maret 1987 dan berpengalaman di bidang reserse. Usai lulus pendidikan, dia mendapat amanah pertama sebagai Perwira Unit (Panit) Reskrim Polsek Denpasar Selatan Polda Bali.

Kemudian menjabat sebagai Kaur Bin Ops Satresnarkoba Polres Bangli dan diamanahkan sebagai Kanit Pidum Polres Bangli. Sekitar tahun 2016, Bowo masuk ke jajaran Polda Sumatera Utara.

Kanit II Satreskrim Polrestabes Medan adalah jabatan pertamanya di Sumut. Setelahnya, Bowo bergeser sebagai Kanit Pidum Polrestabes Medan dan Kanit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan.

Buronan sekaligus bandar besar narkoba asal Kampung Kubur Medan, Almarhum Zakir Husen pernah ditangkapnya. Kala itu, dia dipercaya pimpinan dan ditunjuk sebagai kepala tim untuk melakukan penangkapan tersebut.

Kini, AKP Rachmat Aribowo sudah dilakukan serah terima jabatan di Polres Simalungun. Kursi kasat reskrim yang ditinggalkannya diisi oleh AKP Made Yoga Mahendra yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Serdangbedagai (Sergai).

Di Langkat, sedikit beban tugas yang ditinggalkan pejabat lama yakni AKP Luis Beltran menantinya. Salah satu di antaranya adalah buronan atau yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pembacokan yang diduga dilakukan secara bersama-sama hingga berbuntut Ketua PAC IPK Batangserangan atas nama Bagong meninggal dunia.

Adapun DPO tersebut berinisial Eb dan Ek. AKP Rachmat Aribowo mengakui akan menjalani tugas sebagai Kasat Reskrim Polres Langkat. “Minggu ini kayaknya sudah beraktivitas di Langkat,” ujar dia, Rabu (20/9/2023).

Dia memohon doa dan dukungan rekan-rekan media, selama ia bertugas di Kabupaten Langkat. “Mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya. (ted/ram)

Stadion Utama PON 2024 Wilayah Sumut Mulai Dikerjakan, Target Selesai Agustus 2024

KONTRAK: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin saat menyaksikan penandatanganan terkait kontrak pembangunan Stadion Utama, di Hotel Santika, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mendorong pengerjaan pembangunan Stadion Utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 wilayah Sumut, dapat selesai tepat waktu dengan kontrak pengerjaan selesai Agustus 2024.

Hal itu, diungkapkan Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin kepada wartawan, usai penandatanganan kontrak kerjasama pembangunan Stadion Utama PON, antara pengguna jasa Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara, penyedia jasa KSO PT ADHI-PP-Penta serta penyedia jasa manajemen konstruksi PT CJM- PT Ciriajasa KSO di Hotel Santika Medan, Rabu (20/9/2023).

“Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Utara menyambut baik. Sehingga mulai hari ini akan dilaksanakan pembangunan dapat tepat pada waktunya digunakan dalam kegiatan PON,” ucap Hassanudin.

Hassanudin mengungkapkan bahwa Stadion Utama ini, sangat diharapkan masyarakat Sumut. Karena, akan memiliki fasilitas olahraga berstandarisasi internasional dan menjadi wadah pembinaan atlet.

“Tadi telah dilaksanakan tandatangan kontrak pembangunan stadion yang mana stadion ini akan digunakan nanti untuk perhelatan PON Sumut sebagai tuan rumah. Saya atas nama pemerintah daerah menyambut baik hal ini karena ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat Sumut,” ungkap Hassanudin.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, mengungkapkan proses pembangunan Stadion Utama sudah mulai dikerjakan saat ini.

“Mulai hari ini (kemarin) tadi sudah dimulai pembangunan, kita harapkan bersama dapat tepat pada waktunya pembangunan selesai,” kata Hassanudin.

Hassanudin menyebut, Pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR telah menekankan kepada pihak jasa konstruksi untuk menyiapkan rencana-rencana yang akan dilakukan di lapangan untuk percepatan pembangunan.

“Apakah itu konstruksi pengerjaan, jam kerja, tenaga kerja dan lain sebagainya. Tentunya kita berharap seperti yang sudah direncanakan ini tidak terkendala. Kami dari Pemprov Sumut dan masyarakat jika ada kendala nanti akan kita berusaha untuk menyelesaikannya,” ujarnya.

