25 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 1312

Soal Aksi Begal, Arianda Tanjung: Penting Membangun Pola Komunikasi yang Sehat Dalam Keluarga

Arianda Tanjung.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kasus aksi begal, yang melibatkan kekerasan dan pencurian terhadap korban yang tidak bersalah, menjadi perhatian serius dalam masyarakat, khususnya di Kota Medan saat ini. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya aksi begal, termasuk kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Soal maraknya aksi begal ini, menurut saya salah satu faktor yang sering diabaikan adalah lemahnya pola komunikasi dalam keluarga. Ketika komunikasi dalam keluarga terhambat, anggota keluarga mungkin tidak memahami perasaan, kebutuhan, dan masalah satu sama lain. Ini dapat menyebabkan rasa ketidakpedulian dan kurangnya empati antar anggota keluarga,” demikian dikatakan Dosen STIK-P Medan, Arianda Tanjung S.Ikom, M.Kom.I, Sabtu (15/7).

“Seseorang yang merasa tidak didengar atau diabaikan mungkin mencari perhatian di luar keluarga, yang dapat memicu perilaku yang merugikan seperti terlibat dalam aksi begal,” katanya lagi.

Tak sampai di situ, kata Arianda, ketidakmampuan keluarga untuk berkomunikasi dengan baik juga dapat menyebabkan konflik yang sering terjadi. Konflik yang tidak diselesaikan dengan baik dan meningkat menjadi kekerasan dapat menciptakan lingkungan yang tidak aman dan tidak stabil.

“Anggota keluarga yang tumbuh dalam lingkungan ini mungkin terpengaruh oleh kekerasan dan kemudian terlibat dalam aksi begal sebagai cara untuk mengungkapkan frustasi, marah, atau mencari kepuasan melalui cara yang salah,” jelasnya.

Dikatakan, keluarga yang tidak memiliki pola komunikasi yang efektif mungkin juga kurang dalam pengawasan dan bimbingan terhadap anggota keluarga, terutama anak-anak dan remaja. Tanpa pengawasan yang memadai, anak-anak cenderung lebih rentan terhadap pengaruh negatif dari lingkungan sekitar mereka.

“Mereka mungkin tergoda untuk bergabung dengan kelompok yang terlibat dalam kegiatan kriminal seperti aksi begal,” terang pria yang juga mahasiswa Doktoral UIN Sumut ini.

Membangun Pola Komunikasi yang Sehat

Diakui Arianda bila mendengarkan dengan empati merupakan kunci untuk membangun pola komunikasi yang baik dalam keluarga. Anggota keluarga harus belajar untuk benar-benar mendengarkan satu sama lain, memahami perasaan dan perspektif masing-masing.

“Anggota keluarga harus saling mendukung dalam mencapai tujuan dan mengatasi masalah. Dengan saling mendukung, anggota keluarga akan merasa lebih dihargai dan memiliki rasa keamanan yang diperlukan untuk menghindari perilaku negatif.

Lanjut Arianda, lemahnya pola komunikasi dalam keluarga dapat memainkan peran penting dalam mendorong aksi begal. “Oleh karena itu, penting bagi setiap keluarga untuk memprioritaskan pembangunan pola komunikasi yang sehat,” tutupnya. (dek)

Dukung Perkembangan Anak, Mitsubishi Motors Kampanye Peduli Anak Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) kembali melakukan kampanye “Mitsubishi Motors Peduli Anak Indonesia” pada periode Juli 2023. Kampanye “Mitsubishi Motors Peduli Anak Indonesia” merupakan aktivitas yang bertujuan untuk mendukung perkembangan serta masa depan anak-anak di Indonesia, khususnya anak-anak yang membutuhkan, melalui donasi yang disalurkan melalui beberapa Non-Profit Organization (NGO) dan melibatkan kontribusi konsumen Mitsubishi Motors.

