Home Blog Page 13193

Bertekad Kalahkan Beijing 2008

SULIT mengalahkan gemerlap opening ceremony Olimpiade 2008 Beijing. Baik pembukaan maupun penutupannya sangat gemerlap dan dianggap sulit ditandingi dalam waktu dekat, tetapi London punya ambisi mengalahkannya.

Demi memenuhi ambisi itu, Locog, pelaksana Olimpiade 2012 London, menunjuk sutradara pemenang Oscar melalui film Slumdog Millionaire, Danny Boyle, agar membuat konsep pembukaan yang spektakuler.

Reputasinya sebagai sutradara film-film heboh, seperti Shallow Grave, 127 Hours, 28 Days Later, Sunshine, dan Trainspotting, membuat dia dianggap mampu mewujudkan harapan Locog. Ada satu kesamaan ide di antara filmnya, yakni tentang sosial transformasi.

Nah, ide itu yang akan diangkat Boyle dalam opening ceremony.Dia menjanjikan kehebohan lebih daripada Slumdog Millionaire yang meraih Oscar atau 28 Days yang bercerita tentang London yang jadi kota mati karena terserang virus mematikan.

“Saya coba mengangkat realitas dalam setiap tema film. Saya akan mencoba melakukannya,” bilang Boyle, seperti dilansir Reuters.
Dengan dana sebesar 27 juta pounds atau setara Rp 395 miliar, hampir sama banyak dengan dana yang dikeluarkan untuk membiayai Slumdog, Boyle diharapkan bisa menghadirkan suasana yang keren dan dikenang pada opening ceremony.

Karena alasan itu, dia meminta semua pihak yang terlibat dalam opening ceremony agar merahasiakan persiapan yang mereka lakukan. Makanya, jarang sekali ada media yang tahu tentang apa yang akan ditampilkan Boyle dini hari nanti.

Pada latihan terakhir sebelum pelaksanaan, Boyle dengan sabar menghabiskan waktu sekitar empat jam untuk menyalami setiap orang yang terlibat dalam opening ceremony. (ham/jpnn)

Serba Rahasia, Ingin Kejutan Besar

LONDON- Savethesurprise. Itulah pesan yang tertera di layar besar di Olympic Stadium sejak pekan lalu. Danny Boyle, direktur artistik, melarang keras konsep opening ceremony bocor. Mereka ingin menjadikan opening ceremony Olimpiade 2012 London sebagai kejutan besar.

Di jejaring sosial dunia maya seperti Twitter, pesan #Savethesurprise menjadi salah satu trending topic. Bahkan, sebuah video yang menayangkan tentang persiapan opening ceremony yang sempat diunggah ke YouTube sudah dihapus.

Locog, pelaksana Olimpiade 2012 memang sangat serius dalam menyiapkan opening ceremony. Mereka punya ambisi besar untuk melebihi opening ceremony Olimpiade Beijing yang dianggap paling dahsyat sepanjang masa.

Beijing dianggap telah menyajikan opening ceremony yang tak terlupakan. Mengangkat tradisi Tiongkok dengan upacara pembukaan yang terjadi tepat pada 8 Agustus 2008. Opening ceremony juga dimulai pada pukul delapan malam, lewat delapan menit, dan delapan detik.

Ketika itu, dihadiri lebih dari 100 kepala negara. London ingin menandinginya. Boyle, sutradara peraih Oscar, dijadikan sebagai direktur artistik. Dia akan menyajikan sebuah pertunjukan besar yang diispirasi dari karya-karya William Shakespeare.

Meski sangat rahasia, beberapa bocoran menyebutkan, selain melibatkan 15 ribu volunteer untuk pembukaan dan penutupan, juga terlibat di dalamnya 70 domba, 12 kuda, 10 ayam, 10 bebek, sembilan angsa, tiga gagak, tiga anjing penjaga, dan dua domba.

Bukan hanya itu, Boyle juga meminta bantuan alam untuk mendukung pekerjaannya. Sesuai dengan rencana pertunjukannya, dibutuhkan awan palsu untuk membentuk hujan buatan di atas Olympic Stadium, tempat acara pembukaan berlangsung.

