27 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 1292

Bobby Nasution Dampingi Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Rumah Ibadah & Tempat Pendidikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI Hadi Tjahjanto, Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan sertifikat wakaf rumah ibadah di Masjid Fajar Ramadhan, Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, Kamis (20/7/2023) sore.

Selain itu, ada sejumlah sertifikat wakaf rumah ibadah dan tempat pendidikan di sejumlah wilayah di Kota Medan yang turut diserahkan. Diharapkan, sertifikat tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan aktifitas beribadah.

Adapun sertifikat wakaf rumah ibadah yang diserahkan lainnya yakni Masjid Al Furqon Kelurahan Tanjung Sari, Mushalla Al Falah Kelurahan Harjo Sari IIII dan Masjid Jabal Nur Titi Kuning. Lalu, Masjid Al Muslimin Amplas, Masjid Azizi Tanjung Selamat, Masjid Ar Rahman Sidorejo.

Kemudian, Masjid Musala HM Said Sei Kera Hulu, Masjid Al Ikhlas Pangkalan Mansyur, Masjid Mena Bandar Selamat serta Pondok Tahfizul Qur’an Putri/Madrasah/ Sekolah dan Perguruan Tinggi Al Washliyah Sunggal.

Menteri ATR/BPN RI Hadi Tjahjanto mengatakan, jika melihat banyak masjid, tempat pendidikan dan musala yang berdiri di atas tanah wakaf dan belum memiliki sertifikat. Oleh karenanya, apabila beribadah di tanah itu tanahnya masih ilegal tapi bangunannya sudah legal.

“Untuk itulah, kami dari Kementerian ATR/BPN ingin melegalkan semua bangunan di atasnya berupa masjid atau madrasah, termasuk musala legal dan alasannya tanahnya juga legal sehingga tidak akan terjadi misalnya mohon maaf ahli warisnya itu masih menginginkan tanah tersebut menjadi miliknya,” kata Hadi. (rel)

Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Tahan Dua Orang Pelaku Korupsi

BORGOL: IJG dan DSJZ tersangka kasus korupsi pembangunan unit sekolah baru di SMPN 5 Lahewa Kab Nias Utara Prov Sumut, dengan tangan diborgol di kantor kejaksaan Negeri Gunungsitoli, selanjut diangkut menggunakan mobil tahanan Kejaksaan untuk dijebloskan ke rutan kelas II B Gunungsitoli.

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri Gunungsitoli melakukan penahanan terhadap pelaku korupsi, yang telah ditetapkan tersangka pada 12 Juni 2023 yang lalu, yakni inisial IJG dan DSJZ. Keduanya dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Negara di Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Gunungsitoli, pada Jumat (21/7/2023).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Solidaritas Telaumbanua SH MH menjelaskan penetapan dan penahanan kedua tersangka terkait proyek pembangunan unit sekolah baru di SMP Negeri 5 Lahewa Kabupaten Nias Utara Provinsi Sumatera Utara, yang anggarannya bersumber dari Kementerian Pendidikan RI tahun 2017 sebesar Rp2,6 miliar lebih. Sedangkan pelaksanaannya dikerjakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat.

Dijelaskannya, dari hasil penyelidikan IJG selaku ketua Panitia Pembangunan Unit Sekolah Baru (P2USB) dan DSJZ selaku pengawas (konsultan lapangan) tidak melakukan kewajiban hukumnya misalnya pemeriksaan rutin terhadap kualitas/kuantintas pekerjaan, sebagaimana yang tertuang dalam juknis. Dimana pada pemadatan lahan yang seharusnya menggunakan stamper sesuai yang ada di RAB, namun hanya menggunakan batang kelapa.

Kemudian penyidik juga menemukan adanya bukti pengeluaran yang tidak sah, ada material belum dibayarkan bahkan hingga saat ini ada kelompok masyarakat tertentu gajinya belum dibayar. Sementara dana telah ditarik 100 persen.

“Berdasarkan surat perintah penyidikan, kami telah melakukan pengumpulan alat bukti dan penyidik telah memperoleh lebih dua alat bukti, penyidik berkeyakinan ada pihak-pihak yang wajib dimintai pertanggungjawaban,” ungkap Kasi Pidsus, kepada sejumlah wartawan di kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Jumat (21/7/2023) sore.

