Home Blog Page 13443

Panglima Diminta Tindak Tegas Pelaku

12 Anggota TNI AL Penganiaya Wartawan Ditangkap

MEDAN-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut), mengutuk keras penganiayaan dan pengerusakan yang dilakukan personel TNI AL, terhadap sejumlah wartawan saat melakukan peliputan warung remang-remang di kawasan Bukit Lampu, Kelurahan Gates, Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat, Selasa (29/5) lalu.

Syahrir, Ketua PWI Sumut mengatakan, sikap arogansi yang dilakukan TNI AL tersebut telah mencederai UU Pers No 40 Tahun 1999. “TNI AL telah mencederai UU Pers, karena saat itu para wartawan sedang bertugas,” ujarnya, Rabu (30/5).

Syahrir meminta Komandan Datasemen Polisi Militer (Denpom) untuk memastikan proses hukum berjalan secara adil. “Kalau memang bersalah, saya berharap Panglima TNI mengambil langkah hukum yang tegas, bila perlu memberhentikannya” pungkasnya.

Di tempat lain, puluhan wartawan yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Medan Bersatu, melakukan aksi solidaritas atas kejadian yang menimpa wartawan di Padang. Mereka berorasi di Bundaran Air Mancur, Jalan Jenderal Sudirman Medan. Sebelum aksi, para wartawan melakukan long march dari warung kopi (warkop) jurnalis Medan menuju Bundaran Air Mancur Sudirman. Mereka membawa poster, diantaranya bertuliskan ‘Ajukan ke Pengadilan Oknum TNI AL yang melakukan penganiayaan’.

Sementara, Komandan Lantamal II, Teluk Bayur, Sumatera Barat, Brigjen TNI (Marinir) Gatot Subroto meminta maaf terkait pemukulan sejumlah wartawan yang dilakukan anggota TNI AL usai razia warung remang-remang. “Saya Dantamal II Teluk Bayur TNI AL menyesalkan ulah para oknum anggota Marinir. Kami mohon maaf sedalam-dalam atas kekerasan tersebut,” kata Gatot di hadapan ratusan wartawan dan Ketua DPRD Sumatera Barat, Yultekhnil.

Gatoto mengakui para anggotanya sudah melanggar peraturan dan disiplin.”Saya tidak akan menolerir. Anggota yang terlibat akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Kami juga sudah melaporkan persoalan ini ke Panglima TNI dan beliau meminta kita mengusut tuntas kasus ini,” ungkapnya.

Terkait kamera dan Id card wartawan yang dirampas, Dantamal berjanji akan mengembalikan kamera tersebut. “Saat ini kami telah melakukan penyelidikan terhadap yang terlibat . Sudah menahan 12 orang, kemungkinan masih akan dikembangkan. Kini mereka sudah dititipkan di tahanan Pomal TNI AL,” ujarnya.(mag-12/jon/rud/net)

Kemenangan Kedua Spurs

SAN ANTONIO – San Antonio Spurs masih terlalu perkasa buat Oklahoma City Thunder. Tim Duncan dkk mengalahkan Thunder 120-111 pada game kedua final NBA Wilayah Barat. Kini, Spurs memimpin 2-0.
Dalam pertandingan yang berlangsung di AT&T Center, Rabu (30/5), kali ini Tony Parker yang menjadi bintang dengan mengemas 34 poin dan delapan assist, lalu Manu Ginobili dengan torehan 20 poin.

Sedangkan Duncan menambah 11 poin dan 12 rebound. Spurs sudah mendominasi pertandingan sejak kuarter pertama. Kendati demikian, Kevin Durant dkk mencoba untuk memberikan perlawanan. Meski begitu, Spurs menutup kuarter pertama dengan keunggulan 28-22.

Dominasi tim tuan rumah berlanjut di kuarter kedua. Awal kuarter kedua, Derek Fisher sempat memperkecil ketinggalan menjadi 28-25. Namun, Spurs mempertahankan keunggukan hingga skor 55-44.
Thunder berusaha keras untuk mengejar ketinggalan. Namun, Spurs masih terlalu tangguh bagi Durant dkk. Hasilnya, tim tuan rumah menutup pertandingan dengan kemenangan 120-111.

