26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 1281

Peringati Hari Kemenkumham dan HDKD, Lapas Binjai Beri Bantuan kepada Balita Stunting

BANTUAN: Kalapas Binjai, Theo Adrianus Purba saat memberikan bantuan kepada masyarakat dalam rangka bakti sosial pengentasan stunting di Binjai Kota.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melakukan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Kementerian Hukum dan HAM dan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-78 tahun. Bakti sosial dimaksusd melakukan pengentasan stunting yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Binjai, akhir pekan lalu.

Kalapas Binjai, Theo Adrianus Purba bersama pejabat struktural berkunjung ke rumah penerima bantuan yang mengalami stunting di Kecamatan Binjai Kota. Sejumlah pejabat dari Pemko Binjai hadir saat Kalapas Theo beserta jajaran berkunjung.

Theo menjelaskan, kegiatan baksos pengentasan stunting ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kementerian Hukum dan HAM dan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-78 tahun. Ada 19 paket yang disalurkan kepada warga yang mengalami stunting di Kota Binjai.

Paket tersebut berisikan sembako, beras dan susu.

“Kita sama-sama menyadari bahwa pengentasan stunting menjadi perhatian bersama dan kita mengambil bagian untuk peduli, khususnya dalam rangka HDKD,” ujar Theo.

Mantan Kalapas Tebingtinggi ini menambahkan, kegiatan tersebut selaras dengan amanat Presiden RI, yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting yang holistik, integratif, dan berkualitas, melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, serta menjadikan anak-anak kita sehat dan memiliki masa depan yang cerah,” seru dia.

Theo menambahkan, tidak hanya baksos yang dilakukan Lapas Binjai dalam rangka memperingati Hari Kementerian Hukum dan HAM dan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-78 tahun. Juga digelar pekan olahraga di lingkungan Lapas Binjai.

“Pekan olahraga ini digelar untuk merajut kebersamaan sesama warga binaan Lapas Binjai,” pungkasnya. (ted/ram)

Gubsu Berharap Harganas sebagai Ajang Evaluasi Stunting

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.(ist/SUMUT POS)

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengingatkan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tahun 2023, menjadi momen untuk dilakukan evaluasi dalam upaya penurunan stunting.

Hal itu, disampaikan Gubsu pada puncak peringatan Harganas Tingkat Provinsi ke-30, Sumut, yang digelar di Desa Lumban Suhi-suhi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (29/7) kemarin.

“Perlu memperkuat evaluasi dan pembenahan serta langkah ke depan, mengatasi masalah pertumbuhan fisik anak,” ucap Gubsu Edy.

Mantan Pangkostrad itu, mengkritik jangan pelaksanaan Harganas ini, jangan hanya sekadar memberikan kesan seremonial semata. Namun perlu ada penekanan pada perbaikan kondisi keluarga di Indonesia, khususnya Sumut.

“Karena ini kan setiap tahun kita buat acara. Bagaimana peringatan Harganas ini, bukan acara pesta saja. Tetapi untuk evaluasi,” ucap Gubsu Edy.

Sedangkan terkait tema peringatan Harganas tahun 2023 yaitu, ‘Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju’. Mantan Ketua Umum PSSI itu, menekankan dan mendorong agar pemerintah kabupaten/kota lebih serius dalam hal penurunan angka stunting di daerah masing-masing.

“Kita perlu basis data yang kuat dan harus bergandeng tangan dalam upaya penurunan stunting ini. Memang benar, angka stunting di Sumatera Utara itu sudah turun, namun masih ada daerah yang angkanya tinggi,” tegas Gubsu Edy.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 itu. Gubsu Edy menjelaskan bahwa angka prevalensi atau jumlah kasus stunting di Sumut berhasil turun 4,7% menjadi 21,1%. Sebelumnya di tahun 2021 prevalensi stunting tercatat 25,8%.

Penurunan stunting tersebut erat kaitannya dengan kondisi kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan pedesaan, yang diperkirakan masih menyisakan masalah stunting.