“Dengan kembali diselenggarakannya kampanye “Mitsubishi Motors Peduli Anak Indonesia” tahun ini, kami ingin melanjutkan komitmen dalam mendukung perkembangan anak-anak Indonesia yang membutuhkan melalui donasi, serta aktivitas menarik lainnya untuk anak-anak konsumen melalui kegiatan yang dapat mengembangkan kreativitas seperti kompetisi menggambar.

Selain itu kami ingin berterima kasih kepada konsumen yang terus mendukung ragam aktivitas layanan Mitsubishi Motors di Indonesia, serta partisipasinya terhadap donasi melalui transaksi yang dilakukan di diler resmi Mitsubishi Motors. Kami berharap aktivitas dan donasi yang dilaksanakan dapat memberikan motivasi dan dampak positif yang lebih luas,” ungkap Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division PT MMKSI.

Konsumen Mitsubishi Motors dapat turut berkontribusi dalam kampanye ini dengan hanya melakukan transaksi di diler resmi Mitsubishi Motors di seluruh Indonesia selama bulan Juli 2023. Pada setiap transaksi konsumen Mitsubishi Motors di diler resmi dengan nilai nominal diatas Rp500.000, MMKSI dan diler akan mendonasikan Rp5.000 yang akan diakumulasikan sepanjang periode dan disalurkan kepada anak-anak Indonesia yang membutuhkan melalui UNICEF Indonesia dan SOS Children’s Village, secara proporsional.

Selain donasi, kampanye “Mitsubishi Motors Peduli Anak Indonesia” juga menghadirkan aktivitas lainnya seperti service month experience, dan kompetisi menggambar:

1. Service Month Experience
Dalam kampanye “Mitsubishi Motors Peduli Anak Indonesia” ini, para konsumen serta anggota keluarga juga dapat merasakan pengalaman spesial melalui acara yang telah dipersiapkan di diler Mitsubishi Motors seluruh Indonesia. Pada acara tersebut konsumen dapat menikmati berbagai aktivitas untuk anak dan keluarga yang akan berlangsung di pada Hari Anak Nasional,22 – 23 Juli 2023.

2. Kompetisi Menggambar
Kompetisi menggambar menjadi salah satu aktivitas dari kampanye “Mitsubishi Motors Peduli Anak Indonesia” yang diselenggarakan untuk anak-anak usia 6-12 tahun, dan melibatkan penggunaan aplikasi My Mitsubishi Motors ID. Berikut adalah panduan untuk mengikuti kontes menggambar dari Mitsubishi Motors:

Periode kontes akan berlangsung pada 17 Juni – 23 Juli, 2023.
Peserta yang mengikuti kontes harus mempunyai akun MyMitsubishi Motors ID (MMID) dan MiMate. Peserta dapat menggambar di kertas putih dan harus diwarnai.
Tema untuk lomba menggambar adalah “Your Life’s Adventure”

Setelah selesai membuat gambarnya, peserta dapat scan dan upload hasilnya di MiMate disertakan dengan caption yang menarik tentang Mitsubishi, Mobil, Life’s Adventure, atau Children’s Day. Foto yang upload di MiMate juga disertakan foto hasil gambar beserta anaknya yang menggambar. Pada caption foto tersebut juga dilampirkan dengan tagar #HariAnakMitsubishi2023 #ChildrensDrawingCompetition. (rel/ram)

Dewan Minta Hewan Peliharaan Segera Divaksin

Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution ST

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komis IV DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3), untuk segera melakukan langkah strategis guna mencegah maraknya hewan peliharaan jenis anjing maupun kucing yang terkena virus rabies.

“Saat ini penyakit rabies pada hewan peliharaan kembali mewabah, kemungkinan termasuk di Kota Medan. Sebab info yang saya dengar, sudah ada beberapa hewan anjing peliharaan di Kota Medan yang terindikasi terpapar rabies. Tentu butuh langkah strategis untuk mengatasi hal ini,” ucap Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution ST kepada Sumut Pos, Jumat (14/7/2023).

