28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 1285

Pelayanan Adminduk, Disdukcapil Medan Manfaatkan Metode Jemput Bola, Kolaborasi, dan Teknologi

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan mengaku terus memberikan Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat.

Selain jemput bola, Disdukcapil mengaku memanfaatkan kolaborasi dan teknologi menjadi metode dalam memaksimalkan pelayanan Adminduk. Hal ini dilakukan guna mewujudkan visi misi Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

“Dalam pelayanan Adminduk kita sudah banyak lakukan metode, diantaranya jemput bola, apalagi terkait dengan data anak stunting yang terus kita kejar datanya. Kemudian kita jemput bola dengan datang ke sekolah untuk pendaftaran dan perekaman e-KTP bagi pemula yakni anak sekolah yang usianya sudah 17 tahun, apalagi ini menjelang Pemilu yang mana KTP salah satu syarat mengikuti Pemilu,” ucap Kadisdukcapil Kota Medan, Baginda P Siregar, Kamis (27/7/2023).

Dikatakan Baginda, jemput bola pelayanan Adminduk juga dilakukan dengan berkunjung ke rumah ibadah untuk pelayanan pencatatan perkawinan dan ke rumah warga melakukan perekaman e-KTP bagi warga yang tidak bisa datang ke kantor karena sakit.

“Kita ke rumah warga berikan pelayanan Adminduk dikhususkan untuk warga yang disabilitas dan warga yang tidak bisa datang ke kantor karena sakit. Artinya kita yang menjemput data mereka dan lakukan perekaman e-KTP di rumah masyarakat,” ujar Baginda.

Baginda menambahkan untuk layanan jemput bola, pihaknya juga melakukan pelayanan Adminduk di pusat perbelanjaan.

“Jika sebelumnya pernah dilakukan di plaza Medan fair, hari ini kita lakukan kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM di Brastagi Supermarket jalan Gatot Subroto, ke depan di tempat lainnya juga akan dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Baginda, pihaknya juga berkolaborasi dengan stakeholder seperti Lapas atau Rutan Kelas I Tanjung Gusta.

“Kita berkolaborasi dengan Lapas melakukan perekaman e-KTP terhadap warga binaan yang ada di di Lapas,” katanya.

Menurut Baginda, berbagai metode yang dilakukan ini merupakan upaya pelayanan maksimal yang dilakukan untuk masyarakat. Selain itu, hal ini juga salah satu upaya dalam mewujudkan visi misi Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

“Pelayanan Adminduk harus maksimal kita lakukan karena data kependudukan bergerak terus setiap harinya. Jadi kalau kita tidak terus melakukan berbagai metode data kependudukan tidak akan mengikuti perkembangan,” tuturnya.

Selanjutnya dalam pelayanan adminduk, Baginda mengungkapkan pihaknya juga memanfaatkan teknologi dengan menghadirkan program SIBISA. Dengan layanan ini, masyarakat tidak harus antri, namun bisa melakukan permohonan layanan Adminduk via online.

Saat ini, masyarakat Kota Medan hanya cukup mengunduh aplikasi Sibisa lewat Google play store atau bisa juga melalui laman resminya https://sibisa.pemkomedan.go.id/

“Semua layanan kependudukan dapat dilakukan melalui SIBISA. Kita juga dapat melihat berkas yang diurus masyarakat sudah sampai di tahapan mana. Kemudian apabila berkas selesai bisa dikirim melalui pos ke rumah warga,” pungkasnya. (map/ram)

Polres Pelabuhan Belawan Gelar Latihan Pra Operasi Bina Karuna Toba 2023

LATIHAN : Polres Pelabuhan Belawan menggelar latihan Pra Operasi Bina Karuna Toba 2023 di Aula Wirasatya Mapolres Pelabuhan Belawan, Rabu (26/07/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan latihan pra Operasi Bina Karuna Toba 2023 di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (26/07/2023).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon, SH., MH. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Bina Karuna Toba 2023 tidak terlepas dari lima prioritas yang telah ditetapkan Kapolda Sumatera Utara.

Operasi Bina Karuna Toba 2023 bertujuan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang lebih baik, terutama dalam hal pengendalian kebakaran hutan dan lahan, termasuk pengurangan kegiatan pembakaran sampah secara sembarangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, para Bhabinkamtibmas diberi perintah untuk menyampaikan kepada warga masyarakatnya tentang pentingnya tidak membakar sampah sembarangan.

