32 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1269

Pangdam I/BB Lantik 500 Orang Komcad Hanneg Matra Darat

istimewa DILANTIK: Sebanyak 500 orang dilantik menjadi Komcad Hanneg) Matra Darat, di Markas Rindam I/BB, Pematangsiantar pada Senin (31/7).

PEMATANG SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Pangdam I/BB, Mayjen TNI A Daniel Chardin melantik 500 orang menjadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara (Komcad Hanneg) Matra Darat pada upacara penutupan Latsarmil Komcad TA 2023 di Markas Rindam I/BB, Pematangsiantar, Senin(31/7).

Pangdam I/BB membacakan amanat Menhan RI Prabowo Subianto yang menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kesiapan dan kerelaan untuk ikut serta menjadi bagian dari Komcad Hanneg.

“Kerelaan ini merupakan bukti tanggung jawab kita bersama, akan pentingnya kesadaran bela negara bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengingat bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab Kemhan, TNI dan Polri, tetapi juga semua warga negara Indonesia,” kata Da­niel saat membacakan amanat tersebut.

Ia mengungkapkan, bahwa Menhan berharap para Komcad Hanneg mampu mengobarkan semangat bela negara dalam penerapan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) kepada seluruh komponen lainnya.

“Sebagai Komcad Hanneg, kalian harus siap dimobilisasi sesuai perintah Presiden RI dengan persetujuan DPR RI dengan komandan dan kendalinya berada di Panglima TNI. Ini bertujuan untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan komponen utama dalam menghadapi ancaman demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” tutupnya.

Selain di Rindam I/BB, Latsarmil Komcad Hanneg Matra Darat lainnya juga digelar di Kodam XIII/Merdeka (300 orang), Kodam IX/Udayana (500 orang), dan Kodam XVIII/Kasuari (200 orang).

Untuk Matra Laut berada di Komando Pendidikan Marinir (500 orang), dan Matra Udara dipusatkan di Wingdik 800/Pasgat (500 orang).

Turut hadir, di antaranya Dirbelaneg Kemhan RI, Mayjen TNI Sarwono BSc, SIP, PSC, Irdam I/BB, Brigjen TNI Boni Christian Pardede, SE, Danrem 022/PT, Danrem 023/KS, para PJU Kodam I/BB, serta unsur Forkopimda Pematangsiantar. (dwi/han)

Bupati Buka Kick Off Meeting Pelaksanaan KLHS RPJPD Asahan 2023

BUKA: Asisten Administrasi Umum membuka Kick Of Meeting pelaksanaan KLHS RPJPD Kabupaten Asahan Tahun 2023.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan diwakili Asisten Administrasi Umum Drs Muhilli Lubis membuka secara resmi Kick of Meeting pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Asahan Tahun 2023 di Aula Hotel Marina Kisaran, Selasa (1/8). Turut Hadir mewakili Kapolres Asahan, Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provsu, OPD dan tamu undangan lainnya.

Kabid Tata Lingkungan Kabid Tata Lingkungan DLH Kabupaten Asahan Zulfikar Ali Harahap, SE menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan analisis sistematis, menyeluruh, dan partisipatif yang menjadi dasar untuk mengintegrasikan tujuan pembangunan berkelanjutan ke dalam dokumen RPJPD. Selanjutnya, sebagai instrumen untuk menerapkan prinsip berwawasan lingkungan dan berkelanjutan dalam penyusunan RPJPD serta memanfaatkan hasil KLHS RPJPD dalam penyusunan dokumen KLHS RPJMD.

Lebih lanjut Zulfikar melaporkan, dasar kegiatan ini adalah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata cara tata cara penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 69 Tahun 2017 tentang pelaksanaan PP Nomor 46 tahun 2016 tentang tata cara penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis.

Selanjutnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pembuatan dan Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah dan terakhir Surat arahan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 550/5112/Bangda tanggal 6 Juli 2022 perihal Pembuatan dan Pelaksanaan KLHS RPJMD dan KLHS RPJPD.

Di tempat yang sama, Bupati Asahan yang diwakili Asisten Admistrasi Umum pada pidato tertulisnya, mengatakan bahwa Kabupaten Asahan tahun 2023 akan menyusun Dokumen KLHS RPJPD tahun 2025–2045. KLHS RPJPD 2025-2045 merupakan KLHS pertama untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Asahan.

“KLHS RPJPD dimaknai sebagai analisis sistematis, menyeluruh, dan partisipatif yang menjadi dasar untuk mengintegrasikan tujuan pembangunan berkelanjutan ke dalam dokumen RPJPD. Dalam melaksanakan penyusunan KLHS RPJPD melibatkan OPD terkait, instansi vertikal terkait, pihak swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat, Filantropi, perwakilan dari Perguruan Tinggi juga dan dibantu Tenaga Ahli pendamping”, ucapnya.

