31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 1168

Peduli Kebersihan, Petugas dan Warga Binaan Bersihkan Lingkungan Disekitar Rutan

BERSIH : Petugas Rutan dan sejumlah Warga bergotong royong membersihkan lingkungan di sekitar Rutan Kelas I Labuhan Deli, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (3/9/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut melakukan kegiatan bersih – bersih di sekitar lingkungan Rutan, Minggu (3/9/2023).

Kegiatan pembersihan dilakukan oleh Warga Binaan yang diawasi langsung oleh petugas Rutan, dimulai dengan membersihkan area depan Rutan, seputaran gang sekitar Rutan dengan membersihkan rumput-rumput liar yang dicabut oleh Warga Binaan dan petugas agar lingkungan sekitar terlihat bersih dan enak dipandang.

Kepala Rutan, Erwin F. Simangunsong mengatakan bahwa kegiatan kebersihan memang rutin dilakukan dan kebersihan lingkungan kerja merupakan tanggung jawab bersama agar lingkungan sekitar Rutan Labuhan Deli selalu bersih, indah dan nyaman.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kedepannya seluruh petugas Rutan Labuhan Deli dapat lebih meningkatkan kepedulian dan peka terhadap lingkungan,” ujarnya.

Rutan Labuhan Deli terus melakukan pemeliharaan dan perbaikan dalam segala aspek guna mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan.

Kegiatan sabtu bersih ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi seluruh pegawai Rutan Labuhan Deli agar selalu peduli terhadap kebersihan lingkungan.(mag-1/ram)

Pasca Deklarasi Anies-Cak Imin di Pilpres 2024, NasDem Yakin Menang Satu Putaran di Sumut

JUMPA PERS: Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST saat jumpa pers di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPW NasDem Sumatera Utara siap memenangkan Bacalon Presiden dan Wakil Presiden, Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, satu putaran di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.

Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan program untuk memenangkan Anies-Cak Imin di Pilpres tahun 2024.

“Salah satu program kerja yang akan dilaksanakan adalah, kami akan meluncurkan program, bagaimana pasangan presiden yang diusung ketiga partai ini menang dalam satu putaran di Sumut,” ucap Iskandar kepada wartawan di Kantor DPW NasDem Sumut, di Kota Medan, Sabtu (2/9) kemarin.

Untuk diketahui, deklarasi Anies dan Cak Imin digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pasangan tersebut, diusung Partai NasDem, PKB dan PKS bergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Sedangkan, Demokrat memilih keluar dari koalisi tersebut, pasca Cak Imin ditunjuk sebagai pasangan menemani mantan Gubernur DKI itu, di Pilpres 2024.

Dalam jumpa pers tersebut, dihadiri Sekretaris DPW NasDem Sumut, H. Syarwani, SH, Bendahara Iqbal Panantuan Simangungsong, ST, Ketua Bappilu H. Salman Ginting, SH. M. AP, Wakil Ketua Suriadi Bahar, SH. MH, Wakil Ketua Elfiana, S.Kom, Wakil Ketua dr. Selly Gustika Zaman dan Wakil Sekretaris Anderson King Junior, M .TI

Iskandar menjelaskan, keinginan kuat itu didasari karena sistem Pilpres di tanah air melalui dua putaran. Jika hasil suara tidak melebihi 50+1, maka akan dilaksanakan pemilihan putaran kedua. Namun, NasDem Sumut tidak menginginkan hal itu terjadi.

Dengan itu, Iskandar mengatakan pihaknya akan berjuang keras turun bersama masyarakat untuk menjemput kemenangan Anies dan Cak Imin di Pilpres tahun 2024.

“Kami akan berjuang bersama partai koalisi, semua relawan, simpatisan dan seluruh masyarakat untuk memenangkan pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Muaimin Iskandar satu putaran di Sumut,” tutur Iskandar.

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Iskandar, NasDem Sumut bergerak cepat melakukan konsolidasi di tingkat internal. Baik kepada seluruh kader, Caleg dan struktur partai maupun simpatisan.

Kemudian, NasDem Sumut akan melakukan konsolidasi dengan partai koalisi untuk menyusun program-program kerja. Terakhir NasDem akan bekerja sama dengan para relawan.

“Dalam waktu dekat ini kami segera melakukan konsolidasi. Jadi, semua tingkatan dan semua kekuatan yang ada akan kami satukan untuk memenangkan pasangan ini satu putaran di Sumut,” ucapnya dengan keyakinan kuat.