“Kami mengajak seluruh warga masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Salah satunya adalah dengan tidak membakar sampah sembarangan yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan berdampak pada kualitas udara yang buruk,” ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan.

Selain memberikan imbauan secara langsung, Bhabinkamtibmas juga diminta untuk membuat spanduk larangan membakar sampah sembarangan sebagai bentuk pengingat dan edukasi bagi warga masyarakat. Dengan kerjasama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan Operasi Bina Karuna Toba 2023 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Aris Fianto, S.Sos., Kabag Ops Kompol Iwan Kurnianto, SH., MH., serta para pejabat utama Polres Pelabuhan Belawan dan personil yang terlibat dalam Operasi Bina Karuna Toba 2023. Kegiatan latihan pra operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi antara seluruh personil dalam pelaksanaan tugas operasi yang akan datang.

Operasi Bina Karuna Toba 2023 merupakan komitmen dari Polres Pelabuhan Belawan untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta menjaga kelestarian lingkungan demi kesejahteraan masyarakat. Semua elemen masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, sehingga tercipta kondisi yang aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh warga Pelabuhan Belawan.(mag-1/ram)

BRI Sibolga Bantu Pembangunan Gereja HKBP Sigotom

SIMBOLIS: Manajemen BRI Sibolga saat menyerahkan bantuan pembangunan gereja HKBP Sigotom.

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Sibolga menyalurkan bantuan dana Rp15 juta untuk pembangunan gedung Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sigotom, Resort Tukka.

Ketua Persekutuan Karyawan/i Kristen (PKK) BRI Cabang Sibolga, Richard Julius Purba mengatakan, bantuan bertajuk BRIKASIH itu diserahkan kepada pimpinan HKBP Sigotom, CPdt Marthin Otniel Simamora, Minggu (23/7/2023) lalu.

“Kami berharap, bantuan itu jangan dilihat dari nominal atau angkanya, namun lebih kepada keikhlasan dan ketulusan kami dalam memberikan bantuan,” kata Richard Julius Purba, Rabu (26/7/2023).

Richard Julius Purba menjelaskan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian BRI Kantor Cabang Sibolga kepada masyarakat, termasuk dalam pembangunan rumah ibadah umat beragama yang ada di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah.

“Semoga bantuan yang kita sampaikan bermanfaat untuk perbaikan maupun pembangunan gereja. Semoga juga pembangunannya lancar dan bisa selesai sesuai dengan target,” katanya.

Richard Julius Purba menjelaskan, BRI tidak sekadar mengejar bisnis di Sibolga dan Tapanuli Tengah, namun juga ikut ambil bagian dalam pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Bantuan ini juga sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab sosial perusahaan, bahwa perusahaan hadir di tengah masyarakat dan memberikan sumbangsihnya untuk pembangunan masyarakat sesuai tagline “BUMN Hadir untuk Negeri” dan juga sesuai instruksi Presiden Jokowi bahwa BUMN harus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Pimpinan HKBP Sigotom, CPdt Marthin Otniel Simamora mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada BRI Kantor Cabang Sibolga atas bantuan pembangunan gedung HKBP Sigotom.

“Harapan kami, BRI semakin sukses ke depan. Dengan diserahkannya bantuan pembangunan gereja ini, kami harapkan dapat menjadi berkat bagi kita semua,” katanya. (Mag-5/ram)

PUD Pasar Medan Apresiasi BRI Dukung Perkembangan Ekosistem Digital di Pasar

MEDAN, SUMUTPOS.CO- PUD Pasar Kota Medan mendukung dan mengapresiasi BRI Medan yang berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem digital di pasar tradisional. Hal itu disampaikan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno pada gathering demgan sejumlah pedagang pasar tradisional naungan PUD Pasar di Menara BRI, Rabu (26/7/2023) sore.

Kegiatan ini dibuka oleh Regional CEO BRI Medan Aris Hartanto. Tampak hadir jajaran direksi PUD Pasar lainnya antara lain Dirops Ismail Pardede, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu beserta para kepala cabang, dan kepala pasar.

Pada kesempatan itu, Suwarno menjelaskan bahwa Wali Kota Medan Bobby Nasution, terus mendorong pemanfaatan digitalisasi bagi pelaku UMKM maupun pedagang.