“Untuk itu pula, saya mengingatkan kembali bahwa program Membangun Desa Menata Kota menjadi slogan yang di antaranya mengartikan bahwa sumber utama pangan ada di pedesaan dan harus bisa maju,” tandas Gubsu.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Gultom mengaku bahwa penunjukan lokasi acara puncak perayaan Harganas ke-30 tingkat Provinsi kali ini menjadi catatan bagi pemerintah kabupaten/kota, bahwa upaya penurunan stunting harus terus dilakukan dengan serius.

Vandiko menyebutkan bahwa ada tiga pola dalam hal menurunkan stunting, yakni asuh, makan dan sanitasi. Namun yang ketiga, menjadi harapan bagi pihaknya kepada pemerintah pusat maupun provinsi, guna mengalokasikan anggaran bantuan pembangunan sarana MCK bagi masyarakat yang tinggal di titik rawan stunting.

“Meskipun sudah turun, tetapi di Samosir angka stunting masih tergolong tinggi. Kalau pola asuh dan makan bisa kami lakukan, maka yang ketiga yakni sanitasi, masih banyak masyarakat yang belum memiliki fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus). Dan kami berharap melalui BKKBN, bisa mendorong ini agar bisa terealisasi,” sebutnya.

Merespons hal itu, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Penyuluh KB Ahli Utama Widwiono menyambut baik usulan dari pemeriksaan daerah tersebut. Karena itu pihaknya mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota yang telah menurunkan angka stunting dari tahun ke tahun.

Ia berharap pada peringatan Harganas berikutnya, angka stunting di Sumatera Utara terus menurun seiring upaya yang dilakukan pemerintah daerah. Termasuk kualitas hidup masyarakat, terutama dalam keluarga.

Pada peringatan tersebut, sejumlah Bupati menerima penghargaan dengan berbagai kategori.(gus/ram)

100 Mahasiswa FAI UMSU Ikuti KKN Internasional ASEAN dan Arab Saudi

WR III UMSU, Dr Rudianto berfoto bersama 100 Mahasiswa FAI UMSU yang akan mengikuti KKN Internasional ASEAN dan Arab Saudi.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 100 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN), Magang dan Asistensi Mengajar Internasional di Malaysia, Thailand, Kamboja serta Arab Saudi.

100 mahasiswa UMSU itu, dilepas langsung oleh Wakil Rektor (WR) III UMSU, Dr. Rudianto, M.Si, Sabtu (29/7/2023) kemarin, di Aula FAI UMSU Jalan Muchtar Basri, Kota Medan.

WR III UMSU, Dr Rudianto mengungkapkan bahwa program yang akan di laksanakan Agustus – September 2023, merupakan suatu keberkahan dan kemajuan bagi mahasiswa maupun perguruan tinggi dalam mencapai internasionalisasi.

“Program ini tentu sangat bermnfaat khususnya bagi anak-anak kami yang akan berangkat nanti. Harapannya, anak-anak kami selama melakukan kegiatan Internasional ini dapat menjaga diri dan nama baik universitas,” ucap Dr. Rudianto dalam keterangan tertulis, Minggu (30/7).

Tidak hanya itu, Rudianto juga memberikan pesan terkait pentingnya komunikasi dalam menjalankan program ini. Menurutnya, seseorang yang sering berkomunikasi akan semakin berpendidikan. Kemudian dapat membuka ruang keterbukaan komunikasi bagi mahasiswa dengan peluang-peluang yang ada.

“Kalau kita ingin maju kita harus menjadi orang yang terbuka. Terbuka dengan apa? dengan membangun komunikasi,” kata Dr. Rudianto.

Sementara itu, Dekan FAI UMSU Assoc. Prof. Dr. Muhammad Qorib. MA didampingi para Wakil Dekan menyampaikan harapan dan semangat kepada 100 mahasiawa yang berhadir.

“UMSU tidak lagi berada di level yg sama dengan perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara, tapi sudah setara dengan Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Kami berharap, nantinya mahasiswa UMSU bisa saling bertukar kebudayaan dengan negara yang dituju,” ujar Dekan FAI.

Dia berharap kegiatan Internasional yang didukung penuh oleh rektorat, dapat dijadikan program rutin setiap tahunnya. Mengingat kegiatan KKN Internasional di FAI UMSU telah berjalan dengan sukses selama 8 tahun.

