26 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 1163

Hadiri Pelantikan Pengurus Pujakesuma, Bupati Sergai: Jadilah Agen Perubahan Lewat Warisan Budaya

BERSAMA: Bupati Serdangbedagai, H. Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai H. Adlin Tambunan dan Pengurus DPP PKB Pujakesuma Pusat Eko Supianto, Ketua DPW PKB Pujakesuma Sumut H. Khoirum Rijal beserta Ketua DPD PKB Sergai Muhammad Heri Sukandar.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati H. Adlin Tambunan menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Putra Jawa Keturunan Sumatera (Pujakesuma) Sergai dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pujakesuma Kecamatan se-Sergai, di Aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Jumat (1/9).

Membuka sambutannya, Bupati Darma Wijaya menyampaikan seiring dengan semangat gotong-royong dan persatuan yang telah menjadi ciri khas masyarakat Sergai, pihaknya ingin menyampaikan betapa pentingnya menjaga dan meneruskan warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur, terkhusus nilai kearifan budaya Jawa maupun nilai-nilai etikanya yang luhur.

Menurut Bupati, budaya ini telah menjadi bagian integral dari identitas sebagai warga Sergai.

“Sebagaimana yang telah kita saksikan, Pujakesuma memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat ikatan kebudayaan, persaudaraan, dan kolaborasi di antara kita. Kami yakin bahwa organisasi ini dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam memelihara serta mengembangkan kekayaan budaya Jawa dan nilai-nilai etika yang baik di tengah-tengah masyarakat Sergai,” kata Darma Wijaya.

Bupati berharap, Pujakesuma akan tetap solid dan kompak dalam menjalankan tugas-tugasnya, serta dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak bersama-sama mendukung upaya-upaya dalam melestarikan dan mengembangkan budaya serta etika.

“Terakhir, kami berharap semoga organisasi ini semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat Sergai. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan di antara kita, serta teruslah berkomitmen untuk menjalankan Budaya Jawa dan etika yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma Eko Supianto menyampaikan jika paguyubannya ingin menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Sergai dan seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami akan bekerja keras untuk melestarikan budaya Jawa yang begitu kaya, serta menjaga keguyuban di antara anggota kami. Kami percaya bahwa dengan tetap memegang teguh nilai-nilai ini, kami dapat menjadi contoh nyata bagaimana budaya bisa tetap lestari dan relevan dengan perkembangan zaman,” sebutnya. (fad/han)

Singgung Adanya KNPI Versi Ryano, KNPI Sumut Sesalkan Statement Menpora

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Sumatera Utara (KNPI Sumut), El Adrian Shah SE sangat menyayangkan statement Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo yang menyebutkan adanya KNPI versi Ryano (Ketua Umum DPP KNPI M Ryano Pandjaitan, red) pada satu acara forum resmi kepemudaan di Bandung.

Sebagai seorang menteri, kata El Adrian, Dito Ariotedjo harusnya mengetahui bahwa tidak ada lagi KNPI versi siapapun. Semuanya sudah jelas dan sah, bahwa KNPI yang resmi di Tanah Air adalah yang dipimpin M Ryano Pandjaitan.

“Ini diperkuat dengan dukungan dan pengakuan pemerintah melalui SK Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0001273.AH.01.08 Tahun 2022. Jadi cukup jelas dan tegas bahwa KNPI di Indonesia cuma satu, yakni yang dipimpin oleh Ketum Ryano. Tak ada lagi KNPI diluar ini,” cetus El Adrian Shah kepada wartawan di Medan, Minggu (3/9).

Hal ini disampaikan El Adrian Shah merespon pidato Menpora Dito Ariotedjo yang menyebut KNPI versi Ryano pada Pembukaan Kongres ke-III Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila di Bandung, Jumat (25/8)

Seperti diketahui, Menpora Dito dihadapkan peserta kongres dan undangan yang hadir, beliau menyebut KNPI versi M Ryano. Menurut El, ucapan Dito Ariotedjo itu seolah ada KNPI selain Ryano Pandjaitan dan ini sangat fatal yang dibuat seorang menteri yang justru tugasnya mengurus kepemudaan di Indonesia.