“Sehingga pada tanggal 12 Juni 2023, IJG dan DSJZ ditetapkan sebagai tersangka” sambungnya.

Akibat perbuatan dari kedua tersangka, mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp621 juta lebih. Tidak hanya itu, sebanyak 16 ruangan kelas yang dibangun dari proyek tersebut, 6 ruangan diantaranya rusak berat dan tidak bisa digunakan, sedangan ruangan lainnya juga mengalami rusak.

“Selain kerugian materil, gedung yang dibangun dari proyek itu tidak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar siswa, Tentu hal ini sangat merugikan masyarakat setempat,” sebutnya.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Gunungsitoli menyebutkan, terhadap kedua tersangka dipersangkakan pasal 2 ayat 1 sub pasal 3 undang-undang nomor : 20 tahun 2021, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup.

“Alasan objektif dan subjektif sebagaimana dalam pasal 21 KUHAP seperti dikhawatirkan melarikan diri, atau ancaman hukumannya lebih dari 5 tahun, atas dasar itu juga hari ini kita melakukan penahanan terhadap kedua tersangka, selama 20 hari ke depan, di rumah tahanan negara Lapas Kelas II B Gunungsitoli,” pungkasnya. (adl/ram)

Kelurahan Lalang Gelar Pelatihan Merajut untuk Tingkatkan Perekonomian Warga

RAJUT: Kelurahan Lalang dan Kelompok Masyarakat Lalang Jaya melaksanakan kegiatan merajut tali kur menjadi sebuah tas selama tiga hari.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kelurahan Lalang bersama Kelompok Masyarakat (Pokmas) menggelar pelatihan merajut membuat tas handphone, tas undangan dan berbagai jenis tas lainnya yang terbuat dari tali kur selama tiga hari, 21-23 Juli 2023. Pelatihan dilaksanakan di Aula Kantor Lalang, Jalan Bukit Bundar, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Lurah Lalang, Khairani SE, dengan tujuan para perempuan muda dan ibu-ibu bisa mempunyai keterampilan untuk meningkatkan perekonomian keluarga dengan merajut tali kur menjadi sebuah tas yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

“Kita akan menggalakkan peningkatan ekonomi masyarakat Kelurahan Lalang khususnya kepada kaum perempuan, daripada mengganggur di rumah tidak memiliki kegiatan, dengan pelatihan merajut ini bisa menambah kebaikan perekonomian warga. Hasilnya bisa dijual kepada konsumen,” jelas Khairani, Jumat (21/7/2023).

Sedangkan Ketua Kelompok Masyarakat Kelurahan Lalang Jaya, Sopian mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti 30 peserta.

“Kami berharap peserta pelatihan untuk tetap mengikuti arahan dan bimbingan instruktur, agar hasilnya benar-benar bisa dirasakan oleh keluarga itu sendiri,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, menghadirkan instruktur merajut yang sudah bersertifikasi Lismawati. (ian)

Throughput Eksport Import Terminal Peti Kemas Belawan pada Semester II Berpotensi Alami Peningkatan

MENINGKAT: Pelabuhan Peti Kemas Belawan, pada semester I ini mengalami peningkatan eksport mengalami peningkatan sebanyak 127% dari tahun lalu.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Throughput Eksport Import Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan, berpotensi alami peningkatan pada semester II 2023.

Asisten Manager Sisman, HSSE dan Bina Pelanggan TPK Belawan, Lailatul Qamariah, mengatakan, Throughput Eksport Import alami peningkatan pada semester I 2023, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya,

“Throughput eksport untuk semester I atau Juni tahun lalu, itu berada di angka 82.850, dan untuk Juni tahun ini mengalami peningkatan di angka 86.440 yakni ada peningkatan 7%,” ujarnya.

Untuk Throughput import, jika di tahun lalu berada di angka 67.474, untuk tahun ini berada di angka 74.150.

Biasanya untuk eksport di kirim ke negara negara seperti India, Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong, dan Taiwan.

