29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 1152

Minta Kades Sialang Muda Dicopot, Emak-emak Geruduk Kantor Camat Hamparan Perak

DATANG: Puluhan Emak Emak yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Sialang Muda mendatangi Kantor Kecamatan Hamparan Perak, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Dusun V, Desa Kelambir, Kecamatan Hamparan Perak, Kamis (7/9/2023).

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Puluhan Emak-emak yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Sialang Muda mendatangi Kantor Kecamatan Hamparan Perak, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Dusun V, Desa Kelambir, Kecamatan Hamparan Perak, Kamis (7/9/2023).

Rombongan Emak emak tersebut mendatangi Kantor Camat menuntut agar Kepala Desa Sialang Muda, Abdul Haris, dicopot dari jabatannya, disebabkan banyaknya pelanggaran yang dilakukanya.

Kordinator Aksi yang dipimpin Muhammad Husni, dalam tuntutannya menyatakan, agar secepatnya pihak Kecamatan Hamparan Perak memeriksa dan menuntut Kades Sialang Muda dalam dugaan proyek fiktif ketahanan pangan tahun 2022, adanya bantuan beberapa ekor kambing senilai Rp191 Juta.

Husni juga meminta mengusut tuntas dugaan penggelapan proyek fiktif senilai Rp141 juta renovasi sekolah pengajian yang ada di Dusun II, Desa Sialang Muda.

Dan berbagai pelanggaran yang dilakukan Abdul Haris seperti pengadaan makanan tambahan posyandu sebesar Rp82 juta, tidak adanya transparansi terkait Info Grafis APBDes 2022 dan 2023, dugaan manipulasi pembagian BLT yang tidak tepat sasaran, dan adanya penyelewengan dana bedah rumah rakyat miskin sebesar Rp5 juta/rumah yang digelapkan oleh Kades termuda se-Kabupaten Deliserdang itu.

“Sebelum memulai aksi, ada teman kami yang diintimidasi dan diancam oleh salah satu aparatur desa, bagi siapa yang mengikuti aksi akan dipersulit urusan administrasinya,” ucapnya.

Tak lama berselang Camat Kecamatan Hamparan Perak, Jahar Effendi, datang menemui emak emak tersebut, ia menyatakan permasalahan ini akan diadakan mediasi antara pihak Kecamatan, Kades, maupun BPD.

“Masalah ini sudah sampai ke pihak Inspektorat Kabupaten Deliserdang, pihak Kecamatan tidak dapat mengintervensi ataupun mengaudit desa, itu sudah wewenangnya inspektorat,” ujarnya.

Kemudian Pihak Kecamatan mengajak perwakilan dari masa aksi, yaitu kordinator aksi, dan tiga orang perwakilan emak emak untuk ikut dilakukannya mediasi didalam Kantor Kecamatan Hamparan Perak.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sialang Muda, Ibnu Hajar, mengatakan nomor seluler kepala desa tidak bisa dihubungi karena sedang kena hack. Walaupun begitu, satu persatu masalah sudah diatasi dan sudah mengetahui waktu pelaksanaan mediasi.

“Kita tunggu saja keputusan dari inspektorat, terkait masalah ini. Dan saya pastikan semua masalah dengan warga sudah selesai, dan selama ini saya dan pak Kades selalu berkoordinasi terkait segala macam yang berhubungan dengan administrasi di Pemerintah Desa,” ucapnya. (mag-1/ram)

Bupati Labuhanbatu Hadiri Pelantikan SMSI Labuhanbatu Raya

SAMBUTAN: Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga saat memberikan kata sambutan pada pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Labuhanbatu Raya. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga hadir menyaksikan pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Labuhanbatu Raya, di Rantauprapat, Rabu (6/9/2023). Dikesempatan itu, Bupati mengajak seluruh pengurus SMSI Labuhanbatu Raya untuk bergandeng tangan dan berkolaborasi membangun Labuhanbatu Raya.

“Mari kita bergandengan tangan dan berkolaborasi untuk mendorong pembangunan di wilayah Labuhanbatu Raya dengan mencetuskan suatu program melalui informasi untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Erik Adtrada Ritonga juga berharap kepada ketua yang terpilih untuk saling berbagi ide dan gagasan demi membangun Labuhanbatu yang lebih baik.

Bupati juga berharap kepada SMSI yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Raya bisa memberitahukan kepada semua orang, bukan hanya di Labuhanbatu Raya. Tapi sampai ke pusat, bahwasanya Labuhanbatu itu ada, Labuhanbatu Raya ini perlu dibangun dan diperhatikan agar masyarakat Labuhanbatu Raya bisa lebih sejahtera.

