Home Blog Page 13564

Menyambung Nyawa

Manchester United  vs Swansea

MANCHESTER- Tekanan kini berada di pundak skuad Manchester United. Perburuan gelar juara dengan ‘tetangga berisik’ kembali memanas justru jelang akhir musim. Kini harapan United adalah rival sekotanya Manchester City tergelincir di markas Newcastle, sementara Rooney dkk sukses menang kontra Swansea.

Jika itu terjadi, maka kans jadi juara tentu saja kembali berpihak kepada United. Intisari dari semua ini jadi begitu rumit adalah ketika United ditahan imbang 4-4, di Old Trafford. Itu tepat sebelum derby Manchester lalu yang dimenangi kubu Manchester biru. Dengan demikian, raihan angka kedua tim sama-sama 83. Tapi City unggul produktivitas gol. Alhasil, jika akhir musim nanti pun nilai sama, sementara United tak cetak banyak gol maka yang angkat trofi adalah pasukan Roberto Mancini.

Dengan sisa dua laga, United harus terus menang dengan mencetak minimal delapan gol tanpa kebobolan. Namun itu juga masih riskan, mengingat City pasti berpeluang menambah gol. Ya sejauh ini sih selisih gol memasukkan dan kemasukkan kedua tim diungguli City dengan plus delapan gol.

Beban ini begitu berat. Well apapun itu, setidaknya United harus terus berjuang. Meskipun pahit. Dalam keadaan begini, Sir Alex Ferguson tampaknya mencoba memainkan perannya yang jago bersilat kata. “Kami tidak ada lagi kans juara. City akan menang minimal 3-0 di Newcastle. Dan jika itu terjadi maka kami tidak akan jadi juara,” kata Fergie saapaan akrab pelatih gaek berusia 70 tahun itu di Sky Sport.
Tapi ungkapan itu bukannya dianggap beban, malah jadi pelecut semangat skuadnya.

“Kami berada di poin yang sama dengan mereka. Hanya selisih gol yang jadi pembeda saat ini dan kita sudah melihat di sepanjang musim ini begitu banyak kejutan terjadi. Jangan terkejut kalau Anda akan melihat yang seperti itu lagi,” kata Phil Jones, bek United.

Sayang di saat pertarungan menuju tangga juara begitu terjal, United tidak akan diperkuat striker muda andalanya: Danny Welbeck. Dia cedera karena ditekel Nigel De Jong saat derby Manchester lalu. Tapi Fergie harusnya tak risau karena United masih punya Javier Hernadez dan Berbatov yang siap menemani Wayne Rooney menjebol gawang Swansea.

Di sisi lain, Swansea tampaknya sudah cukup senang karena dipastikan bertahan di Liga Primer. Klub asal Wales yang promosi musim lalu itu berada di posisi 12 dengan 44 angka. Itu cukup untuk memastikan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Gelandang Swansea, Gylfi Sigurdsson bilang partai kontra United sangat dinantikannya.

“Akan fantastis untuk bermain di Old Trafford,” katanya di WalesOnline seperti dilansir Soccerway.
“Kami sudah berlatih keras untuk memberikan yang terbaik. Kami tak ingin mencampuri persaingan City dan United. Kami akan tunjukkan yang terbaik,” katanya. (ful)

Kado tak Menarik

Arsenal vs Norwich

LONDON – Laga ke-900 Arsene Wenger bersama Arsenal saat menjamu Norwich City kemarin malam tak berbuah manis. Timnya harus puas main imbang 3-3 pada laga itu.

Dengan hasil imbang ini Arsenal tetap berada di posisi ketiga dengan raihan 67 poin. Namun, posisinya sedikit tercancam oleh Newcastle United dan Totenham Hotspurs. Sedangkan, bagi Norwich hasil membuat mereka tetap di posisi ke-14 dengan 44 poin, Bermain di hadapan publik sendiri, Arsenal langsung berinisiatif lakukan serangan ke gawang Norwich. The Gunners langsung mendapatkan peluang gol pembuka di menit ke-2 lewat Yossi Benayoun. Tembakannya ke gawang Norwich membuat Arsenal unggul 1-0.