Menurut Hassanudin, persiapan Sumut sendiri sebagai tuan rumah untuk 34 cabang olahraga sudah sesuai dengan yang ditetapkan oleh Panitia Besar PON.

Ia berharap semua pembangunan dan persiapan venue cabor yang dilombakan di Sumut dapat berjalan lancar.

“Saya lihat persiapannya on the track baik itu yang disiapkan dari APBD kami sendiri maupun yang dari APBN. Harapan kita kepada semua pihak supaya semua bisa berjalan lancar,” tandas Hassanudin.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumut Syafriel Tansier, menyebut pihaknya diminta menyelesaikan pengerjaan dalam 11 bulan.

“Pengerjaan stadion, akan selesai pada Agustus 2024 mendatang,” kata Syafriel dengan singkat.(gus)

Kegiatan TMMD ke-118, Buka Akses Jalan Sepanjang 7,5 Km di Dairi

BUKA TMMD: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu bersama Dandim 0206 Letkol Inf Goklas Pirtahan Silaban saat memeriksa barisan upacara pembukaan kegiatan TMMD ke-118 tahun 2023 di Dusun Borno, Desa Sungai Raya, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Rabu (20/9/2023).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu bersama Dandim 0206 Letkol Inf Goklas Pirtahan Silaban, membuka kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-118 tahun 2023, Rabu (20/9/2023). Kegiatan TMMD kali ini yaitu membuka akses jalan di Dusun Borno, Desa Sungai Raya, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Anggara Sinurat mengatakan, tahun ini, kegiatan TMMD mengangkat tema ‘Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat’.

Sementara itu, Bupati Eddy KA Berutu menyampaikan, kegiatan TMMD ke-118 ini, yaitu pembangunan infrastruktur dan SDM dilakukan oleh TNI, Pemerintah dan masyarakat selama 30 hari ke depan.

“Kegiatan ini diharapkan, dapat mendorong perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Siempat Nempu Hulu ini,” ujarnya.

Eddy menyebut, TMMD ini akan membangunan infrastruktur berupa pembukaan akses jalan menuju Desa Gunung Meriah sepanjang 7,5 kilometer dengan lebar 6 meter.

Di sana juga akan ada pembangunan plat beton sebanyak 3 unit.

“Saya sangat senang melihat kebahagiaan warga yang hadir,” tambahnya.

Eddy menjelaskan, TMMD merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah serta masyarakat yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah pedesaan.

Ini juga sebagai langkah peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan konsep pembangunan Kabupaten Dairi Mewujudkan Dairi Unggul Yang Mensejahterahkan Masyarakat Dalam Harmoni Keberagaman.

Hadir anggota DPRD, Manat Sigalingging, mewakili Kapolres Dairi, Kompol B Silalahi, mewakili Danrem 023/Kawal Samudera, Mayor Inf Hermansyah, para pimpinan OPD, Camat Siempat Nempu Hulu, Koko Angkat, Kepala Desa Sungai Raya Luat Darson Simanullang dan lainya. (rud/ram)

Helat Kuliah Tamu di Universitas Prima Medan, DAIKIN Perkuat Relasi Dengan Pendidikan Tinggi

DAIKIN Goes To Campus yang berlangsung di Universitas Prima, Medan, Sumatera Utara, Rabu (20/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) hadir menjadi pemateri dalam kuliah tamu yang berlangsung di Universitas Prima, Medan, Sumatera Utara, Rabu (20/9).

Menjadi bagian dari penyelenggaraan DAIKIN Goes To Campus, dalam kesempatan tersebut, perwakilan resmi DAIKIN di Medan membagikan pengetahuan seluk-beluk solusi tata udara dan peluang karir didalamnya.

“Kegiatan ini merupakan upaya DAIKIN mengenalkan industri tata udara kepada mahasiswa. Harapannya, pengetahuan ini dapat menjadi modal bagi mahasiswa untuk dapat lebih mempersiapkan diri saat memasuki dunia kerja nantinya”, ujar Charly Widjaja, Kepala Cabang DAIKIN Medan ditengah sambutannya dalam kegiatan DAIKIN Goes to Campus di Universitas Prima Medan.