Sementara Ketua SMSI Labuhanbatu Raya terpilih periode 2023-2027, Teguh Adi Putra Sitorus mengatakan SMSI lahir pada tanggal 7 Maret 2017 di Banten yang bertujuan untuk mendorong media massa menjadi profesional dalam proses penyampaian informasi dan komunikasi di tengah masyarakat.

Teguh berharap kedepannya SMSI Labuhanbatu Raya dapat bersinergi dengan baik kepada semua rekanan seluruh unsur pemerintahan dan organisasi di Labuhanbatu Raya serta dapat bersama mendorong perusahaan pers dan kegiatan jurnalistik agar lebih profesional dan sejahtera.

“Besar harapan saya agar kita semua dapat berkolaborasi dengan baik untuk menciptakan sinergi yang sehat dan menciptakan ruang publik yang sehat serta mendorong pembangunan di daerah Kabupaten Labuhanbatu Raya agar diketahui publik secara luas,” tutup Teguh

Ditempat yang sama, Ketua SMSI Sumatera Utara Eris Zulieta Napitupulu menegaskan kiranya SMSI Labuhanbatu Raya bisa membina dan membangun wartawan juga media menjadi lebih profesional dalam menyajikan informasi.

“Saya minta seluruh wartawan yang tergabung di SMSI untuk saling menyokong dan mendukung pembangunan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Raya dengan melakukan kritik yang membangun dalam sebuah pemerintahan,” ungkapnya.

Adapun kepengurusan periode 2023-2027, Ketua Media Siber Indonesia (SMSI) Labuhanbatu Raya diduduki oleh Teguh Adi Putra Sitorus, Sekretaris Bambang Afdilah dan Bendahara di jabat oleh Parlaungan Sipahutar diikuti bidang lain sesuai ADRT SMSI. (fdh/ram)

Pria 50 Tahun Diduga Dibunuh di Jalan Ring Road Siantar

RUMAH KORBAN: Suasana di rumah korban Juara Maruli Gultom. (IST)

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Juara Maruli Gultom (50) ditemukan meninggal di Jalan Ring Road, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Kamis (7/9) pukul 07.20 WIB.

Informasi dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh pekerja jalan tol yang melintas dari Jalan Ring Road. Melihat korban tergeletak dan bersimbah darah, korban melapor ke Polsek Siantar Marihat.

Tidak berselang lama, jajaran kepolisian dari Polres Siantar turun ke lokasi kejadian. Di sana korban dilihat sudah tidak bernyawa dan di bagian kepala mengeluarkan darah. Sementara becak yang dipakai korban terparkir di dekat korban.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, pihak kepolisian dan atas persetujuan keluarga dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Kanit Jathanras Ipda L mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Ia juga tidak bisa memastikan apakah korban dibunuh atau bukan. “Kita tuggulah hasil otopsinya. Belum bisa saya pastikan penyebab kematian korban,” terangnya.

Sementara itu, rumah duka di Jalan DI Panjaitan, Keluarahan Naga Huta Timur, Kecamatan Siantar Marimbun telah dipenuhi sejumlah keluarga dan warga menunggu kedatangan jenazah korban. Salah seorang keluarga korban mengatakan bahwasanya sehari-harinya korban terkadang mencari botot.

“Saya juga tidak tau dia ngapain ke sana (TKP) tapi pagi-pagi kami dapat kabar bahwa ia meninggal. Jadi sementara kami menduga kalau korban dibunuh,” katanya.

Dia juga berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap kejadian ini. (mag-7)

Kembangkan Kemampuan Literasi Siswa Lewat Program “Bening dan Tampan’’

SUMUTPOS.CO – Mendukung kebijakan pemerintah tentang BULIRA (Budaya Literasi, Numerasi dan Karakter), dan juga berkaitan dengan Filosopi Ki hajar Dewantara (KHD), yaitu pendidikan yang memerdekakan manusia dengan menjadikan murid sebagai subjek pembelajaran, UPTD SDN 017107 Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan terus berupaya meningkatkan budaya literasi pada peserta didik.

Kepala UPTD SDN 017107 Kisaran Naga, Nurgayah Hasibuan, S.pd membuat program Bening dan Tampan. Program Bening dan Tampan ini adalah program “memBaca Hening” dengan menyediakan berbagai buku bacaan yang menarik sesuai tingkatan kelas, dan berani “Tampil ke Depan” untuk menceritakan buku yang dibacanya.

