Home Blog Page 13444

Warga Resah Pedagang Liar di Atas Parit

081396837xxx
Pak Wali Kota Yth. Tolong berangus saja pedagang liar di atas parit di Jalan HM Joni Medan. Kami selaku warga di daerah tersebut sudah sangat resah, karena hal tersebut menyebabkan rawan kemacetan, kotor dan terlihat kumuh. Terima kasih.

Kami Teruskan
Terima kasih atas laporannya. Mengenai hal ini akan kami teruskan ke dinas terkait dalam hal ini Satpol PP Kota Medan untuk ditindaklanjuti dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan.

Budi Haryono
Kabag Humas Pemko Medan

Tertibkan Bus di Simpang Kuala

081973496xxx
Yth Bapak Wali Kota Medan. Tolong ditertibkan bus-bus yang terminalnya berada sepanjang Simpang Sempakata sampai lewat Simpang Kuala Padang Bulan Medan. Mereka parkir di pinggir jalan memakai setengah badan jalan. Hal itu menyebabkan jalanan macet pada pagi dan sore hari. Terima kasih

Akan Segera Ditertibkan
Terima kasih atas informasinya. Kami akan koordinasikan hal ini dengan dinas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Medan. Kami akan segera melakukan penertiban terhadap bus-bus yang berada di Simpang Sempakata sampai Simpang Kuala ini untuk mengurangi kemacetan di daerah tersebut.

Haryono
Kabag Humas Pemko Medan

Dokter Kecil Ujung Tombak Hidup Sehat

PAKPAKBHARAT-Dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkba) Pakpak Bharat melalui Dinas Kesehatan setempat menggelar kegiatan pembentukan Dokter Kecil tingkat Sekolah Dasar (SD). Acara diselenggarakan di Hotel Waris, Salak, Rabu (30/5).

Sejumlah 40 siswa yang mewakili dari 20 SD Negeri yang tersebar di Kabupaten Pakpak Bharat mendapatkan pembakalan menjadi dokter kecil di sekolah masing-masing.  Untuk pemantapan dokter kecil tersebut dihadirkan narasumber drg Nelly Tarigan dan dr Boby Padang dari Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat dr Thomas pada sambutannya, mengatakan bahwa pembentukan dokter kecil adalah sebuah usaha promotif dan preventif yang dianggap mampu mengurangi dan membentengi tubuh dari beragam penyakit dan suatu cara yang efektif untuk menularkan kebiasaan-kebiasaan kecil, sehingga mengedukasi lingkungan sekitar untuk hidup sehat dan bersih.

Lebih jauh Thomas menguraikan, dokter kecil merupakan bagian dari usaha kesehatan sekolah (UKS), mencakup misi Departemen Kesehatan, yakni pendidikan, pelayanan dan kemitraan.

Program dimaksud diharapkan menjadi upaya strategis meningkatkan derajat kesehatan siswa melalui pendekatan kelompok teman sebaya dengan mempersiapkan peserta didik menjadi penggerak hidup bersih dan sehat, baik pada diri sendiri, teman, lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. (mag-14)

Bayi Penderita Gizi Buruk Meninggal

LANGKAT- Sempat menjalani perawatan di RSU Tanjung Pura bayi berusia 2 tahun, Wahyu Syahputra (2) warga Desa Sungai Siru Kecamatan Pangkalan Susu-Langkat yang diduga menderita gizi buruk akhirnya meninggal dunia, kemarin.

Putra semata wayang dari pasangan Juliadi dan Maulida, ketika dirujuk ke RSU beberapa waktu sebelumnya ketika itu dalam kondisi memprihatinkan. Informasi diperoleh, orangtua bayi malang ini tidak memiliki biaya guna memeriksakan kesehatan rutin Wahyu.

Plt Kadis Kesehatan Langkat, dr Gunawan, kepada wartawan ketika ditemui di acara penyambutan piala WTN di Stabat, Rabu (30/5), mengatakan orangtua bayi tidak peduli dengan korban hingga tidak membawanya ke posyandu.

