32 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 1125

GMC Sumut Gelar Pelatihan Menjahit Bagi Anak Penyandang Disabilitas di Asahan

Ganjar Milenial Center (GMC) Sumut saat menggelar pelatihan menjahit bagi penyandang Disabilitas di Lembaga Kursus dan Pelatihan Bina Putri, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

ASAHAHAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memberdayakan penyandang disabilitas untuk memiliki kesetaraan, sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatera Utara (Sumut) Wilayah Kabupaten Asahan menggelar pelatihan menjahit khusus penyandang disabilitas.

Kegiatan tersebut digelar di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bina Putri, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sabtu (16/9).

Lina, salah satu orang tua yang anaknya mengikuti pelatihan menjahit penyandang disabilitas itu menyampaikan terima kasih kepada Ganjar Milenial Center. Dia juga terharu saat mendampingi anaknya mengikuti pelatihan.

Pasalnya, anaknya yang bernama Dian Alfaridho mengalami disabilitas sensorik tuna rungu itu akhirnya ingin berkegiatan untuk menggali potensinya setelah ada pelatihan menjahit dari Ganjar Milenial Center.

“Saya sangat senang karena di sini kan juga anak kita membutuhkan pelatihan seperti keterampilan ya. Jadi saya senang dan berterima kasih sudah diadakan kegiatan ini,” ujar Lina di lokasi.

Lina menambahkan, kegiatan yang sangat positif dari para pendukung Ganjar Pranowo itu juga dapat mendorong para penyandang disabilitas untuk diperhatikan dan dipedulikan nasibnya.

Menurut Lina, selama ini nasib penyandang disabilitas seperti anaknya masih kurang sehingga perlu diperbanyak kegiatan-kegiatan seperti yang diadakan sukarelawan Ganjar Milenial Center agar penyandang disabilitas bisa mendapatkan hak dan kesetaraan.

“Kami berharap ada kegiatan-kegiatan yang bisa membuat anak-anak disabilitas ini maju, membuat anak-anak ini bisa memiliki keahlian di bidang apa, masing-masing anak harus punya skill, jadi kami berharap juga bukan hanya menjahit,” ucap Lina.

Pada kesempatan itu, Lina juga sangat mendukung penuh tujuan Ganjar Milenial Center memberdayakan penyandang disabilitas untuk menghasilkan dan memiliki produk UMKM dari jahitan tangan anak-anak penyandang disabilitas.

Dia optimis anaknya bisa lebih semangat dalam mendalami keterampilannya untuk menghasilkan karya-karya yang akan menjadi produk UMKM dari Kabupaten Asahan.

“Kalau seperti itu ya lebih bagus. Itu membuat kami juga tambah semangat untuk membawa anak itu ke sini untuk berlatih lebih gigih, ya senang lah pastinya. Kalau bisa seperti menjahit ini ya terus saja berlanjut sampai anak ini mahir bisa menjahit baju lah minimal ya,” ungkap Lina.

Lebih lanjut Syafrizal Ritonga selaku Koordinator Ganjar Milenial Center Wilayah Kabupaten Asahan, menyebutkan kegiatan pelatihan akan dilakukan berkelanjutan.

Hal itu untuk memastikan agar para penyandang disabilitas bisa mendapatkan perhatian lebih dan memiliki keterampilan yang mumpuni sehingga mereka mendapatkan kesetaraan terkait kesempatan dalam berkreasi.

“Hari ini memang untuk penyandang disabilitas ini kita fokus karena memang kegiatannya tidak hanya hari ini, insya Allah di dua bulan berikutnya kita akan membuat kegiatan yang lebih besar lagi agar penyandang disabilitas ini lebih diperhatikan,” jelas Syafrizal.

“Memang kita hari ini membuat ini supaya mereka ditampung hasil-hasilnya. Jadi Ganjar Milenial Center ini untuk menampung aspirasi mereka,” lanjutnya. (rel/tri)

Perkemahan Siaga Bencana Pramuka Langkat, Syah Afandin: Tingkatkan Kualitas Kemampuan Anggota

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, menghadiri pembukaan kegiatan Perkemahan Siaga Bencana Saka Bahari Kwartir Cabang Langkat, di Bataliyon Infanteri 8 Harimau Putih, Kecamatab Sei Lepan, Langkat, Jumat (15/9/2023).