Nurgayah menyebut, program ini juga berkaitan dengan pengolahan aset yang ada di sekolah. Seperti ruang perpustakaan dan program yang mewujudkan kepemimpinan pada murid dan mencerminkan Profil Pelajar Pancasila.

‘’Untuk itu, saya selaku Kepala UPTD SDN 017107 Kisaran Naga membuat program untuk meningkatkan budaya literasi pada peserta didik agar lebih menarik. Serta memanfaatkan pojok baca yang sudah dikemas oleh guru kelas. Fokus kegiatan ini ditujukan pada kelas 3 sampai kelas 6,’’ujarnya.

Kegiatan Bening dan Tampan ini dipandu oleh guru kelas masing-masing, dengan memanfaatkan pojok baca yang ada di kelas. Sedangkan pada kelas 1 dan 2 masih menggunakan metode membaca nyaring.

Ditambahkan Nurgayah, kegiatan Bening dan Tampan yang dimulai sejak Juli tahun ajaran 2023/2024 ini bertujuan untuk, menumbuh kembangkan disiplin dan budaya baca pada diri peserta didik, meningkatkan pengetahuan yang dimiliki untuk menggali informasi yang bermanfaat, melatih keberanian dan percaya diri untuk tampil ke depan, dan melatih peserta didik untuk selalu berperan aktif dalam setiap proses pembelajaran.

Kegiatan membaca hening ini sudah dijadwalkan dan disepakati oleh peserta didik dan guru kelas masing-masing. Jadi, masing-masing peserta didik sudah dapat melaksanakan sesuai jadwal tersebut, walaupun tanpa perintah dari guru mereka. Jadwal dibuat 15 menit sebelum memulai pelajaran pokok dan 15 menit menjelang selesai pembelajaran. Dalam membaca hening ini, siswa dapat memilih buku yang disukainya. Siswa dapat melaksanakan kegiatan ini dengan senang hati, tanpa ada rasa tertekan maupun beban. ‘’Menumbuh kembangkan kebiasaan gemar membaca pada siswa bermula dengan ditanamkannya kebiasaan yang menjadi rutinitas sehari-hari, sehingga dapat tumbuh menjadi hobby dan kebiasaan,’’sebut Nurgayah yang juga Fasda Komunikasi Program Pintar Tanoto Foundation ini.

Membaca hening dan tampil ke depan, lanjut Nurgayah juga dapat dilakukan di luar kelas. Peserta didik dapat memilih tempat yang mereka anggap menarik dan nyaman untuk membaca. Setelah itu, siswa secara bergantian berbagi pengalaman dengan cerita yang mereka baca. Hal ini dilakukan selama lebih kurang 15 menit. Guru sebagai fasilitator dalam kegiatan ini dapat memandu dan mengarahkan jalannya kegiatan.

Di akhir pekan, kepala sekolah dan para guru mengadakan observasi dan refleksi terhadap kegiatan yang dilakukan. Dari hasil refleksi, guru-guru dapat menemukan kelebihan dan kelemahan dari kegiatan tersebut. Rata-rata hasil refleksi peserta didik mengatakan senang dengan kegiatan “Bening dan Tampan” yang dilakukan.

Dari kegiatan tersebut minat dan pemahaman peserta didik dalam membaca dan berliterasi meningkat. Seperti pendapat salah seorang peserta didik kelas 4 Almika. “Saya sangat senang dan tertarik untuk terus membaca, karena setelah membaca kami diminta untuk berbagi cerita terhadap sesama teman. Sehingga kami dapat banyak ilmu dan pengetahuan,” sebut Almika.

Dalam pertemuan observasi dan refleksi, masing-masing guru memberikan tanggapan terhadap kegiatan “Bening dan Tampan” yang dilakukan di kelas maupun di luar kelas. Guru kelas 3 Supriati, S.Pd mengatakan, dengan pembiasaan literasi yang dilakukan, kemampuan dan pemahaman baca peserta didiknya sangat mengalami perubahan. Peserta didiknya lebih rajin membaca dan berani untuk tampil ke depan menceritakan bacaan yang dibacanya.