“Setahu kita, seorang menteri sebelum memberikan sambutan dalam suatu acara forum resmi, konsep pidato atau tentang suatu acara sudah diberitahu oleh pihak protokoler ataupun staf ahli yang hadir siapa dan apa bentuk acaranya. Lagian, sangat tidak mungkin Menpora itu tak mengetahui kalau KNPI di Indonesia cuma ada satu dan tak ada lagi versi-versi,” tegasnya.

El juga mengungkapkan bahwa DPD KNPI Sumut sangat kecewa dengan ucapan Menpora, karena pihaknya sudah sangat maksimal berjuang untuk menyatukan dan memberdayakan Pemuda di Sumut.

“Kita juga menafsirkan kalau Menpora ini seperti tidak mengetahui SK Kemenkumham yang telah diterbitkan. Ini fatal dan sangat berbahaya. Dan sulit kita di Sumut menerima kesalahan fatal yang dibuat Menpora Dito. (rel/azw)

Lebih lanjut El Adrian menerangkan bahwa dengan adanya SK Kemenkumham yang dimiliki sudah jelas bahwa Kepemimpinan M Ryano Pandjaitan merupakan satu-satunya DPP KNPI yang diakui negara dan pemerintah. “Jadi sangat tidak beralasan Menpora menyebut KNPI versi Ryano dalam sebuah acara resmi yang langsung dihadiri Ketum DPP KNPI M Ryano Pandjaitan. Ini sama halnya Menporan Dito Ariotedjo melakukan penistaan terhadap Keputusan Kemenkumham RI,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam Surat Keputusan yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia jelas disebutkan, Muhammad Ryano Satrya Pandjaitan Ketua Umum DPP KNPI.

“ Itu artinya menyebut KNPI versi Ryano sama dengan Menpora Dito Ariotedjo melawan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.

“Menpora harus tahu, SAPMA Pemuda Pancasila salah satu organisasi yang mengikuti Kongres KNPI penyatuan di Jakarta, itu sebabnya Ketum Ryano diundang Kongres SAPMA PP. Menpora jangan bermain api. Sebaiknya Dito Ariotedjo mundur saja sebagai Menpora,” tandas El mengakhiri. (rel/azw)

103 Mahasiswa PMM3 Dari Luar Pulau Sumatera Kuliah di USM Indonesia

USM INDONESIA: Welcome ceremony penyambutan 103 peserta program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Tahun 2023 di Kampus Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia, Jumat (1/9). (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

UNIVERSITAS Sari Mutiara (USM) Indonesia menerima 103 mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Tahun 2023. Peserta PMM3 berasal dari 50 perguruan tinggi diluar Pulau Sumatera yang akan kuliah satu semester di USM Indonesia.

Penyambutan peserta PMM3 dilakukan pada kegiatan welcome ceremony dan kuliah umum Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi di IGN Washington Purba Hall Kampus USM Indonesia, Jumat (1/9).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba SH MM, Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth MKes dan civitas akademika USM Indonesia.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi mengutarakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di 2022 di Sumut mencapai 72,71 atau tumbuh 0,71 poin dibanding pada tahun lalu.

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi juga mengungkapkan peran penting mahasiswa dalam mendukung ketertiban di Sumut. Ia pun terbuka apabila mahasiswa bermaksud melakukan kajian disertasi, tesis skripsi pada institusi Polri di Sumut.

Kapolda Sumut juga meminta kampus tidak membangun ‘menara gading’ sendiri tapi membangun terowongan atau jembatan penghubung ke polisi supaya bisa menghadapi berbagai persoalan dengan lebih baik.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Sumut menjabarkan program pengamanan melalui aplikasi yang cepat merespon pengaduan masyarakat. Saat ini tren kejahatan sejak Juli 2023 saat ia mulai bertugas di Sumut juga mengalami penurunan.

Sembari menceritakan pengalaman kuliah diluar negeri, Kepala LLDikti Sumut mengingatkan mahasiswa memahami makna keberagaman dalam berbudaya sehingga peserta yang terpilih mengikuti PMM 3 dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth MKes menyebutkan bahwa kedatangan para mahasiswa PMM3 untuk belajar bersama dengan mahasiswa USM Indonesia sebagai upaya menyiapkan mahasiswa yang siap menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat dan kompetensi.

Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada USM Indonesia sebagai pelaksana PMM-3 di 2023. Ia mengatakan bahwa perguruan tinggi berperan menghasilkan mahasiswa berkompeten, memiliki wawasan kebangsaan, integritas, solidaritas dan memperekat kebangsaan. (dmp)

Bupati Zahir Hadiri Malam Puncak HUT ke-56 Desa Simpang Dolok

GEBYAR: Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M.AP menyampaikan kata sambutan pada Gebyar HUT ke-56 Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima, Batubara. irmawan/sumut pos.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Gebyar malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-56 Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara, berlangsung meriah, Jumat (1/9) malam.

Perayaan yang digelar di halaman pekan Minggu, Dusun Empat, Desa Simpang Dolok tersebut, juga dihadiri Bupati Batubara Zahir bersama Ketua TP. PKK Batubara Hj. Maya Indriasari Zahir, Ketua DPRD Batubara M. Safi’i, Wakil Ketua DPRD Safrizal, Sekdakab Batubara Norma Deli Siregar, Ketua Kadin Batubara OK Faizal, Ketua DPD KNPI Batubara Mukhrizal Arif, Ketua MPC Pemuda Pancasila Zulkifli Has, Camat Datuk Lima Puluh dan Kepala Desa se-Kecamatan Datuk Lima Puluh.

Kemeriahan peringatan HUT ke-56 Desa Simpang Dolok sudah dimulai sejak tanggal 18-31 Agustus lalu, diisi dengan beragam kegiatan perlombaan, diantaranya dzikir bersama dan kegiatan sosial. Malam puncak perayaan HUT Desa Simpang Dolok ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Zahir, yang diberikan kepada Kepala Desa Simpang Dolok Nasrullah.

Dalam sambutannya, Bupati Zahir menyebutkan, betapa pentingnya persatuan untuk memajukan kampung halaman. “Ke depannya kita harus tetap bersatu karena yang bisa membesarkan kita dan kampung kita pasti anak-anak daerah itu sendiri,” ujar Bupati Zahir.

Kepala Desa Simpang Dolok, Nasrullah menyampaikan di usia ke-56 tahun ini warga Desa Simpang Dolok tetap guyub, tetap kompak walau banyak suku.

Semangat tersebut adalah semangat kekeluargaan dalam rangka membesarkan Desa Simpang Dolok yang berwibawa, kata Nasrullah, sembari ia tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para panitia HUT Desa Simpang Dolok ke-56, dan peran warga yang telah banyak membantu dalam menyukseskan acara malam ini termasuk para anak perantau yang ikut andil dan para donatur.

Sementara itu, Ketua Kadin Batubara OK. H. Faizal mengungkapkan, bahwa Desa Simpang Dolok mendapat anugerah karena desa yang melahirkan tokoh-tokoh di Kabupaten Batubara.

“Banyak tokoh-tokoh dari Simpang Dolok yang berkiprah di Sumatera Utara, di Malaysia dan ada di mana-mana. Desa Simpang Dolok bisa menjadi Desa berwibawa apabila kita saling mendukung, mendoakan, jangan terpecah belah karena politik,” tegas OK Faizal.(aci/han)

Wagubsu: Pelayanan Kesehatan Semakin Meningkat

RESMIKAN: Wagubsu Musa Rajekshah ketika meresmikan ruang rawat inap bagi penghuni Lapas Kelas II B Kota Tebingtinggi yang mengalami sakit di Rumah Sakit Natama Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah menghadiri peresmian ruang rawat bagi warga binaan Lapas Kota TebingTinggi dan ruang isolasi Rumah Sakit Umum Natama, di Jalan Kartini, Kota Tebingtinggi, Jumat (1/9) sore.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Pj Wali Kota yang diwakili oleh Plh Sekda Kota Tebingtinggi yang juga Asisten Umum dan Administrasi, M Syah Irwan, Ketua DPRD Kota Basyaruddin Nasution, Kabag SDM Polres Kompol. Zulham mewakili Kapolres dan Kajari Gorontalo Mohammad Iqbal. Dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi, Wagub Sumut Musa Rajekshah berharap masyarakat Kota Tebingtinggi kedepannya semakin kuat, semakin sehat, dan pelayanan kesehatan semakin baik.

“Kota Tebingtinggi semakin berkembang, dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat juga semakin meningkat,” harap Musa.

Diakhir sambutan, Musa mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan, direksi dan seluruh jajaran RSU Natama, semoga ini menjadi suatu hal yang baik untuk Kota Tebingtinggi, selain juga pemilik Rumah Sakit yang berkeinginan agar RSU Natama semakin berkembang.

