31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 1299

5.330 Jamaah Sumut Telah Kembali

Para Jamaah Haji sedang berdoa saat tiba di Embarkasi Asrama Haji Medan Jalan AH. Nasution Medan, Rabu (19/7/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 15 Debarkasi Medan yang terdiri dari 349 orang asal Kota Medan, tiba di Bandara Kualanamu, Rabu (19/7) siang pukul 12.21 WIB. Dengan begitu, tercatat sudah 5.330 jamaah haji asal Sumatera Utara (Sumut) yang pulang dari tanah suci.

Di kloter 15 ini, ada satu jamaah yang wafat yakni atas nama Johansyah Utuh Amran (62), warga Jalan Rawe I Lk XII, Tangkahan, Medan Labuhan. Almarhum wafat pada 2 Juli 2023, di pemondokan karena sakit pernapasan. “Kemudian ada jamaah Kloter 15 ini yang sakit, atas nama Ishak bin Khamsah No Manifes 310,” kata Koordinator Humas dan Protokol Pembantu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (P3IH) Debarkasi Medan, M Yunus kepada wartawan, kemarin (19/7). Kemudian, lanjut Yunus, dua orang tercatat pindah ke kloter 4, yakni Agung Wahyudi Admanegara No Manifes 232 dan Erlina Rusli Hamid No Manifes 233.

Yunus merincikan, dari 5.330 jamaah haji telah pulang ke Tanah Air terdiri dari 2.112 jamaah pria dan jamaah wanita 3.218. Sementara, tersisa 9 kloter atau 2.833 jamaah menunggu dipulangkan. “Jamaah kembali 5.330 (62,29 persen) dan jamaah menunggu dipulangkan 2.833 (34,71 persen),” pungkasnya.

Jamaah Asahan Disambut Forkopimda

Sebelumnya pada Selasa (18/7) pagi sekira pukul 10.50 WIB, Kloter 14 yang terdiri dari jamaah haji asal Asahan, Simalungun, Langkat, Tebingtinggi, dan Kota Medan, tiba di Bandara Kualanamu. Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyambut langsung kepulangan jamaah haji Asahan di Asrama Haji Medan.

Dalam sambutannya saat acara pelepasan jamaah haji di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Taufik Zainal Abidin berpesan kepada seluruh jamaah agar meluangkan waktu untuk istirahat yang cukup setelah pulang dari Tanah Suci. “Saya juga berharap agar jamaah juga dapat memberi pengertian kepada keluarga maupun jiran tetangga, apalagi para jamaah haji banyak yang telah berusia lanjut. Tunda dulu cerita tentang Makkah dan Madinah, luangkan waktu untuk istirahat agar kondisi kesehatan tetap terjaga,” imbau Taufik.

Wabup Asahan juga berpesan kepada seluruh petugas yang mendampingi proses kepulangan jamaah dari Asrama Haji menuju Kabupaten Asahan, agar tetap mengutamakan keselamatan. “Jaga jamaah agar tetap nyaman dalam perjalanan dan tetap utamakan keselamatan,” pungkasnya.

Sesampainya di Asahan, para jamaah haji disambut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Asahan di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Dalam kesempatan itu, Kakan Kemenag Kabupaten Asahan Sarifuddin Daulay menyampaikan, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Asahan yang tergabung di Kloter 14 Debarkasi Medan berjumlah 63 orang. “Namun 2 orang jama’ah tanazzul ke kloter 6. Jadi jumlah jamaah yang disambut kepulangannya berjumlah 61 orang,” sebut Sarifuddin.

Sementara Bupati Asahan, Surya mengucapkan selamat datang kepada dhuyufurrahman di Kabupaten Asahan. “Kita patut bersyukur bahwa jamaah haji asal Kabupaten Asahan dalam keadaan sehat walafiat selama di Tanah Suci dan sesampainya kembali ke Kabupaten Asahan,” ucapnya.

Selanjutnya, Bupati berpesan kepada seluruh jamaah agar tetap istiqamah dalam melaksanakan ibadah, walaupun tak lagi berada di Tanah Suci. “Selamat berkumpul kembali dengan keluarga dan sanak famili.