Kegiatan ini juga disambut baik oleh orang tua siswa. Orang tua siswa juga mau menyumbangkan buku secara sukarela. Sehingga dapat menambah koleksi buku yang ada di UPTD SDN. 017107 Kisaran Naga. Salah seorang orang tua siswa yang menyumbangkan buku mengatakan, ia sangat mensupport bentuk kegiatan literasi yang dilakukan pihak sekolah. Karena dengan adanya kegiatan ini, anaknya yang duduk di kelas 5 bernama Putri, kini semakin lancar dan rajin membaca. Selain itu Putri juga semakin percaya diri jika diminta untuk menceritakan buku yang dibacanya.

Ditambahkan Nurgayah, agar kegiatan “Bening dan Tampan” dapat terus berjalan secara efektif, refleksi dan umpan balik dari peserta didik, guru, dan kepala sekolah terus dilakukan setiap akhir pekan. Dengan tujuan agar terus mendapatkan perbaikan dan peningkatan untuk kemajuan peserta didik dalam berliterasi ke depannya. (rel/sih)

BSI Perkuat Pertumbuhan dan Pengembangan Bisnis Ekosistem Haji dan Umrah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) terus berupaya mendorong pertumbuhan dan pengembangan bisnis ekosistem haji dan umrah yang potensinya sangat besar sebagai salah satu bagian dari penguatan Islamic Ecosystem.

Salah satunya adalah melalui pelaksanaan BSI Umrah Travel Fair yang diselenggarakan di Main Atrium Kota Kasablanka, pada 7-10 September 2023.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan acara BSI Umrah Travel Fair bukti nyata keseriusan perseroan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah, dalam upaya berkesinambungan mendorong penguatan bisnis ekosistem Haji dan Umrah.

“BSI sebagai bank syariah terbesar memiliki fokus pada pengembangan Islamic Ecosystem. Salah satunya adalah ekosistem haji, umrah dan wisata halal. Untuk itu perlu adanya wadah untuk masyarakat dan nasabah BSI agar mendapatkan layanan haji dan umrah terbesar dan terlengkap, salah satunya lewat BSI Umrah Travel Fair,” kata Hery dalam sambutannya di Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Upaya BSI tersebut beralasan kuat, mengingat potensi sektor tersebut yang sangat besar. Dalam pelayanan haji pada 2023 saja, BSI melayani lebih dari 171.000 keberangkatan haji reguler. Jumlah tersebut lebih dari 81 persen jamaah haji Indonesia. Sedangkan untuk layanan umrah, lebih dari 892.000 jamaah dari berbagai perusahaan travel menggunakan jasa layanan keuangan BSI pada 2022.

Jumlah tersebut sekitar 89 persen dari total jamaah umrah nasional pada tahun tersebut.

Adapun jamaah umrah, menggunakan giro System Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) melalui BSI.

BSI pun mencatat saat ini terdapat lebih dari 3,4 juta nasabah jamaah haji reguler dan lebih dari 56.000 jamaah haji khusus yang masih menunggu antrian keberangkatan haji (waiting list), menggunakan layanan jasa keuangan BSI.

Di sisi lain, berdasarkan data dari Kementerian Agama, total Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di seluruh Indonesia mencapai 486 penyelenggara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 473 penyelenggara sudah menjadi nasabah BSI atau sekitar 97,33 persen.

Sedangkan jumlah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) mencapai 2.026 penyelenggara. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.794 PPIU sudah menjadi nasabah BSI atau sekitar 88,55 persen.

Data tersebut menunjukkan kolaborasi yang kuat antara BSI dengan penyelenggara ibadah haji dan umrah. Kerja sama diwujudkan pula dalam BSI Umrah Travel Fair ini. Dalam event tersebut, BSI menggandeng 14 travel haji dan umrah rekanan.

Sejumlah travel haji dan umrah tersebut yakni Aerohajj, Alisan, Arminareka, Dream Tour, ESQ Travel, Jejak Imani, dan Kanomas. Selain itu, Maghfirah, Maktour, Nur Ramadhan Wisata, NRA Group, Patuna, Sahid Tour dan Tazkia yang mewakili juga 5 Asosiasi Travel AMPHURI, HIMPUH, SAPUHI, GAPHURA dan KESTURI.

Selain itu, BSI juga bekerja sama dengan Garuda Indonesia dan VISA sebagai mitra untuk menawarkan paket Haji Khusus, Umrah dan wisata halal dengan harga terbaik. Melalui kerja sama itu pula menghadirkan penawaran program dan produk BSI.

“Masyarakat dapat memperoleh benefit berupa harga special event dari tour & travel, dengan diskon hingga Rp3 juta jika calon jamaah menggunakan Debit VISA BSI. Ada pula cicilan 0 persen sampai dengan 36 bulan dengan BSI Hasanah Card,” katanya.