Menurut Iskandar, keyakinan NasDem bahwa pasangan Anies-Cak Imin menang dalam satu putaran bukan tanpa dasar. Pertama, NasDem merasakan denyut nadi masyarakat ingin akan perubahan, dan perubahan itu ada pada sosok Anies Rasyid Baswedan. Kemudian hari ini diperkuat lagi oleh Ketum PKB, Muhaimin Iskandar yang diketahui mempunya basis cukup kuat di Jawa Timur, Jawa Tengah dan beberapa daerah lainnya.

“Kami yakin dengan kerja keras dan semua usaha yang dilakukan, kami yakin Sumut akan 50 persen + 1. Mudah-mudahan di daerah lain juga punya keyakinan dan keinginan yang sama untuk memenangkan pasangan ini satu putaran,” katanya.

Menanggapi bagaimana menghadapi tudingan-tudingan miring pascapendeklarasian pasangan ini, Iskandar menyebut bahwa seorang Anies Rasyid Baswedan sudah kenyang dengan ucapan atau kampanye yang memang memojokkannya. Namun dia tidak memberikan respon, sebab semua itu pada akhirnya akan menghilang karena rekam jejak Anies Baswedan sendiri.

Begitu juga dengan tuduhan seolah-olah Anies dan Partai NasDem disebut pengkhianat. Bagi Iskandar siapa sebenarnya yang berkhianat? Menurutnya seseorang bisa disebut pengkhianat jika dia meninggalkan koalisi dan komitmen.

Iskandar mengatakan sampai saat ini Anies dan Ketum Partai NasDem, Surya Paloh justru masih tetap dalam komitmen, yaitu membawa pasangan yang diusung partai koalisi untuk menang.

“Artinya apa? Artinya NasDem sendiri tidak punya kepentingan apapun. Ketum kita juga tidak mau untuk dicalonkan sebagai Capres atau Cawapres. Malah Ketum kita tidak ingin masuk dalam kandidat wakil presiden mendampingi Anies,” ucap Iskandar.

Bukan sekadar mengikuti kontestasi Pilpres dan hanya untuk hura-hura atau melengkapi, tapi untuk menang. Dan untuk menang tentu perlu strategi. Perlu mencari pasangan yang sangat cocok untuk Anies Baswedan. Pasangan yang bisa memberi daya dorong atau kekuatan baru untuk menambah suara Anies. NasDem dan Anies melihat potensi itu ada pada Muhaimin Iskandar.

“Menurut kami, siapa yang meninggalkan koalisi itu sebenarnya yang layak disebut sebagai pengkhianat, kerena dia yang meninggalkan. Kalau memang ikhlas dan tulus, dia tidak akan tinggalkan koalisi ini. Sebab, koalisi ini mengusung Anies untuk membawa kebaikan kepada masyarakat Indonesia,” tandas Iskandar.(gus)

FKG USU Kolaborasi dengan Universty Kebangsaan Malaysia, Gelar Edukasi Kesehatan Gigi & Mulut

KOLABORASI: FKG USU berkolaborasi dengan Universty Kebangsaan Malaysia, gelar bersama pengabdian kepada masyarakat.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) dan Fakulti Pergigian Universiti Kebangsaan Malaysia, bersama Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah dan Asian Muslim Charity Foundation (AMCF) berkolaborasi menggelar pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, serta sosialisasi tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut khususnya. Hal tersebut, dalam mencegah dan merawat gigi sensitif atau gigi ngilu.

Kegiatan ini, melibatkan sebagian besar dosen dan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Gigi USU yakni dari Departemen Periodonsia, Departemen Konservasi Gigi, Departemen Prostodonsia, Departemen Ortodonsia.

Kemudian, Program Studi Magister dan Doktor, Departemen Ilmu Penyakit Mulut serta Ikatan Alumni Spesialis Periodonsia FKG USU dan juga melibatkan organisasi profesi yaitu Ikatan Periodonsia Indonesia Komisariat Medan. Kegiatan ini dihadiri juga oleh tiga dosen dan sepuluh mahasiswa spesialis Periodonsia dari Universiti Kebangsaan Malaysia.

Kegiatan pengabdian ini, berlangsung pada Senin sampai dengan Selasa, tanggal 21 hingga 22 Agustus 2023 di Gedung Pusat Kemanusiaan AMCF Sumatera Utara di Jalan Beo No.39 A, Kota Medan.