Besar harapan kami, semoga para saudara memperoleh Haji yang mabrur dan mabruroh serta dapat menjadi panutan dan contoh teladan yang baik bagi masyarakat sekitar, khususnya keluarga masing-masing, sehingga dapat memberikan warna untuk Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter,,” tandasnya. (man/dat/adz)

Antisipasi Begal di Kalangan Pemuda, Ketua DPRD Sumut Minta Pelajar Tak Berkeliaran

FOTO BERSAMA: Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri I Medan, Sudirman Sormin, para siswa foto bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kasus kejahatan begal yang marak terjadi di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan dan Kabupaten/Kota di sekitarnya pada akhir-akhir ini, menjadi perhatian serius DPRD Sumut.

Apalagi saat ini, pelaku kejahatan begal bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa, tapi juga sudah sering dilakukan oleh anak-anak muda yang masih berstatus sebagai pelajar.

Untuk itu, Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah guna merangkul para pelajar.

Baskami juga meminta para pelajar agar tidak berkeliaran di luar rumah atau langsung pulang usai jam sekolah. Sebab, pelajar juga kerap menjadi korban keganasan para pelaku begal.

“Kepada anak-anakku, jaga keselamatan kalian. Jika waktunya pulang ke rumah, pulang. Bila ada les tambahan, silakan diselesaikan, lalu pulang ke rumah. Jangan ugal-ugalan di jalan bagi yang membawa kendaraan,” ucap Basmami saat menjadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Medan, Senin (17/7).

Baskami menyampaikan keprihatinannya dengan kasus begal yang terjadi akhir-akuir ini. Ia pun meminta kepada para siswa agar tidak terlibat dengan aksi jalanan yang jelas-jelas melanggar hukum serta merugikan masyarakat tersebut.

Tak hanya itu, dalam pidatonya, Baskami juga meminta pihak sekolah untuk melakukan monitoring terhadap aktivitas para anak didik.

“Saya juga meminta dengan hormat, Bapak dan Ibu Guru khususnya wali kelas, agar terus berkoordinasi dengan orangtua murid tentang aktivitas anak-anak kita di luar sekolah,” ujarnya.

Kemudian, Baskami juga berpesan, agar para siswa jangan pernah untuk menyentuh, memakai, apalagi terlibat dalam peredaran narkoba.

“Bagaimanapun, narkoba itu adalah pintu gerbang kejahatan lainnya. Pelaku begal sebagian besar itu pengguna narkoba, karena itu mereka mau bertindak sadis di luar nalarnya,” katanya.

Baskami juga meminta pihak kepolisian agar menindak tegas para pelaku begal. Menurutnya saat ini, tindak kejahatan begal di Kota Medan dan sekitarnya telah menjadi perhatian nasional.

“Ini sudah menjadi perhatian nasional. Maka saya minta ditindak tegas,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, Baskami diterima Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Medan, Elfi Sahara. Wakil Kepala Sekolah Sudirman Sormin, Syawal Ritonga dan para dewan guru.

Menanggapi anjuran Baskami, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri I Medan, Sudirman Sormin menyampaikan, pihaknya terus melakukan monitoring kepada para peserta didik.

“Apa yang disampaikan Bapak Ketua DPRD Sumut, terus kami lakukan dan di bawah arahan Ibu Kepala Sekolah agar anak didik kita tak terlibat penyalahgunaan narkoba juga ugal-ugalan di jalan,” jelasnya.

Sudirman berharap, anjuran Ketua DPRD Sumut senantiasa dapat disosialisasikan kepada seluruh sekolah yang ada.

“Imbauan ini sangat baik sekali, anak-anak diminta untuk terus belajar menggapai prestasi dan tidak melakukan hal yang dapat merugikan diri serta orang lain,” pungkasnya. (map/ila)

Rencana Pembentukan Pansus Lampu Pocong, Bahrumsyah Nilai Tak Punya Alasan Kuat

Wakil Ketua DPRD Medan, H.T Bahrumsyah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wacana pembentukan panitia khusus (Pansus) Lampu Pocong oleh sejumlah anggota DPRD Medan, ditanggapi Wakil Ketua DPRD Medan, H.T Bahrumsyah. Sebagai Pimpinan DPRD Medan, Bahrumsyah menilai bahwa rencana pembentukan Pansus Lampu Pocong tidak punya alasan yang kuat untuk diteruskan ataupun ditindaklanjuti.