Selang 12 menit kemudian tim tamu berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan Hoolahan hasil umpan Kyle Naughton. Sepakan dari Hoolahan tak mampu ditahan oleh Szczesny dan membuat kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki menit ke-19 tim kembali mendapatkan peluang. Sayang, Holt yang menerima umpan langsung dari Simeon Jackson harus terperangkap offside lebih dahulu.

Akhirnya, menit ke-27 Holt berhasil menjebol gawang Arsenal dan membuat Norwich berbalik unggul menjadi 2-1. Gol tersebut tercipta dari tendangan di dalam kotak penalti dan membentur Gibbs hingga Szczesny tak mampu menghalaunya.

Memasuki babak kedua, pasukan Arsene Wenger langsung tampil menyerang dan mencoba untuk menyamkan kedudukan. Peluang langsung tercipta di menit ke-57 lewat tendangan bebas dari Tomas Rosicky.

Akhirnya, The Gunners berhasil menyamakan kedudukan lewan pemain bintangnya Robin van Persie di menit ke-72. Gol yang tercipta dari umpan Alex Song tersebut membuat papan skor di Emirates Stadium menjadi 2-2.

Menit ke-80 lagi-lagi Van Persie mencetak gol dan membuat Arsenal unggul menjadi 3-2. Kali ini hasil umpan dari Rosicky berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Van Persie yang langsung merangsek ke dalam kota penalti.

Sayang bagi Arsenal, tim tamu malah berhasil meyamakan kedudukan di menit-menit akhir babak kedua tepatnya menit ke-85. Dia adalah Steve Morison yang membuyarkan mimpi The Gunners dalam meraup poin penuh pada laga ini.

Hingga akhir babak kedua usai kedua tim tidak berhasil menciptakan gol kembali. Laga pun ditutup dengan hasil imbang 3-3. (net)

Didier Drogba Lepas Celana Boxer Keberuntungan

LONDON – Sekalipun usianya sudah 34 tahun, Didier Drogba masih menunjukkan ketajamannya di lapangan hijau. Musim ini, Drogba menyumbangkan 11 gol bagi Chelsea. Salah satu gol krusialnya adalah saat Chelsea memetik kemenangan 1-0 atas Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions (18/4).

Drogba pun buka kartu terkait performanya yang tetap kinclong di usia yang beranjak senja. Striker internasional Pantai Gading itu ternyata memiliki dua jimat keberuntungan yang selalu dikenakannya dalam setiap laga yang dilakoninya, bahkan sejak dia masih kecil

“Itu karena saya selalu memakai gelang bayi plastik dan celana boxer di setiap pertandingan,” kata Drogba seperti dikutip Metro kemarin.
Kali terakhir dua jimat itu memberikan tuahnya adalah kala meloloskan Chelsea ke final Liga Champions seiring sukses menahan 2-2 Barcelona di Nou Camp (24/4). Padahal, Chelsea sempat tertinggal 0-2 dan bermain 10 orang setelah kartu merah kapten tim John Terry.

Sayang, Drogba harus menanggalkan salah satu jimatnya apabila diturunkan saat menghadapi Liverpool dalam final Piala FA di Stadion Wembley dini hari tadi WIB (6/5). Itu karena celana boxer keberuntungannya sudah sangat usang dan dipenuhi lubang di beberapa sisinya.

“Saya memainkan pertandingan begitu banyak. Kini, saya tidak bisa memakainya lagi karena celana itu sudah tidak layak pakai,” tutur striker yang musim depan belum memastikan apakah bertahan bersama Chelsea atau memilih hengkang tersebut. (dns/bas/jpnn)

Tanpa Kompromi

Inter Milan vs AC Milan

MILAN- Perburuan scudetto Serie A mencapai klimaksnya pekan ini. Dengan dua laga tersisa dan hanya satu angka (77-78) yang memisahkan Juventus dan AC Milan, praktis giornata ke-37 nanti merupakan pekan yang sangat krusial.

Sorotan lebih besar tertuju kepada Milan. Rossoneri “ sebutan Milan – harus melakoni grande partita bertajuk Derby della Madonnina kontra Inter Milan di Giuseppe Meazza (siaran langsung Indosiar pukul 01.45 WIB). Di sisi lain, pada saat bersamaan, Juve hanya akan melawat ke Cagliari, tim yang sudah tidak punya ambisi mengejar posisi di sisa musim ini.