Dikatakan Dedy, adapun langkah strategis yang dimaksud, yakni dengan segera melakukan vaksinasi rabies terhadap seluruh hewan peliharaan, baik jenis anjing maupun kucing yang belum divaksinasi.

“Kita minta DKP3 Kota Medan untuk segera melakukan vaksinasi rabies terhadap seluruh hewan peliharaan di Kota Medan, baik untuk jenis anjing maupun kucing. Tak cuma hewan peliharaan, tapi juga hewan-hewan liar, sebab ada banyak juga kucing liar yang tidak ada pemiliknya,” ujarnya.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Medan itu mengatakan, virus rabies harus diatasi secepat mungkin, mengingat rabies bukan hanya mematikan bagi hewan yang terpapar. Akan tetapi, penyakit ini juga berbahaya bagi manusia yang tertular akibat digigit hewan yang terpapar rabies.

“Di Indonesia, kita sudah mendengar ada anak balita yang meninggal dunia akibat terkena rabies karena digigit anjing peliharaan keluarganya sendiri. Tentu kita tidak mau hal ini terjadi di Kota Medan,” katanya.

Oleh sebab itu, Dedy mendorong DKP3 Kota Medan agar segera berkolaborasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan guna mendata seluruh warga yang memiliki hewan peliharaan, khususnya jenis anjing dan kucing agar dapat segera melakukan vaksinasi terhadap hewan-hewan peliharaan tersebut.

“Infonya vaksinasi rabies ini akan dilakukan secara gratis oleh Pemko Medan di setiap kecamatan. Saya fikir rencana ini harus segera direalisasikan, semakin cepat semakin baik,” tuturnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga meminta kepada warga pemilik hewan peliharaan untuk kooperatif dengan melaporkan hewan peliharaannya yang belum divaksinasi rabies kepada kepala lingkungan, pihak kelurahan ataupun kecamatan agar membantu proses pendataan.

Menunggu divaksinasi, Dedy berharap agar setiap warga pemilik hewan peliharaan dapat menjaga hewan peliharaannya masing-masing agar tidak mendekati siapapun, baik orang yang ada di rumah ataupun di luar rumah.

“Misalnya seperti anjing yang belum divaksin rabies, kita harapkan pemiliknya tidak melepaskannya begitu saja, paling tidak diikat dengan rantai. Lalu kalaupun ingin membawanya keluar, pastikan hewan itu tetap terikat dengan tali atau rantai yang tetap dipegang oleh pemiliknya. Saya berharap, kita semua bisa saling menjaga satu sama lain,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemko Medan melalui DKP3 menyebutkan telah menemukan sejumlah kasus anjing di Kota Medan yang diduga terindikasi terpapar rabies.

Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan DKP3 Kota Medan, Bukhari, mengatakan bahwa saat ini sejumlah anjing yang diduga terindikasi rabies tersebut masih dalam pengecekan laboratorium di Dinas Kesehatan Kota Medan.

“Beberapa waktu lalu kita memang  selalu rutin menggelar vaksinasi rabies. Namun akhir bulan Juli ini, (vaksinasi rabies) akan kita laksanakan kembali secara menyeluruh. Sebab, ada beberapa hewan anjing di Medan yang diduga terindikasi terpapar rabies,” ucap Bukhari, Kamis (13/7/2023).

Dikatakan Bukhari, saat ini pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dari pengecekan sejumlah anjing tersebut. Nantinya, sambung Bukhari, untuk penyuntikan vaksin rabies pada hewan, pihaknya akan melakukannya di seluruh kantor Kecamatan di Kota Medan.