Ketika disampaikan alasan keluarga bayi tidak memiliki uang untuk perawatan kesehatan, Gunawan tidak yakin. (mag-4)

Murray ke Putaran Kedua

PARIS-Andy Murray membuka kiprahnya di Prancis Terbuka 2012 dengan positif. Petenis unggulan keempat ini memperoleh kemenangan mudah melawan debutan Roland Garros Tatsuma Ito dengan straight set.

Bertanding di lapangan Suzanne Lengleng dalam partai babak pertama yang berakhir Rabu (30/5) dinihari WIB, Murray menundukkan Ito dengan skor akhir 6-17-5 6-0. Murray tampil gemilang dengan servisnya dan tidak memberikan Ito kesempatan. Semifinalis tahun lalu itu memenangi 87 persen servis pertamanya dan hanya mengantongi lima unforce errors.

Saat Ito lelah, Murray memenangi game kelima di set terakhir dengan servis yang tidak dikembalikan dengan sempurna untuk menutup pertandingan dengan durasi satu jam 35 menit.
Di babak kedua, Murray akan berhadapan dengan Jarko Nieminen, yang lolos setelah lawannya, Igor Andreev mundur di set ketiga dalam kedudukan 3-6 6-2 1-2. (bbs/jpnn)

Ketua DPRD Langkat Ancam Wartawan

Terkait Pemberitaan Kuasai Proyek Rp56 Miliar

LANGKAT- Terkait pemberitaan dugaan monopoli proyek senilai Rp65 miliar di DPRD Langkat yang dilakukan Ketua DPRD Langkat H.Rudi Hartono Bangun SE, membuatnya bak kebakaran jenggot. Orang nomor satu di DPRD Langkat itu tiba-tiba menelepon wartawan Sumut Pos, Rabu (30/5).
“Saya dapat kabar dari bagian humas soal berita itu, kamu yang buat kan?” katanya kepada wartawan Sumut Pos dengan nada tinggi.

Ia terus menyeloteh, kalau dirinya bukan pengguna anggaran. “Bagaimana saya bisa menguasai proyek sedangkan saya bukan pengguna anggaran,” kata Rudi yang juga Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Langkat ini.

Soal dirinya sudah pernah memberikan keterangan bantahan terkait pemberitaan tersebut, Rudi malah mengancam akan menuntut balik Sumut Pos. “Apa ada saya berikan keterangan tentang siapa yang membocorkan kabar dugaan monopoli proyek itu? Saya akan tuntut kamu,” ancamnya.

Ketika dianjurkan membuat pengaduan ke pihak kepolisian, Rudi malah mematikan sambungan teleponnya.
Sebelumnya, Sumut Pos sempat membeberkan dugaan monopoli proyek Ketua DPRD Langkat itu, Selasa (8/5) silam. Berdasarkan informasi diperoleh Sumut Pos, terdapat  pengadaan 10 unit mobil dinas yang disebut-sebut dikuasai Rudi dengan modus menggunakan tenaga atau jasa pihak ketiga. Dalam pengadaan mobil dinas itu, Rudi meminta dibelikan mobil jenis Prado sebagai mobil dinasnya. Padahal sesuai aturan, Ketua DPRD hanya diperbolehkan menggunakan mobil dengan kekuatan 2.500-3.000 cc.

Selain menguasai pembelian 10 unit mobil dinas, Rudi juga disebut-sebut menguasai proyek mobiler di gedung DPRD Langkat senilai Rp402 juta, kemudian rehab pagar gedung DPRD senilai Rp830 juta, rehab rumah dinas Ketua DPRD senilai Rp220 juta, rehab gedung kantor DPRD sebesar Rp900 juta dan beberapa pekerjaan lain di DPRD Langkat dengan total anggaran keseluruhan sebesar Rp56 miliar.

Selain proyek di gedung dewan, Ketua DPD Demokrat Langkat ini, juga menguasai berbagai proyek rehab jalan dan jembatan di beberapa kecamatan di Kabupaten Langkat. Diantaranya, rehab jembatan di Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjungpura yang diduga disub (alihkan) kepada seorang kontraktor bernisial K.(ndi)

100 Meter Pipa Aluminium Dicuri

KARO-Tiga tersangka  pencuri 100 meter aluminium foil pelapis pipa lokasi C, PT Pertamina Area Geothermal, Desa Semangat Gunung (Raja Berneh- Red), Kecamatan Merdeka, ditangkap  jajaran Polsek Simpang Empat, Selasa (29/5).