Durant kembali menjadi penyumbang angka terbanyak Thunder dengan torehan 31 poin, pemain cadangan terbaik James Harden juga menambah lewat 30 poin. Sementara Russell Westbrook menyumbang 27 poin.
Dengan kemenangan ini, maka Spurs semakin memperlebar keunggulan menjadi 2-0 di babak final NBA Wilayah Barat. Pertandingan ketiga, giliran Thunder yang akan tampil sebagai tuan rumah. (bbs/jpnn)

Jacob Zuma Alat Kelamin jadi Lukisan

SEKITAR 1.000 orang pendukung partai berkuasa di Afrika Selatan, ANC (African National Congress) berdemonstrasi di depan museum seni untuk memprotes lukisan yang menggambarkan alat kelamin Presiden Jacob Zuma.

Seperti diberitakan AFP, Rabu (30/5), menyebutkan pakaian berwarna hitam, hijau dan emas yang identik dengan ANC, para demonstran berjalan sepanjang dua kilometer di jalan kota menuju ke museum, di mana polisi anti huru-hara membentuk penghalang antara demosntran dan galeri .
“Galeri Goodman telah setuju untuk menghapus lukisan itu dari situs web,” kata Sekjen ANC Gwede Mantashe kepada demonstran.

Konflik ini terjadi setelah museum memasang koleksi karya-karya artis Brett Murray. Tetapi bagian yang memicu kemarahan terbesar adalah lukisan Zuma meniru pose oleh Vladimir Lenin dengan kemaluan yang terlihat. (net)

Stoner Suka Sirkuit Catalunya

MONTBELO-Pada lima musim terakhir, Casey Stoner akrab dengan podium MotoGP Catalunya. Tekad serupa kini diusung si rider Honda yang mengaku memang sudah jatuh cinta dengan Sirkuit Catalunya.
Sejak turun di kelas MotoGP pada tahun 2006 lalu, hanya satu kali Stoner absen dari podium di Catalunya.

Itu terjadi pada musim debutnya, di mana ia sama sekali gagal finis. Selebihnya, Stoner selalu menyudahi balapan di posisi tiga terdepan, termasuk kemenangan pada tahun 2007 dan juga musim lalu.
“Catalunya adalah salah satu balapan kesukaanku dan itu adalah salah satu sirkuitgrand prix pertama yang pernah aku uji,” aku Stoner di Crash.

“Sejak saat itu aku sudah jatuh cinta kepada lintasannya, tikungan besar mengalir yang membutuhkan banyak kontrol di bagian tengah guna berusaha mendapatkan daya cengkeram di bagian akhir (tikungan itu),” lanjutnya.

Stoner tak ayal berharap rasa cintanya kepada Catalunya kali ini juga akan berbuah positif dalam usahanya mengejar pemuncak klasemen sementara Jorge Lorenzo Stoner ada di posisi dua dengan selisih delapan angka.
“Kami tahu Honda tampil dengan baik di sana dan kami menjalani balapan yang bagus tahun lalu, aku hanya berharap balapan akan berjalan dalam kondisi kering, itu akan menyenangkan!” seru Stoner. (bbs/jpnn)

Camat Medan Baru Dilempar Tomat

Puluhan pedagang yang berjualan di Pasar Sembada mengamuk dan melempari tomat ke halaman Kantor Camat Medan Baru, di Jalan Rebab No 34, Rabu (30/5) kemarin.
Camat Medan Baru, Robert Napitupulu yang datang menemui para pedagang nyaris terkena lemparan tomat dan sayuran yang sengaja dibawa pedagang dari pasar.

Awalnya, pedagang baru saja masuk ke halaman kantor Camat. Robert Napitupulu yang sudah berada di kantor, hendak memundurkan  mobil Avanza BK 120 WN menuju keluar pagar. Pedagang yang melihat camat berada dalam mobil langsung mengejar dan meminta camat untuk turun. Akhirnya camat turun menemui massa.
Tiba-tiba saja, entah siapa yang mengomandoi, beberapa pedagang langsung melemparkan tomat dan sayuran ke arah camat yang berdiri di depan kantornya, sehingga pecahan tomat memercik keseregam yang dikenakannya.

Suasana semakin memanas. Robert Napitupulu yang tidak tidak terima atas tindakan pedagang hanya diam saja. Pedagang kemudian mulai ngotot sambil menyampaikan tudingan bahwa camat melindungi pedagang liar di depan Pasar Sembada.

“Camat Medan Baru melindungi pedagang liar di Jalan Sembada. Padahal, mereka itu jelas-jelas menyalahi Perda. Kami menduga Bapak turut menerima upeti (hasil) dari kutipan pedagang liar,” teriak pedagang menunjuk-nunjuk ke wajah sang camat.
Robert menyikapinya dengan tenang. “Kalau kalian tidak mau diterima dengan baik, ya sudah,” jawab Robert emosi.