“Karena melalui digitalisasi yang dilakukan, Bobby Nasution ingin membantu para pelaku UMKM dan pedagang dapat menjangkau pasar yang lebih luas sehingga angka produksi dan penjualan bisa meningkat,” ucap Suwarno.

Dikatakan Suwarno, digitalisasi ini bermanfaat untuk mengurangi kebocoran pendapatan dan peredaran uang palsu. Karena itulah, lanjut Suwarno, PUD Pasar Medan mengapresiasi kolaborasi dari BRI Medan atas kegiatan gathering yang juga sebagai sarana untuk sosialisasi QRIS Mikro, Pasar.id, Stoberi Tagihan dan Kasir, Brilink plus Mitra Umi.

“Semoga kegiatan ini dapat lebih menumbuhkembangkan ekosistem digitalisasi di pasar. Kami juga berharap agar BRI Medan dapat terus berkolaborasi dengan PUD Pasar Medan,” ujarnya

Tak hanya mengenai ekosistem digital saja, Suwarno berharap BRI Medan juga bisa mendukung untuk kemudahan pengajuan pinjaman bagi pedagang. Kemudian, dukungan sarana dan prasarana di pasar untuk menciptakan pasar yang bersih, asri dan nyaman lewat tanggungjawab sosial atau corporate social responsibility (CSR).

“Harapannya tentu agar BRI dapat semakin berperan dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya,” tandas Suwarno.

Sementara itu, Regional CEO BRI Medan Aris Hartanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mengoptimalisasikan pembayaran cashless atau nontunai di pasar-pasar Kota Medan. Aris menambahkan, dirinya siap berkolaborasi dengan PUD Pasar Medan dalam menciptakan pasar yang bersih, asri dan nyaman.

“Kami ingin pedagang di pasar dapat mempergunakan digitalisasi atau pembayaran non tunai, karena memang untuk meminimalisir tindak kejahatan dan lainnya,” pungkasnya. (map/ram)

Terbukti Suntik Vaksin Kosong, dr Gita Divonis Percobaan

PUTUSAN: Majelis hakim membacakan putusan terhadap dr Tengku Gita, terdakwa penyuntik vaksin kosong, Kamis (27/7/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- dr Tengku Gita Aisyaritha terdakwa penyuntik vaksin kosong akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, hakim ketua Immanuel Tarigan menghukum terdakwa dengan percobaan, dalam sidang di ruang Kartika, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (27/7/2023).

Dalam amar putusannya, majelis hakim sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) yang diyakini perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU No 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dr Tengku Gita Aisyaritha oleh karenanya dengan pidana penjara 3 bulan, denda Rp500 ribu, subsider 2 bulan kurungan,” ujar hakim.

Namun menurut hakim, pidana tersebut tidak perlu dijalani dengan masa percobaan selama 6 bulan. “Apabila selama percobaan 6 bulan itu terdakwa melakukan perbuatan pidana, maka terdakwa harus menjalani hukuman 3 bulan,” jelas hakim.

Adapun hal memberatkan menurut hakim, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam menanggulangi penyakit wabah virus menular covid 19. “Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum,” kata hakim.

Namun sebelum memutus perkara itu, terjadi Dissenting Opinion, dimana dua hakim anggota yakni Fauzul Hamdi dan Zufida Hanum, menilai bahwa perbuatan terdakwa terbukti bersalah. Hanya hakim ketua Immanuel Tarigan yang menilai bahwa perbuatan terdakwa tidak terbukti bersalah dan haruslah dibebaskan.

Atas putusan itu, baik terdakwa maupun JPU Rahmi Shafrina kompak menyatakan pikir-pikir. Vonis hakim diketahui lebih ringan dari tuntutan JPU, yang semula menuntut terdakwa selama 4 bulan penjara, denda Rp500 ribu, subsider 2 bulan kurungan.

Diluar persidangan, Redyanto Sidi selaku penasehat hukum terdakwa sedikit kecewa atas putusan tersebut. Namun, dia tetap mengapresiasi majelis hakim yang dinilai masih berlaku adil.

“Sebenarnya tidak ada korban dalam kasus ini. Tapi kami tetap mengepresiasi putusan majelis hakim walau sempat ada dissenting opinion tadi,” tandasnya.