DAIKIN Goes To Campus merupakan bagian program DAIKIN Indonesia untuk memperkuat relasi dan kerjasama bagi perkembangan pendidikan di Indonesia. Untuk Medan sendiri, pelaksanaan kunjungan ini terhitung kedua kalinya sepanjang tahun ini setelah sebelumnya DAIKIN berkesempatan menghelatnya di universitas lain.

Mata kegiatan utama DAIKIN Goes To Campus ada pada pemberian materi kuliah terkait industri solusi tata udara yang menjadi spesialisasi DAIKIN di dunia. Penyampaian materi dengan interaktif yang pula memberi peluang peserta berinteraksi langsung dengan tenaga profesional DAIKIN, dirancang sesuai tujuan program ini untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus memberikan gambaran bagi siswa didik terkait perkembangan industri sekaligus dunia kerja.

Pada pelaksanaan DAIKIN Goes To Campus di Universitas Prima ini, mengambil tempat di ruang kelas Fakultas Sains dan Teknologi yang berlokasi di Jalan Sampul nomor 3, Medan, Sumatera Utara. Mahasiswa jurusan Teknik Elektro, Tenik Industri dan Arsitektur mendominasi sebagai peserta kegiatan tersebut.

Tentang pokok bahasan dalam kegiatan kuliah tamu ini, DAIKIN menyampaikan pengetahuan perkembangan teknologi pendingin ruangan (air conditioner – AC). Selain ragam solusi tata udara bagi kebutuhan hunian hingga bangunan komersial, dalam kegiatan tersebut DAIKIN juga memberikan pengetahuan terkait teknologi didalamnya yaitu AC inverter dan non inverter.

“Dengan pengetahuan ini, harapannya dapat menjadi bekal untuk memperkaya wawasan mahasiswa terkait dengan bidang studi yang tengah dipelajarinya,” ujar Charly Widjaja.

Lebih lanjut ia menyatakan, DAIKIN pun menyiapkan beberapa tenaga ahlinya sepanjang sesi perkuliahan tamu ini yang siap menjawab pertanyaan, tanggapan maupun opini terkait materi dari peserta.

Bersanding dengan materi solusi tata udara yang disampaikan, dalam kesempatan tersebut, DAIKIN juga menyampaikan informasi sekaligus peluang karir dalam industri tata udara. Melalui penyampaiannya, DAIKIN berharap dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa berkenaan karir yang akan dibangunnya setelah menyelesaikan pendidikan nanti.

Terkait dengan program DAIKIN Goes To Campus ini, lebih lanjut dikatakan Charly Widjaja, DAIKIN khususnya melalui kantor perwakilannya di Medan akan terus mengembangkan inisiatif untuk semakin terhubung dengan institusi pendidikan untuk pengembangan pengetahuan siswa didik.

“Tak terbatas pada tingkat pendidikan tinggi, kedepannya, inisiatif sejenis pun akan dilakukan dengan menjangkau siswa sekolah menengah kejuruan. Hal ini sejalan dengan upaya DAIKIN di Indonesia untuk meningkatkan peran nyata pada pengembangan masyarakat yang salahsatunya berjalan melalui pendidikan,” ujar Charly Widjaja. (rel/tri)

Selamatkan Aset Perusahaan, PTPN III Apresiasi 2 Karyawan Kebun Gunung Monako

MEDAN, SUMUTPOS.CO – SEVP Operation I, Yudi Cahyadi dan SEVP Bussiness Support, H. Tengku Rinel didampingi jajaran Kepala Biro/Bagian, memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada karyawan Kebun Monako (KGMNO).

Wahib (Asisten Afdeling III KGMNO) dan Ahmad Sanusi Saragih (Pelayan Kantor Afdeling III KGMNO) adalah dua orang karyawan yang diberikan penghargaan.

Penghargaan ini diberikan atas keberanian dan ketangguhan mempertahankan aset Kebun Gunung Monako yang terjadi pada Rabu, (30/8). Kedua karyawan tersebut sempat mengalami dugaan penganiayaan dan kantor Afdeling III juga dirusak oleh sekelompok massa.

“Manajemen PTPN III (Persero) sangat bangga dan mengucapkan terima kasih atas tindakan Wahib dan Ahmad Sanusi dalam mempertahankan aset kita. Jangan takut selama kita di jalan yang benar. Tetap semangat,” ucap H. Tengku Rinel.

