31 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 1139

Bupati Dairi Berharap Pelaku Pariwisata Serap Ilmu di Pelatihan InJourney Hospitality di Silalahi

SAMBUTAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu sampaikan sambutan saat membuka pelatihan InJourney Hospitality House diselenggarakan Angkasa Pura II di Pusat Tenun Ulos Silahisabungan, Selasa (12/9/2023).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, membuka kegiatan InJourney Hospitality House yang diselenggarakan Angkasa Pura II di Pusat Tenun Ulos Silahisabungan, Selasa (12/9/2023).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Dairi, Anggara Sinurat mengatakan InJourney Hospitality House merupakan salah satu program tanggung jawab sosial InJourney Group yang bertujuan memberikan pelatihan mindset hospitality kepada masyarakat dan pelaku usaha di kawasan destinasi pariwisata

“Khususnya di lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) salahsatunya Danau Toba,” ujarnya kepada wartawan di Sidikalang, Selasa (12/9/2023).

Dijelaskannya, Bupati Eddy Berutu dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pelatihan ini sangat penting guna peningkatan mutu pariwisata di pantai Silalahi Danau Toba.

Bupati mengajak para pelaku pariwisata yang sangat erat dengan industri bisnis pariwisata seperti pedagang, pelaku UMKM, dan pelaku usaha kuliner dan jajanan pasar di sekitar Silahisabungan ambil peranan dalam kegiatan ini.

Bupati menyebut pemerintah pusat berpesan untuk selalu mengutamakan quality tourism. Dia juga meyebut bahwa pariwisata itu tidak harus mewah.

“Manfaatkan kegiatan ini, tingkatkan standar pelayanan pariwisata kita. Tunjukkan keramahtamahan Indonesia sesungguhnya. Kita sudah dianugerahi alam yang eksotis, mari kita imbangi dengan pelayanan pariwisata terbaik,” katanya.

Eddy Berutu minta peserta serius mengikuti pelatihan sebagai langkah awal belajar hospitality jelang penyelenggaraan Aquabike bulan November 2023 mendatang.

Dimana Dairi tepatnya kawasan Danau Toba Silalahi menjadi tuan rumah. Agar berkelanjutan, diharapkan para pelaku pariwisata mengambil peran.

“Ambil ilmunya, manfaatkan kegiatan ini sekaligus belajar hospitality jelang Aquabike di bulan November mendatang. Selesai kegiatan ini, segera aplikasikan ilmunya,” katanya.

Pelatihan berlangsung 3 hari dengan metode pembelajaran praktek dan teori dalam 4 modul yakni melatih sikap yang benar dalam pelayanan, komunikasi, kebersihan produk, lingkungan serta cara berpenampilan.

Hadir Kadis Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Camat Silahisabungan, Landong Napitu, Executibe General Manager of KC Bandara Silangit Lisda Simatupang dan tim Injourney.(rud/ram)

Alfa Scorpii Bakal Gelar Community Coaching R Series

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin meningkatkan kemampuan berkendara Yamaha R Series, PT Alfa Scorpii akan mengadakan pelatihan yang bertajuk Community Coaching R Series.

SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii, Saiful Bait dalam pers rilisnya, Selasa (12/09/2023) mengatakan, kegiatan Community Coaching R Series akan diselenggarakan hari Minggu 17 September 2023, di Sirkuit IMI Sumut, Jalan Pancing, Medan, yang melibatkan 70 konsumen dan komunitas Yamaha.

Saiful Bait mengatakan, skill up berkendara para peserta bakal bertambah karena mendapat ilmu riding yang tepat dari pembalap tim Yamaha Racing Indonesia R3 bLU cRU, Aldy Satya Mahendra. Asyiknya lagi, dapat Connect dengan bLU cRU Rider dan bLU cRU Fans lainnya yang juga pengguna motor Yamaha.

Dalam mengeksplorasi kelebihan Yamaha R Series, mengikuti arahan tim Yamaha Riding Academy (YRA) sehingga bakal lebih maksimal berkendara di sirkuit. Bagi peserta pengguna R15 Series maupun matik Yamaha, menggeber R Series memberi pengalaman berbeda.

