Home Blog Page 13238

Awal Musim, United Kehilangan Fletcher

Darren Fletcher dipastikan tidak berada dalam skuad Manchester United untuk laga-laga awal musim 2012/2013. Sang gelandang masih harus bergelut dengan masalah kesehatan yang sudah lama dia derita.

Diungkapkan Sir Alex Ferguson, Fletcher tidak saat ini belum berpartisipasi dalam latihan bersama yang sudah mulai digelar United. Gelandang 28 tahun itu juga dipastikan tidak akan ikut dalam rangkaian tur musim panas The Red Devils.

Bahkan saat Premier League dimulai pada pertengahan Agustus mendatang, pemain berpaspor Skotlandia itu juga tak akan bisa berpartisipasi.
“Dia tidak memulai latihan bersama kami. Kami akan bersabar, tapi dia tidak akan ikut memulai musim,” Sahut Fergie.

“Dia menghadapi tantangan di depannya (terkait upaya pemulihan). Itu disayangkan karena dia adalah pemain profesional dan individu yang menyenangkan,” lanjut Fergie di The Sun.

Fletcher sudah absen membela MU sejak Desember 2011 lalu. Radang usus besar kronis membuatnya tak mampu memperkuat ‘Setan Merah’ dalam upaya mempertahankan gelar juara Liga Inggris, yang akhirnya lepas ke tangan Manchester City.

Beberapa waktu lalu Fergie sempay mengkhawatirkan kalau pemainnya itu akan terpaksa pensiun dini akibat masalah kesehatan yang dia alami. Jika mimpi buruk itu akhirnya benar terjadi, Fergie memastikan kalau Fletcher masih akan bisa berada di United  dengan menduduki posisi tertentu. (bbs/jpnn)
“Jika dia tidak pulih, dia tahu kalau dia selalu punya tempat di klub ini,” tuntas Ferguson. (bbs/jpnn)

Spurs Patenkan Adebayor

LONDON – Emmanuel Adebayor akan kembali mengenakan kostum Tottenham Hotspur musim ini. Bedanya, apabila musim lalu Adebayor masih berstatus pinjaman dari Manchester City, maka musim ini striker 28 tahun itu telah berstatus permanen.

Itu setelah Spurs – sebutan Tottenham – telah mencapai kesepakatan personal dengan Adebayor. Salah satunya menyangkut gaji. Eks striker Arsenal, Real Madrid, dan AS Monaco tersebut bakal menerima 160 ribu pounds (Rp2,3 miliar) per pekan.

Sekalipun lebih rendah dibandingkan gaji yang diterimanya di City, tapi gaji itu membuat Adebayor menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di White Hart Lane. Sebelumnya, Spurs dan City telah menyepakati fee transfer 6 juta pounds (Rp87,3 miliar).

Adebayor tampil impresif bersama Spurs musim lalu dengan menjaringkan 18 gol dan 12 assist dari 37 laga di berbagai ajang. Adebayor juga membantu Spurs finis empat besar di Premier League. “Bohong apabila saya mengatakan kami tidak butuh seorang striker,” kata pelatih Spurs Andre Villas-Boas sebagaimana dilansir Daily Mail.

Selain Adebayor, penghuni lini depan Spurs lainnya adalah Jermain Defoe, Giovani dos Santos, dan Rafael van der Vaart yang dalam pernyataan terbarunya mengatakan masih ingin bertahan di White Hart Lane. “Tentu saja, Ade masuk daftar incaran. Kami benar-benar menginginkan Adebayor menjadi bagian skuad kami,” jelas Boas.

Adebayor merupakan pembelian ketiga Spurs di bawah kendali Boas. Nama sebelumnya adalah gelandang serang Islandia Gylfi Sigurdsson dari 1899 Hoffenheim dan defender Jan Vertonghen dari Ajax Amsterdam. (dns/jpnn)

Doa untuk Garuda Muda U-22

Oleh: Sofyan

Do’a memiliki kekuatan luar biasa yang sangat dahsyat dan mampu memompa semangat perjuangan, Rasulullah saw. menegaskan kalau do’a itu senjatanya orang-orang beriman (addua’u silahul mu’min).

Perjuangan Timnas U-22 di babak kualifikasi Piala Asia 2012 sangat berat, dua raksasa bola Asia Australia dan Jepang lebih berpeluang maju ke putaran selanjutnya. Peluang Garuda Muda masih terbuka, mereka butuh dukungan, dukungan  do’a dari masyarakat Indonesia yang menginginkan kejayaan timnas.