“Bagi nasabah atau masyarakat yang belum memiliki rekening BSI maupun produk BSI Hasanah Card, dapat membuka langsung di booth BSI yang sudah kami sediakan,” sambungnya.

Dalam BSI Umrah Travel Fair, selain penjualan paket umrah dan haji khusus, BSI juga mempersembahkan layanan emas online, serta hajj & umrah concierge. Layanan tersebut khusus untuk nasabah BSI Prioritas, mulai dari layanan konsultasi spiritual yang membantu nasabah terkait tata cara dan pelaksanaan ibadah haji dan umrah, hingga layanan solusi financial melalui beragam produk investasi berbentuk rupiah dan dolar. Selain itu, ada paket-paket eksklusif yang memberikan kemudahan dan kenyamanan beribadah di tanah suci.

Dalam acara ini juga BSI mengundang lebih dari 9.900 nasabah payroll BSI, 9.000 nasabah tabungan haji, 417.000 nasabah pemegang BSI Debit Card, 216.000 nasabah pemegang kartu BSI Hasanah Card, dan berbagai komunitas serta para alumni jamaah peserta BSI Umrah Travel Fair sebelumnya. BSI menargetkan akan ada lebih dari 1.000 transaksi paket umrah dan wisata halal dalam gelaran event ini. Baik transaksi melalui debit VISA BSI maupun Hasanah Card.

“Event ini kami persembahkan kepada seluruh nasabah loyal BSI dan masyarakat Indonesia sebagai event awal untuk event selanjutnya yang lebih besar dan bertaraf internasional sejalan cita-cita besar BSI untuk menjadi bank bertaraf internasional. Tugas besar kita bersama untuk mewujudkan menjadi nyata agar bangsa Indonesia bangga memiliki bank syariah terbesar yang mampu berada pada tatanan internasional,” pungkasnya.

Dalam acara ini hadir pula Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Saiful Rahmat Dasuki, Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurahman, VP Unrah, Hajj & Charter Garuda Ubay Ihsandi dan anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistiyowati.

3 Hari Ops Zebra Toba 2023, 164 Tilang di Polres Labuhanbatu

TILANG: Sebanyak 164 pelaku pelanggaran lalu lintas terjaring selama 3 hari pelaksanaan Ops Zebra Toba 2023, sejak tanggal 4 - 6 September 2023. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 164 pelaku pelanggaran lalu lintas terjaring selama 3 hari pelaksanaan Ops Zebra Toba 2023, sejak tanggal 4 – 6 September 2023.

“Polres Labuhanbatu melakukan tindakan langsung (Tilang) terhadap mayoritas pelanggaran tidak menggunakan helm dan melanggar rambu lalu lintas,” ucap Kapolres Labuhanbatu AKBP James H Hutajulu melalui Kasat Lantas AKP M Ainul Yaqin, Kamis (7/9/2023).

Kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilaksanakan di lokasi Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Kabupaten Labuhanbatu. Antara lain, di kawasan Jalan MH Thamrin, Jalan Jend Sudirman, Jalan Jend Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, Jalan KH Ahmad Dahlan dan Jalan Imam Bonjol, Rantauprapat.

“Target sasaran 8 prioritas Ops Zebra Toba 2023,” tegasnya.

Diantaranya, pengendara motor menggunakan hp saat berkendara, pengemudi ranmor yang masih dibawah umur, pengemudi motor berboncengan lebih dari 1 orang, tidak menggunakan helm SNI dan safety belt.

Kemudian, mengemudikan ranmor dalam pengaruh alkohol, pengemudi melawan arus lalu lintas, pengemudi ranmor yang melebihi batas kecepatan, dan kendaraan bermotor menggunakan knalpot brong, tutur Kasat Lantas.

Dalam proses pelaksanaan Tilang Manual yang diberlakukan di Polres Labuhanbatu, pelaku pelanggaran dipermudah dalam pengurusan tilangnya. Dengan cara membayar Denda melalui Akun BRIVA di Bank BRI.