Pengalaman berharga bakal diperoleh karena didampingi tim Yamaha Riding Academy (YRA) yang akan memberi penjelasan mengenai cara berkendara di sirkuit IMI Sumut dan membagikan pengetahuan menjajal motor Yamaha di trek sirkuit.

Tim YRA akan mengulas mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan pengendara. Diantaranya layout sirkuit, persiapan fisik, kelengkapan safety gear dan teknik berkendara yang benar seperti posisi berkendara saat di trek lurus maupun tikungan, cara pengereman motor, serta mengenal karakter dan keunggulan motor agar bermanfaat baik di sirkuit.

”Kami menggelar aktivitas coaching clinic sebagai wadah konsumen dan komunitas merasakan keunggulan Yamaha R Series. Pastinya akan banyak manfaat coaching clinic tersebut guna meningkatkan teknik berkendara,” jelas Saiful Bait.

Warna Baru R15
Yamaha memanjakan konsumen dengan peluncuran warna baru line up motor unggulan. Dari lini sport, merilis warna terbaru All New R15 Connected yang hadir guna memenuhi kebutuhan pecinta motor berslogan “Connect with The R Spirit” itu.

Yamaha All New R15 Connected warna teranyar Aggressive Grey telah tersedia dengan mengusung konsep Liberate The Rage, menggambarkan motor berperforma tinggi dengan karakter racy yang kuat untuk mendukung aktivitas di perkotaan.

Tampilan Yamaha All New R15 Connected dengan warna Aggressive Grey mampu menarik perhatian. Didominasi warna abu-abu pada body motor, daya tariknya bertambah dengan diberikannya aksen warna kuning. Menariknya lagi, pada velg juga dilabur dengan warna kuning yang kian mempertegas kualitas racy motor ini.

Motor sport selalu memiliki penggemarnya, sesuai dengan karakternya dan hobi mereka. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Yamaha meluncurkan warna baru All New R15 Connected yang juga dibekali berbagai fitur dan teknologi update seperti Y-Connect.

Menggunakan All New R15 Connected warna teranyar ini pun akan semakin meningkatkan rasa percaya diri, sehingga layak menemani biker sebagai partner berkendara.

Yamaha All New R15 Connected warna baru ini dipasarkan seharga Rp 42.868.600 on the road Medan. Informasi selanjutnya dapat dilihat pada website resmi Yamaha Indonesia https://yamaha-motor.co.id/product/all-new-R15-. (dek)

UMN Al-Washliyah Jalin Kerja Sama dengan Universiti Malaysia Sabah

KERJA SAMA: Kerja sama UMN Al-Washliyah dengan Universiti Malaysia Sabah dirangkai seminar internasional.ISTIMEWA.

SUMUTPOS.CO – PASCA SARJANA Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah melakukan kesepakatan MoA dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS), Senin (11/9).

Kerja sama tersebut tertuang dalam dokumen Kesepakatan bersama dalam bidang penelitian, kerja sosial (pengabdian kepada masyarakat), guest lecturer, visiting lecturer, pertukaran pelajar dan mobility.

Kegiatan ini dikemas dalam seminar international UMN Al-Washliyah bersama UMS dengan nara sumber Datin Dr Zulayti Binti Zakaria dan Dr Ang Kean Hua.

Nara sumber dari Thailand juga hadir dalam kegiatan seminar ini sebagai keynote speaker yakni Dr Abdoul Rohman MAhae MM dari JIsda Yala Thailand. Dari UMN Al-Washliyah turut hadir menjadi keynote speaker Dra Rosmawati Harahap MPd PhD dan Sutikno, MPd PhD.

Dalam seminar international bertema bahasa, budaya, sosial sain dan pendidikan tersebut juga dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD sebagai nara sumber inti.