Informasi yang diperoleh Sumut Pos dari Kapolsek Simpang Empat AKP Kandar, Rabu (30/5), tertangkapnya ketiga kawanan maling  yang belakangan diketahui merupakan penduduk satu desa tersebut,  pasca gelar olah TKP, keterangan sejumlah saksi dan pengembangan kasus.

“Setelah pengaduan pihak Pertamina diterima, Senin (28/5), kami segera ke lapangan. Diketahui, Sabtu (26/5) malam terjadi kasus pencurian  aluminium palapis pipa Pertamina. Dari penelusuran lapangan diketahui satu unit  angkot Sigantang Sira dari Simpang Doulu bergerak kea rah Medan, tanpa penumpang,” ujar Kandar.

Sesuai keterangan informan dari kawasan  Pancur Batu Kabupaten Deliserdang, ada kendaraan penumpang asal Tanah Karo yang membawa barang berupa plat aluminium ke salah satu gudang  di sana. Menerima info tersebut, Kapolsek beserta  anggotanya segera melakukan penelusuran lebih lanjut.

Dari keterangan yang diperoleh dari Pancur  Batu,  diketahui kalau barang curian tersebut diantar oleh tiga orang dengan menggunakan angkot Sigantang Sira  BK 1793 SG. Dari  pengembangan kasus,  mobil angkutan itu ditemukan di salah satu kolam pancing  di Desa Semangat Gunung.

Setelah menangkap supir angkot,  Robinson Surbakti (38) warga Desa Semangat Gunung,  kemudian diketahui dua tersangka pelaku  lainnya merupakan warga desa  yang sama. Berselang beberapa saat akhirnya polisi menciduk, Edi Suranta Sembiring dan LPS (16) dari tempat terpisah.

Selain ketiga tersangka, barang bukti yang disita 100  lembar plat aluminium pembukus pipa atau sekitar 123 Kg dan angkot Sigantang Sira BK 1793 SG. Tersangka dijerat pasal 363, dengan acaman 7 tahun penjara. (mag-19)

Arak-arakan Piala WTN di Langkat Menuai Protes

LANGKAT- Kebijakan menghadirkan pelajar SD maupun SMP menyambut arak-arakkan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) sampai pukul 12.00 Wib, Rabu (30/5), disayangkan berbagai pihak. Pasalnya, dinilai mengorbankan proses belajar siswa yang semestinya berjalan normal.

“Dengan mensosialisasikannya saja ke para pelajar di sekolah masing-masing sudah cukup, tidak perlu mengerahkan sampai berjam-jam menunggu di pinggir jalan. Proses belajar jadi terganggu, apalagi ini bukan kali pertama kok didapat, kenapa sampai begitu sekali,” kata Ketua Komisi Anak Indonesia Daerah (KPAID) Langkat, Ernis SA Lubis.

Parahnya lagi, sebut dia, penumpukan anak-anak sekolah di area Jalan Sudirman-Stabat sebelum menuju Pendopo Jentera Malay rumah dinas bupati di Jalan Proklamasi, tak lain di sebabkan kurangnya koordinasi instansi terkait. Itu sebenarnya tidak perlu terjadi, kalau masing-masing pihak yang berkompeten menyiasati jadwal arak-arakan.

Lebih lanjut ditengarai Ernis, kebanyakan pelajar tidak paham WTN namun hanya mengikuti perintah guru yang menerima hal serupa. Makanya, kebijakan itu dinilai sangat tidak tepat dan urgensinya tidak beralasan.

“Kita menenggarai, tidak ban yak diantara siswa itu yang paham benar apa itu WTN hanya mengikuti perintah guru saja. Lagian, apapula urgensinya buat siswa karena fasilitas keamanan dan kenyamanan buat pelajar saja tidak diperhatikan. Contohnya ya itu tadi, banyak sekolah yang tak ada zebra crossnya untuk menyeberang dan tercatat ada beberapa pelajar yang korban laka lantas karena minimnya zebra cross,” sesal Ernis.

