28 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 1323

KONI Tebingtinggi Audiensi dengan DPRD Tebingtinggi, Berharap Dapat Tambahan Anggaran

KUNJUNGAN: Ketua KONI Tebingtinggi, Anton bersama Abdullah Sani Hasibuan, Aulia Fitra dan Ketua PSSI Tebingtinggi Zaeinal Arifin Tambunan diterima Ketua DPRD, Basyaruddin Nasution.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Kota Tebingtinggi, Basyaruddin Nasution, menerima kunjungan Audensi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tebingtinggi di ruang kerja DPRD, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Selasa (11/7/2023).

Ketua Umum KONI Tebingtinggi, Anton menyampaikan, tujuan dari kunjungan ini adalah bersilaturahim setelah resmi dilantiknya kepengurusan KONI Tebingtinggi beberapa bulan yang lalu.

“Kami berterimakasih atas waktu yang diberikan untuk bersilaturahim. Bersama dengan kunjungan ini kami menyampaikan beberapa program kerja KONI Tebingtinggi,” ujar Anton.

Anton juga berharap kepada DPRD Tebingtinggi dapat menambah anggaran terkait program kerja yang akan dilaksanakan. Untuk saat ini kata Anton, KONI Tebingtinggi sedang mempersiapkan atlet untuk mengikuti promosi deglarasi untuk persiapan PON. “Untuk di tahun ini, kita harus mengikuti Pelatda KONI untuk seleksi itu, setahun dua kali, disamping Kejurda,” ungkap Anton.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Basyaruddin Nasution menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk memajukan olahraga di Kota Tebingtinggi.

Namun dengan keterbatasan anggaran, apalagi menjelang pesta demokrasi tahun depan, KONI Tebingtinggi bisa lebih memanfaatkan anggaran yang tersedia.”Mungkin mana yang kita anggap prioritas dan harus kita kerjakan itu dulu yang kita utamakan,” ujar Basyaruddin.

Basyaruddin juga mengungkapkan bahwa terkait anggaran ini, akan bersinergi dengan pihak eksekutif, sehingga agenda-agenda prioritas ini jangan terhalang. “Tapi yakinlah, kita akan berjuang dalam konteks bersinergi dengan pihak eksekutif agar agenda prioritas tidak terhalang. Setidaknya ada tadi beberapa momen atau agenda yang memang wajib kita ikuti,” ujarny.

Basyaruddin juga memberikan apresiasi kepada KONI Tebingtinggi, karena berhasil meraih juara 3 sepakbola kompetisi Union Pangdam I Bukit Barisan Cup 2023, yang digelar di Kota Siantar, melalui Tim Taruna Satria binaan PSSI Tebingtinggi.

Kunjungan KONI Kota Tebingtinggi diantaranya, Ketua Umum, Anton, Sekretaris Umum, Abdullah Sani Hasibuan dan Bendahara Umum, Aulia Pitra diterima Ketua DPRD didampingi Anggota DPRD, Zainal Arifin Tambunan yang juga Ketua PSSI Kota Tebingtinggi.(ian/ram)

Bertemu Dengan Menteri Singapura, Wali Kota Medan Tawarkan Investasi di Kota Medan

FOTO BERSAMA: Wali Kota Medan Bobby Nasution foto bersama Menteri di Kantor Perdana Menteri, Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura, Mohamad Maliki Bin Osman.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution menawarkan investasi khususnya investasi di bidang kesehatan kepada Menteri di Kantor Perdana Menteri, Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura, Mohamad Maliki Bin Osman. Tawaran tersebut disampaikan langsung oleh Wali kota Medan Bobby Nasution saat menerima kunjungan Mohamad Maliki Bin Osman di rumah Tjong A Fie, Jalan Ahmad Yani, Senin (10/7/2023).

Kehadiran Menteri di Kantor Perdana Menteri, Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura, Mohamad Maliki Bin Osman bersama dengan istri Sadiah Binti Shahal beserta rombongan disambut hangat oleh Wali kota Medan Bobby Nasution bersama dengan Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution.

