Home Blog Page 13237

UU Perguruan Tinggi Tetap Disahkan

Rencana Undang-undang Pendidikan Tinggi (RUU PT) akhirnya disahkan menjadi Undang-undang. Hal ini dipastikan dalam sidang paripurna DPR, Jumat (13/7), dan semua fraksi di DPR menyatakan setuju.

“Undang-undang Perguruan Tinggi disetujui penuh semua fraksi,” kata Anggota Komisi X DPR, Zulfadhli, kemarin.

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Barat itu menegaskan di dalam UU PT ini, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diwajibkan mencari serta menjaring calon mahasiswa yang  memiliki potensi akademik tinggi tapi kurang mampu secara ekonomi.

“Dan calon mahasiswa dari daerah terdepan, terluar dan tertinggal untuk diterima paling sedikit 20 persen dari seluruh mahasiswa baru yang diterima dan tersebar pada semua program studi,” kata Zulfadhli lagi.

Politisi Partai Golongan Karya, itu menegaskan bahwa jika PTN tidak melaksanakan hal tersebut maka ada sanksinya. “Dikenakan sanksi administratif,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, UU ini menjamin agar masyarakat dapat melaksanakan pendidikan di PT. Baik itu bagi masyarakat yang mampu atau tidak mampu.
Draf RUU PT yang disahkan terdiri dari 12 bab dan 100 pasal dengan pokok pengaturan substansi penting, seperti ketentuan umum, dasar, asas, fungsi, dan tujuan pendidikan tinggi. Penyelenggaraan pendidikan tinggi, kerja sama internasional, penjaminan mutu, tata kelola, kemahasiswaan, pengembangan, pendanaan dan pembiayaan pendidikan tinggi, penyelenggaraan pendidikan tinggi asing, dan peran serta masyarakat.

Pada masa sidang sebelumnya, RUU PT ditunda pengesahannya atas permintaan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dan pada masa sidang ini baru RUU PT itu disahkan menjadi UU.

Di dalam undang-undang ini, setiap kampus negeri wajib menjaring paling sedikit 20 persen dari kuota mahasiswa baru untuk pelajar dari kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Kuota untuk calon mahasiswa dari kawasan 3T ini harus tersebar di seluruh prodi,” ucap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh.

Dia berharap, komitmen ini dipegang teguh oleh seluruh petinggi kampus negeri. Upaya ini menurut menteri asal Surabaya itu, sekaligus menjaga kedaulatan bangsa.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso mengatakan, pihaknya yakin jika ketentuan menjaring calon mahasiswa dari wilayah 3T tadi tidak sulit. Sebab beberapa kampus dengan inisiatif sendiri sudah memulai upaya seperti ini sejak dulu.

“Ketika saya menjadi rektor ITB dulu, sudah melakukan tindakan seperti ini,” katanya. Dengan menggandeng beberapa pemda di kawasan terpencil, kampus menari bibit-bibit yang memiliki potensi akademis jempolan.

Djoko menegaskan, dengan adanya kucuran bantuan operasional perguruan tinggi negeri (BO PTN), tidak ada alasan kampus negeri menolak siswa miskin berprestasi. Apalagi dari kawasan 3T tadi. Dia mengatakan Kemendikbud tidak akan tinggal diam jika ada kampus negeri yang masih ogah-ogahan menerima siswa berprestasi dari kawasan 3T.

Selain urusan menampung mahasiswa berprestasi dari kawasan 3T, UU Dikti ini juga mendorong anggaran penelian lebih tinggi. Dalam undang-undang ini disebutkan jika anggaran penelitian ditetapkan minimal 30 persen dari seluruh dana operasional sebuah kampus. (wan/boy/jpnn)

Susunan Direksi Diubah Lagi, Bank Sumut tanpa Direktur Utama

Logo Bank Sumut
Logo Bank Sumut
MEDAN-Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Umum Bank Sumut Rizal Fahlevi dicopot oleh Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. Artinya, untuk beberapa waktu ke depan posisi Dirut di Bank Sumut kosong. Selain Rizal, Plt Direktur Pemasaran dan Syariah Rudi Dogar pun mengalami nasib yang sama.

Pencopotan itu dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham-Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut, di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Jalan Diponegoro Medan, Jumat (13/7). Usai RUPS-LB, Gatot memilih tidak berkomentar. Gatot langsung mengarahkan wartawan untuk mempertanyakan persoalan tersebut kepada Djaili Azwar, selaku Komisaris Utama PT Bank Sumut.

Djaili Azwar yang juga Kepalan

Inspektorat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), menjelaskan RUPS-LB tersebut merupakan langkah penyempurnaan RUPS-LB sebelumnya, yang digelar pada 14 Juni 2012 lalu. Dalam RUPS-LB tersebut, ada lima keputusan yang dihasilkan antara lain, pemberhentian Rizal Fahlevi dari jabatan Plt Dirut. Tapi, Rizal tetap diberi kepercayaan untuk menjadi komisaris independen.

Dijelaskan Djaili, acuan pemegang saham pengendali (PSP) mengangkat Rizal Fahlevi sebagai Plt Dirut pada waktu itu, mengacu pada Anggaran Dasar PT Bank Sumut Pasal 13 ayat 5 yang bunyinya, kira-kira, bilamana seluruh direksi berhalangan tetap, maka salah seorang komisaris dapat menjabat sebagai direksi untuk mengisi kekosongan.

“Itu yang jadi pedoman. Dan, ini tidak disalahkan karena bunyinya demikian. Namun, setelah diteliti oleh Bank Indonesia (BI), Anggaran Dasar yang menjadi acuan tersebut tidak boleh lagi dipedomani karena adanya ketentuan yang lebih teknis dari BI yang dituangkan dalam Peraturan BI No 12/23/PBI/2010,” ungkapnya.