Kegiatan seminar ini dibuka Rektor UMN Al-Washliyah Dr Firmansyah MSi diwakili Wakil Rektor III UMN Al-Washliyah Dr Samsul Bahri MSi. Seminar ini dihadiri 100 mahasiswa pasca sarjana UMN Al-Washliyah, akademisi dan dosen. (dmp)

Masyarakat Sergai Apresiasi Pembangunan IPAL Kombinasi MCK

IPAL : KSM Kampung Kito bersama Warga setempat awasi proses pembangunan IPAL baru Kombinasi MCK. ( fad)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Pembangunan baru IPAL kombinasi MCK di Desa Sentang, Kecamata Telukmengkudu dan Bagan Kuala Kecamatan Tanjung beringin, Serdangbedagai sangat diapresiasi masyarakat.

Lokasi MCK berada di areal musalaa dan padat pemukiman warga dianggap sudah cukup tepat, ditambah pengerjaannya melibatkan masyarakat yang tergabung di kelompok masyarakat.

Radianto Panjis tokoh masyarakat setempat serta unsur BKM Musala mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Sergai melalui Dinas PUTR yang telah menempatkan bangunan baru mck di lokasi yang dibutuhkan orang banyak.

“Kami masyarakat Desa Sentang sangat berterimakasih atas bangunan baru IPAL kombinasi MCK dengan swakelola masyarakat,” ujarnya.

Kamaruddin selaku ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Berjaya sangat berterimakasih kepada Pemkab Sergai yang telah mengucurkan program swakelola bangunan baru IPAL kombinasi MCK di Desa Sentang sesuai dengan program pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus tahun 2023 bahwa kegiatan ini murni dilaksanakan melalui kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang dibantu oleh Tim Fasilitator Masyarakat (TFL).

Sampai saat ini kegiatan tetap berjalan lancar dan bahkan progres pekerjaan sudah mencapai 50 persen di lapangan dan juga mendapat pengawasan dari pihak PUTR Kab Sergai dan Tim Fasilitator Lapangan (TFL).

“Baik kelompok, pengawas serta TFL terus bekerjasama hingga progres pembangunan cukup baik, terutama peran TFL sangat membantu kami dalam memfasilitasi seluruh kegiatan dan kami sangat tidak keberatan difasilitasi oleh TFL dalam segala kebutuhan kami,” papar Kamaruddin, Sabtu (9/9/2023).

Senada dikatakan Sari ketua KSM Kampung Kito sangat bersyukur atas kerja sama dengan TFL serta pengawas dari dinas PUTR yang terus membimbing kelompok KSM.

“Kami masyarakat tergabung di kelompok sangat berterimakasih atas kerjasama dengan TFL dan pengawas jika tidak dibimbing terus oleh TFL mungkin belum tentu bangunan ini bisa berjalan dengan baik dan sangat kokoh” papar Sari.

Kepala dinas PUTR Kabupaten Sergai Johan Sinaga mengatakan pembangunan IPAL kombinasi MCK menggunakan dana DAK Fisik Tahun 2023 Bidang Sanitasi sebagai Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dengan tujuan sistem pemberdayaan masyarakat desa yang dikelola Kelompok Masyarakat (KSM) dan dibantu oleh Tim Fasilitator Lapangan (TFL) bahkan KSM dapat bekerja sama dengan Pekerja Teknis (Tukang Bangunan).

“Kami sudah melihat di lapangan bahwa kegiatan ini sedang dalam tahap pekerjaan pembangunan dan harapan kita sinergitas pengelola kegiatan / KSM dengan TFL tetap berjalan baik sesuai mekanisme yang diatur dalam juknis dan telah mendapat pelatihan sebelumnya” papar Johan Sinaga.

Pembangunan tersebut lanjut Johan Sinaga diawasi ketat pengawas lapangan. Peran TFL di lapangan guna memfasilitasi kelompok agar proses pembangunan terus berlanjut.

“Kelompok dan TFL bekerja sama di lapangan, sejauh ini dilapangkan tidak ada kendala, begitu juga para kelompok terus terlibat dalam proses pembangunan dan tidak pernah ada keberatan” Papar Johan Sinaga. (fad/ram)

Dishub Binjai Monev Jukir, 80 Persen Sudah Beri Karcis

KARCIS: Jukir saat memberikan karcis kepada pengendara di Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pascaviral video seorang wanita yang diduga sebagai pendatang dan stres melihat sikap juru parkir (jukir), Dinas Perhubungan Kota Binjai melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke lapangan, Senin (11/9/2023). Kepala Bidang Lalu Lintas, Arif Sihotang bersama anggota turun langsung melakukan monev atas perintah kepala dinas perhubungan, Chairin Simanjuntak.