“Kebetulan bulan (Juni) lalu sudah kita lakukan di beberapa kecamatan, jadi yang kita akomodir kemarin itu dari masyarakat. Untuk bulan Juli ini, seluruh kecamatan akan kita sediakan tempat vaksinasi, sebab ada beberapa kasus hewan anjing yang diduga terindikasi rabies,” ungkapnya.(map/ila)

Kemendagri Apresiasi Pemkab/Pemko Sukseskan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

FOTO BERSAMA: Wali Kota Bobby Nasution foto bersama usai turun ke jalan membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat yang melintas di depan Balai Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bachtiar Baharuddin, mengapresiasi seluruh pemerintahan daerah, forkopimda, dan segenap tokoh masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Tahun 2023.

Apresiasi ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Virtual Evaluasi Pelaksanaan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Tahun 2023, Jumat (14/7/2023). Turut hadir dalam rapat koordinasi itu perwakilan Pemko Medan dari Badan Kesbangpol, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Medan.

Pemko Medan telah melaksanakan kegiatan ini pada Jumat, 7  Juli 2023 dipimpin Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Dandim 0201/Medan Kol Inf Ferry Muzawwad, Wakapolrestabes Medan AKBP Yudhi Hery Setiawan serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Dalam rapat evaluasi itu, Bachtiar mengungkapkan, kegiatan nasional yang merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia ini berlangsung mulai 1 Juni sampai 31 Agustus 2023. Dia menyebutkan, perhelatan ini juga meneguhkan rasa kebangsaan serta menguatkan rasa persatuan dan persatuan.

Apalagi saat ini, lanjutnya, bangsa Indonesia telah memasuki tahun politik. Risiko keterbelahan sampai tingkat terkecil mungkin terjadi akibat perbedaan pilihan.

“Gerakan ini diharapkan dapat menyadarkan dan mengingatkan anak bangsa, walaupun berbeda pilihan kita tetap hidup dalam satu bangsa, yang mempunyai satu bendera, yakni Merah Putih,” sebutnya seraya mengatakan, bendera Merah Putih adalah simbol perekat kesatuan bangsa.

Di Medan, Wali Kota Bobby Nasution langsung turun ke jalan membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat yang melintas di depan Balai Kota Medan.

“Dengan pembagian bendera ini, kita berharap dapat mengembalikan semangat kemerdekaan masyarakat. Apalagi sebentar lagi kita merayakan Hari Kemerdekaan 17 Agustus dan jiwa nasionalis kita tidak boleh luntur sedikit pun,” kata Bobby Nasution saat itu.

Tidak hanya membagikan, Bobby Nasution turut memasangkan bendera merah putih ukuran kecil di besi spion sepeda motor masyarakat. Sambil memasang bendera, Bobby Nasution juga mengimbau masyarakat untuk menyambut dan memeriahkan perayaan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. (rel)

Forum Sastrawan Deli Serdang Gelar Halaqoh Budaya, Mengadu Pada Guru Patimpus

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Sastrawan Kabupaten Deliserdang (Fosad) akan menggelar Halaqoh Budaya, Mengadu pada Guru Patimpus dalam memperingati 83 tahun Sulaiman Sambas dan Arry Darma sekaligus menggelar pameran lukisan, pembacaan karya dan dialog refleksi.

Kegiatan Halaqoh Budaya akan digelar pada, Sabtu 15 Juli 2023 bertempat di Menrabic Coffee Indonesia Jalan Bahagia By Pass No 11/35 Kecamatan Medan Kota.

Ketua Forum Sastrawan Deli Serdang, Sugeng mengatakan, Halaqoh Budaya ini dalam rangka memperingati 83 tahun Sulaiman Sambas dan Arry Darma sekaligus menggelar pameran lukisan, pembacaan karya dan dialog refleksi.

Dalam dialog refleksi nantinya akan dihadiri tokoh-tokoh budaya dan akademisi sebagai pembicara yakni, Prof Dr Umar Zein yang merupakan sastrawan dan akademisi, Ir Jaya Arjuna, budayawan dan pengamat lingkungan dan Rianto SH, Caleg Dapil 1 Sumut DPD Hanura, juga Ketua Pujakesuma Bersatu Sumut, kemudian dr JP Roy Kaban Ketua Karo Inspiratif dengan moderator Alexander C Ginting M Spd, ucapnya.