Keputusan lainnya, tambah Djaili, adalah memberhentikan Rudi Dogar dari jabatan sebagai Plt Direktur Pemasaran dan Syariah. Menurutnya, pengangkatan Rudi Dogar waktu itu untuk mengisi kekosongan agar bank berjalan normal.
“Dengan adanya arahan BI, maka diberhentikan,” ujar Djaili.

Djaili mengatakan, Rizal Fahlevi belum menjalani fit and proper test sebagai direktur utama, namun sudah mengikuti seleksi untuk komisaris independen. Sementara Rudi Dogar belum melakukan fit and proper test untuk jabatan apapun.

Sementara itu, Plt Direktur Umum Zenilhar diangkat sebagai Direktur Pemasaran dan Syariah. Sosok lainnya, yakni M Yahya sebagai direktur umum sampai terisi jabatan yang definitif.

Untuk posisi komisaris independen tetap dijabat oleh Rizal Pahlevi karena sudah memenuhi syarat dan proses fit and profer test (uji kelayakan dan kepatutan) oleh BI. Sedangkan posisi Brata Kesuma sebagai komisaris independen belum aktif mengingat masih dalam proses di BI. Dengan demikian operasional perbankan PT Bank Sumut untuk sementara ditangani oleh Zenilhar dan M Yahya. Karena jabatan direktur utama masih dikosongkan.
Notulensi RUPS LB secepatnya akan dikirmkan ke BI, tambah Djaili, agar Senin pekan depan diharapkan kewenangan direksi sudah dapat dikembalikan. Lalu, bagaimana dengan perubahan di jajaran direksi yang terkesan mendadak? Sebelumnya susunan direksi pancalengsernya ‘rezim’ Gus Irawan diputuskan pada 14 Juni. Kini, setelah sebulan, susunan itu diubah kembali.

Terkait dengan itu, Djaili mengatakan tidak ada pelanggaran yang mereka lakukan. Menurutnya, BI juga tidak pernah memberikan sanksi. Karena itu RUPS-LB yang mereka jalankan hanya sebagai bentuk penyempurnaan.

Ketika dibenturkan dengan pernyataan BI yang sebelumnya mengungkapkan telah memberikan masukan dan arahan sebelum RUPS LB agar mengikuti Peraturan Bank Indonesia (PBI), Djaili kembali berkilah kalau dirinya tidak mengetahui adanya surat itu.

Surat tersebut baru diketahuinya ada ketika datang ke BI usai RUPS-LB. “Ini terjadi mis (tidak nyambung) antara kami dengan BI. Saya sendiri sampai di BI (usai RUPS-LB) baru tahu surat itu ada. Pada waktu itu yang dituliskan dalam surat bahwa semua direksi dapat dimanfaatkan atau diperpanjang kembali,” ujar Djaili.

Mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumut itu pun langsung pasang badan bahwa pemegang saham tidak salah dalam kaitan keputusan tersebut.

Karena pemegang saham bukan bankir dan hanya merujuk pada Anggaran Dasar (AD) PT Bank Sumut dan Undang-Undang Perseroan Terbatas (PT). “Kami sebenarnya yang harus patuh pada Bank Indonesia,” sebut Djaili.

Apakah Gus Irawan masuk dalam pembahasan untuk diperpanjang masa tugasnya, Djaili mengaku, tidak ada sama sekali hal itu dibicarakan. Pasalnya, mantan Dirut PT Bank Sumut tersebut telah mengundurkan diri dan terjun ke dunia politik. Dikemukakannya, sebagai profesional, tidak dibenarkan untuk berpolitik praktis. Namun diakuinya BI sempat memberikan saran agar tiga jajaran direksi termasuk Gus Irawan diperpanjang kembali. Akhirnya BI juga memberikan keringanan minimal dua pejabat direksi yang diperpanjang masa tugasnya.

Sementara itu, Bupati Samosir Mangindar Simbolon menyayangkan komisaris utama tidak memberikan masukan yang benar ke pemegang saham pengendali. Seandainya sejak awal langsung diberi tahu bahwa itu tidak boleh dilakukan, maka tidak perlu ada RUPS LB lanjutan seperti ini.
“Harusnya komisaris utama sejak awal beri masukan mana yang boleh dan tidak boleh,” ujar Mangindar.

Bupati Nias Sokhiatulo Laoli juga memberikan pendapat, yang terjadi tidak boleh terulang kembali di PT Bank Sumut yang sudah cukup pesat kemajuannya. Apalagi hal ini terjadi hanya karena kesalahan dalam menerjemahkan maksud dari peraturan yang ada. “Ini tidak boleh terulang lagi. Tapi ini bukan rebut kita hanya ada sedikit kesalahan dalam penerjemahan. Jadi hanya tertunda sedikit proses operasional terbatas. Dan sekarang sudah normal,” pungkasnya.(ari)

Pelabuhan Belawan Ditambah 4 Kali Lipat

Dahlan Iskan Beberkan Rencana BUMN di Sumatera

BARU: Deretan Container Crane yang baru didatangkan dari China di Pelabuhan BICT Belawan.//ANDRI GINTING/SUMUT POS
BARU: Deretan Container Crane yang baru didatangkan dari China di Pelabuhan BICT Belawan.//ANDRI GINTING/SUMUT POS
PEKANBARU- Berbagai megaproyek BUMN membangun Pulau Sumatera akan segera dikerjakan. Termasuk soal peningkatan kapasitas Pelabuhan Belawan yang sebelumnya hanya menampung kapal yang membawa 800 kontainer menjadi pelabuhan yang menampung kapal yang membawa 3.000 kontainer. Artinya, daya tampung menjadi 26 kali lipat dari yang ada selama ini.

