23 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 1149

Pikul 135 Kg Ganja, Pemuda asal Aceh Dituntut Mati

BACA: JPU membacakan tuntutan terhadap Putra, terdakwa kasus ganja secara virtual, Jumat (9/9/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemuda asal Aceh, Putra (27) dituntut jaksa dengan pidana mati. Dia dinilai terbukti memikul ganja seberat 135 kilogram (kg), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (9/9/2023).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria FR Tarigan dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Putra dengan pidana mati,” tegasnya.

Menurut JPU, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mengikuti program pemerintah dalam pemberantasan narkoba dan terdakwa pernah dihukum dengan perkara narkotika. “Hal meringankan tidak ada,” ucapnya.

Usai mendengarkan tuntutan, hakim ketua Pinta Uli Tarigan menunda sidang hingga pekan depan, dengan agenda pembelaan (pledoi) terdakwa.

Mengutip dakwaan, terdakwa Putra bersama Sabar Hasibuan (berkas terpisah) membawa ganja kering ke Medan dengan upah Rp250 ribu per kilogram dari Ipul.

Kemudian Ipul mentransfer uang Rp2 juta untuk mencari mobil. Lalu Ipul menyuruh terdakwa bertemu dengan Perdi di daerah Kampung Ureng, Aceh. Setelah ketemu, Perdi memuat karung yang berisi ganja tersebut.

Selanjutnya sampai di Tanjung Pura, Sumatera Utara, Ipul menghubungi dan mengirimkan nomor penerima, yaitu Dodi Andreanto Sidabalok alias Dodi (berkas terpisah), setelah itu mereka saling berkomunikasi.

Singkatnya, petugas Polda Sumut mendapatkan informasi adanya peredaran narkotika jenis ganja dari Aceh ke Medan. Setelah itu terdakwa dan Sabar ditangkap petugas kepolisian di kawasan Stabat, Sumut.

Selanjutnya terdakwa dan Sabar Hasibuan dibawa ke mobil untuk interogasi. Terdakwa mengaku akan memberikan ganja kering ini kepada Dodi di Medan.

Setelah itu, petugas menyuruh terdakwa menghubungi Dodi. Kemudian mereka bersepakat bertemu di salah satu kampus swasta di Medan. Setelah bertemu, petugas langsung mengamankan Dodi. (man/ram)

Polres Binjai Tangkap Pengedar Sabu Kelas Kakap di Tandamhilir

TANGKAP: Tersangka pengedar sabu ditangkap Polres Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap pengedar sabu di Desa Tandamhilir II, Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang, Selasa (5/9/2023) lalu. Penangkapan pengedar besar berinisial MH alias Brenda (32) ini dilakukan atas pengembangan terhadap kaki tangannya berinisial G (28).

Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah menjelaskan, G lebih dulu diamankan pada Rabu (30/8/2023) sore. “Penangkapannya di Desa Tandamhilir II, Kecamatan Hamparanperak,” kata Riswansyah, Jumat (8/9/2023).

Pengungkapan ini atas informasi dari masyarakat. Kemudian Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen memberi perintah kepada Kasatres Narkoba, AKP Irvan Rivaldi Pane untuk melakukan penyelidikan.

Riswansyah menambahkan, barang bukti dari tangan G disita 4 paket sabu seberat 1,30 gram, 16 plastik klip kosong, 1 pipet untuk sekop sabu dan 1 HP merek Oppo. Oleh tugas luar Polres Binjai kemudian melakukan interogasi terhadap G.

“Kepada petugas, G mengaku mendapatkan narkoba jenis sabu dari seorang pria berinisial MH alias Brenda,” sambung mantan Waka Polsek Sei Bingai ini.

Petunjuk ini kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Hingga lima hari atau pada Selasa (5/9/2023), MH alias Brenda ditangkap di Dusun Rejo, Desa Tandamhilir II, Kecamatan Hamparanperak.

“Barang bukti yang disita dari MH alias Brenda berupa 16 paket narkoba jenis sabu dengan berat kotor 7,31 gram, satu bungkus plastik klip kosong, dan tiga pipet modif skop,” pungkasnya.