“Monitoring dan evaluasi dalam rangka pengawasan dan pembinaan, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2011 tentang Pajak Daerah yang mengatur poin di dalamnya terkait retribusi yang ada di Kota Binjai,” ujar Arif, Selasa (12/9/2023).

Ada sejumlah titik kinerja jukir yang dipantau oleh Dishub Binjai. Satu di antaranya di Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota.

Selain itu, Arif melanjutkan, Dishub Binjai juga melakukan pemantauan terhadap kantong-kantong parkir yang berada di tepi jalan Kota Binjai. Artinya, kantung parkir dimaksud adalah sebuah tempat yang terdapat jukir dan dijadikan alternatif sebagai lokasi parkir.

Langkah ini diambil, ujar Arif, untuk mengantisipasi kemacetan. “Kami lihat di lapangan sudah baik, hampir 80 persen petugas parkir yang kami pantau sudah dilengkapi karcis parkir dan tanda pengenal. Jadi kepada masyarakat, jangan lagi segan-segan untuk minta karcis kepada petugas jukir. Kalau tidak dikasinya, jangan mau bayar,” ujar Arif.

Dia menambahkan, upaya monev dilakukan untuk meminimalisir tindakan jukir nakal saat bertugas di lapangan. “Harapannya masyarakat kita sadar untuk selalu meminta karcis setiap kali dimintai jasa retribusi parkir. Kalau sama jukirnya tidak dikasih karcis, jangan bayar,” tegas Arif.

Dia menyebut, sejatinya parkir yang boleh dikutip retribusinya adalah parkir di tepi jalan umum. Mengenai adanya pungutan tanpa disertai karcis parkir, Arif berpendapat hal tersebut sering terjadi karena sudah jadi kebiasaan.

“Memang sudah jadi kebiasaan di masyarakat kita setiap kali bayar parkir pasti tidak mau repot-repot minta karcisnya. Makanya banyak jukir yang enggan untuk memberikan karcis. Padahal karcis itu penting sebagai tanda parkir yang resmi,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 3 menit 48 detik yang menampilkan seorang wanita viral di jagad dunia. Wanita tersebut diduga pendatang dan stres serta pening melihat jukir di Kota Binjai. (ted/ram)

Nikmati Kuliner Lezat di ‘Saujana Rasa’

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Serdangbedagai dikenal sebagai tempat yang memiliki kuliner dengan citarasa yang enak. Nah, untuk menjangkau berbagai kuliner tersebut, kini ada satu tempat saja, yaitu di ‘Saujana Rasa’ yang terletak di pusat Kota Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai. Berbagai makanan di ‘Saujana Rasa’ dikenal dengan cita rasa Nusantara.

AWAS atau yang dikenal dengan Aliansi Wartawan Serdangbedagai pun mencoba untuk merasakan makanan yang disediakan.

Ketua AWAS, Darmawan mengatakan, ‘Saujana Rasa’ saat ini merupakan pusat jajanan Kabupaten Serdangbedagai. Para pelaku UMKM bidang kuliner berkumpul untuk dapat dinikmati para wisatawan.

“Di saujana rasa cukup banyak jenis makanan dan minuman, rasanya cukup nikmat,” ujarnya, Senin (11/9/2023).

Menurutnya, Saujana Rasa kini menjadi wisata favorit bagi yang hobby menikmati kuliner. Hal itu terlihat dari tempat ini yang dipenuhi warga yang datang dari berbagai daerah setiap harinya.

“Kami berharap, Saujana Rasa menjadi pusat jajanan kuliner di Kota Rampah, hingga perekonomian UKM dapat meningkatkan,” ungkap dia.

Weni, seorang pedagang mengucapkan terima kasih kepada Bupati Serdangbedagai, Darma Wijaya yang telah membangun Saujana Rasa yang kini menjadi wadah pusat jajanan kuliner di Kota Rampah.