Komoditas yang biasanya di eksport, paling banyak yakni bahan kimia untuk semester I dengan jumlah 301.597, disusul dengan Palm Oil diperingkat dua yakni sebanyak 196.116, untuk bahan kimia mengalami peningkatan sebanyak 105% dari tahun lalu, dan palm oil mengalami peningkatan sebanyak 127% dari tahun lalu.

Komoditas import juga mengalami peningkatan yang sangat pesat, komoditas yang paling banyak masuk ke Indonesia melalui pelabuhan peti kemas belawan, yakni Pupuk yang di semester I berada diangka 132.650 yang tahun lalu berada diangka 88.993 mengalami kenaikan sebanyak 149%.

Diperingkat kedua komoditas bahan kimia, yang semester I ini berada diangka 93.814, tahun lalu berada diangka 80.993. mengalami peningkatan sebanyak 117%.

Laila berharap untuk semester II, untuk sektor ekspor mengalami peningkatan yang sangat positif dari tahun tahun sebelumnya.(mag-1/ram)

Epson Perkenalkan SureColor SC-P6530E, Printer Foto dengan Performa Profesional

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Epson, pelopor global dalam bidang pencetakan, memperkenalkan model baru dalam jajaran printer foto SureColor P-series terbarunya, yaitu SC-P6530E. Dengan tambahan tinta abu-abu yang baru, printer yang dilengkapi dengan tinta Epson UltraChrome PRO 6 ini mampu menghasilkan cetakan yang menyaingi printer 8 tinta pesaing.

Printer foto SC-P6530E terbaru ini, dirancang dengan teknologi yang presisi dan tahan lama untuk menghasilkan cetakan yang tahan lama dengan warna gamut lebar yang akurat. Pengguna dapat menantikan peningkatan efisiensi di tempat kerja, karena printer foto ini mendukung perangkat lunak Epson Edge Print Pro.

Perangkat lunak ini memungkinkan seseorang untuk memvisualisasikan bagaimana hasil cetakan mereka akan terlihat setelah memperhitungkan variabel gambar yang penting, seperti profil input, profil media, dan keperluan rendering, dengan antarmuka yang mudah digunakan.

Selain efisiensi kerja yang lebih tinggi, kombinasi set tinta pigmen UltraChrome Pro 6-Warna dari Epson, Printhead PrecisionCore MicroTFP, dan penggunaan substrat yang tepat, menghasilkan cetakan yang sangat mendetail dan mewah, karena gambar diproduksi dengan resolusi tertinggi dan replikasi warna yang paling akurat.
Dengan lebar 24 inci, printer ini didesain secara ergonomis untuk mempertahankan bentuknya yang ringkas dan kecil, sehingga memungkinkan fleksibilitas dalam penempatan printer, bahkan di ruang kerja yang kecil. Permukaan atas yang rata, juga dapat berfungsi ganda, sebagai bangku pemeriksaan dan tempat kerja, sekaligus memenuhi kebutuhan pencetakan harian.

Fitur Kompatibilitas yang Lebih Baik
1. Dukungan Adobe Postscript dengan Raster Image Processor (RIP) untuk mencetak berbagai format dan file yang banyak data.
Printer SC-P6530E baru memanfaatkan Adobe Postscript 3* yang memungkinkan pengguna mencetak dokumen yang berbeda-beda, misalnya teks, line art (seni garis), dan grafik vektor. Penggabungan Adobe Postscript untuk menganalisis data postscript, memfasilitasi pekerjaan dan manajemen warna dengan lebih baik, yang pada gilirannya menghasilkan efisiensi dan akurasi warna yang lebih baik.

2. Unit Memori SSD opsional untuk menyimpan dan mencetak file data besar secara cepat.
Unit SSD 960GB dalam printer memudahkan pengguna untuk menikmati performa yang lebih baik dan penanganan data cetak yang besar. Memori penyimpanan tambahan memberikan jalan bagi pengguna untuk memfasilitasi pencetakan produksi tanpa PC, dengan data yang diamankan oleh AES-256 dan dilindungi oleh chip TPM. Pengguna juga dapat memilih untuk menyiapkan folder yang dilindungi kata sandi dalam drive penyimpanan untuk meningkatkan keamanan.