Garuda muda berjuang keras menjaga martabat bangsa ini dihadapan pendukung fanatiknya yang maniak bola. Pahlawan-pahlawan bola muda yang minim pengalaman di kancah sepak bola internasional telah menunjukkan semangat juang, pantang menyerah untuk menaklukkan semua lawan yang dihadapi.

Demi merah putih, semua dikorbankan asalkan Indonesia tidak dipermalukan negara lain di hadapan penggemar si kulit bundar yang rela meluangkan waktu menyaksikan dan mendukung tim kesanyangannya bertanding di stadion baru yang akan digunakan pada pesta tahunan PON yang akan datang.
Skuad merah putih telah terbentuk beberapa bulan lalu saat berhasil keluar sebagai runner up pada kejuaraan memperebutkan Piala Sultan Brunai Hasanal Bolkiah. Kita patut bangga, memberikan apresiasi besar kepada mereka dan memberikan acungan jempol kepada sang pelatih Widodo Cahyono Putro cs yang telah bekerja keras memoles mereka menjadi sebuah tim solid yang memiliki kekuatan dan disegani lawan.

Dengan persiapan minim, berkat do’a dan dukungan yang diberikan kepada mereka akhirnya mampu meraih hasil maksimal kedua setelah dikalahkan timnas U-22 tuan rumah Brunai Darussalam.

Di pertandingan pertama kendati kalah di laga awal melawan Australia namun mereka mampu bangkit memukul Timor Leste 2-0 dan Makau 2-1. Permainan menawan yang mereka tampilkan, memberi sedikit angin segar akan kebangkitan persepakbolaan Indonesia pada masa akan datang.

Persiapan yang singkat, wajah-wajah baru menghiasi skuad Garuda muda U-22 kecuali Andik Virmansyah, Messinya Indonesia yang sudah teruji mental dan skilnya di kancah sepakbola, jam terbang internasional yang masih kurang, karena mereka bertanding di tingkat amatir, tingkat kampong (tarkam) yang jauh berbeda dengan pertandingan internasional yang sedang mereka jalani sekarang, namun mereka menunjukkan spirit luar biasa, motivasi tinggi untuk menunjukkan bahwa mereka layak menjadi pahlawan membela skuad merah putih di ajang piala bergengsi U-22 tingkat Asia.

Bagus atau tidaknya nama Indonesia di pentas sepak bola saat ini ada di tangan mereka, nama baik bangsa ini sedang dipertaruhkan. Perjalanan Timnas Indonesia yang kurang baik menjadi cambuk buat skuad merah putih U-22 meraih hasil maksimal, kita lihat timnas senior kalah telak, sangat memalukan di penyisihan piala dunia lalu, krisis ditubuh PSSI yang belum final, merosotnya prestasi Timnas Indonesia di peringkat FIFA yang hanya menduduki peringkat 153 dan hal-hal lain membuat nama kita semua prihatin.

Tentu harapan kita semua prestasi emas bisa dipersembahkan skuad muda Indonesia di ajang kualifikasi Piala Asia U-22. Skuad merah putih U-22 saat ini bukanlah yang terbaik, masih banyak talenta-telenta muda berbakat yang dimiliki anak negeri ini yang layak membela negara Indonesia bertarung di tingkat internasional.

Mereka hanya bisa menjadi penonton, karena klub yang membesarkan, membiayai dan memberi makan tidak mengizinkan tenaga mereka dipakai, kendati mewakili dan membawa nama baik bangsa ini di pentas internasional.

Sejatinya tenaga, pengalaman bertanding, mental dan kesiapan yang mereka miliki sangat dibutuhkan, namun keinginan mereka membela merah putih dihambat oleh tembok kokoh yang tidak mungkin dirubuhkan. Barangkali kita semua memakluminya, namun sangat menyayangkannya karena dalam konteks membawa nama baik bangsa.

Ketika piala Euro 2012 lalu digelar para pemain Garuda muda tentu dapat melihat bagaimana kegigihan, kekompakan, kerjasama, semangat juang yang tinggi diperlihatkan timnas Spanyol, hingga dapat mempertahankan supermasi tertinggi piala Eropa untuk kedua kalinya menetap di negara mereka.
Sisi positif yang mereka miliki kita harapkan menular dan dicontoh pemain-pemain muda kita. Walaupun Garuda muda tidak diperkuat pemain bintang sekelas Syamsir Alam namun kita percaya pelatih dan stakeholders yang berada di timnas U-22 mampu memberikan suntikan dan motivasi, membakar dan membangkitkan semangat serta kepercayaan diri yang tinggi di dada pemain-pemain yang minim pengalaman ini.