Proyeksi itu disampaikan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan  saat tampil sebagai keynote speaker dalam ‘Rapat Kerja Nasional Serikat Penerbitan Surat Kabar (SPS)’ yang diselenggarakan di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Jumat (13/7). Dahlan, yang juga Ketua Umum SPS, memaparkan rencana kerja BUMN membangun Pulau Sumatera dari berbagai sisi.

Di Sumatera Utara segera dibangun stasiun baru, jalan tol, dan kompleks industri di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke.  ‘’Pelabuhan Belawan harus ditingkatkan dari hanya pelabuhan yang mampu menampung kapal yang membawa 800 kontainer menjadi pelabuhan yang lebih besar lagi yaitu pelabuhan yang menampung kapal yang membawa 3.000 kontainer, dan itu tentunya tidak memakai uang negara,’’ ungkapnya.

Menurut Dahlan, akan ada pendapatan negara dari dana yang diperoleh dari biaya masuk ke pelabuhan tersebut dari kapal-kapal yang membawa muatan.
Gas yang ada di Medan yang akan digunakan oleh PLN, juga diserahkan untuk menghidupi industri di Medan yang memerlukan gas sehingga bisa menghidupi pelabuhan Belawan. Selain pelabuhan Belawan, BUMN juga akan membangun pelabuhan khusus untuk kelapa sawit di Kuala Tanjung dan harus pelabuhan yang besar.

‘’Ekspor kelapa sawit di Indonesia kalah dengan Singapura, jadi kita harus buat pelabuhan besar yang mampu menampung produksi kelapa sawit dari seluruh Sumatera,’’ dia meyakinkan.

Rencana Dahlan tersebut akan terus berhubungan dari koridor laut dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. ‘’Kami akan mewujudkan koridor laut, semua pelabuhan mulai dari Belawan, Batam, Jakarta, dan Surabaya termasuk Makassar dan Sorong akan memiliki pelabuhan yang mampu menampung kapal yang bermuatan 3.000 kontainer,’’ tukasnya.

Hal itu akan menjadi satu-kesatuan yang membuat Indonesia sebagai kekuatan terbesar di Asia. ‘’Kalau Pelindo I, II,III dan IV bergabung maka Indonesia bisa menjadi pelabuhan kontainer terbesar nomor empat di dunia,’’ ucapnya.

Dimintai tanggapannya soal paparan Meneg BUMN Dahlan Iskan di Pekanbaru, Humas PT Pelindo I Muhammad Eriansyah, mengungkapkan, Pelabuhan Belawan, terutama Belawan International Container Terminal (BICT), segera diperluas untuk menampung volume pelayanan yang semakin besar. Dermaga akan ditambah panjangnya sekitar 700 meter, dan pembangunannya dibagi dalam dua tahapan.

‘’Di atas kertas sudah ada dua tahap pembangunan. Tahap awal 350 meter, dan tahap akhir juga 350 meter,’’ katanya, kemarin.

Eriansyah meyakinkan penambahan panjang dermaga itu diproyeksikan akan meningkatkan volume muat kontainer yang menunjukkan tren kenaikan. Sementara untuk pelabuhan Kualatanjung disiapkan menjadi tempat pusat konsolidasi minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) untuk mendukung program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke sebagai pusat produksi CPO dan turunannya.

‘’Seluruh arah pengembangan dua pelabuhan itu memang ke sana, mendukung KEK Sei Mangke,’’ ujar Eriansyah.

Kapal Antre hingga 14 Hari

Apa yang dibeberkan Dahlan Iskan pun langsung disambut baik pengusaha di Medan. Menurut Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Laksamana Adyaksa, perluasan itu bila dilakukan lebih cepat akan lebih baik.

Dia menjelaskan, selama ini dengan luas Pelabuhan Belawan dan tingginya kegiatan di sana, membuat kapal lebih sering menunggu atau mengantre. Dan ini menimbulkan kerugian bagi pengusaha. “Pada umumnya, kapal akan menunggu minimal 10 hingga 14 hari untuk dapat berlabuh. Dan ini yang menimbulkan kerugian karena ada denda dengan keterlambatan berlabuh, hingga bongkar muat,” tambahnya.

Pada umumnya akan ada perjanjian dengan agen atau pemilik kapal terkait denda keterlambatan. “Biasanya USD 0,4 hingga USD 0,5 per ton per hari. Jadi, bayangkan bila kapal tersebut menampung 10 ton, berarti USD 5 ribu per hari yang harus dibayar bukan?” lanjutnya.

Perluasan ini juga akan memberikan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. “Kalau sudah pasti seperti ini, akan mudah bagi kita untuk memastikan kepada klien waktu pengiriman dan keterlambatan, dan lainnya,” tambahnya.

Bukan hanya Pelabuhan Belawan, pelabuhan Kuala Tanjung yang terletak di Kabupaten Batubara juga kan lebih difokuskan untuk kegiatan ekspor sawit. “Kalau ini memang terjadi, tidak tahu lagi saya mau bilang apa, bagus sekali dan akan sangat hangat kita sambut. Karena selama ini kita tidak fokus, sehingga semua bercampur aduk secara tidak merata,” paparnya.

Sementara itu,  Sekretaris Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) Sumut, Sofyan Subang menyatakan bahwa ide untuk perluasan Belawan sudah didegungkan sejak beberapa bulan yang lalu. Tetapi, bila dilaksanakan karena beberapa kendala. Seperti modal dan perizinan. “Ide ini mutlak harus dilaksanakan, mengingat kegiatan Belawan yang terus meningkat, sesuai dengan pertumbuhan ekonomi Sumut pula,” jelasnya. (rul/rpg/ram)

Zivanna Letisha Siregar Kemalingan di Bali

Zivanna Letisha Siregar//kapanlagi.com
Zivanna Letisha Siregar//kapanlagi.com
Nasib sial dialami Puteri Indonesia 2008, Zivanna Letisha (Zizi). Mobil rental yang ditumpanginya di Bali didatangi maling. Alhasil sejumlah barang berharga dalam mobil pun lenyap.

