Home Blog Page 13562

Demi Harga Diri

TAK ada lagi target maksimal yang ingin diraih Liverpool pada musim kompetisi tahun ini. Menjadi juara Premier League sudah tak mungkin. Mengejar kelompok empat besar agar dapat berkompetisi di Champions League tahun depan, juga tak realistis.

Mengejar Europa League? Selain kurang bergengsi bagi tim sebesar Liverpool, sesungguhnya raihan poin maksimal yang bisa dikumpulkan oleh Steven Gerarrd dkk   58 angka, karena kini mereka hanya memiliki poin 49, dan itu tak cukup untuk menyalip raihan poin yang sudah dikumpulkan tim berperingkat lima dan enam yang ditempati Newcastle dan Chelsea yang sudah mengumpulkan poin 62 dan 61.

Hanya saja, tetap ada alasan untuk menjagokan The Reds (julukan Liverpool) saat menjamu Fulham pada lanjutan Premier League matchday ke-36 yang berlangsung di Stadion Anfield, dini hari nanti.

Nah, menatap laga ini Liverpool memiliki modal yang sangat mentereng  pada beberapa pertandingan terakhir yang mereka lakoni. Pada pekan lalu, tiga gol yang dilesakkan Luis Suarez membawa tim ini meraih kemenangan 3-0 atas Norwich City.
“Kami memenangkan tiga pertandingan secara beruntun. Namun catatan itu seakan tak berarti apa-apa ketika mereka (WBA, Red) mempermalukan kami. Beruntung kemenangan atas Norwich telah memulihkan nama kami,” bilang Kenny Dalglsih, tactician Liverpool.

Tersirat jika King Kenny (penggilan akrab Kenny Dalglish) kembali berambisi meraih kemenangan saat menjamu Fulham nanti. Namun sebelum menginstruksikan pemainnya untuk tampil all out, King Kenny harus berpikir keras untuk menyiasati agar pemainnya tak mengalami kelelahan apalagi cedera, karena pada akhir pekan nanti The Reds bakal melakoni babak final FA Cup menghadapi tim yang sedang naik daun, yang juga  finalis Liga Champions, Chelsea

“Pertandingan itu (final FA Cup, Red) sangat penting untuk dimenangkan. Namun kami tak ingin mendapat malu seperti ketika West Bromwich melakukannya. Kami  menginginkan kemenangan atas Fulham,” tandas King Kenny.

“Kami sudah kehilangan (Charlie) Adam dan Lucas (Leiva) pada beberapa pertandingan terakhir dan pada partai final (FA Cup, Red) nanti. Kami tak ingin pemain lainnya mengalami cedera sehingga membuat mereka absen pada partai final (FA Cup),” tegasnya lagi.

Beruntung bagi King Kenny karena disaat dirinya memiliki pilihan yang dilematis,  antara hasrat meraih kemenangan dengan menurunkan pemain terbaik atau justru melakukan rotasi sebagai persiapan menatap final FA Cup, ternyata Fulham memiliki catatan yang tak bagus setiap kali bertandang ke Anfiled.
Betapa tidak, dari 19 pertemuan yang sudah terjadi Anfield, ternyata prestasi terhebat yang ditorehkan The Cottagers adalah 6 kali memaksakan hasil imbang, sementara 13 pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Ironisnya, di saat Martin Jol dihadapkan pada fakta yang tak menguntugkan itu, pelatih Fulham asal Belanda tadi mendapati jika empat pemainnya tidak cukup fit untuk diturunkan karena cedera. Keempat pemain tadi adalah Stephen Kelly (cedera ibu jari), Zdenek Grygera (cedera lutut), Bryan Ruiz (metatarsal patah) dan gelandang Steve Sidwell (hernia).

“Ini (cedera) menjadi salah satu penyebab kenapa tim ini sulit meraih hasil maksimal. Masalah lainnya adalah karena motivasi pemain yang tidak konsisten untuk memenangkan laga-laga penting seperti saat menghadapi Liverpool ataupun tim-tim besar lainnya,” tandas Jol (*)

Sulit Konsentrasi

MEDAN- Berbagai masalah internal yang menyambangi PSMS, diyakini berimbas ke lapangan. Hal itu pula yang menyebabkan Osas Saha dkk kerap kehilangan konsentrasi di pertandingan yang berujung kekalahan.

