Home Blog Page 13423

Kota Medan Raih Adipura

Rahudman: Ini Berkat Partisipasi Masyarakat

Kepastian Kota Medan mendapatkan Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan ini sesuai dengan fax yang diterima langsung dari Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia No.B-5665/Dep.IV/LH/PDAL/06/2012 tertanggal 2 Juni 2012 sekitar pukul 11.45 WIB.

Dalam fax yang ditandatangani Deputi Bidang Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Limbah B3 dan Sampah, Dra Masneliyarti Hilma MSc ini menyatakan Wali Kota Medan diminta untuk hadir di Istana Negara untuk menerima penghargaan Piala Adipura untuk kategori kota metropolitan dari Presiden RI pada Selasa (5/6).

Diketahui, keberhasilan mendapatkan Piala Adipura ini  tentunya sangat membanggakan sekali. Sebab, sudah hampir tujuh tahun  lebih Kota Medan tidak  mendapatkan Piala Adipura. Karenanya, begitu  dilantik menjadi Wali Kota Medan, Rahudman langsung memprioritaskan masalah kebersihan menjadi salah satu  target yang harus dibenahi. Dia menilai sudah lama Kota Medan seperti tidak terurus sehingga secepatnya ditangani. Untuk itulah  sejak 1 April 2011, wali kota mencanangkan program Medan Bebas Sampah.

Penacanangan program ini, perlahan  namun pasti dan persoalan sampah mulai teratasi. Tak henti-hentinya Rahudman menginstruksikan kepada seluruh jajaranya untuk mendukung dan menjalankan program ini.

Selain itu orang nomor satu di Pemko Medan ini sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat langsung masalah kebersihan mulai tingkat lingkungan, lurah sampai kecamatan.  Bagi aparatnya yang tidak mendukung program ini, wali kota bertindak tegas dengan memecat langsung. Salah satu contohnya adalah seorang lurah, dia  harus kehilangan jabatannya karena wilayahnya kedapatan tidak bersih.

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat. Berkat dukungan dan partisipasi yang diberikan dalam mendukung program Medan Bebas Sampah, kita berhasil mendapatkan Piala Adipura Metropolitan. Keberhasilan ini merupakan kado untuk Hari Ulang Tahun Kota Medan ke-422 untuk seluruh warga Kota Medan.

Ini semua berkat dukungan dan partisipasi masyarakat,” kata Rahudman di Pendopo Rumah Dinas Jalan Sudirman Medan, Minggu (3/6).

Sebagai ungkapan rasa terima kasih  dan apresiasi itulah, Rahudman  akan mengarak Piala Adipura keliling Kota Medan sehingga warga mengetahuinya. Rencananya, pengarakan Piala Adipura itu akan dilaksanakan begitu wali kota tiba di Bandara Polonia Medan, Rabu (6/6) dan arakan akan berakhir di Lapangan Merdeka.

Selain itu, Rahudman juga rencananya akan membawa Piala Adipura ke setiap kecamatan. Dengan demikian masyarakat bisa melihat langsung piala yang diperoleh dari hasil  kerja  keras bersama dalam upaya menciptakan  Medan bersih sampah.  Diharapkan, masyarakat semakin termotivasi untuk terus menciptakan lingkungan yang bersih  di tempat tinggalnya masing-masing.

“Di samping itu saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat. Sebab, saya tidak mau masyarakat yang datang untuk menyampaikan ucapan selamat tetapi sayalah yang harus mendatangi langsung masyarakat. Inilah buah dari hasil kerja keras yang telah dilakukan selama ini. Saya berharap keberhasilan yang telah diraih ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Dengan demikian masalah kebersihan benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Kabag Humas Kota Medan Budi Hariono SSTP MAP  menerangkan, Piala Adipura Metropolitan itu akan diserahkan langsung kepada Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM di Istana Negara, Selasa (5/6), sekitar pukul 09.00 WIB.  Ketika menerima Piala Adipura, wali kota akan didampingi Kadis Kebersihan Pardaeman Siregar, Kadis Pertamanan Erwin Lubis serta Kabag Umum M Husni.

Dijelaskan Budi, Adipura merupakan salah satu program yang direncanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk membantu Pemerintah Daerah, dalam hal ini kota/kabupaten serta provinsi, meningkatkan kemampuannya untuk pengelolaan lingkungan hidup di daerahnya dalam rangka mencapai Tata Praja Lingkungan (Good Environmental Governance/ GEG).