“Sehingga tidak ada proses transaksi pembayaran antara petugas Polantas dan Pelanggar. Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan Polantas Polres Labuhanbatu yang bersih dari Korupsi dan pungli,” pungkasnya. (fdh/ram)

Memanusiakan Tahanan, Polres Sergai Berikan Motivasi dan Hibur Tahanan di RTP

TAHANAN: Kasi Humas Polres Sergai, IPDA Brimen G. Sihotang bersama para tahanan Polres Sergai. (fad)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Serdangbedagai (Sergai), AKBP Oxy Yudha Pratesta SIK melalui Kasi Humas, Ipda Brimen G Sihotang memberikan motivasi, pengiburan, serta dukungan mental kepada para tahanan yang berada di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polres Sergai, Rabu (7/9/2023).

Kapolres Sergai, AKBP Oxy Yudha Pratesta mengatakan, kegiatan memberikan motivasi dan penghiburan kepada para tahanan ini sebagai wujud kepedulian Polres Sergai kepada para tahanan yang ada di RTP.

“Ini juga bagian dari tagline Polres Sergai me-RESPONS yang saat ini kita gelorakan kepada para personel,” katanya.

Dalam tagline Polres Sergai me-RESPONS ini, jelas Oxy, personel diharapkan reaktif, tanggap atau segera bereaksi terhadap sesuatu yang timbul, atau permasalahan yang muncul di tengah masyarakat.

Kemudian Empati, yakni kapasitas untuk memahami dan menempatkan diri sendiri pada posisi orang lain atau masyarakat. Supel, personel diharapkan dapat menyesuaikan diri dalam setiap keadaan, luwes, dan pandai berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan setiap lapusan masyarakat.

Selanjutnya Profesional, personel dituntut melakukan pekerjaan dengan benar dan sesuai etika serta sikap-sikap profesional sebagai anggota Polri. Dan terakhir Sahaja, personel diharapkan dapat berpola hidup sederhana atau apa adanya dalam keseharian.

“Dengan tagline Polres Sergai me-RESPONS ini, kita harapkan personel lebih kreatif dan mampu berinovasi dalam pelaksanaan tugas sehar-hari,” jelas AKBP Oxy Yudha Pratesta.

Dalam kegiatan tersebut, Ipda Brimen G Sihotang mengajak para tahanan untuk merubah pola pikir dengan menekankan jika para tahanan adalah orang baik yang sedang dalam proses hukum.

Ia juga mengimbau para tahanan agar bisa merubah perilaku yang buruk ke arah yang lebih baik, serta mengajak agar tetap menjaga pola hidup sehat dan tetap semangat.

Pada kesempatan itu, Kasi Humas juga memberikan pakaian baru kepada perwakilan tahanan, sebagai bentuk dukungan, kepedulian, dan penghiburan kepada para tahanan. (fad/ram)

Kades yang Diduga Istri Buronan Polres Langkat Ditangkap

FOTO: Oknum kades di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat berinisial ANS (kiri) saat foto dengan suaminya berinisial E, yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Langkat.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat berinisial ANS ditangkap Polres Binjai, belum lama ini. Informasi yang didapat, Kades tersebut adalah istri dari buronan Polres.

Camat Selesai, Yanes Pramanta Sitepu sudah mengetahui kabar penangkapan oknum kades tersebut. “Kita sudah mengetahuinya (penangkapan oknum kades),” ujar Yanes ketika dikonfirmasi, Kamis (7/9/2023).

Karena ditangkap dan ditahan oleh penyidik Unit Pidum Polres Binjai, ANS pun diberhentikan sementara. Yanes menambahkan, sejauh ini belum ada ditunjuk penggantinya.

“Untuk penjabat sementara masih diproses, bersamaan pemberhentian sementara kades,” kata dia.

Yanes mengakui, oknum kades tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Disoal pemecatan sebagai kades, dia menyebut, tidak dapat dilakukan langsung.

“Belum sebagai terdakwa, belum ada proses peradilan. Sesuai peraturan, tidak bisa diberhentikan, apabila belum ada keputusan dari pengadilan. Saat ini, beliau masih menjadi tahanan polres,” kata dia.

Yanes menceritakan, ANS awalnya datang ke Polres Binjai atas panggilan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran dana desa. Namun setelah diperiksa, keluar surat penahanan ANS.

Karenanya, sang kades langsung ditahan penyidik Satreskrim Polres Binjai. “Ditahan (sejak) pada tanggal 14 Agustus 2023 kemarin,” katanya.

ANS disebut-sebut merupakan istri dari buronan Polres Langkat berinisial E. Pasalnya, E yang kini sudah berstatus dalam daftar pencarian orang (DPO) ini diduga salah satu dari pelaku yang melakukan penyerangan pada bentrok OKP, IPK-FKPPI di Kuala, beberapa waktu lalu.