Muhilli menambahkan, agar tahapan penyusunan KLHS RPJPD dapat terlaksana dengan baik sangat dibutuhkan peran, masukan, saran positif dari tim penyusun KLHS RPJPD, sehingga nantinya dapat kita sepakati isu strategis sekaligus rekomendasi untuk kemudian dapat kita integrasikan dalam rancangan awal RPJPD Kabupaten Asahan Tahun 2025–2045.

“Untuk kelancaran dan ketepatan waktu dalam penyelesaian penyusunan dokumen KLHS RPJPD ini, saya tekankan agar semua perangkat daerah terkait dapat cepat dan segera memberikan dukungan data-data yang diperlukan. Oleh karena itu, saya berharap kepada Tim Kelompok Kerja penyusunan KLHS RPJPD agar segera melaksanakan semua tahapan pelaksanaan KLHS RPJPD sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan kepada narasumber serta Tenaga Ahli pendamping diharapkan untuk dapat mendampingi Tim Pokja sampai tahapan validasi dan memastikan integrasi hasil rekomendasi KLHS ke dalam rancangan awal dokumen RPJPD Kabupaten Asahan Tahun 2025-2045”, tandasnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provsu Laksana Umanda Sitanggang ST, MT tentang memastikan Pembangunan Berkelanjutan melalui KLHS RPJMD. (dat/han)

367 PPPK Guru Terima SK

DIABADIKAN: Para PPPK Jabatan Fungsional Guru diabadikan bersama Sekdakab Karo Kamperas Terkelin Purba, usai menerima SK di Halaman Kantor Bupati Karo, Selasa (1/8).

KARO, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Karo Kamperas Terkelin Purba, menyerahkan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru Tahun Anggaran (TA) 2022 di Halaman Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, Selasa (1/8) lalu.

Dalam kesempatan ini, sebanyak 367 guru menerima SK, setelah dinyatakan lulus seleksi kompetensi sebagai PPPK Jabatan Fungsional Guru TA 2022 di Lingkup Pemkab Karo.

Sambutan Bupati Karo yang disampaikan Kamperas, mengucapkan selamat kepada seluruh PPPK Jabatan Fungsional Guru yang menerima SK. Dia mengingatkan kepada seluruh PPPK, untuk memenuhi perjanjian kerja yang telah ditandatangani, karena merupakan dasar pertimbangan perpanjangan perjanjian kerja.

“Pendidikan bermutu dimulai dari tenaga pendidik yang berkualitas pula. Artinya seorang guru harus dapat meningkatkan kualitas seiring tuntutan kurikulum yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Perbanyak membaca dan kenali peserta didik,” imbau Kamperas.

“Secara khusus saya berpesan, seorang guru harus mampu menjaga penampilan diri. Karena guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Penampilan dalam proses belajar-mengajar sangat penting, karena dapat menarik minat peserta didik dalam penerimaan pelajaran. Sehingga peserta didik bisa termotivasi dan tidak jenuh saat proses pembelajaran,” jelasnya lagi.

Kamperas juga berpesan, agar setiap PPPK dapat memfokuskan tenaga dan pikiran untuk kemajuan pendidikan di Bumi Turang, agar berjalan optimal dalam rangka mewujudkan Kabupaten Karo yang Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing. (deo/saz)

Program Pemberdayaan Masyarakat Perhutanan Sosial, Tiga Kabupaten Terima 82 Program

KETERANGAN: Kepala Staf Kepresidenan RI, Jend TNI (purn) Muldoko saat menyampaikan keterangan pada acara penyerahan Program Pemberdayaan Masyarakat Perhutanan Sosial di Stadion Simangarosang, Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, Selasa (1/8).

SUMUTPOS.CO – Kepala Staf Kepresidenan RI Jendral TNI (purn) Muldoko, menyerahkan 82 Program Pemberdayaan Masyarakat Perhutanan Sosial dari 5 kementerian kepada 3 kabupaten di Sumatera Utara (Sumut). Penyerahan dilakukan di Stadion Sima­nga­rosang, Doloksanggul, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), Selasa (1/8) lalu. Adapun ketiga kabupaten tersebut, yakni Humbahas, Samosir, Tapanuli Utara (Taput).

Hadir bersama rombongan Ke­pala Staf Kepresidenan, yakni Asisten Deputi (Asdep) Bidang Koordinasi Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Sugeng Harmono, Dirjen Hortikultura Bambang Sugiharto, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, perwakilan KemenkopUKM dan BUMN, serta lainnya. Juga hadir Wakpolda Sumut Brigjen Pol Jawari, dan Danrem 023/KS Kolonel Inf Lukman Hakim.