Dengan layar sentuh LED 4,3 inci yang dilengkapi dengan teknologi layar optik, pengguna dapat mengoperasikan printer dengan menggunakan sarung tangan, sehingga meningkatkan kegunaannya di lingkungan yang memerlukan alat pelindung seperti di pabrik atau lokasi kerja. Untuk kemudahan manajemen aset, SC-P6530E dilengkapi dengan aplikasi Epson Smart Panel, yang memungkinkan pengguna untuk mengatur printer mereka secara nirkabel, memantau volume tinta, pencetakan, jadwal perawatan dan menjalankan pekerjaan cetak dan pemindaian; semuanya melalui perangkat iOS atau Android.

Karena keamanan merupakan hal yang sangat penting, Epson Print Admin memudahkan otentikasi pekerjaan cetak menggunakan pembaca kartu NFC. Hal ini juga memungkinkan pengguna untuk melacak riwayat cetak dan membatasi volume cetak untuk manajemen biaya.

“Penambahan terbaru pada printer foto SureColor P-series menjawab kebutuhan akan solusi pencetakan yang ringkas bagi para pelaku bisnis yang ingin memaksimalkan ruang kerja mereka. Berbagai fitur baru dan lebih baik yang disatukan dalam printer foto SC-P6530E, juga membantu menurunkan biaya operasional melalui kecepatan produksi yang tinggi, dan proses penanganan printer yang tidak merepotkan, yang pada akhirnya menguntungkan para pemilik bisnis di lingkungan kerja yang serba cepat sekarang ini,” kata Lina Mariani selaku Head of Vertical Business and Large Format Printer PT Epson Indonesia.

Printer foto SC-P6530E, akan tersedia untuk dijual di Indonesia mulai Juli 2023. Kunjungi www.epson.co.id atau hubungi toko Penyedia Resmi Epson terdekat untuk informasi lebih lanjut. (rel/ram)

Peralatan Belum Layak, PSAWI Sumut Target 3 Emas di PON 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski masih menggunakan peralatan yang tidak memadai, Pengurus Provinsi Persatuan Ski Air dan Wake Board Indonesia (Pengprov PSAWI) Sumatera Utara tetap percaya diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Mereka masih optimis bisa meraih tiga medali emas di PON nanti.

Keyakinan itu diungkapkan Ketua Pengprov PSAWI Sumut, M Husaini Almubayyin didampingi Sekretaris Emir Reza F Tarigan di Posko Publikasi PON XXI Wilayah Sumut, Kantor Dispora Sumut, Jumat (21/7/2023).

Husaini menjelaskan, PSAWI saat ini mempersiapkan 11 yang tergabung dalam Pelatda. Atlet tersebut berasal dari Nias Selatan (6), Toba (1), Medan (2), dan Simalungun (1). Jumlah atlet tersebut masih kurang, karena pada PON 2024 mendatang, PSAWI Sumut mendapat kuota 20 orang.

“Kita masih kekurangan sembilan atlet. Dalam waktu lebih kurang setahun ini, kita akan berusaha untuk mencari atlet lainnya. Kita akan meminta kepada pengcab-pengcab mencari atlet potensial,” ungkapnya.

Selain itu, atlet Sumut memiliki kendala dalam sarana dan prasarana. Untuk boat penarik, yang dimiliki PSAWI Sumut belum memadai. “Boat penarik kita bahkan sudah tidak layak jalan. Namun itu merupakan satu-satunya milik kita. Padahal jika fasilitas memadai, kita yakin bisa meraih emas lebih banyak,” tegasnya.

Sumut diungkapkan akan mengikuti semua nomor yang diperlombakan di PON 2024 mendatang. Sejauh ini ada 15 nomor yang dipertandingkan, yakni ski jumping putra, ski junping putri, ski trik putra, ski trik putri, ski slalom putra, ski slalom putri, ski slalom beregu, ski overall putra, ski overall putri, ski beregu, wakeboard putra, wakeboard putri, wakesurf putra, wakesurf putrid, dan wakesurf beregu.