Kegiatan itu, dihadiri langsung oleh pengabdian masyarakat yaitu Wakil Dekan III Dr. Pitu Wulandari, drg., S.Psi., Sp.Perio (K) dan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud implementasi Kerjasama antara FKG USU, UKM dan Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan kolaborasi pengabdian masyarakat ini meliputi pemeriksaan gigi, penyuluhan dan konsultasi terkait kesehatan gigi dan mulut serta tindakan perawatan berupa pembersihan karang gigi, perawatan gigi ngilu yang non karies, pencegahan karies gigi dan pencabutan gigi.

“Semua pelayanan ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis,” ucap Pitu, dalam keterangan tertulis, Minggu (3/9).

Ia menambahkan tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini bukan hanya memenuhi tuntutan Tridharma Perguruan Tinggi melainkan juga mewujudkan upaya pemerintah dalam mengurangi intensitas penyakit gigi dan mulut khususnya di Sumatera Utara.

Adapun tema dari Kegiatan ini, ‘Penanganan Hipersensitif Dentin Sebagai Salah Satu Cara Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup’.

Sementara itu, kegiatan pengabdiaan kali ini dilaksanakan berkat kerjasama dengan Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah yang menjadi mitra dari FKG USU, seperti yang disampaikan oleh pimpinan Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah H. Fajar Hasan Mursyid, Lc.,MA.

“Bahwa kegiatan ini, diharapkan dapat berjalan setiap tahunnya sehingga dapat membantu mengatasi penyakit gigi dan mulut khususnya pada pelajar tahfidz di Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah,” katanya.

Dalam kegiatan kolaborasi pelayanan ini menargetkan sebanyak 120 peserta yaitu pelajar dan pegawai tahfidz dari Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini yaitu Lembaga Pengabdian Masyarakat USU, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara, Universiti Kebangsaan Malaysia, Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah, Pusat Kemanusiaan AMCF Sumatera Utara, IPeri Komda Medan serta seluruh Pihak-pihak yang terkait di dalamnya,” ucapnya.

“Semoga pelaksanaan kegiatan ini dapat membawa manfaat kepada seluruh pihak khususnya dalam mendukung program peningkatan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat,” tandasnya.(gus)

Korupsi di PT Pegadaian Syariah Cabang Setiabudi, PT Medan Perberat Hukuman 2 Terdakwa

KORUPSI PEGADAIAN: Dua terdakwa kasus korupsi menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Medan beberapa waktu lalu. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Tinggi (PT) Medan memperberat hukuman dua terdakwa korupsi hilangnya 1,8 kilogram emas di PT Pegadaian Syariah Cabang Setiabudi, Medan. Putusan itu sekaligus mengubah putusan Pengadilan Tipikor Medan, Nomor 102/Pid.Sus-TPK/2022/PN MDN tanggal 27 April 2023.

Majelis hakim banding diketuai Panusunan Harahap, menghukum eks Kepala Cabang (Kacab) Pegadaian Setiabudi, Medan, Afriady selama 4 tahun penjara, denda Rp100 juta, subsider 2 bulan kurungan.

Selain itu, terdakwa Afriady tetap dihukum membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp670.686.099. Dengan ketentuan satu bulan setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak mampu membayar, maka harta bendanya disita dan dilelang jaksa untuk menutupi uang pengganti.

“Apabila tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan penjara,” kata hakim, sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Minggu (3/9/2023).

Kemudian, terdakwa Munawwarah selaku eks Pengelola Agunan Pegadaian Syariah Cabang Setiabudi, Medan, dihukum 5 tahun penjara, denda Rp100 juta, subsider 2 bulan kurungan. Selain itu, terdakwa Munawwarah tetap dihukum membayar uang pengganti kerugian negara, sebesar Rp1.077.499.217, subsidair 2 tahun penjara.

“Perbuatan kedua terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah dakwaan subsider kesatu, Pasal 2 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” tegas hakim.

Vonis PT Medan lebih berat dari putusan PN Tipikor, yang sebelumnya menghukum terdakwa Afriady selama 3 tahun penjara dan terdakwa Munawwarah selama 4 tahun penjara. Sebelumnya, JPU Kejari Medan menuntut kedua terdakwa masing-masing selama 7 tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Diketahui, kasus dugaan korupsi terkait raibnya 1,8 kg emas tersebut terungkap setelah adanya nasabah yang meminta ganti rugi karena emasnya tidak ada saat kreditnya lunas.