“Tapi Rumah Sakit bukan semata bisnis, tapi semata pelayanan, tanggungjawab sosial kita bersama. Selamat dan sukses semoga acara ini juga berkah. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, ruang rawat inap Lapas buat warga binaan Lapas dan ruang isolasi di RSU Natama di Kota Tebingtinggi dengan ini dibuka,” tutup Musa Rajekshah.

Senada hal itu, Plh Sekdako dan juga sebagai Asisten Administrasi dan Umum M. Syah Irwan bahwa ruangan ini merupakan fasilitas baru dibuat oleh RSU Natama untuk meningkatkan kualitas perawatan kesehatan bagi warga binaan Lapas.

“Saya harap ruang perawatan Lapas dan isolasi yang sudah dilengkapi fasilitas ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga binaan yang sedang dalam program kesehatan dan memberikan pelayanan yang semakin lebih baik kepada masyarakat Kota Tebingtinggi,” ujar Syah Irwan.

Tak lupa ucapan terimakasih dan apresiasi turut disampaikan kepada RSU Natama dan kepada semua pihak yang telah turut serta. “Semoga Kerjasama ini dapat terus berlanjut dalam mewujudkan pelayanan kesehatan bagi Masyarakat,” ungkapnya.

Kasi Adm dan Kamtib Febrianto Sirait mewakili Kalapas dalam sambutannya mengungkapkan bahwa seluruh Lapas di Indonesia, tak terkecuali di Lapas Kelas IIB Tebingtinggi mengalami over kapasitas. “Terkhusus di Lapas Tebingtinggi, kapasitas 576 orang, dimana per hari ini telah dihuni 1.783 orang dengan persentase over kapasitas 309 persen,” ungkapnya.

Layaknya masyarakat pada umumnya, menurut Febrianto warga binaan yang menjalani masa hukuman tetap harus mendapat hak mereka sebagai warga negara, salah satunya dari segi perawatan pelayanan kesehatan.

Warga binaan Lapas, ungkapnya, rentan terkena penyakit oleh karena itu Lapas menyediakan klinik dengan 3 orang SDM yang dimiliki, 1 dokter dan 2 perawat. Akan tetapi diakuinya, klinik yang terdapat di Lapas memiliki keterbatasan sehingga membutuhkan rujukan RS dalam mengobati warga binaan untuk mendapatkan perawatan lanjutan yang lebih baik.

“Kami harap, melalui peresmian ini, pelayanan kesehatan bagi warga binaan bisa terpenuhi dengan maksimal dan pelayanan prima serta mereka bisa merasakan hak mereka sebagai Warga Negara. Kami haturkan terimakasih yang sebesar-besarnya,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSU Natama dr Dini Ariska menyampaikan bahwa kapasitas sebanyak 6 orang untuk ruang rawat binaan Lapas dan ruang isolasi untuk 5 orang.

Hal ini terjalin atas kerja sama antara pihak RSU Natama dengan Lapas yang memiliki durasi kerjasama selama 5 tahun kedepan seraya berharap kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi agar bisa saling bantu-membantu.

“Karena warga binaan ada yang memiliki BPJS Kesehatan, namun ada juga yang tidak memiliki. Harapan kami kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi, agar bisa saling bersinergi, bantu-membantu,” tutupnya.

Acara dirangkai dengan penandatangan prasasti oleh Wagub Sumatera Utara, pemotongan pita tanda diresmikan ruang rawat binaan Lapas dan ruang isolasi serta kegiatan bhakti sosial berupa sunat massal, pemberian tali asih kepada 10 anak yatim piatu dan diakhiri berfoto bersama. (ian/han)

TPID Karo Monitoring Harga Beras

MONITORING: TPID Kabupaten Karo saat monitoring ke Pusat Pasar Kabanjahe, belum lama ini.

KARO, SUMUTPOS.CO – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karo, melakukan monitoring langsung ke lapangan untuk mengecek harga dan ketersediaan beras di Pusat Pasar Kabanjahe, baru-baru ini.

Kegiatan ini dilakukan untuk memonitor dan menganalisis pergerakan harga di pasar, serta melakukan tindakan-tindakan preventif dan korektif dalam mengendalikan harga beras. Dari hasil pantauan di lapangan, ditemukan kenaikan harga.