Kondisi itu bertolak belakang dengan lawan yang dihadapi Milan. Inter masih berkepentingan mengejar tiga besar alias zona terakhir lolos ke Liga Champions musim depan. Padahal, saat ini, Inter masih tertahan di peringkat keenam dengan selisih tiga angka (55-58) dengan peringkat ketiga Napoli dan peringkat keempat Udinese.

Kubu Inter menegaskan, mereka tidak akan menyerah sampai akhir musim. Presiden Inter Massimo Moratti juga mengatakan apabila dia tidak peduli apabila hasil derby bisa memengaruhi penentuan scudetto. Ya, apabila Inter membungkam Milan dan Juve menang di Cagliari, Nyonya Tua “ sebutan Juve “ bakal mengunci titel pekan ini.

“Kami bukan favorit. Tapi, kami akan menghadapi derby dengan spirit yang sama (menang, Red),” kata Moratti seperti dilansir Corriere dello Sport
Hal senada diungkapkan bomber Inter Diego Milito. “Kami berjanji akan bermain tanpa kompromi. Derby adalah laga spesial dan kami ingin memenangkannya untuk tifosi. Kami juga tidak tertarik membicarakan scudetto,” ungkapnya kepada Rai Sport.

Sebagai catatan, selain gawang Palermo (sembilan gol), gawang Milan berada di urutan kedua yang paling sering dibobol Milito (lima gol). Itu termasuk gol semata wayang kemenangan Inter dalam pertemuan pertama di Serie A musim ini (15/1).

Derby juga vital bagi allenatore Inter Andrea Stramaccioni. Pelatih 36 tahun itu mungkin akan kembali menangani Inter Primavera musim depan apabila gagal mempersembahkan tiket Liga Champions. “Berapa peluang saya bertahan dari 0-10 – 11. Saya ingin bertahan dan kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti,” tutur pelatih yang baru sekali kalah dalam tujuh laga sejak menggantikan Claudio Ranieri itu.

Dari kubu seberang, allenatore Milan Massimiliano Allegri tetap tidak tenang sekalipun sudah mendapat garansi dipertahankan dari pemilik klub, Silvio Berlusconi. Bagaimanapun, tuntutan menang menjadi beban tersendiri bagi Allegri maupun anak asuhnya.

“Inter menjalani home terakhir musim ini sehingga saya yakin mereka akan bermain ofensif dan bisa menyulitkan kami. Karena itu, kami harus bermain lebih baik dibandingkan saat menghadapi Atalanta pekan lalu,” kata Allegri sebagaimana dilansir Canale Milan.

Allegri pun tidak berharap ada bonus lagi dari hasil Juve sebagaimana saat seteru Milan itu ditahan 1-1 oleh Lecce di kandang sendiri. “Sekalipun Juve mengalahkan Cagliari, saya 99 persen masih yakin kami memenangi scudetto,” sambungnya.

Trequartista Milan Kevin-Prince Boateng tak kalah percaya diri. Pemain asal Ghana itu menilai tekanan scudetto lebih besar sebenarnya ada di pundak Juve. “Sisa laga Juve lebih mudah. Tapi, apabila mereka membuat kesalahan lagi, kami siap menyalip mereka,” ungkapnya kepada Sky Sport Italia. (dns/bas/jpnn)

PSG Buru Lavezzi

PARIS – Klub kaya asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) terus membangun kekuatan menghadapi musim depan. Kali ini, PSG memburu striker Napoli Ezequiel Lavezzi demi penampilan lebih baik di kompetisi Liga Champions.

PSG memang bakal bermain di kompetisi klub-klub elite Eropa pada musim depan, dan asisten pelatih PSG, Giorgio Ciaschini menilai Lavezzi merupakan sosok yang menarik bagi pembangunan skuad klub ibu kota Prancis tersebut di masa depan.