Dari 15 nomor yang pertandingkan tersebut, PSAWI Sumut memasang target 3 medali emas. Target tiga medali emas tersebut dibuat berdasarkan hasil Kualifikasi PON di Toba, beberapa waktu lalu. Pada kualifikasi PON itu, Sumut meraih 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Selain itu, target tersebut berdasarkan hasil Open Championship di Putra Jaya Malaysia 15 – 16 Juli lalu, di mana dua atlet asal Sumut mampu menempati peringkat kedua di nomor wakeboard dan wakesurf. Padahal kejuaraan itu diikuti peserta dari Thailand, Malaysia dan Singapura.

“Wakeboard merupakan nomor baru di Indonesia. Hampir semua provinsi baru belajar. Namun kita memiliki keuntungan karena enam atlet Sumut terbiasa bermain selancar ombak di Sorake, Niasa Selatan. Karena itu, Sumut selalu menjadi peringkat pertama di setiap kejurnas,” paparnya.

Sedangkan Wasping dari KONI Sumut, M Zein menilai program latihan atlet sudah berjalan dengan baik. Khusus sarana dan prasarana, kita berharap Dispora dan KONI Sumut turut membantu. (dek)

PPLP Dispora Sumut ke 8 Besar Minisoccer Competition 2023

LOLOS: Para pemain PPLP Dispora Sumut diabadikan bersama usai lolos ke Babak 8 Besar Minisoccer Competition 2023 memperebutkan Piala Gubenur Sumut. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Futsal PPLP Dispora Sumut sukses lolos ke babak 8 besar, usai menang atas SMA Budisatrya Medan dengan skor 7-0, pada Babak 16 Besar Minisoccer Competition 2023, yang memperebutkan Piala Gubenur Sumatera Utara (Sumut), Jumat (21/7).

Pelatih PPLP Dispora Sumut, Azhari mengaku, ini yang pertama bagi tim untuk bermain di event minisoccer, meski memang para pemain bisa cepat beradaptasi. Tentunya diharapkan ini dapat membawa dampak positif bagi persepakbolaan Indonesia, khususnya Sumut ke depan.

“Sebenarnya minisoccer inikan hampir sama dengan sepak bola. Hanya saja jumlah pemainya yang beda, dan sedikit regulasinya,” ungkap Azhari.

Ditanya target, Azhari mengaku, ingin meraih hasil maksimal. Dan di laga babak 8 besar nanti, tim akan menghadapi SMAN 13 Medan. “Ini yang pertama, jadi targetnya mengalir saja dulu. Dan berharap meraih hasil maksimal,” katanya.

Dia juga berharap, kegiatan seperti ini sering dilaksanakan. “Mengingat event seperti ini sangat baik untuk perkembangan anak-anak mengasah skill sepak bolanya,” jelas Azhari.

Sementara itu, Panitia Bidang Pertandingan, Ingan Pane mengatakan, sejauh ini turnamen berjalan aman dan lancar. “Untuk babak 8 besar akan dilaksanakan mulai Rabu (26/7) minggu depan,” bebernya.

Dia berharap, kegiatan ini juga dapat menjauhkan generasi muda dari prilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun pornografi. “Dan mudah-mudahan muncul bakat-bakat baru yang dilirik klub-klub sepak bola di Sumut, seperti PSMS, PSDS, Sada Sumut, maupun klub-klub Liga 3,” pungkas Ingan. (dek)

586 Karateka Bersaing di Kejurda FORKI Sumut

BERSAMA: Ketua Umum Pengprov FORKI Sumut Rahmat Shah, didampingi Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis, diabadikan bersama panitia, wasit, dan atlet peserta Kejurda Forki Sumut. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 586 karateka bersaing pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kejuaraan ini digelar di Gedung Serbaguna Unimed, mulai Jumat (21/7) hingga Minggu (23/7) besok.

Kejurda ini dibuka oleh Ketua Umum Pengprov FORKI Sumut Rahmat Shah. Dalam sambutannya, Rahmat mengatakan, kejuaraan harus rutin dilakukan demi melahirkan atlet berbakat yang punya prestasi. Apalagi Kejurda ini juga diikuti atlet Pelatda Sumut yang dipersiapkan ke PON XXI 2024.