Kedua tersangka disangkakan dengan pasal berbeda. Tersangka G disangkakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukum paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Sedangkan MH alias Brenda disangkakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (ted/ram)

Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Padangtualang, Masyarakat Sudah Minta ‘K’ Keluar Kampung

Ilustrasi pelecehan seksual anak.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Dugaan pelecehan seksual yang menimpa santriwati yang mondok pada pondok pesantren di Padangtualang, ternyata sudah diketahui masyarakat sekitar. Bahkan, masyarakat bersama tokoh agama setempat juga sudah menggelar pertemuan menyikapi dan meminta agar terduga yang merupakan pemilik ponpes untuk keluar dari kampung.

Salah seorang masyarakat sekitar, Khairul menyebut, peristiwa dugaan pelecehan seksual ini diketahui karena orang tua korban menceritakan hal tersebut.

“Dalam pertemuan, masyarakat meminta agar si pemilik ponpes keluar meninggalkan kampung selama setahun. Namun, dia (pemilik ponpes) tidak mau. Tidak tau apa alasannya,” kata Khairul.

Ironisnya, kata Khairul, dugaan pelecehan seksual ini bukan kali pertama terjadi. “Anak kawan saya juga menjadi korban, sudah Aliyah (setara bangku SMA). Tapi ya begitulah, mereka menutupinya,” sambung Khairul.

Menanggapi dugaan pelecehan seksual, Sumut Pos bertemu dengan sang pemilik berinisial K di ponpesnya. Dikonfirmasi permintaan masyarakat sekitar untuk meninggalkan kampung selama setahun, K dengan tegas menolaknya.

Alasannya, K sebagai penanggungjawab penuh terhadap ponpesnya tidak akan meninggalkannya. “Jangankan setahun, satu malam saja saya mau meninggalkan pondok pesantren ini, kepala pening. Ada maling, ada santri yang kabur, kalau program gak jalan bagaimana. Satu tahun, tutuplah pondok kalau saya diusir,” kata dia.

K juga mempersilahkan jika memang korban melaporkan dugaan pelecehan seksual tersebut ke Polres Langkat. Dia mengaku, sudah minta maaf kepada orang tua korban.

“Mereka bilang mau dilaporkan ke polisi, silahkan. Saya udah minta maaf sampai nangis pun, kalau seperti itu hasilnya terserah saya bilang. Saya mengungkapkan apa yang saya utarakan, tidak ada pelecehan,” tukasnya.

Sebelumnya, korban sebut saja Bunga melaporkan ke Polres Langkat terkait adanya dugaan pelecehan seksual yang menimpanya. Laporan dimaksud sesuai dengan nomor polisi LP/B/466/IX/2023/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMATERA UTARA, pada 5 September 2023.

Korbannya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama atau tsanawiyah. Tidak hanya Bunga, diduga juga ada korban lainnya yang jumlah disebut-sebut lebih dari 2 orang.

Pantauan wartawan saat mengunjungi ponpes yang isinya hampir didominasi santriwati, tampak suasana begitu sepi. Terlihat sesekali santriwati mengenakan cadar keluar dari dalam ponpes menuju musala. (ted/ram)

Prioritas Berantas Narkoba dan TPPO di Sumut, Pj Gubsu Bertemu dengan Kapolda Sumut

KUNJUNGAN: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin menerima kunjungan Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin menekankan penanganan dan pemberantasan narkoba serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO), yang belakangan ini marak terjadi di Provinsi Sumut ini.

Hal itu, terungkap dalam pertemuan Pj Gubsu, Hassanudin saat menerima kunjungan dari Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Jumat (8/9/2023).

Berdasarkan data diperoleh, peredaran narkoba di Sumut masih dalam level yang mengkhawatirkan. Tingkat prevalensi pengguna narkotika di kalangan pelajar dan mahasiswa meningkat menjadi 1,38 persen di tahun 2021, sementara tahun 2019 sekitar 1,1 persen.

“Ini menjadi program prioritas kita, mengingat narkoba di Sumut cukup tinggi, butuh sinergi yang baik di semua stakeholder,” ucap Hassanudin.

Begitu juga, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, periode Januari-Juli 2023 telah menggagalkan keberangkatan 2.678 calon penumpang WNI yang diduga pekerja migran ilegal.

Bukan hanya terkait narkoba, Hassanudin juga membahas perdagangan manusia. Atas hal itu, mantan Pangdam I Bukit Barisan mengungkapkan bahwa TPPO menjadi perhatian khusus dalam programnya menjadi Pj Gubsu ini.

