Home Blog Page 13353

Ingin Konsep Pernikahan yang Simpel

Olla Ramlan – Aufar Hutapea

Olla Ramlan dan Aufar dikabarkan tak lama lagi akan melangsungkan pernikahan mereka. Keduanya pun sudah kompak tentang konsepnya. Seperti apa?

Baik Olla dan Aufar tak mau ribet-ribet soal pernikahan. Mereka ingin yang simpel. “Kalau saya sih maunya simple-simple aja,” ungkap Aufar saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (14/6).

Setuju dengan sang calon, Olla pun menambahkan bahwa dirinya tak ingin adanya kehebohan di pernikahannya nanti. Olla ingin yang sewajarnya dan tak menambah beban.

“Segala sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas. Semua kesulitan harus dihadapi, dalam kehidupan saya sudah banyak kesulitan yang saya hadapi,” paparnya.

Aufar sepertinya memang benar-benar serius untuk menikahi kekasihnya. Bahkan, Aufar berencana membuat rumah besar layaknya istana untuk Olla.
Aufar mengaku sudah mulai memikirkan konsep dari rumah masa depannya itu. Ia menjelaskan tak hanya besar, hunian barunya nantinya harus nyaman untuk menghabiskan waktunya bersama ibu satu anak itu.

“Saya yang nentuin semua, kalau bisa yang besar kayak istana, aku pengen punya rumah yang paling besar,” tuturnya.

Olla pun kemudian menimpali dengan mengatakan, dalam berumah tangga bukan hanya rumah saja yang diperlukan. Menurutnya, berbagai persiapan lainnya juga harus dipenuhi sebelum mengarungi bahtera rumah tangga.

“Dalam rumah tangga semuanya harus siap nggak hanya rumah, ada mobil juga. Kita bangun dari nol semuanya, insya Allah berhasil,” paparnya. (bbs/net)

Rossa Sebarkan Virus Cinta Menyanyi

Langkah musisi Inul Daratista dan Maia Estianty yang serius menggeluti usaha sampingan berupa family karaoke diikuti salah satu diva negeri ini, Rossa. Mantan istri Yoyo Padi tersebut kini sudah memiliki 17 cabang sejak usaha karaokenya dimulai setahun lalu.

Terbaru, pelantun Tegar itu kemarin (14/6) meresmikan cabang usaha tersebut di Kota Pahlawan, yang terletak di salah satu halaman pusat perbelanjaan di Surabaya Selatan. “Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan,”kata Rossa.

Dengan memiliki usaha karaoke sendiri, Rossa mengatakan bisa semakin menyebarkan virus cinta menyanyi kepada masyarakat. “Sebab, dengan menyanyi, kita bisa mengurangi beban hidup dan sejenak melupakan segala permasalahan yang mendera,”ujar perempuan yang kemarin tampil cantik dengan mengenakan short dress berwarna merah menyala itu.

Ide membuat bisnis karaoke, kenang Rossa, tebersit dua tahun lalu. Tepatnya ketika dia bersama sahabatnya, Thomas Djorghi, berkaraoke bareng di salah satu family karaoke di Jakarta. “Dari situ, saya melihat, ini bisnis yang menjanjikan kesenangan dan kebahagiaan buat orang banyak. Jadi, kenapa nggak dibuat,” ujar dia.

Namun, seolah ingin tampil beda dengan pusat karaoke lain, tempat usaha Rossa yang bernuansa full ungu itu akan dibuat terang benderang. “Itu karena saya penakut dan menghindari kesan negatif. Sedangkan pemilihan warna ungu bukan karena status saya yang janda lho ya,”candanya, lalu terbahak.

Kesempatan itu juga digunakan Rossa untuk mengajak awak media dan pengunjung berkaraoke bersama. Beberapa lagu dia bawakan. Salah satunya berjudul Jangan Ada Dusta di Antara Kita. (nji/c11/tia/jpnn)

Rihanna Semakin Liar, Diduga Sakit Mental

Pose telanjang,  gemar berpesta dan sederet ulah nakal menjurus liar kerap dilakoni Rihanna. Rupanya, para ahli punya pandangan lain terkait kepribadian penyanyi R & B itu. Diduga, pelantun We Found Love itu mengidap apa yang dinamakan Narcissistic Personality Disorder (NPD). Gangguan ini membuat penderitanya merasa penting sehingga berharap orang lain selalu memuja dan menyanjungnya.