Informasi tersebut kemudian didalami pihak internal yang kemudian melakukan audit. Setelah diaudit, tersangka Munawwarah selaku pegawai pengelola penyimpanan emas yang bertanggung jawab atas hilangnya 36 kredit emas nasabah, dengan estimasi senilai Rp919.099.000.

Terungkap juga fakta bahwa sepanjang tahun 2021, atau selama Afriady menjabat sebagai Kacab Pegadaian Syariah Setia Budi Medan, ada 1 kg emas agunan nasabah yang hilang dari brankas. Selanjutnya, berdasarkan hasil audit, negara mengalami kerugian mencapai Rp1.825.431.565. (man)

Wali Kota Binjai Terima Penghargaan Lencana Darma Bakti

PENGHARGAAN: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah saat mendapatkan Penghargaan Lencana Darma Bakti dari Gubsu, Edy Rahmayadi.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka memberikan penghargaan kepada 62 Kwartir Pramuka, dalam rangka peringatan Hari Pramuka tahun 2023, di Lapangan Astaka Dispora Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (2/9/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka (Mabicab) Kota Binjai menerima penghargaan Lencana Darma Bakti.

Amir mengaku bangga dengan penghargaan yang didapatkannya.

“Ini adalah bentuk peran serta kepala daerah dalam meningkatkan kerja dari gerakan Pramuka,” ujarnya.

Lencana Darma Bakti merupakan salah satu lencana jasa yang diberikan kepada seseorang yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, milik, dana dan fasilitas yang cukup besar terhadap pembinaan serta pengembangan Gerakan Pramuka. (ted/ram)

Gubsu Edy Sakit Pinggang Lewati Jalan di Palas

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengaku pinggangnya sakit saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Padang Lawas (Palas), beberapa waktu lalu. Hal ini dikarenakan dirinya harus melintasi jalan rusak yang lubangnya besar-besar.

“Kemarin sakit pinggang ku, jalan (saat Kunker) ke Palas, lubangnya segede-gede gitu. Jadi orang yang ngomelin Rp2,7 Triliun ku harap keliling di tempat (di Jalan) berlubang itu,” ucap Gubsu Edy sembari tersenyum.

Gubernur Edy mengaku merasakan apa yang dialami masyarakat, yang harus melalui setiap hari jalan berlubang dalam menjalankan aktivitasnya.

“Begitu sulit, itu yang sekali aku jalan ya. Bagaimana rakyat yang hilir mudik disitu. Ini lah, mobil ku bagus, itu aja sakit (pinggang ku). Bagiamana mobil angkot disitu itu,” kata Edy Rahmayadi merasakan penderitaan masyarakat imbas jalan rusak.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, dengan tegas tidak ada niat untuk korupsi dalam mega proyek Rp 2,7 triliun yang dianggarkan untuk pembangunan di Sumut. Gubsu Edy mengatakan ada bukti dia korupsi silakan laporkan ke aparat penegak hukum.

“Nah saudara-saudara ku, pahami lah itu. jangan asal ngomong gitu, tapi gak berniat dengan baik. Oh edy korupsi, iya tangkap lah kalau korupsi. Jangan ngomong aja, gitu, di cek semua yang benar, suka-suka kalian aja,” jelas Gubsu Edy.

Gubsu Edy melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut menggenjot agar pengerjaan dan pembangunan jalan rusak, sesuai dengan target hingga akhir tahun 2023.

“Kalau sekarang ini, hampir 60 persen. Harapannya, iya 100 persen lah. Tapi kalau ngerjain, out put, jadi drainase, jadi bahu, jalan, tiga itu selesai. Tapi, kita 2023 kita berharap 100 persen, kenapa sih 100, persen, karena itu dibutuhkan rakyat,” kata Edy Rahmayadi.

Kembali lagi, Gubsu Edy menegaskan dan menepis rumor terkait indikasi korupsi dalam mega proyek Rp 2,7 triliun. Dimana, ia menjelaskan untuk pembayaran termin pertama belum tuntas dibayarkan kepada PT Waskita Karya dan KSO.

“Ada orang yang meributkan, sini nyuri ini, sana nyuri. Ini saya kasih tahu ya, tadi kau nanyak ini, termin pertama aja belum selesai, apa yang mau di curi, termin pertama aja belum dibayar. Orang kan banyak yang meributinya ini, gimana mau dicuri, dibayar aja belum, itu maksudnya,” tandas Gubsu Edy.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Sumut Marlindo Harahap menjelaskan bahwa progres pengerjaan sudah capai 56,89 persen, dengan total panjang ruas yang telah ditangani sepanjang 262 kilometer dari total 450 kilometer se-Sumut.