Misno Adi dari Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Langkat memberikan perhatian tak jauh berbeda, bahkan mempertanyakan indikator peraihan WTN. Jika berkaitan dengan lalu lintas, kondisi simpang kantor bupati persinya trafic light atau tugu antara  Jalan Proklamasi-Sudirman-KH Zainul Arifin semrawut.

“Kalau berbicara lalu lintas -WTN- ini, coba saja perhatikan dalam keseharian simpang tiga kantor bupati, ya cukup manyomak. Mungkin hanya rapi jika ada tim penilai yang datang, atau benar rumor yang beredar disebut-sebut piala ini dibayar sampai ratusan juta,” tegas Misno mempertanyakan.

Dia mencontohkan, kesemrawutnya lalu-lintas kawasan pasar Stabat apakah pantas menjadikan ibukota kabupaten meraih WTN sampai 7 kali. Khusus area itu, tidak sedikit rambu-rambu lalu lintas tidak berfungsi seperti jalan satu arah tetap saja diabaikan pengguna jalan.

“Kalau mau fair, jangan hanya di kota Stabat saja meraih WTN sampai tujuh kali berturut-turut. Kapan giliran Selesai, Pangkalan Susu atau Pangkalan Brandan. Hendaknya jadi perhatian buat bupati, jangan mau terus-terusan di kadali staf, kalau di kecamatan lain bisa memperoleh WTN itu baru surprise,” tantang aktivis muda ini.

Seperti diketahui, masyarakat memenuhi sisi badan jalan lokasi berlangsungnya arak-arakan penyambutan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) yang tiba kembali untuk ketujuh kalinya di Bumi Langkat Berseri.
Tampak penghargaan bidang tertib lalu lintas itu diletakkan pada mobil hias bereflika perahu didampingi jaka dan dara berpakaian etnis serta dikawal personel Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Langkat.
Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu, bersama Kapolres AKBP L Eric Bhismo yang berada dalam satu mobil membuka kaca melambaikan tangan kepada masyarakat maupun para pelajar juga Ormas/OKP sepanjang sisi kanan dan kiri jalan.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Langkat,” kata Bupati Langkat, Ngogesa. (mag-4)
karena pencapaian prestasi ini mampu kita pertahankan dan teruslah budayakan tertib berlalu lintas,” singkat Ngogesa menyerahkan Piala WTN kepada Sekda Surya Djahisa.

Berkat Gol Cepat Vagner Luis

(2)PSMS v Persiraja(0)

MEDAN- Langkah PSMS di pentas Piala Indonesia 2012 tetap terjaga. Tekad untuk lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia 2012 dibuktikan dengan sajian kemenangan 2-0 atas Persiraja di Stadion Teladan, Rabu (30/5). Dengan hasil ini, Jecky Pasarella Cs melaju dengan agregat 4-3 (3-2) dan akan bertemu dengan Semen Padang di babak berikutnya.

Sejatinya, Persiraja hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos. Namun, dua menit laga berjalan, PSMS sudah menggetarkan jala Persiraja yang dikawal Zulbahra. Set pieces manis dari Heri Suwondo ditanduk Vagner Luis yang tak terkawal. Gol cepat itu tak ayal membuat PSMS semakin percaya diri. Skor itu sudah cukup membuat mereka melaju.

Jadilah PSMS lebih berkonsentrasi memperkuat pertahanan. Apalagi, tim bermotto Lantak Laju ini terus menggempur pertahanan PSMS. Vagner Luis dan Goran Ganchev menjadi dua pilar utama membentengi gawang PSMS. Performa apik Decky Ardian pun turut andil membuat gawang PSMS tetap perawan. Tendangan Fahrizal Dilla di menit 10 mampu dibloknya.

PSMS mampu memenangkan pertarungan lini tengah. Tanpa Stephen Mennoh yang cedera dan Djibril Diaye yang menjalani saksi kartu merah di IPL, Persiraja seperti kehilangan taji. Padahal, tiga gelandang PSMS, Andrea Abu Bakar, Kiki Lusianto dan Heri Suwondo beberapa kali masih terperangkap dengan kesalahan sendiri sehingga serangan PSMS kerap putus di lini kedua.

Persiraja lebih banyak mengandalkan bola mati, namun PSMS mampu membendungnya dengan menumpuk pemain di kotak penalti. Tak ada gol tambahan di babak pertama.