“Kejadiannya beberapa hari lalu di Bali. Aku kaget banget, mobil lagi diparkir di tempat parkir kawasan Seminyak, tapi begitu balik, kaca belakang sudah hancur,” kata Zizi.

Namun dia belum bisa memastikan berapa kerugian yang dialaminya.

“Aku belum tahu. Aku sudah curhat di twitterku karena kesal,” ujarnya.

Dikisahkan lagi, kala itu mobil diparkir di tempat orang banyak lalu-lalang. Tapi kok kenapa kejadian itu luput dari pengamatan orang. “Mobil parkir baik-baik di Seminyak. Sederetan sama warung Made. Orang masih ramai lalu lalang. How could this ever happened in Bali?” ujarnya bertanya-tanya.
“Baru selesai makan di Seminyak and look at what happened to our parked rent car,” lanjutnya.

Zizi pun memberikan sedikit gambaran kalau mobilnya diacak-acak dan sejumlah barang miliknya hilang. “Kaca mobil dipecah, jok-jok dibalik, isi mobil diacak-acak cuma lewat jendela belakang. Kehilangan satu tas isi dompet, baju, kacamata dan lain lain,” jelasnya.

Yang lebih ngenes, tempat kejadian perkara juga sangat dekat dengan kantor polisi. “Untungnya nggak ada yang terluka, karena mobilnya emang lagi parkir aja. Mungkin emang musibah, but hello, This is Bali. Polisi nggak jauh dari sini juga,” keluhnya lagi.

Presenter televisi swasta ini juga menyayangkan perlengkapan renangnya juga dicuri. Padahal semua itu akan digunakan untuk menyelam sebelum bertolak ke Jakarta.

“Tas berisi equipment diving juga hilang. Dasar gila, maling ngapain sih berat-berat nyolong mask, snorkel dan baju berenang?” sungut Zizi.
Setelah kejadian itu, jawara Elite Model Look Indonesia 2006 ini sampai tak enak badan. Tak habis pikir, kejadian itu bisa menimpa siapa saja. Apalagi terjadi di Bali “Ternyata Bali sudah nggak aman. Ini jadi pelajaran saja, never leave your stuff inside the car, di tempat aman sekalipun. Perbanyak zakat, introspeksi diri saja. Masih untung kita nggak kenapa-kenapa,” tutupnya. (ins/jpnn)

Muhaimin: Pengangguran Indonesia Tembus Angka 21 Juta

Dari Forum Pemred Jawa Pos Group

Permasalahan Upah Minimum Regional untuk kalangan pekerja merupakan masalah klasik yang menjadi ‘PR’ berat bagi pemerintah. Berikut ini, curhat singkat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar didepan anggota Forum Pemred Jawa Pos Grup

Marriokisaz, Pekanbaru

Upah minimum tenaga kerja, transmigrasi, pengangguran, TKI dan outsourcing menjadi tugas berat di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. Ini menjadi sorotan, karena beberapa poin tersebut berhubungan langsung dengan hak dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Pekerjaan saya ini yang paling rumit. Dalam seminggu, kami hampir menerima 2-3 aksi demonstrasi buruh yang memperjuangkan haknya. Jadi jangan berharap menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi karena pekerjaan cukup berat,’ ujar Muhaimin di Hotel Labersa, Jumat (13/7).

Muhaimin mencontohkan penerapan Upah Minimum Regional yang harus diterapkan seluruh perusahaan di Indonesia. Kendati demikian, menteri yang akrab dipanggil Cak Muhaimin itu menegaskan bahwa masih banyak perusahaan yang ‘bandel’ dengan tidak menerapkan standarisasi upah tersebut.
Untuk itu, dia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan mengawasi dan melakukan pemeriksaan untuk penerapan upah minimum tersebut. Bahkan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi siap memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak mematuhi aturan.

Kendati demikian, dia juga mencarikan beberapa solusi untuk perusahaan yang benar-benar memiliki keterbatasan untuk memberikan hak para pekerja sesuai standarisasi. Perusahaan yang tidak mampu memberikan upah minimum diberikan waktu untuk mengajukan penanggahan.

“Pasca melakukan sanggahan, pemerintah daerah dapat menindaklanjutinya dengan memberikan keputusan yang akan ditembuskan ke Kementerian,” ulas Muhaimin.

Selain permasalahan upah pekerja, permasalahan outsourcing dan angka pengangguran juga masih menjadi sorotan. “Outsourching boleh dilakukan sebatas pekerjaan inti. Meskipun menjadi multitapsir di kalangan pengusaha. Pekerjaan yang boleh seperti cleaning service, driver, security dan beberapa pekerjaan lapangan. Untuk itu, beberapa kabupaten/kota akan menjadi percontohan untuk melakukan moratorium sebagai tindak lanjut masalah outsourching ini,’ imbuh mantan Anggota DPR RI itu.

Usai memaparkan beberapa tugas yang masih dilaksanakannya, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Anggota Forum Pemred Jawa Pos Group juga terlihat antusias mempertanyakan permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan ketenagakerjaan.

“Program transmigrasi telah membangun 88 Kabupaten dan sudah memperlihatkan perkembangan positif. Hanya saja, kita tidak pernah diberi apresiasi. Tidak apa-apa yang penting kita terus bekerja,” imbuh Muhaimin.

Bahkan, menurutnya, program transmigrasi yang sudah berjalan tidak pernah mendapat penambahan dana. “Program transmigrasi dianggap sebagai program yang tidak wajib. Padahal dampaknya sangat luar biasa,” tegasnya.