“Kita optimis dan tetap ingin menuntaskan proyek yang murni untuk kebutuhan masyarakat Sumut ini, sesuai kontrak,” ucap Marlindo, sembari mengatakan proyek miltiyears ini tetap jalan sesuai dengan kontrak.

Marlindo mengungkapkan bahwa quick count progres dimaksud dari ketiga pelaksana pekerjaan (KSO) PT Waskita Karya 23,550 %, PT Sumber Mitra Jaya 18,823 % dan PT Pijar Utama 13,515 %.

Lokasi proyek ini tersebar di 33 kabupaten/kota di Sumut, dengan tipe proyek Design & Build Lumpsum Price, multiyears tiga tahun anggaran 2022-2024 berupa peningkatan jalan sepanjang 450 km, jembatan rangka baja, jembatan beton, pekerjaan box culvert dan lain-lain.

Masa pelaksanaan 540 hari kalender sejak SPMK dan masa pemeliharaan 730 hari kalender. Dengan itu, Marlindo mengatakan optimis kualitas pembangunan jalan tersebut, terbilang baik.

“Total ruas yang dikerjakan hingga minggu ke-64 berjumlah 109 ruas dari total 163 ruas. Total ruas yang sudah selesai dilakukan pekerjaan pengaspalan berjumlah 64 ruas dan 10 ruas masih dalam proses,” tutur Marlindo.

Selanjutnya total ruas yang telah selesai pekerjaan penghamparan base A berjumlah 72 ruas dan 14 ruas masih dalam proses, 55 ruas sedang dalam tahapan pekerjaan galian drainase dan pekerjaan pasangan batu drainase, serta 37 ruas telah selesai output, termasuk bangunan struktur box culvert.

Sedangkan status pekerjaan selesai aspal sepanjang 172,96 km dan selesai output sepanjang 82,29 km. Ia optimis proyek ini, berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dimana, pihak pelaksana proyek tampak bersungguh-sungguh melaksanakan pekerjaan sesuai dengan progres yang ada.

“Mudah-mudahan dengan selesainya proyek ini, 450 km jalan provinsi yang selama ini rusak sudah mulus kembali,” tutur Marlindo.(gus/ram)

Tingkatkan Jiwa Korsa, Dishub Medan Gelar Rangkaian Pertandingan di Harhubnas 2023

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan merayakan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2023 dengan menggelar berbagai rangkaian pertandingan olahraga. Rangkaian kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT di Stadion Teladan Medan, Sabtu (2/9/2023).

“Dalam rangka memeriahkan Perhubnas, tahun ini kami melaksanakan berbagai kegiatan. Diantaranya pertandingan sepakbola, catur, mini soccer, badminton, tenis meja dan trup gembira. Total kita memperlombakan 17 cabang olahraga,” ucap Iswar Lubis didampingi Sekretaris Suriono serta para kepala bidang (kabid) Dishub Medan.

Dikatakan Iswar, berbagai kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa korsa kepada para personel di Dishub Medan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang silaturahim bagi seluruh personel dan keluarga, sehingga rasa memiliki diantara personel semakin tinggi.

“Sebagai contoh, melalui pertandingan sepak bola, diharap bisa meningkatkan sportivitas dan diaplikasikan saat bekerja sehingga kinerja seluruh personel meningkat. Dengan demikian, Dishub Medan kuat, hebat dan maju,” ujarnya.

Iswar menuturkan, kegiatan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, termasuk upacara yang akan digelar pada Jumat (22/9/2023). Kemudian pada acara puncak di hari Sabtu (23/9/2023), Dishub Medan akan menggelar gerak jalan santai bersama seluruh keluarga di Taman Ahmad Yani, Medan. Dalam rangkaian kegiatan ini, Dishub Medan telah menyediakan berbagai hadiah menarik.

Sebelumnya, Sekretaris Dishub Medan Suriono yang juga ketua panitia kegiatan menuturkan, Harhubnas diperingati setiap 17 September. Untuk itu, setiap personel Dishub Medan diminta untuk memeriahkannya.

Rangkaian acara dimulai dari pertandingan sepakbola yang diikuti enam tim, yakni masing-masing satu tim dari sekretariat, bidang parkir, bidang sarana dan prasarana (sarpras), serta tiga tim dari pengembang, pengendalian & keselamatan (PP&K). Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan 17 perlombaan untuk putra dan putri.