Apalagi, kata Bahrum, saat rapat di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan, para wakil rakyat yang tergabung di dalam Banggar tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2022 tidak menjadikan proyek lampu pocong pada 8 titik ruas jalan di Kota Medan tersebut ke dalam pembahasan yang serius.

“Saat rapat Banggar tidak ada yang masuk dalam Daftar Inventaris Masalah (DIM) untuk didalami  yang  menjadi rekomenfasi Banggar. Kalau memang (lampu pocong) ini dinilai sangat penting, harusnya dibahas secara mendalam saat rapat Banggar,” ucap Bahrumsyah.

Meskipun begitu, Bahrumsyah menilai jika rencana pembentukan Pansus Lampu Pocong yang digagas sejumlah anggota dewan sebagai hal yang sah-sah saja. Sebab semua anggota dewan punya hak untuk berpendapat.

“Namun yang perlu kita ketahui, segala sesuatunya ada proseduralnya, yakni dapat memanfaatkan forum resmi rapat Banggar,” ujar Ketua DPD PAN Kota Medan itu.

Bahrumsyah pun menyayangkan sejumlah Anggota DPRD Medan yang tergabung dalam Banggar karena tidak memanfaatkan rapat Banggar terkait pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2022 untuk membahas secara fokus masalah lampu pocong.

“Memang para anggota dewan ada yang mempertanyakan saat rapat Banggar, namun setelah ada penjelasan dari TAPD Pemko Medan, mereka dapat menerima. Tidak ada anggota dewan yang meminta pendalaman untuk dijadikan DIM pembahasan lebih lanjut. Bahkan dalam finalisasi juga tidak ada anggota dewan yang menyarankan untuk dijadikan rekomendasi mendalami kasus lampu pocong,” katanya.

Terkait adanya anggota dewan dari Fraksi PAN yang ikut berpendapat dan menjadi penggagas pembentukan Pansus Lampu Pocong tersebut, Bahrumsyah menegaskan bahwa hal itu merupakan pendapat pribadi dan bukan pendapat Fraksi PAN.

“Kita tetap menghargai pendapat  kawan-kawan, dan itu sah-sah saja, tati harus tetap dengan berpedoman kepada mekanisme yang ada. Karena memang tidak hanya Anggota Banggar, namun melekat kepada semua anggota dewan. Tentunya diawali berbagi tahapan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah Anggota DPRD Kota Medan menyoroti masalah pengembalian uang proyek lampu pocong yang belum kunjung lunas hingga saat ini. Oleh sebab itu, mereka berencana untuk Pansus Lampu Pocong.

“Kita akan membentuk Pansus Lampu Pocong. Gunanya untuk meminta penjelasan, kenapa pembangunannya diputuskan total lost (gagal) dan pengembalian uang Rp 21 miliar oleh pemborong ke kas daerah Pemko Medan belum tuntas,” ucap Wakil Ketua Komisi IV, Rudiawan Sitorus.

Politisi PKS ini mengatakan, jika anggaran tersebut tidak dikembalikan, maka Pansus itu suatu hal yang penting untuk dibentuk.

Rudiawan mengungkapkan, tugas Pansus Lampu Pocong nantinya tidak hanya menyoroti tentang anggaran Rp21 miliar yang belum dikembalikan pemborong. Namun secara menyeluruh terkait pengerjaannya sampai dikatakan proyek gagal dan proses pengembalian uang kerugian negara oleh pemborong. (map/ila)