“Sasaran dari program Adipura adalah terwujudnya pemerintahan yang baik (good governance) dan lingkungan yang baik (good environment),” jelas Budi. Adipura, lanjutnya, dibagi  dalam empat kategori  berdasarkan jumlah penduduk yakni  kategori kota metropolitan (lebih dari 1 juta jiwa), kota besar (500.001-1.000.000 jiwa), kota sedang (100.001 – 500.000 jiwa), dan kota kecil (sampai dengan 100.000 jiwa).

Sedangkan kriteria Adipura terdiri dari 2 indikator pokok, yaitu indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota, serta indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap.

“Yang berhasil kita raih adalah penghargaan Piala Adipura untuk kategori kota metropolitan,” pungkasnya. (adl)

Kontradiktif

Grup B pada gelaran Euro 2012 yang akan datang ditempati empat tim raksasa yang dianggap sebagai lambang kekuatan sepak bola Eropa saat ini.

Belanda, Denmark, Jerman dan Portugal adalah empat tim yang akan bersaing di Polandia-Ukraina nanti.

Hanya saja, perlu dicermati jika saat ini Portugal adalah tim yang paling mendapat sorotan terkait sejumlah hasil mengecewakan yang mereka raih.

Kali terakhir tim asuhan Paulo Bento itu dipermak tamunya Turki dengan skor 1-3.  Hasil ini tentu menjadi sebuah pekerjaan rumah buat Paulo Bento sebelumnya dirinya menghadapi Jerman pada laga pembuka grup B.

Bertanding di Estadio da Luiz, Minggu (3/6) dini hari WIB, Bento menurunkan skuad terbaiknya menghadapi Turki. Ronaldo, Hugo Almeida dan Luis Nani diturunkan sejak menit awal.

Kendati bermain di kandang Portugal, para pemain Turki seperti tidak gentar menghadapi tim tuan rumah. Terbukti, kiper Rui Patricio terpaksa melakukan penyelamatan gemilang.
Pada menit 32, Portugal mendapatkan sebuah kesempatan emas untuk membobol gawang Turki. Tapi, tandukan dari Pepe masih menyentuh mistar gawang Volkan Damirel.

Keasyikan menyerang membuat pertahanan Portugal sedikit longgar. Memanfaatkan umpan Sercan Sararer, Umut Bulut berhasil melepaskan sebuah tendangan yang tidak mampu dihentikan oleh Patricio. 1-0 Turki memimpin.

Pertandingan seru berlanjut di babak kedua. Portugal kembali menerapkan permainan terbuka untuk menyamakan kedudukan. Namun, lagi-lagi justru Turki yang berhasil mencetak gol .

Bulut kembali menjadi momok menakutkan pertahanan Portugal pada menit 52. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang tim tuan rumah, Bulut melepaskan tendangan keras yang tidak dapat dibendung oleh Patricio.

Usaha Portugal untuk mencetak gol berhasil juga lima menit kemudian. Tendangan mendatar yang dilepaskan Nani tidak mampu dibendung oleh Volkan. Skor berubah menjadi 2-1 masih untuk Turki.

Portugal berusaha keras untuk mencetak gol. Namun, kelengahan pemain belakang berakibat fatal. Usaha Ricardo Costa untuk membuang bola justru mengenai badan Pepe, yang membuat bola masuk ke gawang sendiri sehingga ebrubahlah skor menjadi 3-1 untuk Turki .
Hasil bertolak belakang justru diraih pesaing Portugal di grup B yakni  Belanda yang berpesta gol saat menjamu Irlandia Utara. Enam gol dilesakkan Belanda lewat aksi Robin van Persie (11’, 29’), Wesley Sneijder (15’), Ibrahim Afellay (37’, 52’) dan Ron Vlaar (78’).

Meski menang namun Bert van Marwijk mengaku belum puas dengan penampilan anak asuhnya. “Saya puas dengan eksekusi yang dilakukan pemain terjadap taktik yang direncanakan, tapi skornya tak berarti apa-apa karena mereka (Irlandia Utara) lawan yang lemah. Perhatian terbesar saya adalah di posisi bek kiri karena Giovanni van Bronckhorst sekarang sudah pensiun dan penggantinya Erik Pieters cedera,” sahut van Marwijk seperti diberitakan Reuters.

Ada beberapa pemain lain yang sesungguhnya bisa menempati pos bek kiri. Namun semua diakui van Marwijk belum memberinya ketenangan.