” Kita berharap pentingnya Pemko Medan memperhatikan para seniman senior yang telah berbuat untuk Kota Medan ini dalam memajukan seni dan budaya khususnya di Kota Medan ini, ” jelasnya.

Sementara itu Rianto SH mengapresiasi kegiatan yang akan digelar Fosad ini. ” Harapan kita bukan hanya pemerintah kota, pemerintah provinsi agar juga memberikan atansinya dan ikut berkolaborasi untuk para pelaku seni dan budaya. Karena kita ketahui para pelaku seni kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat, ” ucapnya.

“Saya yang pernah jadi Ketua Dewan Kesenian bersama – sama teman seniman sudah membuat dasar-dasar kebudayaan jangka panjang dalam memajukan kesenian dan kebudayaan di Kota Medan ini, ” pungkas Anto Genk sapaannya. (rel/sih)

PLN UID Sumut Tambah Pasokan Tenaga Listrik Berbahan Bakar EBT

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid (kiri) melakukan penandatanganan Commercial Operation Date dengan PT Alabama Energy dan PT Charma Paluta Energy Mr. Teo Cher Koon (kanan)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara siap menyerap pasokan listrik menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan beroperasinya dua Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) pada gelaran The 11th Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (ConEx) 2023 pada 12 – 13 Juli 2023.

Mengusung tema _From Commitment to Action: Safeguarding Energy Transition Towards Indonesia Net Zero Emissions 2060. Pembukaan The 11th Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (ConEx) 2023 secara resmi dibuka oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Dalam acara tersebut dihadiri Dirut PT. PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Chairman of Indonesian Renewable Energy (METI) Wiluyo Kusdwiharto, Direktur PT. Pertamina dan tamu undangan lainnya. Turut hadir General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid sebagai tamu undangan VIP.

Dalam sambutannya, Menteri ESDM mengatakan segala potensi energi baru dan terbarukan (EBT) yang ada di Tanah Air harus dioptimalkan dengan baik. Potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan energi nasional dan pencapaian target bauran EBT.

“Semua sumber energi baru terbarukan harus kit manfaatkan. Untuk itu, kita harus membangun infrastruktur yang dibutuhkan agar sumber energi tersebut dalam dimanfaatkan. Indonesia memiliki potensi EBT yang berasal dari tenaga surya, bayu, hidro, bio energi, panas bumi dan juga laut dengan total potensi mencapai 3.689 Giga Watt (GW). Potensi hidro tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia, khususnya terutama di Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Papua,” ujar Arifin (12/7/2023).

Ia mengatakan untuk mencapai target Net Zero Emission di tahun 2060, program ini harus tersusun dan terencana dengan baik dengan berbagai langkah strategis agar dapat berjalan dengan baik.

Pada The 11th Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (ConEx) 2023 juga dilaksanakan penandatanganan berita acara Commercial Operation date (COD) antara PLN UID Sumatera Utara dengan PT. Charma Paluta Energy dan PT. Alabama Energy (13/7/2023).

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan PLTM Sisira Simandame berkapasitas 2 x 2,3 Mega Watt (MW) terletak di Desa Sibokkare dan PLTM Anggoci berkapasitas 2 x 4,5 Mega Watt (MW) terletak di Desa Anggoci, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Dengan beroperasinya dua PLTM ini dapat semakin meningkatkan kehandalan pasokan listrik di Sumatera Utara. Dengan beroperasinya dua PLTM ini maka PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara telah mengoperasikan sebanyak 22 pembangkit Independent Power Producer (IPP) terdiri dari 19 PLTM dan 3 PLTBG dengan daya sebesar 165,127 MW,” ungkap Awaluddin.

Presiden Direktur PT. Alabama Energy, Mr. Teo Cher Koon mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh PLN UID Sumatera Utara Sumatera Utara selama pembangunan PLTM ini.