Kronologi Kejadian bermula pada saat Wahid (Asisten Afdeling III KGMNO) hendak menuju kantor Afdeling III, dan mendapati ada seseorang menggunakan sepeda motor dengan keranjang gandeng (Along-Along) mengambil produksi dari Tempat Pengumpulan Hasil (TPH).

Kemudian Wahib melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan pelaku, namun pelaku bukannya menyerahkan hasil curiannya tetapi melakukan perlawanan dengan memanggil rekan- rekannya.

Melihat situasi yang kurang menguntungkan, Wahib Assisten Afdeling III berupaya untuk menghindar, tetapi pelaku bersama rekannya terus melakukan pengejaran sampai di Kantor Afdeling III Kebun Gunung Monako.

Di kantor Afdeling III ini, pelaku bersama rekannya menganiaya Wahib, dan turut merusak fasilitas kantor Afdeling. Tidak cukup sampai di situ, pelaku bersama rekannya juga melakukan penganiayaan kepada Ahmad Sanusi Saragih Pelayan Kantor yang pada saat kejadian sedang berada di kantor Afdeling III.

Akibat penganiayaan ini Ahmad Sanusi Saragih mengalami lebam pada wajahnya. Selanjutnya peristiwa ini telah dilaporkan ke Polsek Sipispis. (rel/ila)

LPPM USU Berikan Mesin Pengolahan Gula Aren untuk Tigkatkan Kualitas dan Kuantitas

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) di Desa Rumah Sumbul dengan kegiatan utama “Pendampingan Pengembangan Wisata Rumah Gula dan Pemberian Alat Pengolah Gula Aren”. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Program Desa Binaan LPPM USU tahun 2023.

Kegiatan PPM kali ini dilaksanakan secara bertahap, yaitu pada Selasa, 15 Agustus 2023 bertempat di Kantor Desa Rumah Sumbul, dan pada Sabtu, 2 September 2023 bertempat di pengolahan gula aren milik Jaman Sembiring di Desa Rumah Sumbul.

Penyerahan alat pengolah gula aren pada 15 Agustus 2023 di Kantor Desa Rumah Sumbul dihadiri Tim Pelaksana Program Desa Binaan LPPM USU, Dr Oding Affandi, Dr Bejo Slamet, Dr Ridwanti Batubara, Harisyah Manurung SHut MSi, serta mahasiswa peserta Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) USU. Sementara itu dari pihak desa, hadir Kepala Desa Rumah Sumbul Sobiran Sembiring beserta jajaran pemerintah desa, dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Rumah Sumbul menyampaikan, pihak desa sangat menyambut baik kegiatan program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Pelaksana Program Desa Binaan LPPM USU yang telah memberikan bantuan alat produksi gula aren ini. Seperti sudah kami sampaikan, di Desa Rumah Sumbul ini banyak terdapat pohon aren penghasil nira milik masyarakat yang bisa diolah menjadi gula aren. Namun demikian, air nira aren ini setelah dipanen oleh pemiliknya langsung dijual airnya untuk dijadikan minuman berupa tuak,” kata Sobiran Sembiring.

Menurut Sembiring, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mengolah air nira ini menjadi gula aren. Di antaranya, pengolahan menjadi gula aren memerlukan waktu lama. Memerlukan alat yang memadai agar dihasilkan gula aren yang baik, dan memerlukan waktu untuk menjualnya ke pasar agar harga jual lebih tinggi.

“Jadi, dengan adanya bantuan alat pengolah gula aren ini, sudah sangat tepat dan akan sangat membantu bagi masyarakat dalam membuat gula aren. Apalagi gula aren dari desa kami ini mempunyai kualitas yang bagus dan murni tanpa campuran bahan yang lain. Sehingga jika dikembangkan dengan baik, ini akan menjadi produk khas dari Desa Rumah Sumbul sekaligus sebagai oleh-oleh bagi masyarakat yang datang berwisata,” sebut Sembiring.

Sementara itu Dr Ridwanti Batubara selaku Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Usaha Desa Binaan LPPM USU menyampaikan, pemberian alat pengolah gula ini bertujuan agar produk gula aren yang dihasilkan berkualitas baik dan diproduksi lebih banyak. “Saat ini kami memberi bantuan alat utama pengolah gula aren yaitu belanga (wajan) alumunium dengan kapasitas sekitar 120 liter. Alat baru ini akan menggantikan belanga lama yang berbahan besi dan lebih kecil ukurannya,” kata Ridwanti.