Baru-baru ini, rumor beredar bahwa Lavezzi telah membatalkan perjanjian sewa rumahnya di Naples. Hal itu menambah spekulasi yang berkembang kalau pemain internasional Argentina ini memang akan meninggalkan I Partenopei akhir musim ini.

“PSG mencari pemain yang berbeda,” kata Giorgio Ciaschini Radio CRC seperti dilansir Football-Italia, Sabtu (5/5). “Sepak bola Perancis sekarang tidak sama dengan sepakbola Italia atau Inggris,” tambahnya.

“Bermain di Liga Champions musim depan, Ancelotti tidak mencari hanya satu pemain depan, tapi pemain di berbagai peran dan Lavezzi pemain yang menarik bagi Paris Saint-Germain,” terangnya.

“Lavezzi adalah pemain yang disukai banyak klub, tapi saya tidak tahu apakah dia akan meninggalkan Napoli. Saya tahu PSG mengirim pengintai untuk melihat dia, karena dia bisa membantu kami mencapai target penting,” jelasnya.

Ciaschini juga mengungkapkan hubungan baik antara pelatih PSG saat ini, Carlo Ancelotti dengan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis bisa menjadi keuntungan dalam mendatangkan Lavezzi. Dia juga menolak membeberkan berapa nilai tawaran yang akan diajukan PSG kepada Napoli untuk Lavezzi.
“Saya pikir Ancelotti dan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis sering berbicara, terutama karena Carlo memiliki hubungan sangat baik dengan sebagian besar direktur Napoli,” ungkapnya.

“Apakah harga yang diajukan kepada Napoli nanti mencerminkan nilai Lavezzi? Saya tidak mau bicara angka, karena saya tidak tahu, tapi saya tahu Lavezzi pemain besar dan layak dihargai,” tandasnya.(net)

Lebih Happy Bersama Rossoneri

PEMAIN dengan status pinjaman biasanya tidak diperkenankan tampil menghadapi klub induknya. Tapi, Sulley Muntari termasuk perkecualian. Pemain yang dipinjam AC Milan dari Inter Milan di bursa transfer Januari lalu itu tetap boleh dimainkan dalam Derby della Madonnina dini hari nanti.
Kesempatan yang jelas tidak akan disia-siakan oleh Muntari. Jika tidak terkendala cedera, Muntari kemungkinan besar merumput. Ketika di Inter, Muntari memang hanya berstatus cadangan. Tapi, bersama Milan, Muntari mampu menembus starting eleven reguler.

Pemain yang mencuat namanya berkat gol hantu ke gawang Juventus itu pun sudah menyumbang tiga gol dari 12 laga berkostum Rossoneri – sebutan Milan. Itu termasuk sebiji gol yang membuka kemenangan 2-0 Milan atas Atalanta pekan lalu (2/5).

“Segalanya berubah di Milanello (markas latihan Milan, Red). Saya menemukan kembali kepercayaan diri, mendapat lingkungan yang baik, serta perlakuan yang ramah dari rekan setim,” kata Muntari kepada Tuttosport.

“(Antonio) Cassano, Zlatan Ibrahimovic, (Kevin-Prince) Boateng adalah para pemain yang banyak membantu saya. Bermain dengan pemain yang penuh talenta seperti mereka, segalanya lebih mudah dan lebih menyenangkan,” sambungnya.

Muntari pun sangat berharap dirinya akan mendapat status permanen dari Milan. “Saya bahagia bersama Milan. Saya datang dengan antusiasme, bahkan merasa sudah 100 persen menjadi bagian Rossoneri. Di Inter, saya tidak menemukan kebahagiaan,” tutur pemain yang bergabung dengan Inter empat tahun lalu itu.

“Tapi, saya tidak akan mendiskusikan masa depan saya sekarang. Saya masih fokus menjalani dua laga sisa musim ini,” tandas mantan penggawa Portsmouth dan Sunderland tersebut. (dns/bas/jpnn)

Podolski Bantu Koln Jauhi Degradasi

Lukas Podolski berjanji akan sekuat tenaga membantu FC Koln untuk tak terdegradasi, dan berharap timnya tak menurun saat dirinya telah membela Arsenal mulai musim depan.