Dua raksasa bola Asia Australia dan Jepang sangat diunggulkan, sepakbola mereka yang sudah maju menjadikan mereka percaya diri menatap setiap pertandingan. Raihan nilai sempurna di setiap pertandingan telah mereka dapatkan, tinggal selangkah lagi mereka sukses dalam kualifikasi piala Asia ini, sementara Indonesia dan Singapura tengah berjuang untuk menyalip dan menggeser mereka.

Macau dan Timor Leste  tipis peluang bisa maju ke putaran berikutnya. Bola itu bulat, tidak ada seorangpun yang bisa memprediksi hasil pertandingan. Di atas kertas dua tim raksasa Asia sangat dipopulerkan, sedangkan perjuangan sekuad merah putih harus melewati rintangan terjal, medan perjalanan yang berat.

Namun hitungan di atas kertas tersebut tidak akan menjadi kenyataan jika Yang Maha Kuasa berkehendak lain. Untuk itu mari kita dukung perjuangan Garuda muda dengan do’a. Maju terus Garudaku, singkirkan semua lawanmu, do’a kami menyertai perjuanganmu.

(Penulis adalah staf pengajar di Pesantren Darularafah Raya)

2013, Liverpool ke Indonesia

LIVERPOOL – Salah satu raksasa sepak bola Inggris, Liverpool dikabarkan segera menyambangi Indonesia. Kedatangan Liverpool melengkapi kehadiran sejumlah klub-klub besar dunia ke tanah air.

Liverpool ke tanah air sebagai bagian dari tur pra-musim 2013/2014. Adalah Garuda Indonesia yang membawa The Reds ke Indonesia.

Maskapai penerbangan nasional terbesar di Indonesia itu baru saja menandatangani kontrak mensponsori Liverpool selama tiga tahun ke depan.
Dengan kesepakatan tersebut, Garuda Indonesia kini menjadi maskapai global resmi bagi Liverpool sebagaimana halnya Air Asia bagi Queens Park Rangers.
Direktur pelaksana Liverpool Ian Ayre telah mengonfirmasi kontrak tersebut dan rencana kedatangan mereka ke Indonesia musim depan.

“Indonesia merupakan negara ambisius dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat juga memiliki ikatan hebat dengan klub dan tempat di mana kami akan melakukan tur pra-musim depan,” kata Ayre di situs resmi Liverpool, Jumat (13/7).

“Ini merupakan kerja sama yang fantastis bagi kedua belah pihak. Liverpool Football Club memiliki fans internasional yang besar dan kami tak sabar melakoni kerja sama dengan Garuda Indonesia di berbagai tempat dalam rangka memaksimalkan pertumbuhan mereka yang signifikan,” urai Ayre.
“Sebuah kehormatan bagi kami dikaitkan dengan merek yang menjadi perusahaan penerbangan global terdepan, dan terutama, merek di mana basis suporter kami yang fanatik berada,” ujar Ayre. (net/jpnn)

Serba Panas

Memang sulit untuk mendinginkan suasana hati yang panas. Apalagi, hati panas ketika udara juga panas. Mungkin itulah sebab, Satuan Polisi Pamong Praja atau yang lebih dikenal dengan Satpol PP terlibat perseteruan dengan mahasiswa. Lucunya, perseteruan Satpol PP dengan mahasiswa bukan saat aksi unjuk rasa alias demonstrasi.

Biasanya, pertarungan antara mahasiswa dengan aparat terjadi saat demonstrasi bukan? Ya, bentrok dengan polisi atau pihak keamanan lainnya saat demonstrasi adalah sesuatu yang hebat bukan?  Buktinya, kawan saya yang kepalanya bocor kena pentungan polisi saat demo 1998 di Bunderan UGM Jogjakarta hingga kini bangga menunjukkan kepalanya yang botak. Bekas lukanya dia pamerkan dengan wajah sumringah ketika ada yang berbicara tentang heboh reformasi. Kembali ke kejadian kemarin, ceritanya sekelompok mahasiswa melakukan aksi di beberapa tempat di Medan. Mereka menolak rencana pengesahan Undang-undang Perguruan Tinggi yang juga digelar kemarin di Jakarta. Nah, setelah berorasi, membakar, hingga menyandera mobil plat merah mahasiswa bubar. Beberapa dari mereka pun mampir di Lapangan Merdeka Medan. Mereka santap siang dengan bekal yang sebelumnya mereka bawa.