Lebih lanjut dijelaskannya, alumunium ini memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan besi. Misalnya, alumunium lebih tahan terhadap korosi dan tidak berkarat. “Tentu, ini akan meningkatkan kualitas gula aren. Selain itu, alumunium mempunyai kondusifitas yang tinggi terhadap panas. Jadi ia cepat panas dan dingin. Sehingga dengan sifat ini akan menghemat bahan bakar dan waktu pemasakan,” tegas Ridwanti.

Selain belanga, Tim Program Desa Binaan LPPM USU juga menyerahkan pengaduk gula, saringan, panci, mangkok, piring, sendok, gelas, cerek, dan nampan yang semuanya berbahan alumunium.

Sementara itu, Dr Oding Affandi selaku Ketua Program Desa Binaan LPPM USU menyampaikan, pemberian alat baru pengolah gula aren ini sangat terkait dengan tujuan dikembangkannya Wisata Rumah Gula di Desa Rumah Sumbul. “Kami melalui Program Desa Binaan ini dan tentunya sudah berkoordinasi dengan pihak desa, ke depannya Desa Rumah Sumbul ini akan dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata berbasis sumberdaya alam dan lingkungan serta pendidikan atau kita sebut dengan eduekowisata. Salah satu kegiatan eduekowisata ini yaitu Wisata Rumah Gula,” jelas Dr Oding Affandi.

Nantinya, lanjut Dr Oding, para wisatawan bisa berkunjung dan melihat langsung cara pengolahan gula aren di pondok (rumah) pengolahan gula aren milik warga yang berada di ladang. “Di pondok pengolahan gula aren ini, wisatawan bisa melihat dan belajar langsung bagaimana cara memasak air nira sampai menjadi gula aren. Tentunya, karena pondok pengolahan gula ada di ladang, maka selama perjalanan menuju pondok ini, wisatawan juga bisa menikmati kesegaran alam Desa Rumah Sumbul yang masih hijau, asri dan banyak pepohonan,” ungkapnya.

Adapun pada kegiatan tahap kedua pada Sabtu, 2 September 2023, kegiatan PPM bertempat di pondok pengolahan gula aren milik Jaman Sembiring di Desa Rumah Sumbul. Hadir Tim Pelaksana Program Desa Binaan LPPM USU yaitu Dr Oding Affandi, Dr Ridwanti Batubara, Dr Luthfi Hakim, Harisyah Manurung SHut MSi, serta mahasiswa peserta MBKM USU.

Dari pihak desa dihadiri oleh Kepala Desa Rumah Sumbul beserta jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat dan masyarakat umum dengan total peserta sekitar 30 orang. Fokus kegiatan pada tahap kedua ini yaitu pembuatan tracking (jalur) wisata dari Kantor Desa Rumah Sumbul ke pondok pengolahan aren, pengangkutan alat pengolah aren ke pondok aren, dan penataan pondok aren sebagai tujuan wisata rumah gula.

Acara dimulai dengan pengarahan oleh Dr Luthfi Hakim selaku Tim Pelaksana Program Desa Binaan LPPM USU. “Pada hari ini, kita bersama-sama akan melakukan pengangkutan alat pengolahan gula aren. Jadi masing-masing peserta membawa alat yang mampu dibawa ke pondok gula. Di sana nanti kita akan merapikan dan menata pondok gula menjadi salah satu tujuan wisata di Desa Rumah Sumbul ini. Sambil berjalan kita juga akan membuat titik koordinat pada jalan yang kita lalui dan nantinya akan kita petakan pada peta potensi desa dan di tempat pengolahan gula ini, peserta bisa melihat dan belajar langsung proses pembuatan gula aren,” papar Luthfi.

Menurut Dr Oding Affandi, adanya ragam olahan makanan di rumah gula juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. “Ini sangat menarik, setelah kita berjalan cukup jauh dan lelah, semuanya terobati setelah makan rebus singkong aren ini. Energi kita Kembali dan makanannya sangat sehat dan alami. Mengibaratkan oleh-oleh ‘peuyeum Bandung’ dari Jawa Barat, maka rebus gula aren ini juga bisa diproduksi dan dikemas sehingga bisa dibawa pulang oleh wisatawan. Tentunya hal ini juga akan menambah pendapatan bagi para petani aren lainnya di Desa Rumah Sumbul”, jelas Oding.