Saat ditanyakan mengenai permasalahan pengangguran, dia memastikan bahwa angka pengangguran terbagi dua bagian. Pertama, pengangguran terbuka berjumlah 6,9 juta dan pengangguran tertutup yang mencapai 21 juta jiwa.

“Untuk masalah penangangguran akan dicarikan solusinya. Kita sudah menginstruksikan seluruh daerah untuk menerapkan job fair dalam membuka lowongan pekerjaan kepada masyarakat,’ sambung Muhaimin.

Dia juga memberikan apresiasi atas undangan daeri para pemimpin media se-Indonesia itu. “Terima kasih atas undangannya, sehingga dapat bertemu dan berbincang-bincang dengan pemimpin media dari Jawa Pos Group ini,’ sebutnya.(*)

PDIP Kantongi 6 Nama

MEDAN- Tiga partai politik (parpol) papan atas mulai menyurvei nama-nama bakal calon (balon) Pilgubsu 2013 secara internal. Informasi terakhir, DPD PDIP Sumut sudah mengantongi enam balon yang sudah diserahkan ke DPP PDIP di Jakarta. Enam nama itu akan disurvei untuk memperoleh siapa nama yang menempati peringkat tertinggi daarei sisi popularitas dan elektabilitas.

Wakil Ketua PDI Perjuangan Sumut bidang Infokom, Eddy Rangkuti, mengatakan, tim seleksi daerah sudah menyampaikan enam nama ke DPP PDI Perjuangan. Dalam waktu dekat enam nama itu akan disurvei oleh lembaga independen yang ditunjuk DPP.

‘’Berkas keenam balon Gubsu itu sudah dikirim ke DPP untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Informasinya survei dilakukan minimal dua kali. Survei awal direncanakan Agustus 2012 dan survei terakhir digelar Oktober 2012,’’ katanya.

Dari markas DPD Demokrat Sumut, informasi terakhir menyebutkan, Tim-9 segera menyurvei 10 nama yang mendaftar sebagai balon Gubsu dan Wagubsu. Partai berlambang mercy itu mengklaim survei dilakukan dengan menggandeng lembaga peneliti dan survei dari Universitas Indonesia (UI). Target survei itu mencari nama-nama yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas yang tinggi.

‘’Saat ini survei sedang berlangsung, jadi kami belum tahu hasilnya. Teknis pelaksananya adalah UI. Kami pilih UI karena selama ini memang Partai Demokrat sering bekerjasama dengan UI. Jadi tak ada maksud lain, selain karena sudah pernah bekerjasama sebelumnya,’’ ungkap anggota Tim Sembilan PD Sumut yang juga Sekretaris DPD PD Sumut, Tahan Manahan Panggabean, Kamis (12/7).

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumut tersebut itu menambahkan, proses survei sudah dilakukan oleh Universitas Indonesia (UI) yang menjadi mitra partai pemenang Pemilu 2014 tersebut. Hasilnya, kata dia, baru bisa diketahui pada Agustus 2012.

Setelah hasil survei disampaikan oleh UI kepada Tim-9  selanjutnya  dilakukan tahapan konsultasi, dan proses berikutnya adalah penetapan oleh Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat.

Sebab itu, lanjutnya, penetapan pasangan calon yang akan diusung nanti merupakan keinginan rakyat Sumut sesuai hasil survei dan pertimbangan partai. ‘’Soal koalisi parpol kami baru memutuskan setelah survei balon ini selesai. Begitupun kami tetap menjalin komunikasi dengan parpol lain, dan saya sampaikan Demokrat terbuka berkoalisi dengan parpol manapun,’’ dia menambahkan.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut bidang Infokom, Firdaus Nasution, mengatakan, DPD Partai Golkar Sumut menyampaikan sepuluh nama yang sudah mendaftar ke DPP Partai Golkar di Jakarta.
‘’Survei pertama berlangsung saat ini, kemungkinan Agustus akan  selesai. Selanjutnya akan ada survei kedua, dan jadwalnya ditentukan oleh DPP,’’ ujar Firdaus yang juga menjabat anggota Tim Penjaringan Cagubsu Partai Golkar tersebut. (ari)

Bakal Banyak Kejutan, Golkar Petik Pelajaran

Membandingkan Kontestasi Pilgub DKI 2012 dan Pilgubsu 2013   

Lagi-lagi, hasil sementara pilgub DKI Jakarta dijadikan acuan memprediksi panggung politik di pilgub Sumut 2013 mendatang. Pengamat politik Umar Syadat Hasibuan menduga, pilgub Sumut juga bakal dipenuhi dengan kejutan-kejutan.

BASISI analisis lulusan Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) adalah tipologi masyarakat, yang menurutnya ada kesamaan antara DKI Jakarta dengan Sumut.

“Mirip Jakarta, masyarakat Sumut juga sangat pluralis. Ada Batak, Melayu, Jawa, China, juga Padang. Dengan beragamnya kelompok masyarakat ini, maka pilihan masyarakat akan sangat sulit diprediksi. Kejutan-kejutan bakal terjadi seperti DKI,” ujar Umar Syadat Hasibuan, kepada koran ini di Jakarta, kemarin (13/7).

Melesetnya hasil survei sejumlah lembaga survei dalam kasus pilgub DKI, yang sebelum pemungutan suara digelar semuanya menyebut pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli unggul tapi ternyata kalah dari Jokowi-Ahok dengan selisih signifikan, menurut Umar, juga mesti jadi pelajaran para kandidat yang maju di pilgub Sumut.

“Bahwa hasil survei tidak bisa lagi menjadi ukuran. Dalam dinamika yang tinggi, dengan tingkat rasionalitas masyarakat yang cukup bagus, pilihan warga bisa berubah-ubah, menjungkirbalikkan hasil survei,” beber Umar.