Di saat makan itu, dua orang Satpol PP lewat. Entah apa yang terjadi, yang mungkin sekali ada perselisihan hingga dua anggota Satpol tadi pun pergi. Tak lama berselang, puluhan Satpol PP kembali lagi. Tanpa ba-bi-bu, mahasiswa  diserang. Kabarnya, jumlah Satpol PP lebih banyak. Selain itu, peralatan mereka sangat lengkap.  Akibatnya, lima mahasiswa luka-luka dan satu sepeda motor hancur alias rusak.

Begitulah, sekali lagi soal panas memang sulit untuk diterjemahkan. Satpol PP pastinya tidak bisa menahan panas itu; baik cuaca maupun suasana hati. Jika mereka bisa menahan, tentunya mereka tidak akan menyerang bukan? Ayolah, Satpol PP pastinya tidak bodoh; mereka pasti tahu mahasiswa itu sudah capek berdemountuk memperjuangkan agar Rencana Undang-undang Perguruan Tinggi tidak disahkan; bisa juga mereka pernah menjadi mahasiswa atau ada keluarganya yang mahasiswa. Jadi, penyerangan itu pasti dilatarbelakangi oleh sesuatu yang panas bukan?

Sayangnya, mahasiswa ikutan panas juga. Tapi, kalau mau ditelisik, panas mahasiswa juga bisa dimaklumi. Bayangkan saja, di terik matahari mereka berteriak, tapi suara mereka tidak didengar. Memang mereka disambut anggota DPRD Sumut, tapi apakah aspirasi mereka tersampaikan? Buktinya, Rencana Undang-undang Perguruan Tinggi tetap disahkan di Jakarta. Hebatnya lagi, tidak ada satupun anggota dewan di Senayan yang menolak pengesahan itu!

Tapi sudahlah, perseteruan antara Satpol PP dengan mahasiswa memang lumayan unik; apalagi terjadi setelah demonstrasi berakhir. Saya jadi teringat dengan tawuran antara anggota Keamanan Rakyat (Kamra) dengan pelajar SMP di Jakarta di akhir 1990-an lalu. Dan, saya juga berpikir, kenapa semuanya menjadi serba panas. Apakah ini karena pemanasan global? Entahlah… (*)

Owen Pertimbangkan Pensiun

MANCHESTER- Karir Michael Owen di ujung tanduk. Setelah kontraknya bersama Manches ter United berakhir musim panas ini, Owen masih belum menemukan klub baru. Karena itu, Owen pun mempertimbangkan untuk pensiun sebagaiman curhat-nya di akun Twitter-nya.
Owen bakal memiliki karir panjang seandainya tidak pilih-pilih klub. Sebab, sekalipun kemampuannya sudah jauh menurun, striker 32 tahun itu mematok hanya mau bergabung dengan klub yang berkiprah di kasta teratas (Premier League). Eks striker Liverpool dan Real Madrid tersebut telah menegaskan tidak ingin membela klub Championship.

“Jika sebuah kesempatan bagus tidak datang, maka saya bisa memilih jalan itu (pensiun, Red). Di tahap karir saya saat ini, saya harus memilih apa yang membuat saya merasa enjoy,” kata Owen seperti dikutip The Sun.

“Bukannya saya tidak respek saat saya mengatakan tidak ingin bermain di Championship. Saya hanya mengatakan setelah karir saya di klub maupun saat membela timnas Inggris, saya merasa tidak akan bisa menikmati sepak bola di divisi tersebut,” tambah pemain terbaik Eropa 2001 itu.

Owen juga meyakini apabila kemampuannya belum sepenuhnya habis. “Saya tahu saya masih bisa meledak di level top. Saya membuktikannya ketika saya masih membela Manchester United ketika orang mengira saya sudah habis,” jelas top scorer Premier League dua kali tersebut.