London memang dikenal sebagai kota hujan, tetapi dalam beberapa pekan terakhir, cuaca di London Timur, yang merupakan lokasi Olympic Stadium, sangat kering selama musim panas ini. Setelah Juni lalu terus-menerus hujan, sekarang cuaca panas.

“Hanya akan ada sedikit hujan dan itu akan jarang sekali terjadi,” kata Dan Williams, juru bicara badan meteorologi Inggris, seperti dikutip Reuters.
Ya, dalam beberapa hari terakhir, temperature mencapai 32 derajat celcius. Hanya wilayah di bagian utara Inggris yang lebih dingin tujuh derajat ketimbang bagian utara. Situasi itu memaksa Boyle untuk menyiapkan hujan buatan. (ham/jpnn)

Salah Bendera, Korut Sempat Mogok

GLASGOW – Panitia Olimpiade London 2012 minta maaf kepada kontingen Korea Utara (Korut). Gara-garanya, mereka salah memasang bendera. Saat Korut berhadapan dengan Kolombia di Hampden Park, Glasgow, dalam pertandingan sepak bola putri grup H, bendera yang muncul adalah bendera Korea Selatan (Korsel).

Bendera Korsel itu muncul di screen Hampden Park saat para pemain Korut melakukan pemanasan. Langsung saja para pemain Korut meninggalkan lapangan hampir sejam hingga ofisial pertandingan meminta maaf atas kesalahannya.

Paul Deighton, chief executive Olimpiade London 2012, kepada BBC menyatakan bahwa panitia mengakui kesalahannya. Mereka meminta maaf dan berjanji kejadian serupa tidak terulang. “Ini human error,” katanya.

Hanya, Korut menganggap bahwa kesalahan tersebut bukan sekadar kesalahan. Pelatih Sin Ui-gun akan mempertanyakan banyak hal kepada penyelenggara.
“Kami sangat marah karena pemain kami diperkenalkan sebagai pemain Korsel. Itu tentu sangat mengganggu dan Anda tahu itu,” ujarnya.

Ui-gun menuturkan bahwa tim Korut memang sempat memutuskan absen dari pertandingan hingga masalah kesalahan bendera di screen tersebut diselesaikan. Untung, hal tersebut bisa diatasi. Korut akhirnya mau turun ke lapangan. Hasilnya, mereka menang 2-0 (1-0) atas Kolombia. Dua gol dicetak S. Kim pada menit ke-39 dan ke-86.

“Jika masalah tadi tidak bisa diselesaikan, kami menganggap semuanya omong kosong. Kemenangan dalam pertandingan pun tidak berarti,” kata Ui-gun. (c12/diq/jpnn)

Tamil FC Wakili Indonesia di Turnamen Internasional

MEDAN- Warga Tamil Kota Medan yang tergabung dalam Tamil Football Club (FC) mewakili Indonesia di turnamen Internasional Master Football yang digelar di Mauritius, negara kepulauan di barat daya Samudra Hindia, September mendatang. Turnamen ini merupakan gelaran ketujuh, di mana Negara Mauritius menjadi tuan rumah.

Hal ini diungkapkan pengurus Tamil FC Indonesia Kota Medan, terdiri dari ketua Nyana Frans, dan tim offisal Iswanda Nanda Ramli, Julius Raja, dan pengurus lainnya saat beraudiensi dengan Wali Kota Medan Rahudman Harahap di Balai Kota Medan, Jumat (27/7).

Julius Raja mengatakan, Kota Medan pernah menjadi tuan rumah pada turnamen ke-4 pada 2009 lalu, di mana pertandingan digelar di lapangan sepak bola USU. Pada turnamen tersebut Tamil FC Indonesia keluar sebagai juara. Sedangkan untuk turnamen ke-7 ini, Medan Tamil Club akan mengirimkan pemain 15 orang ditambah dua pelatih dan tiga offisial.

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM berharap, nantinya tim ini dapat menjaga nama baik Indonesia khususnya Kota Medan, dan berharap agar sampai di tujuan tanpa halangan dan mampu menjadi tim yang terbaik.(gus)

Terancam Dualisme Kepengurusan

Rapat Anggota Luar Biasa Digelar Forum Klub Anggota PSMS

MEDAN- Kondisi PSMS kian kisruh. Permasalahan gaji pemain masih belum tuntas baik di PSMS ISL maupun IPL, kini masalah lain muncul. Forum Klub Anggota PSMS yang diketauai Martius Latuperissa berencana menggelar Rapat Anggota Luar biasa untuk menentukan Ketua Umum PSMS menggantikan Wali Kota Medan Rahudman Harahap di Hotel Candi Medan, Minggu (29/7).