“Perilaku Rihanna yang tak menentu mengindikasikan gejala NPD. Gejalanya rasa penting yang berlebihan pada diri sendiri dan perlu sanjungan terus-terusan. Hal itu dilakukan Rihanna lewat gambar-gambar semi telanjang yang dipamerkannya selama ini,” ungkap Jo Hemmings, seorang psikolog.
Teman-teman Rihanna berpendapat bahwa sang diva hanya mengalami kelelahan dalam kariernya. Namun, melihat kelakuan Rihanna yang gila pesta dan selalu ‘mencari perhatian’ publik, para ahli yakin bahwa memang ada yang salah dengan penyanyi kelahiran Barbados itu.

“Dia berada di titik puncak. Rihanna bilang dia merasa lelah baik secara fisik maupun mental. Dia juga merasa hampa. Kukira dia hanya perlu waktu libur, tak hanya dari pekerjaan, tapi juga semua stres dalam hidupnya,” ungkap salah satu rekan Rihanna.

Foto terbaru, paparazzi menangkap momen saat Rihanna jalan-jalan di New York dengan baju minim.  (rm/jpnn)

Pelihara Kebersamaan dan Peduli Sesama

Mereka yang Tergabung di Pengajian Samara

Para wanita sosialita Kota Medan ini selalu tampil cantik dan berkesan glamour. Walaupun begitu, wanita – wanita matang ini tetap memikirkan lingkungan sekitarnya. Salah satunya, nasib anak-anak panti asuhan.

Nah, menyambut ulang tahun pada tanggal 19 Juni mendatang, dan menyambut Ramadhan pada bulan Juli, para wanita yang tergabung dalam pengajian Samara (sakinan, mawaddah, dan warrohmah)ini mengadakan kegiatan sosial,  memberikan santunan ke panti asuhan. Adapun santunan yang diberikan berupa kebutuhan bahan pokok dan juga uang tunai.

Tampil dengan pakaian berwarna putih, para ladies ini membagikan sembako di 2 panti asuhan sekaligus. “Pagi kita di panti asuhan  Al-Jami’atul washliyah Jalan Yos Sudarso Medan. Sedangkan siangnya di Al-Wasliyah Pinang Baris,” ungkap ketua pengajian, T Irma Syahfitri.

Selain ajang peningkatan ilmu agama, pengajian ini juga berfungsi mempererat rasa persaudara para anggota.  ‘’Pemberian bantuan ini sebagai bentuk rasa syukur karena sudah diberikan rezeki. Rezeki juga harus dibagi, setidaknya, akan membuat kita nyaman akan rezeki yang kita miliki,” ujar anggota Samara, Cicik yang merupakan istri dari Pon Prawira, cucu Tjong A Fie.

Pengajian yang terbentuk sejak tahun 2010 yang lalu, rutin  mengadakan pengajian satu bulan sekali. Biasanya lebih sering dilakukan di rumah makan atau di hotel. Selain karena privasi juga kesan kebersamaan akan lebih terasa. “Kita kalau sudah ngumpul, semuanya akan dibahas. Karena itu, kita butuh tempat yang memang hanya bisa menampung kebisingan kita,” ujar sang ketua yang akrab disapa Irma.

Salah satu acara perayaan ulang tahun pengajian pada 19 Juni mendatang, ada berbagai kegiatan yang bertema menampung inspirasi para anggota. Ada fashion show dari para anggota dan sebagainya.(ram)

Menstimulasi Anak Agar Mau Merangkak

Apakah anak yang tidak merangkak menandakan suatu gangguan perkembangan, atau akan berdampak buruk nantinya? Belum ada data yang memastikan.

Menurut para ahli terapis anak,  merangkak adalah pencapaian penting dalam perkembangan anak yang berdampak jangka panjang. Dengan tidak merangkak, otot bagian atas tubuh anak termasuk otot tangan menjadi kurang terlatih.

Efek akan terlihat pada kemampuan anak menyangga tubuh bagian atas, yang diperlukan ketika anak menulis, berpakaian, memanjat atau mengangkat tubuh keluar dari kolam renang. Menurut para ahli ini, anak-anak yang tidak merangkak, akan lebih lambat menguasai keterampilan sejenis ini.
Di sisi lain, para ahli medis anak berpendapat sebaliknya. Menurut mereka, belum ada data yang menunjukkan dampak negatif tidak merangkak.