“Kami tentunya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pemanfaatan pembangkit listrik Minihidro dalam rangka mensukseskan program green energy yang ramah lingkungan,” pungkas Teo. (ila)

8 Unit Rumah di Belawan Hangus Terbakar

RUMAH : Delapan unit rumah hangus terbakar di Lorong Stasiun Jalan TM Pahlawan Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan, Jumat (14/07/2023) dinihari.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Delapan rumah permanen dan semi permanen dikawasan padat penduduk di Lorong Stasiun Lingkungan 13 dan 14 musnah terbakar, Jumat (15/07/2023) dini hari. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, dan ditaksir kerugian capai ratusan juta.

Camat Medan Belawan, Subhan Fazri Harahap yang berada di TKP mengatakan, asal api dari arus pendek listrik dan saat ini masih dalam pendataan.

“Kita masih terus mendata yang menjadi korban kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik rumah yang ikut terbakar, Badlun Al Qolidi (50) mengatakan kejadiannya sekitar pukul 03.30 wib.

Pada kejadian, Badlun Al Qolidi baru bangun tidur dan bermaksud akan mandi. Kemudian, dia mendengar suara warga berteriak teriak membangunkan warga lain agar bangun karena di lingkungannya terjadi kebakaran.

Masih keterangan Badlun, karena mendengar ada kebakaran, korban langsung membangunkan keluarganya untuk melarikan diri menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar rumah tetangganya.

Korban tidak sempat menyelamatkan barang berharga namun berhasil menyelamatkan keluarga dan hanya membawa pakaian yang menempel di tubuh saja.

Di TKP terlihat mobil Damkar milik Pemko Medan saat memadamkan api dibantu warga setempat. Pihak Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan masih melakukan penyelidikan.(mag-1/ram)

Kadisdikbud Tutup Pelaksanaan Belajar Metode Gasing

TUTUP: Kadisdikbud Kota Tebingtinggi Idham Khalid menutup kegiatan metode belajar Gasing di Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi, Idham Khalid menutup pelaksanaan kegiatan metode belajar Gampang, Asyik dan Menyenangkan (Gasing) tingkat Kota Tebingtinggi di Laboratorium Terpadu Jalan Gunung Lauser, Kota Tebingtinggi, Jumat (14/7/2023).

Metode pembelajaran Gasing kepada pelajar sudah dilaksanakan selama 2 Minggu sejak tanggal 24 Juni 2023 yang lalu dengan melibatkan 32 guru dan 64 pelajar dengan belajar khusus mata pelajaran Matematika menjadi mudah dan disenangi.

“Banyak orang yang menganggap susah mata pelajaran khususnya matematika, namun setelah menguasai cara-cara Gasing, belajar terasa menjadi lebih gampang,” jelas Idham.

Dikatakannya, supaya ilmu agama paling diutamakan juga, agar sekiranya tidak dilupakan atau terlupakan. Mari kita tinggalkan yang baik-baik untuk generasi penerus kita ini.

“Semua didukung oleh orang tua, peranan orang tua supaya anak kita ini didukung dan harus diimbangi karakternya terutama dengan pondasi agama, kita jaga jangan sampai menyimpang,” harapnya.

Sebelumnya perwakilan dari Yayasan Teknologi Jaya selaku trainer pengajar, Livi Yulia Sihombing, mengucapkan terimakasih kepada panitia dan bapak ibu guru yang turut serta membantu kelancaran pembelajaran metode Gasing ini.

“Kalian luar biasa sudah mau berjuang 15 hari merubah konsep lama menjadi konsep baru, sudah mau berjuang dari pagi sampai sore, yang saya tahu itu capek sekali tapi kalian bisa enjoy dan bisa Happy sehingga anak kita yang 64 orang ini juga bisa bertahan sampai akhir,” ungkap Livi. (ian/ram)

Marak Hewan Terindikasi Terpapar Rabies, Komisi IV Minta Pemko Segera Gelar Vaksinasi Hewan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Komisi IV DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3), untuk segera melakukan langkah strategis guna mencegah maraknya hewan peliharaan jenis anjing maupun kucing yang terkena virus rabies.