Dalam aksi itu, pedagang menuntut camat segera menertibkan pedagang liar dan segera memecat Lurah Kelurahan Titi Rante yang dijabat oleh Mawardi Ginting. “Lurah Titi Rante juga harus dipecat, kami menduga lurah adalah otak keberadaan pedagang liar di depan jualanan kami yang resmi di bawah naungan PD Pasar,” ujar salah satu pedagang yang tidak ingin namanya ditulis.
Ketua Persatuan Pedagang Pasar Sembada, Irian Sebayang meminta camat bertindak tegas atas keberadaan pedagang liar.

“Jualan kami tidak laku, karena pembeli cenderung berbelanja di luar ketimbang masuk ke dalam. Ini jelas-jelas sudah merugikan kami,” ujarnya.
Setelah suasana mereda sekitar satu jam, Camat Medan Baru, Robert Napitupulu berjanji akan segera menertibkan pedagang liar tersebut.

“Kalau ditanya waktu pastinya saya tidak bisa jawab. Tapi saya janji secepat mungkin akan menertibkan pedagang yang melanggar Perda,” kata Robert.
Namun, Robert membantah keras tudingan pedagang kalau dirinya menerima upeti dari pedangan yang berjualan di luar Pasar Sembada.

“Jangan sembarang menuduh, saya tidak ada menerima upeti. Silahkan buktikan, saya siap menerima konsekwensinya. Kalau Lurah Titi Rante benar menerima hasil kutipan pedagang, saya juga akan mengambil langkah tegas,” pungkas Robert. (adl/mag-12/ril)

14 Negara Usir Dubes-Diplomat Syria

DAMASKUS – Laporan investigastif Komisi Tinggi HAM PBB yang membenarkan tentang pembunuhan secara sengaja atau pembantaian atas warga sipil di Houla oleh tentara Syria dan milisi sipil pro-rezim Bashar al-Assad terus memicu reaksi keras dunia internasional. Merespons pembantaian itu, jumlah negara yang mengusir duta besar dan diplomat Syria di wilayah mereka terus bertambah.

Menyusul jejak Australia, Inggris, Prancis, dan Jerman, sembilan negara lainnya juga mengusir diplomat tertinggi rezim Assad di negeri mereka. Kemarin (30/5), Jepang dan Turki juga menempuh kebijakan sama. Sedangkan Belgia tidak  mengehendaki keberadaan dubes Syria di negerinya.

Sudah 14 negara yang mengusir kuasa usaha (charge d’affaires) serta dubes dan para diplomat lain Syria dari wilayah mereka. Selasa lalu (29/5), setelah Australia dan tiga negara Eropa mengusir charge d’affaires Syria, lima negara lain melakukan tindakan senada, yakni AS, Italia, Kanada, Spanyol dan Bulgaria. (dwi/jpnn)
Kelimanya adalah Amerika Serikat (AS), Kanada, Italia, Spanyol dan Bulgaria.

Selanjutnya, langkah sembilan negara itu diikuti empat negara lainnya kemarin. Yakni, Turki, Jepang, Belanda dan Swiss. Negara-negara itu tidak hanya mengusir charge d’affaires dan dubes  Syria, melainkan juga para diplomat lainnya dari rezim Assad. Pengusiran massal itu merupakan bentuk protes terbaru masyarakat internasional terhadap pemerintahan Assad.

Kementerian Luar Negeri Turki memerintahkan charge d’affaires dan para diplomat lain dari Syria segera angkat kaki. ’’Kami minta charge d’affaires Syria di Kota Ankara serta seluruh personel diplomatiknya meninggalkan negara ini dalam waktu 72 jam sejak 30 Mei 2012,’’ ujar jubir Kemenlu Turki. Namun, pengusiran itu tidak berlaku bagi anggota korps konsuler Syria di Istanbul.

Sebagai negara tetangga, Turki menyatakan prihatin atas aksi kekerasan yang tak kunjung berakhir di Syria. Pada Maret lalu, pemerintahan Perdana Menteri (PM) Recep Tayyip Erdogan menutup kedubes Turki yang terletak di Kota Damaskus dan menarik dubesnya dari Syria.