Pasca jeda, Persiraja memperbaiki performanya. Namun tak jua mampu menembus ketatnya barisan pertahanan PSMS. Memenangi penguasaan bola, Fahrizal Dilla dan Murilo Almeida gagal menjadi tumpuan di depan. Fahrizal bahkan harus ditandu keluar pasca beradu fisik dengan Andrea Abu Bakar. Masuknya Imral Usman dan Arif Kurniawan tak juga mampu mendobrak serangan Lantak Laju menjadi lebih efektif. Tak ada peluang yang benar-benar mengancam gawang.

Malah PSMS yang lebih banyak mengandalkan serangan balik menghadirkan ancaman yang lebih serius. Di menit 74, Julio mendapatkan kesempatan di kotak penalty, namun striker Argentina itu menyia-nyiakannya dengan tendangan yang melebar. Di kesempatan berikutnya Julio lebih bijak. Umpan tarik dilepaskannya kepada Jecky yang tanpa kesulitan menyontek bola menaklukkan Zulbahra di menit 87. Gol ini membuat Jecky terlalu riang bahkan hingga unggul.

Meski lolos, Pelatih PSMS, Fabio Lopez menganggap performa skuadnya belum sesuai harapan. “Tidak terlalu baik. Seharusnya kita bisa main lebih baik lagi. Gol cepat kami dibawah tiga menit memang sangat membantu dan mempengaruhi permainan lawan,” katanya singkat.

Sementara Asisten pelatih Persiraja, Sulaiman AB mengakui tanpa Mennoh dan sejumlah pilar lainnya timnya kesulitan memenangkan laga. “Di tengah kita kehilangan Mennoh dan praktis banyak pemain lapis kedua yang bermain. Tapi kita tidak punya pilihan. Saya akui banyak kesalahan barisan depan dengan finishing touch yang tidak sempurna dan berbuah kekalahan,” tandasnya. (mag-18)

Lau Cih Raih Kelurahan Terbaik

TUNTUNGAN- Kecamatan Medan Tuntungan memiliki Keluarahan Lau Cih menjadi kelurahan yang terbaik dan paling bersih. Lauchi akan disertakan dalam penilaian Adipura dalam rangka Hut Kota Medan.

“Kami sangat bersyukur dipercayakan menjadi kelurahan terbaik di tingkat kecamatan dan akan disertakan dalam tingkat Kota Medan,” ungkap Lurah Lauchi, Ilyan Chandra, kepada Sumut Pos, Rabu (30/5).
Dia mengatakan upaya yang dilakukan kelurahan menjadi yang terbaik di tingkat kota Medan adalah dengan cara melestarikan lingkungan.

“Pelestarian lingkungan itu kami lakukan dengan cara melakukan penanaman bibit bunga trembesi dan bibit pohon mangga di sepanjang pinggiran jalan serta di setiap lingkungan Lauchi,” terangnya.
Kemudian melakukan pembersihan sampah dan meletakkan wadah-wadah sampah di setiap gang rumah warga serta pinggir jalan. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya tumpukan sampah yang berserakan di jalan dan di depan rumah warga.

“Memang selama ini sampah selalu diatasi dengan cara pengangkutan langsung pihak dinas kebersihan kota Medan serta petugas dinas kebersihan kelurahan, ujarnya.
Dikatakan pula, sampah-sampah yang di kelurahan diangkut mulai pukul 07.00 WIB dan malam hari pukul 19.30 WIB.

“Pada malam hari kami menugaskan petugas kebersihan kelurahan untuk menyisir sampah di sepanjang jalan dan gang-gang rumah warga. Lalu mulai pagi yang turun mengangkut sampah dari pihak Dinas Kebersihan Kota Medan dibantu petugas kelurahan,”ujarnya.

Dia berharap warga konsisten menjaga dan menata keindahan di setiap lingkungan guna mewujudkan Kelurahan Lau Cih menjadi Kelurahan terbaik di kota Medan.

“Kami harapkan Kelurahan Lauchi dapat menjadi peringkat tiga besar di  Kelurahan terbaik dan terbersih di kota Medan,” ujarnya. (omi)