“Saat ini penyakit rabies pada hewan peliharaan kembali mewabah, kemungkinan termasuk di Kota Medan. Sebab info yang saya dengar, sudah ada beberapa hewan anjing peliharaan di Kota Medan yang terindikasi terpapar rabies. Tentu butuh langkah strategis untuk mengatasi hal ini,” ucap Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution ST kepada Sumut Pos, Jumat (14/7/2023).

Dikatakan Dedy, adapun langkah strategis yang dimaksud, yakni dengan segera melakukan vaksinasi rabies terhadap seluruh hewan peliharaan, baik jenis anjing maupun kucing yang belum divaksinasi.

“Kita minta DKP3 Kota Medan untuk segera melakukan vaksinasi rabies terhadap seluruh hewan peliharaan di Kota Medan, baik untuk jenis anjing maupun kucing. Tak cuma hewan peliharaan, tapi juga hewan-hewan liar, sebab ada banyak juga kucing liar yang tidak ada pemiliknya,” ujarnya.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Medan itu mengatakan, virus rabies harus diatasi secepat mungkin, mengingat rabies bukan hanya mematikan bagi hewan yang terpapar. Akan tetapi, penyakit ini juga berbahaya bagi manusia yang tertular akibat digigit hewan yang terpapar rabies.

“Di Indonesia, kita sudah mendengar ada anak balita yang meninggal dunia akibat terkena rabies karena digigit anjing peliharaan keluarganya sendiri. Tentu kita tidak mau hal ini terjadi di Kota Medan,” katanya.

Oleh sebab itu, Dedy mendorong DKP3 Kota Medan agar segera berkolaborasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan guna mendata seluruh warga yang memiliki hewan peliharaan, khususnya jenis anjing dan kucing agar dapat segera melakukan vaksinasi terhadap hewan-hewan peliharaan tersebut.

“Infonya vaksinasi rabies ini akan dilakukan secara gratis oleh Pemko Medan di setiap kecamatan. Saya fikir rencana ini harus segera direalisasikan, semakin cepat semakin baik,” tuturnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga meminta kepada warga pemilik hewan peliharaan untuk kooperatif dengan melaporkan hewan peliharaannya yang belum divaksinasi rabies kepada kepala lingkungan, pihak kelurahan ataupun kecamatan agar membantu proses pendataan.

Menunggu divaksinasi, Dedy berharap agar setiap warga pemilik hewan peliharaan dapat menjaga hewan peliharaannya masing-masing agar tidak mendekati siapapun, baik orang yang ada di rumah ataupun di luar rumah.

“Misalnya seperti anjing yang belum divaksin rabies, kita harapkan pemiliknya tidak melepaskannya begitu saja, paling tidak diikat dengan rantai. Lalu kalaupun ingin membawanya keluar, pastikan hewan itu tetap terikat dengan tali atau rantai yang tetap dipegang oleh pemiliknya. Saya berharap, kita semua bisa saling menjaga satu sama lain,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemko Medan melalui DKP3 menyebutkan telah menemukan sejumlah kasus anjing di Kota Medan yang diduga terindikasi terpapar rabies.

Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan DKP3 Kota Medan, Bukhari, mengatakan bahwa saat ini sejumlah anjing yang diduga terindikasi rabies tersebut masih dalam pengecekan laboratorium di Dinas Kesehatan Kota Medan.

“Beberapa waktu lalu kita memang selalu rutin menggelar vaksinasi rabies. Namun akhir bulan Juli ini, (vaksinasi rabies) akan kita laksanakan kembali secara menyeluruh. Sebab, ada beberapa hewan anjing di Medan yang diduga terindikasi terpapar rabies,” ucap Bukhari, Kamis (13/7/2023).