Umar menyebut ada hasil survei yang menempatkan incumbent Gatot Pujo Nugroho sebagai kandidat yang cukup kuat. “Tapi itu tidak bisa jadi ukuran. Dengan rasionalitasnya sendiri, pada hari pencoblosan, sikap pemilih bisa berubah,” ujarnya mengingatkan.

Satu hal penting lagi yang perlu dijadikan pelajaran dari kasus DKI, bahwa kampanye hitam (black campaign) tidak mempengaruhi pemilih. Serangan isu bahwa Jokowi-Ahok mengusung paham sekularisme, ternyata tak mempan untuk mempengaruhi pemilih.

“Maka saya ingatkan, janganlah di Sumut itu para kandidat membuka kebobrokan-kebobrokan lawannya. Pecuma. Karena saya lihat, di Sumut sudah mulai muncul aksi black campaign,” ujarnya, tanpa mau menyebut kasusnya. Alasannya, bila itu disebut, sama saja dirinya yang melakukan black campagn.

Kekalahan di DKI jadi Pelajaran.

Sementara itu, kekalahan Partai Golkar di Pilgub DKI Jakarta dipastikan akan menjadi pengalaman dalam menghadapi Pilgubsu. Penetapan pasangan calon yang akan diusung juga harus cepat dilakukan. Seperti langkah Golkar yang sudah menetapkan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, sebagai calon Presiden. Padahal Pemilu sendiri baru akan digelar pada tahun 2014. Demikian diungkapkan Sekretaris Tim Bidang Politik DPP Partai Golkar, Agun Gunanjar, di  DPR, Kamis (12/7).

“Pilkada itu amat  berkorelasi dengan figur. Jadi Pilkada DKI merupakan sesuatu yang perlu diambil manfaatnya bagi Golkar. Ini pelajaran berharga bagaimana mesin parpol bekerja,” ungkapnya. Pelajaran berharga di Pilgub DKI harus dijadikan kajian Partai Golkar Sumut menjelang Pilgubsu  2013.
‘’Kami memang pemilik suara terkecil saat pengajuan calon, tapi perolehan suara di Pilgub DKI ini bukan pembenaran kekalahan,’’ ungkapnya. (sam/gir)

Asa Kagawa

Resmi menggebet Shinji Kagawa dan Nick Powell, dirasa masih kurang bagi gaffer (pelatih) Manchester United, Sir Alex Ferguson. Pria paruh baya yang akrab disapa Fergie itu masih ingin belanja lagi di pasar transfer musim panas ini. Gagal mendulang titel Premier League ke-20 musim lalu, menjadi cerminan bagi Fergie bahwa skuad mudanya masih butuh suntikan tenaga muda lagi.

Kagawa
Kagawa
Faktor lain tentu padatnya jadwal United di sejumlah turnamen besar. Kemungkinan, arsitek asal Skotlandia itu berniat mendatangkan lebih dari dua rekrutan anyar ke Od Trafford.

“Mungkin kami masih akan membawa satu, dua atau bahkan lebih rekrutan baru. Jadwal kami banyak dan kami akan berusaha lagi mendapatkan pemain lain untuk memperkuat skuad,” papar Fergie kepada Sporting Life, Jumat (13/7).

Sementara untuk saat ini, Fergie mengaku percaya diri akan dua rekrutan mereka untuk memberi dampak besar bagi Setan Merah. Dalam hal progres, Fergie mengaku tak perlu banyak keluar keringat untuk memburu keduanya. Transfer Kagawa memang terbilang sedikit sulit tapi tidak dengan Powell yang diboyong dari Crewe Alexandra.

“Dalam kasus Kagawa, mungkin negosiasinya sedikit alot dan berlangsung hingga berminggu-minggu. Sementara untuk Powell, kami tahu dari Dario Gradi (direktur sepakbola Crewe) bahwa dia akan membantu kami mempercepat kesepakatan,” sambungnya.

Fergie memaparkan bahwa kedua pemain itu akan diadaptasikan pada pos yang berbeda dari sebelumnya. Jika Powell kerap bermain sebagai playmaker di Crewe, Fergie nampaknya akan menarik posisinya ke gelandang sentral. Sedangkan Kagawa akan lebih didorong ke depan.

“Saya berharap untuk memainkan Nick lebih ke barisan sentral dan di posisi itulah kami akan mengembangkan penampilannya. Kalau Kagawa, nantinya dia akan bermain lebih ke depan,” tambah Fergie.

“Kagawa bisa memberi kami tenaga ekstra di sepertiga lapangan. Apabila rekor  golnya (Borussia Dortmund) berlanjut di sini, dia akan menjadi amunisi tambahan yang bagus buat kami,” tutup pelatih yang pernah menjadi calon anggota parlemen Inggris Raya tersebut.

Kendati sudah mendatangkan kedua pemain tadi namun Fergie mengatakan bahwa dia membutuhkan dua pemain lagi.  “Kami mencoba untuk mendatangkan satu atau dua lagi,” ujarnya seperti dilansir Reuters.

“Ketika ada turnamen besar berlangsung, maka akan ada penundaan dalam bursa transfer. Tapi, Piala Eropa kini sudah selesai, kami akan mencoba untuk mendatangkan satu pemain sesegera mungkin,” bilang Fergie.

Sementara itu di tempat terpisah Kagawa mengatakan bahwa dirinya optimis mampu beradaptasi dengan gaya permainan The Red Devils. “Saya jelas sadar ada perhatian dari seluruh media di dunia sekarang. Ini adalah tantangan terbesar dalam karier saya. Saya harap saya bisa belajar dan berkembang setiap hari,” bilang Kagawa.