Tangan Dingin Bobby Nasution Berhasil Kendalikan Covid-19

VAKSINASI: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat melihat vaksinasi Covid-19. 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tak lama setelah dilantik menjadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution langsung  menghadapi tugas yang cukup berat menyusul terjadinya pandemi Covid-19. Berbagai upaya dilakukan menantu Presiden Joko Widodo ini guna mengatasi penyakit yang mematikan tersebut, termasuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kerja keras dan tangan dingin Bobby Nasution membuahkan hasil. Terbukti, status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 oleh Pemerintah Pusat kepada Kota Medan mulai 1 Juni – 6 September 2021 berhasil diturunkan menjadi Level 2 hanya dalam kurun waktu 3 bulan. Terhitung, mulai 19 Oktober 2021 – 17 september 22, Kota Medan telah berstatus PPKM Level 2 dan Desember 2022, Kota Medan telah berstatus PPKM Level 1.

Penurunan status ini pun diikuti dengan terus berkurangnya jumlah warga yang terpapar Covid-19. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Medan, tahun 2021, jumlah warga yang terpapar Covid-19 sebanyak 39.917 jiwa dari 2.527.050 jiwa jumlah penduduk Kota Medan. Kemudian, tahun 2022,  jumlah warga yang terpapar Covid-19 menurun menjadi 28.961 jiwa. Di tahun 2023, penurunan yang terjadi sangat drastis menjadi 336 jiwa.

Menurut Kadis Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah, keberhasilan Bobby Nasution dalam mengendalikan Covid-19 tidak terlepas dari sejumlah upaya yang dilakukan. Salah satunya, jelasnya, melakukan percepatan vaksinasi. Diungkapkannya, capaian vaksinasi tahun 2021 yakni realisasi Dosis 62,15 persen dan realisasi Dosis II 51,97 persen.

“Sedangkan untuk capaian vaksinasi tahun 2022, Dosis I sebanyak 74,85 persen, Dosis II mencapai 68,08 persen, Dosis III mencapai 18,67 persen dan Dosis IV mencapai 0,21 persen,” ungkap Taufik ketika dihubungi kemarin.

Selain mempercepat vaksinasi, papar Taufik lagi, Bobby Nasution juga melakukan upaya lainnya seperti menyediakan lokasi isolasi terpadu. Ada 3 tempat yang dijadikan lokasi terpadu yakni Kapal Apung KM Bukit Raya di Belawan, bekas Hotel Soechi Jalan Cirebon dan Gedung P4TK Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Helvetia.

“Kemudian Pak Wali juga masif melaksanakan 3 T (Testing, Tracing dan Treatment). Lalu, melakukan isolasi lingkungan (membuat CCTV pemantauan dan memberikan makanan siap saji kepada masyarakat yang terpapar Covid-19). Di samping itu melakukan penyekatan pintu masuk Kota Medan serta melaksanakan operasi yustisi (razia masker, pembatasan jam operasional tempat hiburan dan keramaian),” pungkasnya. (rel)

FIP USM Indonesia Gelar Kuliah Tamu Pemerolehan dan Perkembangan Bahasa pada Anak

KULIAH TAMU: Ketua Prodi S3 LTBI Unimed Prof Dr Amrin Saragih MA PhD (3 kiri) pada kuliah tamu di USM Indonesia.ISTIMEWA.

FAKULTAS Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia melaksanakan Kuliah Tamu dengan tema: Pemerolehan dan Perkembangan Bahasa pada Anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Ign Washington Purba Hall USM Indonesia, Selasa (18/7).

Hadir pada kegiatan ini Dekan FIP USM Indonesia Dra Panniance Lumban Tobing SPd MPsi, Mey Lyna Girsang SPd MPd (wakil dekan), Taruli Marito Silalahi SPd MPd (ketua Prodi PGSD), Niken Farida MPd (ketua Prodi PG PAUD), Jheni Yusuf Saragih SPd MPd, dosen dan 700 mahasiswa dari 14 program studi yang mengikuti kuliah Pendidikan Bahasa Indonesia.

Pembicara kuliah tamu ini, Prof Dr Amrin Saragih MA PhD yang juga ketua Prodi S3 LTBI Universitas Negeri Medan (Unimed). Kuliah tamu ini bertujuan untuk menyelesaikan ujian akhir semester Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) yang diikuti 14 Prodi di USM Indonesia dalam mata kuliah Bahasa Indonesia.