Dikatakan Bukhari, saat ini pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dari pengecekan sejumlah anjing tersebut.
Nantinya, sambung Bukhari, untuk penyuntikan vaksin rabies pada hewan, pihaknya akan melakukannya di seluruh kantor Kecamatan di Kota Medan.

“Kebetulan bulan (Juni) lalu sudah kita lakukan di beberapa kecamatan, jadi yang kita akomodir kemarin itu dari masyarakat. Untuk bulan Juli ini, seluruh kecamatan akan kita sediakan tempat vaksinasi, sebab ada beberapa kasus hewan anjing yang diduga terindikasi rabies,” ungkapnya.
(map/ram)

Tolak Wacana Musnalub Partai Golkar, Ijeck Tegaskan Golkar Sumut Tetap Dukung Airlangga Hartarto

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua DPD Golkar Sumut, Musa Rajekshah.(Istimewa/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD Golkar Sumatera Utara, Musa Rajekshah angkat bicara erkait Wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar. Dengan tegas, pria yang akrab disapa dengan Ijeck dan seluruh DPD Partai Golkar di 33 kabupaten/kota di Sumut, menyatakan tetap di bawah komando Airlangga Hartarto.

Hal itu, disampaikan oleh Ijeck sapaan dari Musa Rajekshah saat ditanya wartawan di Kota Medan, mengenai isu adanya Munaslub Partai Golkar, Jumat (14/7/2023).

“Sampai saat ini, saya dan seluruh ketua DPD Partai Golkar di 33 kabupaten/kota di Sumut tetap solid mendukung Pak Airlangga Hartarto. Sejak orang perorang mewacanakan Munaslub itu, saya tegaskan bahwa sampai hari ini wacana tersebut tidak ada pengaruh apa-apa ke kita. Kami tak menganggap ada wacana-wacana itu,” jelas Ijeck.

Ijeck mengungkapkan wacana-wacana itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Golkar Sumut tidak berharap ada Munaslub tersebut. Pihaknya terus fokus untuk memenangkan partai berlambang beringin itu, di Pemilu 2024.

“Karena kita tahu saat ini Pak Airlangga yang memimpin Partai Golkar. Apalagi ini mau mendekati pileg dan pilpres di Februari 2024. Wacana itu sangat tidak baik untuk Partai Golkar,” ucap Ijeck.

Lahirnya wacana itu karena ada oknum-oknum yang ingin membuat suasana gaduh di tubuh Partai Golkar.“Intinya kita di Sumut semua tetap mendukung penuh Pak Airlangga,” sebut Ijeck yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumut itu.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua Dewan Pakar Golkar Sumut, RE Nainggolan. Pihaknya menyebutkan kalau Golkar Sumut tetap komit dengan hasil Rapimnas.

“Kita kan satu organisasi yang memiliki disiplin yang tinggi. Oleh karenanya wacana-wacana munaslub itu saya pikir itu tidak pada tempatnya kalau sekarang,” kata RE.

Apalagi dalam Rakernas Airlangga Hartarto kemarin berlangsung dengan baik. “Jadi tidak benar wacana itu, sungguh absurd. Suara-suara itu yang menyatakan ingin merusak partai,” kata RE Nainggolan.

Pihaknya percaya Golkar Sumut dan kabupaten/kota tetap komit dengan hasil Rapimnas yang terakhir. “Airlangga tetap jadi ketua DPP Partai Golkar. Saya yakin semua kader dan Ketua DPD Partai Golkar Sumut dan kabupaten/kota memiliki pemikiran demikian. Karena kami Golkar Sumut sangat solid,” tegas RE.

Begitu juga, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Sumut, Muchyan Tambuse berharap agar Airlangga Hartarto segara menyatakan maju menjadi calon Presiden.

“Ini tahun politik. Wacana itu pasti ingin menghancurkan partai dari dalam. Kita di Sumut sampai saat ini tetap kondusif dan tak terpancing dengan itu,” tandas Muchyan.(gus/ram)