“Dengan di bangunannya Saujana Rasa dapat menyatukan pedagang makanan yang ada di beberapa tempat,” terangnya. (fad/ram)

Jaga Kebersihan Lingkungan, Warga Medan Johor Minta Bak Sampah 3 Warna ke Pemko Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan, M. Afri Rizki Lubis SM M.IP mengajak warga Kecamatan Medan Johor untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. Ajakan ini disampaikan Rizki Lubis saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan No 6 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Eka Sama Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Senin (11/9/23) sore.

Pantauan Sumut Pos, kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, perwakilan Kecamatan Medan Johor, Kelurahan Gedung Johor, dan sejumlah aparatur pemerintahan lainnya serta ratusan warga.

Pada kesempatan itu, Rizki Lubis juga meminta agar warga jangan langsung menyalahkan Pemerintah Kota Medan bila masalah sampah masih jadi persoalan, tetapi warga juga harus introspeksi diri apakah sudah turut menjaga kebersihan atau tidak.

“Intinya mari kita bersama-sama dengan Pemko Medan menjaga kebersihan lingkungan kita masing-masing,” tandasnya.

Masih dalam kesempatan itu, Seklur Gedung Johor yang turut hadir juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Diakuinya saat ini, masih ada warga yang buang sampah sembarangan di kelurahan tersebut.

“Tapi besok paginya sampah tersebut sudah langsung diangkat petugas kebersihan kelurahan,” terangnya.

Sementara dalam paparannya, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Simon mengatakan Perda Pengelolaan Persampahan dibuat untuk mengatasi persoalan sampah. Karenanya warga dilarang buang sampah sembarangan, bahkan di perda diatur sanksi hukum bagi pihak yang didapati buang sampah sembarangan.

Namun begitu, lanjut Simon, sejak penanganan sampah dialihkan ke kecamatan dan kelurahan, aparatur pemerintahan wilayah terus bergiat membersihkan lingkungannya masing-masing.

“Sejak penanganan sampah dialihkan, pihak kecamatan dan kelurahan giat membersihkan lingkungannya. Bahkan di Kecamatan Petisah, aparatnya mengangkut sampah pada malam hari. Jadi mari warga kita dukung aparat pemerintah kita dalam menjaga kebersihan lingkungan kita,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, Vinta warga Jalan Eka Sama Lingkungan 6 mengeluhkan aroma busuk parit di lingkungannya yang sangat mengganggu. Selain itu dia meminta agar disediakan tempat sampah 3 warna di lingkungan tersebut.

Warga lainnya juga mendukung pengadaan tempat sampah di lingkungan tersebut.

“Sebenarnya bukan masalah tidak peduli kebersihan, hanya kami tidak punya tempat untuk membuang sampah,” ucapnya.

Menjawab hal ini, Seklur Gedung Johor memastikan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi masalah aroma busuk dari parit.

Sedangkan untuk pengadaan tempat sampah 3 warna akan diajukan ke kelurahan untuk diteruskan ke kecamatan agar bisa segera dianggarkan pengadaannya.

“Ini permintaan yang bagus dan kita berharap di setiap lingkungan ada tempat sampah 3 warna ini. Semoga ini sudah bisa direalisasikan tahun depan, karena anggaran kelurahan untuk tahun ini sudah ada posnya masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Simon mengatakan untuk bak sampah masih didistribusikan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

“Karena itu, untuk permintaan tempat sampah dari wilayah harus ada pengajuan langsung dari kecamatan dan kelurahan,” pungkasnya. (map)

Sosialisasi Perda Kota Medan No 6 Tahun 2014, Afri Rizki Lubis Ajak Jaga Kebersihan Lingkungan

SOSIALISASI: Rizki Lubis saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan No 6 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Eka Sama Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Senin (11/9/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan, M. Afri Rizki Lubis SM M.IP mengajak warga Kecamatan Medan Johor untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing.

Ajakan ini disampaikan Rizki Lubis saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan No 6 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Eka Sama Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Senin (11/9/2023) sore.