Dalam pertemuan tersebut Wali Kota Medan Bobby Nasution menyampaikan sejumlah program yang saat ini tengah dikembangkan Pemko Medan, salah satunya program Medical Tourism. Melalui program ini Bobby Nasution ingin Kota Medan menjadi salah satu kota tujuan pariwisata pelayanan medis bagi masyarat maupun wisatawan.

“Karenanya untuk mendukung program medical tourism ini, kami terus berupaya mengembangkan fasilitas kesehatan yang ada di Kota Medan, salah satunya dengan memberikan kemudahan berinvestasi di kota Medan khususnya investasi di bidang kesehatan, jadi bagi para pengusaha bidang kesehatan yang ada di Singapura bisa berinvestasi di kota Medan,” kata Bobby Nasution.

Dalam kesempatan itu Wali Kota Medan Bobby Nasution juga menyampaikan permohonan maaf karena arus lalu lintas di kota Medan sedikit mengalami kemacetan akibat dari pembangunan yang saat ini sedang dikerjakan. Sebab Pemko Medan tengah membenahi kawasan Heritage yang ada di kota Medan, salah satunya kawasan Kesawan untuk dijadikan pusat pengembangan UMKM guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat kota Medan.

“Banyak kawasan heritage yang saat ini sedang kami pugar untuk mengembalikan fungsinya, khusus untuk di Kesawan ini kami ingin menjadikan pusat ritel UMKM seperti shopping street sehingga dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke kota Medan. mudah-mudah dapat segera selesai,” harap Bobby Nasution.

Sebagai bentuk tanda penghormatan, Wali Kota Medan Bobby Nasution dikesempatan itu juga memasangkan tengkuluk melayu kepada Menteri di Kantor Perdana Menteri, Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura, Mohamad Maliki Bin Osman.

 Sementara Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution memasangkan kain selendang kepada istri dari Mohamad Maliki Bin Osman yakni Sadiah Binti Shahal.

Sementara itu Menteri di Kantor Perdana Menteri, Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura, Mohamad Maliki Bin Osman dalam sambutan singkatnya mengaku sudah berulang kali berkunjung ke Kota Medan. Hal ini dilakukanya untuk tetap menjaga hubungan harmonis antara Singapura dengan Indonesia khususnya dengan Kota Medan.

“Saya sudah berulang kali datang kemari untuk melihat perkembangan dari kota Medan serta bagaimana kita tetap menjaga hubungan kerjasama yang harmonis antara Negara Singapura dengan Negara Indonesia,” ujar Mohamad Maliki Bin Osman sembari meyakini Indonesia akan semakin maju ke depanya.

Lebih jauh Mohamad Maliki Bin Osman mengungkapkan Singapura adalah salah satu penyumbang investor terbesar di Indonesia termasuk di Provinsi Sumatera Utara, oleh karenanya Mohamad Maliki Bin Osman meyakini akan banyak lagi investor Singapura yang ingin berinvestasi di Kota Medan terutama investasi di bidang kesehatan.

“Kami akan terus menyokong kemajuan dari Indonesia. Karena sebagai negara tetangga, kejayaan Indonesia adalah kejayaan Singapura juga,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut selain dihadiri oleh sejumlah pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, juga turut hadir Wali Kota Distrik Tenggara Singapura Mohd. Fahmi Bin Aliman, Konsul Jenderal Singapura di Medan Edmund Chia Keng Wei dan keturunan keluarga dari Tjong A Fie. (rel)

Bupati Sambut Kepulangan 21 Jamaah Haji Asal Dairi

FOTO BERSAMA. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu foto bersama dengan 21 orang jemaah haji asal Kabupaten Dairi saat dilakukan penyambutan di gedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (10/7/2023).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, sambut kepulangan sebanyak 21 orang jemaah haji asal Kabupaten Dairi tahun 2023 di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (10/7/2023).

Eddy KA Berutu mengatakan, dirinya sangat bersyukur serta bersukacita karena kembali menyambut warga yang telah menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

“Selamat datang kembali ke tanah air, rasa haru dan sukacita tidak bisa saya gambarkan. Tak ada kemampuan manusia untuk menggambarkan rasa tersebut,” ucapnya.

Bupati berharap, semoga ke-21 orang warga yang sudah menunaikan rukun islam kelima itu menjadi haji mabrur dan mabruroh serta menjadi tauladan di tengah masyarakat.