FC Koln akan menjamu peringkat kedua Bayern Munchen, dan berusaha mengamankan posisi ke-16, yang menjadi posisi terbaik mereka karena masih ada peluang untuk selamat dari ancaman degradasi dengan menghadapi peringkat ketiga Divisi Dua Jerman.

“Bayern tak akan memberikan apa-apa secara cuma-cuma, mereka akan memainkan tim terbaik mereka dan akan memberikan segalanya. Kami harus memainkan bola dan bertarung keras, kami harus mengingat bagaimana kami mengalahkan mereka 3-2 di kandang musim lalu,” pikir mantan penyerang Bayern, yang absen dalam sesi latihan Kamis tetapi diyakini tetap akan tampil lawan mantan klubnya itu.

Posisi FC Koln di peringkat ke-16 masih terancam Hertha Berlin yang tertinggal dua angka di bawah mereka, sehingga FC Koln tak boleh kalah, bahkan jika mereka seri dan Hertha menang atas Hoffenheim, FC Koln akan turun ke posisi ke-17 dan terdegradasi karena kalah selisih gol.
Apapun yang terjadi, Podolski mendoakan yang terbaik bagi FC Koln.

“Tentu saja, saya ingin mereka bertahan. Setelah kepergian saya, saya berharap semoga klub tetap berjalan baik. Saya tak ingin ini menjadi kasus di mana setelah Podolski pergi, semua bubar. Saya ingin mereka terus maju dengan dewan baru dan membangun apa yang telah dijanjikan kepada saya dalam beberapa tahun ke depan,” pikir Podolski.(net)

Menang KO, Cino Juara IBO

SINGAPURA- Daud Cino Yordan berhasil merebut gelar lowong juara dunia kelas bulu versi International Boxing Organization (IBO) usai mengalahkan petinju Filipina, Lorenzo Villanueva di Marina Bay Sands, Singapura, Sabtu (5/5). Dalam duel ini, Cino menang KO di ronde 2.
Di awal ronde pertama, Cino sebenarnya sempat tertekan oleh gempuran Villanueva. Bahkan, petinju asal Ketapang tersebut sempat terjatuh terkena pukulan Villanueva yang tampil membabi buta.

Beruntung, Cino berhasil bangkit dan melanjutkan duel. Bahkan, di pengujung ronde pertama, Cino berbalik mendominasi. Lewat kombinasi jap dan hook, Cino mampu merepotkan Villanueva.

Di ronde kedua, Cino semakin percaya diri. Bahkan, upper cut kerasnya berhasil memaksa Villanueva mencium kanvas, namun berhasil bangkit sebelum hitungan kesepuluh. Tak lama berselang, Cino kembali mendaratkan jab keras di wajah Villanueva. Sang lawan kembali terjatuh dan tak mampu melanjutkan pertandingan.

Dengan kemenangan ini, maka rekor bertanding Cino kini menjadi 29 (23KO)-2 (KO0)-0. Sementara itu, rekor Villanueva 22 (KO21)-1(KO1)-0.
Cino mengaku gembira atas kemenangan itu. Cino juga menyatakan, dirinya paling beruntung karena bisa menjadi orang Indonesia ke-5 sebagai juara dunia tinju di bulan ke-5.

Dalam wawancara yang disiarkan secara langsung oleh RCTI, Daud mengaku sempat kaget dengan kecepatan pukulan Lorenzo Vilanueva. Pukulan petinju asal Filipina tersebut bahkan sempat menjatuhkan dirinya pada ronde pertama.

“Hanya terkena shock sehingga down, pukulan Lorenzo cukup keras tapi momentumnya tidak terlalu pas,” katanya.
Selain Cino, tadi malam, Chris John bertanding di lokasi yang sama melawan petinju Jepang, Shoji Kimura. (net)

Murray Mundur dari Madrid Open

MADRID– Gara-gara mengalami cedera punggung, petenis nomor empat dunia Andy Murray mengundurkan diri dari Masters 1000, turnamen ATP yang juga dikenal dengan Madrid Open. Murray berharap, cederanya segera pulih agar bisa tampil di turnamen masters lainnya yang digelar di Roma pada pekan berikutnya.