Kegiatan ditutup dengan pemberian topi secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa yang berdasarkan laporan 46 mahasiawa mengikuti KKN Internasional, 19 mahasiswa mengikuti Magang Internasional dan 35 mahasiswa mengukuti assistensi mengajar Internasional.

Turut hadir Para Wakil Dekan FAI UMSU, Sekrtearis OIC UMSU Mhd. Shareza Hafiz, M.Acc, Unit KKN UMSU, Pimpinan prodi FAI UMSU, Para Dosen FAI, LPPM, Unit MBKM serta Dekan FAI Uhamka.(gus/ram)

Selebrasi Ulang Tahun Hotel GranDhika Setiabudi Medan Ke-7 Bertemakan The Sweet Of Togetherness

BERSAMA: Manajemen Hotel GranDhika Medan berfoto bersama anak Sanggar Sungai Deli yang merupakan bagian kegiatan CSR.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Manajemen Hotel GranDhika Setiabudi Medan (HGSM) yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia, di bawah naungan PT. Adhi Commuter Properti Tbk, menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 yang dimeriahkan oleh rangkaian kegiatan serta promo menarik.

Diawali dengan menjalankan kegiatan Corporate Social Responisiblity (CSR), tim manajemen Hotel GranDhika Setiabudi Medan melakukan Kunjungan Kasih ke Sanggar Anak Sungai Deli pada 23 Juli 2023 sekaligus memperingati Hari Anak Nasional. Pada kesempatan tersebut, Hotel GranDhika Setiabudi Medan berbagi keceriaan bersama anak-anak Sanggar Sungai Deli dengan bermain bersama dan ikut serta melakukan donasi untuk pengembangan fasilitas sanggar.

Tak hanya itu, perayaan HUT yang ke-7 tersebut juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahim dengan pihak eksternal, salah satunya melangsungkan Media dan Corporate Gathering sebagai wujud terima kasih kepada para pihak yang telah memberikan dukungan kepada Hotel GranDhika Setiabudi Medan selama tujuh tahun beroperasi.

Acara yang digelar pada Jumat, 28 Juli 2023 ini diawali dengan sambutan dari Pimpinan Hotel GranDhika Setiabudi Medan, R. Adi Sampurno yang memaparkan highlight mengenai tujuan acara Media dan Corporate Gathering.

“Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan bisnis hotel. Kami pun berharap dapat terus membina hubungan baik dengan seluruh kolega atau para stakeholder yang telah setia bersama Hotel GranDhika Setiabudi Medan,” ucapnya.

Puncak perayaan Hari Ulang Tahun Hotel GranDhika Setiabudi Medan akan diselenggarakan pada Senin, 31 Juli 2023 secara internal dengan melibatkan seluruh karyawan untuk menggelar acara syukuran.

Tak hanya itu, Hotel GranDhika Setiabudi Medan juga meluncurkan harga promosi kamar Rp725,000 net per malam untuk tipe Superior serta promosi menu makanan “Seventastic Burger 77” di restoran Andaliman.

Hotel GranDhika Setiabudi Medan, hotel bintang Empat yang terletak di Jl Dr Mansyur No.169, Medan, berkomitmen ke depannya akan terus berusaha untuk menjadi salah satu hotel pilihan utama tamu di Kota Medan dengan memberikan pelayanan terbaik secara konsisten kepada setiap tamu. (rel/ram)

Hidayatullah: NKRI Diraih dengan Pengorbanan, Bukan Give Away

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H Hidayatullah SE mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merawat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, negara ini diraih dengan takbir dan pengorbanan dari para pahlawan, bukan give away atau hadiah dari penjajah.

Menurut Hidayatullah, sejarah mencatat perjuangan Tuanku Imam Bonjol di Sumatera Barat bersama masyarakat waktu itu, membuat penjajah kocar-kacir. Bahkan pekikkan takbir Bung Tomo di Surabaya, berhasil menaikkan semangat para pejuang kala itu.