Dan Eddy Kaleng Ate Berutu memastikan lemerintah akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menjalankan ibadah ke tanah suci.

Kepala Kantor Kementerian Agama Dairi, H Riswan Gajah mengatakan, jumlah jamaah haji diberangkatkan sebanyak 21 orang, dan semuanya pulang dengan selamat serta sudah menjadi haji dan hajjah.

“Alhamdulillah, para jamaah selamat sampai ke tanah suci, selamat karena sudah menjadi Haji dan Hajjah,” ungkapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Dairi, Okto Rikardo, Dandim 0206 Dairi Letkol Inf Goklas Pirtahan Silaban, Ketua MUI, Wahlin Munthe, Ketua TPP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata dan lainya. (rud/ram)

Pemkab Langkat Dukung Pengaktifan Galangan Kapal Milik Pertamina di Pangkalan Brandan

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemkab Langkat bersama Koperasi Eks Karyawan Pertamina Dock PB/PS akan bersinergi mengaktifkan dan mengelola Dermaga (Galangan Kapal/Dock) milik Pertamina yang berada di Pangkalan Brandan.

Hal ini diketahui dari hasil audiensi antara Koperasi Eks Karyawan Pertamina Dock PB/PS dan Plt Bupati Langkat, Syah Afandin di di Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Senin (10/7/2023).

Rencana pengaktifan dermaga ini hasil inisiasi dari Sekretaris Komisi B DPRD Langkat Fraksi PAN, Samsul Rizal Bay (Samray) yang disambut baik oleh Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, SH. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan menambah PAD Pemkab Langkat yang berdampak pada kemajuan dan kesejahteraan negeri bertuah.

Perwakilan dari Eka Karyawan Pertamina Dock PB/PS, Vera Hervinda menyatakan pengaktifan dock pelabuhan milik Pertamina di Pangkalan Brandan direncanakan prosesnya dimulai pada 13 Agustus 2023.

“Akan dilakukan pencanangan untuk dimulainya ground breaking dermaga tersebut,” ungkapnya didampingi Othman Junaidi sebagai Pembina.

Syah Afandin menegaskan Pemkab Langkat sangat mendukung pengaktifan dermaga itu. Sebab pihaknya yakin aktifnya kembali galangan dock kapal yang sudah beberapa tahun belakangan ini terbengkalai mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Karena galangan tersebut masih punya potensi dan strategis untuk bisnis jika kembali difungsikan,” jelasnya.

“Jika bisa aktif kembali, dipastikan akan menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran salah satu dari banyak kemanfaatannya. Jadi otomatis akan meningkatkan taraf hidup warga sekitar dan juga meningkatkan pendapatan buat pemerintah daerah,” tambahnya.

Selain mengaktifkan dermaga milik Pertamina di Pangkalan Brandan, Pemkab Langkat telah bekerjasama dan mendukung perjuangan pembangunan Dermaga Umum Pelabuhan Pangkalan Susu. Upaya ini semua bertujuan untuk peningkatan ekonomi semua lapisan pada sektor bisnis.(mag-6/ram)

Legislator PDIP Desak Kapolrestabes Medan Bertindak Cepat dan Tegas Berantas Begal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keresahan masyarakat Kota Medan akhir-akhir ini memuncak. Pasalnya, permasalahan begal atau kejahatan jalanan tidak kunjung selesai dengan solusi yang konkrit. Bahkan sepertinya, begal ini sudah menjadi kejahatan sistemik yang terstruktur dan masif.

“Sampai kemarin juga masih ada seorang ibu yang menjadi korban begal di kawasan Asia Mega Mas, Medan Area. (Begal) ini sangat meresahkan masyarakat,” kata Meryl R Saragih, anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara melalui siaran persnya, Selasa (11/7/2023).

Beberapa hari yang lalu, kata Meryl, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga sudah meminta agar pelaku begal ini menjadi atensi Kapolrestabes Medan dan ditindak tegas di tempat. Politisi muda PDI Perjuangan ini pun berharap, Ranperda tentang Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat yang sedang digodok di DPRD Sumut dapat segera disahkan menjadi Perda sehingga dapat diterapkan, demi menjaga situasi dan kondisi di Kota Medan dan Sumatera Utara yang kian hari meresahkan.