“Ini juga salah satu yang menjadi prioritas kita karena angkanya masih cukup tinggi, dan Polda punya strategi yang bagus untuk mengatasi ini,” jelas Hassanudin.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Imam Setya Effendi mengatakan, akan mendukung penuh langkah-langkah Pemprov Sumut dalam mengatasi narkoba dan perdagangan manusia. Selain itu, dia berharap kondisi Sumut tetap kondusif jelang Pilkada.

“Tentu kita akan dukung program-program Pemprov Sumut, apalagi saat ini kita memasuki tahun politik, kita harus menjaga kondusivitas Sumut,” ucap Agung.(gus/ram)

Peringati World Clean Up Day, Rutan Labuhan Deli Gelar Gotong Royong

GOTONG ROYONG : Dukung Aksi Gerakan Indonesia Bersih World Cleanup Day Indonesian (WCDI), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut gelar gotong royong kebersihan lingkungan sekitar Rutan Labuhan Deli, Jumat (8/9/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dukung Aksi Gerakan Indonesia Bersih World Cleanup Day Indonesian (WCDI), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut gelar gotong royong kebersihan lingkungan sekitar Rutan Labuhan Deli, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (8/9/2023).

Kepala Rutan Labuhan Deli, Erwin F. Simangunsong, mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut dalam hal Aksi Gerakan Indonesia Bersih (World Cleanup Day Indonesian) Tahun 2023 yang mengusung tema “Kami 13 Juta relawan bebersih dan bijak Kelola sampah untuk Indonesia Bersih.

“Aksi Gerakan Indonesia Bersih ini merupakan suatu Gerakan yang mengajak masyarakat maupun jajaran pegawai Kemenkumham untuk melakukan kegiatan bersih-bersih di seluruh Indonesia. Dalam hal ini jajaran Pegawai Rutan Labuhan Deli turut mengajak masyarakat sekitar untuk melakukan kegiatan bersih bersih dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan serta mewujudkan aksi untuk bumi yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Kegiatan kebersihan Rutan Labuhan Deli dimulai dengan membersihkan lingkungan sekitar, baik area depan Rutan, pekarangan bunga, lingkungan sekitar masyarakat dan area masjid yang merupakan area publik yang senantiasa digunakan masyarakat untuk beribadah.

Seluruh jajaran pegawai dan masyarakat yang ikut serta dalam melaksanakan aksi bersih-bersih ini mendukung penuh serta berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pengaruh positif terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar untuk lebih peduli akan kebersihan dan peduli terhadap lingkungan.(mag-1/ram)

Pekan Olahraga Tingkat Kelurahan Meriah, Pj Wali Kota Minta Bertanding Secara Sportif

BUKA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani didampingi Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Jhon Ismadi Lubis dan Ketua Umum KONI Kota Tebingtinggi Anton bersama Forkompinda secara resmi membuka Pekan Olahraga Kelurahan se Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani didampingi Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Jhon Ismadi Lubis dan Ketua Umum KONI Kota Tebingtinggi Anton bersama Forkompinda secara resmi membuka Pekan Olahraga Kelurahan se Kota Tebingtinggi Tahun 2023 di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Jumat (8/9/2023).

Pembukaan Pekan Olahraga Kelurahan Kota Tebingtinggi yang satu-satunya dilaksanakan di Indonesia ini, diawali dengan Parade Denvile yang diikuti seluruh atlet dari kelurahan se kota Tebingtinggi.

Diungkapkan Syarmadani, Kota Tebingtinggi juga diikutsertakan sebagai tuan rumah PON dengan berbagai kegiatan keolahragaan. Mudah-mudahan ini sebagai bentuk aktifitas dan dukungan bagi pembangunan olahraga, khususnya di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, dan nasional.

Menurut Syarmadani, olahraga bukan hanya sekadar mengejar prestasi, walaupun prestasi itu yang dicari.

“Namun lebih dari itu olahraga memiliki sisi lain, seperti dari sisi industrinya yang memiliki peluang perputaran ekonomi, termasuk seragam atau jersey, budaya termasuk UMKM,” katanya.

Di samping itu kata Syarmadani, yang tidak kalah pentingnya bahwa, kegiatan ini adalah ajang mempererat tali persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dengan kegiatan ini kita juga berharap melahirkan atlet-atlet baru, atlet yang bisa mendukung Pelatda menuju PON 2024, dan mudah-mudahan ini membawa nama baik Kota Tebingtinggi, dan buat kita semua,” tutup Syarmadani.