Nyatanya, banyak juga anak yang tidak merangkak, tak mengalami hambatan apa pun dalam perkembangannya. Menurut mereka, merangkak tidak sepenting pencapaian lain seperti berjalan dan berdiri.

Memang  tidak semua anak bisa mencapai perkembangan motorik (fisik) nya tepat waktu. Perkembangan motorik si kecil salah satunya kemampuan  merangkak. “Banyak faktor yang menyebabkan anak-anak lambat perkembangan motoriknya. Diantaranya karena faktor pembawa sifat yang normal dan patologis, abnormalitas gen, kelainan kromosom. Juga bisa disebabkan gizi yang diperoleh anak, hormon, infeksi serta fungsi metabolisme,” kata Psikiater Anak RSUP H Adam Malik Medan Dr.Elmeida Effendy, SpKJ.

Berikut  dua alasan mengapa anak kurang mendapat kesempatan untuk merangkak:

Pertama, a nak menemukan cara lain untuk bergerak. Hati-hati lho, anak yang terlalu banyak digendong bisa malas berusaha dengan kemampuannya sendiri untuk bergerak. Kemudian,  anak terlalu banyak dibaringkan terlentang. Posisi terlentang memang sangat dianjurkan ketika anak tidur untuk mencegah SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Tapi, saat dia bangun sebaiknya diimbangi dengan telungkup.

Aktivitas yang baik untuk merangsang merangkak adalah tummy play atau aktivitas bermain di atas kasur/karpet di mana anak diletakkan berbaring pada perutnya atau tertelungkup (bukan pada saat tidur). Lalu, sebarkan mainan kesukaan dia di sekitarnya. Dengan begini, anak diharapkan untuk terdorong merangkak meraih mainannya.  (far/bbs)

Lavender dan Melati, Tumbuhan Pengusir Nyamuk

MEDAN – Nyamuk merupakan salah satu binatang yang sangat menganggu bagi manusia. Selain menimbulkan rasa gatal, hewan yang bersayap ini juga menularkan virus, terutama bagi anak-anak.

Demam berdarah, penyakit demam yang dapat menimbulkan kematian ini, pada umumnya menyerang anak-anak. Berbagai upaya dilakukan orangtua, agar anak terhindar dari penyakit pemecah trambosit ini.

Nah, untuk menghindari perkembangan nyamuk, selain membersihkan tempat penampungan air, hal lain yang bisa dilakukan seorang ibu adalah menanam tumbuhan yang dapat mengusir nyamuk. “Untuk mengusir nyamuk, tanaman yang cocok adalah yang memiliki harum yang tajam,” ujar dr. Rita Kusriastuti, dalam acara Peringatan Hari Demam Berdarah Nasional di Amaliun Hall Medan (15/6) kemarin.

Menurut sang dokter, tumbuhan yang cocok seperti Lavender, Bunga Taik Ayam, Melati, dan lainnya. “Nyamuk tidak senang dengan tumbuhan yang harumnya sangat tajam,” ujarnya. Selain tanaman yang harumnya tajam, salah satu cara untuk menghilangkan nyamuk adalah memlihara ikan cupang (laga) di bak mandi. Karena ikan ini, menu utamanya adalah jentik nyamuk. “Cukup 1 ikan dipelihara di bak. Agar jentik nyamuk tidak dapat berkembang biak,” ungkap sang dokter yang juga berperan Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2). Menjaga kebersihan rumah dan diri adalah faktor penting untuk menjaga diri dari penyakit. Karena itu, setiap wadah yang dapat menampung air, harus dibersihkan setiap waktu.

Nah, bila ada anak atau anggota keluarga yang akan terkena virus ini, tidak perlu panik. Karena pada umumnya, penyakit ini mengenai trombosit darah, yang mengakibatkan penderitanya kekurangan air. “Karena itu penderita DBD (Demam Berdarah) membutuhkan banyak minum,” ungkap Rita. Jadi, apapun jenis minuman tersebut tidak masalah.