Diketahui, perkara ini bermula pada 17 Januari 2022 lalu, saat dilaksanakannya kegiatan Vaksinasi Covid-19 untuk anak umur 6-11 tahun yang bertempat di Sekolah Dasar Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Medan Labuhan. (man)

Gubsu Kalah dengan Mantan Kadishub di PTUN Medan, Pemprovsu Nyatakan Banding

Gurbernur Sumut, Edy Rahmayadi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi kalah digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Gugatan itu, terkait dengan pencopotan Supriyanto dari Kadishub Sumut, tertuang dalam Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 821.22/005/2023 Tentang Pengukuhan, Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara beserta lampirannya atas nama Ir. SUPRYANTO, MM, NIP : 19660311 199803 1 004 Tanggal 3 Januari 2023.

Dikutip Sumut Pos, dalam SIPP PTUN Medan, Kamis (27/7). Majelis hakim PTUN Medan menyatakan Gubernur Edy Rahmayadi wajib mengembalikan Supriyanto ke jabatan eselon II semula atau kedudukan sejenis, serta dihukum membayar biaya perkara sebesar Rp611.000.

“Mewajibkan Tergugat untuk mencabut Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 821.22/005/2023 Tentang Pengukuhan, Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara beserta lampirannya atas nama Ir. SUPRYANTO, MM, NIP : 19660311 199803 1 004 Tanggal 3 Januari 2023,” tulis dalam putusan tersebut.

Mewajibkan Tergugat untuk Merehabilitasi Harkat, Martabat serta Kedudukan Penggugat seperti semula atau dalam kedudukan yang sejenis/Setara sesuai ketentuan peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 611.000.

Untuk diketahui, Supriyanto pasca dicopot dari Kadishub Sumut, dimutasi dan menjabat sebagai Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Sumut. Namun, ia kembali dicopot dari jabatannya itu dan sekarang nonjob.

Menyikapi putus PTUN Medan itu, Kepala Biro Hukum Setda Sumut, Dwi Aries Sudarto mengungkapkan bahwa Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut, menyatakan banding.

“Kita upaya hukum banding, sementara kita menunggu minutasi putusan lengkap. Kita sudah persiapkan memori bandingnya,” ucap Dwi saat dikonfirmasi Sumut Pos, kemarin siang.

Kepala Badan Kepegawaian Sumut, Safruddin mengungkapkan mutasi Supriyanto, yang dilakukan pada Januari 2023 tersebut, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Setelah koordinasi dengan Biro Hukum, kami pastikan banding, karena mutasi yang dilakukan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ucap Safruddin.

Safruddin mengaku, pihaknya belum menganalisa putusan PTUN Medan membatalkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumut Nomor 821.22/005/2023 tentang Pengukuhan, Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Sumut.

“Kita belum menerima salinan putusan majelis hakim PTUN Medan yang mengabulkan gugatan saudara Supryanto, jadi kita belum tahu mengapa gugatan Supryanto dikabulkan, bila sudah kita terima salinan putusannya kita akan analisa lebih jauh,” jelas Safruddin.

“Kita tentu perlu lebih detail lagi melihat putusan majelis hakim dan kita pelajari serta berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemprov Sumut karena kita tahu putusan ini sudah sesuai dengan SOP manajemen ASN,” tutur Safruddin.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas S Sitorus menjelaskan, sampai saat ini putusan majelis hakim masih berupa rangkuman di website resmi PTUN Medan dan pemberitaan. Putusan tersebut akan lebih jelas dan detail saat Pemprov Sumut menerima salinan putusan majelis hakim.

“Sampai saat ini masih berupa rangkuman putusan di website dan pemberitaan, kita akan pelajari setelah menerima salinannya, dan kami memastikan seluruh keputusan di lingkungan Pemprov Sumut sudah dikaji dan sesuai prosedur yang berlaku, sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ucap Ilyas Sitorus.(gus/ram)

PLN Berhasil Kelola FABA Hingga 1,45 Juta Ton untuk Jadi Material Batako hingga Tanggul Laut

Tetrapod yang dibuat menggunakan FABA dari PLTU Tanjung Jati B di Jepara.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) terus mendorong pemanfaatan material Fly Ash_dan Bottom Ash (FABA) atau abu sisa proses pembakaran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) menjadi bahan baku keperluan berbagai sektor yang dapat membangkitkan ekonomi masyarakat.