Sebelumnya Ketua Umum KONI Sumut, Jhon Ismadi Lubis menyampaikan, kegiatan Pekan Olahraga Kelurahan Kota Tebingtinggi, bertepatan dengan 1 tahun menjelang pembukaan PON (Pekan Olahraga Nasional) Tahun 2024 akan digelar, yakni pada tanggal 8 September 2024. Tuan rumah PON 2024 adalah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, termasuk Kota Tebingtinggi.

“Kalau kita lihat peserta hari ini hampir 1.000 orang. Sementara Pelatda yang kita siapkan untuk PON tahun 2024 juga 1.000 orang. Dari 1.000 orang itu 25 orang dari Kota Tebingtinggi,” katanya.

Sementara Ketua Panitia, Humala Siagian melaporkan, tujuan dari kegiatan Pekan Olahraga Kelurahan Kota Tebingtinggi tahun 2023 adalah, memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, serta menjaring atlet-atlet baru dari kelurahan.

Pembukaan Pekan Olahraga Kelurahan Kota Tebingtinggi Tahun 2023 ditandai dengan penekanan tombol dan pelepasan balon oleh Penjabat Wali Kota Tebingtinggi beserta Forkopimda dan KONI. (ian/ram)

Kahfi Aulia Resmi Menjabat Komisaris PT Kawasan Industri Medan

Kahfi Aulia

MEDAN, SUMITPOS.CO – Kahfi Aulia resmi menjabat Komisaris PT. Kawasan Industri Medan (KIM). Pria berusia 29 tahun ini tercatat sebagai Komisaris termuda di Perusahaan milik BUMN tersebut.

PT Kawasan Industri Medan merupakan anak usaha PT Danareksa (Persero) di bidang jasa usaha jasa pengelolaan kawasan industri yang didirikan pada tanggal 7 Oktober 1988 dengan komposisi saham yang terdiri dari 1 lembar Saham Seri A (Dwiwarna) milik Pemerintah RI, PT Danareksa (Persero).

Pria kelahiran 30 September 1993 ini dilantik Walikota Medan Bobby Nasution sebagai Komisaris PT. Kawasan Industri Medan (KIM) Selasa (5/9) lalu. “Semalam pelantikannya, dan saya minta kepada Pak Wali dilakukan secara sederhana,” ucapnya kepada wartawan.

Meski usianya muda, Kahfi ternyata banyak memiliki pengalaman. Yakni, selesai kuliah di pria berkacamata ini merantau ke Jakarta dan ketemu dengan teman sekolahnya. “Saya merantau ke Jakarta dan ketemu teman SMP. Di sana kami membuat perusahan K3 yang bergerak tentang keselamatan kerja,” sambungnya.

Namun usaha tersebut tak berjalan lancar. Hingga, anak pertama dari tiga bersaudara mencoba kembali ke Ibukota untuk belajar bisnis. Kahfi terus melakukan pengembangan usaha kecil menengah (UKM) hingga berhasil memajukan usahanya.

Dengan dipilihnya menjadi Komisaris PT. Kawasan Industri Medan (KIM) dirinya bertekad akan membuat industri di Medan menjadi ramah lingkungan.

“Langkah yang kita lakukan pertama membuat industi KIM menjadi ramah lingkungan, sehingga bermanfaat dengan masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya, pria kulit sawo matang ini mengaku akan membuat banyak lapangan pekerjaan khususnya di PT. Kawasan Industri Medan (KIM).

“Langkah selanjutnya kita ajak anak muda terjun ke industri. Dengan banyaknya anak muda di industri akan memperbanyak lapangan pekerjaan. Tak hanya itu, bisa menambah pendapatan daerah,” beber alumni Fisip USU Ilmu Politik ini.

Dengan begitu, warga Jalan Setia Luhur Helvetia ini berjanji akan terus meningkatkan kreaktifitas anak muda yang ada di Kota Medan. “Anak muda harus bisa terjun ke industri, karena yang muda pasti bisa berkolaborasi. Dan yang muda mempunyai ide-ide yang cemerlang,” tegasnya mengakhiri. (rel/tri)

Peringatan 2 Tahun Merger, Pelindo Gelar Sejumlah Kegiatan

GAMES: Karyawan PT Pelindo Belawan saat bermain games. Perayaan dua tahun merger, PT Pelabuhan Indonesia akan membuat berbagai kegiatan di Medan pada 1 Oktober mendatang.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut perayaan dua tahun merger, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan menggelar berbagai kegiatan.