“Jetro Willems masih muda dan harus banyak belajar, Stijn Schaars harus membiasakan diri dengan posisi itu dan and Wilfred Bouma adalah opsi lain yang tersedia,” tuntas dia.

Belanda akan menghadapi Denmark di pertandingan pertamanya di Piala Eropa pada 9 Juni. Tergabung di Grup B, dua tim lainnya yang akan dihadapi Robin van Persie dkk adalah Jerman dan Portugal. (bbs/jpnn)

Mencari Pengganti Van Bronckhost

Meski timnya tampil fantastis dengan menundukkan Irlandia Utara 6-0 dalam laga ujicoba dini hari tadi, pelatih Belanda Bert van Marwijk belum sepenuhnya tenang. Pasalnya, ia masih mencari sosok yang tepat di posisi bek kiri.

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, posisi bek kiri di Timnas Belanda selalu ditempati oleh Giovanni van Bronckhorst. Namun, yang bersangkutan telah menyatakan pensiun dan ini menjadi tugas van Marwijk untuk mencari pengganti yang sepadan.

“Perhatian utama saya adalah di posisi bek kiri, karena, Giovanni van Bronckhorst telah pensiun dan suksesornya, Erik Pieters, cedera. Jetro Williams masih muda dan telah belajar banyak, Stijn Schaars dan Wilfred Bouma bisa menjadi pilihan,” ujar van Marwijk, seperti dilansir Emirates247, Minggu (3/6).

Mengenai pertandingan semalam, van Marwijk mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan para punggawa De Oranje. Namun, ia mengatakan, seharusnya Belanda bisa menjaringkan gol lebih banyak lagi.

“Saya puas dengan berjalannya taktik yang kami rencanakan hari ini. Tapi, skor yang kami buat masih terlalu kecil bagi saya karena mereka adalah lawan yang sangat lemah,” ujar pelatih berusia 60 tahun itu.

Belanda akan memulai pertandingan pertama Euro 2012 melawan Denmark pada Sabtu (9/6) mendatang. Belanda dan Denmark merupakan penghuni Grup B, yang disebut-sebut sebagai grup neraka, karena di sana juga ada dua tim besar lainnya yaitu Jerman dan Portugal. (bbs/jpnn)

Tersingkir pun Dapat Duit

Pundi-pundi uang merupakan cara ampuh untuk merangsang motivasi bagi tim sepak bola yang bertanding. Itu pula yang selalu dikedepankan UEFA (Asosiasi Sepak Bola Eropa) dalam setiap even mereka, tak terkecuali dalam Euro 2012 di Polandia-Ukraina.

JAUH-JAUH hari atau setahun lalu, UEFA mengumumkan bahwa prize money untuk Euro 2012 adalah EUR 196 juta atau setara dengan Rp2,26 triliun (kurs EUR 1 = Rp 11.565). Berarti, dibandingkan Euro 2008 Austria-Swiss, prize money mengalami kenaikan EUR 14 juta (Rp161 miliar).

Dari jumlah tersebut, setiap kontestan atau 16 tim langsung menerima EUR 8 juta (Rp92,5 miliar) atas partisipasi mereka di ajang empat tahunan tersebut. Sedangkan di fase grup, setiap kemenangan dihargai dengan EUR satu juta (Rp11,5 miliar) dan separonya untuk setiap hasil seri.

Tim yang finis ketiga di grup saja atau gagal lolos ke fase knockout, UEFA masih berbaik hati dengan memberikan “uang saku” EUR satu juta. UEFA beranggapan finis ketiga patut mendapat apresiasi dibandingkan yang finis sebagai juru kunci.

Sedangkan apabila lolos ke perempat final, hadiahnya adalah EUR 2 juta (Rp23,1 miliar), semifinalis EUR 3 juta (Rp34,6 miliar), runner-up EUR 4,5 juta (Rp52 miliar), dan juara menerima EUR 7,5 juta (Rp86,7 miliar). Berarti, kampiun di Polandia-Ukraina nanti maksimal bisa mengantongi hingga EUR 23,5 juta (Rp271,7 miliar).

“Itu (prize money) merupakan komitmen UEFA dalam setiap even yang kami selenggarakan,” kata Sekjen UEFA Gianni Infantino sebagaimana dilansir di situs resmi organisasi.