Kegiatan perkemahan siaga bencana Saka Bahari Kwartir Cabang Langkat mengusung tema “Peran Pemuda sebagai pelopor siaga bencana” dengan Moto “Satya Ku Darma Kan, Darma Ku Baktikan.

Tujuan di selenggarakannya kegiatan ini membentuk karakter mental dan spiritual melalui Pramuka penegak putra dan putri melalui SAKA BAHARI KWARTIR CABANG LANGKAT, yang disiplin, berani, tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.

Peserta perkemahan berjumlah 177 Orang Putra, 200 Orang Putri, 28 Orang Pembina Putra dan 18 Orang Pembina Putri dengan Total 520 orang peserta.

Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, menyampaikan kegiatan perkemahan ini merupakan bagian dan bentuk nyata yang dikemas agar menjadi tonggak pendidikan mental dan karakter.

Melalui kemasan yang lebih aktif dan kreatif perkemahan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kepada generasi bagian dari pembinaan kepada generasi bangsa dalam menghadapi situasi apabila terjadi bencana.

Sebab bencana bisa datang kapan saja dan di mana saja oleh karenanya diharapkan para generasi kita akan selalu anggap atas segala situasi yang dihadapi dan salah satunya adalah dengan sikap terhadap terjadinya bencana.

Selain itu, lanjut Afandin, perkemahan ini juga bertujuan untuk mengokohkan kebersamaan serta untuk memelihara kebersamaan serta untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan teknis taktis maupun kerjasama dengan harapan setiap individu dapat bertanggung jawab atas tugas masing-masing secara baik dan benar.

Sehingga akan semakin meningkatkan kualitas Kemampuan sebagai anggota Saka Bahari dalam mendukung keberhasilan dalam melaksanakan tugas khusus pada saat terjadinya bencana.

“Saya sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan ini dan berharap menjadi solusi terhadap pembinaan generasi muda khususnya pada usia sekolah, yang tentunya menjadi masa produktif bagi generasi kita untuk menerima segala pembelajaran dan pembinaan yang diberikan,” ujarnya.

“Harapan saya semoga kegiatan ini mencapai sasarannya dan menghasilkan sosok pribadi yang memiliki ketangguhan dan keterampilan sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita di era sekarang ini yang nantinya dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat secara luas,” tambahnya.

Afandin juga berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perkemahan ini untuk selalu memperhatikan faktor-faktor dalam penyelenggaraan perkemahan ini dan salah satunya faktor penting yang harus diperhatikan adalah faktor keselamatan selama kegiatan ini berlangsung.

“Saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan ini kiranya saya tetap mendoakan agar semua sehat dan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan acara perkemahan dengan baik dalam pelaksanaannya,” pesannya.

Danyonif 8 Marinir Letkol Marinir Agus Wahyudi menyampaikan selamat datang di markas Yonif 8 Marinir Harimau Putih. Ia berpesan kepada adik-adik agar melaksanakan kegiatan dengan baik, materi apapun yang di berikan kepada pembina untuk dapat di serap dan di pelajari secara serius karena itu menjadi bekal bagi kalian.

“Kegiatan ini sangat penting yang nantinya akan mendapat sertifikat dan dapat di manfaatkan untuk menuju jenjang yang adik-adik harapkan. Saya berpesan kepada adik-adik untuk selalu laksanakan kegiatan yang positif, tugas kalian belajar, membantu orang tua serta selalu beribadah. Saya yakin kalau itu yang kalian lakukan kelak menjadi orang hebat,” ungkapnya.

Turut hadir Dato Sri H Samsul Arifin SE, Danyonif 8 Marinir Letkol Marinir Agus Wahyudi, Ketua Kwatir Cabang Langkat dr.Indra Salahudin, dan lainnya. (mag-6/ram)

PSDS Gilas PSPS 3-0

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – PSDS Deliserdang tampil trengginas saat menjamu PSPS Riau dalam lanjutan Liga 2 musim 2023/2023 di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Minggu (17/9/2023). Traktor Kuning berhasil menang dengan tiga gol tanpa balas melalui Bima Lesmana, Kurniawan, dan Hamzah Deva.

Pada pertandingan perdana di kandang, PSDS langsung berusaha menekan PSPS. Namun upaya mereka masih kesulitan. Bahkan, pemain PSDS, M Muchlis harus mendapatkan kartu kuning ketika laga baru berjalan lima menit.