“Intinya, NKRI ini bukan give away atau hadiah dari penjajah. Maka sudah sepatutnya kita merawat dan menjaga keutuhan negara ini. Apalagi pada tahun politik seperti sekarang ini, jangan sampai kepentingan golongan atau kepentingan pribadi merusak keutuhan negara ini,” kata Hidayatullah saat menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Hotel Madani Medan, Minggu (30/7).

Kepada para peserta sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang terdiri dari para penggiat media sosial di Kota Medan ini, Hidayatullah berpesan agar selalu mendoakan para pemimpin kita dengan doa yang baik-baik. “Karena sejatinya, doa yang baik akan kembali kepada kita. Begitupun sebaliknya,” ujarnya.

Pada pemaparannya tentang 4 Pilar MPR RI, Hidayatullah menjelaskan ada beberapa point penting di dalamnya, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinela Tunggal Ika Sebagai semboyan Negara. (adz)

Semester I Tahun 2023, Program TJSL PLN Bawa 5.425 UMK Naik Kelas

Rumah BUMN Denpasar memamerkan produk kerajinan tangan pada pameran Inacraft 2023

JAkARTA, SUMUTPOS.CO –  PT PLN (Persero) berhasil mendorong 5.425 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) naik kelas sepanjang semester I 2023 dan berdampak kepada 27.088 orang penerima manfaat. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, keberhasilan ini berkat akselerasi delapan program prioritas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN dalam mendorong ekonomi masyarakat Indonesia lebih baik.

“Kami mempunyai delapan program prioritas TJSL dalam mendorong perekonomian masyarakat. Tak hanya sekedar memberikan bantuan, kami terjun langsung di tengah masyarakat melakukan pendampingan, dan mengawalnya hingga berhasil menggerakkan perekonomian masyarakat,” kata Darmawan.

Darmawan merinci, dari kedelapan program tersebut, program Rumah BUMN, Desa Berdaya, dan Pemberdayaan Kawasan Wisata, merupakan elemen dominan penyerap program. Pada Rumah BUMN misalnya, program ini berhasil diserap oleh 4.952 pelaku UMK dan sukses mengantarkan mereka menjadi UMK yang terus berkembang ke tahap Go Digital, Go Modern, Go Online, bahkan Go Global.

“PLN tak hanya bertugas memberikan pasokan listrik yang andal saja. Lebih dari itu, kami juga berperan sebagai katalisator perekonomian masyarakat, sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) yang kami jalankan,” ujar Darmawan.

Kemudian, pada program Desa Berdaya, sebanyak 168 UMK berhasil dilibatkan atau dibentuk. Dari program ini, diharapkan tercipta desa yang bisa menjadi role model optimasi potensi Desa berbasis SDG’s di Indonesia.

“Dalam hal ini PLN membangun desa binaan dengan konsep empowering yang mengintegrasikan 3 pilar yaitu Pendidikan, Lingkungan dan Pengembangan UMK,” jelas Darmawan.

Darmawan melanjutkan, program ketiga yang berkontribusi dalam pengembangan UMK ialah Pemberdayaan Kawasan Wisata. Sebanyak 127 UMK terlibat maupun terbentuk dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan basis potensi wisata desa.

“Program pemberdayaan kawasan wisata memanfaatkan swadaya komunitas lokal sebagai lokomotifnya. Dengan demikian, akan membentuk desa mandiri secara ekonomi dengan memperhatikan aspek lingkungan,” ungkap Darmawan.

Selain ketiga program yang telah disebutkan, PLN secara khusus juga melakukan pembinaan UMK pada kelima program lainnya, yaitu pemberdayaan perempuan, pemberdayaan kelompok disabilitas, pengembangan kelompok adat, pemberdayaan pesantren, dan electrifying agriculture. program-program ini melibatkan sebanyak 178 UMK.

Darmawan menambahkan dalam menjalankan program-program TJSL ini, PLN mengedepankan prinsip Creating Shared Value (CSV) di mana tidak hanya penerima bantuan yang mendapatkan manfaat tetapi perusahaan juga menerima manfaat.