’’Tak masuk akal jika kami tetap diam dan menanggapi aksi yang mengandung kejahatan atas kemanusiaan ini,’’ lanjut jubir Kemenlu Turki. Jika aksi pengusiran diplomat top Syria itu tak membuahkan hasil, Turki akan mengambil langkah lebih tegas. Tetapi, pemerintahan Erdogan tak mau merinci langkah tegas apa yang dimaksud. (hep/dwi/jpnn)

Serena Tersingkir

PARIS – Petenis Amerika Serikat Serena Wiliams gagal mengulangi kesuksesannya sepuluh tahun silam, di mana dia meraih juara French Open 2002. Serena dipaksa angkat koper lebih dulu, usai dikalahkan petenis berperingkat 88 dunia Virginie Razzano.

Serena disingkirkan Razzano dengan pertarungan tiga set 4-6 7-6 6-3. Mantan ratu tenis dunia itu padahal sempat mengambil alih permainan pada set pertama. Bahkan dengan keunggulan telak 6-4.
Namun pada set kedua, permainan ngotot ditunjukan lawannya asal Prancis itu. Serena tak mau ketinggalan meski sering melakukan kesalahan sendiri.

Pada set penentuan, Serena sempat tertinggal jauh hingga Razzano memimpin dengan skor 5-0. Namun, Serena dengan segudang pengalamannya mampu bangkit dan memenangkan tiga game sehingga menipiskan skor skor menjadi 5-3 untuk keunggulan Razzano.(bbs/jpnn)

Tuduh Suami Cemburu

Sidang Gugatan Cerai Anggota DPRD Sumut Megalia Agustina di PA Medan

MEDAN- Jalinan pernikahan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat, Megalia Agustina dan suaminya, Hery bisa dipastikan akan berakhir. Sebabnya, gugatan cerai Megalia terhadap Hery hingga saat ini terus bergulir di Pengadilan Agama (PA) Medan, Jalan SM Raja, Medan Amplas.

Kemarin (30/5), Hery terlihat hadir di PA Agama Medan, dalam rangka mengikuti sidang gugatan istrinya.
Sayangnya, persidangan cerai yang disebabkan kasus dugaan perselingkuhan tersebut, yang dipimpin Robiah SH berlangsung tertutup.

Saat itu Hery yang mengenakan kemeja warna putih, jeans cokelat dan sepatu cats putih, didampingi pengacaranya Zuhrawardi SAg SH.

Saat itu pula, tampak istri Borkat Hasibuan, Fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut, yang diduga kuat merupakan selingkuhan Megalia Agustina, yakni Cut Dian Satriani.
Cut Dian yang mengenakan pakaian warna abu-abu dengan kombinasi warna jilbab yang sama, juga hadir di persidangan itu. Mimik Cut Dian tampak santai.

Megalia sendiri, tidak hadir dalam persidangan yang notabene sebagai penggugat.
Megalia hanya diwakili pengacaranya, Edi Suparno SH, yang menurut istri Borkat Hasibuan, Cut Dian Satriani saat dikonfirmasi Sumut Pos usai persidangan, jika pengacara Megalia tersebut, merupakan teman Borkat Hasibuan.

Cut Dian menjelaskan, dengan digelarnya sidang gugatan cerai Megalia terhadap suaminya, Hery, berarti menunjukkan rencana pencabutan gugatan yang akan dilakukan Megalia, beberapa bulan lalu ketika isu perselingkuhannyanya dengan Borkat Hasibuan terkuak media, tidak jadi dilakukan Megalia.
“Gugatan Megalia berarti tidak dicabut. Karena katanya waktu itu, Megalia mau mencabut gugatannya,” kata Cut Dian.

Menurut sepengetahuan Cut Dian, dalam isi sidang yang digelar tersebut, dalam gugatan perceraian itu Megalia menyatakan, Hery, suaminya dinilai sebagai seorang pencemburu berat.
“Dalam gugatan itu, katanya suaminya suka cemburu-cemburu tak menentu. Kalau saya sudah tegaskan kepada suami saya (Borkat, Red) tentang perselingkuhannya dengan Megalia, dan suami saya mengakuinya. Sudah jelas,” ungkapnya.
Dijelaskannya, persidangan gugatan cerai Megalia terhadap suaminya (Hery) itu, merupakan sidang perceraian yang ketiga.

“Ini sidang ketiga. Minggu depan konklusi atau pengambilan kesimpulan. Terakhir, baru keputusan. Kalau saya sudah jelas berdasarkan pengakuan suami saya (Borkat, Red). Maka dalam waktu dekat, akan mengajukan gugatan cerai kepada suami saya,” tegas perempuan yang berprofesi sebagai notaris tersebut.