Owen bergabung dengan United pada 2009. Di musim pertama, dia dimainkan 31 kali dan mengemas sembilan gol, termasuk gol kemenangan 4-3 Setan Merah dalam derby Manchester. Tapi, di dua musim berikutnya, grafik performanya menurun dengan masing-masing 17 laga dan 5 gol lalu 4 laga dan 3 gol.
Sejauh ini, memang belum ada tawaran dari klub Premier League terhadap Owen. Tawaran justru datang dari klub luar negeri. Salah satunya klub Arab Saudi Al Shabab yang ditangani legenda Belgia Michel Preudhomme. Tapi, Owen telah menolaknya. (dns/jpnn)

Pacar Fabregas Dikritik Media Inggris

Media asal Inggris terkenal doyan mencari tahu kehidupan pribadi pemain sepak bola. Hal itu kini dirasakan Cesc Fabregas. Meski sudah kembali ke negara asal, media Inggris masih ingin tahu apa saja yang dilakukannya.

Fabregas pasti paham dengan konsekuensi itu karena pernah menjadi bagian Arsenal, salah satu raksasa Inggris. Tapi entah bagaimana rasanya, jika dia tahu kekasihnya menjadi bahan lelucon media.

Foto mesra Fabregas dan Daniella Semaan beredar, tak lama setelah Spanyol kembali dari Polandia-Ukraina sebagai juara Euro 2012. Foto yang membuat iri fans wanitanya. Sebab di foto itu, Semaan yang lebih tua 12 tahun dari Fabregas itu, terlihat semringah digandeng pesepakbola ganteng itu saat menghadiri resepsi pernikahan Andres Iniesta 8 Juli lalu.

Tapi foto liburan sejoli itu di Pantai Sardinia Italia lah yang mungkin bisa menjadi hiburan tersendiri bagi para fans perempuan Fabregas yang tidak rela bintang pujaannya itu digaet Semaan yang bersatus janda dua anak.

Foto yang dipublikasikan The Sun memperlihatkan, Semaan berbikini two pieces di sebuah pantai di Sardinia Italia. Yang menjadi bahan ledekan, Semaan menggunakan warna bikini yang tidak nyambung. Di bagian atas bikini perempuan 37 tahun berdarah Lebanon itu, berwarna ungu. Sementara di bagian bawah berwarna putih. Paduan dua warna yang dianggap The Sun miss-match. Tapi apapun, keduanya tampak menikmati waktu berlibur mereka.
Ya, setelah menjalani musim yang melelahkan Cesc Fabregas sengaja memilih Italia sebagai tempatnya beristirahat. Dan ketika Cesc asyik bermain air, kekasihnya yang berusia 37 tahun itu malah eksis dengan keseksiannya.

Daniella nampak berpose seksi dengan bikini dua warna yang ia kenakan, ia kemudian berulang kali memfoto dirinya sendiri. (bbs/jpnn)

Mantan Sekda Ditahan, Pimpro Menyusul

Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil di Palas

MEDAN-Drs Gusnar Hasibuan, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkba) Padanglawas (Palas), tersangka kasus pengadaan mobil dinas fiktif, resmi menjadi tahanan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu).
Pantauan Sumut Pos, Jum’at (13/7) sekira pukul 19.30 WIB, Gusnar diboyong dari Ditkrimsus Poldasu menuju RS Bhayangkara/Brimobdasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan. Rencananya Gusnar ditahan di sana, agar Biddokes Poldasu bisa memantau perkembangan kesehatan tersangka.

Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi Ditkrimsus Poldasu, Kompol Juda Nusa Putra mengatakan, sebelumnya Gusnar tidak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit. Akibat sakit itu dia dirawat di RS Haji Medan.

“Tapi setelah Biddokes Poldasu melakukan koordinasi dengan dokter Rumah Sakit Haji, tersangka dinyatakan sehat. Akhirnya kami jemput beliau dari Rumah Sakit Haji,” ujar Juda Jum’at (13/7) malam.

Juda mengatakan, terkait hasil Medical Record tim dokter, Gusnar memiliki banyak penyakit. “Ada jantung, terus ada riwayat empedu dan hipertensi juga,” sebut Juda.

Juda mengatakan dalam pengusutan kasus korupsi ini, sudah delapan saksi yang diperiksa. “Jadi yang di korupsi beliau ada 3 unit mobil, 2 truk sampah dan 1 bus Pemkab Palas. Mobil itu tidak dibeli sama sekali atau fiktif,” sebut Juda.

Juda menyebut, masih ada tersangka lain yang akan menyusul Gusnar yakni pimpinan proyek dari Dinas Pekerja Umum (PU) Palas, Pangihutan Hasibuan. “Tersangka lain itu adalah Pangihutan Hasibuan, PNS di Dinas PU Pemkab Palas. Kami sudah layangkang surat panggilan untuk pemeriksaan. Tapi beliau belum memenuhi panggilan yang kami layangkan,” ujar Juda.