Masih menurut Oding, bahwa Tim Pelaksana Program Desa Binaan LPPM USU juga akan mendampingi pengolahan gula aren lebih lanjut seperti pembuatan gula semut, pengemasan dan pemasaran produk olahan gula, perolehan perizinan berusaha, dan pembentukan legalitas badan usaha pelaku usaha gula aren. (adz)

Bacalon DPD RI Darwis H Harahap Laksanakan Pelatihan Gratis

PELATIHAN: Darwis H Harahap SP melaksanakan pelatihan barista gratis kepada warga Karang Taruna Sejahtera Taman Indah Desa Bangun Sari, Rabu (20/9).ISTIMEWA.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – BAKAL Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Bacalon DPD RI) dari Sumut Darwis H Harahap SP melaksanakan pelatihan barista gratis kepada warga Karang Taruna, Rabu (20/9). Pelatihan diadakan di Taman Anggur Gang Madirsan, Karang Taruna Sejahtera Taman Indah Desa Bangun Sari.

Dari pelatihan ini, Bacalon DPD utusan Sumatera Utara ini berharap agar apa yang didapat dari pelatihan ini dapat meningkatkan minat para warga karang Taruna untuk menjadi pengusaha, khususnya usaha Kopi.

Sebelum melakukan praktik para peserta pelatihan diberikan pengetahuan tentang kopi. Darwis H Harahap SP menjelaskan bahwa ada tiga macam jenis kopi yaitu arabica, robusta dan liberika. Ketiga jenis kopi ini banyak dibudidayakan di Indonesia dan juga di dunia.

Untuk kopi arabika awalnya berasal dari dataran tinggi Ethiopia, Afrika. Selanjutnya, kopi jenis ini dikembangkan oleh bangsa Arab di Yaman. Bangsa Eropa membawa kopi Arabika ke Jawa dan Brasil pada abad ke-17 untuk dikembangkan.

Kopi Arabika memiliki biji picak, daun berombak, dan warnanya hijau tua. Kopi ini tumbuh subur di pegunungan dengan ketinggian antara 1.000 hingga 2.100 meter di atas permukaan laut.

Darwis H Harahap SP mengutarakan bahwa salah satu kopi populer di Indonesia adalah robusta (canephora). Kopi ini memiliki warna yang kuat dan lebih kental ketika dibuat kopi.
Kopi robusta bisa tumbuh hingga 12 meter, daunnya lebih lebar, dan pangkalnya berbentuk tumpul. Biji robusta berbentuk agak bulat, melengkung dan lebih tebal jika dibandingkan kopi arabika.

Selanjutnya kopi liberika atau exelsa. Kopi ini berasal dari Afrika dan mulai masuk ke Indonesia pada 1965. Biji kopi liberika berbentuk seperti biji buah kurma, agak lonjong dan berukuran lebih besar.

Sekarang ini kata Darwis H Harahap SP, kopi menjadi minuman kekinian yang banyak dijual di kafe, resto, hingga outlet makanan. Kopi menjadi minuman yang digemari dari segala usia.

”Minum kopi menjadi sarana interaksi anak muda ketika nongkrong di kafe. Selain itu kopi juga biasa diminum ketika mengerjakan tugas atau saat bekerja,” katanya.

Pada kesempatan itu Darwis H Harahap SP juga menjelaskan bahwa pelatihan barista gratis ini sudah lama dilaksanakannya. Jadi jangan orang mengira bahwa pelatihan ini hanya saat kita mau ikut kontestasi Pemilu 2024 saja.

”Sudah sejak tahun 2015, saya melaksanakan pelatihan barista ini baik yang berbayar sampai yang gratis seperti saat ini. Materi dan metode pelatihan pun tidak saya beda-bedakan. Semua tetap sama seperti yang kita dapatkan saat ini,” ucapnya.

Dari pelatihan ini Bacalon DPD RI ini berharap lahir enterpreneur muda yang bisa memiliki usaha sendiri. Sebab dari pelatihan sebelumnya mereka telah berhasil membuka usaha sendiri yang menyebar di Indonesia bahkan ada yang berhasil di luar negeri.