PSDS berusaha membangun serangan dari sisi kiri. Winger kiri Purnomo berusaha menembus pertahanan PSPS. Pada menit ke-12, PSDS memiliki peluang, Umpan silang Purnomo disundul yang kemudian disundul oleh pemain asing Masoabi Nkoto. Namun sayang sundulannya jauh di atas mistar gawang.

Melalui sebuah serangan balik, Masoabi memberikan umpan ke Purnomo. Sayang, Purnomo gagal menyentuh bola sedikit pun.

Menit ke-20, pemain PSPS Sheva melakukan pelanggaran yang berujung kartu kuning. PSDS pun mendapat kesempatan melalui tendangan bebas. Bima Lesmana yang bertugas sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Tendangannya menembus jala gawang PSPS.

Setelah tertinggal, PSPS mencoba meningkatkan serangan. Tim asuhan Jan Saragih ini memiliki beberapa peluang. Salah satunya ketika pemain mereka sempat berhadapan langsung dengan kiper PSDS. Begitu juga tendangan bebas Min-woo Lee masih membentur mistar gawang.

Tekanan PSPS tetap berlanjut hingga awal babak kedua. Mereka terus menggempur pertahanan PSDS untuk mengejar ketertinggalan. PSDS pun berusaha keluar dari tekanan dengan mengandalkan serangan balik.

Serangan balik PSDS justru kerap merepotkan pertahanan PSPS. Pada menit ke-50, gelandang asal Jepang milik PSDS Noriki Akada hampir menjebol gawang PSPS. Tendangannya masih membentur mistar gawang.

Serangan balik Traktor Kuning akhirnya membuahkan hasil pada di menit ke-85. Kurniawan yang mendapatkan bola terobosan, dengan cepat menggiring bola ke pertahanan PSPS. Tendangannya kemudian menembus gawang PSPS yang dijaga Hanafi.

PSDS kemudian menyempurnakan kemenangan setelah mencetak gol ketiga pada injury time. Hamzah Deva membawa PSDS menang dengan skor 3-0.

Pelatih PSDS Susanto mengatakan, meski menangm pihaknya harus tetap melakukan evaluasi di pertandingan kali ini. Pasalnya masih banyak sejumlah kelemahan.

“Kita evaluasi dan melakukan perbaikan lagi. Banyak peluang yang harus jadi goal. Tetapi tetap kemenangan yang utama,” ucap Susanto.

Susanto juga mengungkapkan kunci kemenangan timnya adalah dukungan penonton. “Kuncinya kebersamaan dan kerja keras pemain serta suporter. Para pemain juga sukses menjalankan instruksi untuk mempertahankan keunggulan,” sebutnya. (btr)

Petani Langkat Ikuti Bimtek, Diharapkan Dapat Tingkatkan Produksi Pertanian

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langka H Syah Afandin, diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan H.Sutrisuanto, menghadiri acara Bimtek kegiatan prasarana dan sarana pertanian pada Dapil anggota Komisi IV DPR RI Sumut III, di Gedung Graha Pemuda KNPI Stabat, Rabu (14/9/2023).

Puluhan petani menghadiri gedung KNPI Langkat mengikuti Bimtek guna mendapatkan ilmu dalam pengolahan pertanian dan lahan yang mereka miliki, dari para narasumber yang memberikan materi.

Pidato Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati H.Sutrisuanto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini yang merupakan langkah tepat dan strategis untuk memberikan pengetahuan serta bimbingan kepada para petani di Kabupaten Langkat.

“Hal ini berguna dalam pemanfaatan prasarana dan sarana pertanian maupun mengenai hal-hal yang berkaitan dengan lahan pertanian,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, sebut Sutris, diharapkan masyarakat petani Kabupaten Langkat dapat merubah pola pikirnya dari petani tradisional menjadi petani modern yang berorientasi pasar.

‘Setelah mengikuti kegiatan ini para petani dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dari hasil pelaksanaan Bimtek ini dalam kegiatan pertanian sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertaniannya,” harapnya.