Saat digigit nyamuk, belum tentu demam  langsung terjadi.  Bila sudah ada yang terkena DBD di sekitar kita, maka ada kemungkinan nyamuk telah berkembang biak. “10 hari setelah berkembang biak, nyamuk akan mudah menggigit dan mengambil korban,” tambah Rita. (ram)

Almarhum pun Tetap Tersangka

Dugaan Korupsi di Biro Umum Setda Pemprovsu Rp13 Miliar

MEDAN-Poldasu akhirnya membeberkan nama tersangka dugaan korupsi di Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Dua tersangka yang dimaksud adalah mantan Kepala Biro Umum Setda Pemprovsu Almarhum Anshari Lubis dan Mantan Bendahara Biro Umum Aminuddin SH. Dalam dugaan kasus korupsi itu, disebutkan total kerugian negara mencapai Rp13 miliar.

“Ya, tersangkanya berinisial A, bendahara biro umum, dan (alm) AS mantan kepala biro umum,” ujar Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Raden Heru Prakoso, Jumat (15/6) kemarin.

Penetapan ini tidak dibarengi dengan penahanan. Apalagi, seorang tersangka telah terlebih dahulu meninggal dunia. “Untuk tersangka (Aminuddin, Red) belum dilakukan penahanan karena belum cukup bukti,” tambah Heru.

Dikatakan Heru, selain dua nama di atas ada tersangka lainnya yang diduga terlibat dugan korupsi di Biro Umum Setda Pemprovsu ini. Mereka adalah Asrin Naim Asisiten IV Administrasi di Biro Umum Setda Pemprovsu dan mantan Kepala Bagian (Kabag) Perbendaharaan, Harianto Butar-Butar.
“Keterangan tersangka nantinya bisa membuka tabir siapa saja yang bisa dijadikan tersangka utama dalam dugaan korupsi di Biro Umum Setda Pemprovsu. Untuk ke depannya, tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah lagi. Namun penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu masih mendalami keterlibatan tersangka lainnya,” sebut Heru.

Dijelaskan Heru, berdasarkan hasil penyelidikan penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus mengenai akhir anggaran tahun 2011, ada tiga Daftar Pengguna Anggaran (DPA) dari 119 kode rekening yang bermasalah. Total kerugian Rp 13.044.826.062 miliar lebih, termasuk surat perjalanan (SPJ) yang menjadi kerugian negara di Biro Umum Setda Pemprovsu.

Saat disinggung, apakah mantan Kepala Biro Umum Setda Pemprovsu Rajali yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perhubungan Pemprovsu terlibat, Heru belum bisa menjelaskan secara rinci.  “Untuk sementara informasi yang sampai ke Humas, masih inisial A mantan Bendahara di Biro Umum Setda Pemprovsu dan Alm AS Kepala Biro Umum. Calon tersangka lainnya Kabag Perbendaharaan inisial HBB, pegawai negeri sipilinisial NS dan S statusnya masih calon. Penyidik masih mendalami dulu ya,” sebut Heru.

Dari audit kerugian negara diketahui kerugian  terdapat di kas Biro Umum Setda Pemprovsu sebesar Rp15.862.062.067. Dari perhitungan ini ada selisih antara perhitungan penyidik kepolisian dengan audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) senilai Rp2.817.236.002. “Ke depannya, kami akan melakukan koordinasi dengan tim ahli BPKP untuk menghitung berapa jumlah kerugian negara,” ungkapnya.

Dijelaskan Heru, kerugian negara itu diantaranya digunakan untuk SPJ Poredes (pengawalan) pada 1 Januari 2010 sebesar Rp150 juta, makan minum Rp2 miliar, biaya beban listrik sebesar Rp1 miliar lebih, SPJ 1 Januari sampai 30 Juni pada belanja sehari-hari di rumah dinas sebasar Rp50 juta. “Anggaran ini keseluruhannya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010 namun dibayarkan pada  APBD tahun 2011,” beber Heru.

Sebelumnya, Direktur Ditreskrimsus Poldasu, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho sempat mengatakan, temuan kerugian negara di Biro Umum Setda Provsu, ada peralihan keuangan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010 ditutupi dengan anggaran APBD tahun 2011.
Dikatakan Sadono, dari hasil gelar perkara, hanya ada sebanyak 3 pos dari 168 pos yang sudah diperiksa. Disebutkan Sadono, untuk tersangka sudah mengarah kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Bendahara Biro Umum Aminuddin, Kepala Biro Umum Anshari Lubis (alm) dan pengganti almarhum Anshari Lubis, yakni Rajali.