“Kami di DPRD ini bersama dengan pemerintah, menciptakan produk hukum sebagai payung hukum yang melindungi masyarakat. Tapi untuk fungsi penegasan ini, kan ranahnya aparat penegak hukum yang harus berani dan tegas untuk membasmi begal ini,” sebutnya.

Menurut Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Kota Medan ini, negara harus hadir di tengah-tengah masyakarat dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. “Kita bisa aktifkan kembali Siskamling di masing-masing lingkungan bekerjasama dengan Satpol PP, Babinsa dan Bhabinkamtbimas. Selain itu Polrestabes juga harus mengusut tuntas kejahatan begal ini dan oknum-oknum di belakangnya. Apakah ada komplotan yang teroganisir? Ini juga harus ditelusuri sampai ke akar-akarnya. Karena begal ini terindikasi menggunakan narkoba, faktor ekonomi dan juga aktualisasi diri yang salah,” ungkapnya.

“Kapolrestabes harus berani tegas. Kalau tidak bisa juga, saya minta Kapolri untuk mengevaluasi kinerja Kapolrestabes Medan supaya menempatkan orang yang benar-benar berani dengan tegas ini membasmi begal supaya tercipta Medan yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (adz)

Subuh Terekam CCTV Mencuri, Sore Ditemukan Tewas

MENINGGAL: Polisi saat menunjukkan lokasi terduga pelaku pencurian yang terekam CCTV saat beraksi subuh, sore harinya ditemukan sudah meninggal dunia.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Masyarakat yang bermukim di sekitaran Lingkungan I Musyawarah, Kelurahan Kwala Bingai, Stabat, Langkat, digegerkan adanya temuan mayat seorang pria tepatnya di pinggir kali, Senin (10/7/2023). Informasi dirangkum, mayat ini disebut-sebut sebagai terduga pelaku pencurian.

Dilihat Sumut Pos dalam rekaman CCTV, pria berinisial S yang berdomisili di Jalan Pancing Medan ini mengenakan kaus warna hitam saat beraksi ke salah satu rumah pada Senin (10/7) subuh. Saat ditemukan, yang bersangkutan juga mengenakan kaus yang sama.

Kasi Humas Polres Langkat, AKP S Yudianto menjelaskan, terduga pelaku pencurian ini mengembuskan nafas terakhirnya karena ada riwayat penyakit jantung yang dideritanya. Pria yang ditaksir berusia 43 tahun ini ditemukan pertama kali oleh seorang remaja putri usia 14 tahun.

“Saksi terkejut melihat sesosok mayat dan kemudian melaporkan hal itu ke masyarakat sekitar hingga sampai ke anggota kepolisian. Berdasarkan interogasi sementara, pria tersebut ada melakukan pencurian di rumah warga dan mencuri seekor entok, sebelum ditemukan meninggal dunia,” kata Yudianto, Selasa (11/7).

Berdasarkan pengumpulan bahan dan keterangan, korban yang entoknya hilang berhasil mengejar yang bersangkutan. Namun oleh masyarakat, kata Yudianto, S tidak ada mendapat penganiayaan.

“Masyarakat membiarkan pria itu pergi setelah mengembalikan entok milik warga,” sambungnya.

Kini, mayat pria tersebut sudah dievakuasi. Polsek Stabat juga sudah menyerahkan kepada keluarganya untuk segera disemayamkan di rumah duka.

Yudianto menegaskan, yang bersangkutan sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Secara kasat mata, kata dia, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

“Tidak ada pendarahan juga di sekujur tubuh maupun di sekitar TKP. Yang bersangkutan meninggal dunia dalam keadaan terbaring di tanah sekitar pinggir kali. Selama ini yang bersangkutan tinggal di Medan dan menurut keluarga, sering keluar dari rumah tanpa sepengetahuan keluarga,” tambah dia.

Polisi juga sudah mengambil keterangan terhadap istrinya berinisial E (45) warga Stabat, Langkat. Kepada polisi, kata Yudianto, sang istri mengakui bahwa suaminya yang merupakan terduga pelaku pencurian memiliki riwayat penyakit jantung.