Disebutkan perwira berpangkat melati satu itu, total uang yang ditilep Gusnar, yakni sekitar Rp933.609.000,-.
Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Gusnar Hasibuan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Poldasu terkait pengadaan mobil dinas fiktif.

Gusnar Hasibuan itu tak pernah memenuhi panggilan yang telah dilayangkan penyidik sejak Jumat (29/6) lalu, sebelum akhirnya dijemput paksa hari ini sekitar pukul 14.00 WIB. (mag-12)

Messi versus Neymar

BARCELONA- Peraih trofi Ballon d”Or tiga tahun berturut-turut, Lionel Messi tak pernah habis dibanding-bandingkan dengan Neymar, pesepak bola muda dari Brasil. Kali ini, Daniel Alves yang angkat bicara terhadap dua pemain ini.

Alves yang juga berasal dari Brasil mengatakan Neymar memang pemain yang punya bakat eksepsional. Tapi, jika harus memilih yang mana pemain lebih baik di antara keduanya, ia menjagokan rekan seklubnya di Barcelona ketimbang senegaranya, Neymar.

Di mata Alves, Neymar adalah pemain yang fenomenal. Namun, kemampuannya untuk saat ini belum bisa dibandingkan dengan Messi. Kemampuannya masih di bahwa La Pulga, julukan Lionel Messi.

“Neymar adalah fenomena sejati. Meski begitu, untuk sekarang, pemain mana pun yang dibandingkan dengan Messi harus mengaku kalah,” kata Dani kepada wartawan seperti dilansir Goal, kemarin.

Messidona-sapaannya, pada kompetisi 2011/12 lalu mencetak rekor dunia dengan menggelontorkan total 73 gol dalam semusim. Catatan gemilang tersebut membuatnya kembali menjadi nominasi Ballon d’Or, titel yang telah direngkuhnya dari tahun 2009, 2010, dan 2011. (awa/jpnn)

Gepeng dan Pengamen Tebingtinggi Dirazia

DIDATA: Tujuh pengamen yang berhasil dirazia gabungan  Dinas Sosial  Tenaga Kerja dan Satpol PP Kota Tebingtinggi saat didata//sopian/sumut pos
DIDATA: Tujuh pengamen yang berhasil dirazia gabungan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Satpol PP Kota Tebingtinggi saat didata//sopian/sumut pos
TEBINGTINGGI- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tebingtinggi bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tebingtinggi menertibkan gelandangan, pengemis (gepeng), dan pengamen, Jumat (13/7) pagi. Operasi ini berkaitan dalam menyambut bulan suci Ramadan, selain itu banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan aksi gepeng, dan pengamen di Kota Tebingtinggi.

Seperti razia yang dilakukan di Jalan KH Ahmad Dahlan (cong Api), Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman. Di lokasi itu sering dijadikan mangkal dan lokasi tidur para gepeng.

Sempat terjadi kejar-kajeran antara pengamen dan Satpol PP. Banyak dari mereka yang berhasil kabur dari kejaran petugas.

Razia itu berhasil menangkap 7 pengemis dan pengamen. Rata-rata yang tertangkap berusia di bawah umur sekitar 10 hingga 15 tahun. Tujuh pengamen dan pengemis yang diamankan langsung di bawah ke Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Sosnaker) Di Jalan Gunung Lauser, Kota Tebingtinggi untuk didata, setelah itu mereka dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Ke 7 pengamen dan pengemis yang diamankan adalah Dandi (11) warga Kabupaten Batubara, Saut Dozainal (14) warga Balige, Agus Ambarita (14) warga Pematangsiantar, Adi Sembiring (12) warga Kabupaten Karo, Markus (15) warga Balige, dan Muhammad Bagus (11) warga Kota Tebingtinggi.
Kadis Sosnaker melalui Kabid Pemberdayaan Sosial Khadijah SH mengatakan razia itu terkait instruksi Wali Kota Tebingtinggi daslam menyambut datangnya Ramadan. Wali Kota ingin Kota Tebingtinggi bersih dari para pengemis, gelandangan, dan pengamen.

“Mereka yang terkena razia akan didata dan kemudian dipulangkan langsung kedaerah mana mereka berasal,razia ini akan berkelanjutan lagi kedepan dan apabila tidak memiliki keluarga, akan dititipkan di panti asuhan di Kota Tebingtinggi,” kata Khadijah. (mag-3)