“Dengan sangat menyesal, atas saran dokter, saya harus menarik diri dari Madrid Mutua Open karena cedera yang saya alami,” tutur Murray seperti dilansir WalesOnline, Sabtu (5/5).

“Saya selalu senang datang ke Madrid, sehingga ini merupakan kekecewaan besar. Saya berharap untuk kembali tahun depan dan berharap setiap orang mendapatkan pekan yang hebat di Madrid Open,” ujarnya.

Murray telah menunjukkan performa yang bagus di lapangan tanah liat sejauh tahun ini, ketika dirinya mencapai perempat final di Monte Carlo dan Barcelona, meskipun pada kedua kesempatan dia dikalahkan petenis berperingkat lebih rendah darinya, Tomas Berdych dan Milos Raonic.
Petenis berusia 25 tahun juga pernah menang di Madrid pada 2008, ketika Madrid masih menggunakan hard-court, namun Murray belum berhasil melewati babak delapan besar saat lapangannya dikonversi menjadi tanah liat tiga tahun lalu.(net)

Lawan Terberat Sepanjang Karir

Floyd Mayweather Jr v Miguel Cotto

LAS VEGAS – Floyd Mayweather Jr telah melalui begitu banyak pertarungan penting sepanjang karir profesionalnya. Namun, melawan Miguel Cotto siang ini WIB di MGM Grand Garden Las Vegas, bisa jadi adalah pertarungan paling keras yang pernah dilakukannya.

Sebelumnya, petinju tak terkalahkan asal Amerika Serikat (AS) itu pernah mengandaskan Oscar De La Hoya, Shane Mosley, dan Juan Manuel Marquez. Ketiganya merupakan barisan petinju legendaris yang International Boxing Hall of Fame.

Mayweather juga pernah menundukkan barisan petinju elite macam Diego Corrales, Zab Judah, dan Jose Luis Castillo. Petarung dahsyat macam Genaro Hernandez, Ricky Hatton, Jesus Chavez, dan Carlos Hernandez juga bertekuk lutut di tangan Mayweather.

Namun, saat ini, Cotto, asal Puerto Riko, diyakini merupakan yang terbaik dari semua yang pernah dihadapi Mayweather. Petinju berjuluk Pretty Boy tersebut diprediksi tidak akan mudah menundukkan Cotto yang berstatus sebagai juara dunia WBA kelas welter super (69 kg) itu.

Cotto memang memiliki catatan hebat sepanjang karirnya. Menang 37 kali (30 menang KO), Cotto hanya pernah kalah dua kali. Petinju 31 tahun asal Puerto Riko itu hanya takluk atas Antonio Margarito pada 2008 dan Manny Pacquiao, 2009 silam.

Pembanding antara keduanya jelas. Hampir semua petinju bernama besar yang pernah ditaklukkan Mayweather, juga bisa dikandaskan Cotto. Termasuk Shane Mosley. Hanya De La Hoya, dan Marquez yang belum pernah bersua dengan Cotto.

Memang, Mayweather baru pantas disebut sebagai petinju terhebat kelas welter juga mampu mengalahkan Manny “Pacman” Pacquiao. Namun, pertaruangan keduanya terus saja maju-mundur, tidak jelas kapan terealisasi.

Pada usianya yang ke-35 tahun ini, Mayweather bertekad untuk sekali lagi membuktikan ucapannya, menjadi raja tinju dunia.
“Saya memiliki karir yang panjang. Itu sama sekali tidak mudah. Delapan tahun terakhir seolah seperti perang bagi saya. Pertandingan ini (melawan Cotto, red) juga adalah perang. Sama sekali tak mudah,” ucap petinju bergaya ortodok tersebut.

Namun, Cotto tidak kalah optimistis. Dia yakin akan menjadi petinju pertama yang mengalahkan Mayweather setelah petinju Bulgaria Serafim Todorov pada Olimpiade Altanta 1996. Saat itu Mayweather kandas di semifinal dan harus puas mendapatkan medali perunggu.  “Ini akan menjadi pertarungan yang sengit. Saya memang menjadi underdog. Saya tak butuh orang mengatakan saya memiliki peluang. Saya percaya diri,” ucap Cotto.(nur/diq/jpnn)