Di beberapa laga terakhir, PSMS bahkan kerap kebobolan di awal laga. Hal itu bisa dilihat pada laga kontra Sriwijaya belum lama ini.  Kiper PSMS Eddy Kurnia sudah dipaksa memungut bola dari gawangnya saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Menurut karteker pelatih PSMS Suharto AD, yang kerap menghantui turunnya performa permainan anak-anak asuhnya yakni kurangnya koordinasi dan konsentrasi.

“Mereka kurang tenang bermainnya. Sehingga mereka sangat mudah kehilangan konsentrasi yang tentunya mengakibatkan koordinasi yang cukup lemah,” ungkapnya, Senin (30/4).

Parahnya, hal tersebut kerap terjadi di menit-menit awal. “Ini akan menjadi prioritas evaluasi kita untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Khusunya sektor pertahanan akan kita benahi, agar mereka bisa menghasilkan ritme permainan yang lebih stabil dengan menjaga konsentrasi pada 20 menit awal,” ujar pelatih berkepala plontos itu.

“Menjaga koordinasi antar lini per lini menjadi evaluasi berikutnya. Karena kestabilan performa yang menunjang taktik dan strategi muncul dari koordinasi yang baik dari masing-masing sektor,” tambah Suharto.

Menghadapi Persiba Balikpapan pada lanjutan tur tiga pulaunya 4 Mei mendatang,  skuad berjuluk Ayam Kinantan ini harus lebih waspada. Meski di putaran pertama anak-anak Medan bisa menghajar Beruang Madu, julukan Persiba, dengan skor 4-1 di Stadion Teladan, diharapkan PSMS kembali tak jumawa. Pasalnya Persiba saat ini menduduki peringkat kelima klasemen sementara ISL dengan torehan poin 33 dari 21 kali bertanding.
“Di putaran kedua Persiba tampak lebih siap. Mereka berbeda dengan putaran pertama lalu, mereka lebih disiplin dan mengalami peningkatan kolektivitas tim yang signifikan. Untuk itu, kita wajib mewaspadai tim ini pada pertandingan berikutnya,” tutur Suharto.

Tim yang sudah berada di Balikpapan sejak Senin (30/4) malam sudah bakal memulai latihan pagi dan sore ini (1/5). “Kita sudah istirahat selama dua hari ini. Dan kita sudah melupakan kekalahan kemarin (Kontra Sriwijaya). Tapi bakal kehilangan Ledi Utomo yang terkena akumulasi kartu,” ujarnya.
Sementara dokter tim PSMS dr Raja menjelaskan, sejauh ini kondisi fisik anak-anak PSMS cukup baik. Hanya Zulkarnain yang harus menjalani fisioterapi untuk menyembuhkan cedera paha kanannya. “Secara umum semuanya fit. Tapi cedera lama Zulkarnain kambuh lagi. Namun, tak mengganggu kesiapan tim. Dia masih bisa memperkuat tim lawan Persiba nanti,” katanya. (saz)

Dekati Roy Hodgson, Inggris Pilih yang Gratis

Roy Hodgson, sepertinya, hanya menunggu waktu diresmikan sebagai pelatih baru timnas Inggris. Itu setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyatakan, hanya Hodgson satu-satunya pelatih yang didekati dan telah menjalani sesi wawancara kemarin.

Hodgson saat ini berstatus sebagai pelatih West Bromwich Albion dan kontrak pelatih berjuluk Uncle Roy itu habis akhir Juni nanti. Alhasil, FA disebut memilih Hodgson karena tidak perlu merogoh kocek besar sebagai biaya kompensasi kepada West Brom.

Bandingkan apabila FA memilih pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp yang sebelumnya paling difavoritkan. Biaya kompensasi Redknapp saja mencapai 15 juta pounds (Rp223 miliar) plus gaji 4 juta pounds (Rp59 miliar) per tahun. Untuk Hodgson? FA hanya per lu membayarnya 2 juta pound (Rp29, 5 miliar) per tahun.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak di West Bromwich Albion, khususnya kepada Jeremy Peace (chairman West Brom, Red) karena memberi izin kepada Roy untuk menggelar pembicaraan dengan kami,” kata Chairman FA David Bernstein seperti dilansir Reuters.

Bernstein merupakan satu dari empat anggota tim panel FA yang akan memutuskan siapa pelatih baru Three Lions -sebutan timnas Inggris- atau pengganti Fabio Capello yang mundur awal Februari lalu. Anggota panel lainnya adalah sekretaris umum Alex Home, Direktur Pengembangan Sepak Bola Sir Trevor Brooking dan Direktur Manajemen Klub Inggris Adrian Bevington.