“Kami menyiapkan hadiah berbentuk uang tunai dan barang. Diingatkan kepada seluruh pegawai baik aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja harian lepas (PHL), harus menjunjung tinggi sportivitas,” pesannya.

Suriono menekankan, saat gerak jalan santai pada Sabtu (23/9) mendatang, para ASN dan PHL diminta mengajak seluruh keluarga. Panitia pun telah menyiapkan seragam berupa baju kaos kepada setiap peserta gerak jalan.

“Kami sediakan beragam hadiah menarik, misalnya hadiah utama sepeda motor, tiga sepeda listrik dan lainnya. Sedangkan untuk hadiah hiburan, mencapai 250 unit. Mari kita meriahkan Harhubnas 2023,” ajaknya.

Pantauan Sumut Pos, pembukaan pertandingan olahraga dalam rangka memperingati Harhubnas Dishub Medan tersebut ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan Kadishub Medan, Iswar Lubis. Dikesempatan yang sama, Iswar Lubia juga menyerahkan kenang-kenangan kepada dua pegawai Dishub Medan yang baru saja memasuki masa purna bakti atau pensiun, yakni Gumartin Tampubolon dan Sugiharto.
(map/ram)

Masyarakat Keluhkan Pengerjaan Drainase, Komisi IV Minta Kontraktor Bekerja Cepat dan Tepat

Anggota Komisi IV DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengerjaan drainase yang dilakukan Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) di 21 kecamatan di Kota Medan menimbulkan berbagai masalah di tengah-tengah masyarakat.

Betapa tidak, akibat pengerjaan yang berlangsung, aktivitas masyarakat menjadi sangat terganggu. Kondisi jalanan yang menjadi sempit, rusak dan berdebu menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution meminta pihak kontraktor agar bekerja secara efisien guna bisa mengurangi dampak pengerjaan yang tengah berlangsung.

“Harus kita akui, setiap pembangunan yang berlangsung pasti ada dampak yang akan ditimbulkan. Oleh sebab itu, pihak ketiga (kontraktor) harus bisa bekerja cepat dan tepat. Sebab, mereka yang bisa menentukan pengerjaan itu bisa segera selesai. Karena Pemko bersama DPRD Medan dan masyarakat hanya bisa mengawasi,” ucap Ketua Fraksi PAN DPRD Medan ini, Minggu (3/9/2023).

Tak hanya sekedar melakukan pengerjaan, Edwin juga menyarankan kepada pihak kontraktor agar selalu tanggap terhadap semua keluhan masyarakat atas pengerjaan yang tengah berlangsung.

“Di setiap pengerjaan yang berlangsung, pihak kontraktor harus menempatkan humasnya guna menampung keluhan masyarakat. Dengan begitu, pengerjaan yang berlangsung tidak sangat berdampak ke masyarakat dan bisa langsung diatasi. Sehingga masyarakat juga tidak bingung harus menyampaikan keluhannya kemana,’ sarannya.

Edwin mengungkapkan, dampak yang sering terjadi di lapangan terkadang karena ulah nakal para kontraktor. Sebab sebelum pengerjaan berlangsung, masyarakat terkadang ada membuat komitmen terkait pengerjaan, hanya saja itu tidak ada realisasinya.

“Banyak kita menerima aduan terkait pengerjaan drainase ini. Dari awalnya akan dibersihkan, namun selesai pengerjaan tidak dibersihkan kontraktor. Ini yang sering terjadi. Kemarin juga saat Pak Wali melakukan pengecekan ke salah satu titik pengerjaan, di sana tampak jalanan sangat berdebu, sehingga Pak Wali langsung memerintahkan untuk dilakukan pembersihan di jalan itu. Kita harap hal ini tidak terulang lagi. Jangan tunggu ada yang melakukan sidak baru dibersihkan,” ungkapnya.

Selain itu, Edwin juga berharap agar Pemko Medan melalui OPD terkait agar lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap pengerjaan drainase yang saat ini tengah berlangsung.

“Jika memang kontraktornya nakal, tindak saja dan jangan jalin lagi kerjasama dengan mereka. Kita paham setiap pembangunan pasti ada dampaknya, tapi jangan dampak tersebut sampai membuat masyarakat menjadi susah. Pemko Medan juga diharapkan lebih selektif dalam memilih rekanan, sehingga dampak pembangunan yang dilakukan bisa berkurang,” pungkasnya. (map/ram)