Akibat bentrokan ini, Ketua IPK Batang Serangan yang bernama Bagong tewas akibat luka senjata tajam. Nah, ANS ditangkap dan ditahan Polres Binjai karena diduga melakukan provokasi kepada masyarakat saat anggota Satreskrim Polres Langkat hendak melakukan penangkapan di Dusun Betengar.

Terpisah, Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah membenarkan ANS ditahan oleh penyidik Satreskrim Polres Binjai. “Ya ditahan di sel Polres Binjai,” ujar Riswansyah.

Dia menjabarkan, ANS ditahan bukan karena kaitan dugaan tindak pidana korupsi anggaran dana desa. Namun, ANS diduga melakukan provokasi terhadap masyarakat saat petugas melakukan tugas.

“Pasal yang disangkakan pasal 214 atau pasal 170 atau pasal 160 Jo pasal 55 KUHP,” pungkasnya.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (2/8/2023), yaitu
penyerangan hingga penyanderaan terhadap 4 anggota Unit Pidum Polres Langkat yang diduga disekap saat menangkap buronan di Dusun Betengar, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat.
(ted/ram)

DPRD Minta Pemko Medan Buat Kajian Mendalam Terkait Pelebaran Drainase Emas Sampali

Kantor DPRD Kota Medan.
LOCKDOWN: Kantor DPRD Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi IV DPRD Medan, Daniel Pinem meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membuat kajian mendalam terkait rencana pelebaran drainase Emas Jalan Sampali, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area.

Pasalnya, rencana pelebaran drainase tersebut nantinya akan membuat usaha masyarakat di sekitar lokasi menjadi mati akibat jalan yang akan semakin sempit untuk dilalui.

“Intinya semua masyarakat disana mendukung pembangunan yang dilakukan Pemko Medan, tapi jangan sampai merugikan masyarakat. Artinya silahkan lakukan pelebaran, tapi kita harap (drainase yang dilebarkan) ditutup kembali agar bisa menjadi badan jalan dan jalannya tidak menjadi sempit,” ucap Daniel, Kamis (7/9/2023).

Daniel pun memastikan, apabila setelah dilakukan pelebaran drainase tersebut ditutup kembali, maka masyarakat yang ada disana tidak akan keberatan.

“Yang jadi permasalahannya, saat ini belum ada pelebaran parit saja disana sering macet. Konon akan ada pelebaran parit hingga 7 meter, pasti akan menimbulkan kemacetan. Oleh sebab itu, kita harap pelebaran yang dilakukan nanti bisa mengembalikan seperti semula kondisi Jalan Sampali. Misalnya akan dilebarkan dan memakan jalan 3 atau 4 meter, selesai pelebaran yang dilebarkan itu ditutup sehingga tetap bisa dilewati,” katanya.

Kalaupun belum ada anggaran untuk melakukan penutupan jalan yang akan dikorek nanti, sambung Daniel, pihaknya di DPRD Medan mengaku siap untuk melakukan pembahasan terkait penganggarannya.

“Kalau memang kendalanya di anggaran, kita siap untuk membahasnya. Jadi kita minta Pemko Medan membuat kajian mendalam terkait rencana pelebaran ini, baik itu dari sisi lalu lintas nya,” tegas politisi PDIP itu.

Terkait rencana Pemko Medan yang akan membuat menjadi satu arah dan pelarangan parkir di Jalan Sampali, Daniel dan masyarakat sekitar menilai bahwa hal itu bukan solusi yang efektif. Sebab, kondisi jalan tetap akan macet lantaran jalan yang sangat sempit.

“Saat masyarakat hendak memasukkan mobilnya ke garasi rumah, tentu akan berhenti sebentar untuk membuka gerbang. Disitu saja sudah terjadi kemacetan. Oleh karena itu, dampak-dampak yang ditimbulkan dari pelebaran parit itu harus dipahami Pemko Medan, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Daniel memahami, bahwa pelebaran parit yang akan dilakukan Pemko Medan merupakan langkah dalam rangka penanganan permasalahan banjir. Hanya saja, rencana tersebut juga harus memikirkan keberlangsungan hidup masyarakat disana.