Sebenarnya, jika menilik arahan menuju revolusi PSMS, tujuannya cukup baik. Apalagi selama kepengurusan PSMS saat ini yang dimotori Idris dkk, prestasi tim berjuluk Ayam Kinantan ini bukannya membaik, namun malah memburuk. Namun yang dipertanyakan, saat ini adalah keabsahan rapat Luar Biasa ini.
Menilik Anggaran Dasar (AD)/Anggaran Rumah Tangga (ART) PSMS Medan, disebutkan, rapat digelar atas permintaan lebih dari 1/2 dari jumlah anggota atau ditetapkan oleh pengurus harian PSMS. Selain itu Rapat anggota Luar biasa dilakukan dengan cara, diusulkan secara tertulis oleh anggota yang mengusulkan selambat-lambatnya dua bulan dari waktu yang dikehendaki.

Artinya, di sini harus ada persetujuan pengurus PSMS yang saat ini diketuai Rahudman Harahap dengan Idris SE sebagai Sekretaris Umum. Jika pengurus tidak bersedia, anggota bisa mengusulkan atas persetujuan Pengcab PSSI Medan.

Namun menurut Ketua Forum Klub Pemilik PSMS, Marthius Latuperissa pihaknya sudah melalui prosedur yang benar dengan izin ke PSSI. Sehingga pihaknya menafikan Pengcab PSSI Medan.

“PSMS langsung ke PSSI, tidak melalui pengprov PSSI Sumut dan PSSI Medan. Di PSSI, PSMS punya satu hak suara, sama seperti pengprov PSSI. Kalau klub lain, PSMS sama seperti Persija,” ungkapnya.

Sementara itu Sekum PSMS Idris SE yang juga CEO PSMS ISL 2011/2012 mempertanyakan keabsahan rapat tersebut. Idris menuding rapat anggota luar biasa itu tidak diusung 40 klub anggota PSMS. Apalagi ia mengatakan, tak ada surat yang masuk kepada pengurus.

“Para mantan pemain PSMS tak berhak melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan PSMS. Masih ada kepengurusan yang belum habis periodenya. Ya kalau hanya mencari sosok Ketum PSMS ya tidak apa-apa. Tapi kalau sebagai pelaksana Rapat Anggota Luar Biasa, Saya rasa salah. Masih ada 40 klub dan harus menyurati PSMS untuk menggelar Musdalub itu. Sampai sekarang PSMS belum menerima surat dari klub kok,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Harian PS Shimpony Hendra DS mengatakan, pihaknya tidak menerima undangan dari pihak penyelenggara Rapat Anggota Luar Biasa. “Tidak ada pemberitahuan kepada kami. Ya untuk apa hadir. Sebenarnya saya tidak masalah kalau memang ada yang mau mengurus PSMS. Silahkan saja. Asalkan memang tujuannya untuk memperbaiki PSMS. Tapi kalau seperti ini kan prosedurnya salah. Harusnya ada Rapat Anggota Luar biasa itu pengurus yang gelar. Minimal ada permintaan sekali dua kali ke pengurus. Setelah itu baru action. Ini kan tidak ada,” katanya.

Mantan manajer PSMS ini mengkhawatirkan kondisi akan semakin runyam. Salah satunya dualisme kepengurusan. “Kalau seperti ini takutnya malah dua Ketua Umumnya. Jadinya kondisi malah makin parah. Kalau ada yang mengurus PSMS harus orang-orang barulah. Ini kan yang mengusulkan itu-itu juga. Apalagi legalitasnya dipertanyakan,” (mag-18)

Ferdinand Sinaga Tuntut Hadiah Top Scorer

JAKARTA- Tak hanya masih berutang kepada Semen Padang sebagai juara Indonesia Super League (IPL) musim 2011/2012 senilai Rp4,3 miliar, PT LPIS (Liga Prima Indonesia Sportindo) juga masih berutang kepada top scorer IPL Ferdinand Sinaga.  Kepada koran ini, Ferdinan yang menjadi pencetak gol terbanyak IPL musim 2011/2012 mengaku belum menerima hadiah yang dijanjikan.