Sepanjang tahun 2023, dari pembakaran batu bara PLTU PLN menghasilkan FABA sebesar 1,43 juta ton. Sementara, hingga Juni 2023, total pemanfaatan FABA dari PLTU telah mencapai 1,45 juta ton atau sebesar 101,19% dari total produksi FABA. Angka tersebut juga meningkat sekitar 50% jika dibandingkan semester I tahun 2022 yang hanya sebesar 951 ribu ton.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, pemanfaatan FABA merupakan bukti nyata komitmen PLN dalam mengolah sisa pembakaran batu bara dari operasional pembangkit agar menjadi lebih bermanfaat. FABA kini menjadi katalis penggerak roda ekonomi masyarakat di sekitar PLTU.

“Kini seluruh pembangkit PLN menjadi episentrum perbaikan lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga hadirnya pembangkit PLN tak hanya bisa menjadi sumber listrik tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi di masyarakat,” kata Darmawan.

Sepanjang semester I tahun 2023, PLN telah memanfaatkan FABA menjadi lebih dari 1 juta paving, 246 ribu batako, 2 ribu tetrapod, 48 kilometer jalan beton, 34 ribu ton material stabilisasi lahan, 699 ton bahan pupuk. Pemanfaatan terbesar FABA digunakan sebagai substitusi bahan baku semen, yaitu sebesar 671.287 ton atau 47% dari total pemanfaatan FABA.

Berdasarkan grafik bulanan, pemanfaatan FABA terus mengalami peningkatan di periode semester I tahun 2023 ini. Tercatat, bulan Juni merupakan jumlah terbanyak di mana pemanfaatan FABA mencapai 129%, mengalami kenaikan jika dibandingkan pemanfaatan pada bulan Mei yaitu sebesar 83,8%.

Pemanfaatan FABA tahun 2023 terbanyak diraih oleh unit PLTU Suralaya di Banten sebesar 287 ribu ton, PLTU Paiton di Jawa Timur sebesar 155 ribu ton dan PLTU Tanjung Jati B di Jawa Tengah sebesar 97 ribu ton. PLN telah melakukan pemanfaatan FABA yang tersimpan di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) sebesar 1,3 juta ton atau pengurangan 57,83% timbunan FABA baseline 2021.

Setelah dikategorikan sebagai limbah yang tidak mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3), FABA kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, Dengan kolaborasi bersama masyarakat, PLN membuka kesempatan kepada semua kalangan yang ingin memanfaatkan FABA menjadi produk bernilai guna tinggi baik sebagai campuran dalam industri konstruksi maupun infrastruktur.

“PLN terbuka kepada masyarakat yang ingin ikut serta memanfaatkan FABA ini. FABA sendiri bukanlah limbah B3 sehingga dapat diolah dan memberikan banyak manfaat,” ucap Darmawan.

Upaya yang dilakukan PLN ini merupakan komitmen perseroan terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (rel/ila)

Legislator PDIP Berharap Kapolda Sumut Tutup Pintu Masuk Narkoba

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumut Pantur Banjarnahor berharap, Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi segera mensterilkan tempat-tempat hiburan malam dari pengaruh narkoba sekaligus menutup pintu masuknya barang haram tersebut ke daerah ini. Hal ini dimaksudkan, untuk menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh narkoba.

“Maraknya transaksi narkoba di tempat hiburan malam, perlu menjadi perhatian khusus Pak Kapolda Sumut yang baru, sehingga generasi penerus bangsa dapat diselamatkan serta bisa dididik menjadi generasi unggul dimasa mendatang,” kata Pantur Banjarnahor kepada wartawan di DPRD Sumut, Kamis (27/7).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, dari setiap kegiatan anggota legislatif di setiap kabupaten/kota, masyarakat selalu menyampaikan kekhawatirannya terkait maraknya peredaran narkoba. “Diharapkan kepada semua pihak, termasuk para pemuda, ikut berperan aktif memberantas narkoba melalui duta antinarkoba,” ujarnya.

Berkaitan dengan itu, anggota dewan dari daerah pemilihan Tapanuli ini, meminta kepada aparat penegak hukum beserta seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga “rumah besar Sumut” dari pengaruh narkoba, sehingga menjadi unggul dan bermartabat dengan prinsip “mardapot”. “Masyarakat sangat menaruh harapan besar kepada Pak Kapolda Sumut yang baru agar bisa menorehkan sejarah bagi Sumut bisa bebas narkoba serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang mencari keadilan di institusi kepolisian, sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan akibat penanganan kasus yang salah oleh oknum kepolisian,” katanya.