Ketua Panitia Pelaksana Hari Pelindo 2023 sekaligus Direktur SDM PT Pelindo Multi Terminal, Adi Priyanto menyatakan puncak acara rencananya akan dihelat di Kota Medan pada 1 Oktober 2023.

“Adapun berbagai kegiatan yang diadakan di antaranya lomba karya tulis yang diikuti berbagai media di Indonesia, sebagai bentuk apresiasi Pelindo terhadap jurnalis Indonesia yang membantu menyampaikan informasi seputar Pelindo, khususnya perkembangan Pelindo pasca merger,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Sumut Pos, Jumat (8/9/2023).

Selain itu juga diadakan kegiatan Pelindo Run and Ride, sebuah ajang kompetisi lari dan bersepeda yang digelar secara virtual dan dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia yang berlangsung pada 9-24 September 2023.

Pelindo juga melaksanakan rangkaian kegiatan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada tiga bidang prioritas, yaitu Pendidikan, Lingkungan & Pengembangan UMK.

Ada juga kegiatan Pelindo Mengajar di 28 SMA, Penanaman 20.000 batang pohon di wilayah ring satu Pelabuhan, Pelindo Birthday Sale & Bazar UMKM, bantuan Kulkas Bank Darah kepada PMI dan Program Beasiswa Image Pelindo.

Selanjutnya dilaksanakan kegiatan Pelindo Donor Darah yang akan dilaksanakan secara seri di pelabuhan terbanyak dengan total sekitar 30 pelabuhan di seluruh Indonesia yang akan berlangsung mulai 20-22 September 2023.

Kegiatan ini akan berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan tidak hanya diikuti oleh pegawai Pelindo saja namun juga terbuka untuk masyarakat umum, ujar Adi Priyanto.(mag-1/ram)

Universitas Murni Teguh Gelar PKKMB: Senantiasa Jadi yang Terbaik

Rektor Universitas Murni Teguh Dr Chandra Situmeang SE MSM MPd Ak CA bersama nara sumber, panitia dan peserta pada hari pertama PKKMB Universitas Murni Teguh. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – UNIVERSITAS Murni Teguh melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru pada 4-6 September 2023. PPKMB. Diharapkan hingga akhir masa pendaftaran pada akhir September akan diterima 350 mahasiswa baru.

Ketua Yayasan Tapeumulia Bangsa Dr dr Mutiara MHA MKT secara online menyampaikan ucapan selamat bergabung pada mahasiswa baru Universitas Murni Teguh. PKKMB ini yang pertama dilakukan setelah berubah bentuk dari sekolah tinggi menjadi universitas.

Ia juga berharap cita-cita mahasiswa akan dapat terwujud. ”PKKMB diharapkan mampu mengubah paradigma dari belajar di sekolah menjadi kuliah untuk belajar di perguruan tinggi. Terima kasih pada orangtua yang mempercayakan pendidikan putra/putrinya kuliah di Universitas Murni Teguh,” sebutnya.

Dr Mutiara MHA MKT juga menegaskan komitmen tinggi melaksanakan pendidikan tinggi terbaik menjadi universitas unggul dengan lulusan yang siap pakai di dunia kerja.

Rektor Universitas Murni Teguh Dr Chandra Situmeang SE MSM MPd Ak CA mendorong mahasiswa untuk memiliki determinasi tinggi. Tidak sekadar menjadi orang yang biasa-biasa saja tapi harus memiliki kompetensi, memiliki daya juang dan senantiasa menjadi yang terbaik.

Ia menegaskan lulusan Universitas Murni Teguh disiapkan secara serius, terdidik dan menguasai teknologi. Bahkan alumni perdana dari perguruan tinggi ini telah bekerja 100 persen termasuk delapan lulusan akan bekerja di Jepang dan Jerman.

Dalam PKKMB Universitas Murni Teguh juga diisi beberapa pembicara dari eksternal kampus. Mayor TNI Romi Sembiring dari Kodim 0201/BS menyampaikan ceramah tentang optimalisasi peran pemuda dan warga negara Indonesia sebagai benteng negara dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kompol T Niari Sinaga dari Ditbinmas Poldasu memaparkan tentang antisipasi paham radikalisme dan terorisme. ”Radikalisme adalah suatu ideologi (ide atau gagasan) dan paham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan kekerasan dan ekstrim,” katanya.