Pemain depan Semen Padang dan Timnas Indonesia ini bahkan mengaku trofi bola emas sebagai penghargaan atas prestasinya sebagai top scorer juga belum diberikan.

“Saya tidak tahu berapa jumlah hadiah untuk top scorer. Tapi sebelumnya memang pernah dijanjikan dan sampai saat ini saya belum terima,” kata Ferdinand.

Pada gelaran IPL musim 2011/2012, Ferdinand Sinaga menjadi pemain tersubur dengan lesakan 16 gol. Dia mengungguli kompatriotnya di Semen Padang, Edward Wilson Junior (Liberia) di posisi kedua dengan torehan 13 gol. Di posisi ketiga dengan masing-masing tiga gol ada Emmanuel de Porras (Persija), Roman Chmelo (Arema), dan Muhammad Nur Iskandar (Persibo).

Sementara itu, CEO PT LPIS Widjadjanto kemarin siang menghubungi koran ini. Widja, sapaan akrab Widjadjanto mengakui jika LPIS memiliki tanggungan. Diantaranya kepada Semen Padang seperti yang ramai diberitakan media kemarin.

“Memang ada tanggungan. Tapi ini bukan tentang kapan kami akan membayar. Kami akan segera ke Semen Padang untuk menjelaskannya,” kata Widja. Dia mengaku saat ini pihaknya tengah berusaha keras untuk membayar semua kewajiban. “Kami sedang berusaha,” sambungnya.

Widjadjanto mengungkapkan, di luar konsorsium, LPIS sudah mengeluarkan uang untuk revenue sharing. “Tapi harus diakui uang yang dari kami dapat dari sponsor tidak cukup. Jauh dari yang dikeluarkan LPIS yang sekitar Rp26 miliar,” jelasnya.(ali/aam/jpnn)

32 Atlet Ikut Seleksi Basket POPWIL I

MEDAN- Sebanyak 32 peserta dari berbagai SMA dan SMK mengikuti seleksi penjaringan pemain basket putri Sumatera Utara (Sumut) tahap pertama. Seleksi pemain ini dilakukan untuk mempersiapkan tim basket putri menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) I yang akan digelar di Medan pada November 2012.

Seleksi tahap pertama ini berlangsung sejak Jumat (27/7) hingga Minggu (29/7) mendatang. Demikian disampai Herijanto, kepala pencari bakat didampingi rekannya Abdul Latif dan Angga kepada wartawan, usai mengadakan seleksi, Jumat (27/7).

“Dari 32 peserta, akan diciutkan menjadi 20 orang. Lalu dilakukan seleksi tahap kedua untuk diciutkan lagi menjadi 12 orang. Tentunya dengan seleksi sesuai peraturan Pengprov Perbasi,” kata pria yang pernah menjabat asisten pelatih basket putra Sumut pada PON 2008 lalu.

Dikatakannya, adapun peserta yang mengikuti seleksi itu yakni dari SMK Putra Anda Binjai lima orang, SMA Methodis I Binjai satu orang, SMA Negeri 2 Medan tiga orang, SMA Negeri 1 Medan satu orang, SMA Wahidin 8 orang, SMK Negeri 7 Medan 2 orang, SMA Sutomo 1 lima orang, SMA Methodish 2 Medan empat orang serta SMA Negeri 5 Medan dua orang.

Teknik penilaian terdiri dari teknik dasar bermain basket yakni dribble, lay-up, passing, shooting, under basket serta teknik-teknik lain yang menunjang penampilan peserta dalam bermain.(mag-10)

Alamsyah Bintang Lapangan

IDG vs Bintang Johor FC

MEDAN- Laga lanjutan grup A Sensasi Muda Cup mencatat duel sama ketat Bintang Johor FC kontra Imam Domou Group (IDG) di Lapangan Bocah Junior Arhanud. Duel berakhir tanpa pemenang alias seri, dengan skor 1-1.

Tendangan jarak jauh Alamsyah Nasution sempat memunculkan asa tiga angka untuk Bintang Johor. Namun asa itu pupus setelah Jongwi menyamakan kedudukan.