“Penerapan program dari TJSL PLN ini, akan terus kita jalankan. Karena, selain menciptakan Creating Shared Value (CSV) yang bekelanjutan, program ini juga mendukung proses bisnis yang PLN lakukan,” tutup Darmawan. (ila)

Progres Smart Meter Advance Metering Infrastructure (AMI) di Sumut Capai 3.651 Dalam 11 hari

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Helvetia Dedy Evandry Bangun (helm putih), bersama tim PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan Utara Beny Herman Sulistyo (baju putih), tim penyambungan smart meter AMI (rompi hijau) memberikan penjelasan terkait penggantian smart meter AMI kepada pelanggan (baju hitam)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara gencar jalankan program pemasangan Smart Meter Advance Metering Infrastructure (AMI). Alat ukur listrik ini telah dilengkapi sistem komunikasi digital yang canggih, akurat dan berkualitas.

Sejak dilaunching pada (18/7/2023), setidaknya sebanyak 3.651 pelanggan sudah berhasil disambung dengan menggunakan Smart Meter AMI di Unit Layanan Pelanggan Helvetia dan Unit Layanan Pelanggan Medan Selatan dalam tempo 11 hari.

Dalam wawancara dengan General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan bahwa program ini merupakan suatu bentuk kepedulian PLN dalam meningkatkan layanan. Karena dengan menggunakan Smart Meter AMI ini, pelanggan nantinya akan mendapatkan banyak keuntungan. Selain itu, Smart Meter AMI ini juga merupakan suatu terobosan baru dalam mengembangkan teknologi Internet of Think (IOT) pada infrastruktur kelistrikan (27/7/2023).

“Tujuan utama implementasi smart meter AMI adalah untuk membuat kenyamanan pelanggan semakin meningkat. Melalui smart meter AMI pelanggan dapat mengetahui tagihan listrik secara realtime melalui aplikasi PLN Mobile,” jelas Awaluddin.

Seluruh petugas PLN yang bekerja akan terus didorong guna mempercepat penyelesaian pemasangan SMART Meter AMI ini sehingga Pelanggan PLN dapat menikmati transformasi digital PLN dan merasakan manfaatnya secara langsung.

Mengingat jumlah SMART Meter AMI ini masih terbatas saat ini, maka tidak semua pelanggan dapat dilayani dalam waktu dekat. Namun dipastikan seluruh pelanggan akan dilakukan penggantian secara bertahap hingga tercapai 100 Persen. (ila)

Holding Perkebunan Nusantara Lepas Ekspor Perdana Palm Kernel Expeller ke China Senilai Rp18,2 M

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Holding Perkebunan Nusantara Lepas Ekspor Perdana Palm Kernel Expeller ke China Senilai Rp18,2 miliar Medan, 28 Juli 2023 – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menggelar pelepasan ekspor perdana palm kernel meal dengan tujuan Huangpu, China, senilai Rp18,2 miliar (1,2 Juta USD) di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (28/7).

Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Dwi Sutoro mengatakan, selain menjaga pasar palm kernel meal atau palm kernel expeller di dalam negeri, PTPN Group juga terus mengupayakan pemasaran produk tersebut agar dapat menembus pasar dunia.

“Ini akan mendapatkan nilai tambah yang lebih baik agar penjualan ekspor meningkat, serta keberlanjutannya di masa depan juga tetap baik,” ujar Dwi, di Jakarta.

Dwi mengatakan, bahwa PTPN Group sebagai salah satu produsen produk kelapa sawit terbesar di dunia, terus melakukan fokus penjualan, tak hanya di pasar domestik, tetapi juga hingga ke pasar global. Khusus untuk pasar global, tahun 2023 pihaknya telah melakukan ekspor produk-produk kelapa sawit ke sejumlah negara di Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika.

“Selama ini masih didominasi oleh produk-produk utama, seperti CPO, RBDPO, Olein (minyak goreng), Stearin dan PFAD, dengan nilai penjualan hingga Juni 2023 mencapai 144 juta USD,” ujarnya.