Pantauan Sumut Pos, kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, perwakilan Kecamatan Medan Johor, Kelurahan Gedung Johor, dan sejumlah aparatur pemerintahan lainnya serta ratusan warga.

Pada kesempatan itu, Rizki Lubis juga meminta agar warga jangan langsung menyalahkan Pemerintah Kota Medan bila masalah sampah masih jadi persoalan, tetapi warga juga harus introspeksi diri apakah sudah turut menjaga kebersihan atau tidak. “Intinya mari kita bersama-sama dengan Pemko Medan menjaga kebersihan lingkungan kita masing-masing,” pungkasnya.

Masih dalam kesempatan itu, Seklur Gedung Johor yang turut hadir juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Diakuinya saat ini, masih ada warga yang buang sampah sembarangan di kelurahan tersebut.”Tapi besok paginya sampah tersebut sudah langsung diangkat petugas kebersihan kelurahan,” terangnya.

Sementara dalam paparannya, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Simon mengatakan Perda Pengelolaan Persampahan dibuat untuk mengatasi persoalan sampah. Karenanya warga dilarang buang sampah sembarangan, bahkan di perda diatur sanksi hukum bagi pihak yang didapati buang sampah sembarangan.

Namun begitu, lanjut Simon, sejak penanganan sampah dialihkan ke kecamatan dan kelurahan, aparatur pemerintahan wilayah terus bergiat membersihkan lingkungannya masing-masing.

“Sejak penanganan sampah dialihkan, pihak kecamatan dan kelurahan giat membersihkan lingkungannya. Bahkan di Kecamatan Petisah, aparatnya mengangkut sampah pada malam hari. Jadi mari warga kita dukung aparat pemerintah kita dalam menjaga kebersihan lingkungan kita,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, Vinta warga Jalan Eka Sama Lingkungan 6 mengeluhkan aroma busuk parit di lingkungannya yang sangat mengganggu. Selain itu dia meminta agar disediakan tempat sampah 3 warna di lingkungan tersebut.

Warga lainnya juga mendukung pengadaan tempat sampah di lingkungan tersebut. “Sebenarnya bukan masalah tidak peduli kebersihan, hanya kami tidak punya tempat untuk membuang sampah,” ucapnya.

Menjawab hal ini, Seklur Gedung Johor memastikan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi masalah aroma busuk dari parit.

Sedangkan untuk pengadaan tempat sampah 3 warna akan diajukan ke kelurahan untuk diteruskan ke kecamatan agar bisa segera dianggarkan pengadaannya.

“Ini permintaan yang bagus dan kita berharap di setiap lingkungan ada tempat sampah 3 warna ini. Semoga ini sudah bisa direalisasikan tahun depan, karena anggaran kelurahan untuk tahun ini sudah ada posnya masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Simon mengatakan untuk bak sampah masih didistribusikan oleh Dinas Lingkungan Hidup. “Karena itu, untuk permintaan tempat sampah dari wilayah harus ada pengajuan langsung dari kecamatan dan kelurahan,” pungkasnya. (map/ila)

Ida Dayak Sambangi Kota Medan, Buka Praktik Pengobatan Hingga Oktober

OBATI: Ida Dayak saat mengobati seorang anak di Plaza Millenium Jalan Amal Luhur Medan, Jumat (8/9). Ida Dayak berada di Kota Medan rencananya hingga Oktober ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengobatan yang dilakukan oleh Ida Dayak, wanita asal Kalimantan ini banyak mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Dengan kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit yang diderita, membuat Ida Dayak banyak mendapatkan komentar positif.

Sejak beberapa hari, Ida Dayak hadir di Kota Medan untuk memberikan pengobatan. Ida Dayak membuka praktik di di Plaza Millenium Medan, tepatnya di lantai 6. Kehadiran Ida Dayak di lokasi itu disambut antusias pengunjung yang membeludak. Tak hanya warga Kota Medan, melainkan dari berbagai daerah yang ada di Sumatera Utara datang ke lokasi itu, dengan harapan mendapat kesembuhan dari tangan Ida Dayak.