Pelatih Bintang Johor FC, Edi Gondrong sedikit menyayangkan hasil imbang yang diraih timnya, karena sedikit lengah menjelang laga berakhir.
“Inilah pertandingan. Kadang kalah menang dan hari ini kami memperoleh hasil imbang. Kehadiran Saktiawan, Alamsyah Nasution dan Aswin Sitorus memang membuat permainan kami lebih hidup. Tapi lawan memang cukup ngotot,” katanya.

Bintang Johor FC mendominasi jalannya laga sore kemarin. Kehadiran Saktiawan Sinaga, Sulaiman Alamsyah Nasution dan Aswin Sitorus memperkuat klub yang baru kembali dari masa vakum itu turut andil membuat Bintang Johor lebih perkasa. Beberapa peluang diciptakan sejak peluit dimulai.
Alamsyah tampil sebagai motor serangan memimpin lini tengah. Aksi pemain PSMS ISL 2011/2012 ini cukup greget dan sangat bersemangat. Lini tengah Bintang Johor pun lebih berwarna. Sepakan jarak jauhnya mengancam di pertengahan babak pertama, namun masih membentur mistar. Sementara Saktiawan mendapat kawalan cukup disiplin dari Yudi Syahputra, bek IDG. Beberapa peluang diciptakan pemain yang musim lalu merumput bersama Mitra Kukar itu, namun tandukan maupun sepakannya belum mengarah ke gawang.

Begitu juga di babak kedua, dominasi Bintang Johor tak jua menghasilkan gol. Malah IDG beberapa kali mencuri kesempatan lewat serangan balik. Dua peluang Rico masih mampu digagalkan Putra yang berdiri di bawah mistar Bintang Johor. Gol baru tercipta di pertengahan babak kedua. Adalah Alamsyah memecah kebuntuan lewat plessing jarak jauh yang tak mampu dijangkau kiper IDG, Fitri. “Kebetulan saja itu. Kiper mereka mungkin belum siap,” ujar Alamsyah merendah.

Namun beberapa menit berselang, IDG menggagalkan kemenangan Bintang Johor lewat pemain pengganti Jongwi. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit. Usai laga Saktiawan Sinaga dan Alamsyah pun tak lepas dari kejaran para fans untuk diajak berfoto bersama.
Hari ini akan mempertandingkan laga grup B. Pass FC yang diperkuat Faisal Azmi, Hardi dan Heri Suwondo akan menantang tuan rumah Sensasi Muda Cup (SAM FC) yang diperkuat Andhika Yudistira, Aun Carbiny, Novi Handriawan, Nico Susanto dan beberapa mantan pemain PSMS lainnya. Kick off akan dimulai pukul 16.40 WIB. (mag-18)

Wali Kota Ajak Warga Semarakkan Ramadan

Medan Fun Day Bersama Sumut Pos di Lapangan Merdeka

Wali Kota Medan, Rahudman Harahap melepas peserta jalan santai dan sepeda santai Medan Funday yang digelar Sumut Pos bersama pendukung acara di Lapangan Merdeka Jalan Pulau Penang, Minggu (15/7) lalu.

SEPEDA SANTAI: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM melepas start sepeda santai Medan Funday  Lapangan Merdeka, Minggu (15/7) lalu.
SEPEDA SANTAI: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM melepas start sepeda santai Medan Funday di Lapangan Merdeka, Minggu (15/7) lalu.

KEGIATAN olahraga yang dirangkai pemeriksaan kesehatan dan promo para pendukung acara itu berhadiah sepeda motor dan beragam hadiah menarik lain digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Medan.

Medan Fun Day yang menyedot antusias ribuan masyarakat Medan sekitarnya juga dimaksudkan menyambut Ramadan 1433 Hijriah.

Atas pelaksanaan beragam acara Sumut Pos bersama para pendukung tersebut, Wali Kota Medan memberi apresiasi atas kepedulian media massa terhadap masyarakat Kota Medan yang sedang merayakan momen ulang tahun pada 1 Juli 2012 lalu.

‘’Acara yang dilaksanakan Sumut Pos dalam rangka hari jadi Kota Medan ini menunjukan bahwa Sumut Pos bagian dari warga Kota Medan. Tentunya kita sambut baik acara semacam ini,’’ ungkap Rahudman.