Dwi menyampaikan, bahwa produk dari kelapa sawit tidak hanya berupa minyak nabati. Bungkil inti sawit (palm kernel meal atau palm kernel expeller) sebagai bahan konsentrat pakan ternak yang sebelumnya masih dijual di pasar domestik, mempunyai potensi penjualan ekspor yang baik. “Kini jadi salah satu fokus penjualan PTPN Group ke pasar global,” ujarnya.

Adapun, pelepasan ekspor perdana palm kernel meal, diwakili oleh SEVP Business Support Tengku Rinel, beserta Tim Logistik Kantor PTPN III (Persero) Medan, dan Tim Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara

Rinel berharap, ekspor perdana ini akan menjadi momentum bagi PTPN Group untuk menembus pasar ekspor, dengan tetap mengedepankan konsep-konsep keberlanjutan atau sustainability.

“Ekspor ini diharapkan dapat membantu menghasilkan devisa negara dan memperkuat daya saing seluruh produk PTPN di pasar global. Kementerian BUMN juga berharap agar momen ini dapat terus ditingkatkan dengan mengedepankan konsep keberlanjutan sesuai dengan misi dari Pemerintah Indonesia,” ungka Rinel. (rel/ila)

Fraksi Demokrat DPRD Medan Gelar Gebyar Muharram dan Silaturahmi Akbar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan menggelar Gebyar Muharram 1445 Hijriah dan Silaturahim Akbar di Jalan Bunga Mawar Nomor 104, Kelurahan PB Selayang, Medan Selayang, Minggu (30/7/2023). Kegiatan ini dihadiri ratusan ibu-ibu dari sejumlah majelis taklim dan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kecamatan Medan Selayang.

Dalam kegiatan ini, Ketua Fraksi Burhanuddin Sitepu, Wakil Ketua Fraksi Parlindungan Sipahutar, dua kader Partai Demokrat Syahriandi dan Erwinsyah Hasibuan, serta Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh ditepungtawari dan didoakan ibu-ibu majelis taklim agar sukses pada Pemilu 2024. Selain itu, Fraksi Demokrat DPRD Kota Medan juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu, penggali kubur dan bilal jenazah.

Zul Hasan Basri, selaku tokoh masyarakat, mengajak ibu-ibu majelis taklim untuk mendoakan agar Burhanuddin Sitepu bisa menjadi anggota DPRD Sumut, Parlindungan Sipahutar, Syahriandi, dan Erwin Hasibuan bisa menjadi anggota DPRD Kota Medan, serta Muhammad Nuh kembali terpilih sebagai anggota DPD RI untuk kedua kalinya. “Burhanuddin Sitepu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan, sudah 15 tahun berbuat untuk masyarakat. Dia selalu ingat dan selalu tersenyum bersama kita. Bukan hanya kebersamaan, tapi juga kesetiaannya sudah ditunjukkan kepada kita. Di tahun 2024, dia berhajat untuk beranjak ke DPRD Sumut. Mari kita doakan, semoga hajatnya bisa tercapai. Begitu juga dengan Parlindungan Sipahutar, Syariandi, Erwinsyah Hasibuan, dan Ustad Muhammad Nuh,” seru Zul Hasan Basri.

Burhanuddin Sitepu dalam kesempatan itu menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurut Burhanuddin, sebelum digelarnya Gebyar Muharram dan Silaturahmi Akbar ini, dirinya terlebih dulu meminta izin kepada AHY. “Alhamdulillah sambutan Mas AHY luar biasa, dan meminta saya menyampaikan salam dari Ketua Umum Mas AHY untuk kita semua di sini,” kata Burhanuddin Sitepu yang disambut antusias undangan yang hadir.

Lebih lanjut dikatakan Burhanuddin, peran ibu-ibu majelis taklim terhadap karirnya di dunia politik cukup besar. “Saya yakin, tanpa ibu-ibu semua saya ini bukan siapa-siapa,” ujarnya.

Anggota DPRD Medan tiga periode ini mengungkapkan, saat pertama kali mencalonkan diri sebagai anggota dewan, dia dituntun dan diperkenalkan almarhumah ibunya kepada ibu-ibu pengajian. Kebetulan saat itu, ibunya memimpin tiga majelis taklim. “Setiap ada pengajian, saya diperkenalkan,” kenangnya.