Menurut Admin Ida Dayak bernama Putra, mereka cukup kewalahan menghadapi pasien yang mendaftar karena banyak whatapp yang belum mendapatkan respon balik dari admin. “Saya memohon maaf kalau belum bisa melayani satu per satu pesan WA yang masuk karena ribuan pesan yang masukn

Untuk itu, saya akan membuka pendaftaran secara offline bagi yang sudah mendaftar namun tidak mendapatkan respon 3×24 jam, itupun saya hanya bisa melayani 6 pasien setiap harinya mulai pukul 16.00 wib hingga 17.30 WIB,” jelas Putra sembari mengatakan kalau jadwal Ida Dayak berada di Kota Medan hingga Oktober 2023 mendatang.

Ida Dayak memang sangat fenomenal. Caranya yang unik dalam melakukan penyembuhan juga menjadi daya darik tersendiri di tengah masyarakat. Bukan dokter bukan juga memiliki ilmu akademis di bidang kesehatan, pengobatan yang dilakukannya adalah pengobatan secara tradisional dengan mengandalkan minyak alami khas dari Kalimantan.

Fenomenanya dalam pengobatan yang hanya terlihat melalui media social yang tersebar saat Ida melakukan praktik pengobatan dan terlihat seluruh pasien yang ditanganinya langsung mendapatkan reaksi kesembuhan yang positif.

Hal ini membuat banyak masyarakat Indonesia yang berada di Luar Kalimantan menginginkan kehadiran Ida Dayak di kotanya masing-masing untuk mendapatkan pengobatan yang dilakukan Ida Dayak. (ika/ila)

Bank Muamalat Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Properti dengan Program KPR Hijrah Baitullah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk fokus menggarap target market di segmen pembiayaan konsumer dengan merilis program KPR Hijrah Baitullah. Program ini menawarkan pembiayaan kepemilikan rumah sekaligus memperoleh kesempatan berangkat untuk beribadah haji atau umrah sekeluarga.

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, KPR Hijrah Baitullah diluncurkan seiring dengan strategi bisnis bank pertama murni syariah ini yang ingin fokus pada segmen ritel konsumer dimana KPR akan menjadi kontributor terbesar. Nantinya, porsi pembiayaan ritel konsumer akan menjadi 60% dan segmen enterprise menjadi 40%.

“Kami ingin mengoptimalkan potensi pasar sektor properti yang masih cukup prospektif sesuai dengan fokus perusahaan di segmen ritel. Selain itu, program ini juga memberikan benefit lebih karena turut mengajak nasabah untuk berhaji sedini mungkin yang mana sejalan dengan program Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Muamalat,” ujarnya.

Pada program ini nasabah akan mendapatkan manfaat lebih yaitu pembiayaan rumah (KPR) sekaligus mendapatkan tabungan iB Hijrah Haji/Umrah sebesar Rp25 juta yang dapat dimanfaatkan untuk pendaftaran porsi haji atau biaya umrah bagi yang sudah berhaji. Tabungan ini berlaku kelipatan per Rp1 miliar pembiayaan rumah (KPR) dan maksimal untuk 4 porsi atau setara dengan pembiayaan rumah Rp4 miliar. Persyaratannya mudah yaitu dengan angsuran lancar selama 6 bulan berturut-turut. Lebih istimewa lagi dengan minimal pembiayaan Rp1 miliar sampai dengan Rp5 miliar serta uang muka ringan hingga 0%.

Program KPR Hijrah Baitullah dapat digunakan untuk pembelian rumah baru, pengalihan pembiayaan (take over atau take over plus top up) dan pembiayaan konsumsi beragun properti atau refinancing. Program ini berlaku sejak 1 September hingga 31 Desember 2023 di seluruh kantor cabang Bank Muamalat.

Sebagai informasi, untuk memaksimalkan proses pembiayaan konsumer, Bank Muamalat telah membangun Consumer Processing Center (CPC) di enam kota yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar. Adanya CPC ini diharapkan dapat meningkatkan pemenuhan service level agreement (SLA) yang pada akhirnya akan mempercepat proses pengajuan pembiayaan dengan tetap memastikan kualitas yang baik. (rel/ram)