Hal itu disampaikan Pantur, mengingat masih adanya oknum kepolisian di jajaran Polda Sumut yang kurang transparan dan berkeadilan dalam penanganan kasus, sehingga sering merugikan masyarakat dalam setiap proses hukum yang berkeadilan. “Menuju Indonesia maju di 2045 di perlukan SDM Polri yang mampu dan mau menjadi “sahabat masyarakat” pencari keadilan, sehingga tidak ada lagi yang alergi dan takut berurusan dengan aparat kepolisian, karena setiap menangani persoalan rakyat, tetap mengedepankan penanganan yang humanis dan berkeadilan,” pungkasnya. (adz)

Ulang Tahun ke-12, Blibli Fokuskan Pelayanan Kebutuhan Harian di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di penghujung Juli 2023, PT Global Digital Niaga Tbk (‘Blibli’ atau ‘Perseroan’; kode saham BEI: ‘BELI) memasuki usia ke-12 tahun, hadir memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selama lebih dari satu dekade, Blibli telah melewati berbagai perubahan dan dinamika bisnis untuk terus menjadi teman setia para pelanggan di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Sumatra Utara.

Komitmen tersebut mendorong peningkatan sinergi yang inklusif dengan para mitra penjual, mitra pemegang merek, serta mitra-mitra usaha lainnya seperti lembaga pembiayaan dan logistik. Tujuannya tentu saja untuk memperkuat kualitas layanan Blibli sebagai pionir ekosistem omnichannel yang senantiasa mengedepankan prinsip customer-centric dalam memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan secara lengkap dan 100% orisinal.

Stephany Luchiana, Head of Branch Blibli North Sumatra, mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan mulai dari mitra bisnis dan pelanggan di wilayah Sumatra Utara yang setia bersama Blibli. “Para pemangku kepentingan adalah penyemangat Blibli untuk terus menjaga keberlanjutan keberadaan bisnis juga sumber daya yang ada saat ini, lewat komitmen Blibli terhadap lingkungan, sosial juga tata kelola. Di usia yang ke-12, Blibli akan terus menempatkan mitra bisnis serta pelanggan sebagai hal utama dan fokus pada pengembangan strategi omnichannel yang seamless dan sinergi di dalam ekosistem Blibli Tiket,” kata Stephany saat media briefing di Pasar Swalayan Maju Bersama Glugur, Kota Medan (26/7).

Stephany juga mengungkapkan, kehadiran Blibli di Sumatra Utara, khususnya Kota Medan, menjawab berbagai preferensi pelanggan setempat dalam memenuhi kebutuhan hariannya. Menurutnya, saat ini, sekitar 82 persen dari total 2,5 juta penduduk di Kota Medan dan sekitarnya telah melek internet. Hal tersebut terefleksi dalam perubahan perilaku pelanggan dalam memenuhi kebutuhan harian dengan berbelanja melalui platform online seperti Blibli.

“Kami mencatat sebanyak 4 dari 10 pelanggan Blibli di berbelanja kebutuhan harian lewat kategori Bliblimart, di mana fitur Click & Collect menjadi salah satu fitur yang paling banyak digunakan. Adapun produk unggulan yang banyak dibeli oleh pelanggan di Kota Medan adalah Sirup, Minyak Goreng dan Susu Vanilla sebagai penyumbang transaksi terbesar di Bliblimart,” jelasnya.

Besarnya permintaan terhadap produk kebutuhan harian di Kota Medan, lanjut Stephany, mendorong Blibli untuk terus berinovasi memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman belanja yang Dihitung-Hitung Pasti Untung, yakni melalui tiga value yang kami bangun di dalamnya: money, time, dan quality. Dalam hal ini, money value diwujudkan melalui promo-promo yang jadi favorit masyarakat seperti misalnya Big Pay Day dan Double Day.

Lalu, time value fokus pada layanan belanja online yang lebih hemat waktu lewat fitur Click&Collect serta opsi pengiriman cepat dan terpercaya. Sementara quality value menjadi dasar bagi Bliblimart untuk menjadikannya destinasi belanja online terpercaya bagi masyarakat Kota Medan, yang kini semakin diperkuat oleh sinergi dengan mitra Pasar Swalayan Maju Bersama sebagai leading supermarket setempat.