Sadono menyebutkan, untuk saksi yang diperiksa sudah 39 orang. Termasuk di antaranya Aminuddin, Rajali, dan Nurlela yang merupakan Kepala Biro Umum yang saat ini menjabat. “Hasil audit BPKP untuk mengklarifikasi kerugian negara di Biro Umum Setda Pempropsu diserahkan ke Poldasu pada Rabu (6/5) lalu,” ujar Sadono.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, kasus dugaan korupsi di Biro Umum Pemprovsu yang ditangani Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu terkait anggaran rutin pada APBD 2011 yang dipergunakan untuk menutupi biaya papan bunga, uang kain, katering, tiket pesawat dan tunjangan tambahan penghasilan (TPP) pegawai Pempropsu yang sudah lama tertunggak.

Akumulasi anggaran yang diduga diselewengkan sebesar Rp25 miliar, yang juga termasuk dugaan penggelapan pajak yang tidak disetorkan dari Biro Umum serta pembayaran kepada pihak ketiga yang tidak dilakukan walau uangnya sudah diambil. Selain itu, ada juga penyelewengan terhadap anggaran rutin yang diduga di-mark up untuk belanja kebutuhan makanan dan anggaran perjalanan rutin dalam kasus korupsi Biro Umum Pemprovsu tersebut. (mag-12)

SPBU di Rantauprapat Meledak

RANTAUPRAPAT-Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 14.214.225 di Jalan Ahmad Yani Rantauprapat meledak, Jumat (15/6). Peristiwa yang terjadi sekira pukul 12.30 WIB itu diduga akibat korsleting listrik pada gudang bagian pojok kiri bangunan yang di bawahnya terdapat tangki timbun bunker solar.

Akibatnya sejumlah warga yang sedang mengisi bahan bakar lari berhamburan menyelamatkan diri. Bebarapa saksi mata mengatakan, ledakan bermula dari bagian gudang pojok SPBU dan melontarkan sejumlah material yang ada di sekitarnya, kemudian api merambat hingga ke bagian bekalang SPBU. “Tadi aku sedang mengisi bahan bakar kemudian tiba-tiba gudang dipojok meledak, aku dan para karyawan langsung lari menyelamatkan diri,” kata Pargaualan, warga yang mengisi bahan bakar.

Menurut beberapa pegawai SPBU yakni Romita dan Evi menceritakan di gudang tersebut diketahui menyimpan sejumlah tabung elpiji 3 kg dan 15 kg. Pemadam yang tiba di lokasi kejadian langsung berusaha memadamkan kobaran api dan beruntung tak berapa lama api dapat dijinakan.

Dari keterangan beberapa sumber di lokasi menyebutkan sebelum terjadi ledakan, sejumlah karyawan sempat merasakan getaran seperti gempa dan disusul oleh suara ledakan yang cukup keras, hingga membuat sejumlah warga sekitar terkejut.

Pantauan Metro Asahan (grup Sumut Pos) di lokasi terlihat sebagian bangunan SPBU hancur akibat ledakan tersebut. Bagian yang rusak seperti tembok bagian belakang dan bungker tanki timbun solar SPBU.

Tong Hie pemilik SPBU ketika dicoba konfirmasi terkesan mengelak atas kejadian tersebut. Dia menyarankan agar wartawan meminta keterangan secara langsung ke pihak kepolisian. Dia beralasan, mandor SPBU tersebut sedang dimintai keterangan oleh pihak
kepolisian. “Gak usah sama saya, sama polisi aja,” ujar Tong Hyi.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan mengatakan ledakan terjadi ketika karyawan sedang menekan tombol panel pemindahan BBM solar dari tangki timbu ke pompa nomor satu di SPBU tersebut. Hirbak menjelaskan tidak diketahui secara pasti penyebab ledakan tersebut, sebab harus menunggu hasil penyelidikan dari tim Labfor Poldasu.