“Saya pikir, saya bisa mengatasi tekanannya dan saya cukup percaya diri bisa beradaptasi dengan gaya Premier League,” tegasnya.
Saat ini The Red Devils dikabarkan sedang mengincar beberapa nama dari beberapa posisi. Dua di antaranya adalah gelandang Sao Paulo, Lucas Moura (19 tahun), dan bek kiri Everton, Leighton Baines (27 tahun). (bbs/jpnn)

[table caption=”Pertandingan Man United”]
18 Ags ’12, Matchday 1 , Everton , v , Man. United, (T)
25 Ags ’12, Matchday 2 , Man. United , v , Fulham , (K)
1 Sep ’12, Matchday 3 , Southampton , v , Man. United, (T)
15 Sep ’12, Matchday 4 , Man. United , v , Wigan Athletic, (K)
22 Sep ’12, Matchday 5 , Liverpool , v, Man. United, (T)
29 Sep ’12, Matchday 6 , Man. United , v , Tottenham , (K)
6 Okt ’12, Matchday 7 , Newcastle , v , Man. United , (T)
20 Okt ’12, Matchday 8 , Man. United , v , Stoke City , (K)
27 Okt ’12, Matchday 9 , Chelsea , v , Man. United , (T)
3 Nov ’12, Matchday 10 , Man. United , v , Arsenal, (K)
10 Nov ’12, Matchday 11 , Aston Villa, v , Man. United , (T)
17 Nov ’12, Matchday 12 , Norwich City , v , Man. United, (T)
24 Nov ’12, Matchday 13 , Man. United , v , QPR, (K)
27 Nov ’12, Matchday 14 , Man. United , v , West Ham, (K)
1 Des ’12, Matchday 15 , Reading , v , Man. United, (T)
8 Des ’12, Matchday 16 , Man. City , v, Man. United, (T)
15 Des ’12, Matchday 17 , Man. United , v , Sunderland , (K)
22 Des ’12, Matchday 18 , Swansea City , v , Man. United , (T)
26 Des ’12, Matchday 19 , Man. United , v , Newcastle, (K)
29 Des ’12, Matchday 20 , Man. United , v, WBA , (K)
1 Jan ’13, Matchday 21 , Wigan , v , Man. United, (T)
12 Jan ‘13 , Matchday 22 , Man. United , v, Liverpool , (K)
19 Jan ‘13 , Matchday 23 , Tottenham , v , Man. United , (K)
29 Jan ’13, Matchday 24 , Man. United , v , Southampton, (K)
2 Feb ‘13 , Matchday 25 , Fulham , v, Man. United , (T)
9 Feb ’13, Matchday 26 , Man. United , v , Everton, (K)
23 Feb ’13, Matchday 27 , QPR , v , Man. United, (T)
2 Mar ’13, Matchday 28 , Man. United , v , Norwich City, (K)
9 Mar ‘13 , Matchday 29 , West Ham , v , Man. United , (T)
16 Mar ’13, Matchday 30 , Man. United , v , Reading , (K)
30 Mar ‘13 , Matchday 31 , Sunderland , v , Man. United , (T)
6 Apr ’13, Matchday 32 , Man. United, v , Man. City , (K)
13 Apr ‘13 , Matchday 33 , Stoke City , v , Man. United , (T)
20 Apr ‘13 , Matchday 34 , Man. United , v , Aston Villa, (K)
27 Apr ’13, Matchday 35 , Arsenal , v , Man. United , (T)
4 Mei ‘13 , Matchday 36 , Man. United , v , Chelsea , (K)
12 Mei ;’13, Matchday 37 , Man. United , v , Swansea City , (K)
19 Mei ‘13 , Matchday 38 , WBA , v , Man. United, (T)
[/table]


[table caption=”Data Diri”]
Nama Lengap, : , Shinji Kagawa
Posisi, : , Gelandang
Usia, : , 23 Tahun
Tanggal Lahir, : ,17 Maret 1989
Tempat Kelahiran, : , “Kobe, Jepang”
Tinggi, : , 172 Cm
Berat, : , 64 kg
[/table]
[table]
Statistik 2008/2009 [attr colspan=”4″]
Tim, Kompetisi, Main, Gol
Jepang, Olimpiade , 3 , 0
Jepang, PPD , 3 , 0
Jumlah, , 6, 0
2010/2011 [attr colspan=”4″]
B. Dortmund, Europa , 6 , 2
C.Osaka , J League , 5 , 7
B.Dortmund , Bundesliga , 18 , 8
B.Dortmund , DFB Pokal, 2 , 0
Jumlah, , 31 , 17
2011/2012[attr colspan=”4″]
B.Dortmund, DFB Pokal, 5 , 3
B.Dortmund , Bundesliga, 31 , 13
Jepang, Friendly, 2 , 2
Jepang, AFC Cup , 5 , 2
B.Dortmund , Champions, 6 , 1
Jumlah, , 49 , 21
TOTAL, , 86, 38[/table]

Warga Jawa Satukan Visi

MEDAN- Komunitas etnis Jawa di Sumut menyatukan visi perihal siapa yang akan dicalonkan sebagai Sumut-1 di Pilgubsu tahun depan. Presidium Badan Musyawarah (Bamus) Warga Jawa Sumut bertemu dengan beberapa tokoh masa depan Jawa-Sumut di Ringroad, Minggu, (8/7).  Sejumlah tokoh Jawa yang hadir tercatat mantan Ketua PW Muhammadiyah Sumut, Dalil Ahmad bin Slamet, mantan Ketua DPW PBR Sumut HR Syafei, Ketua Satgas Joko Tingkir Sumut, Sukirmanto, mantan Ketua KNPI Sumut, Drg HA Wahab Sugiharto, dan Ketua Forum Jawa Pinggiran (Japin), Dharma Setyaputra.