Selama berlangsungnya program spesial Annive12sary di Kota Medan pada 25-27 Juli 2023, Blibli hadirkan promo berlipat-lipat untuk belanja kebutuhan harian keluarga yang lengkap dan terjangkau di Bliblimart. Selain itu, baik online maupun offline, pelanggan juga bisa lebih hemat hingga 80% dengan berbelanja di berbagai platform di ekosistem Blibli Tiket. Nikmati pula berbagai promo dan diskon tumpah ruah, mulai dari gratis ongkir berkali-kali lipat tanpa minimal belanja, flash sale Rp12 ribu untuk banyak kategori produk, juga masih ada cashback hingga Rp1,2 juta.

Tak ketinggalan, raih keuntungan bernilai lebih dalam belanja harian via fitur Langganan di Bliblimart, yang memberikan keleluasaan pelanggan melihat selisih harga, jaminan ketersediaan produk favorit, hingga modifikasi paket belanja yang mempermudah pemenuhan kebutuhan rutin pelanggan. Tak hanya itu, pelanggan juga bisa lebih mudah memastikan belanja harian senantiasa dalam kondisi fresh dan berkualitas tinggi lewat opsi pengantaran 2 Jam Sampai yang tersedia untuk 100+ pilihan produk 100% orisinal.

“Program Annive12sary mempertegas upaya berkelanjutan kami dalam mengedepankan nilai lebih atas layanan belanja omnichannel di ekosistem Blibli yang inklusif. Langkah ini juga memperkuat komitmen Perseroan dalam memahami pola konsumsi masyarakat Kota Medan yang dinamis, terutama di era serba digital seperti sekarang. Lebih lanjut, momentum ini juga menjadi jembatan terkini bagi para mitra penjual lokal untuk mentransformasi bisnisnya menjadi lebih digital-friendly dan tentunya semakin berdaya,” jelas Stephany.

“Tunggu apa lagi? Ayo, buat list kebutuhan bulanan sekarang dan siap-siap belanja lengkap dengan untung berkali-kali lipat di Blibl,” pungkasnya. (adz)

Pemilik Dalitan Coffee Layangkan Gugatan ke PTUN Medan Terkait Pembangunan Underpass Jalan Juanda

Disain Underpass Juanda, Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim kuasa hukum Ir. Hj. Masra Chairani Dalimunthe pemilik Dalitan Coffee, melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, terkait dengan pembangunan Underpass di Jalan Juanda, Kota Medan.

Gugatan itu, disampaikan oleh Kuasa Hukum Dalitan Coffee, H. Refman Basri, SH, MBA ke PTUN Medan, Rabu (26/7) kemarin. Dalam layangan gugatan tersebut. Dimana tergugat pertama Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) Kota Medan.

Tergugat dua, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan. Tergugat ketiga, Wali Kota Medan. Tergugat keempat, Gubernur Sumut, Tergugat kelima, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tergugat keenam, Dekan Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU), dan tergugat ketujuh, Mendikbudristek cq Rektor USU.

Kuasa Hukum Dalitan Coffee, H. Refman Basri, SH, MBA mengharapkan majelis hakim PTUN Medan mengabulkan seluruh materi gugatan tersebut, dengan menunda dan menghentikan pembangunan Underpass di Jalan Juanda Medan. Setelah Jembatan Sungai Deli Medan, menuju Jalan Sisingamangaraja Medan dan melewati Jalan Brigjend Katamso Medan.

“Mengabulkan permohonan penundaan pelaksanaan objek sengketa, yang dimohonkan penggugat. Memerintahkan para tergugat, untuk menunda dan menghentikan seluruh aktifitas dan kegiatan yang berkaitan, dengan pembangunan Underpass yang menjadi objek sengketa. Berupa tindakan faktual pembangunan Underpass tersebut,” kata Refman kepada wartawan, Kamis (27/7).

Refman meminta kepada majelis hakim untuk memutuskan dan menyatakan tidak sah, tindakan Pemerintahan yang dilakukan oleh tergugat 1 sampai dengan tergugat VII berupa tindakan faktual Pembangunan Underpass tersebut.

“Mewajibkan tergugat 1 sampai dengan tergugat VII, untuk tidak melakukan tindakan Pemerintahan dan menghentikan tindakan Pemerintahan berupa tindakan faktual Pembangunan Underpass tersebut,” kata Refman.