Selain di even antarnegara seperti Euro, UEFA memang selalu menyediakan hadiah maupun fee yang menggiurkan di ajang antarklub seperti Liga Champions dan Europa League. Belum lagi kompensasi bagi klub yang pemainnya dipanggil .

Bagi UEFA, prize money untuk kontestan tidak ada apa-apanya dibandingkan pemasukan yang bakal mereka terima di Euro 2012. Estimasi UEFA, mereka bisa mendapatkan sekurang-kurangnya EUR 1,355 miliar atau Rp15,67 triliun dari edisi ke-14 Euro tersebut .

Dari jumlah itu, hak siar media masih menjadi primadona karena diprediksi menyumbang 62 persen dari keseluruhan pemasukan. Lalu 22 persen berasal dari hak komersial meliputi sponsor, lisensi, dan merchandise. Penjualan corporate hospitality (semacam ruang-ruang bebas di stadion) akan memberikan kontribusi 16 persen, sedangkan penjualan tiket hanya memberi sumbangsih 9 persen.

Sebagai perbandingan, income UEFA di Euro 2008 adalah EUR 1,351 miliar atau Rp15,62 triliun dan EUR 852 juta (Rp9,85 triliun) di Euro 2004 Portugal serta “hanya” EUR 41 juta atau sekitar Rp474 miliar apabila dibandingkan dengan satu dekade lalu pada edisi 1992 di Swedia.

Keuntungan yang diperoleh UEFA tidak serta merta dinikmati mereka sendiri. “Dari keuntungan yang diperoleh di Euro, sebagian di antaranya akan digunakan untuk program-program kami seperti proyek pengembangan sepak bola muda di setiap federasi anggota (53 negara) dan peningkatan standar pelatih dan wasit,” tutur Infantino. (dns/jpnn)

Yunani Modal Match Fee

SUNGGUH beruntung UEFA memberikan match fee atau bonus partisipasi untik setiap kontestan di putaran final Euro 2012. Sebab, fee EUR 8 juta (Rp 92,5 miliar) tersebut sangat penting bagi kontestan seperti Yunani yang tengah dilanda masalah keuangan serius. Ya, krisis ekonomi dan finansial yang tengah melanda negeri para dewa tersebut berimbas terhadap persiapan Ethniki – sebutan Yunani- menyongsong Euro. Federasi Sepak Bola Yunani (HFF) sempat kesulitan mencari dana untuk membiayai pemusatan latihan dan dan laga-laga uji coba Ethniki.

Tidak hanya itu, HFF juga belum memberi kejelasan mengenai bonus Giorgos Karagounis dkk. Padahal, di edisi Euro sebelumnya, apalagi ketika juara pada 2004, bonus sangat royal dibagikan. Ada rumor yang menyebut uang saku pemain dipotong. yang akan bertanding di Piala Eropa 2012.

Namun, cairnya dana dari UEFA membuat HFF bisa bernapas lega. Hanya, kebijakan pertama Presiden HFF Sophocles Pilavios dalam memanfaatkan fee tersebut dikritik publik dan media Yunani. Itu karena Pilavios lebih memprioritaskan untuk menaikkan gaji pelatih Ethniki Fernando Santos dibandingkan memastikan bonus pemain.

Gaji Santos yang menggantikan Otto Rehhagel seusai Piala Dunia 2010 itu naik 45 persen menjadi EUR 600 ribu (Rp6,98 miliar) per tahun. “Kami pikir EUR 600 ribu setahun untuk gaji pelatih timnas masih mampu dipenuhi federasi. Saya justru merasa bersalah karena sebelum melatih Yunani, dia (Santos) hanya menerima gaji EUR 450 ribu,” ungkapnya kepada Goal.

Hanya, pernyataan Pilavios diragukan salah seorang anggota komite eksekutif (Exco) HFF Vasilis Hatziapostolou. Dia menyebut Pilavios berbohong dan meragukan dana yang diperoleh HFF berasal dari fee UEFA. Apalagi Pilavios dikenal sebagai pemimpin otoriter alias setiap kebijakan yang diambilnya tidak pernah dikonsultasikan dengan anggota Exco.

“Tidak pernah ada mekanisme voting dalam pengambilan keputusan dan setiap kebijakan yang salah bisa mempengaruhi persiapan timnas menuju Euro 2012,” kata Hatziapostolou kepada Athletiko Metropolis. (dns/jpnn)

Bandar Narkoba di Gang Lestari Resahkan Warga

083194022xxx
Pak Kapolres Yth. Tolong ditindak bandar narkoba yang kerap meresahkan masyarakat di Pintu Air 4 Gang Lestari Kwala Bekala. Mereka kerap bergerombol. Terima kasih.