“Kami bersyukur masih bisa melaksanakan Kejurda ini. Luar biasa jumlah karateka yang hadir. Saya ucapkan selamat bertanding dan jaga sportivitas. Kejurda ini juga akan jadi uji coba dan tanding bagi atlet Pelatda. Akan ada evaluasi nanti dari tim penilai untuk promosi dan degradasi atlet,” ungkap Rahmat.

Pengprov Forki Sumut senantiasa mendukung prestasi dan masa depan para karateka, dengan membantu para atlet berprestasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) alias PNS di pemerintahan, Polri, serta TNI.

“Atlet harus tunjukkan prestasi. Di samping latihan, minta restu orangtua, rajin ibadah agar berhasil. Saya pastikan juga Pengprov Forki Sumut akan menyiapkan bonus kepada atlet peraih medali di PON 2024. Kita juga harus jadi tuan rumah yang baik dengan membuat prestasi yang mengagumkan,” tutur Rahmat.

Rahmat pun menekankan pentingnya kebersamaan. Khususnya kebersamaan dan kepedulian terhadap citra daerah, citra bangsa, dan citra negara. “Kita sudah membuktikan di berbagai event nasional maupun internasional. Semangat dengan kebersamaan mampu meraih banyak prestasi,” katanya.

Dia berpesan kepada atlet yang bertanding, untuk menjaga sportivitas. Begitu juga kepada wasit dan juri. “Lebih baik kalah terhormat, daripada menang dengan akal-akalan,” pesan Rahmat.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis, memuji FORKI Sumut sebagai pengprov terbaik di Sumut, yang telah menggelar kejuaraan berkesinambungan. Dia juga mengapresiasi peserta Kejurda kali ini, yang diikuti hampir semua FORKI se-Sumut dan perguruan.

“Semoga dari Kejurda ini bisa menghasilkan atlet terbaik Sumut untuk ajang lebih tinggi di nasional bahkan internasional. Terutama bisa membawa harum nama Sumut, khususnya bagi atlet yang dipersiapkan ke PON 2024,” ujarnya.

Dia bersama masyarakat olahraga Sumut, tentu berharap, karate Sumut bisa jadi juara umum di PON 2024. “Saya yakin kita mampu. Kita punya pelatih nasional, pengurus peduli prestasi. Jadi satukan tekad! Karate Sumut harus jadi juara umum di rumah sendiri saat PON 2024 nanti,” harap John.

Sebelumnya, Ketua Panitia Kejurda FORKI Sumut, Delphinus Rumahorbo melaporkan, event ini diikuti 586 karateka dari 43 kontingen. Rinciannya 24 pengcab Forki se-Sumut dan 18 pengprov perguruan, ditambah 1 PPLP Sumut. Kejurda ini mempertandingkan 59 nomor pertandingan dengan 4 nomor lomba, yakni kadet, junior, U-21, dan senior.

“Untuk mendukung Kejurda ini, sebelumnya telah dilaksanakan penataran/refreshing wasit dan juri pada 18-19 Juli 2023, yang diikuti 98 peserta. Serta akreditasi pelatih yang diikuti 23 orang,” pungkasnya. (dek)

UIN Sumatera Utara Pacu Peningkatan Kualitas

UIN: Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg (5 kanan) bersama wakil rektor, dekan dan humas UIN Sumatera Utara, Jumat (21/7) - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara adalah amanah masyarakat Sumut. Karenanya sejak Prof Dr Hj Nurhayati MAg dilantik menjadi rektor UIN Sumatera Utara, ia memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Akreditasi UIN Sumatera Utara saat ini B dan menuju akreditasi A (unggul). ”Dari 62 program studi, ada tujuh prodi unggul. Selebihnya baik sekali dan ada beberapa prodi C,” kata Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara Bidang Akademik Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg di kampus, Jumat (21/7).

Dalam pertemuan ini, Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg didampingi Prof Dr Katimin MA (wakil rektor bidang kemahasiswaan), Prof Dr H Muzakkir MAg (wakil rektor bidang kerja sama dan pengembangan lembaga), Prof Dr Tien Rafida MHum (dekan fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan) dan Dr Hasan Sazali MA (dekan fakultas dakwah dan komunukasi).