Hingga akhirnya, dia terpilih menjadi anggota DPRD Medan untuk pertama kalinya pada 2009. “Namun sayangnya, tiga bulan sebelum dilantik sebagai anggota dewan, ibu saya meninggal dunia. Saat pelantikan, saya sedih teringat akan perjuangan ibu saya. Alangkah bahagianya ibu saya jika bisa melihat saya dilantik sebagai anggota dewan,” bebernya lagi.

Karenanya, ungkap Burhanuddin, setelah menjadi anggota dewan, dirinya tak pernah melupakan ibu-ibu majelis taklim. “Saya ingin menunaikan janji saya. Keman saya diundang pengajian, selalu saya upayakan hadir. Dan apa yang bisa saya bantu, akan saya bantu,” tegasnya.

Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan ini pun mengaku sudah menjadi bagian dari keluarga besar ibu-ibu pengajian. “Makanya saya mendirikan majelis taklim ibu-ibu yang diberi nama Majelis Taklim Nurul Burhanuddin. Saya harapkan, majelis taklim ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,” harapnya.

Bukan itu saja, Burhanuddin juga mendirikan wadah para Ustad Muda yang tersebar di Kota Medan dan sekitarnya, yakni Majelis Nurul Burhanuddin. “Ada 30 ustad muda di dalamnya, dan mereka siap untuk mensyiarkan Islam kepada masyarakat melalui pengajian-pengajian. Jika ada yang butuh ustad, bisa memanfaatkan ustad-ustad muda ini tanpa biaya apapun,” pungkasnya.

Sementara Parlindungan Sipahutar mengucapkan terima kasih kepada seluruh majelis taklim dan undangan yang hadir atas tepung tawar dan doa yang disampaikan. Sesuai tema Gebyar Muharram yang digelar, Parlindungan mengajak ibu-ibu majelis taklim untuk tetap merajut kebersamaan dan kesetiaan menuju perubahan dan perbaikan.

“Tadi kami sudah didoakan dan diberi semangat, dan Abang kami Burhanuddin Sitepu bisa naik kelas menjadi anggota DPRD Sumut. Begitu juga dengan Ustad Muhammad Nuh yang juga berencana lanjut menjadi anggota DPD RI. Semoga kita diberi kemudahan dan kesehatan dalam mengemban amanah yang diberikan,” pungkasnya.

Anggota DPD RI Muhammad Nuh mengapresiasi kegiatan Gebyar Muharram dan Silaturahmi Akbar yang dilaksanakan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan ini. “Sebenarnya wajar sekali jika Bulan Muharram ini kita sambut dengan semangat dan suka cita. Karena Bulan Muharram ini bulan pertama tahun Hijriyah dan menjadi salah satu bulan yang diutamakan,” ujar Nuh.

Nuh mengaku, baru tiga bulan mengenal secara fisik dengan Burhanuddin Sitepu. Namun sebelumnya, Nuh mengaku sudah lama mendengar kiprah Burhanuddin di lembaga DPRD Medan. Dia pun berkeyakinan, Burhanuddin Sitepu sosok yang baik. “Sudah 3 periode di DPRD Medan, berarti silaturahimnya selama ini bagus,” ujarnya.

Dia pun menyebutkan, 14 Februari 2024 momentum yang strategis bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menentukan pemimpin untuk lima tahun ke depan. Dia pun mendoakan agar Pemilu 2024 dapat terlaksana dengan jujur dan adil. “Kita berharap pada 2024 terpilihlah presiden yang baik, anggota DPR yang baik, anggota DPD RI yang baik, dan anggota DPRD yang baik. Jika kita memiliki pemimpin yang baik, negara kita akan menjadi negara yang baik pula,” sebutnya.

Karenanya, Nuh kembali berpesan agar pada Pemilu 2024 semua sama-sama berjuang, tidak bisa sendirian. “One man one vote. Mari kita pilih pemimpin yang terbaik dari yang baik. Sebagai umat musli, kita harus punya harapan. Jangan apatis, apalagi putus asa. Semoga kita bisa ikut mengantarkan presiden yang terbaik. Kita semua harus bersemangat,” tandasnya. (adz)