Rombongan tersebut disambut Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, bersama Bupati Samosir Van­diko T Gultom, Wakil Bupati Taput Sarlandy Hutabarat, Forkopimda Humbahas, serta masyarakat dari 3 kabupaten dimaksud.

Dalam sambutannya, Muldoko menyampaikan, Presiden RI Joko Widodo, memiliki semangat yang luar biasa dalam mendukung petani. Dan pada Hari Agraria di Kota Bogor, Jawa Barat, Jokowi menekankan, masyarakat tidak hanya diberikan sertifikat, tapi harus ada penguatan dalam mensejahterakan petani.

“Semangat dan keinginan Presiden ini, harus dipahami oleh semuanya, dan harus bergerak. Paham itu harus dipahami oleh para pejabat dan juga kita semua. Mari kita wujudkan apa yang menjadi keinginan Presiden,” ajak Muldoko.

Muldoko juga mengatakan, pelaksanaan kegiatan Perhutanan Sosial di Kabupaten Humbahas ini, perencanaan terpadunya sudah diperkuat oleh Perpres No 28 Tahun 2023.

“Karena itu, kalau dari pusat sudah seperti ini pergerakannya, saya harap, daerah juga bergerak lebih cepat lagi. Tidak perlu ragu, karena sudah diperkuat oleh Perpres,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Menko Maritim dan Marves Luhut Binsar Panjaitan, dalam sambutannya yang ditayangkan di videotron, menyampaikan apresiasi kepada Kantor Staf Kepresidenan bersama kementerian lainnya, BRI, PLN, serta BUMN lainnya, atas pelaksanaan agenda Perhutanan Sosial.

“Karena itu, bapak ibu penerima sertifikat Perhutanan Sosial, dengan sudah diberikan bibit, juga kemudahan pematangannya, maka semestinya Perhutanan Sosial dapat menjadi penopang peningkatan perekonomian masyarakat ke depan. Perlu dipastikan juga aspek pemeliharaan kelestarian dan Perhutanan Sosial, sebagai upaya intigasi perubahan iklim, dalam menjaga hutan kita sampai kepada generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, menyampaikan terim akasih kepada Kepala Staf Kepresidenan, yang berkenan hadir ke Kabupaten Humbahas. Menurutnya, Kabupaten Humbahas sudah mejadi satu penopang laju inflasi dengan hasil pertaniannya, yakni bawang merah.

“Data dari Gubernuran, Humbahas penyumbang bawang merah terbesar di Sumut. Selain itu, Humbahas juga merupakan lokasi food estate. Dari informasi yang kami terima, food estate Humbahas, satu yang terbaik dibanding food estate lainnya. Hal ini menjadi pendorong bagi kami, untuk tetap semangat dalam mengembangkan food estate,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Kabupaten Humbahas juga jadi satu penghasil benih kentang.

“Informasi dari Indofood, saat ini perusahaan tersebut tidak lagi meng-import benih kentang, karena sudah bisa di-suplay dari Humbahas,” beber Dosmar.

Di tengah acara, Pemkab Humbahas atas nama masyarakat, memberikan cenderamata berupa ulos kepada Muldoko. (des/saz)

Susanti Lantik 54 Pejabat Pemko Pematangsiantar

PELANTIKAN: Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada 54 pejabat Pemko Pematangsiantar di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (2/8).

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 54 pejabat lingkup Pemko Pematangsiantar dilantik dan diambil sumpah oleh Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (2/8).

Pada kesempatan itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Pemko Pematangsiantar, Rosion Julietta Hutauruk melaporkan, pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah kepada jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama, administrator, pengawas, dan fungsional tersebut, berdasarkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nomor: B-2725/JP.00.00/07/2023 tertanggal 24 Juli 2023, tentang Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama di Lingkungan Pemko Pematangsiantar.

Sedangkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik dan diambil sumpahnya, terdiri dari eselon 2b sebanyak 12 orang, 3a ada 15 orang, 3b berjumlah 16 orang, 4a ada 7 orang, dan fungsional sebanyak 4 orang.

Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar, dr Susanti Dewayani mengatakan, pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di lingkup Pemko Pematangsiantar. Menurutnya, Pemko Pematangsiantar telah melaksanakan seleksi terbuka, sesuai Peraturan Pemerintah tentang Manajemen ASN, tentang Tata Cara Jabatan Pimpinan Tinggi, serta persetujuan KASN, dan karena jabatan kosong akibat pensiun dan penyegaran.

Kepada para pejabat yang dilantik, dia berharap, dapat melakukan optimalisasi agar bisa bersama-sama membangun Kota Pematangsiantar.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama (pembangunan daerah). Terimalah jabatan ini sebagai amanah tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Serta dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” imbau Susanti.