Dia juga menegaskan bahwa dalam kasus tersebut, mengatakan kelemahan pengawasan dari pertamina dan pemkab setempat menjadi faktor utama kejadian itu. Kasus SPBU meledak sendiri bukan pertama kali terjadi di Rantauprapat, sebelumnya tahun lalu, SPBU Simpang Mangga mengalami kejadian serupa dan menelan 3 korban jiwa. Menariknya,  pemilik kedua SPBU yang meledak tersebut merupakan keluarga alias abang beradik.(riz/smg)

Giliran Gudang Dinas Bina Marga Medan Terbakar

MEDAN-Gudang Arsip dan Laboratorium Dinas Bina Marga Kota Medan di Jalan TB. Simatupang Kelurahan Lalang Kecamatan Medan Sunggal, ludes terbakar. Diduga kebakaran dipicu oleh arus pendek, Jumat (15/6) malam pukul 19.00 WIB. Akibatnya berkas-berkas tender, alat tulis kantor (ATK) dan alat-alat Laboratorium ludes terbakar.

Menurut penuturan Kepala Dinas Bina Marga Gunawan Surya Lubis di lokasi kebakaran peristiwa itu terjadi saat dirinya baru keluar dari kantor. Ceritanya, selang beberapa meter dari kantornya tersebut, ia mendapat telepon dari anggotanya bahwa ruangan arsip dan labotorium terbakar. “Saya menduga arus pendek karena didalam ruang terdapat mesin genset,” kata dia.

Dia juga tak menampik kalau berbagai berkas tender proyek Dinas Bina Marga Kota Medan ikut terbakar. Hanya saja, arsip tersebut merupakan arsip lama yang tidak digunakan lagi. “Di dalam ruang yang dibangun dua tahun yang lalu ini, hanya terdapat berkas-berkas, ATK dan alat-alat lobotorium, aspal, benton dan lain-lainnya,” jelasnya.

Untuk memadamkan api, Dinas Pencegah dan Pedaman Kebakaran (DP2K) Kota Medan menerjunkan sedikitnya 10 unit armadanya. Api pun berhasil dijinakkan  petugas DP2K dalam waktu 45 menit. Untung saja, kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, hanya meludeskan bangunan dan isinya yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara itu, Kapolsekta Sunggal Kompol M Budi Hendrawan SIK mengatakan, pihaknya masih menyelediki kebakaran tersebut. “Masih lidik penyebab api,” kata Budi di lokasi kejadian kepada Sumut Pos.

Saat ditanya kembali berkas tender di dalam ruangan yang masih berlaku yang ikut terbakar, Budi membenarkan hal itu. Tapi berkas tender pada tahun 2006. “Jadi berkas tersebut sudah tidak digunakan kembali,” kata Budi.

Terlihat, dirinya mengarahkan kepada pihak Dina Bina Marga Kota Medan untuk ke Malposek Sunggal, untuk dimintai keterangan atas kebakaran tersebut, guna untuk penyeledikkan pihak kepolisian. Kebakaran ini juga membuat pusat perhatian warga sekitar.

Pekan Depan Kantor Satlantas Mulai Aktif

Sementara itu, terkait kasus kebakaran yang menimpa Kantor Satlantas Polresta Medan, Kamis (14/6) lalu, pelayanan pengurusan SIM dan segala yang berhubungan Satlantas Polresta belum maksimal dan pelayanan dipindahkan ke Aula Rupatama Polresta Medan. “Kepada masyarakat harap maklum karena pelayanan belum maksimal saat ini terkait kebakaran yang menimpa Kantor Satlantas Polresta Medan,” kata Kapolresta Medan, Kombes Pol Monang Situmorang SIK, di ruang kerjanya, kemarin pagi.

Disinggung mengenai berapa SIM yang sudah terlayani sampai sore ini, Monang Situmorang menuturkan, dirinya belum bisa menghitungnya. “Jumlahnya tak tahu pasti berapa SIM yang sudah terlayani karena ini masih baru permulaan dan baru mulai pascakebakaran itu. Intinya supaya pelayanan SIM tak berhenti atau terhenti,” ujarnya.

Monang mengaku, rencananya pekan depan Satlantas sudah bisa beroperasi didepan Kantor Satlantas tapi tak maksimal dan sepenuhnya. “Mereka sudah bisa beroperasi kembali Senin depan dan yang beroperasi itu di antaranya pelatihan kepada para pemohon SIM karena halamannya kan tidak ikut terbakar,” akunya.