FA mematok apabila pengumuman pelatih baru Inggris paling lambat 10 Mei nanti. Di sisi lain, Three Lions akan menjalani pertandingan pemanasan Euro pertamanya melawan Norwegia pada 26 Mei mendatang.

“Kami yakin mendapatkan kepastian (pelatih baru) seusai waktu yang telah ditentukan,” tandas Bernstein.
Hodgson memang bukan pelatih populer di dunia. Tapi, dia memiliki jam terbang tinggi di pentas sepak bola internasional.
Tiga timnas pernah ditangani pelatih sulit senyum itu. Di antaranya Swiss, Uni Emirat Arab (UEA), dan Finlandia. Sedangkan di level klub, Hodgson pernah meraih sukses kala menangani klub Swedia seperti Halmstad dan Malmo FF. Tapi, hasil sebaliknya terjadi ketika dia mengadu nasib di Serie A Italia bersama Inter Milan dan Udinese.

Di negeri sendirinya, Hodgson juga sukses kala menangani klub minor macam West Brom dan Fulham. Klub terakhir malah dibawanya finis sebagai runner-up Europa League 2010.

“Saya pernah menangani beberapa timnas negeri orang lain, tapi saya belum pernah mendapat tawaran dari menangani timnas negeri saya sendiri. Tapi, saya tidak ambisius untuk itu,” tuturnya di situs resmi West Brom .(dns/jpnn)

Menatap Liga Champions

BUKAN hanya persaingan perebutan scudetto saja yang seru di Serie A Liga Italia. Justru perebutan tiga besar atau kouta Liga Champions lebih sengit dan mendebarkan. Apalagi kouta mereka berkurang musim depan jadi hanya tiga wakil.

Ya, karena dropnya posisi Serie A dalam koefisien Eropa, membuat mereka terlempar dari tiga besar kompetisi terbaik Eropa. Posisinya diganti oleh Bundesliga Jerman. Musim depan, Bundesliga yang mengirim empat wakil ke Liga Champions.

Karena dua tiket sudah dipegang Juventus dan AC Milan yang tidak bisa lagi digeser dari dua besar, maka tinggal satu tiket Liga Champions yang diperebutkan. Dijamin seru karena ada empat tim dengan poin sama yang merebutkannya.

Di saat kompetisi tinggal tiga laga lagi, Napoli, Udinese, Inter Milan, dan Lazio, mengoleksi angka sama (55 poin). Lalu, di belakang mereka masih menguntit AS Roma dengan 51 poin. Hanya peluang Roma memang terlalu tipis.

Meski sama-sama punya 55 poin, tetapi peluang keempat tim tersebut beda. Napoli dan Udinese lebih berpeluang meraih satu tiket sisa ketimbang Inter dan Lazio. Penyebabnya adalah lawan yang akan mereka hadapi di tiga laga sisa. (ham/jpnn)

Believe in Napoli

NAPOLI vs PALERMO

NAPLES- Tak perlu mencari klub besar. Napoli masuk kriteria itu sekarang. Marek Hamsik yakin timnya bakal berbicara banyak di liga maupun kompetisi Eropa musim depan. Agar langkah mulus, Palermo mesti disingkirkan.

“Pada akhirnya aku memastikan bakal tetap di klub ini. Aku teken kontrak karena yakin di Napoli,” kata Hamsik seperti dilansir Goal tak lama usai menandantangi kontrak di Napoli hingga 2016 mendatang.

Hamsik lantas mengajak tim untuk fokus kepada seluruh pertandingan sisa di liga. “Kepercayaanku akan tim ini sejalan dengan proyek klub untuk mencapai yang terbaik,” lanjut pemain timnas Slovakia itu.

Yang sudah pasti bakal dilakukan anak asuh Walter Mazzarri itu adalah berusaha tetap di peringkat tiga klasemen sementara. Hal itu menjamin tiket ke Liga Champions musim depan. Untuk itu, kemenangan atas Palermo mesti dipastikan. “Gagal di Liga Champions musim ini sangat menyakitkan bagi kami. Secara keseluruhan kami menampilkan yang terbaik, dan yakin bisa melakukannya lagi musim depan,” lanjut gelandang 24 tahun itu.
“Intinya kami harus memenangi semua laga sisa untuk memastikan finish di posisi tiga,” pungkasnya.

Meladeni Palermo, kepercayaan diri Napoli cukup tinggi. Mengacu tiga laga terakhir, Napoli tak pernah kalah di kandangnya, San Paolo. Sementara bagi Palermo, melawat ke markas lawan tentu saja bukan pilihan menarik. Mereka gagal di lima laga terakhirnya di liga.