Di ujung pelatihan Darwis H Harahap SP melakukan praktik membuat kopi. Beberapa jenis rasa kopi dibuat antara lain V60, latte, espresso dan jenis rasa lainnya. Di modul praktik ini para peserta terlihat sangat antusias dan berkali kali mengulangi cara membuat kopinya sehingga mencapai rasa yang sempurna.

Ketua Karang Taruna Sejahtera Taman Indah (Sejati) Desa Bangun Sari Koko Wibowo berterima kasih kasih karena anggotanya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan barista secara gratis.

Ia mengemukakan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan dan motivasi untuk membuka usaha dan meningkatkan pendapatan dan perekonomian. ”Kami harap Bang Darwis lolos ke Senayan,” tegasnya. (dmp)

Lantik Ketua TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD Kecamatan, Ini Pesan Kahiyang Ayu Bobby Nasution

FOTO BERSAMA: Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution foto bersama usai melantik Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kecamatan di Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 6 Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kecamatan di Kota Medan dilantik oleh Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution di pendopo rumah dinas Wali Kota Medan, Selasa (19/9/2023). Selain sebagai Ketua TP PKK Kecamatan, para istri Camat itu juga dikukuhkan Kahiyang Ayu Bobby Nasution sebagai Bunda PAUD Kecamatan.

 Ke-6 Ketua TP PKK Kecamatan tersebut diantaranya Ketua TP PKK Kecamatan Medan Area, Ketua TP PKK Kecamatan Medan Perjuangan, Ketua TP PKK Kecamatan Medan Polonia, Ketua TP PKK Kecamatan Medan Tembung, Ketua TP PKK Kecamatan Medan Barat dan Ketua TP PKK Kecamatan Medan Belawan.

 Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan dan pengukuhan Bunda PAUD ini ditandai dengan Penandatanganan naskah pelantikan dan penandatanganan berita acara dan serah terima memori jabatan serta penyematan selempang Bunda PAUD Kecamatan oleh Kahiyang Ayu Bobby Nasution.

 Kepada keenam Ketua TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD Kecamatan, Kahiyang Ayu Bobby Nasution mengucapkan selamat atas pelantikan dan pengukuhannya.  Selain itu Kahiyang Ayu juga menitipkan pesan untuk para Ketua TP PKK Kecamatan.

 “Saya titip pesan kepada ibu-ibu Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik agar bisa menjalankan 10 program pokok PKK baik itu di kecamatan sampai dengan kelurahan. Sebab TP PKK Kecamatan merupakan ujung tombak untuk menjalankan program pokok PKK tersebut,” kata Kahiyang Ayu.

 Istri Wali Kota Medan Bobby Nasution ini juga berpesan agar ketua TP PKK Kecamatan dapat membantu program Pemko Medan, dimana saat ini bapak Wali Kota Medan memiliki program Sakasanwira.

 “Saya berharap dari 6 Ketua TP PKK Kecamatan dapat membantu Pemko Medan mewujudkan program Sakasanwira. Artinya ada UMKM yang dapat ditonjolkan dari masing-masing kecamatan,” Jelas Ketua TP PKK Kota Medan.

 Kahiyang Ayu juga menyampaikan bahwa tugas ganda Ketua TP PKK Kecamatan sebagai Bunda PAUD adalah seperti seorang ibu yang berperan penting sebagai madrasah pertama mendidik anak-anaknya. Dengan demikian ibu diharapkan menanamkan moral anak-anaknya sejak dini.

 Selanjutnya Kahiyang Ayu Bobby Nasution yang juga merupakan pembina Dharmawanita Kota Medan menyaksikan pelantikan Ketua Dharmawanita Persatuan Kecamatan Medan. Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman.

 Kepada Ketua Dharmawanita Persatuan Kecamatan yang telah dilantik, Ismiralda Wiriya Alrahman mengucapkan selamat mengemban tugas yang baru. ” Selamat atas tugas yang baru di emban, saya berharap dapat melanjutkan kinerja yang sudah baik sebelumnya guna mendukung suami sebagai aparatur sipil negara,” ujarnya.

 Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Laksamana Putra Siregar, Ketua Dinas P3APMP2KB Edliaty dan Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman serta pengurus TP PKK Kota Medan. Selain itu hadir juga jajaran Camat yang istrinya dilantik dan dikukuhkan. (rel)