Kepada para peserta sekalian, Plt Bupati Langkat berpesan, agar mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sungguh-sungguh agar dapat menyerap ilmu yang disampaikan oleh para narasumber. Ilmu yang didapat nantinya akan sangat berguna baik secara pribadi maupun secara umum, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Langkat melalui peningkatan sektor pertanian.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras demi terlaksananya kegiatan ini semoga dapat bermanfaat dan memberi kontribusi positif pada sektor pertanian di Kabupaten Langkat,” ujarnya.

Turut Hadir Wakil Ketua DPRD Langkat Ralin Sinulingga, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendrik Tarigan, dan para petani Langkat.(mag-6/ram)

Ratusan Peserta Ikuti Audisi X-Factor Indonesia di Medan

AUDISI: Warga Medan mengikuti audisi X-Factor di Medan, Sabtu (16/9/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan peserta memadati ruang audisi ajang pencarian bakat menyanyi X-Factor Indonesia yang digelar di Medan International Convention Center (MICC) Jalan Gagak Hitam, Medan Sunggal, Kota Medan, Sabtu (16/9/2023).

Sebelum memasuki ruang audisi, para peserta membentuk antrean mengular sejak pagi. Padahal gerbang audisi baru dibuka sekitar pukul 10.00 WIB.

Peserta yang hadir tak hanya dari Kota Medan dan wilayah sekitarnya. Tapi juga dari luar Sumatera Utara, seperti Aceh hingga Sumatera Barat dan Riau. Para peserta didominasi generasi Z yang dengan beragam karakter suara dan tingkat musikalitas.

Produser RCTI, Hardian Eka Putra, mengatakan kualitas para peserta audisi di Medan memang selalu luar biasa. Tak heran banyak penyanyi besar datang dari daerah tersebut.

“Audisi Medan untuk hari pertama ini antusiasnya bagus sekali. Lucu-lucu juga, menarik juga. Yang udah kita jalan audisi ini, kualitasnya memang rata-rata bagus vokalnya. Yang berkarakter juga banyak. Kita menyeleksinya juga susah,” kata Hardian.

Untuk audisi yang digelar 16-17 September 2023 di Medan ini, para peserta akan diseleksi juri-juri lokal serta juri dari RCTI dan Fremantle Media. Para peserta yang lulus seleksi kemudian akan dibawa ke Jakarta untuk diseleksi oleh juri utama atau juri artis di Jakarta.

“Kita enggak ada target harus berapanya. Kalau bisa sebanyak-banyaknya. Lebih banyak yang datang, lebih banyak juga yang bisa kita pilih,” pungkasnya.

Kedatangan muka-muka lama di sebagai peserta audisi, kata Hardian menjadi ketertarikan sendiri di audisi X-Factor Indonesia tahun ini. Namun ia berharap mereka datang dengan kualitas lebih baik.

“Kita berharap yang baru-baru bisa juga tampil baik dengan bakat mereka,” tukasnya.

Medan adalah kota keempat pelaksanaan audisi X-Factor Indonesia 2023. Sebelumnya audisi digelar di Surabaya (2-3 September 2023), Makassar (5-6 September 2023) dan Bandung (9-10 September 2023).

Audisi X-Factor Indonesia 2023 akan dilanjutkan di Bali (20-21 September 2023) dan terakhir di Jakarta pada 23-24 September 2023. Audisi juga akan dilaksanakan secara daring sejumlah platforn media sosial.

“X-Factor Indonesia akan mulai tayang di RCTI pada November 2023 mendatang,” tandasnya. (rel/ram)

Penyakit Asam Urat, Kakek 70 Tahun Gantung Diri

PERIKSA: Tim Inafis Polres Tebingtinggi melalui evakuasi dan pemeriksaan kepada jasad Baren Purba.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Tidak tahan karena mengidap penyakit asam urat dan stroke, Baren Purba (70) warga Dusun I, Desa Baja Dolok, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) nekad gantung diri disebuah gubuk tempat tinggalnya.

Korban ditemukan oleh anggota keluarganya menggantung di depan gubuknya dengan menggunakan seutas tali nilon berwarna hijau. Saat ditemukan keluarga, korban kondisi sudah tidak bernyawa.

Dugaan penyebab kematian Baren Purba, dari keterangan pihak keluarga karena dirinya mengidap penyakit asam urat dan stroke yang sudah cukup lama.