Acara diawali dengan penampilan tarian adat Simalungun sebagai penyambutan kepada nara sumber, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars USM Indonesia.

Dekan FIP USM Indonesia Dra Panniance Lumban Tobing SPd MPsi berterima kasih pada nara sumber dan mahasiswa. ”Terima kasih Profesor, telah bersedia membagikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Pendidikan tentang perkembangan bahasa pada anak sangat dibutuhkan khususnya bagi mahasiswa yang mengikuti kuliah Pendidikan Bahasa Indonesia,” katanya.

Dekan mengungkapkan bahwa kegiatan ilmiah ini berguna dalam meningkatkan wawasan akademik. ”Kepada mahasiswa, terima kasih atas kehadirannya. Silakan saudara tampung seluruh ilmu baru yang diberikan nara sumber,” tuturnya.

Jheni Yusuf Saragih SPd, MPd selaku dosen pengampu MKDU Bahasa Indonesia sekaligus ketua panitia kuliah tamu berharap agar mahasiswa dapat memahami materi untuk menambah informasi atau wawasan kebahasaan.

Moderator dalam sesi diskusi ini meminta mahasiswa untuk membuat laporan hasil kuliah tamu untuk pemenuhan tugas ujian akhir semester sekaligus menambah bobot nilai mahasiswa pada MKDU Bahasa Indonesia.

Prof Dr Amrin Saragih MA PhD menyampaikan ada poin penting dalam pemerolehan bahasa yakni language acqusition, language learning, language development dan language evolution.

Guru besar Unimed meminta mahasiswa aktif mencari rujukan atau referensi mengenai bahasa pada anak. Setelah pemaparan materi, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada nara sumber untuk memperkaya khazanah pengetahuan mahasiswa. (dmp)

Ingin Langkat Tetap Kondusif, Syah Afandin Ajak Semua OKP Tandatangani Nota Kesepakatan

Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, SH menghadiri rapat dan penandatanganan Nota kesepakatan Menjaga Stabilitas dan Kondusifitas Daerah Kabupaten Langkat, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Selasa 18 Juli 2023.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, SH menghadiri rapat dan penandatanganan Nota kesepakatan Menjaga Stabilitas dan Kondusifitas Daerah Kabupaten Langkat, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Selasa 18 Juli 2023.

Sekretaris daerah kabupaten Langkat sekaligus Sekretaris Forkopimda Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos, M.AP menyampaikan rapat kali ini merupakan tindak lanjut rapat Forkopimda yang dilaksanakan pada hari senin 10 Juli 2023 yang lalu.

“Dimana pada rapat tersebut kita melaksanakan pertemuan dengan Para Ketua OKP yang ada diseluruh kabupaten Langkat, terkait dengan bagaimana membangun Komitmen bersama untuk menjaga Stabilitas dan kondusifitas di wilayah kabupaten Langkat,” jelasnya.

“Kemudian marilah bersama-sama kita saling mengingatkan untuk menjaga diri serta organisasi kita untuk terus menjaga kedamain di wilayah kita,” ajaknya.

Plt Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan akhir-akhir ini sedang marak terjadinya keributan, perkelahian, dan tawuran antar masyarakat di beberapa daerah di wilayah Sumatera Utara termasuk juga Kabupaten Langkat di dalamnya.

Maka dari itu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi lagi, maka Forkopimda Kabupaten Langkat menginisiasi acara rapat ini sekaligus dilaksanakannya penandatanganan kesepakatan bersama oleh seluruh OKP yang hadir untuk berkomitmen menjaga dan meningkatkan keamanan di wilayah Kabupaten Langkat.

“Harapan saya semoga Kabupaten Langkat kedepannya tetap kondusif dan tertib. Apalagi sebentar lagi banyak agenda-agenda nasional yang akan dilaksanakan. Semoga kita semua bisa saling mendukung dalam menciptakan suasana daerah yang aman, damai dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.

Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmad Husein Simatupang,S.I.K,SH,MH menyampaikan semua yang hadir berada di dalam satu wadah yang sama serta mempunyai ikatan yang saling berkaitan. Maka dari itu harapan saya kedepannya sekuruh OKP di Kabupaten Langkat ini bisa saling menjaga serta menahan diri untuk bisa sama-sama menjaga kondusifitas serta ketertiban yang ada di kabupaten Langkat ini.

Dandim 0203 Langkat Letkol INF. M. Eko Prastiyo menyampaikan Kodim adalah suatu institusi Angkatan Darat yang merupakan pembina teritorial. Dalam rangka ini marilah sama-sama kita ciptakan suatu kondisi sosial yang aman, tentram, dan kondusif yang mana ini merupakan tugas kita bersama.

“Sebetulnya dengan adanya OKP disini saya sangat berterima kasih karena sebetulnya dengan adanya OKP secara Harfiah itu akan memudahkan tugas Forkopimda. Maka diharapkan seluruh OKP yang ada di kabupaten Langkat dapat bersinergi dengan kami para Frokopimda guna untuk membangun Langkat ini menjadi kabupaten yang mempunyai keamanan, pertahanan, serta perekonomian yang maju serta mampu menjadikan Langkat ini referensi bagi kota/ kabupaten di lain-lain daerah,” ungkapnya.

Kajari Langkat Mei Abeto Harahap, SH, MH menyampaikan Kabupaten Langkat merupakan daerah yang besar dan terluas.

“Kami sudah berdiskusi bersama seluruh Forkopimda disini, ketika ada satu hal yang memang menjadi bagian dari kita yang perlu kita bahas dan diskusikan mari sama-sama kita berduduk sila. Serta kita berharap Icon dari Sumatera Utara itu ada pada Langkat,” ujarnya.

Selanjutnya penandatanganan Nota kesepakatan menjaga Stabilitas dan Kondusifitas oleh seluruh OKP yang di mulai dengan, Ketua Organisasi Kepemudaan mahasiswa pancasila, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia, Ketua organisasi kepemudaan Macab PPM, Ketua Organisasi kepemudaan Satma PP, Ketua Organisasi kepemudaan Satma IPK, Ketua Organisasi FKPPI, Ketua Organisasi IPK, dan Ketua Organisasi PP. (mag-6/ram)

Pelepasan Mahasiswa KKNT PPM USU di Langkat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP menghadiri pelepasan Mahasiswa KKNT PPM USU, di Kantor Bupati Langkat, Selasa (18/7/2023).

Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP menyampaikan terima kasih atas dipilihnya kabupaten Langkat sebagai lokasi kegiatan kuliah kerja nyata tematik pembelajaran pemberdayaan masyarakat universitas Sumatera Utara.

“Kiranya melalui program ini saya berharap adek-adek mahasiswa dapat bersosialisasi dan berinteraksi dengan sebaik-baiknya di tengah-tengah masyarakat, membaur dengan seluruh lapisan masyarakat di lokasi masing-masing untuk menerapkan ilmu yang didapat selama perkuliahan untuk kemajuan masyarakat desa di Kabupaten Langkat yang menjadi lokasi KKNT PPM,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kuliah kerja nyata tematik, pihaknya mempersilahkan para mahasiswa agar menjalin hubungan secara aktif, kepada tokoh masyarakat dengan tetap menghargai dan menghormati nilai-nilai tatanan sosial yang hidup di masyarakat setidaknya mengenal lebih dekat dengan pemimpin informal masyarakat yang mesti kita hormati keberadaannya sehingga program yang dilakukan akan mencapai keberhasilan.

“Keberadaan para mahasiswa saya harapkan dapat memberikan warna positif khususnya pada generasi muda di daerah yang menjadi lokasi kegiatan, sehingga dapat membuka wawasan generasi muda kabupaten Langkat untuk mengembangkan potensi dan sumberdaya yang ada di wilayahnya,” harapnya.

“Saya juga berharap program yang dilaksanakan nantinya dapat memberi makna yang membekas pada masyarakat dan memberikan sesuatu yang manfaat nya dapat di rasakan secara luas oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.