“Di sana banyak UMKM, bagaimana usaha mereka nantinya kalau jalan itu sempit dan menjadi satu arah. Itu harus dipikirkan Pemerintah. Bukan berarti kita tidak mendukung rencana itu, namun (Pemko Medan) juga harus menerima keluhan masyarakat. Dan bila nantinya Pak Wali Kota menyahuti semua keluhan masyarakat, tentu masyarakat akan angkat jempol kepada Wali Kota,” pungkasnya.
(map/ram)

PKS Secara Terbuka Beri Sinyal Dukung Edy Rahmayadi di Pilgub 2024

Ketua DPW PKS Sumut, Usman Jakfar.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan sinyal untuk mendukung kembali Edy Rahmayadi di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2024-2029. Namun keputusan tersebut menunggu legal formal dari DPP PKS.

Ketua DPW PKS Sumut, Usman Jakfar mengatakan sinyal itu berasal dari umat, kader hingga simpatis PKS yang meminta mantan Pangkostrad untuk memimpin Sumut periode kedua.

“Semangat umat dan kader juga, kita tanya. Lanjut?, lanjut katanya. Tapi, legal formal belum ada, harus mengikuti legal formalnya. Itu kan, semua sudah tahu legal formal, seperti apa. Yang biasanya, akhirnya menggeluarkan legal formal itu, ada di DPP PKS,” ucap Usman saat di konfirmasi, Kamis (7/9/2023).

Usman mengklarifikasi bahwa Edy Rahmayadi bukan menghadiri acara PKS Menyapa Bersama Anies Baswedan di Lapangan Astaka, di Jalan Pancing, Kabupaten Deliserdang, Minggu (4/9/2023) yang lalu. Ia mengatakan mantan Ketua Umum PSSI datang setelah Anies pergi dari lokasi acara.

Kemudian, Edy Rahmayadi memenuhi undangan dari PKS sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat, kader dan simpatisan PKS, yang sudah mendukung dirinya bersama Wagub Sumut, Musa Rajekshah selama 5 tahun ini.

“Acara itu, terpisah. Satu PKS Menyapa, satu lagi terima kasih lah, ucapannya pak Gubernur karena mau berakhir masa jabatannya. Disitu ada kader, simpatisan dan masyarakat yang hadir. Disitu lah, sekalian ucapan kata perpisahan,” jelas Usman.

Usman mengatakan bahwa semua Bakal Calon Gubernur Sumut mendaftarkan ke DPW PKS Sumut memiliki kans yang sama untuk diusung. Namun saat ini, masih masuk dalam radar PKS baru Edy Rahmayadi.

“Semua yang masuk (mendaftar ke PKS Bacalon Gubernur) itu memiliki kans yang sama, kira-kira itu. Untuk sekarang, Pak Edy dulu, karena kita sudah tahu beliau. Kader dari PKS ada juga, pemilihan dari internal. Sedang dalam proses siapa kira-kira, yang mengusulkan dari struktur siapa. Biasanya, bisa,” jelas Usman.

Usman mengungkapkan PKS tidak tutup mata dan ada kemungkinan, siapa saja putra-putri terbaik di Sumut untuk diusung oleh PKS menjadi Calon Gubernur Sumut. Karena, semua itu memiliki peluang terbuka, yang sama.

“Yang baru nampak dan kita sudah mengenal pak Edy. Tadi alasan-alasannya, masih pak Edy saat ini,” tutur Usman.

Disinggung bagaimana sosok Edy Rahmayadi selama periode kepemimpinanya di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut periode 2018-2023 ini. Usman mengatakan memiliki kinerja yang baik.

“Kalau capaian pak Edy yang kita ukur, 1 sampai 5. Lima itu, yang terbaik. Kira-kira lah, itu baik lah. Beliau ada kesungguhan untuk membangun Sumut ini, yang lebih baik,” kata Usman.

Usman menjelaskan bahwa kondisi periode pertama itu tidak berpihak kepada Edy Rahmayadi. Karena ia melihat, harus dihadapi dalam penanganan Covid-19 selama dua tahun. Namun, memakan waktu hampir tiga tahun juga.

“Dinamika yang juga, sebetulnya memakluminya. Sehingga tidak maksimal, harapan kita bila nanti, bila Allah izinkan periode kedua, sudah tahu lah, kira-kira,” ucap Usman.

Usman menambahkan bahwa sejak awal tahu lah harapan PKS, mengharapkan terobosan yang selama ini menjadi niat Edy Rahmayadi, yang harus diteruskan dan dilanjutkan di periode kedua.

“Terutama infrastruktur, yang masih belum maksimal di Sumut ini. Lapangan pekerjaan, tentang UMKM. Yang belum maksimal kita katakan, adalah perbaikan, kita melihat terhambat masalah Covid-19,” tandas Usman.(gus/ram)