Lebih lanjut, Cut menuturkan, pada persidangan tersebut, pihak pengacara Megalia, Edi Suparno SH, sempat mempertanyakan bukti-bukti yang dimiliki dan diajukan oleh pihak pengacara Hery yakni, Zuhrawardi SAg SH.
Bukti-bukti yang dipertanyakan itu antara lain, soal surat cinta Borkat kepada Megalia, rekaman pembicaraan keduanya dan beberapa bukti lainnya.

“Ya, ada yang dipertanyakan oleh pihak pengacara Megalia kepada pihak pengacara Hery. Saat ini, kapasitas saya sebagai saksi,” tutur Cut Dian.
Secara terpisah, Borkat Hasibuan yang dikonfirmasi terkesan terus mengelak, saat dicecar pertanyaan oleh Sumut Pos.

Borkat selalu mengatakan, tidak tahu. Baik soal sidang yang berlangsung itu, maupun soal rencana gugatan cerai istrinya (Cut Dian, Red) kepadanya. Ketidakhadiran dirinya dalam sidang itu, hingga soal kebenaran dirinya berselingkuh dengan Megalia.

“Saya tidak tahu. Saya tidak tahu,” jawab Borkat terus-terusan.
Di sisi lain, Megalia Agustina yang dikonfirmasi via seluler, enggan mengangkat teleponnya, meski ponselnya aktif.(ari)

Menlu Upayakan Barter Corby dengan 56 WNI

JAKARTA – Keputusan grasi terhadap terpidana narkoba Schapelle Leigh Corby  memunculkan desakan dari DPR agar pemerintah bisa membebaskan WNI di Australia. Khususnya, sejumlah WNI anak-anak. Hal itu merupakan wujud kerja sama diplomasi dua negara setelah grasi Corby.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, saat ini tengah mengupayakan pembebasan 56 narapidana WNI anak di berbagai wilayah di Australia. “Sebanyak 22 narapidana ditambah 34 lainnya sedang ditangani saat ini,” ujar Marty dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (30/5).

Menurut Marty, status 56 narapidana anak yang telah terdata itu berbeda. Sejumlah 22 anak yang sempat dikenai  hukuman saat ini tengah di-review untuk dipertimbangkan pembebasannya. “Apakah dipastikan status mereka masih anak-anak. Ada enam orang (dari 22 napi, Red) yang dibebaskan pada Mei,” kata Marty.
Kemlu juga mendapatkan data dari Kedubes RI di Australia bahwa masih ada 34 anak yang belum dijatuhi hukuman. “Selama menunggu penetapan, mereka dipisahkan dari para napi dewasa,” jelasnya.

Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya mempertanyakan berapa sebenarnya jumlah WNI yang menjadi tahanan di Australia. Tantowi juga meminta penjelasan soal kompensasi yang diberikan Australia kepada WNI yang menjadi narapidana. “Ada perlakuan berbeda, warga negara Australia dibebaskan dengan kompensasi, sementara WNI dilepas begitu saja,” sebut Tantowi.

Menjawab hal itu, Menlu menyatakan bahwa 326 narapidana WNI telah dibebaskan Australia sejak 2008 hingga 2012. Rinciannya, 193 WNI anak-anak.(jpnn)

Vettel Tetap Setia Bersama Red Bull

MILTON KEYNES– Sebastian Vettel membantah laporan yang mengatakan akan bergabung dengan Ferrari. Vettel menegaskan kesetiannya bersama Red Bull.

Vettel memang sudah menghabiskan karier di Formula One (F1) dengan memperkuat tim Red Bull. Sebelumnya, Vettel mencoba untuk menambah jam terbang dengan membela BMW Sauber dan Toro Rosso.
Pada 2009, Vettel memutuskan untuk bergabung dengan tim senior Red Bull. Selama tiga musim terakhir, pembalap muda asal Jerman ini sudah meraih 21 kali kemenangan dengan dua gelar juara dunia.

Kesuksesannya bersama Red Bull, membuat sejumlah tim seperti Ferrari dan McLaren dikabarkan tertarik ingin merekrutnya. Bahkan, muncul laporan Vettel sudah melakukan kontrak dengan Ferrari untuk bergabung pada musim 2014 mendatang.

Namun, Vettel dengan tegas membantahnya. “Saya sudah memakai helm Red Bull sepanjang karier. Sangat sulit untuk membayangkan berada di tempat lain, jika anda tidak terbiasa melakukannya,” kata Vettel.
“Hal ini sama ketika anda berusia 18, 19 tahun dan pindah dari rumah orang tua. Saya sangat bahagia dengan keberadaan saya sekarang dan saya tidak mau pindah ke tempat lain,” tandasnya, kepada Autosport, Rabu (30/5).(net)