“Keluarga bermohon untuk tidak dilakukan otopsi terhadap mayatnya dan bersedia membuat pernyataan,” pungkasnya. (ted/ram)

Penjual Madu Dirampok Orang Tak Dikenal

KORBAN: Penjual Madu, AS yang dirampok orang yang tidak dikenal bersama ibunya.

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Nasib naas dialami seorang remaja berinisial AS (16) yang dirampok dua orang tidak dikenal saat berjualan madu di salah satu pondok di jalan Rampa Km 17, Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Kepala Desa Rampa, Ricci Hutagalung mengatakan, perampokan terjadi sekira pukul 12.00 Wib, kedua orang yang tidak dikenal tersebut singgah di pondok milik AS berpura-pura ingin membeli air mineral, sementara hp milik AS terletak di pondok.

“Itu pelaku langsung merampasnya dan korban langsung kembali merebut hp miliknya, namun dengan sigap si pelaku langsung menyerang korban dengan benda tajam,” ungkap Ricci, Selasa (11/7/2023).

Akibat kejadian tersebut, AS mengalami luka sayatan di bagian pipi dan tangan, dan masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum FL Tobing. (mag-5/ram)

Terkait Klaim Nasabah yang Tidak Dibayarkan, Prudential: Nasabah Sudah Memiliki Riwayat Penyakit

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Asuransi Prudential Life Insurance memberikan tanggapan terkait permintaan Komisi III DPRD Medan yang harus membayarkan klaim kepada ahli waris.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen mengatakan setiap keluhan yang disampaikan memiliki kondisi polis berbeda-beda, karena itu harus ditindaklanjuti satu-per-satu (atau case-by-case basis).

“Dalam hal ini proses pengajuan klaim tidak dapat kami proses karena adanya kondisi kesehatan yang tidak disampaikan pada Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ) sebelum polis diterbitkan. Kondisi ini disebut pre-existing condition, yakni kondisi nasabah sudah terdiagnosa atau memiliki riwayat penyakit tertentu sebelum membeli polis asuransi, sebagaimana tercantum pada surat pengajuan asuransi jiwa yang telah ditandatangani oleh nasabah,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima oleh Sumut Pos, Selasa (11/7/2023).

Prudential Indonesia menekankan agar pertanggungan asuransi didasarkan pada utmost good faith, yakni kejujuran nasabah dalam menyampaikan kondisi kesehatan agar mendapatkan manfaat asuransi secara optimal.

“Prudential Indonesia mengimbau nasabah untuk menyampaikan keluhan melalui jalur keluhan yang sudah disediakan oleh Perusahaan atau melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kuasa hukum Ns Mareti Laia, mengadukan pihak PT Asuransi Prundential Life Asurance karena tidak membayar kewajibannya, yakni asuransi kematian terhadap 3 nasabah yakni tertanggung Tansi Laia dan ahli waris Sabar Hati Talunohi, tertanggung Sebahati Hulu dan ahli waris Yustina dan tertanggung Marani dan ahli waris Sujud Hati Faana.

Dijelaskan lagi, nasabah Tansi Laia merupakan pemegang polis 12896021 yang diterbitkan 14 Mei 2019 dengan premi per bulan Rp 500 ribu. Bersangkutan meninggal pada 5 Agustus 2020 dan sudah membayar premi sebanyak 19 kali.

Namun kata Ns Mareti Laia, hingga saat ini klaim asuransi belum deberikan pihak PT Prudential dengan alasan yang tidak masuk akal. Menurut Mareti, diperkirakan klaim untuk Tansi Laia sebesar Rp 340 juta, untuk Seba Hati Hulu sebesar Rp 1,7 Miliar dan untuk Marani sebesar Rp 1,4 Miliar.

Sementara itu, pihak PT Asuransi Prudential Lif Asurance Paulina didampingi Sherly Kangola saat RDP menyebutkan, adapun alasan pihaknya tidak membayar klaim terhadap nasabah atas nama Tansi Laia adalah karena akan melakukan pemeriksaan berkas kembali, yakni hasil pemeriksaan laboratorium HBA 1C, urine dan lain lain. (ram)