Mengenai berkas-berkas Laka Lantas yang berada di Lantai II, Kantor Satlantas Polresta Medan, Monang Situmorang menuturkan, tak semua berkas-berkas Laka Lantas terbakar karena sebelumnya berkas-berkas tersebut sudah dilimpahkan ke sidang. “Kebanyakan yang terbakar itu berkas-berkas Laka Lantas tapi berkasnya sudah kebanyakan naik ke sidang. Arsip-arsip Laka Lantas itu pun sudah ada back up datanya di PuSatlantas, Jakarta Pusat. Dan yang terbakar itu arsip laporan Laka Lantas saja,” bebernya.

Tambah orang nomor satu di Polresta Medan ini, pihaknya juga sampai saat ini sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi. “Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan dan kerugian diperkirakan Rp400 jutaan,” ungkapnya.

Di sisi lain, untuk menepis anggapan masyarakat adanya unsur ‘kesengajaan’ dalam peristiwa kebakaran, Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), berjanji akan memberitau kepada publik, apa yang penyebab kebakaran tersebut.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Raden Heru Prakoso, saat menggelar konferensi pers, Jum’at (15/6) kemarin. “Iya, kita akan sampaikan nanti ke masyarakat apa penyebab kebakarn di kantor Satlantas Polresta itu melalui kawan-kawan pers,” ujarnya.

Dikatakan Heru untuk sementara ini, dugaan penyebab terbakarnya Kantor Satlantas Polresta Medan itu diakibatkan hubungan pendek arus listrik. “Dugaan awal api berasal dari atap ruangan Administrasi Kecelakaan Lalulintas (Min Lakalantas),” sebut Heru.

Terpisah, Kasubdit Kebakaran Labfor Polda Sumut, Kompol Jhon Hutabarat saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran sejak Jum’at pagi. “Kami sudah turun ke TKP. Ada sekitar 2 jam kami di lokasi,” ujarnya.
Dikatakan Hutabarat, dari TKP kebakaran pihaknya telah membawa sejumlah benda-benda untuk diteliti dan mencari tahu penyebab kebakaran itu. “Ada beberapa kabel listrik dan sejumlah bongkahan AC yang kami bawa ke markas,” pungkasnya. (jon/gus/ram/mag-12)

Andil Benzema

Ukrania vs Prancis

DONETSK-Prancis memimpin klasemen sementara grup D setelah berhasil mengalahkan Ukraina dengan skor 2-0, dalam laga di Donbass Arena, Donetsk,  dini hari tadi.

Laga yang sebelumnya dihentikan karena hujan disertai petir selama hampir 21 menit ini berlangsung seru. Kedua tim mempertontokan aksi saling menyerang. Beberapa peluang menciptakan gol pun terjadi.

Karim Benzema mendapatkan peluang pertama. Namun, tendangan kerasnya masih bisa ditepis oleh Andiy Pyatov. Beberapa menit berselang, giliran Mathieu Debuchy yang mendapatkan peluang. Namun, sepakan Debuchy belum membahayakan gawang Ukraina.

Prancis sempat mencetak gol di menit ke-16, ketika umpan terobosan Franck Ribery menemui Jeremy Menez di sisi kanan. Menez pun menceploskan bola ke gawang Pyatov, namun, dianulir lantaran ia terperangkap offside.

Skuat besutan Laurent Blanc kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-29. Sayang, tendangan tendangan Menez masih dapat diselamatkan penjaga gawang Ukraina, Pyatov.

Menit 34, Giliran Shevchenko mendapat umpan lambung. Dengan kontrol bola sambil berlari, Sheva, panggilan Andriy Shevchenko, melakukan tembakan. Sayang, tendangan keras kaki kanannya masih dapat dihalau Lloris.

Hingga wasit asal Belanda Bjorn Kuipers meniup pluit skor 0-0 tetap bertahan.

Di babak kedua, Prancis langsung menekan. Menit ke-53 melalui serangan balik cepat, Prancis berhasil unggul melalui Jeremy Menez. Gol itu bermula dari umpan Ribery kepada Benzema dan diteruskan kepada Jeremy Menez.

Tak berselang lama, tepat menit ke-56 Prancis menambah keunggulan menjadi 2-0. Lagi-lagi melalui asist Benzema. Dari sisi kanan pemain Real Madrid itu memberikan bola kepada Yohan Cabaye. Sekali gocek Cabaye melakukan shooting pelan ke arah sisi kiri kiper dan masuk.
Menjelang pertandingan usai, Prancis memilih bertahan. Skor 2-0 tak berubah hingga pertandingan usai. (fal)