Untuk kekuatan kedua tim, tak ada yang begitu mengkhawatirkan. Dari kubu tuan rumah, yang bakal alfa adalah Rosati, Donadel dan Campagnaro. Namun pelapisnya sudah dicari Mazzarri. Sementara dari kubu lawan, yang bakal alfa pada laga itu Della Rocca, dan Balzaretti.

Di sisi lain, Presiden Palermo Maurizio Zamparini saat ini sedang senang karena sukses mendapatkan striker baru yang siap memperkuat tim musim depan. Dia adalah pemain muda asal Argentina, Paulo Dybala. Bahkan Zamparini menyebutnya sebagai Sergio Aguero baru.
“Kami telah mengamankan Paulo Dybala,” kata Zamparini di Sky Sport Italia. “Dia adalah Sergio Aguero baru,” lanjutnya.

Zamparini patut bangga karena timnya berhasil mengungguli sejumlah tim besar Eropa lainnya, dalam berburu tanda tangan Dybala. “Inter, Paris Saint-Germain dan Chelsea juga menginginkannya. Tapi kami yang mendapatkannya,” pungkas Zamparini.

Striker 18 tahun itu didatangkan dari Instituto, klub divisi dua Argentina. Musim ini Dybala menyumbangkan 17 gol dari 30 penampilan. (*)

Lazio Kalah, Zona Eropa Makin Panas

UDINE- Lazio terlempar dari empat besar zona Liga Champions. Klub ibukota Roma itu turun dua peringkat dari posisi empat ke posisi enam setelah kalah dari Udinese 2-0 dalam lanjutan Liga Italia, Senin (1/5). Sementara itu kemenangan ini mendongkrak posisi anak asuh Francesco Guidolin naik ke posisi empat.

Namun demikian yang menarik kekalahan Lazio membuat persaingan untuk merebut posisi tiga dan empat klasemen sebagai tiket Champions musim depan semakin terbuka. Pasalnya empat klub yang berada di posisi tiga, empat, lima dan enam kini mempunyai poin yang sama yakni 55 angka dari 35 laga. Yang membedakan mereka hanya selisih gol. Mereka dalah Napoli di posisi ketiga,  Udinese ke empat, Intermilan ke Lima dan Lazio di peringkat ke enam.
Artinya dalam tiga laga tersisa empat klub ini masih memiliki kesempatan yang sama melaju ke liga champion musim depan. Inter mungkin merupakan tim dengan lawan-lawan paling berat dalam tiga laga tersisa mereka. Pekan depan mereka harus menghadapi Parma, kemudian menjalani laga derby melawan AC Milan lalu pada laga pamungkas berseteru melawan Lazio.

Sementara Udinese akan melawan Cesena, Genoa dan Catania. Demikian halnya Napoli akan menghadapi Palermo, Bologna dan Siena. Sementara Lazio selain melawan Inter di laga pamungkas mereka harus menghadapi Siena pekan depan dan Atalanta pekan berikutnya. (zul/jpnn)

Porto Juara Liga Primeira Lagi

LISBON – Ditinggal pelatih Andre Villas-Boas tidak membuat prestasi FC Porto terjun bebas. Sekalipun tidak segemilang musim lalu kala menyapu empat ajang sekaligus alias quadruple (Piala Super Portugal, Liga Primeira, Piala Portugal, dan Europa League), sukses Porto mempertahankan gelar Liga Primeira musim ini layak diacungi jempol.

Dragoes -sebutan Porto- merengkuh gelar liga ke-26 setelah saingan utamanya, Benfica hanya bermain 2-2 di kandang Rio Ave kemarin dini hari WIB. Alhasil, Porto yang sehari sebelumnya menang 2-0 atas Maritimo unggul enam angka (69-63) setelah 28 laga atau kompetisi menyisakan dua laga lagi.
Secara matematis, Benfica memang masih bisa menyamai perolehan angka Porto. Tapi, Liga Primeira tidak menggunakan penghitungan selisih gol, melainkan head to head. Porto pun otomatis juara karena mengalahkan Benfica 3-2 di kandang lawan dan bermain draw 2-2 di kandang sendiri.