Dicek dan Ditindaklanjuti
Terima kasih atas informasinya. Dengan adanya pemberitahuan ini, kita akan cek terlebih dahulu. Jika memang ada dan faktanya benar, kita akan tindak lanjuti. Kita juga menyarankan warga untuk melaporkan langsung ke Polsek maupun Polresta untuk memberikan penjelasan informasi yang lebih rinci.

Kompol SF Napitupulu, Kabag Ops Polresta Medan

Bonus Pemain Prancis Terbesar

KETIKA memenangi Piala Dunia (PD) 2010, setiap pemain Spanyol mendapat menerima bonus EUR 600 ribu atau Rp6,98 miliar. Nominal tertinggi dibandingkan kontestan Piala Dunia lainnya. Tak pelak, respons negatif muncul dari sebagian publik Spanyol mengingat angka pengangguran di Negeri Matador masih lumayan tinggi kala itu atau 20 persen.

Untuk Euro 2012, tentu saja, bonusnya tidak sebesar PD 2010. Sebagaimana diumumkan RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) dua bulan lalu, apabila mampu mempertahankan gelar Euro di Polandia-Ukraina nanti, setiap pemain La Furia Roja -sebutan Spanyol- hanya menerima separo bonus dari PD 2010 atau EUR 300 ribu (Rp3,4 miliar).

Jumlah tersebut praktis sama dengan dua negara lain yang juga difavoritkan sebagai jawara, Belanda dan Jerman. “Dibandingkan Euro 2008, bonus juara bagi setiap pemain mengalami kenaikan EUR 50 ribu. Total, kami menyiapkan EUR 6,9 juta euro (lebih dari Rp80 miliar) untuk 23 pemain,” kata Presiden DFB Theo Zwanziger di situs resmi organisasi.

Kendati mengalami kenaikan dibandingkan Euro empat tahun lalu, bonus juara untuk pemain Jerman praktis tidak mengalami kenaikan dibandingkan PD 2010. Philipp Lahm dkk pun bakal iri dengan bonus juara yang diterima pemain Prancis.

Seperti yang diumumkan FFF (Federasi Sepak Bola Prancis) awal bulan ini (1/6), setiap pemain Prancis bakal mengantongi EUR 320 ribu atau sekitar Rp3,7 miliar. Rinciannya, lolos perempat final EUR 100 ribu, lolos semifinal EUR 50 ribu, EUR 70 ribu untuk tiket final, dan EUR 100 ribu apabila Hugo Lloris mengakhiri turnamen di podium tertinggi.

Keputusan FFF memberikan bonus besar tak lepas dari upaya memotivasi Les Bleus -sebutan Prancis- untuk memperbaiki imej setelah babak belur di dua major event terakhir. Di Euro 2008 dan PD 2010, Les Bleus mengakhiri turnamen sebagai juru kunci grup.

Sementara itu, Inggris yang notabene termasuk negara besar hanya memberikan bonus 100 ribu pounds (Rp1,4 miliar) per pemain. Tapi, berbeda dengan kontestan lain pemain juga menerima bonus esktra untuk setiap kemenangan, seri bahkan kalah. (dns/jpnn)

Cahill Terancam Absen

PERSIAPAN timnas Inggris untuk Euro 2012 nanti ternyata belum bisa menjauh dari momok cedera pemain. Belum lama setelah kehilangan Frank Lampard dan Gareth Barry lantaran cedera, sekarang giliran Gary Cahill yang akan memperpanjang daftar pemain cedera di tim tersebut.

Cedera yang didapatkan Cahill tersebut terjadi saat Inggris mengalahkan Belgia 1-0 dalam laga uji coba di Wembley, Sabtu malam kemarin (2/5). Cahill mengalami cedera rahang setelah bertabrakan dengan rekannya sendiri, Joe Hart. Sebelum menabrak, dia terlebih dahulu didorong pemain Belgia Dries Mertens.

Tidak mau cedera yang dituai pemain belakang Chelsea tersebut semakin parah keadaannya, manajer timnas Inggris Roy Hodgson pun memutuskan untuk menarik keluar Cahill pada menit ke-20. Sebagai gantinya, Hodgson lantas memasukkan Joleon Lescott.