Refman mengungkap pihaknya sudah menyampaikan surat penolakan pembangunan ke Wali Kota Medan, Bobby Nasution, Presiden RI, Joko Widodo, DPR RI hingga Ombudsman RI. Namun, tidak mendapatkan respon. Sehingga pihaknya, melakukan gugatan ke PTUN Medan.

Refman mengungkap menyayangi kajian dilakukan oleh Fakultas Teknik USU. Dimana, pembangunan Underpass itu, hanya terkena pelebaran sebelah kiri dari Jalan Juanda menuju persimpangan Brigjen Katamso. Sedangkan bagian kanan alah sebalik tidak terkena pelebaran. Hal ini, pembangunan tidak menciptakan keadilan.

“Kenapa pelebaran jalan sebelah kiri saja, sebelah kanan nggak, ada apa atau ada apa ini atau apa ada hotel itu, hotel tuh ya kan?. Habis itu, mall perlengkapan rumah juga tidak terkena. Itu pendapat saya, bahwa pelebaran itu harusnya kiri kanan,” jelas Refman.

Dengan itu, Refman mengaku merasa terzolimi, karena usaha-usaha kecil yang menjadi korban pembangunan tersebut. Sedangkan, pengusaha besar seperti ada hotel hingga mall perlengkapan rumah tangga, tidak terkena imbas pembangunan Underpass tersebut.

“Nah pengukuran dilakukan selama ini, gak pernah sebelah kiri aja lah. Kan enggak ini, teknis. Saya akan pertanyakan nanti ilmu apa yang dipakainya, melebarkan jalan itu sama harusnya kan kiri dan kanan sama, ini tidak,” ucap Refman.

Refman mengkritik soal pembangunan patung di bundaran Jalan Juanda. Yang dinilai akan membuat macet di sekitar jalan tersebut.

“Nah harusnya jalan Juanda itu lebarkan. enggak perlu apa patung patung itu depan mesti ada patung,” ucap Refman.

Begitu juga, Puluhan pekerja Dalitan Coffee di Jalan Juanda, Kota Medan menggelar unjuk rasa di Kantor Camat Medan Maimun, di Jalan Melati, Kota Medan, Selasa pagi, 18 Juli 2023, sekitar pukul 09.00 WIB.

Aksi unjuk rasa berlangsung damai ini, menolak rencana pembangunan Underpass, dengan titik pembangunan pada Jalan Juanda Medan setelah Jembatan Sungai Deli Medan menuju Jalan Sisingamangaraja Medan dan melewati Jalan Brigjend Katamso Medan.

Pembangunan rencana Underpass ini, akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Massa menilai akan memberikan dampak buruk bagi pelaku usaha di sekitar jalan Juanda seperti akan dialami Dalitan Coffee, akan tutup dan pekerjaan harus di PHK.

Refman juga mengungkap jangan sampai underpass mengurangi kemacetan, tapi membuat hancur usaha masyarakat. Hal itu, dia mencontohkan pembangunan Underpass Titi Kuning di Jalan AH Nasution, Kota Medan. Banyak usaha dan tokoh-tokoh jadi tutup. Kemudian, di jalan tersebut, tetap saja terjadi kemacetan.

“Kolaborasi menghancurkan usaha kecil masyarakat di sepanjang jalan. Ya kita lihat juga underpass Titi Kuning juga itu. Tidak menghindari Kemacetan, malah tambah macet sampai di atas macet Titi Kuning,” sebut Refman.

Refman menjelaskan Pemko Medan harus melakukan kajian ulang untuk mengurai kecamatan di Jalan Juanda, Medan. Ia menilai tidak meski untuk mengurangi kemacetan dengan membangun underpass, bisa dilakukan rekayasa jalan dengan menerapkan satu arah.

Sehingga tidak perlu mengeluarkan uang puluhan miliar untuk membangun underpass tersebut, yang harus dilakukan Pemko Medan, hanya untuk mengurangi kemacetan di jalan tersebut.

“Jadi, bukan jadi yang yang perlu kita lihat di sumber kemacetan. Jangan gara-gara orang orang lancar, kita jadi apa hancur kan gitu. Usaha usaha kecil semua di sana dan rata-rata itu adalah pribumi,” kata Refman dengan tegas.

Demi menyelamatkan 20 pekerja Dalitan Coffee. Refman mengungkap akan terus berjuang menuntut keadilan. Ia mendukung pembangunan di Kota Medan. Tapi, jangan usaha masyarakat jadi hancur.(gus)