“Kami menjalani musim transisi (pelatih) dan kami berterima kasih atas kinerja pelatih baru,” kata Pinto da Costa, presiden Porto, seperti dilansir A Bola.
Liga Primeira sebenarnya bukan trofi pertama yang dipersembahkan Pereira bagi Porto. Sebelum kickoff musim ini atau sekitar sebulan setelah menangani Porto, Pereira membawa Hulk cs memenangi Piala Super Portugal setelah menang 2-1 atas Vitoria Guimaraes. “Saya tahu capaian kami musim ini mungkin tidak seperti ekspektasi fans. Saya juga berterima kasih kepada klub dan fans karena masih diberi kepercayaan sejauh ini,” tutur Pereira yang sempat dikritik fans setelah Porto kandas di fase grup Liga Champions tersebut. (dns/jpnn)

Rekrut Kiper di Saat Terakhir

PASCA didepaknya Markus Horisson, PSMS ISL tampaknya kehilangan palang pintu terakhir pertahanan.

Sosok yang tepat di bawah mistar gawang pun masih dicari. Itulah kenapa secara tiba-tiba manajemen mendatangkan Bayu, kiper yang sempat memperkuat Medan Jaya.

Tapi anehnya, perekrutan itu tak sesuai peraturan. Bayu didatangkan pada 23 April. Padahal tranfers windows ISL sudah berakhir 22 April. Ujungnya, Bayu tak bisa didaftarkan di skuad PSMS yang sedang melawat ke Balikpapan.

Pasca datang 23 April lalu, Bayu sudah berlatih bersama tim. “Sebelum berangkat ke Palembang (26/4), ia sudah berlatih bersama kita tiga hari (23-25 April),” ujar pelatih PSMS, Suharto yang kemudian diamini pelatih kiper PSMS Sugihar.

Sugihar menambahkan, kedatangan mantan kiper Medan Jaya ini belum dipastikan diplot untuk menggantikan Eddy. “Ya kita lihat perkembangan dan hasil latihan nanti.

Kita belum bisa menilainya, karena baru latihan tiga kali. Sepulang tur tiga pulau ini baru kita lakukan penilaian lagi. Jika performanya bisa melebihi Eddy, ya kita lihat nanti,” katanya.

Namun, saat akan mengklarifikasi kerancuan yang dilakukan manajemen PSMS mengenai perekrutan pemain di luar jadwal bursa transfer ISL, telepon selular manajer PSMS Benny Tomasoa dalam keadaan tak aktif.

Yang juga patut dipertanyakan, bagimana dengan kiper tiga PSMS yang kini naik pangkat jadi kiper dua, Alrian. Sejak direkrut dari Bintang Medan awal musim ini, Alrian sekalipun tak pernah diturunkan. (saz)

Djohar Bicara Soal Peluang Markus di Timnas

KEPUTUSAN Markus Haris Maulana menyebrang dari PSMS ISL menuju PSMS IPL membuat peluangnya kembali berdiri di bawah mistar timnas kian besar. Meskipun PSSI sudah merubah kebijakannya dengan memanggil pemain ISL sebelumnya.

Hal itu dikatakan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin saat menyaksikan laga Pro Duta kontra PSP Padang di Stadion Baharoeddin Siregar,  Minggu (29/4) kemarin.

Djohar cukup memaklumi keputusan pemain untuk menentukan masa depannya. Seperti halnya Markus yang memilih hijrah ke IPL karena finansial di PSMS ISL sangat memprihatinkan.

“Soal Markus, itu hak seorang pemain untuk menentukan masa depannya. Selama Markus masih bisa menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang kiper timnas, peluang itu terbuka,’ katanya.

Begitupun peluang Markus tetap bergantung pada kebijakan pelatih kepala timnas, Nil Maizar. “Memanggil pemain ke timnas itukan wewenang pelatih. Tapi menurut saya peluang besar,” lanjutnya.

Memang dari deretan pemain ISL yang turut dipanggil timnas, nama Markus tak tercantum disana. Bisa saja kiper plontos itu kembali berkostum timnas jika mampu menampilkan performa terbaiknya.

Menanggapi peluangnya membela timnas, Markus enggan berkomentar banyak. Menurutnya ia masih fokus untuk memperjuangkan posisinya di PSMS IPL. Apalagi sebelumnya PSMS IPL kerap mempercayakan posisi utama kepada kiper Decky Ardian.
“Saya belum memikirkan itu (masuk timnas). Saat ini, saya pindah murni karena ingin melanjutkan karir dan melanjutkan hidup. Karena saya hidup dari bola,” pungkasnya saat dikonfirmasi kemarin. (mag-18)

Mobil Horas Hemat BBM, 90 Km per Liter

Siap Bertarung di Ajang SEM Asian 2012

MEDAN- 14 Mahasiswa Fakultas Teknik  Universitas Sumatera Utara (FT-USU) jurusan Teknik Mesin, yang tergabung dalam tim yang diberi nama Horas  berhasil meluncurkan mobil hemat bahan bakar, Senin (30/4) di Pendopo USU Medan.