“Gary sekarang menjadi fokus utama kami, dia sudah menjalani pemeriksaan scan dari cederanya itu. Kami sangat berharap rahangnya tidak sampai mengalami keretakan,” kata Direktur Pengembangan Sepakbola FA Trevor Brooking seperti yang dikutip dari BBC. Cahill menjalani pemeriksaan scan cederanya Minggu kemarin (3/6).

Senada dengan Brooking, Hodgson juga berharap cemas menunggu hasil pemeriksaan scan cedera anak asuhnya itu. Terlebih lagi, selain Cahill, dalam laga kemarin palang pintu Inggris lainnya John Terry juga ditarik keluar lantaran mengalami cedera hamstring.

Pertahanan Inggris pun akan semakin keropos. “Jika ternyata nantinya Gary memang benar-benar mengalami retak di rahangnya, berarti sangat mungkin kami akan kehilangan satu pemain lagi. Padahal, Gary merupakan salah satu elemen kunci di dalam tim ini,” tutur Hodgson di Goal. (ren/jpnn)

Android Antidebu Diluncurkan

Sony sedang menyiapkan dua model smartphone Android dengan kemampuan antiair dan antidebu. Rencananya produk ini akan diluncurkan pada kuartal tiga tahun ini. Dua smartphone tersebut adalah Xperia Go dan Xperia Acro S.

Xperia Go diperkuat dengan prosesor dual core 1GHz, kamera 5MP, bentang layar seluas 3,5 inci beresolusi 480 x 320 piksel HVGA, dan berjalan dengan sistem operasi Android 2.3 (Gingerbread). Smartphone ini dijanjikan akan mendapat upgrade Android 4.0 (Ice Cream Sandwich).

Xperia Go telah mendapat sertifikat IP67, yang artinya memiliki level tinggi untuk ketahanan dari debu dan air, sedangkan Xperia Acro S menerima sertifikat antiair dan antidebu lebih rendah dibandingkan dengan Xperia Go, yakni IP55 dan IP57.

Xperia Acro S dibekali prosesor dual core 1,5GHz, kamera 12MP, layar 4,3 inci beresolusi 1280 x 720 piksel, dan telah menggunakan Android 4.0. Ia juga dibekali sertifikat PlayStation. Layar Xperia Go dan Xperia Acro S dilapisi kaca antigores dan mampu mendeteksi navigasi dari jari yang basah. (net/jpnn)

Jerman Kunjungi Kamp Konsentrasi

FRANKFURT – Timnas Jerman punya cara sendiri untuk membangkitkan motivasi pemainnya.  Mereka mengunjungi situs-situs bersejarah di Polandia yang ada kaitannya dengan masa lalu Jerman.  Nah, situs yang dikunjungi anak asuh Joachim Loew adalah kamp konsentrasi Nazi di kota Auschwitz.

Kota ini memang pernah menjadi saksi pembunuhan massal yang dilakukan oleh organisasi fasis Nazi di masa Perang Dunia II (1939-1945). Di lokasi tersebut rombongan timnas Jerman berusaha memaknai kembali berharganya arti kemanusiaan.

Seperti diberitakan Associated Press (AP), manajer timnas Jerman Oliver Bierhoff menyatakan ziarah seperti ini sangat penting bagi tim. “Dengan mengunjungi Auschwitz, kami ingin mengingat salah satu sisi sejarah kelam bangsa kami yang tak terlupa dan pantang terulang di masa mendatang,” tutur Bierhoff.

Sebelum kunjungan ke Auschwitz, timnas Jerman menggelar laga persahabatan dengan “mantan musuhnya”, Israel.  Dalam pertandingan tersebut, Philip Lahm dkk menang dengan skor 2-0.

Presiden federasi sepak bola Jerman (DFB) Wolfgang Niersbach berharap kunjungan ke Auschwitz bisa mendongkrak spirit bertanding timnya. “Membawa para generasi muda ke satu tempat dimana para pendahulu melakukan kekejaman memang bukan hal mudah. Namun, kami harap ini akan jadi pelajaran buat kami semua,” papar Niersbach.

Selain Niersbach dan Bierhoff, rombongan pemain yang datang adalah Philip Lahm, pemain berdarah Jerman-Polandia Miroslav Klose dan Luikas Podolski. Pelatih Jerman Joachim Loew juga terlihat diantara mereka.  (dra/bas/jpnn)