Monitoring ini, dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Karo Dapatkita Sinulingga. Untuk mengantisipasi kenaikan harga tersebut, Bulog bersama Pemkab Karo, ke depannya akan melakukan perluasan jaringan mitra baru Bulog di Kabupaten Karo.

Ikut serta dalam monitoring tersebut, Kepala Bulog KCP Kabanjahe Eko Kumboro, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo Hendrik Philemon Tarigan, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sarjana Purba.

Pada hari yang sama, di Ruang Karo Command Center, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang bersama Kepala Operasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Karo, mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2023 di Istana Negara, Jakarta.

Rakornas Pengendalian Inflasi 2023 ini, dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo. Adapun tema utama Rakornas tahun ini, yakni ‘Memperkuat Sinergi dan Inovasi untuk Stabilisasi Harga Menuju Ketahanan Pangan Nasional yang Berkelanjutan’.

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi adalah pertemuan tahunan tingkat nasional, berkaitan dengan koordinasi pengendalian inflasi. Pertemuan ini diinisiasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan didukung oleh 542 TPID tingkat provinsi dan kabupaten kota.

Bank Indonesia dan pemerintah (pusat dan daerah) bekerja sama melalui TPIP dan TPID, untuk menjaga agar harga-harga tetap stabil dan mencapai target inflasi nasional, meskipun sedang dihadapkan pada berbagai risiko inflasi dan tantangan terkait ketahanan pangan. (deo/saz)

PLN Bersama Kejari Deliserdang Lakukan Monitoring

BERSAMA: Unsur PLN UPP SBU3 dan Kejari Deliserdang diabadikan bersama, saat melakukan monitoring lapangan realisasi pembayaran kompensasi ROW SUTT 150 kV Perbaungan-Kualanamu di Desa Karang Anyer, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Jumat (1/9).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – PLN UPP SBU3 bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliserdang, melakukan monitoring lapangan realisasi pembayaran kompensasi di bawah jalur atau right of way (ROW) SUTT 150 kV Perbaungan-Kualanamu di kawasan Desa Karang Anyer, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Jumat (1/9) lalu.

Turut hadir perwakilan Manajemen PLN, di antaranya AMN Perizinan dan Umum Enri Siahaan, TL Perizinan & Pertanahan PLN UPP SBU3 Alexander J Sihite, Dermawan Sakti Manurung, dan staf PLN UPP SBU3.

Sedangkan dari stakeholder Kejari Deliserdang, yakni Kasi Datun Andi Salim, Jaksa Pengacara Negara Juli Agustina Aritonang, Jaksa Pengacara Negara Melisa Batubara, dan Jhon Mayer, staf Tata Usaha.

Terpisah, Kajari Deliserdang, Jabal Nur menjelaskan, monitoring bersama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan PKB pendampingan hukum antara Kejari Deliserdang dengan PT PLN (Persero) UPP SBU3, terkait penerbitan sertifikat tapak tower pada jalur SUTT 150 kV Perbaungan-Kualanamu.

Senada juga diungkap GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas. Menurutnya, monitoring ke lapangan ini, dalam rangka pendampingan hukum pelaksanaan pembayaran kompensasi di bawah ROW pada jalur SUTT 150 kV Perbaungan-Kualanamu, oleh Kejari Deliserdang.

“Progres pembayaran ROW sudah selesai 100 persen. Menyusul adanya MoU PLN UPP SBU3 dgn Kejari Deliserdang, maka dilaksanakan survei lapangan bersama ke masyarakat, memastikan apa benar sudah diterima pembayaran ROW dari PLN oleh Kejari, selaku pendampingan pembayaran,” pungkasnya. (ila/saz)

Diduga Jadi Tempat Transaksi Narkoba, Gubuk Dibakar Masyarakat di Langkat

LUDES: Gubuk yang diduga jadi tempat transaksi narkoba, ludes dibakar masyarakat Dusun 10 Parit Pompa, Desa Karang Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Jumat (1/9).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sebuah gubuk di Dusun 10 Parit Pompa, Desa Karang Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, dibakar masyarakat usai Salat Jumat (1/9). Pasalnya, massa resah dengan keberadaan gubuk tersebut, yang diduga sebagai tempat transaksi narkoba.