Sofian Saragih (59) keponakan korban menuturkan bahwa Baren Purba tidak kembali kerumah selama satu hari satu malam, karena keluarga merasa curiga, mencona mendatangi gubuk tempat tinggalnya sementara diladang.

“Memang keluarga kami ini mengalami riwayat penyakit yang tak kunjung sembuh sudah puluhan tahun, mungkin dirinya stres, karena berbagai pengobatan sudah dicobanya dan beliau tidak kunjung sehat,” ungkap Sofian, Sabtu (17/9) sore.

Kapolsek Sipispis, AKP Gunawan Efendi membenarkan adanya laporan warga ada yang gantung diri, setelah melakukan olah tempat kejadian dan dari hasil visum dilapangan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

“Karena keluarga korban menolak dilakukan otopsi dirumah sakit, pihak kepolisian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” bilang AKP Gunawan. (ian)

Laporan Pencurian dan Perusakan Mandek di 2 Polsek

TUNJUKKAN: Pelapor di Polsek Selesai dan Polsek Stabat hingga Polres Langkat menunjukkan bukti laporan serta sertipikat hak milik perladangan sawit.Teddy Akbari/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Kinerja 2 polsek di jajaran Polres Langkat dan Binjai dikeluhkan pelapor. Adapun keduanya dimaksud yakni Polsek Stabat (Polres Langkat) dan Polsek Selesai (Polres Binjai).

Pintanta Krina Tarigan selaku pelapor menjelaskan, laporannya di Polsek Selesai terkait pengrusakan sebuah gubuk di sebuah perladangan sawit, Dusun Betengar, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat pada medio Februari 2023.

“Laporan kami memang ditindaklanjuti, dan polisi ada menangkap seorang pelaku. Namun sekarang, perkembangannya belum ada lagi,” ujar pelapor, Minggu (17/9/2023).

Dia menjelaskan, terduga pelaku tersebut sudah mengku kalau perobohan dan penghancuran gubuk di Selesai atas perintah seseorang.

“Atas informasi ini, harusnya Polsek Selesai sudah bisa memanggil atau menangkap terduga orang yang menyuruh. Tapi ketika saya tanyakan, jawabannya gak bisa ditangkap. Alasannya karena terduga pelaku lain yang menghancurkan gubuk kami belum ditangkap. Kalau sudah ditangkap, baru bisa dilakukan konfrontir dan pemanggilan terhadap orang yang menyuruh,” urainya.

Sebelum laporan perusakan gubuk, dia juga telah melaporkan pencurian sedikitnya 7 pohon durian. Ia menyebut, polisi tidak melakukan tindakan lanjut terhadap laporannya karena tidak ada saksi yang melihat peristiwa pencurian pohon durian tersebut.

“Memang tidak ada saksi pada saat itu karena nyolongnya malam-malam. Cuma laporan kami yang di Polsek Selesai mentok juga, belum ada perkembangan,” sambungnya.

Dia menambahkan, seorang terduga pelaku yang sudah ditangkap Polsek Selesai berujar bahwa disuruh oleh seseorang berinisial MKG alias R (40) warga Kecamatan Sirapit. Terduga pelaku tersebut diupah Rp50 ribu untuk membongkar gubuk tersebut.

“Ada seorang lainnya berinisial R juga, yang diduga menyuruh pelaku untuk menghancurkan joglo kami,” sambungnya.

Selain di Polsek Selesai, juga ada laporannya mandek di Polsek Stabat dengan tuduhan dugaan pencurian buah kelapa sawit dan penghadangan truk yang mengangkut hasil panen mereka.

“Laporan pencurian dibuat di Polres Langkat dan sampai sekarang tidak ada perkembangan. Kalau untuk kasus penghadangan mobil truk kami, tahapnya sudah sampai jaksa,” urai pelapor.

Untuk laporan di Polres Langkat, hal tersebut berdasarkan nomor: LP/B/156/III/2023/SPKT/Polres Langkat/Polda Sumut pada Rabu (29/3/2023). Dalam laporan ini, korban mengalami kerugian Rp6,6 juta karena buah kelapa sawit diambil paksa setelah dipanen di Dusun VII, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Langkat.

“Kalau laporan di Polsek Stabat, penyidik disuruh jaksa untuk menyelesaikan hal-hal yang disuruh, salah satunya menghadirkan saksi. Kemudian hitung kalkulasi harga buah pada saat itu dan mengecek surat tanah. Hasilnya di BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Langkat, sah suratnya ada,” kata dia.