Wali Kota Medan memuji kreativitas dan inisiatif awak Sumut Pos dalam memeriahkan hari jadi Kota Medan. ‘’Ini patut kita beri apresiasi dan sambutan positif,’’ kata mantan Sekda Kabupaten Tapsel yang dikenal akrab dengan masyarakat tersebut.

Sebagai rangkaian menyambut bulan suci Ramadan 1433 Hijriah, Rahudman juga berharap melalui momen Medan Fun Day dapat menciptakan rasa aman dan nyaman di Kota Medan.

‘’Melalui acara ini kita doakan agar masyarakat Kota Medan semakin aman, nyaman, sejahtera dan kondusif. Jadi ini tak sekadar funwalk dan funbike tapi lebih itu, Sumut Pos ikut berperan mengajak masyarakat untuk menyemarakan Ramadan 1433 Hijriah,’’ ujarnya.

Sedangkan Wakil Pemimpin Umum Sumut Pos H Affan Bey Hutasuhut mengutarakan Medan Fun Day bertujuan mewujudkan generasi sehat di Medan. ‘’Kita aktif bersama dengan pemerintah dan masyarakat melakukan kegiatan Medan Fun Day,’’ terangnya.

Affan mengucapkan terima kasih atas antusias warga Medan yang luar biasa mengikuti Medan Fun Day yang dilaksanakan Sumut Pos sebagai wujud bersama mendambakan hidup sehat melalui olahraga.

‘’Kesehatan ini harus sama-sama dibentuk apalagi ini menjelang Ramadan. Selama bulan suci kita juga tetap harus berolahraga cuma harus disesuaikan dengan kemampuan dan jangan berlebihan,’’ ajaknya. (*)

Peningkatan Produksi Kedelai Terkendala Lahan

JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ikut menyoroti kenaikan harga kedelai yang berimbas pada perajin tahu dan tempe. SBY mengatakan, pembebasan bea masuk impor kedelai sebesar lima persen, langkah jangka panjang juga perlu disiapkan sebagai upaya stabilisasi harga. Salah satunya adalah melakukan revitalisasi Bulog.

“Bulog itu harus kita revitalisasi dan fungsikan kembali seperti dalam sejarah didirikannya Bulog dulu untuk stabilisasi harga,” kata SBY dalam pengantar sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Kamis  (26/7).

Menurutnya, beberapa komoditas utama perlu dijaga kestabilan harganya. Nah, saat ini sudah ada tim pengkaji yang dibentuk. “Kita serahkan kepada tim, jangan terlalu lama, komoditas mana yang harus dijaga, seperti beras, kedelai, jagung,” katanya.

Selain itu, SBY mengatakan, untuk kedelai, perlu ada peningkatan produksi dalam negeri. Saat ini, produksi dalam negeri hanya berkisar 800 hingga 850 ribu ton, sementara kebutuhan nasional 2,6 juta ton. “Sudah saatnya BUMN pangan, dengan lahan yang cukup untuk bisa memproduksi,” ujarnya.
Staf Khusus Presiden Bidang Pangan dan Energi Jusuf Gunawan mengatakan, memang perlu ada instrumen dari pemerintah untuk menekan pasar oligopolistik dan stabilisasi harga bisa berguna untuk konsumen dan produsen. “Keseimbangan itu harus dibangun sedemikian rupa supaya harmonis. Jadi, Bulog lah instrumen yang paling tepat,” kata dia.

Jusuf mengatakan, dalam jangka waktu satu-dua bulan ini, tim yang di antaranya terdiri atas kementerian keuangan, kementerian perdagangan, dan kementerian pertanian, serta instansi terkait akan merampungkan kajiannya. “Output pengkajian adalah bahan masukan untuk presiden guna menentukan perubahan pada PP,” katanya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengakui, kebutuhan terhadap impor kedelai memang besar. Sementara pembebasan bea masuk sebesar 5 persen, meski berpengaruh namun tidak signifikan. “Ke depannya yang harus disikapi adalah peningkatan produksi,” katanya. Namun dia mengakui hal itu tidak bisa dalam waktu dekat karena persoalan lahan.(fal/jpnn)