Acara ditandai dengan penyematan tanda jabatan kepada 2 camat, yakni Camat Siantar Selatan Pedi Arianto Sitopu, dan Camat Siantar Barat Herwan Saragih. Adapun para pejabat yang dilantik, di antaranya Irma Suryani (Kepala Dinkes) dr Aulia Sukri Sambas (Direktur RSUD dr Djasamen Saragih), Pardomuan Nasution (Kepala Dinsos dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Hasudungan Hutajulu (Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB), Julham Situmorang (Kepala Dishub), dan Johannes Sihombing (Kepala Diskominfo).

Kemudian Herbert Aruan (Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan), Hamzah F Damanik (Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan), Dedi Idris Harahap (Kepala BP2D, Arri Suaswandy Sembiring (Kepala BPKPD), serta Timbul H Simanjuntak (Kepala BKPSDM). (mag-7/saz)

Buru Buronan Bentrok IPK-FKPPI, Polisi Dihadang

DIHADANG: Anggota Satreskrim Polres Langkat saat melakukan penangkapan terhadap buronan Bentrok IPK-FKPPI dihadang oleh masyarakat di Dusun Beternga, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat. (IST)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat dihadang oleh sekelompok masyarakat, saat akan menangkap buronan dalam kasus bentrok IPK-FKPPI yang terjadi beberapa waktu lalu di Desa Besadi, Kecamatan Kuala, Langkat.

Dalam video yang dilihat Sumut Pos, tugas luar Satreskrim Polres Langkat dihadang dengan cara memalangkan truk bermuatan batu dan ban yang dibakar di tengah jalan, Dusun Beternga, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat, Rabu (2/8).

Tak ayal, peristiwa ini mencekam dan membuat takut masyarakat sekitar. Masyarakat diduga suruhan yang disebut-sebut menghalangi upaya penangkapan polisi tersebut.

Kapolsek Kuala, AKP Ilham tampak terlihat dalam rekaman video yang dilihat Sumut Pos. Padahal, lokasi kejadiannya masuk wilayah hukum Polsek Selesai.

Ilham yang dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Ya, ada penangkapan Satreskrim Polres Langkat,” kata dia.

Meski dihalangi, kata Ilham, pihaknya tetap lanjut melakukan penangkapan. Terbukti, satu orang diduga buronan Polres Langkat telah diamankan.

Kata AKP Ilham, seorang yang diamankan ini sudah berstatus tersangka berinisial E. “Pelakunya dibawa ke Polres Langkat,” tambah mantan Kapolsek Pangkalasusu ini.

Selain dihadang, polisi juga diserang oleh sekelompok oknum masyarakat yang diduga suruhan tersebut. “Mobil anggota kita dirusak sama warga di lapangan,” kata Ilham.

Disebut-sebut, anggota polisi diduga juga disekap dan disandera saat melakukan upaya penangkapan. Disoal dugaan anggota polisi disekap dan disandera, Ilham menyarankan untuk konfirmasi ke Polres Binjai.

“Sekarang ngadu ke Polres Binjai, langsung ke sana (Polres Binjai) saja,” tegasnya.

Disebut-sebut E ditangkap di barak narkoba yang diduga dikelola oleh yang bersangkutan. Polisi disebut mendapat informasi kalau E tengah berada di barak narkoba tersebut dan kemudian melakukan penyisiran hingga terjadi suasana mencekam karena dihadang oleh masyarakat diduga suruhan.

Sebelumnya, bentrokan pecah terjadi di Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Langkat, Minggu (9/7) malam. Akibatnya, 1 orang yang menjabat Ketua PAC IPK Batangserangan, Simson Sembiring alias Bagong (40) meninggal dunia dengan luka bacok senjata tajam pada lengan kiri atas, paha kiri, tumit kiri, kepala belakang dan luka lecet di punggung kanan.

Korban kemudian dilarikan ke klinik terdekat dan dinyatakan harus dirujuk ke rumah sakit di daerah Kecamatan Selesai, Langkat. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong.

Korban mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan saat dirujuk ke Selesai. Selain korban tewas, juga ada 2 korban luka, yang seorang di antaranya merupakan anggota Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Langkat, Risky Akbar Harahap (30).

Korban dari anggota kepolisian mengalami luka di bawah pelipis mata sebelah kanan dan luka di bawah hidung. Ini merupakan dampak dari bentrokan tersebut. Bahkan, korban dari anggota kepolisian tersebut harus mendapat mendapat perawatan medis di Puskesmas Kuala.

Selain Risky, juga ada Sultan (21) warga Jalan Ayahanda Medan yang merupakan Anggota IPK Langkat, mengalami luka bacok. Korban mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Kuala dan dirujuk ke RS Delia Stabor. (ted)