Dari informasi yang dirangkum, Minggu (3/9), tak ada seorang pun di gubuk ketika masyarakat merangsek masuk hendak membakarnya. Meski tidak ada, massa tetap melakukan pembakaran.

“Kami sudah resah dengan keberadaan gubuk yang sering dijadikan tempat transaksi sabu-sabu itu,” ungkap masyarakat sekitar.

Dampak dari keberadaan gubuk ini, rumah masyarakat kerap kemalingan. Barang berharga dibawa kabur oleh terduga kawanan maling, dan hasilnya diduga dibawa ke gubuk tersebut untuk digunakan mengisap sabu-sabu.

Menurut masyarakat, mereka sudah melaporkan keresahan tersebut kepada perangkat desa, kecamatan, hingga aparat kepolisian.

“Namun tidak ada respons. Jadi kami ambil tindakan sendiri, untuk membakar gubuk tersebut,” seru mereka.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat, AKP Hardiyanto, sudah mengetahui adanya peristiwa pembakaran gubuk yang meresahkan masyarakat, karena diduga sebagai lokasi transaksi narkoba itu. Bahkan dia juga mengaku, sudah meluncur ke lokasi dimaksud.

Dia juga menjelaskan, Polres Langkat dan polsek setempat, akan terus memantau aktivitas di sekitar lokasi. Juga akan melakukan penyelidikan, guna menangkap bandar atau pengedar yang telah meresahkan masyarakat di sana.

“Menurut warga, gubuk itu sering dijadikan tempat pacaran, jual sabu-sabu (juga) di situ. Makanya dibakar masyarakat. Gubuknya saja yang dibakar, supaya tidak bawa anak gadis orang ke situ,” pungkas Hardiyanto. (ted/saz)

Disdik Sumut Langgar Aturan Dalam Penetapan Peserta O2SN

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Utara (Sumut) mengecam keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam menentukan peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SMA Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023. Disdik Sumut bahkan dinilai melanggar aturan dan mencederai sportivitas.

Ketua Umum FORKI Sumut, DR H Rahmat Shah melalui Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), Delphinus P Rumahorbo menyebut, pembinaan cabang olahraga dilakukan secara bertahap, berlanjut dan bertingkat. Hal itu untuk memastikan hasil maksimal. Namun, keputusan Disdik Sumut yang tertuang dalam surat nomor: 800/7690/BID.PSMA/VIII/2023 tanggal 31 Agustus 2023 justru melanggar aturan dan mekanisme dalam memilih atlet terbaiknya.

“Sebab kita tidak tahu bagaimana proses munculnya nama-nama ini. Kita tidak pernah mendapat surat untuk melaksanakan seleksi,” tutur Pelatih Kepala Cabor Karate Pelatda PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 di Dojo FORKI Sumut, Sabtu (2/9).

Hal itu, lanjutnya, telah mencederai sportifitas yang harus dijunjung tinggi dalam setiap kompetisi. Sebab, tahap seleksi menjamin hak atlet untuk mendapat kesempatan yang sama.

Sebelumnya, tambah pegawai Perumda TIrtanadi ini, Disdik bekerjasama dengan FORKI Kabupaten/Kota telah melaksanakan seleksi O2SN baik tingkat SD, SMP hingga SMA. Dari situ dihasilkan atlet-atlet terbaik di cabang olahraga dan kelasnya.

“Disdik seharusnya melaksanakan seleksi di tingkat provinsi yang diikuti atlet terbaik dari hasil seleksi kabupaten/kota. Nah juara pada seleksi provinsi ini yang akan mewakili Sumut pada O2SN tingkat nasional,” jelasnya.

Demi menjaga kualitas atlet, FORKI Sumut meminta Disdik Sumut untuk melaksanakan seleksi sebelum menentukan atlet-atlet perwakilan daerah yang dikirim ke kompetisi tingkat nasional. Sebagaimana yang telah dilaksanakan selama ini dalam menjaga sportivitas. Apalagi, kompetisi ini sekaligus pertaruhan marwah daerah Sumatera Utara.

Karena itu, lanjutnya FORKI Sumut, sebagai pemilik aturan dan peraturan dalam pembinaan cabor Karate, segera menyurati Kementerian Pendidikan RI dan Pengurus Besar (PB) FORKI terkait penetapan peserta O2SN Jenjang SMA Provinsi Sumut 2023 ini. (dek)