Presidium Bamus Warga Jawa-Sumut, Bob Suparno Wiranoe, mengatakan pertemuan itu tindak lanjut proses dan mekanisme revitalisasi tokoh Jawa menghadapi Pilgubsu 2013 mendatang.  “Di Pilgubsu 2008 lalu kita juga melakukannya, dan dari sini lahirlah nama Gatot Pujo Nugroho sebagai tokoh Jawa-Sumut. Soal Gatot kini tak peduli lagi dengan etnis Jawa, itu soal lain,” kata Bob.

Pertemuan rutin melibatkan seluruh elemen komunitas Jawa di Sumut itu, dimaksudkan agar kelak warga Jawa di daerah ini mempunyai satu visi dan misi di dalam mengusung calon dari etnis Jawa untuk bertarung pada Pilgubsu 2013. Bob mengingatkan, Pilgubsu 2008 lalu memberikan pengalaman bagi warga Jawa di Sumut perihal siapa sosok yang layak untuk diusung.

“Warga Jawa tak mau salah pilih. Apalagi kami cuma dijadikan vote getter alias pengumpul suara,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu beberapa tokoh menyampaikan pandangannya menyikapi Pilgubsu 2013. Wahab Sugiharto, misalnya, melihat etnis mayoritas di Sumut ini aset yang wajar diperhitungkan di level perpolitikan lokal. Sebab itu diharapkan warga Jawa di Sumut harus mulai melek politik sehingga tegas bersikap dalam setiap perhelatan Pilkada. (ari)

Penggunaan KB Vasektomi Sudah Halal

Majelis Ulama Indonesia sudah mengeluarkan fatwa diperbolehkannya (halal) dilakukan Kontrasepsi Mantap (Kontap) bagi pria yang disebut juga Vasektomi.

SOSIALISASI: Sekretaris Jendral (Sekjen) MUI Pusat DR H Amirsyah Tambunan (kiri) didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provsu drg Widwiono Mkes, saat mensosialisasikan fatwa halal KB Vasektomi di Hotel Dharma Deli Medan.
SOSIALISASI: Sekretaris Jendral (Sekjen) MUI Pusat DR H Amirsyah Tambunan (kiri) didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provsu drg Widwiono Mkes, saat mensosialisasikan fatwa halal KB Vasektomi di Hotel Dharma Deli Medan.
Bahkan, Kota Medan merupakan kota pertama sosialisasi fatwa Vasektomi ini. “Kota Medan daerah pertama tempat sosialisasi fatwa Vasektomi ini, yang diharapkan ke depan dapat disosialisasikan ke seluruh daerah lainnya,” ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) MUI Pusat DR H Amirsyah Tambunan di Hotel Dharma Deli dalam sosialisasi fatwa halal Vasektomi bersama Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) Sumut, kemarin.

Dikatakan Amirsyah, fatwa halal Vasektomi ini dikeluarkan pada 1 Juli 2012 lalu  di Pondok Pesantren Cipasung, Tasik, Jawa Timur oleh MUI. Rumusan dibolehkannya Vasektomi mempertimbangkan tiga alasan. Yang pertama, dasar akademis dengan berbagai argumentasi  kajian. Kedua, dasar atau dalil yang kuat berdasarkan sumber Islam demi kemaslahatan umat. Dan, ketiga adalah dasar medis bahwa dapat menjamin masih terjadinya  kehamilan istri bila diinginkan peserta KB Vasektomi. Tapi syaratnya, Vasektomi ini tidak digunakan untuk tujuan maksyiat.

“Dari dasar tersebut, maka MUI pada 1 Juli 2012,  menetapkan fatwa Vasektomi diperbolehkan, kendati sebelumnya MUI mengharamkan dilakukannya Vasektomi pada pria,” jelas Amirsyah Tambunan lagi.

Dikatakan Amirsyah, Situbondo merupakan daerah  percontohan Vasektomi, di mana terdapat 1.000 lebih pria yang divasektomi. “Dari jumlah tersebut, terdapat sejumlah tokoh agama yang ikut di dalam program BKKBN,” tutur Amirsyah.

Diakui Amirsyah, mengubah fatwa Vasektomi dari haram menjadi mubah bukanlah perkara mudah. Bahkan MUI memerlukan waktu sembilan tahun untuk melakukan pembahasan. Ini setelah pada pertemuan rutin pertama kali yang digagas di Jakarta sembilan tahun lalu, MUI saat itu berpendapat bahwa Vasektomi  haram. Lantas pada pertemuan tiga tahun kemudian di Gontor, Ponorogo, Vasektomi tetap saja dilabeli haram.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut drg Widwiono Mkes mengatakan, salah satu kendala dalam mengajak masyarakat mau mengikuti program KB adalah adanya anggapan bahwa menggunakan alat kontrasepsi haram hukumnya. Anggapan ini masih sangat kental di masyarakat, terutama di kalangan konservatif. “Dikeluarkannya fatwa MUI halal KB Vasektomi kita sambut baik dan kita akan mengejar target untuk menambah jumlah peserta KB  dan pria KB Vasektomi,” kata Widwiono.

Pada dasarnya, kata Widwiono, tujuan KB juga untuk menyejahterakan kehidupan masyarakat. Dengan mengendalikan pertumbuhan penduduk, maka ketersediaan penghidupan dan sumber daya yang tersedia juga dapat diseimbangkan.

Vasektomi (KB pria) adalah pemotongan saluran  sperma (vas deferens) sepanjang 1-2 cm disertai  pengikatan pada masing-masing ujung potongan yang tertinggal. Sedangkan menurut ahli dan BKKBN, Vasektomi merupakan kontrasepsi mantap, tetapi harus memenuhi syarat, yakni anak minimal dua orang, usia minimal 30  tahun, tidak ada kontra indikasi dan istri setuju. (*)