Turut hadir Dr Syafruddin Syam MAg (dekan fakultas syariah dan hukum), Dr Nursapia Harahap MA (dekan fakultas ilmu sosial), Dr Zulham MHum (dekan fakultas sains dan teknologi), Prof Dr Mesiono MPd (dekan fakultas kesehatan masyarakat) dan Prof Dr Syukur Kholil MA (direktur pascasarjana).

”Komitmen rektor yang pertama adalah meningkatkan akreditasi karena untuk hari ini ukuran perguruan tinggi adalah akreditasi. Meningkatkan pelayanan UIN Sumatera Utara kepada stakeholder, masyarakat dan mahasiswa,” kata Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg.

Untuk itu, lanjut dia, rektor menggagas smart Islamic university dengan pelayanan yang bersifat digital. Kemudian peningkatan prestasi nasional maupun internasional. ”Banyak lagi yang menjadi harapan rektor untuk mewujudkan UIN menjadi kebanggaan masyarakat Sumut,” imbuhnya.

Karena itu, sebut Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg, rektor konsisten memilih wakil rektor dan dekan secara objektif sesuai aturan dan komitmen kerja. ”Tanpa ada transaksi apapun,” katanya.

Dr Zulham MHum (dekan fakultas sains dan teknologi) dan Prof Dr Syukur Kholil MA (direktur pascasarjana) juga menyebut bahwa proses pengangkatan pejabat di lingkungan UIN Sumatera Utara sampai saat ini berjalan lancar dan baik. (dmp)

Gubsu Minta PPDB Dievaluasi Kembali

Gurbernur Sumut, Edy Rahmayadi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, diminta untuk melakukan evaluasi kembali pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Hal itu, disampaikan oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi kepada wartawan, di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Jumat (21/7). Ia mengatakan sudah pernah berbicara dengan Presiden RI, Joko Widodo dan Mendikbudristek, Nadiem Makarim membahas tentang PPDB ini.

“Sudah tiga kali saya sudah ngomong, pertama sama Presiden, kedua sama Menteri Pendidikan, dan ketiga media,” ungkap mantan Pangkostrad itu.

Gubernur Edy mengklaim tidak ada masalah dengan pelaksanaan PPDB 2023 di Sumut. Namun, ia mengatakan terkhusus di Sumut belum meratanya sarana dan prasarana pendidikan menjadi masalah.

“Mengapa begitu, saya tidak berbicara provinsi lain. Sumut saya ini, 33 Kabupaten/Kota, jumlah guru daerah sana, tidak sama dengan jumlah guru di Medan,” kata mantan Pangkostrad itu.

Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan akan membuat siswa-siswi yang pintar akan terkendala dan dibatasi dengan zonasi. Dampaknya, ia tidak bisa berjuang untuk lulus sekolah favorit dan terbaik seperti di Kota Medan ini.

“Infrastruktur di daerah, di Medan berbeda. Tidak bisa zonasi, prioritas murid mana kita ajar, kalau di Jakarta. Diujung sama di tengah, infrastruktur sudah sama, guru sudah sama. Jadi, jangan disamakan daerah sudah maju, dengan daerah, sedang berusaha untuk maju,” kata Edy Rahmayadi.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, memberikan solusi pelaksanaan PPDB dikembalikan dengan melakukan seleksi tertulis. Kemudian, tidak dibatasi dengan zonasi. Sehingga terjadi seleksi secara alami.

“Kembali seperti dulu, (sistem dan seleksi) tes. sehingga seleksi alam. Sehingga motivasi anak itu, saya harus tes,” ujar Gubernur Edy.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, menilai PPDB tidak lepas terjadi kecurangan dengan sistem zonasi. Banyak masyarakat pindah alamat demi anaknya lulus disebuah sekolah negeri yang diinginkan.

Kemudian, Gubernur Edy mengaku banyak diminta tolong dari masyarakat, agar anak-anaknya itu, diluluskan di sekolah mereka daftar dan diinginkan.

“Ngapain saya tes, sudah pindah alamat, agar saya masuk disini (sekolah diinginkan). Banyak minta tolong sama saya,” tandas Edy Rahmayadi.(gus/ram)