Artinya, kelengkapan yang diminta jaksa sudah dipenuhi. Seperti halnya alas hak perladangan sawit yang sudah sah dan jelas kepemilikannya.

Namun, tetap saja ada oknum aparat penegak hukum yang diduga tidak serius menangani persoalannya. “Di situ saya kadang heran lihat aparat penegak hukum di Langkat. Kenapa rakyat kecil seperti kami selalu ditindas. Apa memang kami tidak dipayungi hukum dan mereka seolah-olah kebal hukum,” ujarnya.

Dia menduga, persoalan perusakan gubuk di Selesai dengan serangkaian peristiwa yang terjadi wilayah hukum Polsek Stabat adalah kelompok yang sama. “Terlapor berinisial R diduga antek-antek dari DPO Polres Langkat yang berinisial Eb dan Ek. Karena sedang DPO, R ini diduga sebagai kaki tangannya di lapangan,” katanya.

Terlebih lagi saat penghadangan truk pengangkut buah kelapa sawit hasil panen. Menurut dia, sekelompok massa datang dengan membabi buta diduga sembari membawa senjata tajam.

“Waktu penghadangan termasuk ada orang tua perempuan DPO yang berinisial Eb di situ. Ada 2 kali dilakukan penghadangan, pertama bawa parang dan senjata tajam lainnya, tapi tidak menusukan parangnya. Kemudian mereka datang pakai atribut salah satu ormas dan dampak yang mereka buat, kami jadi takut melakukan panen sawit,” katanya.

Karenanya, dia berharap, Presiden Joko Widodo dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit dapat memberikan atensi terhadap kasusnya.

“Harapan saya, mohon kepada Bapak Presiden Bapak jokowi, Bapak Kapolri mohon ditindak orang orang yang melakukan tindak pidana seperti ini, jangan dilindungi. Tolong dikasih tau kepada oknum-oknum yang bertanggungnajwab di wilayah hukumnya, kalau terus dibiarkan saya bisa juga umumkan ke warga Langkat untuk mencuri saja. Tolong Pak Jokowi, Pak Kapolri, tolong ditindak tegas,” pungkasnya. (ted)

Bobby Nasution Beri Semangat Ratusan Mahasiswa Baru Institut Bisnis IT & B

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Senantiasa semangat untuk meraih impian menjadi salah satu pesan yang disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada ratusan mahasiswa baru yang tengah mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Institut Bisnis IT & B, Jalan Mahoni Medan, Sabtu (16/9).

 “Buat teman-teman, semangat terus. Artinya, semangat tidak hanya saat masa orientasi tapi juga sampai nanti melewati setiap fase dalam mewujudkan impian dan cita-cita  masing-masing,” kata Bobby Nasution didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemko Medan.

  Bobby Nasution selanjutnya menuturkan,  selama mengikuti masa orientasi, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya sekadar menjadikannya sebagai kesempatan untuk mengenal teman baru  dan lingkungan kampus saja, tapi harus  mengenal perannya sebagai mahasiswa.

 “Sudah di tahap sebagai seorang mahasiswa. Harapan kami, teman-teman semua bisa mengenal dan mengetahui perannya tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk mendukung kemajuan bangsa, negara dan terutama bagi Kota Medan,” bilangnya.

 Tidak itu saja, Bobby Nasution juga sempat berbagi pengalamannya saat melewati masa-masa perkuliahan saat di Institut Pertanian Bogor (IPB). Saat itu, ungkap Bobby, ia mengambil jurusan Agribisnis di Fakultas Ekonomi dan Manajemen.

  “Nah, apa yang hari ini teman-teman pilih mudah-mudahan mampu menghantarkan ke berbagai tempat nantinya, termasuk di dunia pemerintahan. Karena saat ini banyak jurusan bisnis masuk, tergabung dan bekerja di sektor pemerintahan. Contohnya saya, ” ujarnya seraya tertawa kecil.

 Di kesempatan itu, Bobby Nasution juga melakukan penandatanganan nota kesepakatan dalam rangka pemberian beasiswa bagi anak berprestasi di Kota Medan untuk melanjutkan pendidikan di Institut Bisnis IT & B. (rel)