Turut Hadir Rektor Sumatera Utara Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si, Seluruh Dosen Serta Civitas Akademika Universitas Sumatera Utara, Seluruh Camat yang Menjadi Lokasi Kuliah kerja nyata Tematik Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, seluruh Adik-adik Mahasiswa Seluruh peserta kuliah kerja nyata Tematik. (mag-6/ram)

Gubsu dan Plt Bupati Langkat Silaturahim dengan masyarakat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara H Edy Rahmayadi dan Plt Bupati Langkat H Syah Afandin bersilaturahim bersama Forkopimda dengan masyarakat Kabupaten Langkat di Jentera Malay Rumah dinas Bupati Langkat, Selasa 18 Juli 2023.

Plt Bupati Langkat H.Syah Afandin, SH mengatakan pihaknya merasa berbesar hati atas kehadiran gubernur semoga kebersamaan dalam silaturrahim ini akan terus semakin menguat.

Silaturrahim menjadi salah satu bagian penting yang harus dibiasakan sehingga dengan pertemuan ini akan didapat informasi sekaligus saling bertukar pikiran atau saling memberikan masukan.

“Harapan saya silaturahim yang dilakukan dapat terus kita rawat dan jaga bagi kebaikan kita bersama dalam menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi untuk dapat mengantisipasi dan mencari jalan keluarnya berbekal informasi dan masukan yang kita dapatkan,” ujarnya.

“Kiranya tetap kami harapkan dukungan dari bapak ibu seluruhnya para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat terkhusus bagi masyarakat kabupaten Langkat,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Syah Afandin menyampaikan terima kasih atas diberikannya bantuan terhadap beberapa kegiatan yang di laksanakan masing masing perangkat daerah provinsi.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral provinsi sumatera utara berupa memberikan bantuan berupa sambungan listrik bagi masyarakat miskin sebanyak 250 kk yang tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Langkat.

Peresmian pompa air PLTS untuk pertanian di desa gunung tinggi kecamatan sirapit.

Kemudian, Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut, memberikan asuransi jiwa bagi para nelayan di kabupaten langkat sebanyak 575 orang.
Badan Kesbangpol provinsi sumatera utara, Pemberian bantuan sembako sebanyak 800 paket.

“Sekali lagi atas perhatian dan bantuan yang di berikan saya ucapkan banyak terima kasih dan semoga silaturahim ini akan menjadi dasar kita semua untuk terus berdiri bersama,” ucapnya.

Gubernur Sumatera Utara H Edy Rahmayadi mengatakan masyarakat di Kabupaten Langkat banyak yang telah berangkat ke luar negeri. Sehingga, kemajuan berfikirnya juga berbeda.

“APBD berfungsi sebagai Stimulus perekonomian daerah untuk menggerakkan perekonomian selain gaji Pegawai juga ada belanja program Sektor rill sepertik Sektor Pertanian, UMKM, Industri dan Belanja Modal Infrastruktur APBD juga di gunakan untuk memberikan Belanja Sosial (BLT) yang akan meningkatkan konsumsi masyarakat,” jelasnya.

Turut Hadir Kolonel Joni Marpaung Kabag OPS Binda Sumut, Kapolda di wakili Dir Pam OVIT Kombes Pol B. Imade OKA Putra,S.I.K, Pangdam I/BB di wakili Staf AHli Sosial dan budaya Kolonel INF Viktor Tampubolon, Danlantamal I diwakili Asrena lantamal I Kolonel Laut (S) Agus Prianto, Dannyon marhanlan I Belawan Mayor mar Irwan Habidin M.Tr.Opsla CBEI, Dan Lanud Medan diwakili Kadis Pers Lanud Soewondo medan Letkol Adm Hendra Kurniawan SE, M.Han, Dandim 0203/LKT Letkol Inf Eko Prasetyo, Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmad Husain Simatupang,S.I.K, SH,MH, Kajari Langkat Mei Abeto Harahap,SH, MH, Sekda Langkat Amril S.Sos,MAP, Ketua PN I B Stabat di wakili Suhendra Kabag umum dan Keuangan, Kepala perangkat Daerah, Camat se langkat, toko masyarakat, dan Masyarakat langkat yang berhadir.(mag-6/ram)