Sedangkan terorisme adalah setiap tindakan dari seseorang atau kelompok yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut yang meluas. Atau yang menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda/mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital strategis (objek vital).

Sementara itu Irna Minauli Psikolog menyampaikan materi tentang revolusi mental, kepemimpinan, berpikir kritis, kreatif, inovatif, problem solving serta team work. ”Melalui pendidikan, seorang individu bersentuhan dengan unsur-unsur pembelajaran yang akan berpengaruh pada pembentukan karakternya dikemudian hari.

Sedangkan Koordinator Penyuluh Narkoba Ahli Madya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Soritua Sihombing MPd mengupas pencegahan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan prekursor. Ia meminta perguruan tinggi menjadi garda terdepan dalam memberantas Narkoba.

Sementara itu Ketua Panitia PKKMB Universitas Murni Teguh Dr Rostime Hermayerni Simanullang SKep Ns MKes mengatakan bahwa PKKMB akan berlangsung beberapa periode. Periode pertama diadakan bagi program studi kesehatan (keperawatan, kebidanan dan fisioterapi) dengan 108 peserta.

”PKKMB menyiapkan mahasiswa baru melewati proses transisi dari remaja akhir ke manusia dewasa yang mandiri, membantu beradaptasi dengan lingkungan kampus, pengenalan sarana dan prasarana kampus serta sistem pendidikan di perguruan tinggi,” katanya.

Selain itu, lanjut ketua panitia, PKKMB momentum untuk menanamkan program gerakan revolusi mental untuk melahirkan generasi penerus yang religius, nasionalis, mandiri, bergotong royong dan berintegritas. ”Jadilah generasi penerus bangsa yang tangguh, kuat, pemberani, berintegritas dan berdedikasi tinggi,” sebut Dr Rostime Hermayerni Simanullang SKep Ns MKes. (dmp)

Respon Naiknya Harga Beras, TPID Medan Gelar Rapat Pastikan Ketersediaan Beras

RAPAT: Tim TPID Kota Medan menggelar rapat karena naiknya harga beras sekaligus untuk memastikan ketersediaan beras.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Merespons naiknya harga eceran tertinggi (HET) beras di Kota Medan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan menggelar rapat, Kamis (7/9/2023) petang. Rapat dipimpin Kabag Perekonomian Regen didampingi Kepala Bulog Medan Dharma Wijaya.

Turut hadir pada rapat itu, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno, perwakilan Bank Indonesia Sumut, perwakilan Dinas Ketapang Tanla, Bappeda, Dinas SDABMBK, dan lainnya.

Regen menjelaskan, rapat tersebut dilakukan guna menindaklanjuti harga beras yang naik. Sebab seperti diketahui, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi pada Rabu (15/3/2023) menjelaskan, bahwa pemerintah telah menetapkan HET berdasarkan sistem zonasi.

Sumatera Utara sendiri berada di Zona 2. Untuk HET beras medium, zona 2 Rp11.500/kg, sedangkan harga beras premium untuk zona 2 sebesar Rp14.400/kg.

Mengantisipasi perubahan HET tersebut, diperlukan langkah-langkah untuk menjaga ketersediaan beras. Hal tersebut agar harga beras tidak melonjak terlalu tinggi.

Menyikapi hal itu, Kepala Bulog Medan Dharma Wijaya siap menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat Kota Medan. Bahkan pihaknya merancang program pasar murah agar beras dapat terdistribusikan ke masyarakat kurang mampu. Tak hanya itu, Dharma berharap Pasar Keliling yang telah dijalankan PUD Pasar Medan bisa lebih diintensifkan lagi.

Menanggapi hal ini, Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno menyebutkan dengan armada yang dimiliki sekarang ini, telah menjangkau 10 kecamatan di Medan. Dengan kolaborasi berbagai pihak, Suwarno berharap kedepan armada Pasar Keliling dapat bertambah. Penambahan ini tak lain agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.

“Kami berharap dan berkeyakinan Bank Indonesia dapat membantu program Pasar Keliling ini, terutama terhadap bertambahnya armada Pasar Keliling,” harap Suwarno.
(map/ram)