Hasil rancangan mahasiswa ini rencananya akan diikutkan dalam kompetisi Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2012 di Sepang, Malaysia, Juli mendatang.
“Selain USU ada 17 tim lainnya yang berhasil masuk dalam SEM. Hanya saja untuk Sumatera, hanya USU sebagai perguruan tinggi yang bisa masuk,” ungkap Manajer Tim Horas, Munawir R Siregar, di sela-sela peluncuran mobil Horas di pendopo USU, kemarin.

Masih menurut Munawir, keikutsertaan USU dalam SEM Asia 2012 merupakan yang pertama selama tiga tahun kegiatan itu digelar.

Yang mana, sambungnya, USU akan berkompetisi dalam kelas kendaraan Urban Concept atau mobil yang dirancang untuk menyerupai konsep mobil perkotaan saat ini, dengan bahan bakar bensin.

Sejauh ini, bilang Munawir, rekor untuk katagori Urban Concept, sementara masih dipegang oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dengan pencapaian 149,8 km per liter.

“Target kita saat ini yakni bisa mencapai 200 km per liter agar bisa menjadi juara, dan saat ini masih 90 km per liter. Untuk itu, kita masih akan terus melakukan penyempurnaan untuk mengejar hasil rekor tahun lalu,” sebutnya.

Disinggung mengenai pembiayaan dalam proses penciptaan mobil itu,  diakui Munawar akan membutuhkan biaya yang tergolong besar.
Setidaknya selama 8 bulan pengerjaan rancangan mobil sudah meghabiskan sekitar Rp60 juta.

“Dimana, biaya yang dibutuhkan untuk membangun kendaraan, serta akomodasi tim untuk berkompetisi di SEM Asia sesuai proposal mencapai Rp250 juta. Karena hingga saat ini masih banyak yang harus kita perbaiki lagi agar catatan nilainya bisa lebih baik,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama Rektor USU, Syahril Pasaribu memberikan apresiasi yang besar, dengan keseriusan para mahasiswa mempersiapkan mobil rancangannya.

“Setiap saya pulang praktek saya sempatkan melintas di lokasi mereka merancang mobil, dan anak-anak kita lihat terus bekerja tanpa mengenal lelah. Ini menunjukan keseriusan mereka untuk menyiapkan mobil ini,” sebutnya. Syahril juga mengaku bangga, karena USU bisa ikut berkompetisi dalam
kegiatan SEM Asia 2012.

Dimana, tidak semua perguruan tinggi mampu lolos dalam perlombaan ini.

“Horas adalah bukti bahwa semangat mahasiswa kami dalam menghadapi isu dan tantangan energi masa depan yang tidak kalah dengan perguruan tinggi lain di Indonesia, maupun Asia. USU sangat bangga akan kompetisi dan kerja keras dari mahasiswa fakultas teknik,” ucapnya.
Syahril juga mengaku, dalam menciptakan rancangan mobil tersebut memang memiliki hambatan biaya sangat besar.
Namun begitu, Syahril meminta mahasiswa tidak patah semangat. Sebab, rektorat akan membantu menyarikan pendanaan dari pihak luar, baik itu institusi pemerintahan atau swasta.

“Ini bukan persoalan menang kalah, ini persoalan kemampuan. Kita ingin buktikan bahwa anak medan bisa berkompetisi di level internasional,” jelas Syahril.

Sementara hal yang sama juga diungkapkan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, yang berkesempatan hadir dalam kegiatan itu.
Rahudman memberkan apresiasi yang tinggi atas ide dan kreativitas mahasiswa yang menciptakan rancangan mobil hemat energi.
“Kita bangga karena kita satu dari 18 tim yang bertarung dalam kompetisi ini, terlebih USU merupakan wakil dari Sumatera,” ucapnya.
Rahudman mengaku, jika mobil itu nantinya bisa dikembangkan lebih baik lagi, maka pihaknya melalui Pemerintah Kota memiliki keinginan untuk membeli kendaraan tersebut untuk dipergunakan sehari-hari.

Selain sebagai upaya mendukung penghematan energi juga mempromosikan hasil karya anak Medan. (uma)